Showing posts with label Sosiologi. Show all posts
Showing posts with label Sosiologi. Show all posts

Empati : Pengertian, Manfaat, Beserta Contohnya

www.pendidikanku.org - Pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai Empati, apa sih itu empati, Asal kata empati ini berawal dari kata bahasa Jerman Einfuhlung yang dengan secara harfiah artinya itu ialah ‘memasuki perasaan orang lain’. Nah untuk lebih jelasnya dibawah ini selengkapnya :
Empati : Pengertian, Manfaat, Beserta Contohnya

Pengertian Empati

Pengertian empati merupakan suatu kemampuan untuk membayangkan apa yang mungkin dirasakan atau juga dipikirkan oleh orang lain serta juga kemampuan untuk dapat merasakan kemampuan orang lain. Empati tersebut seringkali dianalogikan ialah sebagai ‘berada di dalam sepatu orang lain’ atau ‘melihat dari mata orang lain’.

Yang menjadi pembeda dari rasa empati antara satu orang dengan lainnya ini ialah tingkat kedalaman perasaan dan juga cara menunjukkan perasaan empati tersebut kepada suatu hal. Empati ini merupakan tindak lanjut dari sikap simpati, yakni suatu perbuatan nyata dalam mewujudkan rasa simpatinya itu. Empati serta juga simpati ini juga sama-sama menggambarkan atau mengilustrasikan situasi sedih dan juga berkabung yang dilihatkan kepada orang lain di saat sedang mengalami musibah atau juga tragedi.

Tapi, meski memiliki kesamaan dalam hal istilah ataupun juga termasuk dari contoh interaksi sosial, tetap saja terdapat perbedaan yang utama. Contohnya simpati yang lebih menggambarkan atau mengilustrasikan perasaan belas kasihan yang ditujukan kepada keadaan orang lain, tapi sedangkan empati ini memungkinkan orang lain untuk bisa menempatkan diri pada posisi orang-orang yang menderita serta juga berbagi dengan secara langsung dalam kesusahan dan kesedihan mereka.

Manfaat Empati

Peran empati ini menjadi sangat penting dalam menjembatani suatu hubungan baik dengan orang lain. Tapi, tak banyak juga orang yang mengetahui, tentang apa saja manfaat empati yang bisa atau dapat diperoleh saat ia menumbuhkan rasa empati itu di dalam dirinya. Manfaat empati ini tidak hanya dapat dirasakan oleh diri sendiri, namun orang-orang didekat kita juga dapat ikut merasakan manfaat dari empati. Dibawah ini merupakan beberapa manfaat empati, diantaranya sebagai berikut :

1. Membuat hidup lebih bahagia

Manfaat dari empati ini ialah membuat hidup itu jadi lebih bahagia. Pada sat tumbuh atau muncul rasa empati itu terhadap orang lain, kita akan dapat mampu merasakan apa yang sedang dirasakan orang lain. Apabila rasa tersebut sudah tumbuh atau muncul, maka terdapat rasa belas kasih dan juga kasih sayang terhadap sesama.

Rasa belas kasih serta juga kasih sayang ini akan menjauhkan kita dari rasa yang kurang baik seperti ras iri, benci, atau juga permusuhan kepada orang lain sehingga timbal baliknya ialah akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih bijaksana dan juga bahagia.


2. Membuat hidup lebih sehat

Empati Membuat hidup itu menjadi lebih sehat. Ada sebuah study yang diterbitkan dalam Psychological Science, pada study itu menujukkan bahwa emosi positif serta hubungan sosial yang positif akan mampu meningkatkan kesehatan.

Pengamatan yang dilakukan pada peserta penelitian tersebut menunjukkan bahwa dengan menumbuhkan emosi positif yang diwujudkan dalam bentuk cinta kasih kepada sesama dan juga dengan mewujudkan hubungan sosial yang positif para peserta tersebut memiliki denyut jantung yang lebih stabil dan juga bisa terhindar dari berbagai jenis penyakit. Pada dasarnya orang dengan rasa empati kepada orang lain itu dapat merasakan manfaat dari empati ialah memiliki hidup yang lebih lama dan juga lebih sehat.

3. Menjadi lebih pintar

Empati membuat kamu lebih pintar. Empati ini akan membuat kamu untuk lebih mudah berhubungan baik dengan orang lain. Untuk dapat mampu berhubungan baik dengan orang lain itu, maka kamu harus mampu untuk menyesuaikan diri dengan orang-orang yang tentu dan mungkin berbeda latar belakang pendidikan, sosial atau juga ekonominya. Empati tersebut akan memudahkan dalam hal tersebut, yakni membuat kamu untuk lebih pintar dalam menyesuaikan diri serta juga tentunya akan membuat kecerdasan emosional kamu itu semakin meningkat.

4. Menumbuhkan rasa cinta kasih dari dalam diri

Empati menumbuhkan rasa cinta kasih dari dalam diri. Empati tersebut akan membuat kita untuk mampu merasakan apa sedang yang dirasakan orang lain. Membuat kita untuk mampu menempatkan diri dalam situasi serta juga kondisi orang lain sehingga akan mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain tersebut akan memunculkan atau menimbulkan rasa cinta kasih dari dalam diri kepada orang lain.

5. Mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam hidup

Empati akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam hidup. Empati tersebut akan membuat kita untuk menjadi lebih peduli dan juga mau membantu orang lain. Dengan kata lain empati tersebut merupakan kebaikan yang diberikan kepada orang lain.

Tiap-tiap kebaikan yang diberikan tersebut tentu akan mendapat balasan, baik dari Tuhan maupun dari sesama manusia baik secara langsung ataupun tidak. Pada saat kita mampu berempati serta juga berbuat baik kepada orang lain, maka orang lain tersebut juga akan berbuat baik kepada kita sehingga kehidupan kita juga akan dipenuhi dengan kemudahan-kemudahan yang tidak akan dapat disangka sebelumnya.

Walau memang tidak mudah untuk menimbulkan atau memunculkan rasa empati terhadap orang lain, namun dengan melalui kemampuan sosial yang baik serta sedikit imajinasi, akan dapat tumbuh kemampuan dalam menumbuhkan perasaan empati tersebut. Empati tersebut merupakan tindakan paling baik untuk dapat memahami orang lain dari sudut pandang orang tersebut sehingga akan timbul rasa kepedulian.

