Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Empati : Pengertian, Manfaat, Beserta Contohnya

www.pendidikanku.org - Pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai Empati, apa sih itu empati, Asal kata empati ini berawal dari kata bahasa Jerman Einfuhlung yang dengan secara harfiah artinya itu ialah ‘memasuki perasaan orang lain’. Nah untuk lebih jelasnya dibawah ini selengkapnya :
Empati : Pengertian, Manfaat, Beserta Contohnya

Pengertian Empati

Pengertian empati merupakan suatu kemampuan untuk membayangkan apa yang mungkin dirasakan atau juga dipikirkan oleh orang lain serta juga kemampuan untuk dapat merasakan kemampuan orang lain. Empati tersebut seringkali dianalogikan ialah sebagai ‘berada di dalam sepatu orang lain’ atau ‘melihat dari mata orang lain’.

Yang menjadi pembeda dari rasa empati antara satu orang dengan lainnya ini ialah tingkat kedalaman perasaan dan juga cara menunjukkan perasaan empati tersebut kepada suatu hal. Empati ini merupakan tindak lanjut dari sikap simpati, yakni suatu perbuatan nyata dalam mewujudkan rasa simpatinya itu. Empati serta juga simpati ini juga sama-sama menggambarkan atau mengilustrasikan situasi sedih dan juga berkabung yang dilihatkan kepada orang lain di saat sedang mengalami musibah atau juga tragedi.

Tapi, meski memiliki kesamaan dalam hal istilah ataupun juga termasuk dari contoh interaksi sosial, tetap saja terdapat perbedaan yang utama. Contohnya simpati yang lebih menggambarkan atau mengilustrasikan perasaan belas kasihan yang ditujukan kepada keadaan orang lain, tapi sedangkan empati ini memungkinkan orang lain untuk bisa menempatkan diri pada posisi orang-orang yang menderita serta juga berbagi dengan secara langsung dalam kesusahan dan kesedihan mereka.

Manfaat Empati

Peran empati ini menjadi sangat penting dalam menjembatani suatu hubungan baik dengan orang lain. Tapi, tak banyak juga orang yang mengetahui, tentang apa saja manfaat empati yang bisa atau dapat diperoleh saat ia menumbuhkan rasa empati itu di dalam dirinya. Manfaat empati ini tidak hanya dapat dirasakan oleh diri sendiri, namun orang-orang didekat kita juga dapat ikut merasakan manfaat dari empati. Dibawah ini merupakan beberapa manfaat empati, diantaranya sebagai berikut :

1. Membuat hidup lebih bahagia

Manfaat dari empati ini ialah membuat hidup itu jadi lebih bahagia. Pada sat tumbuh atau muncul rasa empati itu terhadap orang lain, kita akan dapat mampu merasakan apa yang sedang dirasakan orang lain. Apabila rasa tersebut sudah tumbuh atau muncul, maka terdapat rasa belas kasih dan juga kasih sayang terhadap sesama.

Rasa belas kasih serta juga kasih sayang ini akan menjauhkan kita dari rasa yang kurang baik seperti ras iri, benci, atau juga permusuhan kepada orang lain sehingga timbal baliknya ialah akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih bijaksana dan juga bahagia.


2. Membuat hidup lebih sehat

Empati Membuat hidup itu menjadi lebih sehat. Ada sebuah study yang diterbitkan dalam Psychological Science, pada study itu menujukkan bahwa emosi positif serta hubungan sosial yang positif akan mampu meningkatkan kesehatan.

Pengamatan yang dilakukan pada peserta penelitian tersebut menunjukkan bahwa dengan menumbuhkan emosi positif yang diwujudkan dalam bentuk cinta kasih kepada sesama dan juga dengan mewujudkan hubungan sosial yang positif para peserta tersebut memiliki denyut jantung yang lebih stabil dan juga bisa terhindar dari berbagai jenis penyakit. Pada dasarnya orang dengan rasa empati kepada orang lain itu dapat merasakan manfaat dari empati ialah memiliki hidup yang lebih lama dan juga lebih sehat.

3. Menjadi lebih pintar

Empati membuat kamu lebih pintar. Empati ini akan membuat kamu untuk lebih mudah berhubungan baik dengan orang lain. Untuk dapat mampu berhubungan baik dengan orang lain itu, maka kamu harus mampu untuk menyesuaikan diri dengan orang-orang yang tentu dan mungkin berbeda latar belakang pendidikan, sosial atau juga ekonominya. Empati tersebut akan memudahkan dalam hal tersebut, yakni membuat kamu untuk lebih pintar dalam menyesuaikan diri serta juga tentunya akan membuat kecerdasan emosional kamu itu semakin meningkat.

4. Menumbuhkan rasa cinta kasih dari dalam diri

Empati menumbuhkan rasa cinta kasih dari dalam diri. Empati tersebut akan membuat kita untuk mampu merasakan apa sedang yang dirasakan orang lain. Membuat kita untuk mampu menempatkan diri dalam situasi serta juga kondisi orang lain sehingga akan mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain tersebut akan memunculkan atau menimbulkan rasa cinta kasih dari dalam diri kepada orang lain.

5. Mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam hidup

Empati akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam hidup. Empati tersebut akan membuat kita untuk menjadi lebih peduli dan juga mau membantu orang lain. Dengan kata lain empati tersebut merupakan kebaikan yang diberikan kepada orang lain.

Tiap-tiap kebaikan yang diberikan tersebut tentu akan mendapat balasan, baik dari Tuhan maupun dari sesama manusia baik secara langsung ataupun tidak. Pada saat kita mampu berempati serta juga berbuat baik kepada orang lain, maka orang lain tersebut juga akan berbuat baik kepada kita sehingga kehidupan kita juga akan dipenuhi dengan kemudahan-kemudahan yang tidak akan dapat disangka sebelumnya.

Walau memang tidak mudah untuk menimbulkan atau memunculkan rasa empati terhadap orang lain, namun dengan melalui kemampuan sosial yang baik serta sedikit imajinasi, akan dapat tumbuh kemampuan dalam menumbuhkan perasaan empati tersebut. Empati tersebut merupakan tindakan paling baik untuk dapat memahami orang lain dari sudut pandang orang tersebut sehingga akan timbul rasa kepedulian.

Contoh Empati

Dalam syarat interaksi sosial serta juga dalamkehidupan sehari hari, banyak sekali contoh contoh perilaku empati dalam komunikasi antar sesama yang dapat kita lihat. Contoh dari sikap empati ini mudah untuk ditemukan dalam lingkungan keluarga, interaksi antar sahabat serta juga lingkungan masyarakat secara umum, Dibawah ini merupakan beberapa contoh perilaku empati yang bisa kita temui sehari-hari, dinataranya:


  1. Pada saat terdapat teman yang bersedih atas sesuatu hal, maka perilaku empati yang muncul itu sederhana yaitu dengan kehadiran dan juga usaha kita untuk menghiburnya.
  2. Membantu serta juga ikut menyelesaikan masalah teman apabila membutuhkan (dalam arti kebaikan).
  3. Jika ada teman yang sedang sakit, maka dengan datang untuk menjenguknya dan membawakan apa yang ia butuhkan itu juga merupakan perilaku empati.
  4. Pada saat kita melihat ada anak anak terlantar di jalanan, maka kita berempati dengan cara memberikan sedekah ataupun juga mendirikan rumah singgah untuk anak jalanan.
Nah itulah teman-teman penjelasan mengenai Empati : Pengertian, Manfaat, Beserta Contohnya, semoga apa yang dijelaskan diatas dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Tags :

  • pengertian empati menurut para ahli
  • pengertian empati dan simpati
  • pengertian empati dan contohnya
  • empati adalah brainly
  • pengertian empati brainly
  • contoh sikap empati
  • sikap empati adalah
  • pengertian empati dalam islam
arti empati, bentuk empati, ciri empati, contoh empati, contoh empati dalam kehidupan sehari-hari, empati, empati adalah, jenis empati, makna empati, manfaat empati, pengertian empati, pengertian empati menurut para ahli, tujuan empati

Pengertian Peta Komponen Dan Fungsi Peta

Pengertian Peta, Fungsi Peta Dan Komponen Peta

Pengertian Peta Dan Komponen Peta - Saat ini pendidikanku akan membahas mengenai Pengertian peta dan komponen peta. Pengertian Peta merupakan suatu gambaran secara umum sebagian atau juga seluruh permukan bumi yang dilukiskan pada suatu bidang datar dengan menggunakan skala tertentu apabila dilihat dari atas, serta disertai dengan tulisan serta simbol yang merupakan sebagai tanda pengenal.
Pengertian Peta Dan Komponen Peta
Pengertian Peta Dan Komponen Peta

Fungsi Peta

Pengertian Peta Dan Komponen Peta - Secara umum, fungsi peta bisa disimpulkan antara lain sebagai berikut:
  • Sebagai Penunjuk jalan bagi orang-orang yang bepergian ke suatu tempat yang belum pernah dikunjunginya.
  • Sebagai Penunjuk letak satu tempat pada permukaan bumi dalam hubungannya dengan tempat lain (letak relatif).
  • Memperlihatkan ukuran, disebabkan karena dari peta bisa diukur jarak, luas, ataupun arah sebenarnya pada permukaan bumi.
  • Memperlihatkan bentuk ialah seperti bentuk pulau, negara, benua, pola aliran sungai dan lain sebagainya.
  • Membantu para peneliti sebelum melakukan suatu survei untuk dapat mengetahui kondisi daerah yang akan diteliti.
  • Sebagai Alat untuk menjelaskan rencana-rencana yang akan diajukan, dan lain-lain.

