Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Pengertian Ekspor Impor dan Contohnya

Pengertian ekspor dan impor, Tujuan Ekspor impor, Manfaat Ekpor Impor, Contoh Ekspor Impor

Pengertian Ekspor Impor dan Contohnya - Dikesempatan ini pendidikanku kembali menshare artikel mengenai apa pengertian ekspor dan impor, tujuan dari ekspor dan impor, manfaat ekspor impor, dan contoh dari ekspor dan impor itu apa? point-point diatas akan dirangkum dengan maksimal, oke langsung saja penjelasan dari ekspor dan impor dibawah ini :
Pengertian Ekspor Impor dan Contohnya
Pengertian Ekspor Impor dan Contohnya

Apa sih Ekspor dan Impor ?

Pengertian Ekspor - Ekspor ialah penjualan barang ke luar negeri dengan menggunakan sistem pembayaran, kualitas, kuantitas serta syarat penjualan lainnya yang sudah disetujui oleh pihak eksportir dan importir. atau Pengertian Ekspor lebih sederhananya adalah aktivitas menjual barang dari dalam negeri ke luar negeri. Sepuluh Kelompok hasil industri dengan nilai ekspor terbesar (Milyar US$)
dari situs resmi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
Untuk lebih jelas lagi silahkan buka situs resmi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
Pengertian Impor - Impor ialah aktivitas pembelian barang dari luar negeri ke dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.  Kegiatan Impor in juga sangat dipengaruhi oleh 2 faktor yakni, pajak dan kuota. Tingkat kegiatan impor ini dipengaruhi oleh hambatan peraturan perdagangan. Pemerintah mengenakan pajak (tarif) pada produk-produk impor. Pajak tersebut biasanya langsung dibayar oleh importir, yang setelah itu importir akan membebankan pajak tersebut kepada konsumen dengan menjual produk impor dengan harga lebih tinggi. Itulah salah satu kemungkinan kenapa harga produk atau barang impor terlalu tinggi dari pada produk dalam negeri dan tentu karena kualitas dari produk atau barangnya juga. Pemerintah juga dapat menerapkan dan membatasi kuota (jumlah) pada produk atau barang yang dapat di impor. 
Dikutip dari CNBC INDONESIA Dibawah ini merupakan daftar impor 2018

5 besar impor barang konsumsi 
  1. Daging lembu beku tanpa tulang sebesar US$ 15,1 miliar
  2. Susu bubuk sebesar US$ 11,3 juta
  3. Beras khusus sebesar US$ 4,7 juta
  4. Apel sebesar US$ 4,6 juta
  5. Anggur US$ 4 juta

5 besar impor bahan baku penolong
  1. Peralatan helikopter sebesar US$ 143 juta
  2. Kain katun sebesar US$ 133 juta
  3. Kedelai sebesar US$ 97 juta
  4. Peralatan elektronik lainnya US$ 87 juta
  5. Bagian peralatan elektronik US$ 69 juta

5 besar impor barang modal
  1. Laptop sebesar US$ 67 juta
  2. Telepon sebesar US$ 45 juta
  3. Mesin logam US$ 1,2 juta
  4. Penggilingan US$ 300 ribu
  5. Mesin air panas US$ 200 ribu.

Untuk lebih jelas mengenai contoh atau apa saja produk (barang) ekspor dan impor di Indonesia dapat mengunjungi situs resmi di 
  1. Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Ekspor dan 
  2. Kementrian Perindustrian Republik Indonesia Impor 

Atau bisa juga melihat perkembangan ekspor dan impor di indonesia di situs 
  1. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Ekspor dan impor ini sangat penting, bermanfaat dan tentu memiliki tujuannya masing-masing. Bila kegiatan dari ekspor dan impor berjalan baik, maka ekonomi suatu negara juga akan lebih maju. untuk lebih jelas lagi mengenai Tujuan ekspor dan impor dibawah ini

Apa tujuan dari ekspor dan impor ?

Tujuan ekspor dan impor - Setelah mengetahui pengertian dari ekspor dan impor yang sudah dijelaskan diatas, lantas apa tujuan dari ekspor dan impor ini. Dibawah ini adalah tujuan dan Manfaat dari ekspor dan impor.

Tujuan ekspor
  1. Mengendalikan harga produk ekspor dalam negeri
  2. Menciptakan iklim usaha yang kondusif
  3. Menjaga kestabilan kurs valuta asing

Tujuan impor
  1. Mengurangi keluarnya devisa keluar negeri
  2. Memperkuat posisi neraca pembayaran
  3. Memenuhi kebutuhan dalam negeri

Apa Manfaat Ekspor dan Impor ?


Manfaat ekspor dan impor - Pengertian ekspor dan impor serta tujuannya sudah dipaparkan diatas lantas apa manfaat dari ekspor dan impor ini. Dibawah ini merupakan manfaat dari ekspor dan impor, antara lain sebagai berikut :

Manfaat ekspor
  • Memperluas pasar
  • Menambah devisa negara
  • Memperluas devisa negara
  • Mengenalkan Produk Dalam Negeri
  • Meningkatkan Lapangan Pekerjaan
  • Menjalin Kerjasama Antar Negara

Manfaat impor
  • Memperoleh produk (barang) dan jasa yang tidak bisa dihasilkan.
  • Memperoleh teknologi modern.
  • Memperoleh bahan baku.