Contoh Empati

Dalam syarat interaksi sosial serta juga dalamkehidupan sehari hari, banyak sekali contoh contoh perilaku empati dalam komunikasi antar sesama yang dapat kita lihat. Contoh dari sikap empati ini mudah untuk ditemukan dalam lingkungan keluarga, interaksi antar sahabat serta juga lingkungan masyarakat secara umum, Dibawah ini merupakan beberapa contoh perilaku empati yang bisa kita temui sehari-hari, dinataranya:


  1. Pada saat terdapat teman yang bersedih atas sesuatu hal, maka perilaku empati yang muncul itu sederhana yaitu dengan kehadiran dan juga usaha kita untuk menghiburnya.
  2. Membantu serta juga ikut menyelesaikan masalah teman apabila membutuhkan (dalam arti kebaikan).
  3. Jika ada teman yang sedang sakit, maka dengan datang untuk menjenguknya dan membawakan apa yang ia butuhkan itu juga merupakan perilaku empati.
  4. Pada saat kita melihat ada anak anak terlantar di jalanan, maka kita berempati dengan cara memberikan sedekah ataupun juga mendirikan rumah singgah untuk anak jalanan.
Nah itulah teman-teman penjelasan mengenai Empati : Pengertian, Manfaat, Beserta Contohnya, semoga apa yang dijelaskan diatas dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Tags :

  • pengertian empati menurut para ahli
  • pengertian empati dan simpati
  • pengertian empati dan contohnya
  • empati adalah brainly
  • pengertian empati brainly
  • contoh sikap empati
  • sikap empati adalah
  • pengertian empati dalam islam
arti empati, bentuk empati, ciri empati, contoh empati, contoh empati dalam kehidupan sehari-hari, empati, empati adalah, jenis empati, makna empati, manfaat empati, pengertian empati, pengertian empati menurut para ahli, tujuan empati

Pengertian HAM, Fungsi, Ciri, Tujuan, Macam Jenisnya

www.Pendidikanku.org - Disini saya akan menjelaskan Pengertian, Fungsi, Ciri, Tujuan, Macam Jenis HAM, penjelasannya di bawah ini :

PENGERTIAN HAM (HAK ASASI MANUSIA)

  • Hak asasi manusia merupakan seperangkat hak yang melekat pada hakikatnya atau keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang harus dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintah atau setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Dalam UUD HAM NO.39 tahun 1999
  • Hak asasi manusia (HAM),yaitu sebagai  perangkat hak-hak dasar manusia yang tidak boleh  dapat dipisahkan oleh dari keberadaanya  sebagai manusia. Maka dari itu, martabat manusia adalah sumber dari semua HAM. Martabat  manusia  akan dapat berkembang  jika hak tersebut paling dasar yakni kemerdekaan dan persamaan dapat dikembangkan. UDHR (Universal Declaration of Human Rights)
  • HAM merupakan hak yang bersifat mendasar. Hak ini yang telah dimiliki setiap manusia dengan didasarkan pada kodratnya yang tidak dapat bisa dipisahkan sehingga HAM bersifat suci. Prof. Koentjoro Poerbopranoto
  • Dapat dipersingkat HAM adalah hak yang sudah telah melekat pada diri manusia sejak lahir yang bersifat permanen yang harus dihormati, dihargai, dijaga atau dilindungi oleh setiap manusia.
Pengertian HAM, Fungsi, Ciri, Tujuan, Macam Jenisnya

FUNGSI HAM(HAK ASASI MANUSIA)

HAM, ialah memiliki fungsi utama yakni untuk menjamin dan melindungi hak-hak kelangsungan hidup, kebebasan, kemerdekaan yang tidak dapat boleh diganggu gugat oleh siapapun.

CIRI DAN TUJUAN HAM (HAK ASASI MANUSIA)

1. Ciri – Ciri HAM :

  • Tidak perlu diberikan dan diwarisi, karena HAM adalah bagian dari setiap manusia yang baru lahir
  • Berlaku untuk setiap manusia.
  • Tidak dapat membedakan jenis kelamin, ras, agama, pandangan politik, asal usul sosial dan bangsa
  • Tidak dapat dilanggar.

  • Bersifat umum atau supralegal (tidak tergantung kepada adanya suatu peraturan suatu Negara).

2. Tujuan HAM :
  • Melindungi orang dari kekerasan atau sewenang-wenang
  • Mengembangkan rasa saling menghargai antar manusia.
  • Mendorong tindakan yang dilandasi kesadaran atau tanggung jawab untuk menjamin bahwa hak-hak orang lain tidak dilanggar.

KLASIFIKASI MACAM JENIS HAM (HAK ASASI MANUSIA)

Hak Asasi Manusia (HAM) yakni sangat beragam berhubungan dengan hak-hak yang ada pada diri setiap manusia. Berikut ini macam-macam HAM:

1. Hak asasi pribadi (personal rights)

Hak asasi pribadi mencakup kepada kepentingan seorang atau dampak yang diterima lebih besar kepada diri sendiri dari pada orang disekitarnya. Contohnya hak beragama, mengeluarkan pendapat, berpindah tempat dan hal-hal yang berhubungan dengan hak pribadi.

2. Hak asasi ekonomi (property rights)

Hak asasi ekonomi secara singkat dapat diartikan sebagai hak untuk memenuhi kebutuhannya. Contohnya hak jual beli, perjanjian kontrak, mendapatkan pekerjaan atau sebagainya yang berhubungan dengan ekonomi.

3. Hak asasi politik (political rights)

Hak asasi politik merupakan hak untuk ikut serta oleh dunia politik suatu Negara tanpa pandang bulu. Contohnya, hak yang dimiliki masyarakat dalam dunia politik ialah hak untuk memilih dan dipilih, ikut serta dalam pemerintahan dan hal-hal yang berhubungan dengan politik dalam suatu Negara.

4. Hak asasi sosial atau kebudayaan (sosial and cultural rights)

Hak asasi sosial atau kebudayaan tersebut diterapkan dalam rangka kegiatan yang berhubungan dengan interaksi antar masyarakat dan budaya sekitar. Contohnya hak untuk dapat mengembangkan budaya daerah masing-masing.

5. Hak asasi  (legal quality rights)

Hak asasi hukum juga harus didapatkan oleh masyarakat yang berkaitan dengan hukum Negara. Dimana hak-hak masyarakat secara hukum tersebut dapat di pertanggung jawabkan atau diperlakukan sama rata tanpa sangkut paut dengan agama, ras, maupun suku.

6. Hak untuk mendapatkan tata cara perlakuan peradilan dan perlindungan (procedural rights)

Hak ini berlaku ketika salah seorang masyarakat melanggar batas hukum atau diadili juga berhak  dan mendapatkan pembelaan hukum. Contohnya seperti pembelaan dan tuntutan hukum di pengadilan.

Demikian penjelasan artikel mengenai HAM Pengertian, Fungsi, Ciri, Tujuan,Macam Jenis HAM dapat bermanfaat.

Pengertian Toleransi, Bentuk, Manfaat dan Contohnya

Pendidikanku.Org - Saat ini pendidikanku akan membahas mengenai pengertian toleransi, pengertian toleransi antar agama, pengertian toleransi antar budaya pengertian toleransi secara etimologi, pengertian toleransi secara terminologi, pengertian toleransi menurut para ahli, manfaat toleransi, dan bentuk-bentuk tolerasi. Oke langsung saja ke topik utama mengenai pengertian toleransi dibawah ini.


Pengertian Toleransi dan Manfaat Toleransi Terlengkap
Pengertian Toleransi dan Manfaat Toleransi Terlengkap

Pengertian Toleransi

Pengertian Toleransi Secara Umum 

Pengertian toleransi adalah sikap saling menghargai prinsip atau kenyakin dari tiap-tiap individu atau keompok dalam bermasyarakat dan bernegara.. Pada tanggal 16 November adalah hari peringatan Toleransi Internasional. yang diadopsi UNESCO dari Declaration of Principles on Tolerance, pada 16 November 1995. Toleransi ini harus didasari dengan adanya  sikap kelapangan dada terhadap sesama manusia dengan memperhatikan prinsip-prinsip yang dipegang sendiri.