Komponen Kelangkapan Peta


1. Judul Peta
Judul peta adalah nama suatu daerah / wilayah yang digambar. Judul peta mencerminkan isi dan tipe peta . Penulisan judul peta ini menggunakan huruf cetak tegak, semua menggunakan huruf besar serta simetris

2. Skala Peta
Skala merupakan angka yang menunjukkan suatu perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya dipermukaan bumi

3. Arah Mata Angin / Orientasi / Petunjuk Arah
Petunjuk arah merupakan sebuah tanda pada peta yang menunjukkan arah utara, timur, selatan atau arah daerah yang digambar.

4. Simbol Peta
Simbol peta merupakan sebuah tanda / gambar yang mewakili kenampakan yang terdapat di permukaan bumi.

5. Warna Peta
Warna pada peta digunakan untuk dapat membedakan kenampakan sebuah objek di permukaan bumi

6. Tipe Huruf (Lettering)
Penggambar huruf pada peta berfungsi untuk dapat mempertebal arti dari simbol-simbol yang ada. Tiap-tiap nama simbol tersebut menggunakan huruf-huruf standar.

7. Gratikul (Posisi Geografis)
Posisi geografis ini terdiri dari garis lintang dan garis bujur yang digunakan untuk dapat menunjukkan letak suatu daerah/wilayah

8. Inset
Inset merupakan peta kecil tambahan serta yang memberikan kejelasan yang ada di dalam peta. Inset ini juga digunakan untuk menggambar sebuah wilayah yang tidak tergamabar dipeta.

9. Garis Tepi
Garis tepi peta adalah garis untuk membatasi ruang peta.

10. Legenda
Legenda merupakan keterangan yang berupa simbol-simbol yang terdapat pada peta supaya peta mudah untuk dimengerti oleh pembaca.

11. Sumber dan Tahun Pembuatan
Sumber serta tahun pembuatan peta adalah sebuah sumber data yang perlu untuk dicantumkan untuk dapat menunjukan kebenaran peta yang dibuat.


Fenomena Fisik dan juga Fenomena Buatan Pada Peta

Keterlihatan yang tergambar pada suatu peta dapat merupakan suatu fenomena fisik (alamiah). fenomena fisik pada peta adalah sebagai berikut,,,,
  • a. Gunung,
  • b. Sungai
  • c. Hutan
  • d. Rawa
Keterlihatan atau kenampakan Fenomena budaya (buatan ) pada peta  adalah sebagai berikut.
  • a. Persawahan
  • b. Pemukiman
  • c. Kawasan Industri
  • d. Jalur jalan
Sekian dan Terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Peta , Komponen Peta , Fungsi Peta , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku.org

Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya

www.pendidikanku.org - Pada Kesempatan ini pendidikanku akan membahas mengenai pengertian KKN (korupsi, kolusi, nepotisme) . untuk penjelasannya sebagai berikut :

Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya

Pengertian Korupsi

Korupsi adalah suatu tindakan yang sangat tidak terpuji dan dapat merugikan suatu bangsa, perbuatan tidak jujur atau penyelewengan yang dilakukan karena adanya suatu pemberian

Faktor penyebab korupsi

Adapun faktor - faktor penyebab korupsi itu terdapat dua (2) diantaranya :

  • Faktor internal
  • Faktor eksternal
Penjelasannya dari faktor korupsi ialah sebagai berikut :

Faktor internal

Faktor internal itu merupakan sebuah sifat yang berasal dari diri kita sendiri. Terdapat beberapa faktor yang terdapat dalam faktor internal ini, diantaranya sebagai berikut :

Sifat Tamak

Sifat tamak adalah sifat yang dipunyai manusia, biasanya sifat ini ingin di tiap-tiap harinya meinginkan kebutuhan yang lebih, namun cenderung selalu kurang akan sesuatu yang sudah di dapatkan.

Gaya hidup konsumtif

Manusia pasti mempunyai kebutuhannya masing masing serta untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut manusia juga harus mengonsumsi kebutuhan primernya sehari-hari, nah yang jadi masalah terkadang dengan perilaku tersebut tidak dapat mengibangi antara pendapatan dengan gaya hidup yang pada akhirnya memunculkan tindak korupsi.

Faktor eksternal

Secara umum penyebab dari korupsi ini banyak juga dari faktor eksternal, penjelasannya dari faktor eksternal ini diantaranya sebagai berikut :

Faktor politik

Faktor politik merupakan  salah satu dari faktor eksternal yang menimbulkan tindak korupsi. Di dalam dunia politik itu selalu saja terjadi persaingan dalam mendapatkan kekuasaan. Tiap-tiap dari anggota politik itu bersaing untuk bisa mendapatkan kekuasaan tertinggi, namun kadang atau sering kali cara untuk mendapatkan kekuasaan itu dilakukan dengan tidak benar, misalnya nya menyuap untuk mendapatkan kekuasaan namun dengan duit atau uang hasil korupsi.