Nah dari pengertian ekspor dan impor diatas sudah jelas bukan bahwa dua kegiatan ekspor dan impor memang berhubungan dan punya tujuan serta manfaat yang sangat baik bagi suatu negara. 

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian ekspor dan impor, Tujuan Ekspor impor, Manfaat Ekpor Impor, Contoh Ekspor Impor, Semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Pengertian Internet Dampak Internet Lengkap

Pengertian Internet, Dampak Positif dan Negatif Internet, Fungsi Internet

Apa itu Internet ?

Pengertian Internet, Dampak Positif dan Negatif Internet - Pengertian Internet, Fungsi, Manfaat Internet|, Pada dasarnya, Pengertian Internet ialah suatu jaringan komputer yang saling terkoneksi dengan menggunakan sebuah sistem standar global transmission control protocol/internet protocol suite (TCP/IP) yang digunakan ialah sebagai protokol pertukaran paket untuk melayani miliaran pengguna yang terdapat di seluruh penjuru dunia. Internet (interconnected network) dapat juga diartikan sebagai suatu jaringan komunikasi global yang terbuka dan yang mengkoneksikan jutaaan atau milyaran jaringan komputer dengan berbagai tipe serta jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi contohnya telepon, satelit, dan sebagainya. 
Pengertian Internet, Dampak Internet Lengkap
Pengertian Internet, Dampak Internet Lengkap


Apa Fungsi Internet ?

Dari pengertian internet diatas, internet mempunyai fungsi utama yakni menghubungkan semua pengguna di seluruh dunia dan mempermudah aktivitas atau kegiatan para pengguna. Fungsi lain internet ialah :
  1. Sebagai media komunikasi 
  2. Sebagai salah satu tempat untuk akses informasi 
  3. Berbagi sumber daya atau data
  4. untuk menyiarkan dan mengakses secara langsung baik itu berita dan bertukar data di seluruh dunia.

Apa Manfaat Menggunakan Internet ?

Manfaat dari Internet - Dari mudahnya berbagi data sesama pengguna internet dan mencari informasi, terdapat lebih banyak lagi manfaat dari menggunakan internet ini, manfaat menggunakan internet, antara lain sebagai berikut :

1. Komunikasi Cepat
Komunikasi dengan menggunakan internet lebih mudah dan juga lebih cepat tidak hanya secara lokal hal tersebut juga berlaku secara internasional. 
2. Internet sebagai hiburan
Terdapat banyak sekali hal-hal bisa anda temukan diinternet berbagai sumber berita , bersosialiasi di media sosial, bermain game dan nonton video menjadikan internet salah satu hal sulit untuk dilepaskan karena kelengkapan data informasi serta hiburan yang ada di internet.
3. Internet sebagai sumber Pengetahuan
Internet sebagai media hiburan ternyata bisa sebagai sumber pengetahuan, di internet anda bisa mencari ilmu pengetahuan yang cukup lengkap, mungkin karena hal ini juga pelajaran zaman sekarang lebih dominan menambah wawasan dan pengetahuan mereka di internet dari pada langsung datang ke Perpustakaan atau tempat belajar lainnya. 
4. Internet Dalam Bisnis 
karena banyaknya pengguna internet khususnya di Indonesia tentunya hal tersebut menjadi salah satu peluang dalam berbisnis
5. Di Internet bisa belanja
Banyak sekali para pengusaha besar sampai home industri yang memasarkan barang produksinya ke internet karena banyaknya pengguna internet khususnya di Indonesia sendiri, hal tersebut menjadi salah satu alasan pengusaha untuk memasarkan dan mempromosikan dagangnnya. Terdapat banyaknya sekali online shop yang ada karena kemudahan dalam transaksi dan lebih efisien serta efektif.
6. Internet ladang informasi
anda bisa mencari informasi apa saja, mulai dari informasi tentang pohon kelapa, mencari jodoh dimedia sosial, mencari lowongan pekerjaan, bisa anda temukan di internet, tapi tentu juga harus disaring lagi informasi yang terdapat di internet.

Apa dampak positif & negatif internet ?

