Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya

www.pendidikanku.org - Pada Kesempatan ini pendidikanku akan membahas mengenai pengertian KKN (korupsi, kolusi, nepotisme) . untuk penjelasannya sebagai berikut :

Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya

Pengertian Korupsi

Korupsi adalah suatu tindakan yang sangat tidak terpuji dan dapat merugikan suatu bangsa, perbuatan tidak jujur atau penyelewengan yang dilakukan karena adanya suatu pemberian

Faktor penyebab korupsi

Adapun faktor - faktor penyebab korupsi itu terdapat dua (2) diantaranya :

  • Faktor internal
  • Faktor eksternal
Penjelasannya dari faktor korupsi ialah sebagai berikut :

Faktor internal

Faktor internal itu merupakan sebuah sifat yang berasal dari diri kita sendiri. Terdapat beberapa faktor yang terdapat dalam faktor internal ini, diantaranya sebagai berikut :

Sifat Tamak

Sifat tamak adalah sifat yang dipunyai manusia, biasanya sifat ini ingin di tiap-tiap harinya meinginkan kebutuhan yang lebih, namun cenderung selalu kurang akan sesuatu yang sudah di dapatkan.

Gaya hidup konsumtif

Manusia pasti mempunyai kebutuhannya masing masing serta untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut manusia juga harus mengonsumsi kebutuhan primernya sehari-hari, nah yang jadi masalah terkadang dengan perilaku tersebut tidak dapat mengibangi antara pendapatan dengan gaya hidup yang pada akhirnya memunculkan tindak korupsi.

Faktor eksternal

Secara umum penyebab dari korupsi ini banyak juga dari faktor eksternal, penjelasannya dari faktor eksternal ini diantaranya sebagai berikut :

Faktor politik

Faktor politik merupakan  salah satu dari faktor eksternal yang menimbulkan tindak korupsi. Di dalam dunia politik itu selalu saja terjadi persaingan dalam mendapatkan kekuasaan. Tiap-tiap dari anggota politik itu bersaing untuk bisa mendapatkan kekuasaan tertinggi, namun kadang atau sering kali cara untuk mendapatkan kekuasaan itu dilakukan dengan tidak benar, misalnya nya menyuap untuk mendapatkan kekuasaan namun dengan duit atau uang hasil korupsi.

Faktor hukum

Faktor hukum merupakan  salah satu dari faktor eksternal yang dapat menimbulkan tindak korupsi. Mungkin kita sudah sangat sering sekali mendengar dengan kalimat " Hukum Tumpul keatas tapi Lancip kebawah". Kadang dalam hukum sendiri banyak sekali kekurangan dan kelemahan dalam menyelesaikan suatu masalah, hal tersebut sudah banyak sekali dibuktikan dengan adanya praktek suap dalam lembaga hukum. Sehingga dalam hal itu bisa kita lihat bahwa praktek korupsi itu sangatlah mungkin terjadi disebabkan karena banyak nya kelemahan dalam sebuah hukum yang mendiskriminasi sebuah masalah.

Faktor ekonomi

Untuk faktor ekonomi ini sangat biasa dan jelas sekali sebagai penyebab terjadinya tindakan dari korupsi. Manusia hidup itu memang terdapat kebutuhan primer, sekunder dan tersier, Namun tidak banyak manusia lebih condong mengarah kepada kebutuhan sekunder misalnya gaya hidup atau keperluan lain yang sebetul tidak begitu penting yang jika apabila ada peluang untuk korupsi maka akan mendorong mereka untuk melakukan tindakan korupsi tersebut. Baca juga artikel terkait : Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Dan Tersier

faktor organisasi

Faktor organisasi merupakan salah satu dari faktor eksternal penyebab terjadinya tindakan korupsi. Didalam sebuah organisasi yang berdiri, biasanya selalu ada kelemahan dari struktur organisasi, ataupun aturan aturan yang kurang baik, serta juga kurang adanya ketegasan dalam diri seorang pemimpin itu biasanya itu terdapat tindak korupsi yang terjadi  Di dalam suatu struktur organisasi itu akan terjadi suatu tindak korupsi apabila di dalam struktur yang ada itu belum ada rasa kejujuran dan kesadaran diri dari tiap-tiap pengurus ataupun juga anggota.

Pengertian kolusi

Kolusi merupakan suatu bentuk kerjasama antara pejabat pemerintah dengan oknum lain yang dilakukan dengan secara ilegal  (melanggar hukum) untuk bisa mendapatkan keuntungan material bagi mereka.

Di dalam bidang studi ekonomi, kolusi tersebut terjadi di dalam satu bidang industri di saat beberapa perusahaan saingan itu bekerja sama untuk kepentingan mereka bersama. Kolusi sangat paling sering terjadi dudalam satu bentuk pasar oligopoli, yang mana keputusan beberapa perusahaan untuk bekerja sama, itu dapat dengan secara signifikan memengaruhi pasar secara universal. Kartel merupakan kasus khusus dari kolusi berlebihan, yang juga dikenal ialah sebagai kolusi tersembunyi.

Kolusi sendiri adalah sikap serta juga perbuatan tidak jujur dengan membuat kesepakatan dengan secara tersembunyi didalam melakukan kesepakatan perjanjian yang diwarnai dengan pemberian uang atau juga fasilitas tertentu (Gratifikasi) ialah sebagai pelicin agar segala urusannya itu dapat menjadi lancar. Di Indonesia, kolusi tersebut paling sering terjadi dalam proyek pengadaan barang serta juga jasa tertentu (umumnya itu dilakukan pemerintah).