Toleransi terjadi dan berlaku karena terdapat perbedaan prinsip, dan menghormati perbedaan keyakinan tanpa mengorbankan prinsip sendiri. Dengan kata lain, pelaksanaannya hanya pada aspek-aspek yang detail & teknis bukan dalam persoalan yang prinsipil. Dalam toleransi kita dilarang untuk bersikap diskriminasi terhadap suatu kelompok tertentu yang berbeda dari mayoritas masyarakatnya. Sikap toleransi mengacu dalam segala hal termasuk dalam kontek sosial, budaya dan juga agama.

Pengertian toleransi antar sosial

Pengertian toleransi sosial ini mengajarkan agar tiap-tiap individu atau kelompok mau itu minoritas atau mayoritas dapat sama-sama saling menghargai, contoh simpel seperti disekolah, biasanya disekolah itu ada kelompok yang ingin menunjukan popularitasnya, jadi terkadang mereka seperti mengasingkan / membully teman-teman sekolahnya yang tidak sejalan dengan kelompok mereka. nah untuk itu toleransi sosial ini akan dapat menghilangkan diskrimanasi terhadap kelompok besar menguasai kelompok yang kecil.

Pengertian Toleransi antar Budaya

Indonesia sebagai negara kepalauan, Indonesia memiliki 35 provinsi dari sabang sampai merauke dengan beragam suku dan budaya, hal ini tentu membuat Indonesia banyak sekali budaya-budaya daerah yang berbeda-beda, Pengertian toleransi antar budaya ini merupakan sikap dan sifat saling menghargai kebudayaan dari tiap kelompok atau golongan daerah. tanpa harus membicarakan kebudayaan daerah-daerah lain supaya tetap terjalin keharmonisaan dari tiap-tiap daerah.


Pengertian Toleransi antar agama

Pengertian Toleransi antar agama adalah sikap menghargai dan menghormati keyakinan tiap-tiap penganut agama tanpa harus memaksakan kehendak, menjelekan dan juga mencela antara umat beragama. Indonesia memiliki agama resmi yakni Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu. dan bukan rahasia umum bahwa agama merupakan keyakinan yang sangat dipegang teguh oleh tiap-tiap penganut agama. hal ini yang menyebabkan banyak sekali perdebatan atau diskusi, nah disinilah peranan toleransi antar agama untuk dapat saling menghargai tiap-tiap perbedaan keyakinan yang ada di tiap-tiap negara khususnya di Indonesia.

Pengertian Toleransi Secara etimologi

Secara etimologi toleransi berasal dari kata tolerance (dalam bahasa Inggris), dalam bahasa Latin “Tolerare”. yang mempunyai arti sikap membiarkan, mengakui serta menghormati keyakinan orang lain tanpa memerlukan persetujuan. Di dalam bahasa Arab menterjemahkan toleransi dengan tasamuh, berarti saling mengizinkan, saling memudahkan.

Dari pengertian toleransi secara etimologi dapat disimpulkan bahwa pengertian toleransi secara etimologi adalah sikap saling menghargai dan menghormati prinsip serta keyakinan dengan lapang dada terhadap semua manusia.

Pengertian Toleransi Secara terminologi

Pengertian toleransi menurut para ahli antara lain sebagai berikut:
  • Menurut W.J.S Purwadarminta Toleransi ialah sikap dan sifat tenggang rasa berupa menghargai dan juga membolehkan pendirian, pendapat, pandangan, kepercayaan atau hal-hal lainnya yang berbeda dengan prinsipsendiri.
  • Menurut Dewan Ensiklopedi Indonesia Toleransi dalam aspek sosial, politik, merupakan suatu sikap membiarkan orang untuk memiliki suatu keyakinan yang berbeda. Selain itu menerima pernyataan karena sebagai pengakuan dan menghormati hak asasi manusia.

Dari Penjelasan diatas maka dapat pendidikanku simpulkan bahwa pengertian toleransi adalah sikap dan sifat pemberian kebebasan kepada sesama manusia, termasuk itu dari segi individu atau kelompok masyarakat untuk bisa menjalankan keyakinan atau prinsip - prinsip yang dipegang oleh individu atau kelompok lain dan berhak untuk mengatur hidup dan menentukan nasibnya sendiri, selama sikap yang ia jalankan dan  tentukan itu tidak bertentangan dengan aturan-aturan atau syarat-syarat terciptanya ketertiban dan perdamaian dalam hidup bermasyarakat dan bernegara.


Manfaat Toleransi

Dari penjelasan mengenai pengertian toleransi sudah jelas bahwa toleransi memiliki banyak sekali manfaat, dibawah ini merupakan manfaat toleransi, antara lain sebagai berikut :

  1. Menimbulkan keharmonisan dalam bermasyarakat.
  2. Menciptakan rasa kekeluargaan yang erat.
  3. Menimbulkan tenggang rasa antar satu dengan yang lain.
  4. Menciptkan kedamaian, rasa tenang dan aman.
  5. Menciptakan Kerukunan antara suku, agama, dan budaya.

Bentuk-Bentuk Toleransi

Dibawah ini merupakan bentuk - bentuk toleransi, antara lain sebagai berikut :
  1. Toleransi terhadap perbedaan agama
  2. Toleransi terhadap perbedaan daerah/suku/ras
  3. Toleransi terhadap perbedaan bangsa
  4. Toleransi terhadap perbedaan kepercayaan/pendapat/pilihan
  5. Toleransi terhadap perbedaan status

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Toleransi, Manfaat Toleransi, Bentuk - bentuk Toleransi, Serta Contoh Toleransi, semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Pengertian Akulturasi Terlengkap | Pendidikanku.org

Pengertian Akulturasi

Pengertian Akulturasi - Akulturasi berasal dari bahasa latin yakni acculturate yang mempunyai arti tumbuh serta berkembang bersama-sama. 

Akulturasimerupakan suatu proses sosial yang muncul jika suatu kelompok manusia dengan kebudayaannya dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan kuar (asing). Kebudayaan asing tersebut seiring dengan waktu diterima serta diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa harus menyebabkan hilangnya unsur dari kebudayaan kelompok itu sendiri. 
pengertian akulturasi terlengkap


Contoh akulturasi: Saat budaya musik rap dari negara asing yang digabungkan dengan bahasa Jawa, sehingga yang terjadi menyanyi rap dengan menggunakan bahasa Jawa. 

Pengertian Akulturasi menurut Koentjaraningrat merupakan suatu proses sosial yang terjadi bila terdapat kelompok sosial dengan kebudayaan tertentu itu dihadapkan dengan kebudayaan asing.