Dampak Positif Internet
Terdapat dampak positif dari Internet, antara lain :
  • Memangkas Jarak dan Waktu
    Internet memudahkan kita dalam mengirim file atau data dari berbagai tempat diseluruh dunia, 
  • Mempererat Hubungan Antar Manusia
    Perkembangan dalam penggunaan media sosial juga berperan dalam menjalin hubungan antar manusia tidak hanya yang sudah kenal, kita juga bisa berkenalan dengan orang lain yang belum kita kenal, tapi inget tentu ada batasannya, dan jangan langsung percaya.
  • Mempermudah Urusan Manusia dalam Berbagai Hal
    Bertransaksi jual beli juga bisa lebih cepat dan mudah dengan internet ini.
  • Menambah Peluang Kerja Baru
    Di internet banyak sekali yang bisa di jadikan sebagai peluang bisnis contohnya menjadi menjadi youtuber dan juga bisa mencari informasi yang berkaitan dengan bisnis.
Dampak Negatif Internet
Kalo ada dampak positif tentu ada dampak negatifnya, Dibawah ini merupakan dampak negatif dari internet.
  • Mudah Tersebarnya Informasi Palsu
    Karena sangat mudah dalam hal berbagi file,data, informasi, hal ini juga yang membuat orang-orang yang memprovokasi dan tidak bertanggung jawab memberikan infomasi-informasi palsu (tidak benar), oleh karena itu ada baiknya untuk mensaring atau memfilter informasi-informasi yang tersebar. 
  • Mudahnya Peredaran Barang-Barang Terlarang
    Oleh karena mudahnya dalam bertransaksi jual beli, hal tersebut juga membuat orang-orang mengambil kesempatan dengan bisa menginformasikan dan bertransaksi barang-barang ilegal tidak hanya barang-barang gelap(") tapi bisa juga bahkan sampai Narkotika dan lain sebagainya.
  • Meningkatnya Resiko Pertengkaran dengan pengguna internet
    Nah yang satu ini berkaitan juga dengan informasi palsu yang tersebar, biasanya informasi-informasi sedang trending yang tersebar di internet ini memunculkan komentar serta pemikiran-pemikiran dari berbagai pihak yang kadang tidak sejalan, hal ini yang membuat pertengkaran di internet bisa muncul.
Jadi, dari dampak negatif diatas ada baiknya kita tidak langsung percaya pada informasi yang tersebar, adanya baiknya untuk memfilter atau menyaring dulu informasi tersebut atau bila perlu tunggu informasi yang resmi dari yang bersangkutan atau yang berkaitan. 

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian Internet dampak negatif dan positif internet, semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Teknik Unsur dan Fungsi Seni Lukis

Pengertian Seni Lukis, Unsur Seni Lukis, Komponen Seni Lukis, Aliran Seni Lukis Serta Ciri-Cirinya

Pengertian Seni Lukis Lengkap - Saat ini Pendidikanku akan membahas tentang kesenian melukis, mulai dari Pengertian Seni Lukis, Unsur Seni Lukis, Komponen Seni Lukis, diartikel sebelumnya pendidikanku sudah membagikan artikel terkait seni yakni pengertian seni musik, untuk lebih jelas silahkan dibaca mengenai pengertian seni musik, sekarang kembali ke topik bahasan yakni pengertian seni lukis lengkap dibawah ini:
Pengertian Seni Lukis Lengkap
Pengertian Seni Lukis Lengkap


Teknik Seni Lukis

Terdapat teknik dalam seni lukis, adapun teknik seni lukis antara lain sebagai berikut:
1. Teknik Aquarel
Teknik aquarel merupakan teknik melukis dengan menggunakan car air (aquarel) dengan sapuan warna tipis sehingga lukisan yang dihasilkan transparan.

2. Teknik Plakat
Teknik plakat merupakan teknik melukis dengan menggunakan cat air, cat akrilik, / cat minyak dengan sapuan tebal serta komposisi yang tebal sehingga akan memberi kesan yang colorful pada karya lukis yang dihasilkan.

3. Teknik Spray
Teknik spray ini ialah teknik seni luki yang dilakukan dengan cara menyemprotkan cat ke  media lukis. Dengan menggunakan teknik spray ini, lukisan yang dihasilkan akan lebih halus serta tampilannya lebih visual,

4. Teknik Pointilis
Teknik pointilis merupakan teknik melukis dengan menggunakan titik-titik untuk dapat menghasilkan lukisan yang menawan. Melukis menggunakan teknik pointilis ini membutuhkan kesabaran. Pelukis sering menggunakan gradasi warna untuk dapat mengatur gelap terang pada suatu lukisan.

5. Teknik Tempera
Teknik tempera merupakan teknik lukis dengan cara menggunakan kuning telur dalam cat digunakan sebagai bahan perekat. teknik tempera ini umumnya digunakan pada media kayu, kanvas, maupun tembok.

6. Teknik Basah
Teknik basah merupakan teknik melukis dengan cara mengencerkan cat minyak dengan menggunakan minyak cat (linseed oil),  pada saat selesai diencerkan kemudian barulah diterapkan dimedia kanvas.

7. Teknik Kering
Teknik kering merupakan teknik melukis dengan menggunakan cat minyak tanpa menggunakan minyak cat.

8. Teknik Campuran
Teknik ini merupakan teknik melukis dengan perpaduan antara teknik basah & teknik kering. teknik campuran ini umumnya diawali dengan penggunaan teknik kering terlebih dahulu setelah itu teknik basah dengan cara memblok warna sambil menambahkan intensitas minyak cat dengan secara perlahan sampai selesai lukisan yang dibuat.