Faktor hukum

Faktor hukum merupakan  salah satu dari faktor eksternal yang dapat menimbulkan tindak korupsi. Mungkin kita sudah sangat sering sekali mendengar dengan kalimat " Hukum Tumpul keatas tapi Lancip kebawah". Kadang dalam hukum sendiri banyak sekali kekurangan dan kelemahan dalam menyelesaikan suatu masalah, hal tersebut sudah banyak sekali dibuktikan dengan adanya praktek suap dalam lembaga hukum. Sehingga dalam hal itu bisa kita lihat bahwa praktek korupsi itu sangatlah mungkin terjadi disebabkan karena banyak nya kelemahan dalam sebuah hukum yang mendiskriminasi sebuah masalah.

Faktor ekonomi

Untuk faktor ekonomi ini sangat biasa dan jelas sekali sebagai penyebab terjadinya tindakan dari korupsi. Manusia hidup itu memang terdapat kebutuhan primer, sekunder dan tersier, Namun tidak banyak manusia lebih condong mengarah kepada kebutuhan sekunder misalnya gaya hidup atau keperluan lain yang sebetul tidak begitu penting yang jika apabila ada peluang untuk korupsi maka akan mendorong mereka untuk melakukan tindakan korupsi tersebut. Baca juga artikel terkait : Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Dan Tersier

faktor organisasi

Faktor organisasi merupakan salah satu dari faktor eksternal penyebab terjadinya tindakan korupsi. Didalam sebuah organisasi yang berdiri, biasanya selalu ada kelemahan dari struktur organisasi, ataupun aturan aturan yang kurang baik, serta juga kurang adanya ketegasan dalam diri seorang pemimpin itu biasanya itu terdapat tindak korupsi yang terjadi  Di dalam suatu struktur organisasi itu akan terjadi suatu tindak korupsi apabila di dalam struktur yang ada itu belum ada rasa kejujuran dan kesadaran diri dari tiap-tiap pengurus ataupun juga anggota.

Pengertian kolusi

Kolusi merupakan suatu bentuk kerjasama antara pejabat pemerintah dengan oknum lain yang dilakukan dengan secara ilegal  (melanggar hukum) untuk bisa mendapatkan keuntungan material bagi mereka.

Di dalam bidang studi ekonomi, kolusi tersebut terjadi di dalam satu bidang industri di saat beberapa perusahaan saingan itu bekerja sama untuk kepentingan mereka bersama. Kolusi sangat paling sering terjadi dudalam satu bentuk pasar oligopoli, yang mana keputusan beberapa perusahaan untuk bekerja sama, itu dapat dengan secara signifikan memengaruhi pasar secara universal. Kartel merupakan kasus khusus dari kolusi berlebihan, yang juga dikenal ialah sebagai kolusi tersembunyi.

Kolusi sendiri adalah sikap serta juga perbuatan tidak jujur dengan membuat kesepakatan dengan secara tersembunyi didalam melakukan kesepakatan perjanjian yang diwarnai dengan pemberian uang atau juga fasilitas tertentu (Gratifikasi) ialah sebagai pelicin agar segala urusannya itu dapat menjadi lancar. Di Indonesia, kolusi tersebut paling sering terjadi dalam proyek pengadaan barang serta juga jasa tertentu (umumnya itu dilakukan pemerintah).

Ciri Kolusi

Ciri-ciri dari kolusi jenis ini adalah:
  • Pemberian uang pelicin dari sebuah perusahaan tertentu kepada oknum pejabat atau juga pegawai pemerintahan supaya perusahaannya itu dapat memenangkan tender pengadaan barang serta juga jasa tertentu. Biasanya, imbalannya tersebut perusahaan tersebut akan kembali ditunjuk untuk proyek berikutnya.
  • Penggunaan broker (perantara) didalam  pengadaan barang serta juga jasa tertentu. Padahal, seharusnya bisa dilaksanakan edngan melalui mekanisme G 2 G (pemerintah ke pemerintah) atau juga bisa G 2 P (pemerintah ke produsen), atau dengan kata lain secara langsung. Broker di sini umumnya adalah orang yang memiliki jabatan atau juga kerabatnya.
Jadi secara garis besar, Kolusi tersebut merupakan  pemufakatan secara bersama untuk melawan hukum antar penyelenggara Negara atau juga antara penyelenggara dengan pihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat serta juga Negara.

Cara pencegahannya ialah perusahaan (atau negara) itu membuat perjanjian kerjasama yang sehat dengan perusahaan (atau negara) lain yang dianggap itu tidak merugikan masyarakat untuk mencegah kolusi.

Pengertian nepotisme

Nepotisme merupakan pemanfaatan jabatan untuk bisa memberikan sebuah pekerjaan, kesempatan, atau juga penghasilan, bagi keluarga atau juga kerabat atau teman dekat pejabat, sehingga karena hal tersebut akan menutup kesempatan bagi orang lain.

Lebih singkatnya Nepotisme berarti lebih mengutamakansaudara atau teman dekat itu dengan berdasarkan hubungan dan bukan berdasarkan kemampuan. Kata nepotisme biasanya dipakai dalam konteks derogatori.