Terjadinya Akulturasi

Akulturasi tersebut dapat terjadi jika ada kontak budaya, disebabkan antara lain sebagai berikut :


  1. Kontak sosial dapat terjadi pada individu, sebagian masyarakat, bahkan seluruh lapisan masyarakat. 
  2. Kontak budaya dapat terjadi didalam situasi damai maupun bermusuhan.
  3. Kontak budaya dapat terjadi diantara masyarakat besar atau kecil.
  4. Kontak budaya dapat terjadi diantara kelompok yang dikuasai serta menguasai unsur budaya.
  5. Kontak budaya dapat terjadi dalam 3 wujud budaya, yakni , sistem sosial, unsur budaya fisik, serta sistem budaya.


baca juga artikel terkait  pengertian asimilasi

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai pengertian akulturasi , contoh akulturasi , terjadinya akulturasi, semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari pendidikanku.org

Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli Terlengkap

Pengertian Mobilitas Sosial

Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli - Pada kesempatan ini kembali pendidikanku akan berbagi mengenai pengertian mobilitas sosial , Secara Umum, Pengertian Mobilitas Sosial merupakan suatu proses perpindahan ataupun pergerakan lapisan (strata sosial) seseorang maupun  kelompok. Istilah moblitas tersebut berasal dari bahasa Latin, yakni Mobilis yang mempunyai arti mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Sedangkan sosial melibatkan seseorang maupun kelompok warga. Dengan secara harfiah, pengertian mobilitas sosial ialah sebagai suatu gerakan yang terjadi karena berpindah atau berubah posisi seseorang atau golongan orang disaat yang berbeda-beda.

Mobilitas Sosial
mobilitas sosial

Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli

berikut ini merupakan pengertian mobilitas sosial yang dikemukakan oleh para ahli -
  • Robert M.Z. Lawang , pengertian mobilitas sosial merupakan perpindahan posisi dari suatu lapisan yang 1 ke lapisan yang lainnya ataupun dari 1dimensi ke dimensi yang lainnya.
  • H. EdwardRansford , Pengertian mobilitas sosial merupakan suatu perpindahan ke atas atau ke bawah didalam lingkungan sosial dengan secara hirarki.
  • Kimball Young dan Raymond W.Mack , pengertian mobilitas sosial merupakan suatu mobilitas dalam struktur sosial, yakni pola-pola tertentu yang mengatur suatu organisasi suatu kelompok sosial.
  • Horton dan Hunt ,  pengertian mobilitas sosial merupakan suatu gerak perpindahan dari suatu kelas sosial ke kelas sosial yang lainnya.
  • Wiliam Kornblum , Pengertian mobilitas sosial merupakan suatuperpindahan individu-individu, keluarga-keluarga maupun kelompok sosialnya dan juga satu lapisan ke lapisan sosial yang lainnya.

Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial  - Mobilitas sosial tersebut dikelompokkan kedalam beberapa jenis. Bentuk-bentuk mobilitas sosial antara lain ialah sebagai berikut :

1. Bentuk Mobilitas Sosial Berdasarkan Pada Tipenya
  • Mobilitas sosial vertikal, merupakan perpindahan status yang dialami seseorang maupun sekelompok pada suatu lapisan sosial yang berbeda.
    Mobilitas sosial dibedakan menjadi 2 jenis , ialah sebagai berikut :
    1.social climbing:
    merupakan suatu pergerakan naiknya status seseorang maupun kelompok sosial. 
    bentuknya:
    a. naiknya orang yang berstatus rendah ke pada kelas yang status sosial yang tinggi.
    b. terbentuknya kelas sosial baru yang menempati maupun menggeser kelas sosial tertinggi yg terdapat didalam kelompol tsb.
    penyebabnya:
    1. karena melakukan prestasi kerja.
    2. karena menggantikan kedudukan yang kosong akibat suatu proses peralihan generasi.

    2.social sinking:
    merupakan suatu pergerakan turunnya status seseorang maupun kelompok sosial.
    bentuknya: 
    a. turunnya suatu kedudukan seseorang ke kedudukan yangg lebih rendah.
    b. tidak dihargainya suatu kedudukan ialah sebagai lapisan sosial atas.
    penyebabnya:
    a. berhalangan tetap maupun sementara, misal sakit / cacat tubuh.
    b. memasuki pada masa pensiun.
    c. melakukan kesalahan yang fatal sehingga diturunkan atau dipecat dari kelas sosial yang tinggi.
  • Mobilitas sosial horizontal, merupakan suatu perpindahan status sosial seseorang maupun kelompok ke dalam lapisan sosial yang setara . Didalam mobilitas sosial horizontal ini tidak terjadi suatu perubahan derajat kedudukan seseorang atau sekelompok orang.

    Ciri utama didalam mobilitas sosial horizontal ini adalah tidak ada perpindahan suatu lapisan sosial.
    bentuknya:
    1. mobilitas antar wilayah.
    meliputi ialah , Imigrasi, emigrasi, Remigrasi, Urbanisasi, Transmigrasi, Sirkuler. baca lebih lanjut mengenai Imigrasi, emigrasi, Remigrasi, Urbanisasi, Transmigrasi, Sirkuler.

    2. mobilitas antar generasi
    terdapat 2 bentuk antar generasi yakni,
    a. mobilitas intra generasi: merupakan perpindahan status yang terjadi didalam beberapa generasi.
    b. mobilitas inter generasi: merupakan perpindahan status yang terjadi didalam beberapa generasi.

  • Mobilitas sosial lateral, merupakan suatu perpindahan individu dari unit wilayah 1 ke unit wilayah lainnya. Didalam mobilitas sosial lateral ini disebut juga dengan mobilitas geografis.

  • mobilitas sosial diagonal:
    merupakan suatu perpindahan yangg dialami seseorang atau kelompok yangg mengalami perpindahan tempat serta status sosial.
    bentuknya:
    1. mobilitas sosial diagonal ke atas merupakan suatu perpindahannya statusnya naik, namun tempatnya sama
    2. mobilitas sosial diagonal ke bawah merupakan suatu perpindahan statusnya turun, namun tempatnya pindah.
2. Bentuk Mobilitas Sosial Berdasarkan Pada Ruang Lingkupnya
  1. Mobilitas sosial intragenerasi, merupakan suatu mobilitas sosial yang dialami oleh seseorang selama masa hidupnya ataupun suatu perubahan status sosial yang dimulai dari lahir sampai pada masa tuanya.
  2. Mobilitas sosial antargenerasi, merupakan suatu mobilitas sosial yang terjadi dari 2 generasi maupun lebih.

FAKTOR PENDORONG MOBILITAS

Berikut ini merupakan faktor-faktor Pendorong mobilitas , antara lain ialah sebagai berikut :
1. Faktor struktural
    a. struktur pekerjaan
    b. perbedaan fertilitas
    c. transisi perekonomian
2. faktor individu
    a. perbedaan kemampuan
    b. orientasi sikap terhadap suatu mobilitas
    c. faktor kemujuran
3. status sosial
4. keadaan ekonomi
5. situasi politik
6. demografi(kependudukan)
7. keinginan melihat daerah lain.

