Showing posts with label Sosiologi. Show all posts
Showing posts with label Sosiologi. Show all posts

Pengertian Akulturasi Terlengkap | Pendidikanku.org

Pengertian Akulturasi

Pengertian Akulturasi - Akulturasi berasal dari bahasa latin yakni acculturate yang mempunyai arti tumbuh serta berkembang bersama-sama. 

Akulturasimerupakan suatu proses sosial yang muncul jika suatu kelompok manusia dengan kebudayaannya dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan kuar (asing). Kebudayaan asing tersebut seiring dengan waktu diterima serta diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa harus menyebabkan hilangnya unsur dari kebudayaan kelompok itu sendiri. 
pengertian akulturasi terlengkap


Contoh akulturasi: Saat budaya musik rap dari negara asing yang digabungkan dengan bahasa Jawa, sehingga yang terjadi menyanyi rap dengan menggunakan bahasa Jawa. 

Pengertian Akulturasi menurut Koentjaraningrat merupakan suatu proses sosial yang terjadi bila terdapat kelompok sosial dengan kebudayaan tertentu itu dihadapkan dengan kebudayaan asing.

Terjadinya Akulturasi

Akulturasi tersebut dapat terjadi jika ada kontak budaya, disebabkan antara lain sebagai berikut :


  1. Kontak sosial dapat terjadi pada individu, sebagian masyarakat, bahkan seluruh lapisan masyarakat. 
  2. Kontak budaya dapat terjadi didalam situasi damai maupun bermusuhan.
  3. Kontak budaya dapat terjadi diantara masyarakat besar atau kecil.
  4. Kontak budaya dapat terjadi diantara kelompok yang dikuasai serta menguasai unsur budaya.
  5. Kontak budaya dapat terjadi dalam 3 wujud budaya, yakni , sistem sosial, unsur budaya fisik, serta sistem budaya.


baca juga artikel terkait  pengertian asimilasi

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai pengertian akulturasi , contoh akulturasi , terjadinya akulturasi, semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari pendidikanku.org

Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli Terlengkap

Pengertian Mobilitas Sosial

Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli - Pada kesempatan ini kembali pendidikanku akan berbagi mengenai pengertian mobilitas sosial , Secara Umum, Pengertian Mobilitas Sosial merupakan suatu proses perpindahan ataupun pergerakan lapisan (strata sosial) seseorang maupun  kelompok. Istilah moblitas tersebut berasal dari bahasa Latin, yakni Mobilis yang mempunyai arti mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Sedangkan sosial melibatkan seseorang maupun kelompok warga. Dengan secara harfiah, pengertian mobilitas sosial ialah sebagai suatu gerakan yang terjadi karena berpindah atau berubah posisi seseorang atau golongan orang disaat yang berbeda-beda.

Mobilitas Sosial
mobilitas sosial

Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli

berikut ini merupakan pengertian mobilitas sosial yang dikemukakan oleh para ahli -
  • Robert M.Z. Lawang , pengertian mobilitas sosial merupakan perpindahan posisi dari suatu lapisan yang 1 ke lapisan yang lainnya ataupun dari 1dimensi ke dimensi yang lainnya.
  • H. EdwardRansford , Pengertian mobilitas sosial merupakan suatu perpindahan ke atas atau ke bawah didalam lingkungan sosial dengan secara hirarki.
  • Kimball Young dan Raymond W.Mack , pengertian mobilitas sosial merupakan suatu mobilitas dalam struktur sosial, yakni pola-pola tertentu yang mengatur suatu organisasi suatu kelompok sosial.
  • Horton dan Hunt ,  pengertian mobilitas sosial merupakan suatu gerak perpindahan dari suatu kelas sosial ke kelas sosial yang lainnya.
  • Wiliam Kornblum , Pengertian mobilitas sosial merupakan suatuperpindahan individu-individu, keluarga-keluarga maupun kelompok sosialnya dan juga satu lapisan ke lapisan sosial yang lainnya.

Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial  - Mobilitas sosial tersebut dikelompokkan kedalam beberapa jenis. Bentuk-bentuk mobilitas sosial antara lain ialah sebagai berikut :

1. Bentuk Mobilitas Sosial Berdasarkan Pada Tipenya
  • Mobilitas sosial vertikal, merupakan perpindahan status yang dialami seseorang maupun sekelompok pada suatu lapisan sosial yang berbeda.
    Mobilitas sosial dibedakan menjadi 2 jenis , ialah sebagai berikut :
    1.social climbing:
    merupakan suatu pergerakan naiknya status seseorang maupun kelompok sosial. 
    bentuknya:
    a. naiknya orang yang berstatus rendah ke pada kelas yang status sosial yang tinggi.
    b. terbentuknya kelas sosial baru yang menempati maupun menggeser kelas sosial tertinggi yg terdapat didalam kelompol tsb.
    penyebabnya:
    1. karena melakukan prestasi kerja.
    2. karena menggantikan kedudukan yang kosong akibat suatu proses peralihan generasi.

    2.social sinking:
    merupakan suatu pergerakan turunnya status seseorang maupun kelompok sosial.
    bentuknya: 
    a. turunnya suatu kedudukan seseorang ke kedudukan yangg lebih rendah.
    b. tidak dihargainya suatu kedudukan ialah sebagai lapisan sosial atas.
    penyebabnya:
    a. berhalangan tetap maupun sementara, misal sakit / cacat tubuh.
    b. memasuki pada masa pensiun.
    c. melakukan kesalahan yang fatal sehingga diturunkan atau dipecat dari kelas sosial yang tinggi.
  • Mobilitas sosial horizontal, merupakan suatu perpindahan status sosial seseorang maupun kelompok ke dalam lapisan sosial yang setara . Didalam mobilitas sosial horizontal ini tidak terjadi suatu perubahan derajat kedudukan seseorang atau sekelompok orang.

    Ciri utama didalam mobilitas sosial horizontal ini adalah tidak ada perpindahan suatu lapisan sosial.
    bentuknya:
    1. mobilitas antar wilayah.
    meliputi ialah , Imigrasi, emigrasi, Remigrasi, Urbanisasi, Transmigrasi, Sirkuler. baca lebih lanjut mengenai Imigrasi, emigrasi, Remigrasi, Urbanisasi, Transmigrasi, Sirkuler.

    2. mobilitas antar generasi
    terdapat 2 bentuk antar generasi yakni,
    a. mobilitas intra generasi: merupakan perpindahan status yang terjadi didalam beberapa generasi.
    b. mobilitas inter generasi: merupakan perpindahan status yang terjadi didalam beberapa generasi.

  • Mobilitas sosial lateral, merupakan suatu perpindahan individu dari unit wilayah 1 ke unit wilayah lainnya. Didalam mobilitas sosial lateral ini disebut juga dengan mobilitas geografis.

  • mobilitas sosial diagonal:
    merupakan suatu perpindahan yangg dialami seseorang atau kelompok yangg mengalami perpindahan tempat serta status sosial.
    bentuknya:
    1. mobilitas sosial diagonal ke atas merupakan suatu perpindahannya statusnya naik, namun tempatnya sama
    2. mobilitas sosial diagonal ke bawah merupakan suatu perpindahan statusnya turun, namun tempatnya pindah.
2. Bentuk Mobilitas Sosial Berdasarkan Pada Ruang Lingkupnya
  1. Mobilitas sosial intragenerasi, merupakan suatu mobilitas sosial yang dialami oleh seseorang selama masa hidupnya ataupun suatu perubahan status sosial yang dimulai dari lahir sampai pada masa tuanya.
  2. Mobilitas sosial antargenerasi, merupakan suatu mobilitas sosial yang terjadi dari 2 generasi maupun lebih.

