Showing posts with label IPA. Show all posts
Showing posts with label IPA. Show all posts

Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup

www.Pendidikanku.org - Saat ini saya akan memjelaskan Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup,penjelasannya dibawah ini:

Pengertian Makhluk Hidup secara umum 


Makhluk merupakan berasal dari kata Arab yaitu yang berarti "diciptakan", sebagai lawan kata Kholik - "yang menciptakan." mengacu pada suatu kata organisme yang diciptakan oleh Tuhan Maha Esa yang hidup. Selain itu, "makhluk" juga dapat merujuk kepada: 

Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup
  • Makhluk halus, merupakan makhluk Tuhan Yang Maha Esa yang tidak terlihat seperti jin, malaikat dan lain sebagainya.
  • Makhluk hidup, merupakan perkumpulan molekul yang saling mempengaruhi. 
  • Makhluk legendaris,yaitu sedang ditemukan dalam legenda dan dongeng, seperti naga, binatang dan rakasa. 

Secara umum pengertian makhluk hidup merupakan makhluk dengan ciri-ciri kehidupan seperti bernapas, bergerak, atau berkembangbiak. Ikan, kambing, burung, atau manusi juga dapat bergerak, memerlukan makanan, berkembang biak, atau bernapas. Hal ini tersebut yang membedakan antara makhluk hidup dan benda mati. Sedangkan contoh benda mati merupakan meja, kursi, pupen, tas, buku dan lain sebagainya yang tidak dapat meliputi ciri-ciri dari makhluk hidup. Pengertian lain dari seorang ahli bernama Kimball. Pada tahun 1983, ia dapat menemukan pendapatnya tentang apa itu makhluk hidup. Menurutnya, makhluk hidup merupakan sesuatu yang mengenai lima ciri-ciri. Ciri yang pertama merupakan berevolusi. Berevolusi artinya makhluk hidup semestinya mengalami perubahan dalam fase hidupnya. Ciri yang kedua merupakan responsif dan menanggapi rangsang. Rangsang sendiri ada cukup banyak, bisa rangsangan suara, sentuhan, dan lain sebagainya. 

Ciri-Ciri Makhluk Hidup 

Dibawah ini ada pemjelasan mengenai ciri-ciri makhluk hidup : 

1. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Bernapas 
Semua makhluk hidup bernapas. Bernapas merupakan proses nya mengambil udara O2 dari luar atau mengeluarkan udara (CO2) dari dalam tubuh tersebut. Oksigen dapat diperlukan untuk makhluk hidup seperti pembakaran makanan di tubuh dengan menghasilkan energi yang dapat diperlukan tubuh yang disebut juga dengan oksidasi tubuh. Energi yang dihasilkan berfungsi untuk bergerak dan beraktivitas. Proses pernapasan makhluk hidup berbeda-beda, bergantung oleh dari tempat hidup atau jenis makhluk hidup. Makhluk hidup darat dapat memiliki sistem pernapasan yang berbeda dengan makhluk hidup di air. Berikut ini macam-macam alat pernapasan. Alat pernafasan tumbuhan juga disebut dengan stomata atau lentisel, Alat pernafasan hewan disebut juga dengan insang trakea, paru-paru dan kulit Burung yang mempunyai alat bantu untuk pernafasan disebut juga dengan pundi-pundi udara 

2. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Bergerak 
Bergerak adalah salah satu ciri dari makhluk hidup. Gerak manusia dan hewan terlihat jelas. Manusia atau hewan itu juga dapat dibantu oleh alat gerak, misalnya pada manusia memiliki tangan dan kaki. Sedangkan hewan yang memiliki sayap, kaki, sirip, silia dan lain dan sebagaianya. Tumbuhan dapat melakukan gerakan, tetapi gerakan yang tidak mudah untuk dilihat. Contohnya seperti tumbuhan putri malu yang jika disentuh akan menutup. Daun petai cina juga menutup pada sore hari, tumbuhan tanaman selalu ke arah datangnya sinar matahari, dan bunga matahari yang selalu menghadap matahari. Gerakan tumbuhan dapat disebabkan oleh ransangan dari luar. 

3. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Makan 
Seluruh makhluk hidup membutuhkan makanan. Makanan yang dimakan juga harus mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Contohnya seperti lemak, mineral, karbohidrat, dan protein. Karbohidrat juga diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Fungsi makanan untuk makhluk hidup dapat menimbulkan energi (tenaga) Pembangun tubuh (pertumbuhan) Mengganti sel-sel tubuh yang sudah rusak. Makhuk hidup yang membuat makanannya sendiri merupakan tumbuhan hijau daun melalui prosesnya fotosintesa. 

4. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Iritabilitas 
Salah satu dari makhluk hidup merupakan respon terhadap rangsangan. Kemampuan makhluk hidup juga memberi tanggapan adanya rasangan. Iritabilitas hewan atau manusia dapat menggunakan panca indera terdiri dari :

  • Mata untuk melihat 
  • Telinga untuk mendengar
  • Hidung untuk mencium 
  • Lidah untuk mengecap 
  • Kulit untuk meraba 

5. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Tumbuh 
Makhluk hidup juga mengalami pertumbuhan dan perkembangannya. Contohnya  seperti menanam biji tumbuh menjadi besar, selanjutnya menjadi tanaman kecil. Jika tanaman kamu siram setiap hari, maka tumbuh dapat menjadi tanaman yang besar. 

6. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Berkembang Biak 
Berkembang biaka atau reproduksi adalah kemampuan dari makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan. Perkembangbiakan untuk melestarikan jenisnya. Cara perkembang biakan pada hewan terbagi menjadi dalam dua macam yaitu secara generatif (kawin) dan secara vegetatif (tak kawin). Pada hewan tingkat tinggi tersebut berkembang biak dengan secara kawin, sedangkan hewan tingkat rendah berkembang biak dengan vegetatif (tak kawin). Sedangkan tumbuhan berkembang biak dengan cara biji, juga dapat berkembang biak dengan vegetatif atau tidak kawin. Contoh perkembang biakan vegetatif dapat pada tumbuhan diantaranya merupakan tunas, stek dan cangkok. 

7. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Beradaptasi
Untuk bertahan hidupnya di lingkungan, setiap makhluk hidup dapat menyesuaikan diri  nya dengan lingkungannya. Tempat makhluk hidup juga dapat melakukan aktivitasnya disebut juga habitat. Jika makhluk hidup tidak bisa dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya maka bisa akan mati atau harus berpindah ke lingkungannya yang baru. 

8. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Memerlukan Suhu 
Semua makhluk hidup dapat bertahan suhu tertentu, ikan hidup di air yang bersuhu antara 5 derajat celcius sampai 30 derajat, untuk jenis bakteri dapat sampai dengan suhu 80 derajat, sedangkan tumbuhan dapat hidup antara suhu 0-43 derajat celcius. 

9. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Sekresi 
Zat sisa dari proses produksi tertentu harus dikeluarkan, jika tidak di keluarkan dapat menimbulkan racun yang terdapat dalam tubuh. Zat sisa dikeluarkan oleh gas, cairan, atau zat padat.Alat pengeluaran zat sisa hewan dan manusia yaitu:

  • Paru-paru mengeluarkan CO2
  • Ginjal mengeluarkan urine 
  • Kulit mengeluarkan keringat.
Demikian artikel tentang Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup, semoga bermanfaat terima kasih.

Pengertian Sumber Daya Alam, Contoh, Jenis, dan Manfaat

www.Pendidikanku.org-  Disini saya akan membahas Pengertian Sumber Daya Alam Beserta Contoh, Jenis-jenis,dan Manfaat, Penjelasan nya sebagai brikut:

Pengertian Sumber Daya Alam 

Sumber daya alam(SDA) merupakan semua bahan yang bisa dapat ditemukan oleh manusia dalam alam ini dan bisa juga dimanfaatkan untuk keberlangsungan hidupnya. Bagi manusia, sumber daya alam pada dasarnya merupakan hal sangat terpenting yang berupa benda hidup (hayati) ataupun benda mati (non-hayati). Kedua jenis sumber daya alam itu juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebenarnya, manusia juga ialah sumber daya bagi suatu negara karena manusia dapat juga memberikan manfaat yang luar biasa oleh negaranya sendiri dengan cara hal tersebut menjadikan tenaga kerja, memajukan ilmu pengetahuan, bahkan teknologi sehingga bisa dapat meningkatkan perekonomian negara.

Pengertian Sumber Daya Alam, Contoh, Jenis, dan Manfaat

Jenis-jenis sumber daya alam

Sumber Daya Alam dapat diartikan sebagai segala macam yang berada di lingkungan alam dan manusia itu juga bisa dapat memanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Terdapat juga pula beberapa jenis sumber daya alam yang harus Anda ketahui, sebagai berikut:  

Berdasarkan Sifatnya

Berdasarkan sifatnya jenis-jenis sumber daya alam dibagi menjadi 2:

      1.  Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharuhi

Adalah Sumber daya alam yang tidak dapat pernah habis seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, udara,
air, sinar matahari, dan mikroorganisme lainnya.

      2.  Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbaharui

Sumber daya alam jenis ini mempunyai jumlah yang sangat terbatas. Hal ini dikarenakan proses pembentukannya membutuhkan jangka waktu yang sangat lama, sehingga digunakan terus menerus akan habis, seperti bahan-bahan galian atau barang tambang.

Berdasarkan Jenisnya SDA

Berdasarkan jenisnya sumber daya alam dibagi menjadi 2:

Daya Alam Hayati (Biotik) 

Sumber daya alam yang berasal dari kata makhluk hidup yaitu hewan dan tumbuh-tumbuhan. Sumber daya alam Hayati dapat dibedakan menjadi 2 yakni :

1.Sumber daya alam yang berasal dari hewan atau binatang seperti telur, daging, ikan, dan lain sebagainya.
2 Sumber daya alam nabati adalah SDA yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan merupakan produsen atau penyusun utama dari rantai makanan.

Sumber Daya Alam non hayati (abiotik)

Sumber daya alam ini berasal dari kata benda-benda mati. Seperti tanah, air, udara, sinar matahari, maupan hasil tambang.