FAKTOR PENGHAMBAT MOBILITAS

Berikut ini merupakan faktor-faktor penghambat mobilitas , antara lain ialah sebagai berikut :
  • 1. kemiskinan
  • 2. diskriminasi kelas
  • 3. perbedaan ras serta agama
  • 4. perbedaan gender
  • 5. faktor pengaruh sosialisasi yang kuat
  • 6. perbedaan kepentingan

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian mobilitas sosial , mobilitas sosial menurut para ahli , bentuk-bentuk mobilitas sosial , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku

Pengertian Peradaban Menurut Para Ahli Dan Ciri -Ciri Peradaban

Pengertian Peradaban

Pengertian Peradaban Menurut Para Ahli Dan Ciri -Ciri Peradaban - Pada kesempatan kali ini pendidikanku akan membahas mengenai definisi peradaban menurut para ahli . Istilah dari "peradaban" dalam bahasa inggris disebut dengan "civilization" atau dalam bahasa asing lainnya peradaban sering disebut dengan bescahaving ( dalam bahasa belanda) serta die zivilsation (dalam bahasa jerman)
Secara umum, Pengertian Peradaban adalah suatu bagian dari kebudayaan yang tinggi, halus, indah, serta juga maju. Sedangkan dalam Pengertian peradaban yang lebih luas merupakan kumpulan suatu identitas terluas dari seluruh hasil budi daya manusia, yang mencakup kepada seluruh aspek kehidupan manusia baik itu fisik (misalnya bangunan, jalan), ataupun non-fisik (nilai-nilai, tatanan, seni budaya ataupun iptek), yang teridentifikasi dengan melalui unsur-unsur obyektif umum, seperti halnya bahasa, sejarah, agama, kebiasaan, institusi, ataupun melalui identifikasi diri yang subjektif. 

Pengertian Peradaban Menurut Para Ahli Dan Ciri -Ciri Peradaban
Pengertian Peradaban Menurut Para Ahli Dan Ciri -Ciri Peradaban


Istilah Peradaban tersebut sering dipakai untuk dapat menunjukkan pendapat serta penilaian kita pada perkembangan dari kebudayaan yangaman pada waktu perkembangan kebudayaan tersebut mencapai pada titik tertinggi yang berwujud unsur-unsur budaya yang halus, tinggi indah, sopan, luhur, dan lain sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan itu dikatakan sudah mempunyai peradaban yang tinggi. terdapat beberapa pengertian peradaban yang didefinisikan menurut para ahli. Pengertian peradaban oleh definisi para ahli antara lain sebagai berikut...

Pengertian Peradaban dan Ciri-Ciri Peradaban


Pengertian Peradaban Menurut Definisi Para Ahli - Dari berbagai banyaknya kesulitan-kesulitan didalam memberikan definisi mengenai peradaban, sehingga banyak dari para ahli yang memberikan tanggapannya mengenai pengertian peradaban seperti berikut ini :

Pengertian Peradaban Menurut Albion Small , Peradaban merupakan kemampuan manusia didalam mengendalikan dorongan dasar kemanusiaannya untuk dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Sementara dari hal itu, kebudayaan mengacu kepada kemampuan manusia didalam mengendalikan alam dengan melalui ilmu pengetahuan serta teknologi. Menurutnya, yang menytakan bahwa peradaban berhubungan dengan adanya suatu perbaikan yang bersifat kualitatif serta menyangkut kondisi batin manusia, sedangkan kebudayaan tersebut mengacu pada suatu yang bersifat material, faktual, relefan, serta konkret.

Pengertian Peradaban Menurut Bierens De Hann , peradabadan memiliki arti ialah bahwa peradaban merupakan keseluruhan kehidupan sosial,ekonomi , politik, dan juga teknik. Jadi, peradaban tersebut memiliki kegunaan praktis didalam hubungan kemasyarakatan.

Pengertian Peradaban Menurut Arnold Toynbee , dalam bukunya yang berjudul "The Disintegrations of Civilization" dalam Theories of Society, (New York, The Free Press, 1965), hal 1355 menggemukakan peradaban ialah suatu kebudayaan yang sudah mencapai taraf perkembangan teknologi yang lebih tinggi. Pengertian lain juga menyebutkan bahwa peradaban merupakan kumpulan seluruh hasil budi daya manusia, yang mencakup kepa daseluruh aspek kehidupan manusia, baik fisik itu (misalnya bangunan, jalan), ataupun non-fisik (nilai-nilai, tatanan, seni budaya, ataupun iptek).

Pengertian Peradaban Menurut Huntington , peradaban adalah suatu identitas terluas dari budaya, yang teridentifikasi dengan melalui dalam unsur-unsur obyektig umum, seperti ialah bahasa, agama ,sejarah institusi,,kebiasaan, ataupun melalui identifikasi diri yang subyektif. Dari definisi ini, maka masyarakat Amerika-khususnya pada Amerika Serikat serta Eropa yang sejauh ini disatukan oleh adanya bahasa, budaya, serta agama yang dapat diklasifikasikanialah  sebagai satu peradaban, yaitu peradaban barat.

Pengertian Peradaban Menurut Oswald Spengler ,  Spengler menggemukakan bahwa peradaban merupakan tingkat kebudayaan pada saat sudah mencapai taraf tinggi serta kompleks. Lebih lanjutnya lagi, Spengler menggemukakan bahwa peradaban merupankatingkat kebudayaan ketika tidak lagi mempunyai aspek produktif, beku, serta mengkristal. Adapun kebudayaan pada sesuatu yang hidup dan juga kreatif.

Pengertian Peradaban Menurut Alfred Weber , peradaban ialah mengacu pada pengetahuan praktis serta intelektual, dan juga sekumpulan cara yang bersifat teknis yang difungsikan untuk mengendalikan alam. Adapun kebudayaan tersebut terdiri dari serangkaian nilai, prinsip, normatif, serta juga ide yang bersifat unik. Aspek dari peradaban tersebut lebih bersifat kumulatif dan juga lebih siap untuk disebar, lebih rentan terhadap suatu penilaian, serta lebih berkembang dibandingkan dengan aspek kebudayaan. Peradaban bersifat impersonal serta juga objektif, sedangkan kebudayaan tersebut bersifat personal, subjektif serta unik.

Ciri-Ciri Peradaban

Ciri-Ciri Umum Peradaban - Peradaban mempunyai ciri-ciri /karakteristik yang berfungsi didalam memperjelas arti dari peradaban dan juga berfungsi didalam membedakan peradaban dengan kebudayaan, Maka dari itu, ciri-ciri peradaban sangat membantu didalam membedakan antara peradaban serta kebudayaan. Ciri-ciri umum suatu peradaban ialah sebagai berikut :
  • Pembangunan pada kota-kota baru dengan tata ruang yang lebih baik, indah, serta modern
  • Sistem pemerintahan yang baik disebabkan karena terdapat hukum serta peraturan.
  • Berkembangnya beragam ilmu pengetahuan serta juga teknologi yang lebih maju seperti astronomi, bentuk tulisan, arsitektur, ilmu ukur, dan lain sebagainya.
  • Masyarakat didalam berbagai jenis pekerjaan, keahlian, serta juga strata sosial yang lebih kompleks
Baca juga artikel terkait mengenai pengertian kebudayaan

Sekian dan Terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Peradaban , Definisi Peradaban , Ciri-ciri Peradaban , maupun karakteristik peradaban , Semoga dapat bermanfaat bagi anda , salam hangat dari pendidikanku

Pengertian Sosialisasi, Tujuan Sosialisasi dan Fungsi Sosialisasi

Pengertian Sosialisasi

Pengertian Sosialisasi, Tujuan Sosialisasi dan Fungsi Sosialisasi  - Pada kesempatan ini Pendidikanku.net akan membahas mengenai apa itu sosialisasi , tujuan dari sosialisasi , fungsi atau kegunaan dari sosialisasi .