Ciri Kolusi

Ciri-ciri dari kolusi jenis ini adalah:
  • Pemberian uang pelicin dari sebuah perusahaan tertentu kepada oknum pejabat atau juga pegawai pemerintahan supaya perusahaannya itu dapat memenangkan tender pengadaan barang serta juga jasa tertentu. Biasanya, imbalannya tersebut perusahaan tersebut akan kembali ditunjuk untuk proyek berikutnya.
  • Penggunaan broker (perantara) didalam  pengadaan barang serta juga jasa tertentu. Padahal, seharusnya bisa dilaksanakan edngan melalui mekanisme G 2 G (pemerintah ke pemerintah) atau juga bisa G 2 P (pemerintah ke produsen), atau dengan kata lain secara langsung. Broker di sini umumnya adalah orang yang memiliki jabatan atau juga kerabatnya.
Jadi secara garis besar, Kolusi tersebut merupakan  pemufakatan secara bersama untuk melawan hukum antar penyelenggara Negara atau juga antara penyelenggara dengan pihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat serta juga Negara.

Cara pencegahannya ialah perusahaan (atau negara) itu membuat perjanjian kerjasama yang sehat dengan perusahaan (atau negara) lain yang dianggap itu tidak merugikan masyarakat untuk mencegah kolusi.

Pengertian nepotisme

Nepotisme merupakan pemanfaatan jabatan untuk bisa memberikan sebuah pekerjaan, kesempatan, atau juga penghasilan, bagi keluarga atau juga kerabat atau teman dekat pejabat, sehingga karena hal tersebut akan menutup kesempatan bagi orang lain.

Lebih singkatnya Nepotisme berarti lebih mengutamakansaudara atau teman dekat itu dengan berdasarkan hubungan dan bukan berdasarkan kemampuan. Kata nepotisme biasanya dipakai dalam konteks derogatori.

Contohnya Nepostisme :

Misalnya, Ada seseorang manajer dari salah satu perusahaan itu menaikan atau juga mengangkat jabatan karena saudaranya, dan hal tersebut dilakukan bukan dengan kualitasnya tapi berdasarkan Naluri. Kenapa naluri ? karena Pakar-pakar biologi telah mengisyaratkan bahwa tendensi kepada nepotisme itu ialah dengan berdasarkan sebuah naluri, sebagai salah satu bentuk ialah dari pemilahan saudara.

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya, semoga apa yang dipaparkan diatas dapat menambah wawasan anda. terima kasih.

Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Dan Tersier

Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Dan Tersier beserta contohnya

Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Dan Tersier - Pada artikel sebelumnya pendidikanku.org membuat artikel bertemakan pengertian kebutuhan dan keinginan serta perbedaannya. Nah pada kesempatan ini pendidikanku.org akan membahas apa pengertian kebutuhan primer, pengertian sekunder, dan apa pengertian tersier ?

Sebelum membahas apa pengertian kebutuhan primer, sekunder dan tersier adanya baiknya kita membahas apa sih Definisi dan pengertian kebutuhan itu ? Definisi dan Pengertian Kebutuhan, Kebutuhan berasal dari kata “butuh” yang berarti perlu, penting, dan juga ketergantungan. apabila diartikan dari dasar katanya, maka arti kata kebutuhan adalah tiap-taiap hal yang diperlukan orang lain dalam kegiatan tertentu.

Menurut beberapa ahli sendiri, pengertian kebutuhan adalah tiap-tiap hal yang timbul secara naluriah, yang sangat diperlukan oleh manusia untuk dapat bertahan hidup serta menjalankan berbagai macam kegiatannya.
baca lebih lanjut artikel seru lainnya tentang pengertian kebutuhan dan keinginan serta perbedaannya


Kebutuhan primer
Kebutuhan primer merupakan suatu kebutuhan yang sangat harus terpenuhi, artinya jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka manusia atau individu akan mengalami kesusahan dalam menjalani hidupnya. 
Contoh kebutuhan primer adalah : Makan, minum, pakaian, tempat tinggal dan lain sebagainya . 

Kebutuhan sekunder
Kebutuhan sekunder merupakan sebuah kebutuhan yang akan dapat dipenuhi setelah kebutuhan primer sudah terpenuhi atau terlaksanakan. Contoh kebutuhan sekunder adalah belajar, jalan-jalan, dan lain sebagainya.

Kebutuhan tersier
Kebutuhan tersier merupakan sebuah kebutuhan yang dipenuhi apabila kebutuhan primer dan sekunder sudah terpenuhi. artinya kebutuhan tersier ini adalah kebutuhan yang dapat menunjang kebutuhan primer dan sekunder. Contoh dari kebutuhan tersier adalah mobil, komputer, handphone, dan lain sebagainya.

terima kasih sudah membaca tentang pengertian kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier, semoga dapat bermanfaat bagi semua.

Baca juga artikel seru lainnya :
Sekian

√ Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya

Pendidikanku.Org - Bakteri itu berasal dari kata bahasa latin yakni bacterium. Bakteri tersebut memiliki jumlah spesies yang mencapai ratusan ribu atau juga bahkan lebih. Bakteri juga ada di mana-mana mulai dari di tanah, di air, di organisme lain, serta lain sebagainya misalnya berada di lingkungan yang ramah atau juga wilayah yang ekstrim. nah untuk mengerti lebih lanjut mengenai pengertian bakteri, akan dirangkum dibawah ini :

Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya

Pengertian Bakteri

Bakteri merupakan suatu organisme yang jumlahnya paling banyak dan juga yang tersebar luas dibandingkan dengan organisme lainnya yang ada pada bumi. Bakteri pada umumnya merupakan organisme uniseluler atau artinya itu bersel tunggal, prokariota/prokariot, dan tidak mengandung klorofil, serta juga berukuran mikroskopik (sangat kecil).

