Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Pengertian Manajemen Pemasaran Lengkap

Pengertian Manajemen Pemasaran, Unsur, Konsep dan Perencanaan Manajemen Pemasaran


Pengertian Manajemen Pemasaran Lengkap - Pada kesempatan ini pendidikanku akan membahas mengenai manajemen pemasaran terdapat beberapa point- point dalam pembahas manajemen pemasaran ini yaitu pengertian manajemen yang dikemukakan oleh para ahli, kemudian unsur- unsur manajemen pemasaran, konsep pemasaran, dan perencanaan manajemen pemasaran. oke pada point pertama kita membahas sedikit tentang apa itu manajemen pemasaran.

Pengertian Manajemen Pemasaran Lengkap
Pengertian Manajemen Pemasaran Lengkap

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

  1. Menurut Dharmmesta & Handoko 1982,  mendefinisikan bahwa manajamen pemasaran adalah kegiatan / aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Dalam proses manajemn pemasaran dimulai sejak sebelum memproduksi serta tidak berakhir saat penjualan.
  2. Pendapat dari Kotler 1980, manajemen pemasaran merupakan menganalisa, merencanakan, melaksanakan serta pengawasan terhadap program yang mana tujuannya untuk menimbulkan pertukaran dangan pasar yang akan dituju dengan maksaud untuk mencapai tujuan perusahaan.
  3. Menurut, Buchari Alma (2004 : 130), Manajemen Pemasaran adalah merencanakan, pengarahan, serta pengawasan dari seluruh aktivitas/ kegiatan pemasaran perusahaan maupun bagian di pemasaran.
  4. Philip Kotler / Armstrong (2002 : 14), Manajemen pemasaran adalah analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian dari program yang dirancang untuk dapat menciptakan, membangun serta mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran dengan maksud untuk mencapai sasaran organisasi.

Jadi dari pengertian manajemen menurut para ahli diatas dapat kita simpulkan bahwa manajamen pemasaran adalah proses menganalisa, merencanakan, melaksanakan serta pengawasan terhadap program yang mana ujuannya untuk menimbulkan pertukaran dangan pasar yang akan dituju dengan maksaud untuk mencapai tujuan perusahaan.

Konsep Manajemen Pemasaran

Menurut Sofjan Assauri (1987:303) menjelaskan informasi adalah keterangan yang bersifat fakta, dalam artian data ataupun hasil dari analisis, pertimbangan ataupunn sebuah pandangan dari pemberi informasi.
Hal itu berkaitan dengan kondisi secara langsung terhadap kebutuhan dalam pengemabilan keputusan ataupun kebijakan dari manajemen.

Pengertian Manajemen Pemasaran Lengkap
Pengertian Manajemen Pemasaran Lengkap


Berikut ini unsur dalam manajemen pemasaran, 3 (tiga) unsur penting dalam manajemen pemasaran diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Orientasi pada konsumen atau pembeli
Umumnya produsen menghasilkan produk untuk upaya memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen, dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Konsumen ialah orientasi paling utama yang harus di pertimbangkan dalam segala macam bentuk strategi bisnis. Demikian juga dalam proses marketing atau penjualan, maka dalam bisnis selalu mengedepankan pihak konsumen yang merupakan strategi dari bagian konsep pemasaran yang perlu di perhatikan.

2. Perencanaan kegiatan-kegiatan pemasaran secara menyeluruh
Manajemen pemasaran setuju dengan adanya pengaturan secara dinamis sebagi bentuk dari penyusunan aktivitas-aktivitas dari pemasaran secara menyeluruh. Segala keperluan dalam bidang pemasaran mulai dari,
strategi, implementasi, penganalisaan, controlling (pegawasan) dan lain-lain yang berkaitan dengan aktivitas pemasaran harus dilakukan dengan secara tersusun, terarah, dan diatur secara rinci atau detail serta jelas, sehingga akan dapat mempermudah proses dalam pelaksanaan serta contolling (pengawasan).Evaluasi terhadap manajemen pemasaran salah satunya di dasarkan dengan kegiatan penyusunan secara menyeluruh tersebut.