Contohnya Nepostisme :

Misalnya, Ada seseorang manajer dari salah satu perusahaan itu menaikan atau juga mengangkat jabatan karena saudaranya, dan hal tersebut dilakukan bukan dengan kualitasnya tapi berdasarkan Naluri. Kenapa naluri ? karena Pakar-pakar biologi telah mengisyaratkan bahwa tendensi kepada nepotisme itu ialah dengan berdasarkan sebuah naluri, sebagai salah satu bentuk ialah dari pemilahan saudara.

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya, semoga apa yang dipaparkan diatas dapat menambah wawasan anda. terima kasih.

Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Dan Tersier

Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Dan Tersier beserta contohnya

Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Dan Tersier - Pada artikel sebelumnya pendidikanku.org membuat artikel bertemakan pengertian kebutuhan dan keinginan serta perbedaannya. Nah pada kesempatan ini pendidikanku.org akan membahas apa pengertian kebutuhan primer, pengertian sekunder, dan apa pengertian tersier ?

Sebelum membahas apa pengertian kebutuhan primer, sekunder dan tersier adanya baiknya kita membahas apa sih Definisi dan pengertian kebutuhan itu ? Definisi dan Pengertian Kebutuhan, Kebutuhan berasal dari kata “butuh” yang berarti perlu, penting, dan juga ketergantungan. apabila diartikan dari dasar katanya, maka arti kata kebutuhan adalah tiap-taiap hal yang diperlukan orang lain dalam kegiatan tertentu.

Menurut beberapa ahli sendiri, pengertian kebutuhan adalah tiap-tiap hal yang timbul secara naluriah, yang sangat diperlukan oleh manusia untuk dapat bertahan hidup serta menjalankan berbagai macam kegiatannya.
baca lebih lanjut artikel seru lainnya tentang pengertian kebutuhan dan keinginan serta perbedaannya


Kebutuhan primer
Kebutuhan primer merupakan suatu kebutuhan yang sangat harus terpenuhi, artinya jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka manusia atau individu akan mengalami kesusahan dalam menjalani hidupnya. 
Contoh kebutuhan primer adalah : Makan, minum, pakaian, tempat tinggal dan lain sebagainya . 

Kebutuhan sekunder
Kebutuhan sekunder merupakan sebuah kebutuhan yang akan dapat dipenuhi setelah kebutuhan primer sudah terpenuhi atau terlaksanakan. Contoh kebutuhan sekunder adalah belajar, jalan-jalan, dan lain sebagainya.

Kebutuhan tersier
Kebutuhan tersier merupakan sebuah kebutuhan yang dipenuhi apabila kebutuhan primer dan sekunder sudah terpenuhi. artinya kebutuhan tersier ini adalah kebutuhan yang dapat menunjang kebutuhan primer dan sekunder. Contoh dari kebutuhan tersier adalah mobil, komputer, handphone, dan lain sebagainya.

terima kasih sudah membaca tentang pengertian kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier, semoga dapat bermanfaat bagi semua.

Baca juga artikel seru lainnya :
Sekian

√ Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya

Pendidikanku.Org - Bakteri itu berasal dari kata bahasa latin yakni bacterium. Bakteri tersebut memiliki jumlah spesies yang mencapai ratusan ribu atau juga bahkan lebih. Bakteri juga ada di mana-mana mulai dari di tanah, di air, di organisme lain, serta lain sebagainya misalnya berada di lingkungan yang ramah atau juga wilayah yang ekstrim. nah untuk mengerti lebih lanjut mengenai pengertian bakteri, akan dirangkum dibawah ini :

Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya

Pengertian Bakteri

Bakteri merupakan suatu organisme yang jumlahnya paling banyak dan juga yang tersebar luas dibandingkan dengan organisme lainnya yang ada pada bumi. Bakteri pada umumnya merupakan organisme uniseluler atau artinya itu bersel tunggal, prokariota/prokariot, dan tidak mengandung klorofil, serta juga berukuran mikroskopik (sangat kecil).

Dalam tumbuh kembang bakteri baik itu melalui peningkatan jumlah ataupun penambahan jumlah sel sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni misalnya seperti ph, suhu temperatur, kandungan garam, sumber nutrisi, zat kimia dan zat sisa metabolisme.

Ciri-Ciri Bakteri


  1. Umumnya tidak berklorofil
  2. Hidupnya bebas atau sebagai parasit / patogen
  3. Bentuknya beraneka ragam
  4. Memiliki ukuran yang kecil rata-rata 1 s/d 5 mikron
  5. Tidak mempunyai membran inti sel / prokariot
  6. Kebanyakan Uniseluler (memiliki satu sel)
  7. Bakteri di lingkungan ekstrim dinding sel tidak mengandung peptidoglikan, sedangkan yang kosmopolit mengandung peptidoglikan

Manfaat dan Kerugian Bakteri Bagi Kehidupan

Adapun Bakteri itu dapat mengguntungkan dan juga merungikan bagi kehidupan khususnya manusia, dibawah ini akan dijelaskan manfaat dan kerugian bakteri bagi kehidupan

Keuntungan atau Manfaat Bakteri

Adapun Manfaat atau Kegunaan Bakteri Yang Menguntungkan Bagi Kehidupan, diantaranya sebagai berikut  :

  1. Membantu untuk menyuburkan tanah dengan menghasilkan nitrat
  2. Pengurai sisa makhluk hidup dengan pembusukan
  3. Fermentasi didalam  pembuatan makanan serta minuman
  4. Penghasil obat-obatan misalnya seperti antibiotik
  5. Mengurai sampah untuk dapat menghasilkan energi
  6. Membantu didalam pembuatan zat-zat kimia, dan masih banyak lagi.