Berdasarkan Pembentuknya

Berdasarkan bentuknya, Sumber daya alam dibagi menjadi 4 jenis yakni:
  • Sumber daya alam materi
    Sumber daya alam yang terdapat benda mati juga bisa didapatkan secara langsung dari alam, bisa melalui beberapa proses seperti penambangan dan pengolahan. sehingga bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia
  • Sumber Daya Alam Energi
    Sumber daya alam yang bisa menghasilkan energi dan bisa dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan manusia. Seperti minyak bumi, batu bara, gas bumi, air, udara maupun sinar matahari
  • Sumber Daya Alam Ruang
    Sumber daya alam yang dapat berupa ruang, tempat, atau wilayah yang bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk kelangsungan hidupn. Sumber daya alam ruang ini pun dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti letak astronomis, topografi, maupun reliefnya. Seperti gunung dan lembah 
  • Sumber Daya Waktu
    Sumber daya alam yang keberadaannya tergantung oleh pada waktu dan musim. Misalnya Air ketika musim kemarau keberdaannya pun sangat sulit dapat ditemukan, tetapi ketika musim hujan sangat berlimpah.

Berdasarkan Daya Pakai dan Nilai Ekonominya


Berdasarkan Daya Pakai dan Nilai Ekonomisnya Berdasarkan  ekonomisnya sumber daya terbagi menjadi 4 macam, berikut penjelasan mengenai daya pakai dan nilai ekonomisnya :
  1. Sumber daya alam ekonomis itu dapat, seperti emas, perak, minyak bumi, batu bara dan timah. 
  2. Sumber daya alam non-ekonomis, Contohnya itu seperti sinar matahari, udara, dan air.

Berdasarkan Lokasinya Sumber daya alam

berdasarkan lokasinya, di bedakan menjadi 2 macam, yaitu:
  1. Sumber daya alam akuatik adalah sumber daya alam hanya dijumpai di daerah perairan. Seperti ikan, rumput laut, terumbu karang, udang, kepiting, atau lain sebagainya. 
  2. Sumber daya Alam terrestrial merupakan sumber daya alam yang hanya dijumpai oleh daerah atau wilayah di daratan. Seperti hasil hutan, bahan-bahan tambang, dan lain sebagainya 
Berdasarkan ketersediaanya sumber daya alam tersebut dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu:
sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapatf diperbarui.

Sumber daya alam yang bisa diperbarui

Sumber daya alam yang bisa diperbarui merupakan semua kekayaan alam yang tidak akan pernah habis. Contoh sumber daya alam yang bisa diperbarui ialah seperti hewan, tumbuhan, air dan udara.

Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui

Sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui merupakan semua yang berada di alam, apabila sudah habis sulit kembali. Bisa saja dapat kembali, tetapi membutuhkan proses yang cukup sangat lama. Contoh sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui merupakan seperti minyak bumi, batu bara, gas alam, barang tambang mineral dan barang tambang non mineral.

Sumber daya alam yang ada di Indonesia 

 Negara Indonesia mempunyai beragam kekayaan alam baik berupa sumber daya alam yang bisa diperbaharui atau sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui. Nah, berikut ini ada beberapa kekayaan alam yang berada di Indonesia:

Tambang emas kualitas terbaik

 Siapa sangka Indonesia merupakan negara yang memiliki wilayah dengan adanya kandungan emas yang sangat bekualitas terbaik di dunia. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa emas merupakan logam mulia yang sangat didewakan oleh semua orang dari berbagai kalangan. Pasti Anda sudah mengetahui tambang emas manakah yang akan dimaksud. Ya, Freeport. Freeport yang berada di posisi Papua adalah tambang emas yang sangat terbesar dan mempunyai kualitas terbaik di dunia.

Tambang batu bara

Selain tambang emas, di Indonesia pun terdapat tambang batu bara yang banyak terletak di posisi Pulau Kalimantan dan pulau Sumatera. Tambang ini sangat berbeda dengan tambang emas yang berada di posisi Papua, karena tambang batu bara ini tidak dikelola oleh perusahaan asing, tetapi sudah dikelola oleh perusahaan dalam negeri. Perusahaan dalam negeri ini yang akan mengelola tambang batu bara ini adalah PT. Bukit Asam. Beberapa media Internasional meyatakan bahwa Indonesia dapat menyandang sebagai penghasil tambang batu bara yang sangat terbesar.

Cadangan gas alam

Harta karun selanjutnya yang dimiliki Indonesia yaitu gas alam. Indonesia benar- benar sudah menjadi surga yang didalamnya akan terdapat berbagai macam hal yang dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup manusia. Indonesia ini mempunyai sumber daya alam yang sangat penting umtuk lainnya adalah gas alam. Gas alam yang sangat paling besar di Indonesia ini pun berada di Blok Natuna dan juga Blok Cepu. Gas alam yang satu ini menyatakan bahwa keberadaannya pun memang sangat penting.

Hutan hujan tropis yang terbentang luas

Selain sumber daya alam yang tidak bisa daoat diperbaharui, Indonesia juga pun mempunyai sumber daya alam yang bisa diperbaharui, seperti halnya hutan hujan tropis. Indonesia ini mempunyai hutan hujan tropis yang sangat hijau dan juga lebat. Seperti yang telah diketahui bahwa fungsi hutan memegang peranan peting yaitu sebagai paru- paru dunia, sehingga adanya hutan ini sangat baik bagi kawasan Indonesia dan juga keseimbangan alam di dunia.

Kekayaan bawah laut yang melimpah ruah

Indonesia memiliki letak geografis yang berada di antara 2 samudera, sehingga tidak heran jika Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas. Wilayah laut yang, mempunyai Indonesia ini merupakan keajaiban karena menyimpan hasil laut yang sangat banyak. Tidak hanya berbagai jenis ikan atau binatang laut yang akan tersedia di lautan Indonesia, tetapi laut Indonesia juga menghasilkan berbagai hasil laut non binatang yang juga bisa meningkatkan nilai ekonomis.