3. Kepuasan konsumen
(Konsumen adalah Raja) Kepuasan konsumen menjadi unsur yang penting juga yang harus di perhatikan dalam menyusun strategi pemasaran. Manajemen pemasaran yang bagus menyetujui adanya hasil keputusan para konsumen sebagai akibat dari proses pemasaran yang berjalan. Kepuasan dari konsumen tidak hanya diukur dan dilihat dari bagaimana kualitas produk yang dihasilkan, akan tetapi dari bagaimana cara ataupun  starategi pemasaran yang dijalankan.

Sedangkan dalam fungsi pemasaran sendiri adalah kegitan/aktivitas yang dilakukan pada setipa bisnis yang terlibat kedalam menggerakkan produk dari produsen sampai pada konsumen. (William J.Shultz)

diutarakan oleh Sofjan Assauri (1987:19) fungsi pemasaran diklasifikasikan menjadi tiga yaitu:
  1. Fungsi penjualan serta pembelian
  2. Fungsi suply fisik, yaitu menyangkut distribusi serta penyimpanan
  3. Fungsi penunjang, yaitu pengamanan, standarisasi serta grading, penanggungan terhadap resiko yang ada, informasi pasar, serta keuangan.

Konsep Manajemen Pemasaran

Falsafah pada konsep pemasaran tersebut bertujuan untuk bisa memberikan kepuasan kepada keinginan & kebutuhan konsumen. Dari seluruh kegiatan / aktivitas dalam perusahaan yang menganut konsep pemasaran yang harus diarahkan untuk memenuhi tujuan tersebut.
Dengan secara definitif dapat dikatakan oleh  (Stanton, 1978) bahwa: Konsep Pemasaran adalah suatu falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan pembeli / konsumen adalah syarat ekonomi & sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.

Elemen-Elemen Konsep Pemasaran

Terdapat Elemen-elemen Penting Dalam Konsep Pemasaran antara lain sebagai berikut :
Elemen Penting dalam Konsep Pemasaran:
  1. Market oriented berorientasi pada keinginan Konsumen
  2. Penyusunan kegiatan pemasaran secara terpadu
  3. Pencapaian tingkat kepuasan Konsumen
  4. Konsep Manajemen pada hakikatnya mencakup upaya dan strategi yang ditempuh manajemen dalam rangka untuk mencapai tingkat kepuasan konsumen.

Beberapa istilah-istilah yang penting dalam konteks pemasaran 
  1. Produk (barang, jasa, ide)
  2. Nilai
  3. Biaya;
  4. Kepuasan
  5. Pasar

Perencanaan Strategi Pemasaran

  1. Strategi Pemasaran (Marketing Strategy) merupakan proses menentukan target pasar dengan strategi bauran pemasaran yang terkait dimanapun:
  2. Target Market; merupakan sekelompok pelanggan homogen / pasar yang ingin dilayani permintaannya oleh perusahaan.
  3. Bauran Pemasaran (Marketing Mix); merupakan variabel-variabel yang disusun oleh perusahaan dalam rangka guna memuaskan target market tersebut. Marketing Mix merupakan kombinasi dari empat variabel atau aktivitas yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yaitu : produk, struktur harga, kegiatan promosi dan juga sistem saluran distribusi. Variabel-variabel marketing mix ini dapat dipakai sebagai dasar dari mengambil sebuah strategi usaha untuk bisa mendapatkan posisi yang sangat strategis dipasar.
Baca juga artikel terkait : 

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian manajemen pemasaran semoga dapat bermanfaat untuk anda.
pendidikanku.org

Pengertian Web Developer, Web Designer, Dan Webmaster

Pengertian Web Developer, Web Designer, Dan Webmaster Terlengkap dan perbedaannya

Pengertian web developer, web designer, dan webmaster - Pada kesempatan ini pendidikanku.org akan membahas tentang pengertian web developer? bagaimana menjadi web developer ? oke langsung saja kita ke point pertama yakni apa sih web developer itu ? penjelasan mengenai pengertian Web Designer, Dan Webmaster.


