Pengertian Apatis, Ciri, Penyebab, Dampak & Menurut Ahli

Pendidikanku.Org - Kesempatan ini kita akan membahas megnenai Apatis, penjelasan selengkapnya mengenai Apatis ini akan diuraikan selengkapnya sebagai berikut :

Pengertian Apatis, Ciri, Penyebab, Dampak & Menurut Ahli

Pengertian Apatis

Secara umum, arti apatis ini merupakan suatu kondisi psikologis yangmana seseorang itu kehilangan motivasi, tidak tanggap, acuh tak acuh (tidak perduli) terhadap aspek emosional, sosial, atau juga kehidupan fisik.
Pendapat lain juga mengatakan bahwa pengertian apatis ini merupakan suatu keadaan psikologis yang mana seseorang atau individu tersebut tidak perduli terhadap aspek-aspek penting di dalam kehidupan manusia, seperti misalnya aspek emosional, fisik, serta kehidupan sosial.
Apatis ini merupakan reaksi umum terhadap stress yang bisa/dapat berpusat terhadap objek tertentu, misalnya seperti kepada seseorang, aktivitas, atau juga lingkungan. Sikap apatis ini sering dikaitkan dengan adanya depresi, serta bisa juga merupakan refleksi atas kurang berminatnya seseorang itu terhadap hal-hal yang dianggapnya  tidak penting.

Pengertian Apatis Menurut Para Ahli

Supaya dapat lebih memahami mengenai apa itu arti apatis, maka kita dapat merujuk pada beberapa pendapat para ahli diantaranya sebagai berikut ini:

1. Menurut Fritz Solmitz

Arti dari apatis ini ialah suatu ketidakpedulian individu disebabkan karna tidak memiliki minat khusus terhadap aspek-aspek tertentu, seperti misalnya aspek fisik, emosional, serta kehidupan sosial.

2. Menurut Albertine Minderop

Pengertian apatis ini merupakan suatu sikap seseorang yang menarik diri serta seakan-akan pasrah terhadap suatu keadaan.

3. Menurut Luis Rey

Di dalam bidang ilmu psikologi, arti apatis ini merupakan suatu kondisi kejiwaan seseorang atau individu yang ditandai dengan adanya ketidaktertarikan, ketidakpedulian, atau juga ketidakpekaan terhadap kehidupan sosial, emosional, atau juga fisik.

4. Littre dan Robin

Dalam ilmu kedokteran, menurut Littre & Robin, arti apatis ini merupakan suatu kondisi psikologis individu yang mempunyai ketumpulan moral, tidak sensitif terhadap adanya kesenangan, rasa sakit, serta malas bergerak.

Ciri-Ciri Orang Apatis

Individu yang sedang mengalami kondisi psikologi yang apatis pada umumnya itu menunjukkan ciri-ciri yang sama. Adapun beberapa ciri umum orang apatis itu diantaraya sebagai berikut:
  1. Kehilangan minat atau juga ketertarikan terhadap banyak hal di dalam hidupnya.
  2. Tidak perduli dengan aspek-aspek penting di dalam kehidupan manusia, seperti misalnya aspek emosional, sosial, atau kehidupan fisik.
  3. Kehilangan motivasi serta gairah terhadap hal-hal yang dulunya itu dianggap menarik serta menyenangkan.
  4. Tidak peka atau juga tidak perduli terhadap orang lain serta keadaan lingkungan sekitarnya.

Penyebab Apatis

Sikap apatis pada seseorang itu dapat disebabkan oleh bermacam hal dari pengalaman hidupnya. Adapun beberapa penyebab seseorang itu menjadi apatis ialah sebagai berikut:
  1. Tidak percaya lagi pada orang lain; hal tersebut terjadi disebabkan karna seseorang itu terlalu sering dikecewakan serta merasa dikhianati oleh orang yang disayangi atau juga orang yang dipercaya.
  2. Tekanan emosional; hal tersebut dapat disebabkan oleh karena seseorang itu menerima perilaku yang tidak menyenangkan dari orang lain, misalnya seperti dirundung terus menerus.
  3. Kekurangan fisik; tidak jarang seseorang itu menjadi apatis disebabkan karna kehilangan rasa percaya diri. Misalnya saja seperti kekurangan fisiknya dan menjadi cibiran orang lain di lingkungan hidupnya yang hal tersebut membuatnya kehilangan rasa percaya diri.
  4. Kurang kasih sayang; orang yang kurang kasih sayang biasanya itu bisa/dapat menyebabkan seseorang menjadi apatis.

