Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap Beserta Contohnya

Pendidikanku.Org - Kesempatan ini pendidikanku akan menshare mengenai apa pengertian omnivora, herbivora dan karnivora beserta dengan contohnya. Hewan (binatang) adalah suatu kelompok organisme yang diklasifikasikan di dalam kerajaan Animalia disebut juga metazoa, merupakan salah satu dari banyak makhluk hidup di bumi. Sebutan lainnya ialah flora dan fauna. baca juga pengertian flora dan fauna lengkap
Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap
Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap
Hewan dalam pengertian sistematika modern hanya mencakup kelompok multiseluler seta diselenggarakan dalam fungsi yang berbeda (jaringan), sehingga kelompok ini disebut juga dengan histozoa. Semua binatang heterotrofik ialah yang tidak dapat menciptakan energi sendiri, tetapi harus mengambil dari lingkungan sekitarnya

Dari Macam – Macam Mahluk tersebut Terbagi Menjadi 3 Golongan yakni:
  1. Omnivora
  2. Herbivora
  3. Karnivora

Pengertian Omnivora Dan Contohnya

Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap
Omnivora
Omnivora (sarwaboga) adalah spesies yang memakan tumbuhan dan hewan sebagai sumber makanan, Omnivora merupakan kombinasi dari dua jenis golongan hewan di atas yang digabungkan antara hewan herbivora dan karnivora. contoh hewan omnivora adalah :


Contoh Hewan Omnivora

1. Tikus (Rattus argentiventer)
2. Monyet (Macaca fascicularis)
3. Burung (Aves)
4. Babi (Sus barbatus)
5. Ayam (Gallus gallus domesticus)

Pengertian Herbivora Dan Contohnya

Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap
Herbivora
Herbivora (lataboga) adalah hewan yang hanya memakan tumbuh-tumbuhan saja sebagai sumber energi berbeda dengan omnivora yang memakan tumbuhan dan hewan. Manusia tidak herbivora melainkan manusia omnivora, tapi tidak semua manusia mau memakan daging, orang-orang yang memilih untuk tidak makan daging ini disebut dengan vegetarian atau nabatiwan. Herbivora adalah suatu organisme yang memakan tumbuhan atau protein dari tanaman.

Hewan yang termasuk ke dalam jenis golongan herbivora memiliki karakteristik sendiri umumnya herbivora hewan memiliki geraham untuk dapat mengunyah tanaman menjadi lembut serta gigi seri yang berfungsi untuk dapat memotong tanaman sebelum dikuyah. Biasanya herbivora dimanfaatkan oleh manusia untuk diambil dagingnnya contoh kerbau sapi. kambing, kuda. dan lain-lain.


Contoh Herbivora

1. Artiodactyl: kambing, domba, sapi, rusa, jerapah, dll.
2. Lagomorpha: kelinci, marmut, dll.
3. Perissodactil: Badak, tapir, dll.
4. Sirenia: kuda laut
5. Marsupialia: Koala, kangguru, oposum

Pengertian Karnivora Dan Contohnya

Pengertian Omnivora, Herbivora Dan Karnivora Lengkap
Karnivora
Karnivora (satwaboga), Pengertian karnivora adalah suatu golongan hewan pemakan daging yang merupakan suatu  ordo atau bangsa Mamalia dan bagian dari komponen konsumen ekosistem.. Kata karnivora ini berasal dari carne  yang berarti daging serta vorare yang berarti “makan”.

Karnivora mempunyai karakteristik yang berbeda dari hewan herbivora. Karnivora memiliki taring serta cakar. Taring berfungsi untuk dapat merobek daging dari mangsa mereka. sedangkan fungsi cakar mencengkeram mangsa pada saat berburu. 

Contoh Karnifora

1. Harimau
2. Singa
3. Rubah
4. Kucing
5. Anjing
6. Ular
7. Elang
8. Serigala
9. Macan

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian omnivora, herbivora dan karnivora semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Pengertian Sistem, Unsur, Elemen, Jenis dan Menurut Para Ahli

Pendidikanku.Org - kesempatan ini kita akan membahas mengenai Sistem, Sistem ini digunakan didalam segala macam bidang, pengertiannya juga tergantung pada bidang yang digunakan, namun penjelasan secara umum mengenai sistem ini merupakan point yang akan diuraikan saat ini, penjelasan selengkapnya sebagai berikut :

Pengertian Sistem, Unsur, Elemen, Jenis, dan Menurut Para Ahli

Pengertian Sistem

Pengertian sistem ini ialah suatu kesatuan, baik itu obyek nyata atau juga objek abstrak yang terdiri dari berbagai komponen maupun juga unsur yang saling berhubungan, berkaitan, saling tergantung, saling mendukung, serta secara keseluruhan itu bersatu didalam satu kesatuan untuk dapat mencapai tujuan tertentu itu dengan secara efektif dan efisien.

Terdapat juga yang menyatakan bahwa definisi sistem ini merupakan suatu paduan yang terdiri dari beberapa unsur/komponen/elemen yang dihubungkan menjadi satu kesatuan sehingga hal tersebut memudahkan aliran informasi serta materi/ juga energi dalam mewujudkan suatu tujuan tertentu.
Secara etimologis, istilah kata  “sistem” ini berasal dari bahasa Latin (systēma) serta juga dalam bahasa Yunani (sustēma) yang sering dipakai untuk dapat memudahkan didalam menggambarkan interaksi di dalam sebuah entitas.

Istilah dari “sistem” sering digunakan dalam segala macam bidang, sehingga maknanya itu akan berbeda-beda sesuai dengan bidang yang dibahas. Namun, secara umum kata “sistem” ini mengacu pada sekumpulan benda yang saling mempunyai keterkaitan antara satu sama lainnya.

Pengertian Sistem Menurut Para Ahli

Supaya dapat lebih memahami mengenai apa definisi sistem, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli diantaranya sebagai berikut ini:

1. Menurut Harijono Djojodihardjo

Pengertian sistem merupakan suatu gabungan obyek yang mempunnyai hubungan itu secara fungsi serta hubungan antara tiap-tiap ciri obyek, secara keseluruhan menjadi suatu kesatuan yang berguna.