Pengertian sosialisasi menurut para ahli yang menyatakan ialah bahwa pengertian sosialisasi merupakan suatu proses pembelajaran seseorang untuk dapat mempelajari pola hidup sesuai dengan nilai, norma serta kebiasaan yang dijalankannya didalam suatu masyarakat atau juga kelompok. 

Unsur-unsur sosialisasi ialah suatu peranan pola hidup didalam masyarakat sesuai dengan nilai, norma, serta kebiasaan masyarakat. Sosialisasi berperan yang sangat penting didalam suatu proses pembelajaran yang dapat dilihat dari fungsi sosialiassi serta juga tujuan sosialsiasi.

sosialisasi
sosialisasi

12 Pengertian Sosialiasi Menurut Para Ahli

Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

Pengertian Sosiologi menurut para ahli sebagai berikut antara lain  :
  • 1. Pengertian Sosialisasi menurut Charles ellwood mengemukakan bahwa sosiologi adalah suatu pengetahuan yang menguraikan mengenai hubungan manusia dan juga golongannya, asal kemajuannya, bentuk serta juga kewajibannya.
  • 2. Pengertian Sosialisasi menurut Gustav ratzenhofer menyatakan ialah bahwa sosiologi adalah suatu pengetahuan mengenai suatu hubungan manusia dengan kewajibannya untuk dapat menyelidiki dasar dan terjadinya suatu evolusi sosial dan juga kemakmuran umum bagi anggota-anggotanya.
  • 3. Pengertian Sosialisasi menurut Herbert Spencer menyatakanbahwa sosiologi ialah mempelajari tumbuh, bangun, serta kewajiban masyarakat. 
  • 4. Pengertian Sosialisasi menurut Max Weber menytakan bahwa sosiologi ialah mempelajari tindakan-tindakan sosial. 
  • 5. Pengertian Sosialisasi menurut Pitrim A. Sorokin mengemukakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan serta pengaruh timbal balik diantara aneka macam gejala-gejala sosial (contohnya, gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi, ) hubungan serta juga pengaruh timbal balik antara gejala sosial dan juga non-sosial (contohnya , pengungsian dengan bencana alam), serta ciri-ciri umum dari semua jenis gejala-gejala sosial.
  • 6. Pengertian Sosialisasi menurut Emile Durkheim menggemukakan bahwa sosiologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial, yakni fakta-fakta yang berisikan cara untuk bertindak, berfikir, serta berperasaan yang ada di luar individu.
  • 7. Pengertian Sosialisasi menurut William F. Ogburn dan Meyer F. Nimkoff  mendefinisikan sosiologi ialah sebagai ilmu mengenai suatu penelitian ilmiah terhadap interaksi sosial dan juga hasilnya adalah organisasi sosial.
  • 8. Pengertian Sosialisasi menurut Joseph Roucek dan Warren menyatakan bahwa sosiologi ialah sebagai ilmu yang mempelajari mengenai hubungan antarmanusia di dalam suatu kelompok.
  • 9. Pengertian Sosialisasi menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi menyatakan bahwa sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari struktur sosial serta proses-proses sosial, termasuk juga perubahan-perubahan sosial.
  • 10. Pengertian Sosialisasi menurut Soerjono Soekanto menyatakan  bahwa sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari masyarakat didalam keseluruhannya serta hubungan-hubungan diantara orang-orang dalam bermasyarakat.
  • 11. Pengertian Sosialisasi menurut Mayor Polak menggemukakan bahwa sosiologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang masyarakat sebagai keseluruhan, yaitu antarhubungan di antara :
  1.  manusia dengan manusia, 
  2. manusia dengan kelompok, 
  3. kelompok dengan kelompok, baik formal maupun material, statis ataupun juga dinamis.
  • 12. Pengertian Sosialisasi menurut Hasan Shadily menggemukakan bahwa sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hidup bersama didalam bermasyarakat serta menyelidiki ikatan-ikatan antarmanusia yang menguasai kehidupan itu.

Tujuan Sosialisasi

1. Untuk memberikan keterampilan kepada seseorang untuk bisa hidup bermasyarakat.
2. Untuk mengembangkan kemampuan sesorang didalam berkomunikasi dengan secara efektif.
3. Untuk mengembangkan fungsi-fungsi organik seseorang dengan melalui introspeksi diri yang tepat.
4. Untuk menanamkan nilai-nilai serta kepercayaan kepada seseorang yang memiliki tugas pokok didalam bermasyarakat.

Fungsi Sosialisasi

Terdapat juga fungsi sosialisasi didalam pembentukan peran serta status sosial antara lain ialah sebagai berikut.

1. Mampu untuk mempelajari serta menghayati norma-norma yang terdapat didalam kelompok tempat dimana ia tinggal.
2. Dapat mengenal dan juga memahami masyarakat lebih luas.
3. Dapat mengetahui peran-peran yang dipunyai oleh masing-masing anggota masyarakat.
4. Dapat mengembangkan kemampuan yang sesuai peran serta status sosialnya.

                                          PENGERTIAN PERAN SOSIAL DALAM SOSIOLOGI
                                          10 PENGERTIAN DAN FUNGSI NORMA MENURUT PARA AHLI
                                          SIFAT DAN HAKIKAT SOSIOLOGI TERLENGKAP
                                          10 DEFINISI DAN PENGERTIAN SOSIOLOGI MENURUT AHLI 

Sekian dan Terimakasih sudah membaca Pengertian Sosialisasi, Tujuan Sosialisasi dan Fungsi Sosialisasi , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku

Pengertian Kontravensi Dan Jenisnya Terlengkap

Pengertian Kontravensi

Pengertian Kontravensi Dan Jenisnya Terlengkap - Pengertian kontravensi merupakan suatu bentuk interaksi sosial yang ditandai dengan adanya ketidakpastian tentang diri seseorang atau perasaan tidak suka yang ditutupi atau disembunyikan. Kontravensi adalah suatu bagian dari interaksi sosial disosiatif yang merupakan macam-macam dari interaksi sosial atau jenis-jenis interaksi sosial.

Kontravensi tersebut mempunyai tipe-tipe umum yang terbagi dari 3 tipe yaitu :

Tipe-Tipe Kontravensi 


  • 1). Kontravensi yang menyangkut generasi dalam masyarakat . Hal tersebut terjadi didalam masyarakat yang mengalami suatu perubahan cepat, misalnya hubungan anak serta aorang tua. Meningkatnya usia anak yang mengakibatkan lingkungan pergaulan semakin meluas sehingga orang tua khawatir akan anak tersebut menyimpang dari tradisi.
  • 2). Kontravensi yang menyangkut seks . Kontravensi tersebut menyangkut hubungan suami istri didalam hubungan keluarga serta peranannya di masyarakat.
  • 3). Kontravensi parlementer. Kontravensi tersebut menyangkut hubungan antara golongan mayoritas serta juga minoritas.
Baca juga  :

Pengertian dan 6 Macam atau Jenis Norma

Pengertian Norma

Pengertian dan 6 Macam atau Jenis Norma - Pada kesempatan kali ini Pendidikanku.Net akan membahas mengenai pengertian norma dan 6 macam-macam Norma , Norma itu terdiri dari beberapa macam/jenis,  norma adalah seperankat aturan yang berlaku serta juga merupakan pedoman didalam suatu masyarakat,  

Norma adalah suatu aturan yang berlaku pada suatu kehidupan bermasyarakat. Aturan tersebut yang bertujuan untuk dapat mencapai kehidupan masyarakat yang aman, tertib sejahtera , dan juga sentosa.