FAKTOR PENDORONG MOBILITAS

Berikut ini merupakan faktor-faktor Pendorong mobilitas , antara lain ialah sebagai berikut :
1. Faktor struktural
    a. struktur pekerjaan
    b. perbedaan fertilitas
    c. transisi perekonomian
2. faktor individu
    a. perbedaan kemampuan
    b. orientasi sikap terhadap suatu mobilitas
    c. faktor kemujuran
3. status sosial
4. keadaan ekonomi
5. situasi politik
6. demografi(kependudukan)
7. keinginan melihat daerah lain.

FAKTOR PENGHAMBAT MOBILITAS

Berikut ini merupakan faktor-faktor penghambat mobilitas , antara lain ialah sebagai berikut :
  • 1. kemiskinan
  • 2. diskriminasi kelas
  • 3. perbedaan ras serta agama
  • 4. perbedaan gender
  • 5. faktor pengaruh sosialisasi yang kuat
  • 6. perbedaan kepentingan

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian mobilitas sosial , mobilitas sosial menurut para ahli , bentuk-bentuk mobilitas sosial , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku

Pengertian Peradaban Menurut Para Ahli Dan Ciri -Ciri Peradaban

Pengertian Peradaban

Pengertian Peradaban Menurut Para Ahli Dan Ciri -Ciri Peradaban - Pada kesempatan kali ini pendidikanku akan membahas mengenai definisi peradaban menurut para ahli . Istilah dari "peradaban" dalam bahasa inggris disebut dengan "civilization" atau dalam bahasa asing lainnya peradaban sering disebut dengan bescahaving ( dalam bahasa belanda) serta die zivilsation (dalam bahasa jerman)
Secara umum, Pengertian Peradaban adalah suatu bagian dari kebudayaan yang tinggi, halus, indah, serta juga maju. Sedangkan dalam Pengertian peradaban yang lebih luas merupakan kumpulan suatu identitas terluas dari seluruh hasil budi daya manusia, yang mencakup kepada seluruh aspek kehidupan manusia baik itu fisik (misalnya bangunan, jalan), ataupun non-fisik (nilai-nilai, tatanan, seni budaya ataupun iptek), yang teridentifikasi dengan melalui unsur-unsur obyektif umum, seperti halnya bahasa, sejarah, agama, kebiasaan, institusi, ataupun melalui identifikasi diri yang subjektif. 

Pengertian Peradaban Menurut Para Ahli Dan Ciri -Ciri Peradaban
Pengertian Peradaban Menurut Para Ahli Dan Ciri -Ciri Peradaban


Istilah Peradaban tersebut sering dipakai untuk dapat menunjukkan pendapat serta penilaian kita pada perkembangan dari kebudayaan yangaman pada waktu perkembangan kebudayaan tersebut mencapai pada titik tertinggi yang berwujud unsur-unsur budaya yang halus, tinggi indah, sopan, luhur, dan lain sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan itu dikatakan sudah mempunyai peradaban yang tinggi. terdapat beberapa pengertian peradaban yang didefinisikan menurut para ahli. Pengertian peradaban oleh definisi para ahli antara lain sebagai berikut...

Pengertian Peradaban dan Ciri-Ciri Peradaban

Pengertian Peradaban Menurut Definisi Para Ahli - Dari berbagai banyaknya kesulitan-kesulitan didalam memberikan definisi mengenai peradaban, sehingga banyak dari para ahli yang memberikan tanggapannya mengenai pengertian peradaban seperti berikut ini :

Pengertian Peradaban Menurut Albion Small , Peradaban merupakan kemampuan manusia didalam mengendalikan dorongan dasar kemanusiaannya untuk dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Sementara dari hal itu, kebudayaan mengacu kepada kemampuan manusia didalam mengendalikan alam dengan melalui ilmu pengetahuan serta teknologi. Menurutnya, yang menytakan bahwa peradaban berhubungan dengan adanya suatu perbaikan yang bersifat kualitatif serta menyangkut kondisi batin manusia, sedangkan kebudayaan tersebut mengacu pada suatu yang bersifat material, faktual, relefan, serta konkret.

Pengertian Peradaban Menurut Bierens De Hann , peradabadan memiliki arti ialah bahwa peradaban merupakan keseluruhan kehidupan sosial,ekonomi , politik, dan juga teknik. Jadi, peradaban tersebut memiliki kegunaan praktis didalam hubungan kemasyarakatan.

Pengertian Peradaban Menurut Arnold Toynbee , dalam bukunya yang berjudul "The Disintegrations of Civilization" dalam Theories of Society, (New York, The Free Press, 1965), hal 1355 menggemukakan peradaban ialah suatu kebudayaan yang sudah mencapai taraf perkembangan teknologi yang lebih tinggi. Pengertian lain juga menyebutkan bahwa peradaban merupakan kumpulan seluruh hasil budi daya manusia, yang mencakup kepa daseluruh aspek kehidupan manusia, baik fisik itu (misalnya bangunan, jalan), ataupun non-fisik (nilai-nilai, tatanan, seni budaya, ataupun iptek).

Pengertian Peradaban Menurut Huntington , peradaban adalah suatu identitas terluas dari budaya, yang teridentifikasi dengan melalui dalam unsur-unsur obyektig umum, seperti ialah bahasa, agama ,sejarah institusi,,kebiasaan, ataupun melalui identifikasi diri yang subyektif. Dari definisi ini, maka masyarakat Amerika-khususnya pada Amerika Serikat serta Eropa yang sejauh ini disatukan oleh adanya bahasa, budaya, serta agama yang dapat diklasifikasikanialah  sebagai satu peradaban, yaitu peradaban barat.

Pengertian Peradaban Menurut Oswald Spengler ,  Spengler menggemukakan bahwa peradaban merupakan tingkat kebudayaan pada saat sudah mencapai taraf tinggi serta kompleks. Lebih lanjutnya lagi, Spengler menggemukakan bahwa peradaban merupankatingkat kebudayaan ketika tidak lagi mempunyai aspek produktif, beku, serta mengkristal. Adapun kebudayaan pada sesuatu yang hidup dan juga kreatif.

Pengertian Peradaban Menurut Alfred Weber , peradaban ialah mengacu pada pengetahuan praktis serta intelektual, dan juga sekumpulan cara yang bersifat teknis yang difungsikan untuk mengendalikan alam. Adapun kebudayaan tersebut terdiri dari serangkaian nilai, prinsip, normatif, serta juga ide yang bersifat unik. Aspek dari peradaban tersebut lebih bersifat kumulatif dan juga lebih siap untuk disebar, lebih rentan terhadap suatu penilaian, serta lebih berkembang dibandingkan dengan aspek kebudayaan. Peradaban bersifat impersonal serta juga objektif, sedangkan kebudayaan tersebut bersifat personal, subjektif serta unik.