Unsur-Unsur Seni Lukis

Terdapat dua unsur dalam sei lukis yaitu unsur visual dan unsur non visual:

Unsur Visual
Unsur visual dalam seni lukis antara lain:
  1. Garis (line)
  2. Bidang (field)
  3. Ruang (space)
  4. Warna (color)

Unsur Non Visual
Berikut ini Unsur non visual dalam seni lukis ialah sebagai berikut:
  1. Imajinasi
  2. Pandangan hidup dan pengalaman
  3. Konsep
  4. Sikap estetik dan aritstik

MEDIA SENI LUKIS

Media yang diperlukan dalam pembuatan seni lukis terdiri dari alat dan bahan. Dibawah ini merupakan media dari seni lukis, antara lain:

1. Bahan
Pada umumnya tiap-tiap medium/bahan mempunyai dua sifat dasar, yaitu:

  1. Sifat fisik, yakni medium/bahan bisa dilihat dengan mata, permukaannya dapat diiketahui kasar atau halus, keras, lunak, mudah pecah, bersifat elastis, dan lainnya.
  2. Sifat estetis, yakni sifat keindahan yang dipunyai tiap-tiap medium itu berbeda. Nilai estetika dari lukisan yang menggunakan media cat minyak tentu berbeda dengan lukisan yang menggunakan media cat air.
Tiap-tiap bahan yang dipilih untuk karya seni lukis ini memiliki sifat dan juga karakter yang berbeda-beda. Pemilihan medium/bahaan tidak menentukan artistik dan juga tidak menentukan mahalnya suatu karya, melainkan kreatifitas serta bakat seniman yang lebih mempengaruhi kualitas karya yang dihasilkan.

2. Alat
Pemilihan alat yang baik, alat yang dipilih juga harus menyesuaikan dengan medium yang digunakan. Alat yang digunakan didalam seni lukis sama dengan peralatan menggambar pada umumnya, yakni

  1. cat air,
  2. pensil,
  3. cat poster,
  4. pensil warna,
  5. pastel, kuas,
  6. crayon,
  7. cat akrilik, dan lainnya. 

FUNGSI SENI LUKIS

Seni lukis mempunyai tiga fungsi utama, yakni :
1. Fungsi Primer
Peran seni lukis sebagai fungsi primer adalah mengungkapkan perasaan serta ekspresi pribadi dari seniman lukis.

2. Fungsi Sekunder
Peran seni lukis sebagai fungsi sekunder mengartikan seni lukis tidak hanya sebagai ungkapan dari ekspresi diri, melainkan juga untuk kepentingan pihak luar serta sarana komunikasi.

3. Fungsi Fisik
Sebagai penghias ruangan guna menambah nilai estetika didalam ruangan

Ke bagian     


Sekian dan Terima kasih sudah membaca tentang Pengertian Seni Lukis, semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Pengertian Seni Lukis Lengkap

Pengertian Seni Lukis, Unsur Seni Lukis, Komponen Seni Lukis, Fungsi Seni Lukis, Aliran Seni Lukis Serta Ciri-Cirinya

Pengertian Seni Lukis Lengkap - Saat ini Pendidikanku akan membahas mengenai kesenian melukis, mulai dari Pengertian Seni Lukis, Unsur Seni Lukis, Komponen Seni Lukis, diartikel sebelumnya pendidikanku sudah membagikan artikel terkait seni yakni pengertian seni musik, untuk lebih jelas silahkan dibaca mengenai pengertian seni musik, sekarang kembali ke topik bahasan yakni pengertian seni lukis lengkap dibawah ini:
Pengertian Seni Lukis Lengkap
Pengertian Seni Lukis Lengkap

PENGERTIAN SENI LUKIS

Seni lukis adalah salah satu daru berbagai macam cabang dari seni rupa yang diciptakan dari hasil imajinasi yang kemudian dituangkan melalui media garis, warna, tekstur, gelap terang, bidang serta juga bentuk. Seni lukis ini disajikan dalam bidang 2 / 3 dimensi, seperti kanvas, papan, kertas, dan lainnya. Hasil karya dari seni lukis disebut dengan lukisan.

KOMPONEN SENI LUKIS

Terdapat beberapa Komponen dalam seni lukis, komponen tersebut yang terdiri dari ketiga elemen yakni subyek, bentuk, dan isi. ketiga elemen tersebut adalah hal yang sangat perlu untuk diperhatikan, disebabkan karena perpaduan yang tepat ketiga elemen tersebut yang akan menghasilkan karya seni lukis yang baik. Dibawah ini merupakan uraian 3 elemen komponen tersebut:

1. Subyek
Subyek adalah sesuatu yang menjadi bentuk lukisan. komponen subyek ini dibedakan menjadi dua, yaitu:
  1. Lukisan bentuk figuratif, artinya subjek masih terikat dengan alam atau dengan kata lain mengambil bentuk-bentuk yang ada di alam.
  2. Lukisan dalam bentuk abstrak (non-figuratif), artinya subyek tidak terikat dengan alam.
2. Bentuk
Komponen Bentuk adalah cara seniman tentang bagaiamana mengekspresikan subjek yang dilukisnya menjadi sebuah karya dua/tiga dimensi yang nyata.
3. Isi
Komponen Isi adalah tujuan yang ingin dicapai dari seniman, yaitu tentang kesan atau ungkapan dari karya seni lukis. Pengungkapan tersebut biasanya ditemukan dalam beberapa aliran seni lukis.
Pengertian Seni Lukis Lengkap
Contoh Lukisan, Source by Google

ALIRAN SENI LUKIS

Seni lukis ini berkembang sudah sejak lama dan telah banyak memunculkan beragam aliran seni lukis, dibawah ini adalah aliran-aliran dalam seni lukis :