Dampak Sikap Apatis

Sikap apatis ini dapat terjadi di dalam berbagai bidang kehidupan manusia, mulai dari kehidupan pribadi, sosial, politik, negara, serta lain-lain. Dalam banyak hal, sikap apatis ini akan merugikan diri sendiri serta termasuk orang-orang yang berada di lingkungannya orang yang apatis.
Secara umum, dibawah ini merupakan beberapa dampak negatif dari sikap apatis, diantaranya ialah sebagai berikut :
  1. Kurangnya kontrol sosial disebabkan karna orang apatis ini tidak perduli atau tidak berminat pada segala macam hal.
  2. Orang apatis serta orang-orang itu di sekitarnya cenderung sulit untuk dapat berkembang menjadi lebih baik sebab  kurangnya kesadaran atau kepedulian terhadap diri sendiri, orang lain, serta juga lingkungan sekitarnya.
  3. Meningkatkan potensi timbulnya individualisme di dalam suatu masyarakat sehingga tiap-tiap orang tidak perduli amtara satu bisa berpotensi dalam menimbulkan masalah yang lebih besar, misalnya seperti perselisihan atau juga perpecahan di tengah-tengah masyarakat.
Sekian dan terima kasih sudah membaca megnenai Pengertian Apatis, Ciri, Penyebab, Dampak dan Menurut Ahli, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk  anda.
Read more

Pengertian Narasi, Langkah, Jenis dan Tujuan Narasi

Pengertian Narasi 

Pengertian Narasi DanJenis Narasi Serta Contohnya - Pada kesempatan ini Pendidikanku,net akan membahas mengenai Pengertian Narasi , langkah-langkah dalam menulis karangan narasi , Jenis-jenis atau macam-macam narasi , serta tujuan dari narasi tersebut , point-point ini akan dibahas dengan jelas . Paragraf Narasi adalah paragraf yang menjelaskan atau juga menguraikan suatu peristiwa maupun kejadian dengan berdasarkan urutan waktu. Didalam suatu paragraf Narasi itu terdapat karakteristik dari narasi yaitu :
  1. tokohnya, 
  2. latarnya ( ruang serta waktu), 
  3. urutan kejadiannya.
Narasi dengan secara sederhana diartikan ialah sebagai paragraf yang berisikan suatu cerita maupun kejadian. Didalam suatu Narasi itu terdapat pola-pola dalam pengembangan paragraf narasi.   

Untuk dapat lebih mengetahui lebih jelas tentang Narasi tersebut ada baiknya sahabat pendidikanku.net melihat bagaimana langkah-langkah menulis karangan narasi dan contohnya ialah seperti yang dibawah ini.

Pengertian Narasi Dan Jenis Narasi Terlengkap
Pengertian Narasi

Langkah-langkah menulis karangan narasi

  • Tentukan dulu tema serta juga amanat yang akan disampaikan
  • Tetapkan juga sasaran pembaca
  • Rancang peristiwa utama yang akan ditampilkan kedalam bentuk skema alur
  • Bagi peristiwa utama tersebut ke dalam bagian awal, perkembangan, serta juga akhir cerita
  • Rincian peristiwa utama ke dalam detail-detail peristiwa itu ialah sebagai pendukung cerita
  • Susun tokoh serta juga perwatakan, latar, dan juga sudut pandangan
  • mengerti aturan tanda bacanya didalam kalimat tersebut
Contoh Paragraf Narasi :
Pada saat itu, aku yang duduk di kelas XII sedang istirahat sebahabis pulang dari sekolah. Namun waktu sedang duduk tiba-tiba ada Berita di tv yang menayangkan suatu berita terjadinya begal di daerah rumahku ,Sekitar pukul 2 dini hari. Aku kaget karena di daerah ku ini jarang sekali bahkan tidak pernah terjadi peristiwa begal, dalam benakku , aku sangat berharap semoga saja tidak ada korban jiwa yang meninggal dari peristiwa itu.  Namun setelah itu menyaksikan berita itu aku pun bergegas pergi menuju ke rumah Pak RT untuk menanyakan Peristiwa itu. Namun ternyata, ,salah satu dari teman kecilku yang ialah yang menjadi korban , namun nasib baik yang didapatkan temanku karena nyawa itu tidak ikut raib bersama dengan motornya.
Analisis Unsur-unsur dalam paragraf narasi seperti contoh diatas adalah sebagai berikut :

1. Tokoh                : Aku
2. Latar
          a. Waktu    : Pukul 2 dini hari
          b. Tempat  : di daerah rumahku
3. Urutan kejadian :
         a. aku yang duduk di kelas XII sedang istirahat sebahabis pulang dari sekolah
         b.  ada Berita di tv yang menayangkan suatu berita 
         c. terjadinya begal di daerah rumahku
         d. salah satu dari teman kecilku yang ialah yang menjadi korban