Hasil tanaman

Indonesia memang memiliki tanah yang subur, sehingga tidak heran jika hasil tanaman Indonesia juga sangat melimpah. Bahkan hasil tanaman dari Indonesia pun yang membuat banyak Negara mengincar Indonesia untuk dijajah karena menginginkan hasil tanaman Indonesia. Tanaman Indonesia yang berupa sangat penting ini menjadi hasil perkebunan, pertanian, maupun hasil hutan. Beberapa tanaman yang akan dapat dihasilkan dari tanah Indonesia merupakan kelapa sawit, kopi, padi, tembakau, rotan, karet dan rempah- rempah.

Fauna langka

Indonesia mempunyai beberapa hal kekayaan alam seperti berupa fauna atau binatang. Bahkan ini pun terdapat binatang khas yang hanya terdapat pada Indonesia saja. Misalnya kan binatang langka pun yang hfanya terdapat di Indonesia merupakan Komodo dan Anoa. Binatang Komodo ini pun termasuk kadal raksasa atau hanya hidup berada di Pulau Komodo, Flores. Sementara itu Anoa serupai sapi akan tetapi hidup di hutan atau hanya terdapat di daratan pulau Sulawesi. Selain kedua binatang ini pun, masih sangat banyak sekali binatang yang dimiliki Indonesia sebagai kekayaan alam di Indonesia.

Sumber daya alam hayati 

Pengertian menurut bahasa, hayati berarti mahluk hidup. Oleh karena itu sumber daya alam hayati merupakan semua sumber daya alam yang berasal dari kata mahluk hidup. Dalam berupa bahasa asing, sumber daya alam hayati bisa disebut juga dengan sumber daya alam biotik. Berdasarkan sifat pembahruannya, sumber daya alam hayati termasuk juga dalam jenis sumber daya alam yang bisa diperbaharui.
Nah berikut ini akan ada contoh-contoh sumber daya alam hayati yang sering dimanfaatkan setiap harinya. Suber daya alam ini sudah cukup banyak yang terdapat di sekitar lingkungan kita, diantaranya:

Sumber Daya Hewan
Contoh yang pertama, sumber daya yang berupa dari hewan. Hewan juga bisa menghasilkan berbagai macam produk yang dapat dimanfaatkan sebagian besar manusia untuk menunjang kehidupannya. Produk-produk yang telah dihasilkan tersebut yaitu : Daging, Susu, Kulit, Bulu, Madu, telur dan Kotoran yang dihasilkan semua hewan dan digunakan sebagai pupuk tanaman.

Sumber Daya Tumbuhan
Tumbuhan iniA termasuk juga contoh sumber daya alam hayati, karena tumbuhan juga merupakan jenis mahluk hidup. Tumbuhan juga bisa menghasilkan beragam produk yang bisa dapat manusia manfaatkan untuk menunjang kebutuhan hidupnya. Produk-produk yang dari tanaman tersebut antara lain: Sayuran, bunga, Buah, Kayu, Umbi dan Biji

Pemanfaatan sumber daya alam  

Pemanfaatan suatu sumber daya bisa dinilai berdasarkan kegunaan sumber daya untuk manusia itu sendiri. Maka sebab itu, semakin bermanfaatnya suatu sumber daya alam, maka sumber daya alam tersebut akan semakin bernilai. Misalkan, lahan pertanian yang sudah subur bisa dijadikan tempat daerah pertanian yang sangat potensial. Suatu negara yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah dipastikan akan menjadi suatu negara yang maju jika sumber dayanya dimanfaatkan secara maksimal.
Secara alamiah tersebut, kebanyakan manusia dapat memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada dilingkungannya dengan berbagai bentuk aktivitas, aktivitas dalam memanfaatkan sumber daya alam ini bisa dibagi ke dalam enam aktivitas yang sangat menguntungkan, seperti hal tersebut(1) pertanian, (2) perkebunan, (3) perikanan, (4) pertambangan, (5) peternakan, dan (6) kehutanan.


demikian ulasan menganai Pengertian Sumber Daya Alam ,Contoh, Jenis Jenis dan Manfaat, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda terima kasih.

√ Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya

Pendidikanku.Org - Bakteri itu berasal dari kata bahasa latin yakni bacterium. Bakteri tersebut memiliki jumlah spesies yang mencapai ratusan ribu atau juga bahkan lebih. Bakteri juga ada di mana-mana mulai dari di tanah, di air, di organisme lain, serta lain sebagainya misalnya berada di lingkungan yang ramah atau juga wilayah yang ekstrim. nah untuk mengerti lebih lanjut mengenai pengertian bakteri, akan dirangkum dibawah ini :

Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya

Pengertian Bakteri

Bakteri merupakan suatu organisme yang jumlahnya paling banyak dan juga yang tersebar luas dibandingkan dengan organisme lainnya yang ada pada bumi. Bakteri pada umumnya merupakan organisme uniseluler atau artinya itu bersel tunggal, prokariota/prokariot, dan tidak mengandung klorofil, serta juga berukuran mikroskopik (sangat kecil).