Ciri-Ciri Peradaban

Ciri-Ciri Umum Peradaban - Peradaban mempunyai ciri-ciri /karakteristik yang berfungsi didalam memperjelas arti dari peradaban dan juga berfungsi didalam membedakan peradaban dengan kebudayaan, Maka dari itu, ciri-ciri peradaban sangat membantu didalam membedakan antara peradaban serta kebudayaan. Ciri-ciri umum suatu peradaban ialah sebagai berikut :

  • Pembangunan pada kota-kota baru dengan tata ruang yang lebih baik, indah, serta modern
  • Sistem pemerintahan yang baik disebabkan karena terdapat hukum serta peraturan.
  • Berkembangnya beragam ilmu pengetahuan serta juga teknologi yang lebih maju seperti astronomi, bentuk tulisan, arsitektur, ilmu ukur, dan lain sebagainya.
  • Masyarakat didalam berbagai jenis pekerjaan, keahlian, serta juga strata sosial yang lebih kompleks
Baca juga artikel terkait mengenai pengertian kebudayaan

Sekian dan Terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Peradaban , Definisi Peradaban , Ciri-ciri Peradaban , maupun karakteristik peradaban , Semoga dapat bermanfaat bagi anda , salam hangat dari pendidikanku

Pengertian Sosialisasi, Tujuan Sosialisasi dan Fungsi Sosialisasi

Pengertian Sosialisasi

Pengertian Sosialisasi, Tujuan Sosialisasi dan Fungsi Sosialisasi  - Pada kesempatan ini Pendidikanku.net akan membahas mengenai apa itu sosialisasi , tujuan dari sosialisasi , fungsi atau kegunaan dari sosialisasi .

Pengertian sosialisasi menurut para ahli yang menyatakan ialah bahwa pengertian sosialisasi merupakan suatu proses pembelajaran seseorang untuk dapat mempelajari pola hidup sesuai dengan nilai, norma serta kebiasaan yang dijalankannya didalam suatu masyarakat atau juga kelompok. 

Unsur-unsur sosialisasi ialah suatu peranan pola hidup didalam masyarakat sesuai dengan nilai, norma, serta kebiasaan masyarakat. Sosialisasi berperan yang sangat penting didalam suatu proses pembelajaran yang dapat dilihat dari fungsi sosialiassi serta juga tujuan sosialsiasi.

sosialisasi
sosialisasi

12 Pengertian Sosialiasi Menurut Para Ahli

Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

Pengertian Sosiologi menurut para ahli sebagai berikut antara lain  :
  • 1. Pengertian Sosialisasi menurut Charles ellwood mengemukakan bahwa sosiologi adalah suatu pengetahuan yang menguraikan mengenai hubungan manusia dan juga golongannya, asal kemajuannya, bentuk serta juga kewajibannya.
  • 2. Pengertian Sosialisasi menurut Gustav ratzenhofer menyatakan ialah bahwa sosiologi adalah suatu pengetahuan mengenai suatu hubungan manusia dengan kewajibannya untuk dapat menyelidiki dasar dan terjadinya suatu evolusi sosial dan juga kemakmuran umum bagi anggota-anggotanya.
  • 3. Pengertian Sosialisasi menurut Herbert Spencer menyatakanbahwa sosiologi ialah mempelajari tumbuh, bangun, serta kewajiban masyarakat. 
  • 4. Pengertian Sosialisasi menurut Max Weber menytakan bahwa sosiologi ialah mempelajari tindakan-tindakan sosial. 
  • 5. Pengertian Sosialisasi menurut Pitrim A. Sorokin mengemukakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan serta pengaruh timbal balik diantara aneka macam gejala-gejala sosial (contohnya, gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi, ) hubungan serta juga pengaruh timbal balik antara gejala sosial dan juga non-sosial (contohnya , pengungsian dengan bencana alam), serta ciri-ciri umum dari semua jenis gejala-gejala sosial.
  • 6. Pengertian Sosialisasi menurut Emile Durkheim menggemukakan bahwa sosiologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial, yakni fakta-fakta yang berisikan cara untuk bertindak, berfikir, serta berperasaan yang ada di luar individu.
  • 7. Pengertian Sosialisasi menurut William F. Ogburn dan Meyer F. Nimkoff  mendefinisikan sosiologi ialah sebagai ilmu mengenai suatu penelitian ilmiah terhadap interaksi sosial dan juga hasilnya adalah organisasi sosial.
  • 8. Pengertian Sosialisasi menurut Joseph Roucek dan Warren menyatakan bahwa sosiologi ialah sebagai ilmu yang mempelajari mengenai hubungan antarmanusia di dalam suatu kelompok.
  • 9. Pengertian Sosialisasi menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi menyatakan bahwa sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari struktur sosial serta proses-proses sosial, termasuk juga perubahan-perubahan sosial.
  • 10. Pengertian Sosialisasi menurut Soerjono Soekanto menyatakan  bahwa sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari masyarakat didalam keseluruhannya serta hubungan-hubungan diantara orang-orang dalam bermasyarakat.
  • 11. Pengertian Sosialisasi menurut Mayor Polak menggemukakan bahwa sosiologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang masyarakat sebagai keseluruhan, yaitu antarhubungan di antara :
  1.  manusia dengan manusia, 
  2. manusia dengan kelompok, 
  3. kelompok dengan kelompok, baik formal maupun material, statis ataupun juga dinamis.
  • 12. Pengertian Sosialisasi menurut Hasan Shadily menggemukakan bahwa sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hidup bersama didalam bermasyarakat serta menyelidiki ikatan-ikatan antarmanusia yang menguasai kehidupan itu.

Tujuan Sosialisasi

1. Untuk memberikan keterampilan kepada seseorang untuk bisa hidup bermasyarakat.
2. Untuk mengembangkan kemampuan sesorang didalam berkomunikasi dengan secara efektif.
3. Untuk mengembangkan fungsi-fungsi organik seseorang dengan melalui introspeksi diri yang tepat.
4. Untuk menanamkan nilai-nilai serta kepercayaan kepada seseorang yang memiliki tugas pokok didalam bermasyarakat.

Fungsi Sosialisasi

Terdapat juga fungsi sosialisasi didalam pembentukan peran serta status sosial antara lain ialah sebagai berikut.

1. Mampu untuk mempelajari serta menghayati norma-norma yang terdapat didalam kelompok tempat dimana ia tinggal.
2. Dapat mengenal dan juga memahami masyarakat lebih luas.
3. Dapat mengetahui peran-peran yang dipunyai oleh masing-masing anggota masyarakat.
4. Dapat mengembangkan kemampuan yang sesuai peran serta status sosialnya.

                                          PENGERTIAN PERAN SOSIAL DALAM SOSIOLOGI
                                          10 PENGERTIAN DAN FUNGSI NORMA MENURUT PARA AHLI
                                          SIFAT DAN HAKIKAT SOSIOLOGI TERLENGKAP
                                          10 DEFINISI DAN PENGERTIAN SOSIOLOGI MENURUT AHLI 

Sekian dan Terimakasih sudah membaca Pengertian Sosialisasi, Tujuan Sosialisasi dan Fungsi Sosialisasi , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku

Pengertian Kontravensi Dan Jenisnya Terlengkap

Pengertian Kontravensi

Pengertian Kontravensi Dan Jenisnya Terlengkap - Pengertian kontravensi merupakan suatu bentuk interaksi sosial yang ditandai dengan adanya ketidakpastian tentang diri seseorang atau perasaan tidak suka yang ditutupi atau disembunyikan. Kontravensi adalah suatu bagian dari interaksi sosial disosiatif yang merupakan macam-macam dari interaksi sosial atau jenis-jenis interaksi sosial.