Jenis-jenis narasi

Berikut ini adalah jenis-jenis atau macam-macam dari narasi , antara lain ialah sebagai berikut :
  • 1. Narasi informatif
    Narasi informatif adalah suatu narasi yang mempunyai sasaran penyampaian informasi dengan secara tepat mengenai suatu peristiwa dengan tujuan ialah memperluas pengetahuan orang mengenai kisah seseorang.
  • 2. Narasi ekspositorik
    Narasi ekspositorik adalah suatu narasi yang mempunyai sasaran penyampaian informasi dengan secara tepat mengenai suatu peristiwa dengan tujuan ialah memperluas pengetahuan orang mengenai kisah seseorang. Dalam narasi ekspositorik ini, penulis tersebut menceritakan suatu peristiwa dengan berdasarkan data yang sebenarnya atau sesuai dengan fakta. Pelaku yang ditonjolkan dalam narasi ekspositirik ini biasanya, satu orang. Pelaku itu diceritakan mulai dari kecil sampai saat sekarang ini atau sampai terakhir didalam kehidupannya.

    Karangan narasi tersebut diwarnai oleh adanya
    eksposisi, maka ketentuan eksposisi juga berlaku kepada penulisan narasi ekspositprik tersebut. Ketentuan tersebut sangat berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis,yang dengan berdasarkan fakta yang ada, serta juga tidak memasukan unsursugestif atau juga bersifat objektif.
  • 3. Narasi artistik
    Narasi artistik adalah suatu narasi yang berusaha untuk dapat memberikan suatu maksud  atau arti tertentu,dengan menyampaikan adanya suatu amanat yang terselubung kepada para pembaca atau juga pendengar sehingga akan tampak seolah-olah melihat. Ketentuan tersebut berkaitan dengan adanya penggunaan bahasa yang logis,dengan berdasarkan fakta yang ada, serta juga tidak memasukan unsur sugestif ataupun bersifat objektif.
  • 4. Narasi sugestif
    Narasi sugestif adalah narasi yang mengisahkan suatu hasil dari rekaan, khayalan, atau juga imajinasi pengarang. yang Bersifat fiktif. Narasi sugestif tersebut selalu melibatkan daya khayal atau juga imajinasi dikarenakan sasaran yang ingin dicapai adalah suatu kesan terhadap peristiwa  tersebut . Narasi Sugestif itu Disebut juga dengan narasi fiksi.

Tujuan Menulis Narasi

Tujuan dalam menulis karangan narasi dengan secara fundamental adalah :
  1. Hendak memberikan informasi atau juga wawasan serta juga memperluas pengetahuan
  2. Memberikan suatu pengalaman estetis kepada pembaca
Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian Narasi Dan Jenis Narasi Terlengkap Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam Hangat dari Pendidikanku.org
Read more

Pengertian Manajemen, Fungsi, Manejemen Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen

Pengertian Manajemen dengan Secara Umum. Pengertian Manajemen adalah sebuah seni dalam ilmu serta juga proses pengorganisasian seperti ialah :

  1. perencanaan
  2. pengorganisasian
  3. pergerakan
  4. pengendalian atau pengawasan
Didalam pengertian manajemen ialah sebagai suatu seni dikarenakan seni berfungsi didalam mengujudkan tujuan yang nyata dengan hasil atau juga manfaat sedangkan didalam manajemen sebagai suatu ilmu yang berfungsi untuk  menerangkan suatu fenomena-fenomena, kejadian sehingga memberikan adanya penjelasan yang sebenarnya. 
Manajemen tersebut berasal dari bahasa inggris yakni "Manage" yang berarti," mengurus, mengendalikan, mengusahakan, mengelola,  memimpin". Sedangkan dalam Pengertian Manajemen dengan secara etimologis adalah suatu seni melaksanakan serta juga mengatur. 

Pengertian manajemen juga dipandang ialah sebagai suatu disiplin ilmu yang mengajarkan sebuah proses untuk  mendapatkan tujuan suatu organisasi didalam upaya bersama dengan sejumlah orang atau juga sumber milik sebuah organisasi. Orang yang mempelajari atatu melakukan manajemen disebut dengan manajer.