2. Menurut Indrajit

Pengertian sistem merupakan suatu kumpulan dari komponen-komponen yang saling mempunyai unsur keterkaitan antara satu sama dengan yang lainnya.

3. Menurut Jogianto

Definisi dari sistem ini ialah suatu kumpulan dari elemen-elemen yang saling berinteraksi untuk bisa dapat mencapai suatu tujuan tertentu yang menggambarkan segala macam kejadian serta kesatuan yang nyata, seperti tempat, benda dan juga orang-orang yang betul-betul ada serta terjadi.

4. Menurut Colin Cherry

Pengertian sistem meerupakan suatu keseluruhan yang telah/sudah dibentuk dari segala macam bagian atau juga suatu assambel dari segala macam sifat serta bagian-bagian tersebut.

5. Menurut R. Fagen dan A. Hall

Definisi sistem merupakan ssuatu kumpulan dari objek yang mempunyai atau memiliki suatu hubungan antara masing-masing obyek termasuk itu hubungan tentang sifat-sifat yang mereka miliki.

6. Menurut Jerry FitzGerald

Pengertian sistem ini ialahsuatu jaringan kerja daripada prosedur-prosedur yang saling berinteraksi, berkumpul dengan secara bersama-sama supaya dapat atau bisa menjalankan suatu kegiatan/aktivitas atau mencapai tujuan tertentu.

7. Menurut Andri Kristanto

Pengertian sistem ini ialah suatu jaringan kerja dari prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama untuk dapat atau bisa atau dapat melakukan aktivitas atau juga menyelesaikan suatu target tertentu.

Unsur-Unsur dan Elemen dalam Sistem

Seperti yang telah/sudaah disebutkan diatass, sebuah sistem itu dibentuk oleh unsur/komponen/elemen tertentu. Tiap-tiap sistem itu terdiri dari empat unsur, diantaranya sebagai berikut :
  • Obyek, di dalam sebuah sistem terdapat sekumpulan obyek (fisik atau abstrak) didalam bentuk elemen, bagian, atau juga variabel.
  • Atribut, merupakan sesuatu yang menentukan mutu atau juga sifat kepemilikan sebuah sistem serta obyeknya.
  • Hubungan internal, Tiap-tiap elemen itu saling terikat menjadi satu kesatuan.
  • Lingkungan, tempat atau pun juga wilayah yang mana sistem tersebut berada.
Sedangkan untuk elemen pembentuk sebuah sistem itu dapat dibagi menjadi tujuh bagian, diantaranya sebagai berikut :
  1. Tujuan, sistem itu dibuat untuk mencapai tujuan (output) tertentu yang ingin dicapai.
  2. Masukan, merupakan semua yang masuk ke dalam sistem tersebut akan diproses, baik itu obyek fisik atau juga abstrak.
  3. Proses, merupakan suatu transformasi dari masukan menjadi keluaran yang lebih mempunyai nilai, misalnya seperti suatu produk atau informasi. Namun hal tersebut juga bisa atau dapat berupa hal yang tak berguna, contohnya seperti limbah.
  4. Keluaran, merupakan suatu hasil dari pemrosesan yang mana wujudnya itu dapat di dalam bentuk informasi, saran, cetakan laporan, produk, serta lain sebagainya.
  5. Batas, merupakan sesuatu yang memisahkan antara sistem serta juga daerah yang di luar sistem. Dalam hal batas ini yang akan menentukan konfigurasi, ruang lingkup, serta hal-hal lainnya.
  6. Pengendalian dan juga Umpan Balik, mekanismenya itu dapat dilakukan dengan memakai feedback terhadap suatu keluaran didalam mengendalikan masukan atau juga proses.
  7. Lingkungan, merupakan sesuatu di luar sistem yang berpengaruh pada sebuah sistem, baik hal tersebut menguntungkan atau juga merugikan.

Jenis-Jenis Sistem

Secara garis besar jenis sistem ini dapat dibedakan menjad dua kategori, penjelasannya :

1. Berdasarkan Keterbukaan

  1. Sistem terbuka, merupakan sebuah sistem yang dapat atau bisa dipengaruhi oleh pihak luar disebabkan karna adanya akses terbuka.
  2. Sistem tertutup, merupakan sebuah sistem yang tidak dipengaruhi oleh pihak luar disebabkan aksesnya itu tertutup.

2. Berdasarkan Komponen

  1. Sistem fisik, merupakan sebuah sistem yang memiliki atau mempunyai komponen energi serta materi.
  2. Sistem non-fisik, merupakan sebuah sistem yang bentuknya itu abstrak, Contohnya seperti berupa ide, konsep, serta hal-hal lainnya.
Demikianlah uraikan mengenai Pengertian Sistem, Unsur, Elemen, Jenis, dan Sistem Menurut Para Ahli, semoga apa yang dijelaskan diatas dapat berguna untuk anda. Terima kasih

Tags ;

  • pengertian sistem secara umum
  • pengertian sistem menurut para ahli
  • pengertian sistem informasi
  • pengertian sistem pdf
  • pengertian sistem lengkap
  • contoh sistem
  • pengertian sistem sosial
  • pengertian sistem politik

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) dan Tujuannya

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) Dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) - Pendidikan kewarganegaraan adalah pendidikan atau pelajaran yang mengajarkan akan pentingnya nilai-nilai dari hak dan kewajiban suatu warga negara, dengan tujuan supaya setiap hal-hal yang di kerjakan itu bisa sesuai dengan tujuan dan juga cita-cita bangsa serta tidak melenceng dari apa yang di harapkan. Karena sangat penting sekali pendidikan kewarganegaraan ini maka pendidikan kewarganegaraan ini sudah terapkan dimulai dari usia dini pada tiap-tiap jejang pendidikan mulai dari yang paling dini hingga pada perguruan tinggi.

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)
Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)

Pendidikan Kewarganegaraan atau Civic Education merupakan penerapan dari civics (ilmu kewarganegaraan) dalam proses pendidikan / pembelajaran, yang dapat diartikan bahwa program civic education ini materi utamanya adalah demokrasi politik.
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Demokrasi politik berarti sistem politik yang ditandai dengan berfungsinya lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif yang secara relatif bersifat otonom. 
Citizenship education / education for citizenship viewed as larger overarching concept here while civic education is but one part, albeit a very important part, of one’s development a citizen.