Pertama- tama kita cari tahu dulu pengertian dari Website dan Developer ? bagi pengguna internet pasti tidak asing dikata www (world wide web) dikenal juga dengan sebut web adalah salah satu layanan yang dapat digunakan oleh user yang terhubung dengan internet. Website atau situs bisa kita artikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk dapat menampilkan informasi teks, gambar , video, animasi, suara, atau gabungan dari semuanya disebut juga dengan multimedia (baca lebih lanjut di pengertian media dan jenis media ) itu membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
Menurut Boone (Thomson), Web adalah koleksi sumber informasi kaya grafis yang saling berhubungan satu sama lain dalam internet yang lebih besar.
Kemudian apa pengertian developer (pengembang), Developer adalah programmer yang sudah terlatih, mereka tidak hanya menyelesaikan sebuah masalah, tetapi juga membangun suatu produk. Mereka melakukan itu sesuai dengan prinsip-prinsip desain serta implementasi rekayasa perangkat lunak, termasuk juga hal-hal seperti :
  1. kinerja,
  2. maintainability,
  3. skalabilitas,
  4. ketahanan, dan 
  5. idealnya keamanan diikutkan juga.

Developer juga dapat dikatakan sebagai seseorang yang bisa menggunakan banyak sistem serta bahasa pemrograman yang berbeda dan juga bisa membuatnya terhubung satu dengan yang lain.

Web Developer

Jadi dari pengertian web dan developer diatas dapat kita simpulkan bahwa Web Developer adalah seseorang yang menciptakan aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemograman, web developer berperan sebagai penghubung dari semua sumber daya yang akan digunakan pada website, mulai dari membuat halaman website statis / dinamis, pemanggilan database, sampai mengatur cara pengunjung untuk berinterkasi dengan elemen / unsur dari website tersebut. 

Seorang web developer yang pakar terbiasa dengan bahasa pemrograman, baik itu di sisi server ( server-side scripting ) ataupun dari sisi client ( client-side scripting ), serta dari segi aspek database (basis data) yang akan digunakan.

Bagaimana menjadi web developer 

 Bagi kalian yang berminat menjadi web developer, hal-hal dibawah ini merupakan pengetahuan yang harus dipelajari . Berikut adalah bagian aplikasi yang harus dipahami oleh seorang web developer.

  1. Client-side: JavaScript
  2. Server side: ASP, ASP.NET, Java, Perl, PHP, Python, Ruby, dsb.
  3. Databases: MySQL, Oracle, dsb.

Seorang web developer tidak terlalu mementingkan aspek interface, karna umumnya setelah scripting dari aplikasi web sudah selesai dibuat oleh web developer maka akan diserahkan selanjutnya kepada web designer untuk dapat menciptakan tampilan yang baik.

Web Designer
Web designer adalah seseorang yang bekerja dengan unsur-unsur visual pada suatu halaman web.
web designer mengintegrasikan komponen seperti gambar, file flash, atau multimedia kedalam halaman website yang dibuat untuk menambah pengalaman visual user, atau untuk melengkapi content page. Pemahaman mengenai Client-side scripting, HTML, CSS, bagaimana cara memanipulasi image dan animasi merupakan beberapa hal yang harus dikuasai oleh web designer.

Bagaimana menjadi sebagai Web Designer

hal -hal dibawah ini adalah pengetahuan yang harus dipelajari untuk menjadi web designer, antara lain sebagai berikut :

  1. Client-side scripting: JavaScript
  2. Server-Side scripting: PHP, ASP, dsb.
  3. Cascading Style Sheets
  4. HTML
  5. Manipulasi image : Adobe Photosop, GIMP, Corel Draw, dsb.
  6. Animasi, biasanya berupa flash.