Namun tetapi masih ada sebagaian kecil orang yang masih melanggar norma-norma didalam masyarakat, hal tersebut dikarenakan beberapa faktor, diantaranya adalah faktor pendidikan, ekonomi dan lain sebagainya.

pengertian dan 6 Macam atau Jenis Norma
Norma

Macam-macam Norma

Norma terdiri dari beberapa macam/jenis, antara lain yaitu :
  1. Norma Agama
  2. Norma Kesusilaan
  3. Norma Kesopanan
  4. Norma Kebiasaan (Habit)
  5. Norma Hukum
  6. Mode (Fashion)
Penjelasan/Pengertian mengenai Masing-Masing Jenis/Macam Norma Yang Berlaku Didalam Masyarakat :
  • 1. Norma Agama
    Adalah suatu norma yang dengan berdasarkan ajaran pada suatu agama. Norma tersebut bersifat mutlak yang mengharuskan pada ketaatan para penganutnya. Jika seseorang tidak mempunyai iman serta juga keyakinan yang kuat, orang itu cenderung melanggar norma-norma beragama.
  • 2. Norma Kesusilaan
    Norma kesusilaan ini didasarkan pada hati nurani maupun juga ahlak manusia. Melakukan pelecehan seksual merupakan salah satu dari pelanggaran  norma kesusilan.
  • 3. Norma Kesopanan
    ialah norma yang berpangkal pada suatu aturan tingkah laku yang berlaku pada suatu masyrakat. Dengan cara berpakaian serta juga bersikap sopan adalah salah satu contoh dari norma kesopanan.
  • 4. Norma Kebiasaan (Habit)
    Norma kebiasaan ini adalah hasil dari perbuatan yang dilakukan dengan secara berulang-ulang sehingga menjadi kebiasaan(culture).
  • 5. Norma Hukum
    ialah himpunan petunjuk hidup maupun perintah serta larangan yang mengatur tata tertib didalam suatu masyarakat (bernegara). Sangsi norma hukum ini bersifat mengikat serta juga memaksa. Mencuri adalah  contoh dari norma hukum.
  • 6. Mode (Fashion). 
    Mode adalah style atau gaya yang dalam berbuat sesuatu yang sering berubah-ubah serta juga diikuti masyarakat. Seseorang yang selalu mengikuti mode  tersebut dianggap orang modern serta juga modis.
Sekian dan Terimakasih Sudah membaca mengenai Pengertian dan 6 Macam atau Jenis Norma , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku.org

Pengertian Kebudayaan Dan Penjelasanya Terlengkap

Pengertian Kebudayaan 

Pengertian Kebudayaan Dan Penjelasanya Terlengkap - Kata "kebudayaan" itu berasal dari (bahasa Sanskerta) yakni "buddayah" yang merupakan suatu bentuk jamak dari kata "budhi" yang berarti ialah "budi atau akal". Kebudayaan tersebut diartikan ialah sebagai "hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau juga akal". 

Andreas Eppink menggemukakan bahwa, kebudayaan itu mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan dan juga keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain sebagainya, dan tambahan lagi segala pernyataan intelektual, serta juga artistik yang menjadi ciri khas dalam suatu masyarakat.

Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan itu adalah keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung suatu pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, serta juga kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang ialah sebagai anggota masyarakat.


Pengertian Kebudayaan dengan secara umum adalah suatu hasil cipta, rasa jugaa karsa manusia didalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang kompleks yang mencakup suatau pengetahuan, keyakinan, seni, susila, hukum adat serta setiap kecakapan, dan  jugakebiasaan.  
Kebudayaan
Kebudayaan

Sedangkan dengan menurut definisi Koentjaraningrat yang menggemukakan bahwa pengertian kebudayaan adalah suatu keseluruhan manusia dari kelakuan serta hasil yang harus didapatkannya dengan belajar dan juga yang semua itu tersusun didalam kehidupan masyarakat. 

Sama dengan Koentjaraningrat, didefinisikan juga oleh Selo Soemardjan serta Soelaeman Soenardi, dibukunya "Setangkai Bunga Sosiologi" (Jakarta :Yayasan Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1964), halaman 113, merumuskan kebudayaan ialah sebagai semua hasil karya, cipta, serta juga rasa masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan juga kebudayaan kebendaan / kebudayaan jasmaniah (material culture) yang diperlukan oleh manusia untuk dapat menguasai alam sekitarnya supaya kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk semua keperluan masyarakat. 

Pengertian Kebudayaan didalam bahasa inggris disebut dengan culture , adalah suatu istilah yang relatif baru disebabkan karena istilah culture sendiri didalam bahasa inggris baru muncul dipertengahan abad ke-19. Sebelumnya ditahun 1843 para ahli antropologi memberi arti kebudayaan ialah sebagai cara mengolah tanah, usaha bercocok tanam, 

sebagaimana tercermin dudalam istilah agriculture dan juga holticulture. Hal tersebut bisa kita mengerti dikarenkan istilah dari "culture" berasal dari bahasa Latin "colere" yang berarti pemeliharaan, pengolahan tanah pertanian. 


Dalam arti kiasan kata itu juga berarti ialah "pembentukan serta juga pemurnian jiwa". Seorang antropolog lain, E.B. Tylor (1871), pada bukuny "Primitive Culture" (New York ; Brentano's, 1924), halaman 1, yang mendefinisikan suatu pengertian kebudayaan bahwa kebudayaan adalah suatu kompleks yang mencakup pengetahuan,moral, hukum, kepercayaan, kesenian,  adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain serta  juga kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia ialah sebagai anggota masyarakat. 

Pengertian Kebudayaan dan Penjelasannya

"Pengertian Kebudayaan dan Penjelasannya"-Unsur-unsur kebudayaan tersebut digolongkan kepada unsur besar serta juga unsur kecil yang lazimnya disebut "culture universal" dikarenkan pada tiap-tiap belahan dunia manapun kebudayaan tersebut bisa ditemukan, seperti pakaian, tempat tinggal, serta lain sebagainya. 

Beberapa dari orang yang sarjana sudah mencoba untuk merumuskan unsur-unsur pokok kebudayaan, 


a. Bronislaw Malinowski
Bronislaw Malinowski menggemukakan bahwa terdapat 4(empat) unsur pokok kebudayaan yang meliputi antara lain sebagai berikut :
  1. Sistem norma-norma yang memungkinkan adanya kerja sama antaranggota masyarakat supaya dapat menyesuaikan dengan alam sekelilingnya. 
  2. Organisasi ekonomi
  3. Alat serta lembaga atau petugas untuk pendidikan (keluarga adalah suatu lembaga pendidikan utama). 
  4. Organisasi kekuatan (politik)
b. C. Kliucckhohn
Kliucckhohn menyebutkan terdapat 7(tujuh) unsur kebudayaan, yakni sebagai berikut :
  1. sistem mata pencaharian hidup; 
  2. sistem peralatan dan teknologi; 
  3. sistem organisasi kemasyarakatan; 
  4. sistem pengetahuan; 
  5. bahasa; 
  6. kesenian; 
  7. sistem religi 
  8. upacara keagamaan.
c. Herskovits
Herskovits memandang ialah bahwa kebudayaan adalah suatu sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi selanjutnya yang kemudian disebut dengan sebagai superorganik.

d. Andreas Eppink
Kebudayaan itu mengandung suatu bentuk dari keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan dan juga  keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan sebagainya, tambahan lagi segala pernyataan intelektual serta juga artistik yang menjadi ciri khas dalam suatu masyarakat.

e. Edward Burnett Tylor
Kebudayaan adalah suatu keseluruhan dari yang kompleks yang didalamnya itu terkandung suatu pengetahuan, kepercayaan, moral, hukum, adat istiadat, kesenian, dan juga kemampuan lainnya yang didapat seseorang ialah sebagai anggota masyarakat.