John J Cogan (1999) membedakan istilah pendidikan kewarganegaraan (bahasa Indonesia) ke dalam dua (2) pengertian yakni
  1. Civic education 
  2. Citizenship education / Education for citizenship. 

Civic education adalah pendidikan kewargaanegaraan dalam pengertian sempit yaitu sebagai bentuk dari pendidikan formal, seperti mata pelajaran dan mata kuliah serta kursus di lembaga sekolah / unversitas atau juga lembaga formal lain. 

Sedangkan citizenship education tidak hanya mencakup sebagai bentuk formal pendidikan kewarganegaraan saja tetapi bentuk-bentuk informal serta non formal pendidikan kewarganegaraan. Bentuk-bentuk informal atau non formal ini dapat berupakan program penataran atau program lainnya yang sengaja dirancang untuk memfasilitasi proses pendewasaan ataupun pematangan sebagai warga negara yang baik dan juga cerdas. Jadi citizenship eduacation ini merupakan pendidikan kewarganegaraan dalam arti yang umum dan luas. 
Dapat diartikan bahwa civic education merupakan bagian dari citizenship education. Civic Education adalah Citizenship education yang dilakukan melalui sekolah.

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan pengetahuan / wawasan, kesadaran bernegara, sikap & perilaku cinta tanah air, dengan berdasarkan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara, dan ketahanan nasional dalam diri dari masing-masing calon penerus bangsa yang sedang, mengkaji, yang akan menguasai imu pengetahuaan, teknologi dan seni.

Selain dari itu tujuan pendidikan kewarganegaraan ini adalah untuk meningkatkan kualitas manusia indonesia yang

  1. berbudi luhur
  2. berkepribadian
  3. mandiri
  4. maju
  5. tangguh
  6. profesional
  7. bertanggung  jawab
  8. produktif serta sehat jasmani dan rohani.

Pendidikan kewarganegaraan yang berhasil akan dapat membuahkan sikap mental yang cerdas dan penuh rasa tanggung jawab, sikap ini disertai dengan perilaku yang :

  1. Beriman & Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghayati nilai-nilai falsafah bangsa.
  2. Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam masnyarakat berbangsa & bernegara.
  3. Rasional, dinamis, & sabar akan hak dan kewajiban warga negara.
  4. Bersifat profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara.
  5. Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan juga seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan negara.
Sekian dan terima kasih sudah membaca tentang Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku.org


Referensi :
Winarno. 2014. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan: Isi, Strategi, dan Penilaian. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Muchji, Achmad dkk, 2007, PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN, Universitas Gunadarma, Jakarta.

√ Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya

Pendidikanku.Org - Bakteri itu berasal dari kata bahasa latin yakni bacterium. Bakteri tersebut memiliki jumlah spesies yang mencapai ratusan ribu atau juga bahkan lebih. Bakteri juga ada di mana-mana mulai dari di tanah, di air, di organisme lain, serta lain sebagainya misalnya berada di lingkungan yang ramah atau juga wilayah yang ekstrim. nah untuk mengerti lebih lanjut mengenai pengertian bakteri, akan dirangkum dibawah ini :

Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya

Pengertian Bakteri

Bakteri merupakan suatu organisme yang jumlahnya paling banyak dan juga yang tersebar luas dibandingkan dengan organisme lainnya yang ada pada bumi. Bakteri pada umumnya merupakan organisme uniseluler atau artinya itu bersel tunggal, prokariota/prokariot, dan tidak mengandung klorofil, serta juga berukuran mikroskopik (sangat kecil).

Dalam tumbuh kembang bakteri baik itu melalui peningkatan jumlah ataupun penambahan jumlah sel sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni misalnya seperti ph, suhu temperatur, kandungan garam, sumber nutrisi, zat kimia dan zat sisa metabolisme.

Ciri-Ciri Bakteri


  1. Umumnya tidak berklorofil
  2. Hidupnya bebas atau sebagai parasit / patogen
  3. Bentuknya beraneka ragam
  4. Memiliki ukuran yang kecil rata-rata 1 s/d 5 mikron
  5. Tidak mempunyai membran inti sel / prokariot
  6. Kebanyakan Uniseluler (memiliki satu sel)
  7. Bakteri di lingkungan ekstrim dinding sel tidak mengandung peptidoglikan, sedangkan yang kosmopolit mengandung peptidoglikan

Manfaat dan Kerugian Bakteri Bagi Kehidupan

Adapun Bakteri itu dapat mengguntungkan dan juga merungikan bagi kehidupan khususnya manusia, dibawah ini akan dijelaskan manfaat dan kerugian bakteri bagi kehidupan

Keuntungan atau Manfaat Bakteri

Adapun Manfaat atau Kegunaan Bakteri Yang Menguntungkan Bagi Kehidupan, diantaranya sebagai berikut  :

  1. Membantu untuk menyuburkan tanah dengan menghasilkan nitrat
  2. Pengurai sisa makhluk hidup dengan pembusukan
  3. Fermentasi didalam  pembuatan makanan serta minuman
  4. Penghasil obat-obatan misalnya seperti antibiotik
  5. Mengurai sampah untuk dapat menghasilkan energi
  6. Membantu didalam pembuatan zat-zat kimia, dan masih banyak lagi.

Kerugian atau Dampak Buruk Bakteri Bagi Kehidupan

Setelah mengetahui manfaat dari bakteri bagi manusia,, kita juga harus tau dampak negatif bakteri bagi manusia, dibawah ini akan dijelaskan Kerugian atau Dampak Buruk Bakteri Bagi Kehidupan Manusia:


  1. Menyebabkan penyakit bagi makhluk hidup termasuk didalamnya manusia (bakteri parasit/patogen)
  2. Dapat membusukkan makanan.
  3. Dapat merusak tanaman dengan serangan penyakit yang merugikan (bakteri parasit/patogen)
  4. Dapat juga enimbulkan bau yang tidak sedap hasil dari aktivitas pembusukan
  5. Membuat tubuh manusia kotor itu dipenuhi bakteri yang mengakibatkan bau badan.