Web designer dapat bekerja dalam tim untuk bisa memastikan tampilan website tersebut bekerja dengan baik (user friendly).  Yang  harus dipahami oleh  seorang web designer adalah usability (kegunaaan), standar W3C untuk HTML & CSS serta kompabilitas tampilan pada jenis -jenis browser yang berbeda.

Webmaster

Webmaster adalah gabungan dari web developer dan web desaigner , bahkan webmaster juga bertugas untuk  memelihara aplikasi web yang digunakan. Sebagai catatan tambahan, webmaster bisa juga bertanggung jawab untuk dapat melakukan optimisasi mesin pencari atau dalam bahasa inggrisnya Search Engine Optimization  ( SEO ), mengisi content pada website, hingga ‘memasarkan’ website tersebut.

Jadi, sebagai seorang web developer, kemampuan logis sangat dibutuhkan dalam mengatur alur aplikasi web yang dibuat. Sedangkan web designer lebih membutuhkan kemampuan dalam artistik serta kreatifitas. Dan sebagai seorang webmaster, tentu akan membutuhkan kemampuan logis, artistik dan juga pengalaman yang memadai dibidangnya.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian Web developer, web designer, dan webmaster serta perbedaan dari ketiganya, semoga dapat bermanfaat untuk anda. 
Pendidikanku.org

Norma Yang Tidak Sesuai Dengan Pancasila

Norma Yang Tidak Sejalan Dengan Pancasila

Norma Yang Tidak sesuai Dengan Pancasila -Berikut ini adalah contoh norma atau perilaku sebuah golongan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila , khususnya Pada Sila ke-tiga yaitu "Persatuan Indonesia"

Contoh Norma yang tidak sejalan dengan Pancasila

berikut ini adalah contoh gologan yang tidak sejalan dengan Pancasila antara lain ialah sebagai berikut :
Norma Yang Tidak Sejalan Dengan Pancasila
Bhineka Tunggal Ika

1. Gerakan Aceh Merdeka 
Gerakan Aceh Merdeka (GAM) adalah suatu organisasi separatis yang mempunyai tujuan supaya Aceh lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Konflik diantara pemerintah RI serta juga GAM yang diakibatkan oleh perbedaan keinginan ini sudah berlangsung sejak tahun 1976 dan juga menyebabkan meninggalnya hampir sekitar 15.000 jiwa.
GAM itu pertama kali di deklarasi pada 4 Desember 1976. Gerakan tersebut mengusung nasionalisme Aceh dengan secara jelas. Nasionalisme yang dibangun sebagai pembeda dengan nasionalisme Indonesia yang sebelumnya sudah ada.

2. Organisasi Papua Merdeka (OPM) 
Organisasi Papua Merdeka (OPM) adalah suatu gerakan nasionalis yang berdiri ditahun 1965 yang bertujuan untuk dapat mewujudkan kemerdekaan Papua di bagian barat dari pemerintahan Indonesia. Sebelum pada era reformasi, provinsi yang sekarang terdiri dari Papua dan Papua Barat ini disebut dengan nama Irian Jaya. 
OPM ini merasa bahwa mereka tidak mempunyai hubungan sejarah dengan bagian Indonesia yang lain ataupun juga negara-negara Asia lainnya. Penyatuan wilayah ini ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak tahun 1969 adalah buah dari perjanjian antara Belanda dengan Indonesia yang mana pihak Belanda menyerahkan wilayah tersebut yang selama ini dikuasainya kepada bekas jajahannya yang merdeka, Indonesia. Perjanjian tersebut dianggap  OPM ialah sebagai penyerahan dari tangan satu penjajah kepada yang lain. 

dari kedua contoh di atas maka dapat disimpulkan bahwa golongan-golongan tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung didalam pancasila , khususnya pada sila ke-tiga.