Kontravensi tersebut mempunyai tipe-tipe umum yang terbagi dari 3 tipe yaitu :

Tipe-Tipe Kontravensi 


  • 1). Kontravensi yang menyangkut generasi dalam masyarakat . Hal tersebut terjadi didalam masyarakat yang mengalami suatu perubahan cepat, misalnya hubungan anak serta aorang tua. Meningkatnya usia anak yang mengakibatkan lingkungan pergaulan semakin meluas sehingga orang tua khawatir akan anak tersebut menyimpang dari tradisi.
  • 2). Kontravensi yang menyangkut seks . Kontravensi tersebut menyangkut hubungan suami istri didalam hubungan keluarga serta peranannya di masyarakat.
  • 3). Kontravensi parlementer. Kontravensi tersebut menyangkut hubungan antara golongan mayoritas serta juga minoritas.
Baca juga  :

Pengertian dan 6 Macam atau Jenis Norma

Pengertian Norma

Pengertian dan 6 Macam atau Jenis Norma - Pada kesempatan kali ini Pendidikanku.Net akan membahas mengenai pengertian norma dan 6 macam-macam Norma , Norma itu terdiri dari beberapa macam/jenis,  norma adalah seperankat aturan yang berlaku serta juga merupakan pedoman didalam suatu masyarakat,  

Norma adalah suatu aturan yang berlaku pada suatu kehidupan bermasyarakat. Aturan tersebut yang bertujuan untuk dapat mencapai kehidupan masyarakat yang aman, tertib sejahtera , dan juga sentosa.

Namun tetapi masih ada sebagaian kecil orang yang masih melanggar norma-norma didalam masyarakat, hal tersebut dikarenakan beberapa faktor, diantaranya adalah faktor pendidikan, ekonomi dan lain sebagainya.

pengertian dan 6 Macam atau Jenis Norma
Norma

Macam-macam Norma

Norma terdiri dari beberapa macam/jenis, antara lain yaitu :
  1. Norma Agama
  2. Norma Kesusilaan
  3. Norma Kesopanan
  4. Norma Kebiasaan (Habit)
  5. Norma Hukum
  6. Mode (Fashion)
Penjelasan/Pengertian mengenai Masing-Masing Jenis/Macam Norma Yang Berlaku Didalam Masyarakat :
  • 1. Norma Agama
    Adalah suatu norma yang dengan berdasarkan ajaran pada suatu agama. Norma tersebut bersifat mutlak yang mengharuskan pada ketaatan para penganutnya. Jika seseorang tidak mempunyai iman serta juga keyakinan yang kuat, orang itu cenderung melanggar norma-norma beragama.
  • 2. Norma Kesusilaan
    Norma kesusilaan ini didasarkan pada hati nurani maupun juga ahlak manusia. Melakukan pelecehan seksual merupakan salah satu dari pelanggaran  norma kesusilan.
  • 3. Norma Kesopanan
    ialah norma yang berpangkal pada suatu aturan tingkah laku yang berlaku pada suatu masyrakat. Dengan cara berpakaian serta juga bersikap sopan adalah salah satu contoh dari norma kesopanan.
  • 4. Norma Kebiasaan (Habit)
    Norma kebiasaan ini adalah hasil dari perbuatan yang dilakukan dengan secara berulang-ulang sehingga menjadi kebiasaan(culture).
  • 5. Norma Hukum
    ialah himpunan petunjuk hidup maupun perintah serta larangan yang mengatur tata tertib didalam suatu masyarakat (bernegara). Sangsi norma hukum ini bersifat mengikat serta juga memaksa. Mencuri adalah  contoh dari norma hukum.
  • 6. Mode (Fashion). 
    Mode adalah style atau gaya yang dalam berbuat sesuatu yang sering berubah-ubah serta juga diikuti masyarakat. Seseorang yang selalu mengikuti mode  tersebut dianggap orang modern serta juga modis.
Sekian dan Terimakasih Sudah membaca mengenai Pengertian dan 6 Macam atau Jenis Norma , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku.org

Pengertian Kebudayaan Dan Penjelasanya Terlengkap

Pengertian Kebudayaan 

Pengertian Kebudayaan Dan Penjelasanya Terlengkap - Kata "kebudayaan" itu berasal dari (bahasa Sanskerta) yakni "buddayah" yang merupakan suatu bentuk jamak dari kata "budhi" yang berarti ialah "budi atau akal". Kebudayaan tersebut diartikan ialah sebagai "hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau juga akal". 

Andreas Eppink menggemukakan bahwa, kebudayaan itu mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan dan juga keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain sebagainya, dan tambahan lagi segala pernyataan intelektual, serta juga artistik yang menjadi ciri khas dalam suatu masyarakat.

Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan itu adalah keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung suatu pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, serta juga kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang ialah sebagai anggota masyarakat.


Pengertian Kebudayaan dengan secara umum adalah suatu hasil cipta, rasa jugaa karsa manusia didalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang kompleks yang mencakup suatau pengetahuan, keyakinan, seni, susila, hukum adat serta setiap kecakapan, dan  jugakebiasaan.  
Kebudayaan
Kebudayaan

Sedangkan dengan menurut definisi Koentjaraningrat yang menggemukakan bahwa pengertian kebudayaan adalah suatu keseluruhan manusia dari kelakuan serta hasil yang harus didapatkannya dengan belajar dan juga yang semua itu tersusun didalam kehidupan masyarakat. 

Sama dengan Koentjaraningrat, didefinisikan juga oleh Selo Soemardjan serta Soelaeman Soenardi, dibukunya "Setangkai Bunga Sosiologi" (Jakarta :Yayasan Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1964), halaman 113, merumuskan kebudayaan ialah sebagai semua hasil karya, cipta, serta juga rasa masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan juga kebudayaan kebendaan / kebudayaan jasmaniah (material culture) yang diperlukan oleh manusia untuk dapat menguasai alam sekitarnya supaya kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk semua keperluan masyarakat. 

Pengertian Kebudayaan didalam bahasa inggris disebut dengan culture , adalah suatu istilah yang relatif baru disebabkan karena istilah culture sendiri didalam bahasa inggris baru muncul dipertengahan abad ke-19. Sebelumnya ditahun 1843 para ahli antropologi memberi arti kebudayaan ialah sebagai cara mengolah tanah, usaha bercocok tanam, 

sebagaimana tercermin dudalam istilah agriculture dan juga holticulture. Hal tersebut bisa kita mengerti dikarenkan istilah dari "culture" berasal dari bahasa Latin "colere" yang berarti pemeliharaan, pengolahan tanah pertanian. 


Dalam arti kiasan kata itu juga berarti ialah "pembentukan serta juga pemurnian jiwa". Seorang antropolog lain, E.B. Tylor (1871), pada bukuny "Primitive Culture" (New York ; Brentano's, 1924), halaman 1, yang mendefinisikan suatu pengertian kebudayaan bahwa kebudayaan adalah suatu kompleks yang mencakup pengetahuan,moral, hukum, kepercayaan, kesenian,  adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain serta  juga kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia ialah sebagai anggota masyarakat. 