Dalam tumbuh kembang bakteri baik itu melalui peningkatan jumlah ataupun penambahan jumlah sel sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni misalnya seperti ph, suhu temperatur, kandungan garam, sumber nutrisi, zat kimia dan zat sisa metabolisme.

Ciri-Ciri Bakteri


  1. Umumnya tidak berklorofil
  2. Hidupnya bebas atau sebagai parasit / patogen
  3. Bentuknya beraneka ragam
  4. Memiliki ukuran yang kecil rata-rata 1 s/d 5 mikron
  5. Tidak mempunyai membran inti sel / prokariot
  6. Kebanyakan Uniseluler (memiliki satu sel)
  7. Bakteri di lingkungan ekstrim dinding sel tidak mengandung peptidoglikan, sedangkan yang kosmopolit mengandung peptidoglikan

Manfaat dan Kerugian Bakteri Bagi Kehidupan

Adapun Bakteri itu dapat mengguntungkan dan juga merungikan bagi kehidupan khususnya manusia, dibawah ini akan dijelaskan manfaat dan kerugian bakteri bagi kehidupan

Keuntungan atau Manfaat Bakteri

Adapun Manfaat atau Kegunaan Bakteri Yang Menguntungkan Bagi Kehidupan, diantaranya sebagai berikut  :

  1. Membantu untuk menyuburkan tanah dengan menghasilkan nitrat
  2. Pengurai sisa makhluk hidup dengan pembusukan
  3. Fermentasi didalam  pembuatan makanan serta minuman
  4. Penghasil obat-obatan misalnya seperti antibiotik
  5. Mengurai sampah untuk dapat menghasilkan energi
  6. Membantu didalam pembuatan zat-zat kimia, dan masih banyak lagi.

Kerugian atau Dampak Buruk Bakteri Bagi Kehidupan

Setelah mengetahui manfaat dari bakteri bagi manusia,, kita juga harus tau dampak negatif bakteri bagi manusia, dibawah ini akan dijelaskan Kerugian atau Dampak Buruk Bakteri Bagi Kehidupan Manusia:


  1. Menyebabkan penyakit bagi makhluk hidup termasuk didalamnya manusia (bakteri parasit/patogen)
  2. Dapat membusukkan makanan.
  3. Dapat merusak tanaman dengan serangan penyakit yang merugikan (bakteri parasit/patogen)
  4. Dapat juga enimbulkan bau yang tidak sedap hasil dari aktivitas pembusukan
  5. Membuat tubuh manusia kotor itu dipenuhi bakteri yang mengakibatkan bau badan.

Struktur Penyusun Tubuh Bakteri

Setelah penjelasan diatas kita juga harus memahami struktur tubuh bakteri tersebut, nah pada bagian ini akan dijelaskan bahwa bakteri itu terdiri atas beberapa struktur diantaranya :

Kapsul

Kapsul adalah selubung pelindung bakteri yang tersusun atas polisakarida. Kapsul tersebut terletak di luar dinding sel. Kapsul tersebut juga hanya dimiliki oleh bakteri yang sifatnya itu patogen.

Adapun gungsi dari kapsul tersebut adalah sebagai pelindung diri dari kekeringan dan juga untuk mempertahankan diri dari antitoksin yang dihasilkan oleh sel inang.

Dinding Sel

Dinding sel bakteri tersebut tersusun atas protein yang berhubungan dengan polisakarida(Peptidoglikan). Dinding sel tersebut terletak di luar membran sel. Adanya dinding sel itu menyebabkan bentuk bakteri itu menjadi tetap. Adapun fungsi dari dinding sel tersebut adalah untuk dapat melindungi sel bakteri terhadap lingkungannya.

Membran Sel

Membran sel tersusun atas molekul lemak serta protein/Fosfollpid.
Membran sel itu memiliki sifat semipermeabel. Membran sel tersebut juga mengandung enzim respirasi. Adapun Fungsi dari membran sel itu untuk membungkus plasma serta juga mengatur pertukaran mineral dari sel dan juga ke luar sel.

Sitoplasma

Sitoplasma adalah suatu cairan yang terdapat di dalam sel. Sitoplasma tersebut tersusun atas koloid yang terkandung berbagai molekul organik seperti misalnya karbohidrat, lemak, protein, dan juga mineral. Sitoplasma adalah suatu tempat berlangsungnya reaksi-reaksi metabolisme.

Bulu Cambuk (Flagel)

Flagel atau juga bulu cambuk itu adalah alat gerak pada bakteri sehingga akan dapat membantu bakteri untuk mendekati makanan atau juga menjauh apabila ada racun atau bahan kimia.

Materi Genetik

AND (Disebut juga sebagai DNA) bakteri itu tidak tersebar dalam sitoplasma, namun terdapat pada daerah tertentu yang disebut dengan sebutan nukleoid. ADN ini memiliki fungsi untuk mengendalikan sintesis protein bakteri serta juga merupakan zat pembawa sifat.

Ribosom

Ribosom merup dalam bakteri ini memiliki fungsi dalam sintesis protein. Ribosom tersebut tersusun dari protein, Apabila dilihat dari mikroskop, ribosom tersebut terlihat atau akan nampak seperti struktur kecil yang melingkar.