Pengertian Manajemen Terlengkap
Manajemen

Pengertian Manajemen dan Fungsi Manajemen

100 Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli
  • manajemen menurut George.R.Terry yang menyatakan bahwa pengertian manajemen adalah sebuah proses atau juga kerangka kerja yang melibatkan adanya bimbingan atau juga pengarahan suatu kelompok orang ke arah tujuan suatu organisasional dengan maksud yang nyata. 
  • manajemen menurut Encylopedia of the Social Science, menyatakan bahwa pengertian manajemen adalah sebuah proses yang pelaksanaan dengan tujuan tertentu yang diselenggarakan serta juga diawasi. 
  • manajemen menurut Mary Parker Follet, menyatakan bahwa pengertian manajemen adalah suatu seni atau juga ("management is an art"). pada tiap pekerjaan mampu untuk diselesaikan oleh orang lain. 
  • manajemen menurut James A.F Stoner, yang menyatakan pendapatnya mengenai pengertian manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, serta juga penggunaan sumber daya organisasi yang lain supaya mencapai tujuan organisasi yang sudah ditetapkan. 
  • manajemen menurut Lawrence A. Appley adalah suatu seni pencapaian tujuan yang dilakukan atau dilaksanakan dengan melalui usaha orang lain.
  • manajemen Wilson Bangun adalah suatu rangkaian aktivitas atau kegiatan yang dikerjakan oleh anggota-anggota organisasi untuk dapat mencapai tujuan. 
  • manajemen menurut Koontz, menyatakan bahwa pengertian manajemen adalah suatu seni yang sangat paling produktif yang  dengan selalu didasarkan pada pemahaman terhadap suatu ilmu yang mendasarinya.

Fungsi Manajemen

Fungsi dari manajemen adalah suatu elemen-elemen dasar yang selalu ada serta juga berada dalam proses manajemen yang menjadi suatu  patokan bagi manejer didalam melaksanakan kegiatan atau aktivitas untuk mencapai suatu tujuan. Fungsi Manajemen dengan secara Umum ialah sebagai berikut :

1. Fungsi Perencanaan (Planning)
Pengertian perencanaan atau planning adalah suatu aktivitas atau kegiatan yang dilakukan untuk dapat membuat tujuan perusahaan dengan berbagai rencana untuk dapat mencapai suatu tujuan yang ingin diraih oleh suatu perusahaan. Perencanaan tersebut adalah cara terbaik didalam mengejar serta juga membuat tujuan perusahaan tersebut dapat tercapai disebabkan karena perencanaan adalah suatu proses bagian dari fungsi manajemen yang sangat penting karna tanpaadanya proses  perencanaan fungsi-fungsi manajemen yang berikutnya tidak akan dapat berjalan.

2. Fungsi Pengorganisasian (Organizing)
Pengertian pengorganisasian atau juga organizing adalah membagi suatu kegiatan atau aktivitas yang besar menjadi suatu kegiatan atau aktivitas yang kecil dengan membagi dalam pada tiap-tiap tugas supaya dapat tercapainya suatu tujuan dengan lebih mudah.

3. Fungsi Pengarahan (Directing)
Pengertian pengarahan atau directing adalah sebuah tindakan yang mengusahakan supaya semua anggota kelompok tersebut berusaha untuk dapat mencapai tujuan sesuai dengan perencanaan manajerial serta juga usaha.

Sekian dan Terimakasih Sudah membaca mengenai Pengertian Manajemen Terlengkap , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam hangat dari Pendidikanku.org


Baca juga artikel terkait :
  1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Organisasi
  2. Pengertian Manajemen Kepegawaian Menurut Para Ahli
  3. 10 Definisi Dan Pengertian Operasional
  4. Pengertian Manajemen Keuangan Terlengkap
Read more

Pengertian Jaringan Kolenkim, Fungsi, Macam Ciri dan Struktur

Pendidikanku.Org - Kesempatan ini kita akan mengenai Jaringan Kolenkim, penjelasan mengenai Jaringan kolekim ini juga akan dijelaskan dengan point point penting seperti Fungsi, Macam Jenis, Ciri, dan Struktur Jaringan Kolekim penjelasannya sebagai berikut :
Pengertian Jaringan Kolenkim, Fungsi, Macam Ciri dan Struktur

Pengertian Jaringan Kolenkim

Manusia atau juga hewan mempunyai tulang untuk memberikan suatu dukungan maupun juga struktur. Karena tanaman tidak mempunyai tulang,yang akan mengandung berbagai sel struktural yang kompose mempunyai isi atau juga fungsi yang berbeda beda. Salah satu jenis sel ini sering disebut dengan sel kolenkim. Sel Kolenkim merupakan suatu sel yang memanjang dengan dinding sel tebal tidak akan teratur yang memberikan dukungan dan struktur. Dinding sel ang tebal terdiri atas senyawa selulosa dan pektin. Sel-sel ini sering ditemukan di bawah epidermis, ataupun juga lapisan luar sel pada batang muda atau urat daun.