Pengertian Kebudayaan dan Penjelasannya

"Pengertian Kebudayaan dan Penjelasannya"-Unsur-unsur kebudayaan tersebut digolongkan kepada unsur besar serta juga unsur kecil yang lazimnya disebut "culture universal" dikarenkan pada tiap-tiap belahan dunia manapun kebudayaan tersebut bisa ditemukan, seperti pakaian, tempat tinggal, serta lain sebagainya. 

Beberapa dari orang yang sarjana sudah mencoba untuk merumuskan unsur-unsur pokok kebudayaan, 


a. Bronislaw Malinowski
Bronislaw Malinowski menggemukakan bahwa terdapat 4(empat) unsur pokok kebudayaan yang meliputi antara lain sebagai berikut :
  1. Sistem norma-norma yang memungkinkan adanya kerja sama antaranggota masyarakat supaya dapat menyesuaikan dengan alam sekelilingnya. 
  2. Organisasi ekonomi
  3. Alat serta lembaga atau petugas untuk pendidikan (keluarga adalah suatu lembaga pendidikan utama). 
  4. Organisasi kekuatan (politik)
b. C. Kliucckhohn
Kliucckhohn menyebutkan terdapat 7(tujuh) unsur kebudayaan, yakni sebagai berikut :
  1. sistem mata pencaharian hidup; 
  2. sistem peralatan dan teknologi; 
  3. sistem organisasi kemasyarakatan; 
  4. sistem pengetahuan; 
  5. bahasa; 
  6. kesenian; 
  7. sistem religi 
  8. upacara keagamaan.
c. Herskovits
Herskovits memandang ialah bahwa kebudayaan adalah suatu sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi selanjutnya yang kemudian disebut dengan sebagai superorganik.

d. Andreas Eppink
Kebudayaan itu mengandung suatu bentuk dari keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan dan juga  keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan sebagainya, tambahan lagi segala pernyataan intelektual serta juga artistik yang menjadi ciri khas dalam suatu masyarakat.

e. Edward Burnett Tylor
Kebudayaan adalah suatu keseluruhan dari yang kompleks yang didalamnya itu terkandung suatu pengetahuan, kepercayaan, moral, hukum, adat istiadat, kesenian, dan juga kemampuan lainnya yang didapat seseorang ialah sebagai anggota masyarakat.

Sifat hakikat kebudayaan

Sifat hakikat kebudayaan adalah suatu ciri-ciri khusus dari sebuah kebudayaan yang pada masing-masing masyarakat yang berbeda. Dalam masyarakat Barat makan sambil berjalan, merupakan hal yang biasa dikarenkan bagi mereka adalah the time is money. Hal tersebut jelas bertolak belakang dengan masyarakat timur. Jangankan hanya makan sambil berjalan, bahkan makan sambil berdiri saja sudah melanggar etika. Meskipun demikian, secara garis besar, seluruh kebudayaan yang terdapat di belahan dunia ini mempunyai sifat-sifat hakikat yang sama.

Sifat-sifat hakikat kebudayaan sebagai berikut :
  1. Kebudayaan terwujud serta juga tersalurkan lewat perilaku manusia. 
  2. Kebudayaan sudah ada terlebih dahulu mendahului lahirnya sebuah generasi tertentu serta juga tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan. 
  3. Kebudayaan itu diperlukan oleh manusia serta juga diwujudkan tingkah lakunya. 
  4. Kebudayaan itu mencakup aturan-aturan yang berisikan suatu kewajiban-kewajiban, tindakan-tindakan yang diterima serta juga yang ditolak, tindakan-tindakan yang dilarang, serta juga tindakan-tindakan yang diizinkan. 
Semua kebudayaan tersebut senantiasa bergerak disebabkan karena ia dinamis karena sebenarnya didalam gerak kebudayaan merupakan suatu gerak manusia itu sendiri. Dinamika didalam membawa kebudayaan dari suatu masyarakat ke masyarakat lain itulah yang menyebabkan terjadinya akulturasi.

Proses akulturasi kebudayaan didalam sejarah manusia sudah terjadi bangsaterdahulu. Yang mana Adakalanya kebudayaan yang dibawa tersebut bisa dengan mudah diterima oleh masyarakat setempat serta juga ditolak,

kebudayaan asing yang mudah diterima Dan yang tidak mudah diterima

Pada umumnya, unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah diterima antara lain ialahsebagai berikut :
  • Unsur Kebudayaan kebendaan, seperti misalnya alat-peralatan yang terutama sangat mudah untuk dapat dipakai serta dirasakan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya, 
  • Unsur-unsur yang terbukti bahwa unsur tersebut membawa manfaat besar misalnya radio transistor yang banyak membawa kegunaan terutama ialah sebagai alat mass-media. 
  • Unsur-unsur yang dapat dengan mudah disesuaikan dengan keadaan masyarakat yang menerima unsur-unsur tersebut, seperti misalnya mesin penggiling padi dengan biaya murah dan juga pengetahuan teknis yang sederhana,yang dapat digunakan untuk dapat melengkapi pabrik-pabrik penggilingan. 
Unsur-unsur kebudayaan yang sulit untuk dapat diterima oleh suatu masyarakat antara lain sebagai berikut :
  1. Unsur yang menyangkut suatu sistem kepercayaan, seperti ideologi, falsafah hidup, serta juga lainnya.
  2. Unsur-unsur yang dipelajari ditaraf pertama proses sosialisasi. Contoh yang sangat mudah dan juga sudah lumrah adalah makanan pokok dari suatu masyarakat.
Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian Kebudayaan Dan Penjelasanya Terlengkap , Semoga dapat Bermanfaat untuk anda , Salam Hangat Dari Pendidikanku.org

Pengertian Interaksi Sosial Disosiatif Dan Asositif Dan Bentuknya

Pengertian Disosiatif Dan Asositif



Pengertian Interaksi Sosial Disosiatif Dan Asositif Dan Bentuknya - pengertian interaksi sosial disosiatif ialah suatu proses sosial yang menjurus ke arah konflik atau juga masalah, yang mengakibatkan suatu kerenggangan didalam adanya interaksi sosial, dan juga biasa disebut dengan proses oposisi. Interaksi sosial disosiatif itu adalah jenis-jenis interaksi sosial yang didasarkan pada interaksi sosial, interaksi sosial tersebut terbagi dua yakni interaksi sosial asosiatif dan interaksi sosial disosiatif.

Pengertian Disosiatif Dan Asositif
Disosiatif Dan Asositif
pengertian interaksi sosial asosiatif ialah suatu proses interaksi pranata sosial yang mengarah pada terbentuknya persatuan.

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif

Interaksi sosial disosiatif tersebut meliputi 3 bentuk yaitu ialah :
  1. persaingan (kompetisi)
  2. kontravensi
  3. pertentangan.
Penjelasannya
  • Persaingan ( Kompetisi).
    Persaingan ialah suatu interaksi sosial yang terjadi disebabkan karena individu atau juga suatu kelompok itu saling bersaing. 
  • Kontravensi.
    Kontravensi ialah suatu bentuk dari interaksi sosial yang ditandai ialah dengan adanya ketidakpastian tentang diri seseorang atau juga pada sesuatu yang ada dalam perasaan yang tidak dapat bisa disembunyikan. 
  • Pertentangan.
    Pertentangan ialah suatu interaksi sosial individu atau juga pada kelompok yang berusaha untuk memenuhi tujuannya .