Sifat hakikat kebudayaan

Sifat hakikat kebudayaan adalah suatu ciri-ciri khusus dari sebuah kebudayaan yang pada masing-masing masyarakat yang berbeda. Dalam masyarakat Barat makan sambil berjalan, merupakan hal yang biasa dikarenkan bagi mereka adalah the time is money. Hal tersebut jelas bertolak belakang dengan masyarakat timur. Jangankan hanya makan sambil berjalan, bahkan makan sambil berdiri saja sudah melanggar etika. Meskipun demikian, secara garis besar, seluruh kebudayaan yang terdapat di belahan dunia ini mempunyai sifat-sifat hakikat yang sama.

Sifat-sifat hakikat kebudayaan sebagai berikut :
  1. Kebudayaan terwujud serta juga tersalurkan lewat perilaku manusia. 
  2. Kebudayaan sudah ada terlebih dahulu mendahului lahirnya sebuah generasi tertentu serta juga tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan. 
  3. Kebudayaan itu diperlukan oleh manusia serta juga diwujudkan tingkah lakunya. 
  4. Kebudayaan itu mencakup aturan-aturan yang berisikan suatu kewajiban-kewajiban, tindakan-tindakan yang diterima serta juga yang ditolak, tindakan-tindakan yang dilarang, serta juga tindakan-tindakan yang diizinkan. 
Semua kebudayaan tersebut senantiasa bergerak disebabkan karena ia dinamis karena sebenarnya didalam gerak kebudayaan merupakan suatu gerak manusia itu sendiri. Dinamika didalam membawa kebudayaan dari suatu masyarakat ke masyarakat lain itulah yang menyebabkan terjadinya akulturasi.

Proses akulturasi kebudayaan didalam sejarah manusia sudah terjadi bangsaterdahulu. Yang mana Adakalanya kebudayaan yang dibawa tersebut bisa dengan mudah diterima oleh masyarakat setempat serta juga ditolak,

kebudayaan asing yang mudah diterima Dan yang tidak mudah diterima

Pada umumnya, unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah diterima antara lain ialahsebagai berikut :
  • Unsur Kebudayaan kebendaan, seperti misalnya alat-peralatan yang terutama sangat mudah untuk dapat dipakai serta dirasakan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya, 
  • Unsur-unsur yang terbukti bahwa unsur tersebut membawa manfaat besar misalnya radio transistor yang banyak membawa kegunaan terutama ialah sebagai alat mass-media. 
  • Unsur-unsur yang dapat dengan mudah disesuaikan dengan keadaan masyarakat yang menerima unsur-unsur tersebut, seperti misalnya mesin penggiling padi dengan biaya murah dan juga pengetahuan teknis yang sederhana,yang dapat digunakan untuk dapat melengkapi pabrik-pabrik penggilingan. 
Unsur-unsur kebudayaan yang sulit untuk dapat diterima oleh suatu masyarakat antara lain sebagai berikut :
  1. Unsur yang menyangkut suatu sistem kepercayaan, seperti ideologi, falsafah hidup, serta juga lainnya.
  2. Unsur-unsur yang dipelajari ditaraf pertama proses sosialisasi. Contoh yang sangat mudah dan juga sudah lumrah adalah makanan pokok dari suatu masyarakat.
Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian Kebudayaan Dan Penjelasanya Terlengkap , Semoga dapat Bermanfaat untuk anda , Salam Hangat Dari Pendidikanku.org

Pengertian Interaksi Sosial Disosiatif Dan Asositif Dan Bentuknya

Pengertian Disosiatif Dan Asositif



Pengertian Interaksi Sosial Disosiatif Dan Asositif Dan Bentuknya - pengertian interaksi sosial disosiatif ialah suatu proses sosial yang menjurus ke arah konflik atau juga masalah, yang mengakibatkan suatu kerenggangan didalam adanya interaksi sosial, dan juga biasa disebut dengan proses oposisi. Interaksi sosial disosiatif itu adalah jenis-jenis interaksi sosial yang didasarkan pada interaksi sosial, interaksi sosial tersebut terbagi dua yakni interaksi sosial asosiatif dan interaksi sosial disosiatif.

Pengertian Disosiatif Dan Asositif
Disosiatif Dan Asositif
pengertian interaksi sosial asosiatif ialah suatu proses interaksi pranata sosial yang mengarah pada terbentuknya persatuan.

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif

Interaksi sosial disosiatif tersebut meliputi 3 bentuk yaitu ialah :
  1. persaingan (kompetisi)
  2. kontravensi
  3. pertentangan.
Penjelasannya
  • Persaingan ( Kompetisi).
    Persaingan ialah suatu interaksi sosial yang terjadi disebabkan karena individu atau juga suatu kelompok itu saling bersaing. 
  • Kontravensi.
    Kontravensi ialah suatu bentuk dari interaksi sosial yang ditandai ialah dengan adanya ketidakpastian tentang diri seseorang atau juga pada sesuatu yang ada dalam perasaan yang tidak dapat bisa disembunyikan. 
  • Pertentangan.
    Pertentangan ialah suatu interaksi sosial individu atau juga pada kelompok yang berusaha untuk memenuhi tujuannya .

Bentuk-bentuk Interaksi Sosial Asosiatif

Interaksi sosial asosiatif itu terdiri dari ialah sebagai berikut ini :
  1. kerja sama, 
  2. akomodasi, 
  3. asimilasi dan
  4. akulturasi, 
penjelasannya seperti dibawah ini:
  • Kerja Sama ( Cooperation).
    Kerja sama ialah usaha bersama ataupun kelompok yang dilakukan untuk dapat mencapai tujuan bersama. 
  • Akomodasi.
    akomodasi ialah cara dalam menyelesaikan masalah atau juga pertentangan dengan cara tidak mematikan lawan yang membuat lawan tersebut kehilangan kepribadiannya. 
  • Asimilasi.
    asimilasi ialah suatu proses sosial dengan usaha didalam mengurangi adanya suatu perbedaan antara orang perorangan atau juga kelompok 
  • Akulturasi.
    Akulturasi merupakan suatu proses sosial yang timbul dikarenakan adanya suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan adanya unsur dari kebudayaan asing.
Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian Interaksi Sosial Disosiatif Dan Asositif Dan Bentuknya Semoga dapat bermanfaat untuk anda, Salam Hangat Dari Pendidikanku.org

jangan lupa Sarannya , Isikan kedalam Kolom Komentar , Terimakasih