Unsur-Unsur yang Terkandung dalam Pancasila


Dikarenakan pada sila ke-tiga mengandung unsur-unsur sebagai berikut :

  1. Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, serta jugakeselamatan bangsa dan juga negara di atas segala kepentingan pribadi atau juga golongan.
  2. Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan juga negara.
  3. Cinta akan Tanah Air serta Bangsa.
  4. Bangga sebagai Bangsa Indonesia serta juga ber-Tanah Air Indonesia.
  5. Memajukan pergaulan untuk persatuan dan juga kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
Bhinneka Tunggal Ika adalah suatu moto atau juga semboyan Indonesia. Frasa tersebut berasal dari bahasa Jawa Kuna dan juga seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.

Diterjemahkan dengan per patah kata, kata bhinneka itu berarti "beraneka ragam" atau "berbeda-beda". Kata neka didalam bahasa Sanskerta itu berarti "macam" dan juga menjadi pembentuk kata "aneka" didalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti "satu". Kata ika tersebut berarti "itu". 

Dengan secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika jika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun berbeda-beda namun tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap ialah satu kesatuan. Semboyan tersebut digunakan untuk dapat menggambarkan persatuan serta juga kesatuan Bangsa dan juga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama serta jugakepercayaan.

Sekian dan Terimakasih sudah membahas mengenai Norma yang tidak sesuai dengan pancasila , semoga dapat bermanfaat untuk anda para pembaca pendidikanku.org

Pengertian Konjungsi Dan Macam-Macam Konjungsi

Pengertian Konjungsi Dan Macam-Macam Konjungsi


Pengertian Konjungsi Dan Macam-Macam Konjungsi - Konjungsi (kata penghubung) merupakan suatu kata atau ungkapan yang memiliki tugas untuk menjadi penghubung diantar kata, diantar kalimat, atau diantar paragraf sehingga akan membentuk makna yang gramatikal. Konjungsi tersebut diperlukan supaya kata, kalimat, maupun paragraf didalam suatu karangan  akan menjadi teratur. Keteraturan itu sangat penting  untuk memperlihatkan adanya suatu kepaduan diantara kata, kalimat, maupun paragraf satu dengan yang lainnya. Kepaduan itu dititikberatkan pada suatu hubungan antara ketiga unsur itu. Dalam kaitannya dengan suatu hubungan antarkalimat ini, konjungsi akan berperan sangat penting.  Pemakaian konjungsi didalam kalimat bukan untuk dapat menerangkan kata. Namun tetapo, tidak lebih dari sekedar alat penghubung yang berfungsi untuk dapat mempertegas serta memperpadu makna.

Pengertian Konjungsi Dan Macam-Macam Konjungsi
Pengertian Konjungsi Dan Macam-Macam Konjungsi

Macam Macam Konjungsi

Pengertian Konjungsi Dan Macam-Macam Konjungsi - Pembagian dari macam-macam konjungsi itu ditentukan dengan berdasarkan letaknya. Dari tinjauan itu , konjungsi terbagi menjadi 2 macam, yakni konjungsi intrakalimat serta juga konjungsi ekstrakalimat. dan untuk konjungsi ekstrakalimat itu dibagi lagi menjadi 2 macam, yakni konjungsi intratekstual dan konjungsi ekstratekstual. Berikut ini merupakan penjelasan secara singkat kami dari masing-masing konjungsi tersebut:

Konjungsi Intrakalimat

pengertian konjungsi - Konjungsi intrakalimat merupakan suatu konjungsi yang menghubungkan satuan-satuan frase dengan frase, kata dengan kata,  ataupun klausa dengan klausa. Beberapa dari kata yang termasuk dalam konjungsi intrakalimat antara lain ialah sebagai berikut:
agar, andaikata,sambil, ketika, meski, meskipun, maka, padahal, apabila, jika, jikalau, hingga, sampai, atau, bahwa, baik…maupun, daripada, demi,  kalau, seandainya, lalu.
Berikut ini beberapa contoh konjungsi intrakalimat:
  1. Dedi berolahraga apabila badannya ingin tetap sehat.
  2. Ayah tidak akan sakit andaikata dia tidak begadang tadi malam.
  3. Anita boleh bermain ketika sudah menyelesaikan pekerjaannya dirumah.
  4. Wawan mendengarkan lagu sambil lari pagi
  5. Anita harus belajar dari jam 1 sampai jam 2.
  6. Rian masih mengulangi kesalahan meskipun sudah diperingatkan.