Dalam tumbuh kembang bakteri baik itu melalui peningkatan jumlah ataupun penambahan jumlah sel sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni misalnya seperti ph, suhu temperatur, kandungan garam, sumber nutrisi, zat kimia dan zat sisa metabolisme.

Ciri-Ciri Bakteri


  1. Umumnya tidak berklorofil
  2. Hidupnya bebas atau sebagai parasit / patogen
  3. Bentuknya beraneka ragam
  4. Memiliki ukuran yang kecil rata-rata 1 s/d 5 mikron
  5. Tidak mempunyai membran inti sel / prokariot
  6. Kebanyakan Uniseluler (memiliki satu sel)
  7. Bakteri di lingkungan ekstrim dinding sel tidak mengandung peptidoglikan, sedangkan yang kosmopolit mengandung peptidoglikan

Manfaat dan Kerugian Bakteri Bagi Kehidupan

Adapun Bakteri itu dapat mengguntungkan dan juga merungikan bagi kehidupan khususnya manusia, dibawah ini akan dijelaskan manfaat dan kerugian bakteri bagi kehidupan

Keuntungan atau Manfaat Bakteri

Adapun Manfaat atau Kegunaan Bakteri Yang Menguntungkan Bagi Kehidupan, diantaranya sebagai berikut  :

  1. Membantu untuk menyuburkan tanah dengan menghasilkan nitrat
  2. Pengurai sisa makhluk hidup dengan pembusukan
  3. Fermentasi didalam  pembuatan makanan serta minuman
  4. Penghasil obat-obatan misalnya seperti antibiotik
  5. Mengurai sampah untuk dapat menghasilkan energi
  6. Membantu didalam pembuatan zat-zat kimia, dan masih banyak lagi.

Kerugian atau Dampak Buruk Bakteri Bagi Kehidupan

Setelah mengetahui manfaat dari bakteri bagi manusia,, kita juga harus tau dampak negatif bakteri bagi manusia, dibawah ini akan dijelaskan Kerugian atau Dampak Buruk Bakteri Bagi Kehidupan Manusia:


  1. Menyebabkan penyakit bagi makhluk hidup termasuk didalamnya manusia (bakteri parasit/patogen)
  2. Dapat membusukkan makanan.
  3. Dapat merusak tanaman dengan serangan penyakit yang merugikan (bakteri parasit/patogen)
  4. Dapat juga enimbulkan bau yang tidak sedap hasil dari aktivitas pembusukan
  5. Membuat tubuh manusia kotor itu dipenuhi bakteri yang mengakibatkan bau badan.

Struktur Penyusun Tubuh Bakteri

Setelah penjelasan diatas kita juga harus memahami struktur tubuh bakteri tersebut, nah pada bagian ini akan dijelaskan bahwa bakteri itu terdiri atas beberapa struktur diantaranya :

Kapsul

Kapsul adalah selubung pelindung bakteri yang tersusun atas polisakarida. Kapsul tersebut terletak di luar dinding sel. Kapsul tersebut juga hanya dimiliki oleh bakteri yang sifatnya itu patogen.

Adapun gungsi dari kapsul tersebut adalah sebagai pelindung diri dari kekeringan dan juga untuk mempertahankan diri dari antitoksin yang dihasilkan oleh sel inang.

Dinding Sel

Dinding sel bakteri tersebut tersusun atas protein yang berhubungan dengan polisakarida(Peptidoglikan). Dinding sel tersebut terletak di luar membran sel. Adanya dinding sel itu menyebabkan bentuk bakteri itu menjadi tetap. Adapun fungsi dari dinding sel tersebut adalah untuk dapat melindungi sel bakteri terhadap lingkungannya.

Membran Sel

Membran sel tersusun atas molekul lemak serta protein/Fosfollpid.
Membran sel itu memiliki sifat semipermeabel. Membran sel tersebut juga mengandung enzim respirasi. Adapun Fungsi dari membran sel itu untuk membungkus plasma serta juga mengatur pertukaran mineral dari sel dan juga ke luar sel.

Sitoplasma

Sitoplasma adalah suatu cairan yang terdapat di dalam sel. Sitoplasma tersebut tersusun atas koloid yang terkandung berbagai molekul organik seperti misalnya karbohidrat, lemak, protein, dan juga mineral. Sitoplasma adalah suatu tempat berlangsungnya reaksi-reaksi metabolisme.

Bulu Cambuk (Flagel)

Flagel atau juga bulu cambuk itu adalah alat gerak pada bakteri sehingga akan dapat membantu bakteri untuk mendekati makanan atau juga menjauh apabila ada racun atau bahan kimia.

Materi Genetik

AND (Disebut juga sebagai DNA) bakteri itu tidak tersebar dalam sitoplasma, namun terdapat pada daerah tertentu yang disebut dengan sebutan nukleoid. ADN ini memiliki fungsi untuk mengendalikan sintesis protein bakteri serta juga merupakan zat pembawa sifat.

Ribosom

Ribosom merup dalam bakteri ini memiliki fungsi dalam sintesis protein. Ribosom tersebut tersusun dari protein, Apabila dilihat dari mikroskop, ribosom tersebut terlihat atau akan nampak seperti struktur kecil yang melingkar.

Plasmid

Kalau tadi ADN, nah pada bakteri juga mempunyai plasmid. Plasmid tersebut mengandung gen-gen tertentu, misalnya gen patogen serta juga gen kebal antibiotik. Plasmid ini juga mampu untuk memperbanyak diri. Dalam satu sel bakteri tersebut dapat terbentuk kurang lebih 20 Plasmid.