Fungsi Sel Kolenkim

Sel Kolenkim ii akan memberikan suatu dukungan struktural.yang Terutama, mereka akan melayani bagian tumbuh tanaman, seperti tunas maupun daun. Tanaman yang akan terkena berbagai macam tantangan struktural atau juga mereka mampu bertahan dari hal-hal seperti hujan lebat, hujan angin, maupun tekanan lain karena komposisi selular mereka. Sel Kolenkim ini berfungsi sebagai memberikan dukungan maupun mengisi ruang kosong yang seing digunakan untuk pertumbuhan yang selanjutnya.

Sel Kolenkim juga mempunyai dinding sel yang akan menebal yang memungkinkan mereka untuk memberikan dukungan tambahan ke daerah-daerah di mana saja mereka ditemukan. Jika tidak ada sel kolenkim, kebanyakan tanaman ini akan mengalami kerusakan ketika mereka akan ditiup oleh angin atau ditumbuk oleh hujan karena mereka akan terlalu rapuk.

Sel-sel kolenkim akan melindungi tanaman dengan adanya melayani sebagai kerangka bagian dalam, sangat mirip yang tulang lakukan bagi manusia atau hewan yang lainnya.

Macam Jenis Jaringan Kolenkim

Menurut tipe penebalan dindingnya, kolenkim ini dapat dibedakan menjadi beberapa macam, sebagai berikut yakni

a)Kolenkim lamela

Penebalan dinding sel kolenkim ini juga sering terjadi pada dinding tangensial sel. Kolenkim lamela yang terdapat pada korteks batang Sumbucus nigra, Rhamnus,atau juga tangkai Cochlearia armoracia.

b)Kolenkim sudut

Penebalan dinding sel kolenkim ini juga akan terjadi pada sudut-sudut sel. Pada penampang melintangnya, penebalan ini melihat terjadi dimana pada tempat bertemunya tiga sel atau lebih, seperti yang terdapat pada tangkai Rumex, Vitis, Begonia, Coleus, Cucurbita, Morus, Beta, ataupun juga pada batang Solanum tuberosum dan Atropa belladonna.

c) Kolenkim lakuna

Penebalan dinding sel kolenkim ini juga sering terjadi pada dinding-dinding yang dimana berbatasan dengan ruang antarsel. Kolenkim lakuna yang akan terdapat pada tangkai beberapa spesies Compositae,yang misalnya Salvia, Malva, Athaea, ataupun Asclepias dan pada batang Ambrosia.

d)Kolenkim cincin

Istilah kolenkim cincin ini akan diberikan oleh Duchaigne untuk tipe kolenkim yang lumen yang selnya pada penampang melintang akan tampak melingkar. Muller (1890) menyebutnya knorpel-collenchyma. Pengamatan ini terhadap kolenkim cincin dewasa tampak adanya penebalan dinding sel yang secara terus menerus lalu sehingga lumen sel akan kehilangan bentuk bentuk sudutnya.

Ciri-Ciri Jaringan Kolenkim

Secara yang lebih jelas, ciri-ciri jaringan kolenkim dapat diidentifikasi sebagai berikut yaitu:

  1. Sel kolenkim yang akan berbentu memanjang sejajar pusat organ yang akan ditempatinya.
  2. Dinding sel tidak akan mengandung lignin, tapi mengandung pektin, selulosa, maupun hemiselulosa.
  3. Ada Beberapa sel kolenkim yang mempunyai kloroplas sehingga juga dapat berfungsi sebagai menunjang fotosintesis.
  4. Pada dinding sel kolenkim juga biasanya mengalami penebalan setempat

Struktur dan Susunan Jaringan Kolenkim

Dinding sel kolenkim yang terdiri dari lapisan yang berselang seling, kaya akan selulosa dengan sedikit pektin. Air dalam seluruh dinding sel kurang lebih nya 67%. Roelofsen (1959)diman menyatakan bahwa di dalam Petasites, dinding sel kolenkim juga berisi 45% pektin, 35% hemiselulosa, atau 20% selulosa. Dinding sel kolenkim Petasites ini juga terdiri dari 7-20 lamela yang akan bergantian maupun berseling antara lamela yang akan mengandung banyak suatu seluosa dan lamela yang mengandung sedikit selulosa.dimana Semakin mendekati lumen sel, selulosanya semakin banyak.