Konjungsi EkstraKalimat

Konjugnsi Ekstrakalimat adalah gabungan antara konjungsi intratekstual - dan konjungsi Ekstratekstual

Konjungsi Intratekstual
Konjungsi intratekstual merupakan suatu konjungsi yang menghubungkan paragraf dengan paragraf  atau kalimat dengan kalimat . Beberapa yang termasuk ke dalam konjungsi intratekstual antara lain ialah sebagai berikut:
akan tetapi,meskipun demikian, oleh karena itu, selain itu, di samping itu,  sementara itu, tambahan pula, walaupun demikian, sebaliknya.
Berikut ini contoh konjungsi ekstrakalimat:
  1. Budi akhirnya mengakui kesalahannya, Meskipun, semuanya itu sudah terlambat.
  2. Rian adalah anak yang nakal akan tetapi rian juga rajin
  3. Rian anak yang pintar oleh karena itu ibu membelikannya baju

Konjungsi Ekstratekstual

Pengertian konjungsi - Konjungsi ekstratekstual didefinisikan ialah sebagai konjungsi yang menghubungkan dunia di luar bahasa dengan suatu wacana. Konjungsi ekstratekstual umumnya digunakan di dalam sebuah naskah lama. Beberapa yang termasuk ke dalam konjungsi ekstratekstual antara lain  sebagai berikut:
Adapun, alkisah, arkian, hatta, bermula, syahdan
Berikut ini merupakan  contoh  konjungsi ekstratekstual:
  1. Alkisah pada zaman dahulu..
  2. bermula pada kejadian tersebut...
Baca juga artikel terkait :

Dan demikian pengertian mengenai pengertian konjungsi dan macam-macam konjungsi , semoga dapat bermanfaat bagi semua , salam hangat dari Pendidikanku

Pengertian Sinonim, Antonim, Hiponim, Polosemi, dan Homonim

Pengertian Sinonim, Antonim, Hiponim, Polosemi, dan Homonim

Pengertian Sinonim, Antonim, Hiponim, Polosemi, dan Homonim - Pada kesempatan ini Pendidikanku akan membahas mengenai pengertian Sinonim , pengertian antonim , pengertian hiponim , pengertian polosemi , dan pengertian homonim.

Pengertian Sinonim

Sinonim merupakan suatu kata yang mempunyai arti sama namun memiliki bentuk yang berbeda. Beberapa Contoh Sinonim:

  1. Abang = Kakak
  2. Tumbuhan = Flora
  3. Binatang = Fauna
  4. Bohong = Dusta
  5. Ayah = Papa
  6. Ibu= Mama

Pengertian Antonim

Antonim merupakan suatu kata yang memiliki arti yang berlawan atau yang biasa disebut dengan lawan kata. Beberapa Contoh Antonim :

  1. Keras = Lembut
  2. Salah = Benar
  3. Panjang = Pendek
  4. Hidup = Mati
  5. Asli = Palsu
  6. Atas = Bawah
  7. Kanan = Kiri


Pengertian Hiponim

Hiponim merupakan suatu kata yang memiliki arti hierarkies (anggota dari kata yang lebih umum), atau yang biasa disebut dengan kata-kata yang terwakili maknanya oleh kata yang lebih umum.
Beberapa Contoh Hiponim :
  1.  Olaha RagaHimponimnya : Basket.Voli,Senam
  2.  Kendaraan Hiponimnya : motor,mobil,sepeda
  3. Film Hiponimnya : Horror, Action, Romantic, Comedy
Baca juga Pengertian Sastra