Baca Juga : Pengertian Senyawa Kimia, Ciri, Klasifikasi, Sifat, dan Tata Namanya

Klasifikasi Bakteri

Setelah struktur bakteri kita ketahui, Berikutnya kita akan membahas mengenai klasifikasi bakteri tersebut, Bakteri tersebut diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis, diantaranya:

Bakteri Berdasarkan cara hidupnya


  1. Heterotrof
    Heterotrof ini merupakan jenis bakteri yang tidak dapat membuat makanan sendiri, dibagi menjadi parasit (Hidup pada inang), serta juga saprofit (Menguraikan sampah organik).
  2. Autotrof
    Autotrof adalah suatu jenis bakteri yang mampu untuk dapat membuat makana sendiri, terbagi menjadi fotoautotrof (Membuat makanan dengan bantuan cahaya), serta juga kemoautotrof (Membuat makanan dengna bantuan senyawa kimia).

Bakteri Berdasarkan kebutuhan oksigennya


  1. Aerob
    Aerob itu adalah suatu jenis bakteri yang membutuhkan oksigen, terbagi menjadi obligat (Sangat membutuhkan oksigen), serta juga fakultatif (Bisa hidup tanpa oksigen atau ada oksigen).
  2. Anaerob
    Anaerob adalah jenis bakteri yang tidak butuh oksigen.

Bakteri Berdasarkan Bentuknya

Sedangkan apabila diklasifikasikan dengan berdasarkan bentuknya maka bakteri dibagi ke dalam 4 golongan diantaranya:

  1. Kokus
    Kokus adalah jenis bakteri yang berbentuk bulat. Kokos tersebut terbagi lagi diantaranya itu monokokus, diplokokus, streptokokus, stafilokokus.
  2. Basilus
    Basilus merupakan bakteri berbentuk batang. Basilus tersebut juga terbagi menjadi beberapa bentuk diantaranya seperti monobasil, diplobasil, streptobasil.
  3. Koma
    Koma ini merupakan jenis bakteri yang berbentuk koma.
  4. Spirilum
    Spirilum ini merupakan bakteri bentuknya itu spiral.

Reproduksi Bakteri

Cara bereproduksi bakteri dapat terjadi dengan secara seksual melalui transduksi, transformasi, serta juga konjugasi atau juga bisa dengan secara aseksual dengan melakukan pembelahan biner/diri. Dibawah ini merupakan penjelasannya :

Secara Seksual


  1. Transduksi
    Transduksi merupakan sebuah pemindahan materi genetik dengan perantaraan virus. Proses tersebut diawali dengan masuknya virus ke dalam bakteri. Setelah itu virus akan berkembang biak sehingga akan menyebabkan sel bakteri yang dimasukinya itu mengalami pecah. Virus yang baru terbentuk dan akan berhamburan keluar dari sel bakteri.
  2. Transformasi
    Transformasi merupakan pemindahan sedikit materi genetik berupa AND (DNA) atau gen dari bakteri satu ke bakteri yang lain sejenis dengan suatu proses fisiologis yang kompleks.
  3. Konjugasi
    Konjugasi merupakan suatu perkawinan antara kedua sel kelamin. Sel kelamin jantan tersebut ditandai dengan adanya rambut halus (Fili) serta pada permukaan dinding sel yang dapat berikatan pada suatu tempat khusus pada permukaan sel betina. Reproduksi dengan secara konjugasi tersebut terjadi pada bakteri gram negatif seperti Escherichia coli, Salmonella sp., serta Pseudomonas sp..

Secara Aseksual

Perkembangbiakan dengan secara aseksual bakteri dilakukan dengan cara membelah diri (Binary fission). Bakteri tersebut akan membelah menjadi 2 sel anakan, 2 menjadi 4, dan begitu terus seterusnya. Pembelahan biner tersebut selesai setelah terbentuknya dinding sel. Dalam kondisi yang ideal, bakteri itu akan membelah diri tiap 15-20 menit.

Meskipun bakteri mampu untuk berkembang biak dengan secara cepat, pertumbuhan bakteri tersebut juga dipengaruhi oleh faktor suhu, sinar matahari, kelembapan, dan juga zat kimia. Suhu maksimal untuk pertumbuhan bakteri yakni 27C – 30C. Bakteri tersebut tumbuh dengan baik pada lingkungan yang lembab. Sinar matahari tersebut mampu untuk merusak struktur materi genetik bakteri sehingga akan dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Contoh Bakteri dan Peranannya

Bakteri Menguntungkan
Bidang Bakteri Peranan
Pertanian Fiksasi nitrogen(Azotobacter, Clostridium pasteurianum, Rhodospirillum rubrum) Mengikat nitrogen bebas
Nitrifikasi(Nitrosomonas, Nitrosoccus) Membantu proses pembentukan senyawa nitrat dalam tanah
Farmasi Pseudomonas denitrificans Menghasilkan vitamin B1
Streptomyces griceus Menghasilkan antibiotik streptomisin untuk penyakit TBC
Streptomyces aureofaciens Menghasilkan aureomisin
Streptomyces venezuelae Menghasilkan kloromisetin
Bacillus brevis Menghasilkan tirotrisin
Asam(Acetobacter aceti, Propionibacterium acueus) Menghasilkan asam
Pengurai(Escherichia coli) Menguraikan sisa-sisa organisme menjadi senyawa organik
Industri Makanan/Minuman Streptococcus lactis, Lactobacillus casei Pembuatan keju
Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus Pembuatan yoghurt
Acetobacter xylinum Pembuatan nata de coco