Menurut Czaja (1961), lamela ini akan melintang pada penebalan dinding kolenkim pada banyak kebanyakan tumbuhan dapat dideteksi dengan alat mikroskop cahaya terpolarisasi. Chafe (1970) telah banyak mengamati bahwa orientasi mikroserabut selulosa dalam lamela yang berurutan ini akan bergantian melintang dan membujur. Selama perkembangan penebalan dinding,akan terjadi penambahan lapisan mikroserabut yang akan mengelilingi seluruh sel sehingga dapat memperluas keliling sel.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Jaringan Kolenkim, Fungsi, Macam Ciri dan Struktur, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda.
Read more

Pengertian SIG (Sistem Informasi Geografis) Menurut Para Ahli

Pengertian Sistem Informasi Geografis

Pengertian SIG (Sistem Informasi Geografis) Menurut Para Ahli  - Sistem Informasi Geografis merupakan suatu sistem informasi khusus yang mengelola  tentang data yang mempunyai informasi spesial (bereferensi keruangan). Atau pada arti yang lebih ringkas , SIG adalah suatu sistem komputer yang mempunyai kemampuan untuk dapat membangun, menyimpan, mengelola serta menampilkan informasi yang berefrensi geografis, sebagai contoh data yang diidentifikasi menurut dari lokasinya, pada suatu database. 

Ilustrasi Sistem Informasi Geografis

Pengertian Sistem Informasi Geografis menurut para ahli


Berikut ini merupakan definisi sistem Informasi menurut para ahli :
  • Menurut Aronaff (1989)
    SIG merupakana suatu sistem informasi yang berdasarkan pada kinerja komputer yang memasukkan, yang mengelola,yang memanipulasi dan yang menganalisa data dan juga yang memberi uraian.
  • Menurut Burrough (1986)
    SIG adalah suatu alat yang bermanfaat dalam pengumpulan, penimbunan, pengambilan kembali data yang diinginkan serta penayangan data keruangan yang berasal dari dunia nyata.
  • Menurut Murai (1999)
    SIG ialah sebagai suatu sistem informasi yang digunakan untuk dapat memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisis serta menghasilkan data bereferensi geografis atau data geospatial, untuk dapat mendukung dalam pengambilan keputusan guna perencanaan serta pengelolaan penggunaan lahan dan lain sebagainya
  • Menurut Bernhardsen (2002)
    SIG  ialah sebagai sistem komputer yang digunakan untuk memanipulasi data geografi. Sistem tersebut akan diimplementasikan dengan perangkat keras serta perangkat lunak komputer yang berfungsi dalam akusisi & verifikasi data, kompilasi data, penyimpanan data, perubahan serta pembaharuan data.
  • Menurut Gistut (1994)
    SIG merupakan suatu sistem yang dapat mendukung dalam pengambilan keputusan \ serta mampu mengintegrasikan deskripsi-deskripsi lokasi dengan karakteristik-karakteristik fenomena yang ditemukan pada lokasi tersebut. Sistem Informasi Geografis yang lengkap tersebut mencakup metodologi serta teknologi yang diperlukan, antara lain data spasial perangkat keras, perangkat lunak serta struktur organisasi

Dari Definisi diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Geografis adalah sistem yang dapat mendukung dalam pengambilan keputusan yang data tersebut berdasarkan dengan lokasi nyata yang dibantu juga dengan komputerisasi.

sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Sistem informasi Geografis (SIG) semoga dapat bermanfaat untuk anda . salam hangat Pendidikanku.org

Read more

Pengertian Arthropoda, Ciri, Klasifikasi, Ukuran dan Bentuk Tubuh

Pendidikanku.Org - Kesempatan ini kita akan membahas mengenai Arthropoda, yang dilengkapi dengan beberapa point penting seperti Ciri, Klasifikasi, Ukuran dan bentuk tubuh dari Arthropoda, penjelasan selengkapnya akan diuraikan sebagai berikut :
Pengertian Arthropoda, Ciri, Klasifikasi, Ukuran dan Bentuk Tubuh

Pengertian Arthropoda

Arthropoda ini merupakan hewan dengan kaki beruas-ruas, berukuku serta bersegmen. Kata Arthropoda ini berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata yakni arthro yang artinya ruas serta podos yang artinya ialah  kaki. Arthropoda ini merupakan salah satu hewan tripoblastik selomata serta bilateral simetris.

Tubuh Arthropoda ini terdiri dari kepala, dada serta abdomen yang secara keseluruhan itu dibungkus oleh zat kitin dan jugakerangka luar (eksoskeleton). Pada umumnya diantara ruas-ruas tersebut terdapat bagian yang tidak mempunyai zat kitin sehingga ruas-ruas itu akan mudah untuk digerakkan. Pada waktu tertentu kulit serta tubuh Arthropoda mengalami pergantian kulit atau eksdisis.

Ciri-ciri Arthropoda

Dibawah ini merupakan ciri-ciri arthropoda diantaranya ialah sebagai berikut :

1). Tubuh tersegmentasi.