Pengertian Polisemi

Polisemi merupakan suatu kata yang mempunyai banyak arti.
Beberapa Contoh Polisemi :
Bisa = Racun ular dan Bisa = Dapat/Mampu
Massa = Kumpulan masyarakat dan  Massa = Berat benda dan Massa = Sekelompok Orang
Kepala = Bagian tubuh dan  Kepala = Pemimpin

Pengertian Homonim

Homonin merupakan suatu kata yang bentuk (ejaan) / lafalnya sama namun tetapi mempunyai arti yang berbeda. Homonim tersebut dapat dibagi menjadi dua, yaknio homofon dan homograf. Homofon merupakan kata yang lafalnya sama namun tetapi bentuk serta artinya berbeda. Sedangkan homograf merupakan kata yang bentuk (ejaan) serta lafalnya sama namun tetapi mempunyai makna yang berbeda.
Beberapa Contoh Homonim :

1. Pengertian Homofon :
  1. kali (sungai) dan kali (perkalian)
  2. catur (empat) dan catur (permainan catur)
  3. teras (pejabat teras) dan teras (serambi)
  4. massa (kumpulan orang) dan masa (waktu)
  5. buku (kitab) dan buku (ruas)

2. Pengertian Homograf :
  1. letak(tempat) - letak(jilat "sunda")
  2. teras(bangunan samping rumah) - teras(tambal)
  3. ngepel(bersihkan lantai) - ngepel(genggam jari)
  4. cela(bantah) - cela(lubang kecil)
  5. memerah(susu sapi) - memerah(menjadi merah)

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Sinonim, Antonim, Hiponim, Polosemi, dan Homonim Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam hangat dari Pendidikanku

Pengertian Paragraf Argumentasi Dan Struktur Argumentasi

Paragraf Argumentasi

Pengertian Paragraf Argumentasi - Istilah dari Argumen dalam paragraf itu bermaknakan 'alasan'. Pengertian argumentasi merupakan pemberian suatu alasan yang kuat serta menyakinkan. Dengan demikian kita dapat menyimpulkan bahwa pengertian paragraf argumentasi, Paragraf argumentasi merupakan paragraf yang mengemukakan pendapat, alasan,contoh serta bukti-bukti yang kuat dan juga menyakinkan. Tujuannya idari argunmentasi tentu untuk dapat mempengaruhi orang lain (Para pembaca) sehingga mereka dapat membenarkan pendapat, sikap, serta keyakianan penulis.

Pengertian Paragraf Argumentasi Dan Struktur Argumentasi
Argumentasi

Ciri-ciri Paragraf argumentasi

Argumentasi memiliki ciri" ialah sebagai berikut :
  1. Memerlukan fakta untuk dapat pembuktian berupa gambar atau pun grafik
  2. Menggali sumber ide dari melakukan pengamatan, pengalaman, serta penelitian.
  3. Penutup berisi kesimpulan
  4. terdapat pendapat serta ada alasannya.
  5. pernyataan, ide, maupun pendapat yang dikemukakan oleh penulisnya.
  6. alasan, data, / fakta yang mendukung
  7. pembenaran berdasarkan data serta fakta yang disampaikan.
  8. Pada akhir paragraf maupun karangan, perlu disajikan dengan kesimpulan.

Struktur Paragraf Argumentasi

Struktur dalam membuat paragraf argumentasi ialah sebagai berikut :
  • - Pernyataan Masalah
  • - Alasan atau data atau fakta pendukung
  • - Pembenaran berdasarkan data atau fakta
  • - Kesimpulan

Tujuan yang ingin dicapai melalui pemaparan argumentasi

Pengertian Paragraf Argumentasi - Tujuan dari pemaparan argumentasi ialah sebagai berikut :

  1. melontarkan pandangan atau pendirian
  2. mendorong maupun mencegah suatu tindakan
  3. mengubah tingkah laku para pembaca
  4. menarik simpati