Bakteri Merugikan
Bakteri Bentuk Penyakit Tempat Infeksi
Clostridium Tetanus Basil Otot
Diplococcus pneumonia Pneumonia Kokus Paru-paru
Mycobacterium tuberculosa TBC Basil Paru-paru
Mycobacterium leprae Lepra Kokus Jaringan tubuh (Kulit)
Neisseria gonorhoeae Gonorhoca Kokus/Basil Alat kelamin
Pasteurella pestis Pes Basil Kulit
Salmonella typhosa Tifus Basil Usus halus
Shigella dysentriae Disentri Basil Usus halus
Treponema pallidum Sipilis Spiral Alat kelamin
Vibrio comma Korela Koma Usus halus
Mycobacterium anthrax Antraks Basil Saluran napas
Corynebacteri diphteri Dipteri Basil Saluran napas

Demikianlah penjelasan mengenai Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya, semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap Beserta Contohnya

Pendidikanku.Org - Kesempatan ini pendidikanku akan menshare mengenai apa pengertian omnivora, herbivora dan karnivora beserta dengan contohnya. Hewan (binatang) adalah suatu kelompok organisme yang diklasifikasikan di dalam kerajaan Animalia disebut juga metazoa, merupakan salah satu dari banyak makhluk hidup di bumi. Sebutan lainnya ialah flora dan fauna. baca juga pengertian flora dan fauna lengkap
Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap
Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap
Hewan dalam pengertian sistematika modern hanya mencakup kelompok multiseluler seta diselenggarakan dalam fungsi yang berbeda (jaringan), sehingga kelompok ini disebut juga dengan histozoa. Semua binatang heterotrofik ialah yang tidak dapat menciptakan energi sendiri, tetapi harus mengambil dari lingkungan sekitarnya

Dari Macam – Macam Mahluk tersebut Terbagi Menjadi 3 Golongan yakni:
  1. Omnivora
  2. Herbivora
  3. Karnivora

Pengertian Omnivora Dan Contohnya

Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap
Omnivora
Omnivora (sarwaboga) adalah spesies yang memakan tumbuhan dan hewan sebagai sumber makanan, Omnivora merupakan kombinasi dari dua jenis golongan hewan di atas yang digabungkan antara hewan herbivora dan karnivora. contoh hewan omnivora adalah :


Contoh Hewan Omnivora

1. Tikus (Rattus argentiventer)
2. Monyet (Macaca fascicularis)
3. Burung (Aves)
4. Babi (Sus barbatus)
5. Ayam (Gallus gallus domesticus)

Pengertian Herbivora Dan Contohnya

Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap
Herbivora
Herbivora (lataboga) adalah hewan yang hanya memakan tumbuh-tumbuhan saja sebagai sumber energi berbeda dengan omnivora yang memakan tumbuhan dan hewan. Manusia tidak herbivora melainkan manusia omnivora, tapi tidak semua manusia mau memakan daging, orang-orang yang memilih untuk tidak makan daging ini disebut dengan vegetarian atau nabatiwan. Herbivora adalah suatu organisme yang memakan tumbuhan atau protein dari tanaman.

Hewan yang termasuk ke dalam jenis golongan herbivora memiliki karakteristik sendiri umumnya herbivora hewan memiliki geraham untuk dapat mengunyah tanaman menjadi lembut serta gigi seri yang berfungsi untuk dapat memotong tanaman sebelum dikuyah. Biasanya herbivora dimanfaatkan oleh manusia untuk diambil dagingnnya contoh kerbau sapi. kambing, kuda. dan lain-lain.


Contoh Herbivora

1. Artiodactyl: kambing, domba, sapi, rusa, jerapah, dll.
2. Lagomorpha: kelinci, marmut, dll.
3. Perissodactil: Badak, tapir, dll.
4. Sirenia: kuda laut
5. Marsupialia: Koala, kangguru, oposum

Pengertian Karnivora Dan Contohnya

Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap
Karnivora
Karnivora (satwaboga), Pengertian karnivora adalah suatu golongan hewan pemakan daging yang merupakan suatu  ordo atau bangsa Mamalia dan bagian dari komponen konsumen ekosistem.. Kata karnivora ini berasal dari carne  yang berarti daging serta vorare yang berarti “makan”.

Karnivora mempunyai karakteristik yang berbeda dari hewan herbivora. Karnivora memiliki taring serta cakar. Taring berfungsi untuk dapat merobek daging dari mangsa mereka. sedangkan fungsi cakar mencengkeram mangsa pada saat berburu. 

Contoh Karnifora

1. Harimau
2. Singa
3. Rubah
4. Kucing
5. Anjing
6. Ular
7. Elang
8. Serigala
9. Macan

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian omnivora, herbivora dan karnivora semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Pengertian Leukosit Dan Jenis Leukosit Terlengkap

Pengertian Leukosit

Pengertian Dan Jenis Leukosit Terlengkap - Pengertian Leukosit ialah sel darah putih. Leukosit adalah sel darah yang tidak mengandung pigmen warna. Leukosit ini berguna untuk alat pertahanan tubuh.