Plasmid

Kalau tadi ADN, nah pada bakteri juga mempunyai plasmid. Plasmid tersebut mengandung gen-gen tertentu, misalnya gen patogen serta juga gen kebal antibiotik. Plasmid ini juga mampu untuk memperbanyak diri. Dalam satu sel bakteri tersebut dapat terbentuk kurang lebih 20 Plasmid.

Baca Juga : Pengertian Senyawa Kimia, Ciri, Klasifikasi, Sifat, dan Tata Namanya

Klasifikasi Bakteri

Setelah struktur bakteri kita ketahui, Berikutnya kita akan membahas mengenai klasifikasi bakteri tersebut, Bakteri tersebut diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis, diantaranya:

Bakteri Berdasarkan cara hidupnya


  1. Heterotrof
    Heterotrof ini merupakan jenis bakteri yang tidak dapat membuat makanan sendiri, dibagi menjadi parasit (Hidup pada inang), serta juga saprofit (Menguraikan sampah organik).
  2. Autotrof
    Autotrof adalah suatu jenis bakteri yang mampu untuk dapat membuat makana sendiri, terbagi menjadi fotoautotrof (Membuat makanan dengan bantuan cahaya), serta juga kemoautotrof (Membuat makanan dengna bantuan senyawa kimia).

Bakteri Berdasarkan kebutuhan oksigennya


  1. Aerob
    Aerob itu adalah suatu jenis bakteri yang membutuhkan oksigen, terbagi menjadi obligat (Sangat membutuhkan oksigen), serta juga fakultatif (Bisa hidup tanpa oksigen atau ada oksigen).
  2. Anaerob
    Anaerob adalah jenis bakteri yang tidak butuh oksigen.

Bakteri Berdasarkan Bentuknya

Sedangkan apabila diklasifikasikan dengan berdasarkan bentuknya maka bakteri dibagi ke dalam 4 golongan diantaranya:

  1. Kokus
    Kokus adalah jenis bakteri yang berbentuk bulat. Kokos tersebut terbagi lagi diantaranya itu monokokus, diplokokus, streptokokus, stafilokokus.
  2. Basilus
    Basilus merupakan bakteri berbentuk batang. Basilus tersebut juga terbagi menjadi beberapa bentuk diantaranya seperti monobasil, diplobasil, streptobasil.
  3. Koma
    Koma ini merupakan jenis bakteri yang berbentuk koma.
  4. Spirilum
    Spirilum ini merupakan bakteri bentuknya itu spiral.

Reproduksi Bakteri

Cara bereproduksi bakteri dapat terjadi dengan secara seksual melalui transduksi, transformasi, serta juga konjugasi atau juga bisa dengan secara aseksual dengan melakukan pembelahan biner/diri. Dibawah ini merupakan penjelasannya :

Secara Seksual


  1. Transduksi
    Transduksi merupakan sebuah pemindahan materi genetik dengan perantaraan virus. Proses tersebut diawali dengan masuknya virus ke dalam bakteri. Setelah itu virus akan berkembang biak sehingga akan menyebabkan sel bakteri yang dimasukinya itu mengalami pecah. Virus yang baru terbentuk dan akan berhamburan keluar dari sel bakteri.
  2. Transformasi
    Transformasi merupakan pemindahan sedikit materi genetik berupa AND (DNA) atau gen dari bakteri satu ke bakteri yang lain sejenis dengan suatu proses fisiologis yang kompleks.
  3. Konjugasi
    Konjugasi merupakan suatu perkawinan antara kedua sel kelamin. Sel kelamin jantan tersebut ditandai dengan adanya rambut halus (Fili) serta pada permukaan dinding sel yang dapat berikatan pada suatu tempat khusus pada permukaan sel betina. Reproduksi dengan secara konjugasi tersebut terjadi pada bakteri gram negatif seperti Escherichia coli, Salmonella sp., serta Pseudomonas sp..

Secara Aseksual

Perkembangbiakan dengan secara aseksual bakteri dilakukan dengan cara membelah diri (Binary fission). Bakteri tersebut akan membelah menjadi 2 sel anakan, 2 menjadi 4, dan begitu terus seterusnya. Pembelahan biner tersebut selesai setelah terbentuknya dinding sel. Dalam kondisi yang ideal, bakteri itu akan membelah diri tiap 15-20 menit.

Meskipun bakteri mampu untuk berkembang biak dengan secara cepat, pertumbuhan bakteri tersebut juga dipengaruhi oleh faktor suhu, sinar matahari, kelembapan, dan juga zat kimia. Suhu maksimal untuk pertumbuhan bakteri yakni 27C – 30C. Bakteri tersebut tumbuh dengan baik pada lingkungan yang lembab. Sinar matahari tersebut mampu untuk merusak struktur materi genetik bakteri sehingga akan dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Contoh Bakteri dan Peranannya

Bakteri Menguntungkan
Bidang Bakteri Peranan
Pertanian Fiksasi nitrogen(Azotobacter, Clostridium pasteurianum, Rhodospirillum rubrum) Mengikat nitrogen bebas
Nitrifikasi(Nitrosomonas, Nitrosoccus) Membantu proses pembentukan senyawa nitrat dalam tanah
Farmasi Pseudomonas denitrificans Menghasilkan vitamin B1
Streptomyces griceus Menghasilkan antibiotik streptomisin untuk penyakit TBC
Streptomyces aureofaciens Menghasilkan aureomisin
Streptomyces venezuelae Menghasilkan kloromisetin
Bacillus brevis Menghasilkan tirotrisin
Asam(Acetobacter aceti, Propionibacterium acueus) Menghasilkan asam
Pengurai(Escherichia coli) Menguraikan sisa-sisa organisme menjadi senyawa organik
Industri Makanan/Minuman Streptococcus lactis, Lactobacillus casei Pembuatan keju
Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus Pembuatan yoghurt
Acetobacter xylinum Pembuatan nata de coco