1. Aliran surealisme
Aliran surealisme adalah aliran yang berhubung erat dengan dunia fantasi, Aliran ini akan membuat lukisan yang seakan akan berada di dalam dunia mimpi. Lukisan surealisme ini memiliki bentuk / lukisan yang tidak logis berartikan bahwa lukisannya tersebut bersifat khayalan atau imajinatif, walaupun objek sasaran sangat natural. 
Ciri-ciri:
  1. Pikiran cenderung imajinatif, penuh khayalan, dan fantasi
  2. Seniman menggunakan metode ekspresi Absolute Sureealism dan Veristic Surrealism
  3. Lukisan aneh dan asing
2. Aliran Kubisme
Aliran kubisme adalah aliran seni lukis yang prinsipnya menggambarkan bentuk dari objek dengan cara memotong, istorsi, overlap, transparansi, deformasi, serta aneka tampak. Teknik kubisme ini dilakukan pada media lukisan dengan melalui suatu pendekatan bentuk-bentuk geometris, seperti contohnya segitiga, kubus, segiempat, silinder, lingkaran, bola, kerucut, dan kotak.
Ciri-ciri:
  1. Memiliki bentuk geometris
  2. Memiliki paduan warna yang sangat perspektif
  3. Lukisan terlihat ceria
3. Aliran Romantisme
Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa aliran seni menggambarkan peristiwa penting, ketertarikan dan istimewa . Aliran Romantisme ini biasanya menampilkan hal-hal yang sifatnya itu romance, seperti sejarah, tragedi ataupun pemandangan alam. Lukisan aliran romantisme ini cenderung statis dan juga kaku.
Ciri-ciri:
  1. Cenderung didramatisir
  2. Penuh gerak dan dinamis
  3. Pengaturan komposisi dinamis
  4. Lukisan mengandung cerita yang dahsyat dan emosional
  5. Warna bersifat kontras dan meriah
4. Aliran Ekspresionisme
Aliran ekspresionisme adalah aliran seni lukis yang membuat seniman akan mencoba melebih-lebihkan kenyataan dengan bentuk serta warna untuk memperlihatkan emosional.
Ciri-ciri:
  1. Pemilihan warna diutamakan
  2. Imajinasi seseorang
  3. Lebih mengungkapkan jenis emosi kemarahan dibandingkan emosi bahagia
  4. Mengutamakan tema berdasakan kebebasan
  5. Ungkapan isi hati seseorang
5. Aliran Impresionisme
Aliran seni lukis impresionisme ini berusaha untuk memperlihatkan lukisan dengan berdasarkan kenyataan alam, yakni kemurnian yang berasal dari temuan objek dari alam sekitarnya. Selain itu, ciri gambar cenderung tidak detail di objeknya dan kabur.
Ciri-ciri:
  1. Objek sangat alami
  2. Lukisan dibuat diluar ruangan
  3. Karya cenderung tidak mendetail tanpa garis penegas
  4. Tidak memakai warna hitam untuk bayangannya.
6. Aliran Pointilisme
Aliran pointilisme adalah aliran seni lukis yang menggunakan titik-titik dalam menggambarkan suatu objek. Seni lukis aliran pointilisme ini merupakan lanjutan dari seni lukis aliran impresionalisme.
Ciri-ciri:
  1. Titik-titik yang digunakan terdiri dari bermacam-macam variasi
  2. Objek yang dilukis lebih jelas jika dilihat dari kejauhan
  3. Objek berwarna cerah tersusun dari banyak titi-titik kecil berwarna kuning, hijau, dan biru.
7. Aliran Fauvisme
Aliran Fauvisme ini memberikan kebebasan bagi seniman untuk berekspresi terhadap objek lukisan yang dibuatnya, artinya seniman diperbolehkan mebubuhkan warna dengan bebas.
Ciri-ciri:
  1. Warna lukisan cenderung liar dan kontras
  2. Menggunakan Warna berbeda / tidak sama dengan objek
  3. Penggunaan dari garis disederhanakan yang menimbulkan keberadaan garis yang jelas seta kuat bisa diketahui.
8. Aliran Realisme
Aliran realisme ini berupaya untuk memperlihatkan lukisan yang sesuai dengan peristiwa yang sesuai dengan kenyataan tanpa ada penambahan apapun dan sedikitpun.
Ciri-ciri:
  1. Lukisan apa adanya
  2. Tidak melebih-lebihkan untuk hal warna serta keindahan seni
  3. Cenderung menyamakan bentuk alam dengan secara nyata dan akurat
  4. Cenderung sesuai dengan fakta dan peristiwa yang terjadi di alam.
9. Aliran Naturalisme
Aliran naturalisme ini mengupayakan seniman untuk melukiskan sebuah objek secara alamiah. Meski aliran seni lukis ini mirip dengan aliran surealisme, tetapi aliran seni lukis naturalisme ini dibuat tampilnya lebih indah dengan sedikit improvisasi disekitar objek lukis.
Ciri-ciri:
  1. Cenderung menampilkan unsur alam yang objektif
  2. Tidak banyak melibatkan emosional
  3. Memiliki teknik gradasi warna
  4. Memiliki susunan perbandingan, perspektif, tekstur, perwarnaan, serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin
  5. Kebanyakan bertema tentang alam.
10. Aliran Abstraksionisme
Aliran abstraksionisme adalah aliran yang menggunakan warna serta bentuk yang acak dan juga tidak terbatas. Karya seni lukis yang murni imajinasi dari seniman itu sendiri.
Ciri-ciri:
  1. Seni ini menampilkan unsur unsur seni rupa saja yang disusun tidak beraturan
  2. Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam.
11. Aliran Futurisme
Aliran seni lukis futurisme ini menggambarkan suatu objek yang seolah-olah bergerak. Biasanya sebuah objek yang sama digambar dengan beberapa kali pengulangan.
Ciri-ciri:
  1. Memanfaatkan prinsip aneka tampak
  2. Karya seni ini menangkap unsur gerak dan kecepatan
  3. Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain
  4. Memperhatikan kedinamisan, kedisiplinan, dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan waktu.
12. Aliran Klasikisme
Aliran seni lukis klasikisme ini berhubungan dengan Yunani serta Romawi. Aliran klasikisme ini menampilkan gambar secara klasik dan mempunyai karakter serta ciri tersendiri.
Ciri-ciri:
  1. Lukisan aliran ini memiliki bentuk yang seimbang dan harmonis
  2. Penggambaran wajah objek terkesan tenang namun dilebih-lebihkan
  3. Berisi cerita di lingkungan istana
  4. Batasan-batasan warna bersifat bersih dan statis.
13. Aliran Dadaisme
Aliran seni lukis dadaisme ini menggambarkan karya artistik yang sedikit magis, menyeramkan, kekanakan, tetapi kadang-kadang mengesankan.
Ciri-ciri:
  1. Pewarnaan didominasi oleh pewarnaan primer dan kontras, yakni warna hitam-putih atau merah-putih-hijau tua.
  2. Cenderung menggambarkan hal hal yang bersifat primitif, kuno, naive.
14. Aliran Optik art
Aliran seni lukis optik art ini  adalah aliran yang memanfaatkan ilusi mata, yang mana ilusi ini dapat berubah menjadi sebuah imajinasi.
Ciri-ciri:
  1. Aliran seni ini bersifat abstrak, formal dan eksak
  2. Penggambaran objek khas berupa susunan geometris berulang. Tujuannya untuk memfungsikan kelemahan mata dengan ilusi ruang (kadang bergerak semu).
15. Aliran Primitivisme
Aliran primitivisme adalah aliran seni lukis yang menggambarkan suatu objek dengan berdasarkan yang diinginkan. Gambar yang dilukis dengan aliran primitivisme ini scenderung sederhana, datar, serta dua dimensi.
Ciri-ciri:
  1. Lukisan berhubungan dengan kehidupan manusia zaman dahulu yang cenderung primitif
  2. Objek yang dilukis berupa tumbuhan, hewan, dan manusia dalam bentuk garis sederhana.
  3. Detail objek tidak menonjol, hanya penggambaran garis minimalis berupa garis dan aksen sederhana.
16. Aliran Pittura Metafisica
Aliran ini bertentangan dengan aliran kubisme dan juga futuristik. Penggambaran dalam sebuah objek melalui aliran pittura metafisica berhubungan dengan sentuhan metafisika.
Ciri-ciri:
  1. Objek biasanya berupa manusia yang sedang beraktivitas benda dan latar di belakangnya
  2. Objek yang dilukis biasanya berbentuk boneka yang berhubungan erat dengan metafisika.
17. Aliran Kontemporer
Seni lukis aliran kontemporer ini tidak terikat pada peraturan serta berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.
Ciri-ciri:
  1. Objek yang dilukis bersifat dinamis, ekspresif, mencolok, dan bebas
  2. Penggambaran objek berupa refleksi situasi juga waktu yang tematik.
18. Aliran Gotik
Aliran seni lukis Gotik ini menggambarkan objek dengan garis tebal serta bentuk ramping dan juga menegaskan sesuatu dengan berdasarkan warna.
Ciri-ciri:
  1. Objek yang dilukis biasanya merupakan tokoh suci, seperti raja, ratu, kesatria, dan lainnya
  2. Lukisan ini banyak ditemukan di rumah ibadah, kerajaan, kastil ataupun bangunan klasik.
Ke bagian    