Leukosit ini dibentuk di retikuloendotelium sumsum merah tulang. Setiap 1 mm kubik darah ialah mengandung 6000 - 9000 sel, dan mempunyai bentuk yang bervariasi dan juga mempunyai inti.

Ukuran leukosit pada umumnya lebih besar dari eritrosit, yaitu berukuran dengan 6 - 2 milimikron, umur 12 hari. Leukosit juga dapat bergerak bebas secara amoeboid dan juga dapat menembus dinding kapiler (diapendensis). 
Note :Retikuloendotelium
Pengetian Leukosit
Pengetian Leukosit 

retikuloendotelial  ialah jarinagan pengikat retikular yang tersebar luas menyelubungi sinusoid-sinusoid pada darah di hati,sumsum tulang serta menyelubungi saluran-saluran limfe di jaringan limfatik.
Sistem retikuloendotelialini mengandung 3 sel:

1. Sel-sel retikuloendotelial iala yang melapisi sinusoid darah di hati, limpa, sum-sumtulang,kelenjar limfe, termasuk sel-sel kupffer di hati serta sel-sel yang serupa diparu-paru serta sumsum tulang.

2. Makrofag ialah sel-sel terbanyak yang menempati jaringan pengikatan disebut sebagai histiosit atau resting wandering cells ataupun clasmatocytes.
3. Mikroglia ialah  yang menyokong pusat susunan saraf Sel-sel retikuloendotelial untuk dapat melepaskan diri dari kerangkanya sertya mengembara, pengembaraan ini tidak menggunakan darah.

Organ sistem retikuloendotelial pada manusia meliputi :


1. Kelenjar limfe ialah mengandung sel-sel retikuloendotelial serta sel-sel plasma, berguna untuk memfiltrasi cairan ekstra-sel dan membuat antibodi.

2. Limpa : mengandung sel-sel retikuloendotelial, limfosit serta sel-sel plasma, berguna untuk memfiltrasi darah dan juga membuat antibody.
3. Hati: mengandung sel-sel retikuloendotelial serta hepatosit, berguna untuk memfiltrasi darah.
4. Sumsum tulang ialah mengandung sel-sel retikuloendotelial, sel-sel awal darah serta sel-sel lemak, berguna untuk pembentukan sel-sel darah.

Fungsi

Fungsi sistem ini adalah :

1. ialah Menghancurkan sel-sel darah yang telah tua, membuat dan juga melepaskan bilirubin ke sirkulasi
2. ialah Memakan bakteria, dan melipat gandakan diri kalau terdapat infeksi,
3. ialah Memakan dan juga memproses antigen serta merangsang sel-sel plasma untuk membuat antibodi.

Jenis Leukosit

Leukosit ada lima jenis, yaitu
  1. limfosit,
  2. monosit,
  3. basofil,
  4. neutrofil, 
  5. eusonofil.
Pengertian Leukosit - Fungsi leukosit ialah untuk memakan zat asing yang berupa kuman-kuman penyakit atau pun zat lain yang masuk ke dalam tubuh. Maka, Leukosit ialah sebagai pertahanan utama dari infeksi. Berkaitan  juga dengan fungsinva tersebut maka leukosit mempunyai sifat fagosit, ialah bisa mencerna atau “memakan” zat asing ataupun kuman penyakit. Kemampuan leukosit untuk dapat melakukan fagosit disebut dengan fagositosis.

Selain itu fagositosis, leukosit juga dapat memiliki kemampuan diapedesisdiapedesis ialah kemampuan untuk dapat menembus dinding pembuluh darah kapiler dan juga masuk dalam sel atau jaringan tubuh. Jadi, leukosit tidak selalu dalam pembuluh darah, Apabila ada zat asing yang masuk, leukosit akan menembus dinding kapiler dan juga bekerja menuju jaringan yang membutuhkan.

Jumlah leukosit juga dapat naik dan juga turun sesuai dengan keadaan atau situasi . Jika terdapat infeksi, biasanya jumlah leukosit akan terus  meningkat. Kalau tubuh mengalami gangguan dalam memproduksi leukosit, hal ini bisa menyebabkan tubuh akan mudah untuk diserang penyakit.

Demikian Penjelasan tentang Pengertian Dan Jenis Leukosit Terlengkap Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Para Pembaca Pendidikanku.org:)

Pengertian Heterozigot Dan Homozigot

Pengertian Heterozigot Dan Homozigot


Pengertian Heterozigot

Pengertian heterozigot dan homozigot -  Heterozigot ialah satu dari bentuk genotipe yang mungkin terjadi pada setiap individu. Pada keadaan tertentu heterozigot, alel-alel yang menempati lokus berbeda-beda pada setiap kromosom. Kondisi heterozigot didalam pertanian ini dimanfaatkan dalam pembentukan varietas hibrida yang disebabkan karena berhubungan dengan gejala heterosis.



Pengertian Homozigot

Homozigot ialah salah satu keadaan genotipe. Individu pada homozigot memiliki kromosom dengan alel yang sama pada setiap lokus gen-gennya. alel yang sama dimiliki oleh Lokus dengan genotipe homozigot 

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca Pengertian Heterozigot Dan Homozigot Semoga Dapat Bermanfaat Untuk Anda Para Pembaca Pendidikanku.org