Bakteri Merugikan
Bakteri Bentuk Penyakit Tempat Infeksi
Clostridium Tetanus Basil Otot
Diplococcus pneumonia Pneumonia Kokus Paru-paru
Mycobacterium tuberculosa TBC Basil Paru-paru
Mycobacterium leprae Lepra Kokus Jaringan tubuh (Kulit)
Neisseria gonorhoeae Gonorhoca Kokus/Basil Alat kelamin
Pasteurella pestis Pes Basil Kulit
Salmonella typhosa Tifus Basil Usus halus
Shigella dysentriae Disentri Basil Usus halus
Treponema pallidum Sipilis Spiral Alat kelamin
Vibrio comma Korela Koma Usus halus
Mycobacterium anthrax Antraks Basil Saluran napas
Corynebacteri diphteri Dipteri Basil Saluran napas

Demikianlah penjelasan mengenai Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya, semoga dapat bermanfaat untuk anda.

15 Pengertian Seni Lukis Menurut Para Ahli

Www.Pendidikanku.Org - Seni lukis adalah salah satu dari berbagai macam cabang dari seni rupa yang diciptakan dari hasil imajinasi yang kemudian dituangkan melalui media garis, warna, tekstur, gelap terang, bidang serta juga bentuk. Seni lukis ini disajikan dalam bidang 2 / 3 dimensi, seperti kanvas, papan, kertas, dan lainnya. Hasil karya dari seni lukis disebut dengan lukisan.

Pengertian Seni Lukis Menurut Para Ahli

Dibawah ini merupakan pengertian dari seni lukis yang dikemukakan oleh para ahli, antara lain sebagai berikut :

Leo Tolstoy “Sumardjo, 2000:62”

Menurutnya, seni lukis adalah ungkapan perasaan pencipta yang disampaikan kepada orang lain agar mereka dapat merasakan apa yang dirasakan pelukis.

Sukaryono 1998:7

Menurutnya, seni lukis adalah ungkapan isi hati dan perasaan yang disebut sebagai bahasa seniman yang dikomunikasikan.

Thomas Munro “Mikke Susanto, 2002:101”

Menurutnya, seni lukis adalah alat buatan manusia untuk menimbulkan efek-efek psikologis atas manusia lain yang melihatnya.

Soedarso SP “Mike Susanto, 2002:101”

Menurutnya, seni lukis adalah Karya manusia yang mengkomunikasikan pengalaman-pengalaman batinnya, pengalaman batin tersebut disajikan secara indah sehingga merangsang timbulnya pengalaman batin pula pada manusia lain yang menghayatinya.

Soedarso Sp “1990:11”

Menurutnya, Lukis merupakan cabang dari seni rupa yang cara pengungkapannya diwujudkan melalui karya dua dimensional dimana unsur-unsur pokok dalam karya dua dimensional ialah garis dan warna.

Soni Ade & Imam R

Menurut mereka, Lukis merupakan kekuatan peradaban manusia, kekuatan budaya, karena dalam melakukan lukis kita dilatih untuk jeli, cermat dan teliti dalam mengamati berbagai fenomena alam dan kehidupannya.

Suyanto “2014”

Menurutnya, Seorang seniman lukis mengatakan bahwa seni lukis merupakan karya seni rupa yang dituangkan dalam bentuk lukisan hasil dari ekspresi jiwa seorang seniman.

Herbert Read

Menurutnya, seni lukis adalah kegiatan rohani yang merefleksikan pada jasmani, dan mempunyai daya yang bisa membangkitkan perasaan/jiwa.

Myers “1962:156”

Menurutnya, seni lukis mengungkapkan nilai-nilai intelektual, emosional, simbolis, religius dan nilai-nilai subyektif yang lain.

M. Adler

Menurutnya, Seni lukis dapat diartikan sebagai sesuatu yang memberikan kesenangan.

Aristoteles

Menurutnya, Seni lukis adalah sesuatu yang selain baik juga menyenangkan.

Noryan Bahari

Menurutnya, Seni lukis dalam bahasa ungkapan pengalaman artistik dan ideologi seseorang.

Harry Sulastianto

Menurutnya, Seni lukis adalah cabang seni rupa mumi yang berwujud dua dimensi, biasanya dilakukan di atas kanvas dengan menggunakan cat minyak atau cat akrilik.

Suwarso Wisetrotomo, M Dwi Marianto dan Endah Nawang N

Menurut mereka, Seni lukis adalah sebuah pengabdian dalam gambar, perjalanan pengalaman hidup.

Galeria Fasya Art Studio

Menurut Galeria Fasya Art Studio, Lukis merupakan cabang atau bagian dari seni rupa dimana wujud dari lukis itu sendiri merupakan karya dua dimensi “dwi matra”, walaupun memiliki dasar pengertian yang sama dengan seni rupa, namun lukis memiliki arti yang lebih karena lukis merupakan sebuah pengembangan yang lebih utuh dari sekedar menggambar.

Persepsi : Pengertian, Proses, dan Faktor Menurut Para Ahli

Pendidikanku.Org - Pada saat ini kita akan membahas mengenai apa itu pengertian Persepsi, Persepsi merupakan proses yang didahului oleh penginderaan, yakni proses yang diterima individu dengan melalui alat reseptor yaitu alat indera. Proses penginderaan tersebut tidak terlepas dari proses persepsi. Alat indera adalah penghubung antara individu dengan dunia eksternal.