Sekian dan Terima kasih sudah membaca tentang Pengertian Seni Lukis, semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Pengertian Investasi dan Fungsi Investasi

Pengertian Investasi, Fungsi Investasi, Tujuan Investasi, Jenis-jenis Investasi

Pengertian Investasi dan Fungsi Investasi - Secara etimologi kata investasi berasal dari invest yang berarti menanam uang / modal. Dengan kata lain, pengertian dari investasi ialah penanaman modal (dana). Secara umum, pengertian investasi ialah penanaman aset atau dana yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau juga perorangan dalam jangka waktu tertentu untuk dapat memperoleh imbal balik yang lebih besar di masa yang akan datang. Terdapat banyak hal yang terlibat dalam kegiatan ini, dan beberapa di antaranya ialah jumlah dana serta tujuan dari investasi itu sendiri.
Pengertian Investasi, Fungsi Investasi, Tujuan Investasi, Jenis-jenis Investasi
Pengertian Investasi, Fungsi Investasi, Tujuan Investasi, Jenis-jenis Investasi
Untuk sebagian orang mungkin sedikit asing mengenai investasi ini, oleh sebab itu dibawah ini adalah penjabaran sederhana tentang investasi. mulai dari pengertian investasi, fungsi investasi, tujuan investasi, jenis-jenis investasi akan dijabarkan, antara lain sebagai berikut :

Investasi itu apa ?