Artinya ialah mereka akan mempunyai tubuh yang terdiri dari lebih dari satu bagian.Seperti Laba-laba tersebut mempunyai dua segmen serta lalat mempunyai tiga segmen.

2). Banyak kaki bersendi atau anggota badan

Laba-laba itu mempunyai 8 kaki, kaki seribu juga bisa mempunyai Ratusan serta juga lalat mempunyai tiga segmen.

3). Sebuah eksoskeleton

Hal Ini merupakan kerangka eksternal. Seperti misalnya baju besi yang melindungi tubuh arthropoda. Pada saat arthropoda itu lahir eksoskeleton yang lembut tapi mengeras dengan cepat serta dapat/bisa ditumpahkan saat makhluk tumbuh. Arthropoda ini merupakan invertebrata, yang artinya bahwa mereka tidak lagi memiliki tulang belakang.

4). Berdarah Dingin

Arthropoda ini ialah jenis berdarah dingin – yang berarti, suhu tubuh mereka itu tergantung pada suhu lingkungan sekitar mereka. Arthropoda ini merupakan beberapa hewan paling menarik di dunia!

5). Habitat

Arthropoda ada di seluruh dunia yang di dalam distribusinya itu mereka serta menempati segala macam habitat termasuk juga laut dalam, perairan pesisir, habitat darat, sungai serta sungai air tawar, hutan, gurun, semak belukar, dan juga padang rumput.

Klasifikasi Arthropoda

Berikut dibawah ini merupakan klasifikasi arthropoda dengan berdasarkan struktur tubuhnya. Arthropoda ini dapat dibedakan menjadi 4 tipe diantaranya ialah sebagai berikut

1). Arachnoidea

Arachnoidea ini  berasal dari bahasa yunani yakni arachno yang artinya ialah laba-laba. Contoh dari arachonoidea ini sendiri ialah kalajengking, laba-laba, tungau. Yang pada umumnya arachnoidea ini mempunyai sifat parasite yang dapat merugikan manusia, hewan atau juga tumbuhan.

2). Insecta (serangga)

Istilah insecta yang dalam bahasa latin ialah serangga. Insecta ini merupakan satu-satunya kelompok dari invertebrate yang bisa/dapat terbang. Adapun penyebaran dari insect ini juga sangatlah luas dengan kenakeragaman tinggi di antara kelas-kelas yang lain.

3). Crustacea

Crustacea ini merupakan salah satu hewan air yang mampu untuk hidup di laut serta juga di air tawar. Dimana crustacean ini sendiri memiliki tubuh yang bersegmen (beruas) serta juga terdiri dari sefalotoraks (kepala serta dadanya itu menjadi satu) serta abdomen (perut).

4). Myriapoda

Myriapoda ini merupakan gabungan dari kelas Chilopoda serta Diplopoda yang mana tubuhnya itu beruas-ruas dan dari tiap-tiap ruasnya itu memiliki satu pasang atau dua pasang kaki.

Ukuran Dan Bentuk Tubuh Arthropoda

Ukuran dari tubuh Arthropoda ini beragam, ada yang memiliki ukuran kecil kurang dari 0,1 mm (misalnya tungau serta kutu) sampai ada juga yang berukuran lebih dari 3 m (misalnya seperti kepiting Macrocheira kaempferi). Bentuk tubuh Arthropoda ini juga sangat bervariasi. Tubuhnya yang simetri bilateral dan juga dilindungi oleh eksoskeleton (rangka luar).

Arthropoda ini juga mempunyai anggota tubuh dengan struktur serta fungsi yang berbeda-beda, misalnya seperti sayap untuk terbang, kaki untuk berjalan atau juga berenang, capit untuk dapat menangkap mangsa, alat kopulasi, alat untuk pertahanan tubuh serta juga alat reseptor sensori.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Arthropoda, Ciri, Klasifikasi, Ukuran dan Bentuk Tubuh, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih
Read more

Pengertian Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler

Pengertian Imigrasi, emigrasi, Terlengkap

Pengertian Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler - berikut ini adalah pengertian dari Pengertian Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler , antar lain sebagai berikut :
  • Pengertian Imigrasi
   Pengertian Imigrasi merupakan suatu perpindahan orang atau penduduk dari satu tempat atau negara luar ke dalam negeri, dengan tujuan ialah menetap. Orang yang melakukan imigrasi tersebut disebut imigran. Contoh orang singapure pindah dan menetap ke Indonesia
  • Pengertian Emigrasi
   Pengertian Emigrasi merupakan suatu  perpindahan orang atau penduduk dari suatu wilayah atau negara asal ke negara luar dengan tujuan ialah bekerja atau menetap. Orang yang melakukan emigrasi tersebut disebut dengan emigran. Sebagai contoh orang Indonesia pergi ke Singapure dan menjadi tenaga kerja Indonesia.

    Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler
    Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler
  • Pengertian Remigrasi
    Pengertian Remigrasi merupakan suatu  perpindahan atau juga pemulangan suatu orang atau penduduk asing ke negara asalnya. Sebagai Contoh TKI di Singapure dipulangkan kembali ke Indonesia.
  • Pengertian Urbanisasi
    Pengertian Urbanisasi merupakan suatu  perpindahan penduduk dari desa ke kota dengan tujuan  ialah menetap atau juga mencari pekerjaan. Contoh penduduk dari desa di daerah medan pergi ke Jakarta.
  • Pengertian Transmigrasi.
    Pengertian Transmigrasi merupakan suatu  perpindahan penduduk dari pulau yang padat ke daerah atau  pulau yang masih jarang penduduknya. Contoh penduduk dari pulau Sumatra pindah ke pulau Papua.
  • Pengertian Sirkuler
   Pengertian Sirkuler merupakan suatu  gerak penduduk dari suatu wilayah yang menuju wilayah lain dengan tidak ada niatan atau tujuan menetap di daerah tujuan. Contoh di Indonesia (menurut dari batasan sensus penduduk) sirkuler tersebut dapat didefinisikan ialah sebagai gerak penduduk yang melintasi suatu batas provinsi menuju ke provinsi lain dalam jangka waktu ialah 6 bulan.

Sekian dan terimakasih Sudah Membaca Tentang Pengertian  Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler Semoga Dapat bermanfaat untuk anda , Salam Hangat dari Pendidikanku.org
Read more

Pengertian Unsur Ekstrinsik Dalam Karya Sastra

Pengertian Unsur Ekstrinsik 


Pengertian Unsur Ekstrinsik serta Unsur-Unsur Ekstrinsik novel  - Pengertian Unsur Intrinsik adalah suatu Unsur luar yang bepengaruh pada suatu novel. Unsur-Unsur ekstrinsik adalah suatu latar belakang pengarang, kondisi sosial budaya, serta juga tempat atau juga lokasi novel tersebut dikarang.

Pengertian Unsur Ekstrinsik
Unsur Ekstrinsik  
Apabila Unsur Intrinsik ada maka begitu juga dengan Unsur Ekstrinsik pun disebabkan karena Unsur Intrinsik Novel serta Unsur Ekstrinsik Novel tersebut saling berhubungan antara 1(satu) sama lain, Meskipun pada pengertian Unsur Intrinsik novel serta juga Pengertian Unsur Ekstrinsik memiliki perbedaan tetapi keduanya saling terkait, Jika Unsur Intrinsik itu mengacu ke Isi Novel itu , Unsur ekstrinsik mengacu ke arah Luar dari Novel tersebut namun tetapi terdapat kaitannya dengan Isi novel tersebut, Jadi bisa dikatakan bahwa Unsur Intrinsik Novel serta Unsur Ekstrinsik dalam Novel itu saling berhubungan satu sama yang lain .
Didalam Unsur-Unsur Ekstrinsik ialah sebagai berikut :

Unsur-Unsur Ekstrinsik 


Unsur-unsur ekstinsik yang terdapat dalam suatu novel antara lain sebagai berikut :
  • Latar Belakang pengarang ialah menyangkut asal daerah atau juga suku bangsa, pekerjaan, agama , jenis kelamin, pendidikan, serta ideologi pengarang. Unsur-unsur tersebut sedikit banyak namun berpengaruh diisi novelnya. Sebagai contoh , novel yang dikarang orang Indonesia tersebut akan berbeda dengan novel yang dibuat oleh orang inggris, atau juga orang arab.
  • Kondisi Sosial Budaya, sebagai contoh , misalnya novel yang dibuat dizaman kolonial tersebut akan berbeda dengan novel dizaman kemerdekaan, atau juga pada masa reformasi. Novel yang dikarang oleh orang yang hidupnya tersebut  berada di tengah-masyarakat metropolis akan juga berbeda dengan novel yang dihasilkan oleh pengarang yang hidupny berada di tengah masyarakat tradisional.
  • Tempat atau kondisi alam, sebagai contoh misalnya suatu novel yang dikarang oleh orang yang hidup yang berada didaerah pertanian, sedikit banyak  juga akan berbeda dengan novel yang dikarangoleh orang yang terbiasa hidupnya berada didaerah gurun.

Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian Unsur Ekstrinsik dalam ilmu bahasa Indonesia , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku.Net
Read more