Bentuk-bentuk Interaksi Sosial Asosiatif

Interaksi sosial asosiatif itu terdiri dari ialah sebagai berikut ini :
  1. kerja sama, 
  2. akomodasi, 
  3. asimilasi dan
  4. akulturasi, 
penjelasannya seperti dibawah ini:
  • Kerja Sama ( Cooperation).
    Kerja sama ialah usaha bersama ataupun kelompok yang dilakukan untuk dapat mencapai tujuan bersama. 
  • Akomodasi.
    akomodasi ialah cara dalam menyelesaikan masalah atau juga pertentangan dengan cara tidak mematikan lawan yang membuat lawan tersebut kehilangan kepribadiannya. 
  • Asimilasi.
    asimilasi ialah suatu proses sosial dengan usaha didalam mengurangi adanya suatu perbedaan antara orang perorangan atau juga kelompok 
  • Akulturasi.
    Akulturasi merupakan suatu proses sosial yang timbul dikarenakan adanya suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan adanya unsur dari kebudayaan asing.
Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian Interaksi Sosial Disosiatif Dan Asositif Dan Bentuknya Semoga dapat bermanfaat untuk anda, Salam Hangat Dari Pendidikanku.org

jangan lupa Sarannya , Isikan kedalam Kolom Komentar , Terimakasih

Pengertian Peran Sosial Dalam Sosiologi

Pengertian Peran Sosial

Pengertian Peran Sosial Dalam Sosiologi - Pengertian peran sosial ialah suatu pelaksanaan hak dan juga kewajiban seseorang sesuai dengan status sosial masing-masing. jika seorang individu sudah melaksanakan kewajiban dan juga meminta hak-haknya sesuai dengan status sosial , berarti dia sudah menjalankan suatu peran yang benar atau juga tepat. 
Pengertian Peran Sosial
Peran Sosial
Peran tersebut berasal dari pola pergaulan hidup seseorang. Oleh sebab itu, peran tersebut menentukan apa yang diberikan oleh masyarakat di lingkungan sekitarnya. Peran tersebut diangap sangat penting dikarenakanmengatur perilaku seseorang yang berada didalam suatu masyarakat, dengan berdasarkan norma yang berlaku di dalam lingkungan masyarakat.

Dalam masyarakat tersebut juga , terdapat banyak individu dengan perannya masing-masing yang tentunya beraneka ragam. Beragamnya peran sosial ini membawa akibat dinamis yang berupa konflik, ketegangan, kegagalan, dan juga kesenjangan. ialah sebagai berikut :
  • Konflik Peran
    Konflik peran tersebut terjadi jika seseorang dengan kedudukan harus dapat melaksanakan peran yang sesungguhnya tidak diharapkan. Hal tersebut terjadi dikarenakan seseorang memiliki banyak status sosial.

    Contoh:

     seorang polisi yang menangkap keponakannya sendiri yang sebagai  pelaku kejahatan. padahal sebagai seorang paman, dia wajib untuk melindungi keponakannya sendiri.

  • Ketegangan Peran
    Ketegangan terjadi jika seseorang mengalami suatu kesulitan untuk fapat melakukan peran sosial yang dimiliki dikarenakan adanya ketidaksesuaian antara kewajiban yang harus dia kerjakan dan juga tujuan peran sosial itu sendiri.

    Contoh :

    pemimpin kantor yang harus menerapkan kedisiplin waktu secara ketat kepada semua karyawannya yang sebagian besar ialah saudaranya sendiri.
  • Kegagalan Peran
    Kegagalan peran terjadi jika seseorang tidak sanggup untuk dapat menjalankan beberapa peran sekaligus dikarenakan adanya suatu tuntutan yang saling bertentangan.

    Contoh :

    Seorang ibu rumah tangga (Janda) . Janda tersebut berperan ialah sebagai pemimpinan bagi semua anaknya , pencari nafkah bagi keluarga,  dan sekaligus sebagai pendidik bagi anak-anaknya . Peran yang banyak dan  juga berat itu busa saja gagal dijalankannya.
  • Kesenjangan Peran (Role Distance)
    Kesenjangan peran terjadi jika seseorang harus dapat menjalankan peran yang tidak menjadi sebagai prioritas hidupnya sehingga seseorang tersebut merasa tertekan atau juga merasa tidak cocok menjalankan peran itu.

    Contoh :

    remaja putri yang dipaksa menikah dan juga menyandang peran sebagai istri dan juga ibu rumah tangga
Sekian Dan Terima kasih sudah membaca tentang Pengertian Peran dalam Sosiologi Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi anda pembaca Pendidikanku.org

Artikel Terkait :

Pengertian Dan Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif Dan Diasosiatif

Pengertian Asosiatif dan Diasosiatif

Pengertian Dan Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif Dan Diasosiatif - interaksi sosial tersebut  terbagi dua yaitu interaksi sosial asosiatif dan interaksi sosial disosiatif ,Didalam pengertian interaksi sosial asosiatif ini, terdapat macam atau juga jenis-jenis, serta juga bentuk-bentuk interaksi sosial asosiatif. Pengertian interaksi sosial asosiatif dengan menurut definisi dari para ahli menggemukakan bahwa pengertian interaksi sosial asosiatif ialah proses interaksi pranata sosial yang pada arahnya tersebut, terbentuknya suatu persatuan.
Pengertian Dan Bentuk asosiatif dan diasosiatif
asosiatif dan diasosiatif

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif

Interaksi sosial asosiatif tersebut terdiri dari adanya kerja sama, akomodasi, asimilasi dan juga akulturasi, pembahasannya ialah sebagai berikut :
  • Kerja Sama atau dalam bahasa inggris ( Cooperation) 
    Kerja Sama ialah suatu usaha bersama atau juga kelompok yang dilakukan atau bertujuan untuk dapat mencapai tujuan bersama.
  • Akomodasi. 
    akomodasi ialah cara-cara dalam menyelesaikan suatu masalah ataupun suatu pertentangan dengan cara tidak mematikan lawan yang dapat membuat lawan kehilangan suatu kepribadiannya.
  • Asimilasi.
    asimilasi ialah proses sosial dengan usaha-usaha didalam mengurangi adanya suatu perbedaan antara orang perorangan dan juga berkelompok
Pengertian Interaksi Sosial Disosiatif -  pengertian interaksi sosial disosiatif menurut para ahli mengatakan bahwa pengertian interaksi sosial disosiatif ialah proses sosial yang menjurus ke arah suatu konflik ataupun masalah, yang mengakibatkan adanya suatu kerenggangan dalam berinteraksi sesama, dan juga biasa disebut dengan proses oposisi

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif

Interaksi sosial disosiatif tersebut meliputi 3(tiga) bentuk yakni persaingan (kompetisi), kontravensi, dan juga  pertentangan
  • Persaingan ( Kompetisi) . 
    Persaingan ialah suatu interaksi sosial yang terjadi disebabkan karena individu ataupun kelompok saling bersaing.
  • Kontravensi.
    Kontravensi ialah suatu bentuk interaksi sosial yang ditandai dengan adanya suatu ketidakpastian tentang diri seseorang ataupun tentang sesuatu yang ada didalam perasaan yang tidak dapat untuk disembunyikan.
  • Pertentangan(Konflik).
    Pertentangan ialah suatu proses sosial dimana individu ataupun kelompok tersebut berusaha untuk dapat memenuhi kebutuhan atau tujuannya dengan cara menantang pihak lawan yang disertai dengan adanya ancaman ataupun kekerasan.