Diatas sudah dijelaskan tentang pengertian investasi dengan secara umum dan secara etimologi, berikut ini adalah pengertian investasi yang dikemukakan oleh para ahli. Investasi ialah salah satu dari berbagai macam cara dalam mengembangkan atau meningkatkan jumlah harta (uang) yang dimiliki saat ini. Tujuannya ialah untuk bisa memperoleh dana lebih dari keuntungan di masa depan dalam mencapai tujuan tertentu. 
  1. Pengertian investasi menurut ilmu ekonomi adalah pengeluaran penanam modal individu maupun perusahaan untuk membeli barang-barang modal dan juga perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang dan juga jasa yang tersedia dalam perekonomian.
  2. Pengertian investasi menurut ahli ekonomi Indonesia (Salim HS dan Budi Sutrisno) adalah penanaman modal yang dilakukan oleh investor, baik investor asing ataupun domestik dalam berbagai bidang usaha yang terbuka dalam halinvestasi, yang bertujuan untuk dapat memperoleh keuntungan.

Apa Fungsi Investasi ?

Dari penjelasan mengenai pengertian investasi diatas, terus apa fungsi dari investasi ? Fungsi investasi ialah untuk membeli barang modal serta berbagai peralatan produksi yang  bertujuan untuk dapat mengganti atau menambah barang-barang modal dalam suatu kegiatan atau aktivitas perekonomian yang akan digunakan dalam memproduksi barang dan jasa.

Tujuan Investasi itu apa ?

 Tujuan dari investasi ini ialah untuk 
  1. Mendapatkan pendapatan tetap,dalam setiap periode. Misalnya seperti bunga, royalti, uang sewa, dan lain-lain yang dimana penghasilannya dapat digunakan untuk kebutuhan hidup.
  2. Menjamin tersedianya bahan baku serta memperoleh pasar dalam menjual produk,
  3. Menjaga hubungan antar para perusahaan atau cabang-cabang yang lain,
  4. Mendapatkan dana khusus, misalnya dana tersebut digunakan untuk keperluan sosial, 
  5. Mengurangi persaingan diantara perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang yang sama.
  6. Mengontrol perusahaan, dengan cara melalui kepemilikan aset-aset perusahaan tersebut.
  7. Memperluas usaha dan lain-lain.

Jenis Investasi itu apa?

Terdapat empat jenis dari investasi, yakni :

Jenis Investasi Berdasarkan Asetnya
  1. Real asset, investasi yang berwujud, seperti property.
  2. Financial assest, merupakan dokumen klaim tidak langsung dari pemegangnya terhadap sebuah aktivitas riil pihak yang menerbitkan sekuritas tersebut.
Jenis Investasi Berdasarkan Pengaruhnya
  1. Investasi autonomus, investasi yang tidak dipengaruhi tingkat pendapatan.
  2. Investasi included, investasi yang dipengaruhi oleh kenaikan permintaan barang atau jasa.
Jenis Investasi Berdasarkan Sumber Pembiayaannya
  1. Bersumber dari modal asing.
  2. Bersumber dari modal dalam negri.
Jenis Investasi Berdasarkan Bentuknya
  1. Investasi portopolio, dilakukan melalui pasar modal dengan instrument surat berharga.
  2. Investasi langsung, dilakukan dengan membangun, membeli atau mengakuisisi sebuah perusahaan.

Investasi Jika Dilihat Dari Ruang Lingkup Usahanya

Apabila dilihat dari ruang lingkup dalam melakukan usaha, investasi umumnya terbagi menjadi dua macam diantaranya:

Investasi aktiva nyata
investasi aktiva nyata adalah sebuah tindakan investasi yang dilakukan dalam bentuk yang dapat dilihat secara fisik. contohnya seperti membangun sebuah rumah, bisa juga dengan membeli emas, mutiara dan lain-lain.

Investasi aktiva finansial
Investasi aktiva finansial adalah tindakan investasi yang dilakukan dengan bentuk surat-surat yang berharga. contohnya seperti deposito, obligasi, saham dan lain-lain. Terdapat dua cara dalam berinvestasi terhadap aktiva finansial, diantaranya seperti:
  1. Investasi langsungMaksudnya dengan memiliki surat-surat berharga pemilik surat tersebut dapat menentukan jalannya kebijakan-kebijakan yang dapat berpengaruh terhadap investasi surat berharga yang dimilikinya, misalnya seperti pada Saham.
  2. Investasi tidak langsungMaksudnya pengelolaan surat-surat berharga diwakilkan oleh suatu lembaga atau suatu badan usaha yang dapat mengelola investasi para pemegang surat-surat berharga, dan sebisa mungkin berusaha untuk menghasilkan keuntungan yang dapat memberikan kepuasan terhadap pemegang surat-surat berharga.