Kerugian atau Dampak Buruk Bakteri Bagi Kehidupan

Setelah mengetahui manfaat dari bakteri bagi manusia,, kita juga harus tau dampak negatif bakteri bagi manusia, dibawah ini akan dijelaskan Kerugian atau Dampak Buruk Bakteri Bagi Kehidupan Manusia:


  1. Menyebabkan penyakit bagi makhluk hidup termasuk didalamnya manusia (bakteri parasit/patogen)
  2. Dapat membusukkan makanan.
  3. Dapat merusak tanaman dengan serangan penyakit yang merugikan (bakteri parasit/patogen)
  4. Dapat juga enimbulkan bau yang tidak sedap hasil dari aktivitas pembusukan
  5. Membuat tubuh manusia kotor itu dipenuhi bakteri yang mengakibatkan bau badan.

Struktur Penyusun Tubuh Bakteri

Setelah penjelasan diatas kita juga harus memahami struktur tubuh bakteri tersebut, nah pada bagian ini akan dijelaskan bahwa bakteri itu terdiri atas beberapa struktur diantaranya :

Kapsul

Kapsul adalah selubung pelindung bakteri yang tersusun atas polisakarida. Kapsul tersebut terletak di luar dinding sel. Kapsul tersebut juga hanya dimiliki oleh bakteri yang sifatnya itu patogen.

Adapun gungsi dari kapsul tersebut adalah sebagai pelindung diri dari kekeringan dan juga untuk mempertahankan diri dari antitoksin yang dihasilkan oleh sel inang.

Dinding Sel

Dinding sel bakteri tersebut tersusun atas protein yang berhubungan dengan polisakarida(Peptidoglikan). Dinding sel tersebut terletak di luar membran sel. Adanya dinding sel itu menyebabkan bentuk bakteri itu menjadi tetap. Adapun fungsi dari dinding sel tersebut adalah untuk dapat melindungi sel bakteri terhadap lingkungannya.

Membran Sel

Membran sel tersusun atas molekul lemak serta protein/Fosfollpid.
Membran sel itu memiliki sifat semipermeabel. Membran sel tersebut juga mengandung enzim respirasi. Adapun Fungsi dari membran sel itu untuk membungkus plasma serta juga mengatur pertukaran mineral dari sel dan juga ke luar sel.

Sitoplasma

Sitoplasma adalah suatu cairan yang terdapat di dalam sel. Sitoplasma tersebut tersusun atas koloid yang terkandung berbagai molekul organik seperti misalnya karbohidrat, lemak, protein, dan juga mineral. Sitoplasma adalah suatu tempat berlangsungnya reaksi-reaksi metabolisme.

Bulu Cambuk (Flagel)

Flagel atau juga bulu cambuk itu adalah alat gerak pada bakteri sehingga akan dapat membantu bakteri untuk mendekati makanan atau juga menjauh apabila ada racun atau bahan kimia.

Materi Genetik

AND (Disebut juga sebagai DNA) bakteri itu tidak tersebar dalam sitoplasma, namun terdapat pada daerah tertentu yang disebut dengan sebutan nukleoid. ADN ini memiliki fungsi untuk mengendalikan sintesis protein bakteri serta juga merupakan zat pembawa sifat.

Ribosom

Ribosom merup dalam bakteri ini memiliki fungsi dalam sintesis protein. Ribosom tersebut tersusun dari protein, Apabila dilihat dari mikroskop, ribosom tersebut terlihat atau akan nampak seperti struktur kecil yang melingkar.

Plasmid

Kalau tadi ADN, nah pada bakteri juga mempunyai plasmid. Plasmid tersebut mengandung gen-gen tertentu, misalnya gen patogen serta juga gen kebal antibiotik. Plasmid ini juga mampu untuk memperbanyak diri. Dalam satu sel bakteri tersebut dapat terbentuk kurang lebih 20 Plasmid.

Baca Juga : Pengertian Senyawa Kimia, Ciri, Klasifikasi, Sifat, dan Tata Namanya

Klasifikasi Bakteri

Setelah struktur bakteri kita ketahui, Berikutnya kita akan membahas mengenai klasifikasi bakteri tersebut, Bakteri tersebut diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis, diantaranya:

Bakteri Berdasarkan cara hidupnya


  1. Heterotrof
    Heterotrof ini merupakan jenis bakteri yang tidak dapat membuat makanan sendiri, dibagi menjadi parasit (Hidup pada inang), serta juga saprofit (Menguraikan sampah organik).
  2. Autotrof
    Autotrof adalah suatu jenis bakteri yang mampu untuk dapat membuat makana sendiri, terbagi menjadi fotoautotrof (Membuat makanan dengan bantuan cahaya), serta juga kemoautotrof (Membuat makanan dengna bantuan senyawa kimia).