Struktur Penyusun Tubuh Bakteri

Setelah penjelasan diatas kita juga harus memahami struktur tubuh bakteri tersebut, nah pada bagian ini akan dijelaskan bahwa bakteri itu terdiri atas beberapa struktur diantaranya :

Kapsul

Kapsul adalah selubung pelindung bakteri yang tersusun atas polisakarida. Kapsul tersebut terletak di luar dinding sel. Kapsul tersebut juga hanya dimiliki oleh bakteri yang sifatnya itu patogen.

Adapun gungsi dari kapsul tersebut adalah sebagai pelindung diri dari kekeringan dan juga untuk mempertahankan diri dari antitoksin yang dihasilkan oleh sel inang.

Dinding Sel

Dinding sel bakteri tersebut tersusun atas protein yang berhubungan dengan polisakarida(Peptidoglikan). Dinding sel tersebut terletak di luar membran sel. Adanya dinding sel itu menyebabkan bentuk bakteri itu menjadi tetap. Adapun fungsi dari dinding sel tersebut adalah untuk dapat melindungi sel bakteri terhadap lingkungannya.

Membran Sel

Membran sel tersusun atas molekul lemak serta protein/Fosfollpid.
Membran sel itu memiliki sifat semipermeabel. Membran sel tersebut juga mengandung enzim respirasi. Adapun Fungsi dari membran sel itu untuk membungkus plasma serta juga mengatur pertukaran mineral dari sel dan juga ke luar sel.

Sitoplasma

Sitoplasma adalah suatu cairan yang terdapat di dalam sel. Sitoplasma tersebut tersusun atas koloid yang terkandung berbagai molekul organik seperti misalnya karbohidrat, lemak, protein, dan juga mineral. Sitoplasma adalah suatu tempat berlangsungnya reaksi-reaksi metabolisme.

Bulu Cambuk (Flagel)

Flagel atau juga bulu cambuk itu adalah alat gerak pada bakteri sehingga akan dapat membantu bakteri untuk mendekati makanan atau juga menjauh apabila ada racun atau bahan kimia.

Materi Genetik

AND (Disebut juga sebagai DNA) bakteri itu tidak tersebar dalam sitoplasma, namun terdapat pada daerah tertentu yang disebut dengan sebutan nukleoid. ADN ini memiliki fungsi untuk mengendalikan sintesis protein bakteri serta juga merupakan zat pembawa sifat.

Ribosom

Ribosom merup dalam bakteri ini memiliki fungsi dalam sintesis protein. Ribosom tersebut tersusun dari protein, Apabila dilihat dari mikroskop, ribosom tersebut terlihat atau akan nampak seperti struktur kecil yang melingkar.

Plasmid

Kalau tadi ADN, nah pada bakteri juga mempunyai plasmid. Plasmid tersebut mengandung gen-gen tertentu, misalnya gen patogen serta juga gen kebal antibiotik. Plasmid ini juga mampu untuk memperbanyak diri. Dalam satu sel bakteri tersebut dapat terbentuk kurang lebih 20 Plasmid.

Baca Juga : Pengertian Senyawa Kimia, Ciri, Klasifikasi, Sifat, dan Tata Namanya

Klasifikasi Bakteri

Setelah struktur bakteri kita ketahui, Berikutnya kita akan membahas mengenai klasifikasi bakteri tersebut, Bakteri tersebut diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis, diantaranya:

Bakteri Berdasarkan cara hidupnya


  1. Heterotrof
    Heterotrof ini merupakan jenis bakteri yang tidak dapat membuat makanan sendiri, dibagi menjadi parasit (Hidup pada inang), serta juga saprofit (Menguraikan sampah organik).
  2. Autotrof
    Autotrof adalah suatu jenis bakteri yang mampu untuk dapat membuat makana sendiri, terbagi menjadi fotoautotrof (Membuat makanan dengan bantuan cahaya), serta juga kemoautotrof (Membuat makanan dengna bantuan senyawa kimia).

Bakteri Berdasarkan kebutuhan oksigennya


  1. Aerob
    Aerob itu adalah suatu jenis bakteri yang membutuhkan oksigen, terbagi menjadi obligat (Sangat membutuhkan oksigen), serta juga fakultatif (Bisa hidup tanpa oksigen atau ada oksigen).
  2. Anaerob
    Anaerob adalah jenis bakteri yang tidak butuh oksigen.

Bakteri Berdasarkan Bentuknya

Sedangkan apabila diklasifikasikan dengan berdasarkan bentuknya maka bakteri dibagi ke dalam 4 golongan diantaranya:

  1. Kokus
    Kokus adalah jenis bakteri yang berbentuk bulat. Kokos tersebut terbagi lagi diantaranya itu monokokus, diplokokus, streptokokus, stafilokokus.
  2. Basilus
    Basilus merupakan bakteri berbentuk batang. Basilus tersebut juga terbagi menjadi beberapa bentuk diantaranya seperti monobasil, diplobasil, streptobasil.
  3. Koma
    Koma ini merupakan jenis bakteri yang berbentuk koma.
  4. Spirilum
    Spirilum ini merupakan bakteri bentuknya itu spiral.

Reproduksi Bakteri

Cara bereproduksi bakteri dapat terjadi dengan secara seksual melalui transduksi, transformasi, serta juga konjugasi atau juga bisa dengan secara aseksual dengan melakukan pembelahan biner/diri. Dibawah ini merupakan penjelasannya :

Secara Seksual


  1. Transduksi
    Transduksi merupakan sebuah pemindahan materi genetik dengan perantaraan virus. Proses tersebut diawali dengan masuknya virus ke dalam bakteri. Setelah itu virus akan berkembang biak sehingga akan menyebabkan sel bakteri yang dimasukinya itu mengalami pecah. Virus yang baru terbentuk dan akan berhamburan keluar dari sel bakteri.
  2. Transformasi
    Transformasi merupakan pemindahan sedikit materi genetik berupa AND (DNA) atau gen dari bakteri satu ke bakteri yang lain sejenis dengan suatu proses fisiologis yang kompleks.
  3. Konjugasi
    Konjugasi merupakan suatu perkawinan antara kedua sel kelamin. Sel kelamin jantan tersebut ditandai dengan adanya rambut halus (Fili) serta pada permukaan dinding sel yang dapat berikatan pada suatu tempat khusus pada permukaan sel betina. Reproduksi dengan secara konjugasi tersebut terjadi pada bakteri gram negatif seperti Escherichia coli, Salmonella sp., serta Pseudomonas sp..

