Pengertian Tempramen Dalam Kecakapan Personal

Tempramen adalah Temperamen adalah gaya perilaku seseorang dan cara khasnya dalam memberi tanggapan. Beberapa individu bertemperamen aktif, sedangkan yang lainnya tenang.Deskripsi ini menunjukkan adanya variasi temperamen.

Ilmuwan yang mempelajari temperamen berusaha mencari cara terbaik mengklasifikasikan temperamen. Klasifikasi paling terkenal adalah klasifikasi oleh Alexander Chess dan Stella Thomas. Mereka percaya bahwa ada tiga tipe atau jenis temperamen:
Anak mudah biasanya memiliki mood positif, cepat membangun rutinitas, dan mudah beradaptasi dengan pengalaman baru.
Referensi
Teori-teori temprament
''Hipocrates'' (460-370 SM) berpendapat bahwa dalam diri seseorang terdapat empat macam sifat yang didukung oleh keadaan konstitusional yang berupa cairan-cairan yang ada dalam tubuh orang, yakni: sifat kering, terdapat dalam chole (empedu kuning); sifat basah, terdapat dalam melanchole (empedu hitam); sifat dingin, terdapat dalam phlegma (lendir); dan sifat panas, terdapat dalam sanguis (darah).Keempat cairan tersebut ada dalam tubuh dengan porsi tertentu. Apabila seimbang maka orang dalam keadaan sehat (normal), begitu sebaliknya. 
Ada beberapa tipe Temprament:

  1. SanguinisSanguis (darah) dominanSifat : hangat, meluap-luap,pengaruh/kejadian luar dengan gampang masuk ke pikiran dan perasaan, lincah, bersemangat, dan pribadi yang menyenangkan , ramah kepada orang lain sehingga sering dikatakan ekstrovert Koleris
  1. Cairan empedu kuning dominanSifat : hangat, serba cepat, sanggup mencukupi keperluannya sendiri,  dan sangat independen. Dia cenderung tegas dan berpendirian keras. Dia dapat mempengaruhi lingkungannya dengan gagasan-gagasannya, rencananya, tujuan, dan ambisi-ambisi yang tak pernah surut.
  1. Melankolis
    - cairan melanchole (empedu hitam) dominan
  1. - cairan melanchole (empedu hitam) dominan
  1. - seorang analisis,suka berkorban, perfeksionis, emosi yang sensitif. Dia mudah menjadi introverd ketika perasannya dominan, lebih mudah murung dan depresi sehingga terkadang menarik diri, dan bisa menjadi seorang yang begitu antagonis.
  1. Phlegmatis- cairan phlegma ( lendir ) dominan- hidupnya tenang, gampangan dan tak pernah merasa terganggu dengan titik didih yang sedemikian tinggi sehingga dia hampir tak pernah marah. Dia tipe mudah bergaul dan paling menyenangkan 













Anak sulit cenderung bereaksi negatif, cenderung agresif, kurang kontrol diri, dan lamban dalam menerima pengalaman baru.
Anak lambat bersikap hangat biasanya beraktivitas lamban, agak negatif, menunjukkan kelambanan dalam beradaptasi, dan intensitas mood yang rendah.
Temperamen sulit atau temperamen yang merefleksikan kurangnya kontrol diri dapat membuat murid kena masalah.

Santrock, J. W. Psikologi Pendidikan, Jakarta: Kencana, 2010, hal. 160-161.
Chess, S.; Thomas, A. Temperamental Individuality from Childhood to Adolescence, Journal of Child Psychiatry 16, hal. 218-226.

Menurut Allport : Temperamen adalah gejala karakteristik daripada emosi individu, termasuk juga mudah tidaknya terkena rangsangan emosi, kekuatan serta kecepatannya bereaksi, kualitas kekuatan suasana hatinya, segala cara dari pada fluktuasi dan intensitas suasana hati. Gejala ini bergantung pada faktor konstitusional, dan karenanya terutama berasal dari keturunan.


''Galenus'' menyempurnakan ajaran Hipocrates tersebut. Bahwa apabila suatus cairan melebihi proporsi yang seharusnya (dominan), maka akan mengakibatkan adanya sifat-sifat kejiwaan yang khas. Sifat-sifat yang khas pada seseorang sebagai akibat dari dominannya salah satu cairan badaniah itu, Galenus menyebutnya “temperamen”. Lalu Galenus menggolongkan manusia ke dalam empat tipe temperamen yang berdasarkan pada dominasi salah satu cairan badaniahnya.







0 Response to "Pengertian Tempramen Dalam Kecakapan Personal"

Post a Comment