Sekian dan Terima kasih sudah membaca tentang Pengertian Dan Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif Dan Diasosiatif Semoga Dapat Bermanfaat 

10 Pengertian Dan Fungsi Norma Menurut Para Ahli

Pengertian Norma

10 Pengertian Dan Fungsi Norma Menurut Para Ahli - Pengertian norma ialah ukuran (benar  atau salahnya, tepat atau tidak tepatnya, pantas atau tidak pantasnya ) suatu perilaku seseorang didalam masyarakat. Norma ialah serangkaian sanksi bagi para pelanggarnya dan juga sebagai larangan yang dilengkapi dengan sanksi bagi para pelanggarnya, 
Norma
Norma

Dalam Norma ada fungsi norma ataupun tujuan dari norma dalam kehidupan bersama warga masyarakat sehingga Norma tersebut dapat berarti dengan melihat fungsi-fungsi norma yang mana kita ketahui bahwa norma tersebut beraneka ragam maupun  macam-macam norma dan disetiap macam norma ini memiliki fungsi-fungsinya sendiri.  

Pengertia Norma Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah pengertian norma menurut para ahli , ialah sebagai berikut :
  1. Pengertian Norma Menurut Craig Calhoun, 1997 Norma ialah aturan maupun pedoman yang menyatakan mengenai bagaimana seseorang seharusnya bertindak didalam situasi yang tertentu.
  2. Pengertian Norma Menurut Broom & Selznic Norma ialah rancangan ideal perilaku manusia yang memberikan suatu batas-batas bagi anggota masyarakat didalam mencapai tujuan hidupnya .
  3. Pengertian Norma Menurut Antony Giddens, 1994 Norma ialah prinsip ataupun aturan yang konkret,dan yang seharusnya diperhatikan oleh masyarakat.
  4. Pengertian Norma Menurut John J. Macionis, 1997 Norma ialah aturan-aturan dan juga harapan-harapan masyarakat yang memandukan perilaku anggota-anggotanya .
  5. Pengertian Norma Menurut Richard T. Schaefer & Robert P. Lamm, 1998 Norma ialah standar perilaku yang mapan dan yang dipelihara oleh masyarakat.

Fungsi Norma

Fungsi dari Norma ialah sebagai berikut :
  1. untuk mengatur tingkah laku masyarakat agar sesuai dengan nilai yang berlaku
  2. untuk membantu mencapai tujuan bersama masyarakat.
  3. untuk menjadi dasar untuk memberikan sanksi kepada warga masyarakat yang melanggar norma tersebut
  4. untuk menciptakan ketertiban dan juga keadilan dalam masyarakat.
Terima kasih sudah membaca 10 Pengertian Dan Fungsi Norma Menurut Para Ahli semoga dapat bermanfaat untuk anda para pembaca Pendidikanku.org

Sifat Dan Hakikat Sosiologi Terlengkap

Sifat Dan Hakikat Sosiologi

Sosiologi Bersifat Empiris

3 Sifat Dan Hakikat Sosiologi - Sosiologi ialah ilmu yang berdasarkan dari sebuah hasil pengamatan (observasi) dan juga penalaran terhadap berbagai kenyataan sosial yang terjadi dan juga hasil dari observasi ini tidak bersifat spekulasi.



Dari situ dapat dikatakan bahwa sosiologi bukanlah ilmu yang hanya berdasarkan oleh pemikiran-pemikiran individu, tetapi tetap berdasar kepada hasil pengamatan (observasi) yang sesuai dengan akal sehat (kenyataan). Oleh sebab sesuai dengan pengamatan dan juga penalaran, maka ilmu sosiologi adalah suatu kenyataan , dan juga harus rasional (sesuai akal budi) dengan berdasarkan penalaran. Artinya sosiologi itu bukanlah ilmu yang berlawanan dengan kenyataan dan juga akal,melainkan sosiologi ialah ilmu yang faktual.

Sosiologi Bersifat Teoritis

Sosiologi ialah ilmu yang selalu berusaha untuk mendapatkan suatu kesimpulan yang berdasarkan hasil pengamatan (observasi) serta penalaran agar dapat menyusun suatu kerangkan dan juga menghasilkan teori keilmuan. Kesimpulannya ialah kerangka-kerangka yang dari unsur-unsur yang nyata dan juga masuk akal yang mempunyai bertujuan untuk dapat menjelaskan sebab dan akibat sehingga dapat menghasilkan suatu teori. Teori yang dihasilkan tersebut adalah perwujudan dari dua variabel yang telah diuji kebenarannya. Jadi Teori didalam ilmu sosiologi tersebut bukanlah hal yang tidak jelas asal usulnya, melainkan suatu teori yang berdasarkan pada suatu fakta.

Sosiologi Bersifat Kumulatif

sosiologi adalah ilmu yang Teori-teori ialah pengembangan dari teori lama yang sudah ada sebelumnya. Jadi Teori-teori sosiologi ialah hasil dari perbaikan, perluasan, dan juga memperdalam, serta memperhalus teori ataupun ilmu lama. Misalnya ialah mengenai Teori Hukum yang dikaitkan dengan suatu interaksi sosial, sebab didalam menjalani kehidupan sosial, kita tidak boleh melanggar suatu  hukum.

Sosiologi Bersifat Nonetis

Sosiologi tidak mempermasalahkan mengenai baik atau buruknya suatu fakta, melainkan lebih ke mementingkan penjelasan fakta tersebut secara analitis dan juga  apa adanya.

HAKIKAT SOSIOLOGI

Menurut KBBI hakikat artinya ialah intisari maupun dasar. Jadi hakikat sosiologi tersebut  dapat diartikan ialah sebagai dasar intisari dan kiga kebenaran dari sosiologi, berdasarkan pemahaman tersebut maka Sosiologi adalah  ilmu yang mempelajari tentang masyarakat dan juga menekankan pada interaksi nya.
Berikut ini ialah beberapa Hakikat Sosiologi :