Investasi Jika Dilihat Dari Segi Kepastian Dalam Pendapatan Keuntungan

Apabila dilihat dari segi kepastian untuk mendapatkan keuntungan, investasi terbagi menjadi 2 dua macam, diantaranya:
  1. Investasi bebas resikoinvestasi bebas resiko yang dimaksud ialah jika seseorang berinvestasi tidak akan menanggung resiko yang bisa atau kapan saja terjadi. Investasi bebas resiko diantaranya seperti tabungan, deposito serta obligasi.Investasi Bebas Resiko disini maksudnya nilai keuntungan yang di peroleh relatif terjamin serta jalannya investasi cukup aman.cukup aman bukan berarti akan baik-baik saja, resiko ini akan selalu ada dalam semua hal tidak terkecuali dalam berinvestasi, karena investasi selalu dipengaruhi dengan faktor-faktor yang merujuk ke arah ketidakpastian
  2. Investasi beresikoInvestasi beresiko adalah jika berinvestasi seseorang akan menanggung resiko yang bisa dan kapan saja terjadi. Investasi beresiko ini diantaranya seperti contohnya menanam saham, modal usaha dan lain-lain.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian investasi, tujuan investasi, manfaat investasi, jenis-jenis investasi, semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Pengertian Kapitalisme dan Liberalisme

Pengertian Kapitalisme dan Liberalisme

Pengertian Kapitalisme dan Liberalisme - Pada kesempatan ini Pendidikanku akan membahas mengenai apa itu Kapitalisme? dan apa itu Liberalisme ? Dan apa pengertian Kapitalisme dan Liberalisme menurut para ahli ?.
Pengertian Kapitalisme dan Liberalisme

Pengertian Kapitalisme

Kapitalisme Menurut Karl Marx adalah sebuah sistem ekonomi yang mana perdagangan, industri serta alat-alat produksi tersebut dikendalikan oleh pihak (pemilik) swasta dengan tujuan memperoleh keuntungan ekonomi pasar. Dalam melakukan usahanya tersebut pemilik modal berusaha untuk dapat meraih keuntungan sebesar-besarnya. Dengan prinsip tersebut, pemerintah tidak bisa melakukan intervensi pasar dalam memperoleh keuntungan secara bersama, namun tetapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untuk kepentingan-kepentingan pribadi.

Pengertian Kapitalisme menurut Adam Smith adalah sebuah sistem yang dapat menciptakan kesejahteraan masyarakat apabila pemerintah tidak mempunyai intervensi terhadap mekanisme dan kebijakan pasar. Di dalam kapitalisme pemerintah berperan hanya sebagai pengawas saja.

Kapitalisme adalah sebuah sistem ekonomi dimana individu boleh menggunakan kemampuan dan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kekayaannya tanpa adanya batasan, dalam hal tersebut bahkan tidak masalah apabila mengabaikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat luas.

Pengertian Liberalisme

Liberalisme atau Liberal merupakan sebuah ideologi, pandangan filsafat, serta tradisi politik yang didasarkan pada sebuah pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama.
Liberalisme adalah faham yang menghendaki adanya kebebasan kemerdekaan individu di segala bidang, baik dalam bidang politik, ekonomi maupun agama.

Secara umum, liberalisme tersebut mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi, hal itu disebabkan karena ke-2nya sama-sama dilandaskan pada kebebasan mayoritas. Banyak suatu negara yang tidak mematuhi peraturan tersebut.

CIRI – CIRI KAPITALISME

  1. Pengakuan dan penerapan hak individu di atas hak masyarakat umum (dalam bidang ekonomi).
  2. Alat – Alat produksi dimiliki oleh individu.
  3. Individu bebas memiliki pekerjaan/usaha yang dibandang baik baginya.
  4. Negara hanya boleh ikut campur sekecil mungkin agara perekonomian menjadi efisien.
  5. Barang dan jasa hasil produksi diperdagangkan secara bebas.
  6. Persaingan dalam pasar adalah persaingan bebas.
  7. Pasar berfungsi memberikan “signal” kepada produsen dan juga  konsumen dalam bentuk harga-harga.
  8. Motif yang menggerakan kegiatan ekonomi (produksi, konsumsi, distribusi) adalah mencari laba.

CIRI - CIRI LIBERALISME

Biasanya Liberalisme ditandai oleh 2 ciri utama yakni kebebasan masyarakat dan keterbatasan peran pemerintah.
  1. Kebebasan Masyarakat
    Setiap masyarakat yang tinggal di negara yang menganut paham liberalisme bebas melaksanakan apa saja (selama tidak melanggar hukum) dalam berbagai aktivitas atau pun kegiatan seperti aktivitas perdagangan, gaya hidup, dan juga penganutan agama atau pun kepercayaan.
  2. Keterbatasan Peran Pemerintah
    keterbatasan peran pemerintah dalam pengaturan masyarakat. Dalam pemerintahan liberal, pemerintah biasanya hanya menetapkan peraturan – peraturan dasar yang benar – benar penting saja. Masalah – masalah yang dianggap tidak penting seperti penentuan harga jual produk (meskipun memuat hajat hidup orang banyak) biasanya akan diserahkan pada mekanisme persaingan pasar.
Sekian dan Terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Kapitalisme dan Liberalisme semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Blog Archive