Bakteri Berdasarkan kebutuhan oksigennya


  1. Aerob
    Aerob itu adalah suatu jenis bakteri yang membutuhkan oksigen, terbagi menjadi obligat (Sangat membutuhkan oksigen), serta juga fakultatif (Bisa hidup tanpa oksigen atau ada oksigen).
  2. Anaerob
    Anaerob adalah jenis bakteri yang tidak butuh oksigen.

Bakteri Berdasarkan Bentuknya

Sedangkan apabila diklasifikasikan dengan berdasarkan bentuknya maka bakteri dibagi ke dalam 4 golongan diantaranya:

  1. Kokus
    Kokus adalah jenis bakteri yang berbentuk bulat. Kokos tersebut terbagi lagi diantaranya itu monokokus, diplokokus, streptokokus, stafilokokus.
  2. Basilus
    Basilus merupakan bakteri berbentuk batang. Basilus tersebut juga terbagi menjadi beberapa bentuk diantaranya seperti monobasil, diplobasil, streptobasil.
  3. Koma
    Koma ini merupakan jenis bakteri yang berbentuk koma.
  4. Spirilum
    Spirilum ini merupakan bakteri bentuknya itu spiral.

Reproduksi Bakteri

Cara bereproduksi bakteri dapat terjadi dengan secara seksual melalui transduksi, transformasi, serta juga konjugasi atau juga bisa dengan secara aseksual dengan melakukan pembelahan biner/diri. Dibawah ini merupakan penjelasannya :

Secara Seksual


  1. Transduksi
    Transduksi merupakan sebuah pemindahan materi genetik dengan perantaraan virus. Proses tersebut diawali dengan masuknya virus ke dalam bakteri. Setelah itu virus akan berkembang biak sehingga akan menyebabkan sel bakteri yang dimasukinya itu mengalami pecah. Virus yang baru terbentuk dan akan berhamburan keluar dari sel bakteri.
  2. Transformasi
    Transformasi merupakan pemindahan sedikit materi genetik berupa AND (DNA) atau gen dari bakteri satu ke bakteri yang lain sejenis dengan suatu proses fisiologis yang kompleks.
  3. Konjugasi
    Konjugasi merupakan suatu perkawinan antara kedua sel kelamin. Sel kelamin jantan tersebut ditandai dengan adanya rambut halus (Fili) serta pada permukaan dinding sel yang dapat berikatan pada suatu tempat khusus pada permukaan sel betina. Reproduksi dengan secara konjugasi tersebut terjadi pada bakteri gram negatif seperti Escherichia coli, Salmonella sp., serta Pseudomonas sp..

Secara Aseksual

Perkembangbiakan dengan secara aseksual bakteri dilakukan dengan cara membelah diri (Binary fission). Bakteri tersebut akan membelah menjadi 2 sel anakan, 2 menjadi 4, dan begitu terus seterusnya. Pembelahan biner tersebut selesai setelah terbentuknya dinding sel. Dalam kondisi yang ideal, bakteri itu akan membelah diri tiap 15-20 menit.

Meskipun bakteri mampu untuk berkembang biak dengan secara cepat, pertumbuhan bakteri tersebut juga dipengaruhi oleh faktor suhu, sinar matahari, kelembapan, dan juga zat kimia. Suhu maksimal untuk pertumbuhan bakteri yakni 27C – 30C. Bakteri tersebut tumbuh dengan baik pada lingkungan yang lembab. Sinar matahari tersebut mampu untuk merusak struktur materi genetik bakteri sehingga akan dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Contoh Bakteri dan Peranannya

Bakteri Menguntungkan
Bidang Bakteri Peranan
Pertanian Fiksasi nitrogen(Azotobacter, Clostridium pasteurianum, Rhodospirillum rubrum) Mengikat nitrogen bebas
Nitrifikasi(Nitrosomonas, Nitrosoccus) Membantu proses pembentukan senyawa nitrat dalam tanah
Farmasi Pseudomonas denitrificans Menghasilkan vitamin B1
Streptomyces griceus Menghasilkan antibiotik streptomisin untuk penyakit TBC
Streptomyces aureofaciens Menghasilkan aureomisin
Streptomyces venezuelae Menghasilkan kloromisetin
Bacillus brevis Menghasilkan tirotrisin
Asam(Acetobacter aceti, Propionibacterium acueus) Menghasilkan asam
Pengurai(Escherichia coli) Menguraikan sisa-sisa organisme menjadi senyawa organik
Industri Makanan/Minuman Streptococcus lactis, Lactobacillus casei Pembuatan keju
Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus Pembuatan yoghurt
Acetobacter xylinum Pembuatan nata de coco