  • Sosiologi ialah Termasuk ilmu Pengetahuan yang Kategoris, yang bukan normatif. Artinya sosiologi tersebut  membatasi pembahasan pada apa yang lagi terjadi, bukan membahas apa yang akan terjadi, serta  juga bukan pada sesuatu yang seharusnya akan terjadi. Sosiologi adalah ilmu bebas nilai, sebab tidak mempertimbangkan baik buruknya fakta.
  • Sosiologi ialah Ilmu Pengetahuan Murni (Pure Science),  yang Bukan Ilmu pengetahuan terapan (applied Science). Artinya Sosiologi ialah  suatu ilmu yang bertujuan untuk dapat mengembangkan dan juga meningkatkan mutunya tanpa dipergunakan didalam masyarakat.
 Ilmu Pengetahuan murni adalah ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk mengembangkan dan membentuk ilmu pengetahuan secara abstrak dengan mempertinggi mutunya tanpa digunakan secara langsung dalam kehidupan. Sedangkan Ilmu Pengetahuan Terapan adalah Ilmu yang bertujuan untuk diterapkan dan dipergunakan dalam kehidupan.
  • Sosiologi ialah Ilmu Pengetahuan yang Abstrak. Artinya Sosiologi ialah sosiologi melakukan pengamatan terhadap bentuk dan juga pada pola yang terjadi dalam masyarakat,  yang bukan merupakan wujud yang konkret.
  • Sosiologi mempunyai tujuan untuk dapat menghasilkan pengertian-pengertian dan juga pola-pola umum dalam masyarakat. Artinya Sosiologi tersebut melakukan penelitian dan juga pencairan terhadap berbagai macam prinsip ataupun hukum umum berdasarkan interaksi yang terjadi dan juga berdasarkan pada aspek kehidupan masyarakat.
  • Sosiologi ialah ilmu yang rasional, dan juga terkait dengan metode yang digunakannya. Artinya Sosiologi ialah bahwa sosiologi tidak berlawanan dengan akal sehat dan juga kenyataan yang ada, serta juga dalam penelitiannya menggunakan suatu metode-metode sosiologi.
  • Sosiologi ilmu Ilmu Pengetahuan Umum, yang bukan Ilmu Pengetahuan Khusus. Artinya Sosiologi ialah sosiologi mempelajari gejala umum yang terjadi pada suatu objek studinya yakni masyarakat. Gejala umum yang dipelajari ini lebih ditekankan kepada interaksi yang terjadi.
Demikian Penjelasan Mengenai 3 Sifat Dan Hakikat Sosiologi  Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Para Pembaca Pendidikanku.Net :)

Artikel Terkait "Sosiologi"


Pengertian Ketenagakerjaan Dan Angkatan Kerja

Pengertian ketenagakerjaan

Pengertian Ketenagakerjaan Dan Angkatan Kerja Terlengkap - Tenaga kerja ialah setiap individu yang mampu untuk dapat melakukan pekerjaan untuk dapat menghasilkan barang maupun jasa baik untuk memenuhi kebutuhan atau pun untuk masyarakat.

Pengertian Ketenagakerjaan
Ketenagakerjaan
Dalam hal tersebut tenaga kerja dapat diartikan bahwa sebagai penduduk yang termasuk dalam kerja usia ataupun usia produktif khususnya di indonesia usia kerja dibatasi sampai 64 tahun.
Menurut keahliannya , tenaga kerja dibedakan menjadi , ialah sebagai berikut :
  • Tenaga kerja terlatih , ialah tenaga kerja yang mendapatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan dan juga pengamalam.
  • Tenaga kerja terdidik , iala tenaga kerja yang mendapatkan pengetahuan dan keahliannya dengan cara pendidikan formal.
  • Tenaga kerja tidak terlatih dan juga tidak terdidik , ialah tenaga kerja yang mendapatkan keterampilan yang dimilikinya tidak memerlukan pelatihan ataupun pendidikan , namun hanya memerlukan pengalaman dan kebiasan.

Pengertian Bukan Tenaga Kerja

Bukan Tenaga kerja dapat diartikan ialah sebagai golongan penduduk yang dianggap tidak mampu untuk bekerja m walaupun ada permintaan pekerjaan , penduduk yang termasuk dalam bukan tenaga kerja ialah mereka yang berusia diluar usia kerja atau usia produktif ialah dibawah 15 tahunn dan diatas 65 tahun.

Pengertian Angkatan Kerja

Angkatan Kerja , ialah bagian dari golongan tenaga kerja yang sedang dalam bekerja , dan mempunyai pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja , dan juga yang tidak bekerja namun sedang mencari pekerjaan.

Bukan Angkatan Kerja 

Bukan Angkatan Kerja ialah bagian dari golongan tenaga kerja yang tidak bekerja namun sedang mencari pekerjaan. Golongan tersebut disebut juga dengan angkatan kerja potensial , angkatan kerja potensial ialah angkatan kerja yang potensinya belum dimanfaatkan.

Sekian Dan Terima Kasih Sudah Membaca Tentang Pengertian Ketenagakerjaan Dan Angkatan Kerja Terlengkap Semoga Dapat bermanfaat untuk anda Para Pembaca Pendidikanku.org

Artikel Terkait "Sosiologi"

10 Definisi dan Pengertian Sosiologi Menurut Ahli Sosiologi

Pengertian Sosiologi

10 Definisi dan Pengertian Sosiologi Menurut Ahli Sosiologi - Sosiologi ialah berasal dari bahasa Latin yaitu "Socius" yang berarti "kawan atau teman" sedangkan "Logos" ialah ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan dan diungkapkan pertama kalinya oleh  August Comte (1798-1857) dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan. Walaupun banyak sekali definisi tentang sosiologi tetapi umumnya sosiologi dikenal ialah sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat.

Pengertian Sosiologi
Pengertian Sosiologi


Masyarakat ialah sekelompok individu yang mempunyai hubungan dan saling berinteraksi satu sama lain, dan memiliki kepentingan bersama, serta memiliki budaya. Sosiologi juga hendak mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan juga perilaku sosial manusia dengan mengamati (obeservasi) perilaku kelompok yang dibangunnya. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi ini adalah pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah serta dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum.

kelompok yang di maksud ialah mencakup keluarga, suku bangsa, negara, serta  berbagai organisasi politik, sosial , ekonomi.

Baca juga :

SIFAT DAN HAKIKAT SOSIOLOGI TERLENGKAP


Definisi Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

  1. Pitirim Sorokin: sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang hubungan serta pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial . sosiologi ialah ilmu yang mempelajari hubungan serta pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non-sosial, dan yang terakhir, sosiologi ialah ilmu yang mempelajari ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lain.

  2. Selo Sumardjan dan Soelaeman Soemardi: Sosiologi merupakan ilmu kemasyarakatan yang mempelajari tentang struktur sosial serta proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.
  3. Paul B. Horton: sosiologi merupakan ilmu yang memusatkan penelaahan pada kehidupan kelompok serta produk kehidupan kelompok tersebut.
  4. Soejono Soekanto: sosiologi merupakan ilmu yang memusatkan perhatian pada  segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum serta berusaha untuk mendapatkan suatu pola-pola umum kehidupan masyarakat.
  5. William Kornblum: sosiologi merupakan suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi.
  6. Allan Jhonson: sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentanf kehidupan serta perilaku, terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial serta bagaimana sistem tersebut memengaruhi orang dan bagaimana juga orang yang terlibat didalamnya dapat memengaruhi sistem tersebut.
  7. Roucek dan Warren: sosiologi merupakan  ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan juga kelompok-kelompok.
  8. William F. Ogburn dan Mayer F. Nimkopf : sosiologi merupakan penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial serta hasilnya, ialah organisasi sosial.
  9. J.A.A Von Dorn dan C.J. Lammers: sosiologi merupakan ilmu pengetahuan struktur-struktur serta proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.
  10. Max Weber: Sosiologi merupakan ilmu yang berupaya memahami (mengerti) tindakan-tindakan sosial.