Secara Aseksual

Perkembangbiakan dengan secara aseksual bakteri dilakukan dengan cara membelah diri (Binary fission). Bakteri tersebut akan membelah menjadi 2 sel anakan, 2 menjadi 4, dan begitu terus seterusnya. Pembelahan biner tersebut selesai setelah terbentuknya dinding sel. Dalam kondisi yang ideal, bakteri itu akan membelah diri tiap 15-20 menit.

Meskipun bakteri mampu untuk berkembang biak dengan secara cepat, pertumbuhan bakteri tersebut juga dipengaruhi oleh faktor suhu, sinar matahari, kelembapan, dan juga zat kimia. Suhu maksimal untuk pertumbuhan bakteri yakni 27C – 30C. Bakteri tersebut tumbuh dengan baik pada lingkungan yang lembab. Sinar matahari tersebut mampu untuk merusak struktur materi genetik bakteri sehingga akan dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Contoh Bakteri dan Peranannya

Bakteri Menguntungkan
Bidang Bakteri Peranan
Pertanian Fiksasi nitrogen(Azotobacter, Clostridium pasteurianum, Rhodospirillum rubrum) Mengikat nitrogen bebas
Nitrifikasi(Nitrosomonas, Nitrosoccus) Membantu proses pembentukan senyawa nitrat dalam tanah
Farmasi Pseudomonas denitrificans Menghasilkan vitamin B1
Streptomyces griceus Menghasilkan antibiotik streptomisin untuk penyakit TBC
Streptomyces aureofaciens Menghasilkan aureomisin
Streptomyces venezuelae Menghasilkan kloromisetin
Bacillus brevis Menghasilkan tirotrisin
Asam(Acetobacter aceti, Propionibacterium acueus) Menghasilkan asam
Pengurai(Escherichia coli) Menguraikan sisa-sisa organisme menjadi senyawa organik
Industri Makanan/Minuman Streptococcus lactis, Lactobacillus casei Pembuatan keju
Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus Pembuatan yoghurt
Acetobacter xylinum Pembuatan nata de coco

Bakteri Merugikan
Bakteri Bentuk Penyakit Tempat Infeksi
Clostridium Tetanus Basil Otot
Diplococcus pneumonia Pneumonia Kokus Paru-paru
Mycobacterium tuberculosa TBC Basil Paru-paru
Mycobacterium leprae Lepra Kokus Jaringan tubuh (Kulit)
Neisseria gonorhoeae Gonorhoca Kokus/Basil Alat kelamin
Pasteurella pestis Pes Basil Kulit
Salmonella typhosa Tifus Basil Usus halus
Shigella dysentriae Disentri Basil Usus halus
Treponema pallidum Sipilis Spiral Alat kelamin
Vibrio comma Korela Koma Usus halus
Mycobacterium anthrax Antraks Basil Saluran napas
Corynebacteri diphteri Dipteri Basil Saluran napas

Demikianlah penjelasan mengenai Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya, semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Pengertian Kesehatan Lingkungan, Tujuan, Ruang Lingkup, & Para Ahli

Pendidikanku - Kesehatan Lingkungan atau disingkat menjadi kesling ini merupakan suatu paham ilmu serta juga seni untuk mendapatkan keseimbangan diantara manusia dan juga lingkungan, kebugaran lingkungan juga merupakan suatu ilmu dan juga seni mengelola lingkungan sehingga hal tersebut akan sanggup dalammenciptakan kondisi yang nyaman, bersih, sehat. Penjelasan Kesehatan lingkungan selengkapnya akan diuraikan sebagai berikut :
Pengertian Kesehatan Lingkungan, Tujuan, Ruang Lingkup, & Para Ahli

Pengertian Kesehatan Lingkungan

Kesehatan lingkungan ialah suatu disiplin ilmu serta seni dalam memperoleh suatu keseimbangan antara lingkungan dan juga manusia, Kesling ini juga  merupakan ilmu dan seni dalam mengelola lingkungan dengan tujuan bisa atau dapat menciptakan suatu kondisi lingkungan yang sehat, bersih, nyaman dan juga sehat. Sedangkan untuk pengertian ilmu kesehatan lingkungan ini merupakan  suatu ilmu yang mempelajari pada sebuah hubungan dari kelompok masyarakat/penduduk dengan segala macam jenis perubahan yang terjadi dilingkungan yang mereka tempati.

Pengertian kesehatan Lingkungan menurut ahli

Untuk dapat mengerti mengenai Kesehatan lingkungan ini maka kita dapat merujuk pada beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ahli, diantaranya :

Slamet Riyadi

ilmu kesehatan lingkungan ini merupakan sebuah bagian integral dari ilmu kesehatan masyarakat yang dengan secara khusus mempelajari serta juga menangani hubungan antara manusia dan juga lingkungannya guna mencapai keseimbangan ekologi sertajuga bertujuan untuk dapat atau bisa membina dan juga meningkatkan derajat maupun juga kehidupan sehat dengan optimal.

WHO (World Health Organization)

kesehatan lingkungan ini merupakan sebuah keseimbangan ekologi yang harus tercipta itu diantara manusia dan lingkungannya agar dapat / bisa menjamin keadaan yang sehat optimal manusia.

HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia)

kesehatan lingkungan merupakan suatu kondisi lingkungan yang dapat atau bisa menopang keseimbangan ekologi yang dinamis diantara manusia dengan lingkungannya dalam mendukung tercapainya suatu kualitas hidup manusia yang sehat serta juga bahagia.

Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan

Dibawah ini merupakan 17 ruang lingkup kesehatan lingkungan menurut WHO (World Health Organization), yakni diantaranya sebagai berikut:
  • Penyediaan sumber Air Minum.
  • Pengelolaan air buangan dan juga pengendalian pencemaran.
  • Pembuangan sampah padat.
  • Pengendalian vektor. (Pengendalian vektor merupakan segala usaha yang dilakukan dalam mengurangi atau juga menurunkan populasi vektor dengan tujuan untuk mencegah atau pemberantas penyakit yang ditularkan vektor ataupun gangguan yang diakibatkan oleh vektor.)
  • Pencegahan atau juga pengendalian pencemaran tanah oleh ekskreta manusia. (maksu dari Ekskreta ini ialah semua zat yang tidak dipakai lagi oleh tubuh yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh.)
  • Higiene makanan, termasuk higiene susu.
  • Pengendalian pencemaran udara.
  • Pengendalian radiasi.
  • Kesehatan kerja
  • Pengendalian kebisingan.
  • Perumahan dan jugapemukiman.
  • Aspek kesling dan juga transportasi udara.
  • Perencanaan daerah dan jugaperkotaan.
  • Pencegahan kecelakaan.
  • Rekreasi umum dan juga pariwisata.
  • Tindakan – tindakan sanitasi yang berkaitan dengan suatu keadaan epidemic atau wabah, bencana alam dan juga perpindahan penduduk.
  • Tindakan pencegahan yang diperlukan dalam menjamin lingkungan.
Tidak hanya WHO (World Health Organization), Didalam Pasal 22 ayat (3) UU No 23 tahun 1992, Ruang lingkup kebugaran lingkungan yaitu:
  • Penyehatan air dan udara
  • Pengamanan limbah padat/sampah
  • Pengamanan limbah cair
  • Pengamanan limbah gas
  • Pengamanan radiasi
  • Pengamanan vektor penyakit
  • Penyehatan dan juga pengamanan lainnya layaknya kondisi pasca bencana.

Sasaran Kesehatan Lingkungan

Menurut Pasal 22 ayat (2) 23 tahun 1992, sasaran pelaksanaan kebugaran lingkungan tersebut antara lain ialah sebagai berikut:
  1. Tempat Umum, misal hotel, terminal, pasar, pertokoan, serta juga tempat usaha yang sejenis
  2. Lingkungan kawasan tinggal, seperti tmpattinggal, asrama atau juga yang sejenis
  3. Lingkungan tempat kerja, seperti misalnya perkantoran, kawasan produksi atu industri atau juga  yang sejenis
  4. Angkutan lazim : kendaraan darat, laut serta rawa yang digunakan secara umum
  5. Lingkungan lainnya : andaikan yang berwujud spesifik layaknya lingkungan yang berada didalam sebuah kondisi darurat, bencana pemindahan masyarakat dengan secara besar-besaraan, reaktor atau tempat yang berwujud khusus.

Tujuan Kesehatan lingkungan

Tujuan dari kebugaran lingkungan, diantaranya ialah sebagai berikut:

  1. Untuk lakukan kolerasi, ini ialah meminimalisir terjadinya bahaya yang berasal dari lingkungan pada kebugaran serta juga kesejahteraan hidup tiap-tiap manusia.
  2. Untuk dapat melakukan pencegahan secara bersama dengan cara mengefisienkan pengaturan segalam amcam sumber lingkungan didalam menambah kebugaran serta juga kesejahteraan hidup manusia.
  3. untuk dapat mencegah bahaya dari penyakit.
Sekian dan Terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Kesehatan Lingkungan, Tujuan, Ruang Lingkup, & Para Ahli, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. 

Tags :
  • ruang lingkup kesehatan lingkungan
  • jenis-jenis kesehatan lingkungan
  • makalah kesehatan lingkungan
  • masalah kesehatan lingkungan
  • pengertian kesehatan lingkungan menurut uu
  • konsep kesehatan lingkungan
  • jelaskan pengertian kesehatan lingkungan menurut hakli
  • pengertian kesehatan lingkungan sekolah

Pengertian Referendum, Jenis, Contoh dan Menurut Para Ahli

Pendidikanku.Org  - Kata referendum saat ini bukan lagi hal yang asing bagi kita. Baru-baru ini, kita mendengar istilah dari referendum kemerdekaan Catalonia dari Spanyol.
Terdapat juga referendum yang dilakukan pemerintahan Inggris dalam menentukan apakah Inggris itu akan keluar dari Uni Eropa atau tetap tergabung dengan Uni Eropa.
Sejarah mencatat, bangsa Indonesia juga pernah memberikan kesempatan kepada referendum kepada Timor Timur yang akhirnya setelah dilakukan referendum, Timor Timur kemudian memilih lepas dari Indonesia. Untuk lebih jelasnya akan kita uraikan sebagai berikut :
Pengertian Referendum, Jenis, Contoh dan Menurut Para Ahli

Pengertian Referendum

Secara umum, pengertian referendum ialah  meminta kepada rakyat untuk memberikan pendapatnya itu dengan secara langsung terkait nasib serta  masa depan rakyat yang berdiam di suatu wilayah. Referendum ini juga bisa diartikan ialah sebagai penentuan nasi sendiri oleh rakyat supaya dilaksanakan oleh pemerintah.
Referendum ini merupakan suatu penyelesaian masalah bagi suatu bangsa dengan melibatkan seluruh masyarakat disebabkan menyangkut kepentingan banyak orang. Referendum ini umumya dilakukan untuk hal-hal yang sifatnya sangat vital serta  krusial, seperti misalnya perubahan konstitusi, atau juga pemisahan diri dari suatu negara.

Pengertian Referendum Menurut Para Ahli

Untuk dapat mengerti lebih jauh lagi mengenai Referendum ini maka kita dapat merujuk pada beberapa pendapat para ahli, diantaranya sebagai berikut :

Referendum Menurut Wikipedia

Menurut Wikipedia, Referendum (dari bahasa Latin) atau jajak pendapat ini merupakan suatu proses pemungutan suara semesta untuk dapat mengambil sebuah keputusan, terutama untuk keputusan politik yang mempegaruhi suatu negara itu secara keseluruhan, misalnya seperti adopsi atau juga amendemen konstitusi atau juga undang-undang baru, atau perubahan wilayah pada suatu negara.

Referendum Menurut KBBI

Menurut KBBI, referendum/re·fe·ren·dum/ /réferéndum/ merupakan penyerahan suatu masalah itu kepada masyarakat (orang banyak) supaya merekalah yang menentukannya (jadi, hal tersebut tidak diputuskan oleh rapat atau juga oleh parlemen); penyerahan pada suatu persoalan supaya diputuskan dengan pemungutan suara umum (semua anggota pada sebuah perkumpulan atau juga seluruh rakyat)

Referendum Menurut Budiman Sudjatmiko

Budiman Sudjatmiko : 1997 Menyatakan bahwa Referendum ini ialah meminta pendapat rakyat itu dengan secara langsung tentang hal-hal penting dan juga fundamental yang menyangkut masa depan dan juga nasib dari rakyat pada suatu wilayah.

Referendum Menurut Saurip Kadi

Saurip Kadi : 2008 Menyatakan bahwa Referendum ini merupakan suatu mekanisme demokrasi dengan cara mennanyakan masalah itu secara langsung kepada rakyat tentang apakah mereka setuju atau tidak atas suatu masalah yang tengah dihadapi dan harus diputuskan oleh presiden.

Referendum Menurut Wahyu Widodo

Wahyu Widodo : 2015, Menggemukakn bahwa Referendum ini merupakan suatu bentuk demokrasi yang berupa suatu proses pemungutan suara yang memiliki tujuan untuk mengetahui kehendak rakyat itu secara langsung

Contoh Referendum

Contoh beberapa referendum yang terkenal diantaranya sebagai berikut  :

Referendum Quebec pada tahun 1995 yang mana warga Quebec itu diminta untuk menentukan nasib, mengenai apakah mereka ingin membentuk negara sendiri atau tetap masih tergabung bersama dengan Kanada. Hasilnya, mayoritas warga Quebec itu menginginkan untuk tidak memisahkan diri dari Kanada.

Tahun 1999, dilakukan Referendum Timor Timur. Hasilnya, Masyarakat Timor Timur tersebut memilih untuk memisahkan diri dari Negara Indonesia Setelah itu membentuk negara baru yaitu Timor Leste.

Tahun 2016, Negara Inggris itu mengadakan referendum untuk dapat menentukan arah kebijakan ekonomi Inggris. Referendum tersebut dilakukan terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau tetap tergabung dengan Uni Eropa. Hasilnya, masyarakat menginginkan supaya Inggris keluar dari Uni Eropa. Kebijakan tersebut  kemudian dikenal dengan “Brexit”.

Terdapat juga negara yang melakukan referendum untuk hal-hal yang bersifat sepele. Misalnya mengenai penggolongan suatu tindak pidana ke dalam hukum atau juga penggunaan pestisida. Negara Swiss merupakan suatu negara yang paling banyak melakukan referendum, yakni sebanyak 550 kali.

Macam Jenis Referendum

Dibawah ini merupakan penjelasan tentang macam jenis referendum, diantaranya sebagai berikut :

Referendum obligatoir

Referendum obligatoir, merupakan suatu referendum yang bersifat  wajib. Referendum obligatoir ini umumnya menyangkut hak-hak rakyat sehingga sebelum sebuah kebijakan itu diambil, maka terlebih dahulu harus meminta persetujuan dari masyarakat.

Referendum fakultatif

Referendum fakultatif merupakan sebuah referendum yang dilakukan apabila dalam waktu tertentu suatu kebijakan itu telah dilaksanakan, namun tetapi sebagian orang menginginkan supaya diadakan referendum. Hasil referendum tersebut akan menentukan berlaku atau juga tidak berlakunya suatu kebijakan tersebut.

Referendum konsultatif

Referendum konsultatif merupakan sebuah referendum yang memiliki sifat teknis. Bahkan rakyat biasaya tidak tau maksud serta hal yang akan direferendumkan tersebut.
Referendum ini merupakan suatu langkah yang diambil oleh pemerintah pada suatu negara untuk hal yang sifatnya krusial. Hasil dari referendum tersebut umumnya akan dilaksanakan oleh pemerintah. Namun tetapi, terdapat  juga referendum dimana pemerintah menolak pelaksanaan referendum itu. Contohnya ialah seperti referendum rakyat Catalonia yang ingin memerdekakan diri dari Spanyol. Hasil referendum itu tidak dapat dijalankan/dilaksanakan karena adanya penolakan dari pemerintah Spanyol.

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Referendum, Jenis, Contoh dan Menurut Para Ahli, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Referendum

  • pengertian referendum dan undang-undang yang mengaturnya
  • contoh referendum
  • referendum obligator
  • referendum fakultatif
  • syarat referendum
  • adendum dan referendum
  • referendum kbbi
  • jelaskan tentang referendum obligator

Pengertian Membaca Cepat, Manfaat, Tujuan Beserta Tekniknya

Pendidikanku - Membaca cepat merupakan topik yang akan kita bahas kali ini, tidak hanya pengertiannya saja tapi juga diikuti dengan beberapa point penting seperti Teknik, Manfaat membaca cepat, penjelasan selengkapnya sebagai berikut :

Pengertian Membaca Cepat, Manfaat, Tujuan Beserta Tekniknya

Pengertian Membaca Cepat

Membaca cepat merupakan suatu teknik dalam membaca untuk bisa mendapatkan informasi dengan cara langsung ke masalah ataupun fakta yang dicari. Membaca cepat ini merupakan salah satu metode membaca yang dilakukannya itu dengan cara membacanya didalam hati. Denganmembaca cepat ini kita akan dapat memperoleh informasi yang maksimal itu dengan kurun waktu yang sesingkat-singkatnya namun tetap dengan tingkat pemahaman isi bacaan yang tinggi.
Dibawah ini merupakan Hal-hal yang perlu untuk diperhatikan di dalam membaca cepat ialah dengan :
  • Jangan membaca kata demi kata. Biasakan untukmembaca itu dengan per kelompok kata demi kelompok kata.
  • Jangan mengulangi kata atau kalimat yang sudah dibaca.
  • Jangan terlalu lama berhenti di awal baris atau pun kalimat karena akan memutuskan hubungan makna antarkalimat maupun antarparagraf.
  • Carilah kata kunci yang menjadi tanda awal terdapatnya sebuah gagasan utama pada sebuah kalimat.
  • Abaikan juga kata-kata lugas yang sifatnya itu berulang-ulang, misalnya kepada, yang , di, dari, dan lain sebagainya.

Teknik Membaca Cepat

Dalam Teknik membaca cepat ini terdapat dua teknik yaitu skimming dan skanning.