Pengertian Persepsi Menurut Para Ahli

Banyak dari para ahli yang mengungkapkan pendapat tentang persepsi secara definitif yang berbeda satu sama lain, untuk itu, lebih jelas lagi simak ulasan dibawah ini:

Menurut Robbins, S.P. (2003:88)

Robbins, S.P Mendeskripsikan persepsi dalam kaitannya dengan lingkungan, yakni sebagai proses yangmana individu-individu mengorganisasikan dan menafsirkan kesan indera mereka supaya memberi makna pada lingkungan mereka.

Menurut Triato Dan Titik Triwulan, T. (2006:53)

Persepsi adalah suatu proses pengenalan atau identifikasi sesuatu dengan menggunakan panca indera. Kesan yang diterima individu sangat tergantung pada seluruh pengalaman yang telah diperoleh melalui proses berpikir dan belajar, serta dipengaruhi oleh faktor yang berasal dari dalam diri individu.

Menurut Kotler (2004:193)

Yang menyatakan bahwa persepsi merupakan suatu proses dimana seseorang dapat memilih, mengatur dan mengartikan informasi menjadi suatu gambar yang sangat berarti di dunia.

Menurut Kreitner Dan Kinicki (2005:208)

Persepsi adalah sebuah proses kognitif yang memungkinkan kita bisa untuk menafsirkan dan memahami lingkungan sekitar kita.

Menurut Khairani (2012:62)

Persepsi merupakan suatu proses yang didahului stimulus yang diterima oleh individu melalui alat reseptor yaitu indera. Terdapat 2 faktor yang mempengaruhi persepsi yaitu faktor internal dan faktor eksternal.


Proses Terjadinya Persepsi

Menurut Hamka proses terjadinya persepsi ini melalui tahap-tahap sebagi berikut:

  1. Tahap pertama adalah tahap yang dikenal dengan nama proses kealaman atau proses fisik yakni proses ditangkapnya suatu stimulus “objek” oleh panca indera.
  2. Tahap kedua adalah tahap yang dikenal dengan proses fisiologis yakni proses diteruskannya stimulus atau objek yang sudah diterima alat indera dengan melalui syaraf-syaraf sensoris ke otak.
  3. Tahap ketiga adalah proses yang dikenal dengan nama proses psikologis yakni proses dalam otak, sehingga individu dapat mengerti, menyadari, menafsirkan dan menilai objek tersebut.
  4. Tahap keempat adalah hasil yang diperoleh dari proses persepsi yaitu berupakan tanggapan, gambaran atau kesan.

Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi

Disamping itu terdapat faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi proses persepsi antara lain:

Faktor Internal

Individu sebagai faktor internal saling berhubungan/interaksi dalam mengadakan persepsi. Mengenai keadaan individu yang bisa mempengaruhi hasil persepsi datang dari dua sumber yakni berhubungan dengan segi kejasmanian dan juga segi psikologis.

Jika sistem fisiologis terganggu, hal tersebut juga akan berpengaruh dalam persepsi seseorang. Sedangkan segi psikologis yakni  mengenai pengalaman, perasaan, kemampuan berpikir, kerangka acuan serta juga motivasi yang akan berpengaruh pada individu dalam mengadakan persepsi.

Faktor Eksternal

Adapun untuk faktor eksternal diantaranya yaitu:

Stimulus
Supaya stiimulus dapat dipersepsi, maka stimulus tersebut harus cukup kuat. Kejelasan dari stimulus akan banyak berpengaruh dalam persepsi. Stimulus yang kurang jelas akan berpengaruh dalam ketepatan persepsi. Jika stimulus berwujud benda bukan manusia, maka ketepatan persepsinya lebih terletak pada individu yang mengadakan persepsi, karena benda yang dipersepsikan tersebut tidak ada usaha untuk dapat mempengaruhi yang mempersepsi.

Lingkungan Atau Situasi
Lingkungan atau situasi khususnya yang melatarbelakangi stimulus tersebut juga akan berpengaruh dalam persepsi jika obyek persepsi adalah manusia. Obyek & lingkungan yang melatarbelakangi obyek merupakan kesatuan yang sulit dipisahkan. Obyek yang sama dengan situasi sosial yang berbeda dapat menghasilkan sebuah persepsi yang berbeda.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian persepsi menurut para ahli, semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Sinopsis : Pengertian, Ciri, Fungsi, Strategi,Cara Membuat

Pendidikanku.Org - Pada kesempatan ini pendidikanku akan menshare mengenai apa itu sinopsi?, Ciri-ciri sinopsis?, Fungsi sinopsis itu apa?, bagaimana cara membuat sinopsis? point-point tersebut akan dijelaskan sebagai berikut, Pengertian Sinopsis adalah suatu ringkasan atau garis besar naskah yang menggambarkan isi dari sebuah film, buku, atau pementasan yang dilakukan baik itu secara konkrit maupun secara abstrak. Sinopsis ini biasanya digunakan sebagai prolog pada sebuah naskah yang sengaja dibuat yang bertujuan untuk dapat memudahkan penonton mengetahui dan juga memahami secara singkat dari isi yang ada pada naskah tersebut. Kenapa dinamakan sebuah ringkasan? karena pada sinopsis ini biasanya hanya berupa beberapa jumlah halaman atau seperlima  atau sepersepuluh dari panjang karangan asli dari isi naskah yang digunakan.