Tahap – Tahap Meyusun Karangan Argumenatsi

tahap-tahap dalam menyusun karangan argumentasi ialah sebagai berikut ini :
  1. Menentukan topik  atau tema
  2. Menetapkan tujuan dari karangan argumentasi
  3. Mengumpulkan data dari berbagai sumber yang ada
  4. Menyusun kerangka karangan yang sesuai dengan topic yang dipilih
  5. Mengembangkan kerangka tersebut menjadi karangan argumentasi

Sekian dan Terimakasih sudah membaca mengenai pengertian argumentasi , pengertian paragraf argumentasi , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku

Pengertian Sastra, Ciri-Ciri Sastra, dan Fungsi Sastra

Pengertian Sastra


Pengertian Sastra, Ciri-Ciri Sastra, dan Fungsi Sastra - Pada kesempatan kali ini Pendidikanku.Net akan membahas mengenai pengertian sastra, ciri-ciri  sastra, fungsi sastra dan jenis-jenis karya sastra. Point-point tersebut akan dibahas dengan jelas dan mudah dimengerti oleh para pembaca pendidikanku. 

Pengertian Sastra, Ciri-Ciri Sastra, dan Fungsi Sastra
Pengertian Sastra
Secara umum, Pengertian Sastra adalah sebuah karya yang indah , baik itu tulisan serta juga lisan. Dengan berdasarkan dari asal usul, definisi sastra diistilahkan ialah sebagai "kesustraan" susastra  yang berasal dari bahasa sansekerta, yakni sastra. "su" yang berartikan bagus atau juga indah, sedangkan dari "sastra" yang berartikan "buku, tulisan atau juga huruf". Dengan secara etimologi, dari arti kedua kata tersebut bisa disimpulkan bahwa arti dari "susastra atau sastra"  adalah suatu tulisan yang indah.


Istilah dari sastra tersebut terus mengalami perkembangan. Kesusastraan tersebut tidak hanya berupa dengan tulisan, namun tetapi kesusastraan juga ada yang berbentuk lisan. Karya semacam itu dinamakan ialah dengan sastra lisan. Oleh sebab itu, sekarang yang dinamakan dengan kesusastraan tersebut meliputi karya sastra lisan serta tertulis dengan ciri khasnya terdapat pada suatu keindahan bahasanya.

Pengertian Sastra, Ciri-Ciri Sastra, dan Fungsi Sastra

Ciri - Ciri Sastra

Ciri-Ciri Karya Sastra - Sastra tersebut mempunyai karakteristik atau juga ciri-ciri yang bisa digolongkan atau juga dinamakan karya sastra. Ciri-ciri karya satra antara ialah sebagai berikut :
  1. Isinya itu menggambarkan manusia dengan berbagai persoalannya
  2. Bahasanya yang indah atau juga tertata baik
  3. Gaya penyajiannya yang menarik yang berkesan dihati pembacanya maupu pendengarnya

Fungsi Sastra

Fungsi Karya Sastra - Dalam menciptakan suatu karya sastra mempunyai fungsi yang bertujuan bagi para pembaca serta juga pendengar. Fungsi karya sastra antara lain ialah sebagai berikut :

  • Fungsi rekreatif ialah sastra yang memberikan kesenengan atau juga hiburan bagi pembacanya dan juga pendengarnya
  • Fungsi didaktfi ialah sastra yang memberikan suatu wawasan pengetahuan tentang seluk-beluk kehidupan manusia bagi pembaca dan juga pendengernya
  • Fungsi estetis ialah suatu sastra yang mampu untuk memberikan keindahan pembaca dan juga pendengarnya
  • Fungsi moralitas ialah sastra yang memberikan pengetahuan bagi pembaca dan pendengarnya tentang moral yang baik serta buruk.
  • Fungsi religius ialah suatu sastra yang menghadirkan karya yang didalamnya mengandung terkandung ajaran agama yang diteladani oleh pembacanya dan pendengarnya.
Sekian dan Terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Sastra, Ciri-Ciri Sastra, dan Fungsi Sastra , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam hangat dari Pendidikanku.org