Teknik Skimming

Teknik skimming ini merupakan salah satu suatu teknik untuk kita dapat/bisa mencari gagasan pokok atau hal-hal penting lainnya yang terdapat di dalam bacaan. Contohnya seperti : membaca ensiklopedi, kamus, index, yellow pages,dll
Teknik Skimming ini terdapat dapat atau bisa dilakukan apabila kamu ingin  :
  • mengenali topik bacaan.
  • melakukan suatu penyegaran akan apa yang pernah dibaca.
  • mendapatkan bagian paling penting dari suatu bacaan tanpa harus membaca keseluruhan.
  • mengetahui pendapat seseorang dengan secara garis besar atau umum saja.
Beberapa situasi yang menuntut penggunaan skimming ini antara lain ialah:
  1. memeriksa sebuah bab di dalam sebuah buku, sebelum memperlajarinya secara serius supaya dapat/bisa memperoleh sebuah gagasan tentang/mengenai cakupan secara umum bab tersebut.
  2. menyampel beberapa halaman novel atau juga karya tulis jenis lain untuk bisa/dapat menentukan apakah karya tulis tersebut adalah bacaan yang bernilai.
  3. memeriksa dengan secara cepat sebuah artikel tentang isu kontroversial dalam menemukan pandangan pengarang, tanpa harus memperhatikan argumen pengarang yang spesifik.
  4. memeriksa juga bahan bacaan dalam menilai apakah bacaan tersebut mengandung jenis informasi yang sedang dicari.
  5. meneliti juga bahan bacaan dalam menentukan apakah bacaan tersebut bisa dipahami ataukah terlalu sulit.

Langkah-langkah membaca skimming:

  • membuat pertanyaan mengenai/tentang apa yang akan andacari dari suatu buku
  • Telusuri daftar isi atau pun kata pengantar, apakah informasi yang kita butuhkan itu ada didalam bacaan tersebut.
  • Fokus, menelusuri dengan kecepatan tinggi itu tiap paragraf dan/atau sub bab.
  • berhentilah saat anda sudah merasa menemukan apa yang anda cari
  • baca lah dengan kecepatan normal, dan juga pahami secara baik apa yang sedang anda cari.

Teknik Scanning

Teknik di dalam membaca cepat berikutnya adalah scanning, scanning ini merupakan suatu teknik membaca untuk dapat memahami informasi dari suatu bacaan.
Dalam kehidupan sehari-hari scanning digunakan anara lain untuk:
  1. mencari nomor telepon
  2. mencari kata pada kamus
  3. mencari entri pada indeks
  4. mencari angka-angka statistik
  5. mencari daftar perjalanan
  6. mencari daftar belanjaan

langkah-langkah membaca scanning

jika anda ingin memperoleh hasil yang memuaskan dari tehnik membaca cepat ini, ikutilah langkah-langkah berikut ini:
  1. lihatlah daftar isi dan kata pengantar secara sekilas
  2.  telaah dengan secara singkat latar belakang penulisan buku
  3. baca juga bagian pendahuluan demgan secara singkat
  4. cari dalam daftar isi bab-bab yang penting.
  5. baca pada bagian kesimpulan (jika ada)
  6. lihat dengan secara sekilas daftar pustaka, daftar indeks, atau juga apendiks.
Apabila kecepatan dalam membaca anda belum mencapai tingkat yang diharapkan maka anda harus berlatih untuk meningkatakan kecepatan anda dengan cara:
  1. Menghindari terjadinya hambatan-hambatan dalam membaca.
  2. Melebarkan jangkauan penglihatan dengan berupaya sekali pandang itu bisa mencapai 3-4 kata atau sekelompok frasa.
  3. Melihatnya itu dengan otak dengan langsung menangkap arti.
Hambatan yang mempengaruhi suatu kecepatan dalam membaca itu ada enam (6) hal, diantaranya :
  • Vokalisasi (dengan bersuara).
  • Menggerakkan bibir (bibir berkomat-kamit).
  • Menunjuk kata demi kata dengan jari.
  • Menggerakkan kepala dari kiri ke kanan (mengikuti tulisan yang dibca).
  • Regresi (membaca ulang yang sudah dibaca).
  • Subvokalisasi (Melafalkan dalam batin/ pikiran).

Manfaat Skimming dan Scanning

Dibawah ini merupakan manfaat dari skimming dan scanning ialah sebagai berikut :
  • Dapat mencari sebuah informasi khusus yang diperlukan dengan secara cepat
  • Dapat menjelajahi banyak halaman buku dalam kurun waktu yang relatif singkat
  • Tidak banyak memakan waktu dalam mencari sesuatu yang dinginkan dari buku.

Tujuan Membaca Cepat

Membaca cepat ini tentu memiliki/mempunyai suatu tujuan, tujuan dari membaca cepat ini ialah untuk dapat meminimalisir penggunaan waktu supaya waktu di dalam membaca relatif singkat serta kita itu tetap mampu untuk bisa mendapatkan hasil atau memahami bacaan yang kita baca. Mungkin kalian ada yang bertanya Kenapa sih membaca cepat itu penting? Karena hampir seluruh informasi yang kita cari atau yang ingin kita dapatkan itu berasal dari buku, koran, majalah serta juga internet itu menggunakan berbasis teks dalam penyampaian informasinya.

Ukuran membaca cepat

Kita mungkin dituntut untuk menjadi pembaca yang efisien dan efektif. namun apakah kamu tau berapa sih ukuran kecepatan di dalam membaca yang dikatakan efektif itu? Dibawah ini ulasannya:
Ukuran kecepatan membaca ialah kata per menit (KPM)
  1. SISWA Sekolah dasar (SD) minimal kecepatan 200 KPM
  2. SISWA Sekolah menengah atas (SMA) minimal kecepatan 250 KPM
  3. Mahasiswa minimal Kecepatan 325 KPM
Ukuran dari kecepatan membaca ialah kata per menit (KPM), ada beberapa kata yang bisa/dapat dibaca pada tiap menitnya itu dengan rumusnya sebagai berikut :
Kecepatan = (Jumlah Kata atau Jumlah detik) X 60=.... kata per menit.
Demikianlah uraian mengenai Pengertian Membaca Cepat, Tujuan dan Teknik, semoga apa yang diuraikan diatas dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Tags :


  • pengertian membaca cepat menurut para ahli
  • tujuan membaca cepat
  • rumus membaca cepat
  • manfaat membaca cepat
  • jenis membaca cepat
  • contoh membaca cepat
  • fungsi membaca cepat
  • makalah membaca cepat