Pengertian Sinopsis Lengkap
Pengertian Sinopsis Lengkap
Prolog dalam suatu naskah biasanya berisi tentang perkenalan toko h-tokoh dan pemerannya, konflik yang terjadi dalam cerita, peristiwa penting yang menarik serta sinopsis cerita secara sekilas.
Selain sinopsis naskah dalam pementasan diatas ada juga sinopsis lainnya, salah satunya misalnya sinopsis novel. Apa sih sinopsis novel? secara umum Sinopsis novel adalah ringkasan cerita dari sebuah novel. Ringkasan novel merupakan bentuk secara garis besar dan singkat dari sebuah novel namun tetap memperhatikan unsur-unsur intrinsik novel tersebut. baca juga unsur intrinsik dalam karya sastra
Membuat Sinopsis merupakan cara yang efektif dalam menyajikan karya sastra (novel) yang panjang kedalam bentuk yang lebih singkat.
Dalam sinopsis ini, keindahan dalam gaya bahasa, ilustrasi, serta penjelasan-penjelasan itu dihilangkan, namun tetap mempertahankan isi dan gagasan-gagasan si pegarang.

Apa Ciri-Ciri Sinopsis ?

Adapun ciri-ciri sinopsis antara lain sebagai berikut :
1. Alur cerita disusun secara berurutan berdasarkan kronologis dan cerita aslinya hanya saja dipersingkat.
2. Bahasa yang digunakana adalah bahasa persuasif, yakni berupa bujukan yang bertujuan supaya para pembaca sinopsis tertarik (penasaran) membaca buku aslinya.
3. Terdapat ajakan dan motivasi bagi para pembaca.
4. Biasanya didalam sinopsis diterangkan atau dijelasakan juga mengenai kekurangan atau kelebihan yang ada pada naskah tersebut.
5. Sinopsis juga menampilkan konflik (permasalahan) dengan singkat namun menarik.

Apa Fungsi Sinopsis?

Adapun Fungsi sinopsi adalah sebagai berikut :
1. Memberikan sebuah gambaran secara singkat mengenai isi dari naskah yang ada.
2. Membuat sebuah gambaran atau pandangan yang jelas mengenai  uratan dari cerita dalam naskah.
3. Sebagai pembuka / prolog atau epilog dari naskah yang akan dipentaskan. 
4. Sebagai sarana untuk mengenalkan isi cerita dari suatu naskah yang ada, supaya para pembaca tertarik         (penasaran) untuk mengetahui lebih lanjut.
5. Sebagai sebuah pedoman buat para pemeran dalam melakukan improvisasi.

Apa Strategi dalam Membuat Sinopsis

Dalam memudahkan penulis membuat sinopsis, dibawah ini adalah beberapa strategi penting yang digunakan antara lain sebagai berikut :
1. Tema
Untuk memudahkan dalam membuat sinopsis, terlebih dahulu yang harus ditentukan tema, setelah menentukan tema, setelah itu cari beberapa gagasan pokok yang terdapat pada naskah.
2. Perhatikan Alur
Perhatikan alur cerita yang akan dibuat seperti ciri-ciri diatas, karena pada dasarnya pembuatan sinopsis ini adalah untuk memberikan gambaran yang jelas dan berurutan yang membuat para pembaca tertarik.
3. Perhatikan penokohan
Perhatikan juga watak penokohan lebih yang ditonjolkan.

Proses Membuat Sinopsis

1. Yang jelas kita terlebih dahulu tau mengenai isi dari naskah yang akan dibuatkan sinopsisnya, kenapa? karena hal tersebut akan membuat kita mengetahui point / kesan penting, substansi dan esensi  umum dari si penulis naskah.
2. Catat atau garis bawahi gagasan-gagasan penting yang ada di dalam naskah, kembangkan juga gagasan pokok yang ditandai dengan beberapa kalimat ringkas.
4. Pergunakanlah kalimat yang jelas, efektif, menarik dan mudah dipahami.
5. Apabila ingin mencantumkan Dialog dan monolog yang ada pada naskah, penulis sinopsis hanya perlu mencantumkan dialog secara garis besarnya saja.
6. Sinopsis yang dibuat ini tidak boleh menyimpang atau ngelantur dari isi naskah.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian sinopsis lengkap semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Pengertian Toleransi, Bentuk, Manfaat dan Contohnya

Pendidikanku.Org - Saat ini pendidikanku akan membahas mengenai pengertian toleransi, pengertian toleransi antar agama, pengertian toleransi antar budaya pengertian toleransi secara etimologi, pengertian toleransi secara terminologi, pengertian toleransi menurut para ahli, manfaat toleransi, dan bentuk-bentuk tolerasi. Oke langsung saja ke topik utama mengenai pengertian toleransi dibawah ini.


Pengertian Toleransi dan Manfaat Toleransi Terlengkap
Pengertian Toleransi dan Manfaat Toleransi Terlengkap

Pengertian Toleransi

Pengertian Toleransi Secara Umum 

Pengertian toleransi adalah sikap saling menghargai prinsip atau kenyakin dari tiap-tiap individu atau keompok dalam bermasyarakat dan bernegara.. Pada tanggal 16 November adalah hari peringatan Toleransi Internasional. yang diadopsi UNESCO dari Declaration of Principles on Tolerance, pada 16 November 1995. Toleransi ini harus didasari dengan adanya  sikap kelapangan dada terhadap sesama manusia dengan memperhatikan prinsip-prinsip yang dipegang sendiri.