Bakteri Merugikan
Bakteri Bentuk Penyakit Tempat Infeksi
Clostridium Tetanus Basil Otot
Diplococcus pneumonia Pneumonia Kokus Paru-paru
Mycobacterium tuberculosa TBC Basil Paru-paru
Mycobacterium leprae Lepra Kokus Jaringan tubuh (Kulit)
Neisseria gonorhoeae Gonorhoca Kokus/Basil Alat kelamin
Pasteurella pestis Pes Basil Kulit
Salmonella typhosa Tifus Basil Usus halus
Shigella dysentriae Disentri Basil Usus halus
Treponema pallidum Sipilis Spiral Alat kelamin
Vibrio comma Korela Koma Usus halus
Mycobacterium anthrax Antraks Basil Saluran napas
Corynebacteri diphteri Dipteri Basil Saluran napas

Demikianlah penjelasan mengenai Bakteri : Pengertian, Ciri, Manfaat, Kerugian, Struktur, Klasifikasi, Reproduksi & Contohnya, semoga dapat bermanfaat untuk anda.

15 Pengertian Seni Lukis Menurut Para Ahli

Www.Pendidikanku.Org - Seni lukis adalah salah satu dari berbagai macam cabang dari seni rupa yang diciptakan dari hasil imajinasi yang kemudian dituangkan melalui media garis, warna, tekstur, gelap terang, bidang serta juga bentuk. Seni lukis ini disajikan dalam bidang 2 / 3 dimensi, seperti kanvas, papan, kertas, dan lainnya. Hasil karya dari seni lukis disebut dengan lukisan.

Pengertian Seni Lukis Menurut Para Ahli

Dibawah ini merupakan pengertian dari seni lukis yang dikemukakan oleh para ahli, antara lain sebagai berikut :

Leo Tolstoy “Sumardjo, 2000:62”

Menurutnya, seni lukis adalah ungkapan perasaan pencipta yang disampaikan kepada orang lain agar mereka dapat merasakan apa yang dirasakan pelukis.

Sukaryono 1998:7

Menurutnya, seni lukis adalah ungkapan isi hati dan perasaan yang disebut sebagai bahasa seniman yang dikomunikasikan.

Thomas Munro “Mikke Susanto, 2002:101”

Menurutnya, seni lukis adalah alat buatan manusia untuk menimbulkan efek-efek psikologis atas manusia lain yang melihatnya.

Soedarso SP “Mike Susanto, 2002:101”

Menurutnya, seni lukis adalah Karya manusia yang mengkomunikasikan pengalaman-pengalaman batinnya, pengalaman batin tersebut disajikan secara indah sehingga merangsang timbulnya pengalaman batin pula pada manusia lain yang menghayatinya.

Soedarso Sp “1990:11”

Menurutnya, Lukis merupakan cabang dari seni rupa yang cara pengungkapannya diwujudkan melalui karya dua dimensional dimana unsur-unsur pokok dalam karya dua dimensional ialah garis dan warna.

Soni Ade & Imam R

Menurut mereka, Lukis merupakan kekuatan peradaban manusia, kekuatan budaya, karena dalam melakukan lukis kita dilatih untuk jeli, cermat dan teliti dalam mengamati berbagai fenomena alam dan kehidupannya.

Suyanto “2014”

Menurutnya, Seorang seniman lukis mengatakan bahwa seni lukis merupakan karya seni rupa yang dituangkan dalam bentuk lukisan hasil dari ekspresi jiwa seorang seniman.

Herbert Read

Menurutnya, seni lukis adalah kegiatan rohani yang merefleksikan pada jasmani, dan mempunyai daya yang bisa membangkitkan perasaan/jiwa.

Myers “1962:156”

Menurutnya, seni lukis mengungkapkan nilai-nilai intelektual, emosional, simbolis, religius dan nilai-nilai subyektif yang lain.

M. Adler

Menurutnya, Seni lukis dapat diartikan sebagai sesuatu yang memberikan kesenangan.

Aristoteles

Menurutnya, Seni lukis adalah sesuatu yang selain baik juga menyenangkan.

Noryan Bahari

Menurutnya, Seni lukis dalam bahasa ungkapan pengalaman artistik dan ideologi seseorang.

Harry Sulastianto

Menurutnya, Seni lukis adalah cabang seni rupa mumi yang berwujud dua dimensi, biasanya dilakukan di atas kanvas dengan menggunakan cat minyak atau cat akrilik.

Suwarso Wisetrotomo, M Dwi Marianto dan Endah Nawang N

Menurut mereka, Seni lukis adalah sebuah pengabdian dalam gambar, perjalanan pengalaman hidup.

Galeria Fasya Art Studio

Menurut Galeria Fasya Art Studio, Lukis merupakan cabang atau bagian dari seni rupa dimana wujud dari lukis itu sendiri merupakan karya dua dimensi “dwi matra”, walaupun memiliki dasar pengertian yang sama dengan seni rupa, namun lukis memiliki arti yang lebih karena lukis merupakan sebuah pengembangan yang lebih utuh dari sekedar menggambar.