Toleransi terjadi dan berlaku karena terdapat perbedaan prinsip, dan menghormati perbedaan keyakinan tanpa mengorbankan prinsip sendiri. Dengan kata lain, pelaksanaannya hanya pada aspek-aspek yang detail & teknis bukan dalam persoalan yang prinsipil. Dalam toleransi kita dilarang untuk bersikap diskriminasi terhadap suatu kelompok tertentu yang berbeda dari mayoritas masyarakatnya. Sikap toleransi mengacu dalam segala hal termasuk dalam kontek sosial, budaya dan juga agama.

Pengertian toleransi antar sosial

Pengertian toleransi sosial ini mengajarkan agar tiap-tiap individu atau kelompok mau itu minoritas atau mayoritas dapat sama-sama saling menghargai, contoh simpel seperti disekolah, biasanya disekolah itu ada kelompok yang ingin menunjukan popularitasnya, jadi terkadang mereka seperti mengasingkan / membully teman-teman sekolahnya yang tidak sejalan dengan kelompok mereka. nah untuk itu toleransi sosial ini akan dapat menghilangkan diskrimanasi terhadap kelompok besar menguasai kelompok yang kecil.

Pengertian Toleransi antar Budaya

Indonesia sebagai negara kepalauan, Indonesia memiliki 35 provinsi dari sabang sampai merauke dengan beragam suku dan budaya, hal ini tentu membuat Indonesia banyak sekali budaya-budaya daerah yang berbeda-beda, Pengertian toleransi antar budaya ini merupakan sikap dan sifat saling menghargai kebudayaan dari tiap kelompok atau golongan daerah. tanpa harus membicarakan kebudayaan daerah-daerah lain supaya tetap terjalin keharmonisaan dari tiap-tiap daerah.


Pengertian Toleransi antar agama

Pengertian Toleransi antar agama adalah sikap menghargai dan menghormati keyakinan tiap-tiap penganut agama tanpa harus memaksakan kehendak, menjelekan dan juga mencela antara umat beragama. Indonesia memiliki agama resmi yakni Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu. dan bukan rahasia umum bahwa agama merupakan keyakinan yang sangat dipegang teguh oleh tiap-tiap penganut agama. hal ini yang menyebabkan banyak sekali perdebatan atau diskusi, nah disinilah peranan toleransi antar agama untuk dapat saling menghargai tiap-tiap perbedaan keyakinan yang ada di tiap-tiap negara khususnya di Indonesia.

Pengertian Toleransi Secara etimologi

Secara etimologi toleransi berasal dari kata tolerance (dalam bahasa Inggris), dalam bahasa Latin “Tolerare”. yang mempunyai arti sikap membiarkan, mengakui serta menghormati keyakinan orang lain tanpa memerlukan persetujuan. Di dalam bahasa Arab menterjemahkan toleransi dengan tasamuh, berarti saling mengizinkan, saling memudahkan.

Dari pengertian toleransi secara etimologi dapat disimpulkan bahwa pengertian toleransi secara etimologi adalah sikap saling menghargai dan menghormati prinsip serta keyakinan dengan lapang dada terhadap semua manusia.

Pengertian Toleransi Secara terminologi

Pengertian toleransi menurut para ahli antara lain sebagai berikut:
  • Menurut W.J.S Purwadarminta Toleransi ialah sikap dan sifat tenggang rasa berupa menghargai dan juga membolehkan pendirian, pendapat, pandangan, kepercayaan atau hal-hal lainnya yang berbeda dengan prinsipsendiri.
  • Menurut Dewan Ensiklopedi Indonesia Toleransi dalam aspek sosial, politik, merupakan suatu sikap membiarkan orang untuk memiliki suatu keyakinan yang berbeda. Selain itu menerima pernyataan karena sebagai pengakuan dan menghormati hak asasi manusia.

Dari Penjelasan diatas maka dapat pendidikanku simpulkan bahwa pengertian toleransi adalah sikap dan sifat pemberian kebebasan kepada sesama manusia, termasuk itu dari segi individu atau kelompok masyarakat untuk bisa menjalankan keyakinan atau prinsip - prinsip yang dipegang oleh individu atau kelompok lain dan berhak untuk mengatur hidup dan menentukan nasibnya sendiri, selama sikap yang ia jalankan dan  tentukan itu tidak bertentangan dengan aturan-aturan atau syarat-syarat terciptanya ketertiban dan perdamaian dalam hidup bermasyarakat dan bernegara.


Manfaat Toleransi

Dari penjelasan mengenai pengertian toleransi sudah jelas bahwa toleransi memiliki banyak sekali manfaat, dibawah ini merupakan manfaat toleransi, antara lain sebagai berikut :

  1. Menimbulkan keharmonisan dalam bermasyarakat.
  2. Menciptakan rasa kekeluargaan yang erat.
  3. Menimbulkan tenggang rasa antar satu dengan yang lain.
  4. Menciptkan kedamaian, rasa tenang dan aman.
  5. Menciptakan Kerukunan antara suku, agama, dan budaya.

Bentuk-Bentuk Toleransi

Dibawah ini merupakan bentuk - bentuk toleransi, antara lain sebagai berikut :
  1. Toleransi terhadap perbedaan agama
  2. Toleransi terhadap perbedaan daerah/suku/ras
  3. Toleransi terhadap perbedaan bangsa
  4. Toleransi terhadap perbedaan kepercayaan/pendapat/pilihan
  5. Toleransi terhadap perbedaan status

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Toleransi, Manfaat Toleransi, Bentuk - bentuk Toleransi, Serta Contoh Toleransi, semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku