Showing posts with label Manajemen. Show all posts
Showing posts with label Manajemen. Show all posts

Pengertian Manajemen Kepegawaian Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Kepegawaian

Pengertian Manajemen Kepegawaian Menurut Para Ahli - Manajemen Kepegawaian (personnel management). Apa sih yang anda ketahui mengenai arti dan juga makna administrasi kepegawaian dan juga apa fungsi dari administrasi kepegawaian itu sendiri. 
Hal tersebut akan terakum dalam Pengertian Manajemen Kepegawaian Menurut Para Ahli
Pengertian Manajemen Kepegawaian
Manajemen Kepegawaian


Manajemen kepegawaian atau (personnel management) ialah sebuah paduan kata dari kata manajemen dan juga kepegawaian yang pada masing-masing mempunyai arti dan juga berdiri sendiri.

Pengertian Kepegewaian Menurut Para Ahli

 Berikut ini ialah pengertian Manajemen Kepegawaian Menurut Para Ahli.

Society for Personal Administration di Amerika Serikat tersebut memberikan pengertian personal manajemen dengan sebagaimana dikutip oleh Charles A. Myerse Dan Paul Pigors didalam sebuah hubungan personal administrasion ialah sebagai berikut: 
  1. manajemen kepegawaian ialah seni mencari,
  2. mengembangkan.
  3. mempertahankan tenaga kerja yang dengan  cakap dengan cara sedemikian rupa sehingga tujuan dari organisasi dan efisiensi kerja dapat tercapai dengan semaksimum mungkin
Drs F.X Soedjadi,M.P.A menyatakan bahwa manajemen kepegawaian ialah proses kegiatan yang harus dilakukan oleh setiap pimpinan agar dapat tercapainya tujuan organisasi seimbang dengan sifat, hakikat dan juga fungsi organisasi dan juga sifat serta hakikat para anggotanya.

Drs M Manulang menyatakan bahwa manajemen kepegawaian ialah suatu seni dan juga ilmu perencanaan, pelaksanaan, serta pengontrolan tenaga kerja untuk dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu , dengan cara meninggalkan kepuasan hati pada diri para pekerja. Atau dalam arti lain atau dengan kata lain, manajemen kepegawaian ialah suatu ilmu yang mempelajari mengenai cara bagaimana memberikan fasilitas untuk dapat mengembangkan kemampuan dan juga rasa partisipasi pekerja dalam suatu kesatuan aktifitas demi tercapainya suatu tujuan tertentu.

Sekian Dan Terima kasih Mengenai Pengertian Manajemen Kepegawaian Menurut Para Ahli Semoga Dapat Bermanfaat untuk anda para pembaca Pendidikanku.org




Read more

Pengertian Manajemen, Fungsi, Manejemen Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen

Pengertian Manajemen dengan Secara Umum. Pengertian Manajemen adalah sebuah seni dalam ilmu serta juga proses pengorganisasian seperti ialah :

  1. perencanaan
  2. pengorganisasian
  3. pergerakan
  4. pengendalian atau pengawasan
Didalam pengertian manajemen ialah sebagai suatu seni dikarenakan seni berfungsi didalam mengujudkan tujuan yang nyata dengan hasil atau juga manfaat sedangkan didalam manajemen sebagai suatu ilmu yang berfungsi untuk  menerangkan suatu fenomena-fenomena, kejadian sehingga memberikan adanya penjelasan yang sebenarnya. 
Manajemen tersebut berasal dari bahasa inggris yakni "Manage" yang berarti," mengurus, mengendalikan, mengusahakan, mengelola,  memimpin". Sedangkan dalam Pengertian Manajemen dengan secara etimologis adalah suatu seni melaksanakan serta juga mengatur. 

Pengertian manajemen juga dipandang ialah sebagai suatu disiplin ilmu yang mengajarkan sebuah proses untuk  mendapatkan tujuan suatu organisasi didalam upaya bersama dengan sejumlah orang atau juga sumber milik sebuah organisasi. Orang yang mempelajari atatu melakukan manajemen disebut dengan manajer.

Pengertian Manajemen Terlengkap
Manajemen

Pengertian Manajemen dan Fungsi Manajemen

100 Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli
  • manajemen menurut George.R.Terry yang menyatakan bahwa pengertian manajemen adalah sebuah proses atau juga kerangka kerja yang melibatkan adanya bimbingan atau juga pengarahan suatu kelompok orang ke arah tujuan suatu organisasional dengan maksud yang nyata. 
  • manajemen menurut Encylopedia of the Social Science, menyatakan bahwa pengertian manajemen adalah sebuah proses yang pelaksanaan dengan tujuan tertentu yang diselenggarakan serta juga diawasi. 
  • manajemen menurut Mary Parker Follet, menyatakan bahwa pengertian manajemen adalah suatu seni atau juga ("management is an art"). pada tiap pekerjaan mampu untuk diselesaikan oleh orang lain. 
  • manajemen menurut James A.F Stoner, yang menyatakan pendapatnya mengenai pengertian manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, serta juga penggunaan sumber daya organisasi yang lain supaya mencapai tujuan organisasi yang sudah ditetapkan. 
  • manajemen menurut Lawrence A. Appley adalah suatu seni pencapaian tujuan yang dilakukan atau dilaksanakan dengan melalui usaha orang lain.
  • manajemen Wilson Bangun adalah suatu rangkaian aktivitas atau kegiatan yang dikerjakan oleh anggota-anggota organisasi untuk dapat mencapai tujuan. 
  • manajemen menurut Koontz, menyatakan bahwa pengertian manajemen adalah suatu seni yang sangat paling produktif yang  dengan selalu didasarkan pada pemahaman terhadap suatu ilmu yang mendasarinya.

Fungsi Manajemen

Fungsi dari manajemen adalah suatu elemen-elemen dasar yang selalu ada serta juga berada dalam proses manajemen yang menjadi suatu  patokan bagi manejer didalam melaksanakan kegiatan atau aktivitas untuk mencapai suatu tujuan. Fungsi Manajemen dengan secara Umum ialah sebagai berikut :

1. Fungsi Perencanaan (Planning)
Pengertian perencanaan atau planning adalah suatu aktivitas atau kegiatan yang dilakukan untuk dapat membuat tujuan perusahaan dengan berbagai rencana untuk dapat mencapai suatu tujuan yang ingin diraih oleh suatu perusahaan. Perencanaan tersebut adalah cara terbaik didalam mengejar serta juga membuat tujuan perusahaan tersebut dapat tercapai disebabkan karena perencanaan adalah suatu proses bagian dari fungsi manajemen yang sangat penting karna tanpaadanya proses  perencanaan fungsi-fungsi manajemen yang berikutnya tidak akan dapat berjalan.

2. Fungsi Pengorganisasian (Organizing)
Pengertian pengorganisasian atau juga organizing adalah membagi suatu kegiatan atau aktivitas yang besar menjadi suatu kegiatan atau aktivitas yang kecil dengan membagi dalam pada tiap-tiap tugas supaya dapat tercapainya suatu tujuan dengan lebih mudah.

3. Fungsi Pengarahan (Directing)
Pengertian pengarahan atau directing adalah sebuah tindakan yang mengusahakan supaya semua anggota kelompok tersebut berusaha untuk dapat mencapai tujuan sesuai dengan perencanaan manajerial serta juga usaha.

Sekian dan Terimakasih Sudah membaca mengenai Pengertian Manajemen Terlengkap , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam hangat dari Pendidikanku.org


Baca juga artikel terkait :
  1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Organisasi
  2. Pengertian Manajemen Kepegawaian Menurut Para Ahli
  3. 10 Definisi Dan Pengertian Operasional
  4. Pengertian Manajemen Keuangan Terlengkap
Read more

Pengertian Manajemen Agribisnis, Ruang Lingkup, Fungsi, dan Aspeknya

Pendidikanku.Org- Kesempatan ini kita akan membahas mengenai Pengertian Manajemen Agribisnis, penjelasan mengenai Manajemen Agribisnis ini akan diuraikan sebagai berikut :

Pengertian Manajemen Agribisnis, Ruang Lingkup, Fungsi, dan Aspeknya

Pengertian Manajemen Agribisnis

Pengertian Manajemen Agribisnis ini ialah suatu kegiatan atau aktivitas di industri pertanian (agro-industri) yang menerapkan ilmu manajemen dengan memberlakukan fungsi seperti perencanaan, penyusunan, pengarahan, juga pengendalian, serta juga memanfaatkan seluruh sumber daya yang adauntuk mencapai tujuan, yakni menghasilkan produk pertanian yang menguntungkan.
Dalam bidang bisnis, pengertian manajemen agribisnis ini sangat luas serta sudah dijelaskan oleh beberapa ahli. Secara konsep, manajemen agribisnis ini ialah semua kegiatan atau aktivitas dari pengadaan, penyaluran hingga pemasaran produk-produk pertanian serta juga agro-industri yang mempunyai kaitan antara satu dengan lainnya.
Manajemen ini dibutuhkan dalam agribisnis ialah sebagai sarana untuk membentuk perencanaan agribisnis yang terstruktur serta terorganisasi dengan baik. Dengan melalui pengertian manajemen agribisnis itu, bisa dipahami bahwa perencanaan sangat itu vital dalam bisnis pertanian mengingat sifatnya yang penuh dengan ketidakpastian serta rentan risiko kerugian.

Manajemen Agribisnis Menurut Para Ahli

Kata agribisnis ini merupakan hasil adaptasi dari bahasa Inggris, yaitu Agribusiness. Agri ialah pertanian, sedangkan Business artinya usaha atau juga kegiatan untuk mencapai keuntungan. Beberapa ahli juga menjelaskan pengertian agribisnis, diantaranya ialah sebagai berikut :

1. Menurut Austin

Pengertian Agribisnis ini ialah suatu kesatuan kegiatan usaha yang melingkupi aktivitas atau kegiatan usaha tani, pengolahan bahan makanan, usaha sarana serta prasarana produksi pertanian, transportasi, perdagangan, kestabilan pangan dan berbagai kegiatan atau aktivitas lainnya termasuk juga distribusi bahan pangan serta serat-seratan kepada konsumen.

2. Menurut Wibowo dkk (1994)

Pengertian Agribisnis ini merupakan semua kegiatan mulai dari pengadaan, pelaksanaan, penyaluran, dan juga pemasaran produk yang dihasilkan oleh suatu usaha tani atau juga agro-industri yang saling terkait satu sama lain.
Maksudnya, agribisnis ini dapat/bisa dipandang ialah sebagai suatu sistem pertanian yang mempunyai beberapa komponen sub-sistem yakni , usaha tani yang memproduksi bahan baku, pengolahan hasil pertania, serta pemasaran hasil pertanian.

3. Menurut Sjarkowi dan Sufri (2004)

Defenisi Agribisnis ini ialah semua usaha yang berhubungan dengan aktivitas atau kegiatan produksi pertanian, yang meliputi pengusahaan input pertanian dan/atau pengusahaan produksi itu sendiri dan juga pengusahaan pengelolaan hasil pertanian. Dengan kata lain agribisnis ini merupakan cara pandang ekonomi bagi usaha penyediaan pangan.

4. Menurut Soekartawi(1993)

Pengertian Agribisnis ini ialah suatu kesatuan kegiatan atau aktivitas usaha yang melingkupi salah satu atau keseluruhan dari mata rantai produksi, pengolahan hasil, serta juga pemasaran produk-produk yang ada hubungannya dengan pertanian dalam arti luas.

5. Menurut Drillon

Agribisnis ini ialah seluruh aktivitas ataukegiatan yang menyangkut manufaktur serta juga distribusi dari sarana produksi pertanian, serta juga penyimpanan, pengolahan, aktivitas yang dilakukan usaha tani,  serta juga distribusi dari produk pertanian dan juga produk-produk lain yang dihasilkan dari produk pertanian.

6. Menurut Cramer dan Jensen

Pengertian Agrobisnis ini merupakan kegiatan atau aktivitas yang melingkupi industri pertanian, industri pemasaran hasil pertanian serta hasil olahan produk pertanian, industri manufaktur dan juga distribusi bagi bahan pangan serta serat-seratan kepada pengguna/ konsumen.

7. Menurut Downey dan Erickson (1987) dalam saragih (1998)

Merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan penanganan komoditi pertanian dalam arti luas, yang melingkupi salah satu atau keseluruhan dari mata rantai produksi, pengolahan masukan serta juga keluaran produksi (agroindustri), pemasaran masukan-keluaran pertanian serta kelembagaan penunjang kegiatan.

9. Menurut Soehardjo (1997)

Pengertian Agribisnis ialah sebuah sistem dalam agro-industri yang terdiri atas beberapa sub-sistem yang saling terkait. Sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik bila tidak ada gangguan pada salah satu sub-sistem.

10. Menurut Hadi (1992)

Agribisnis ialah suatu rangkaian kegiatan atau aktivitas yang terdiri dari empat subsistem yang saling mempengaruhi, yakni penyediaan input pertanian, produksi pertanian, pengolahan hasil, serta pemasaran hasil pertanian, yang mana seluruh kinerjanya menjadi tanggungjawab koordinator agribisnis.

Fungsi Manajemen Agribisnis

Karakteristik Agribisnis ini berbeda dengan bidang bisnis lainnya, maka penerapan berbagai fungsi manajerial di dalam agribisnis juga berbeda. Beberapa fungsi Agribisnis diantaranya ialah sebagai berikut :
  1. Pengadaan dan penyaluran sarana produksi
  2. Kegiatan produksi primer (budidaya)
  3. Pengolahan (agro-industri)
  4. Pemasaran
Fungsi-fungsi Agribisnis itu disusun menjadi sebuah sistem, yang mana seluruh fungsi tersebut kemudian menjadi beberapa sub-sistem. Sistem Agribisnis ini hanya bisa/dapat berfungsi dengan baik bila semua sub-sistem di dalamnya dapat berjalan sesuai fungsinya. Apabila terjadi gangguan pada salah satu sub-sistemnya, maka sistem itu akan mengalami masalah.

Ruang Lingkup Manajemen Agribisnis

Manajemen Agribisnis ini merupakan sebuah sistem yang utuh mulai dari sub-sistem penyediaan sarana produski serta peralatan pertanian, sub-sistem usaha tani, sub-sistem pengolahan atau agroindustri, serta sub-sistem pemasaran. Dukungan dari sub-sistem kelembagaan sarana & prasarana, serta sub-sistem pembinaan sangat diperlukan supaya sistem Agribisnis bisa /dapat berjalan sesuai fungsinya.
dibawah ini merupakan beberapa indikator keberhasilan pembangunan agribisnis, diantaranya ialah :

1. Meningkatnya Kesejahteraan Petani

  • Nilai tukar petani meningkat
  • Terjadi peningkatan dalam hal keunggulan komparatif dan kompetitif para petani
  • Terjadi peningkata pada usaha tani dan usaha pengolahan hasil tani
  • Meningkatnya mutu produk usaha tani dan usaha pengolahan hasil tani
  • Nilai eksport komoditas pertanian meningkat
  • Nilai import komoditas pertanian menurun

2. Meningkatnya Kesempatan Kerja

  • Jumlah usaha agribisnis di pedesaan mengalami peningkatan
  • Terjadi perkembangan pada usaha industri hulu dan industri pengolahan hasil tani
  • Penurunan angka pengangguran di desa

3. Meningkatnya Ketahanan Pangan

  • Ketersediaan sumber pangan meningkat
  • Terjadi penurunan impor bahan pangan
  • Jumlah masyarakat yang rawan pangan menurun
  • Terjadi peningkatan diversifikasi konsumsi pangan non beras

4. Meningkatnya Layanan Kepada Petani

  • Perkembangan teknologi agribisnis spesifik lokasi
  • Ketersediaan layanan teknologi agribisnis
  • Ketersediaan pusat layanan perkreditan dan sarana produksi tani
  • Pusat pasar agribisnis mulai terbentuk di berbagai wilayah

Pentingnya Manajemen Agribisnis

Mempunyai sebuah usaha bisnis bidang pertanian atau yang lebih umum disebut dengan agribisnis, tentu membutuhkan manajemen ialah sebagai bentuk perencanaan, pengelolaan serta peninjauan kembali terkait bisnis yang sedang dijalankan.
Mengacu kepada pengertian manajemen agribisnis yang sudah dijelaskan diatas, manajemen tersebut dituangkan dalam bentuk dokumen yang memuat strategi usaha, tujuan serta mengenai bagaimana suatu bisnis akan dijalankan.
Dengan adanya manajemen agribisnis yang baik tersebut maka bisnis akan berjalan secara sistematis dan juga sebagai upaya untuk meminimalisir kerugian.

Aspek Penting dalam Manajemen Agribisnis

Terdapat beberapa aspek utama di dalam menyusun manajemen agribisnis antara lain ialah sebagai berikut:

1. Penyusunan Visi dan Misi Bisnis

Seperti yang sudah digambarkan dari pengertian manajemen agribisnis diatas, memutuskan untuk mengembangkan suatu bisnis pertanian itu membutuhkan perencanaan visi serta misi yang matang yakni sebagai langkah utamanya.
Hal tersebut juga mencakup analisis terhadap SWOT (Strength, Weakness, Opportunitym Threats) terhadap suatu usaha yang dikembangkan. Tujuannya ialah untuk menentukan kearah mana bisnis akan bergerak serta bagaimana bisnis akan dijalankan.

2. Rencana Pemasaran

Manajemen pemasaran di dalam bisnis pertanian perlu disusun sebelum masuk ke rencana produksi. Tujuannya ialah untuk membuat bagan target atau sasaran dari produk yang bisnis seperti produk apa yang dihasilkan, siapa yang akan membeli, kemana akan dipasarkan serta kisaran berapa harganya.
Hal inilah yang menjadikan manajemen agribisnis sangat penting disebabkan karna tanpa adanya rencana pemasaran yang baik bisa jadi produk yang dihasilkan tidak laku dipasaran. Padalah pada industri yang menjual produk pertanian sangat rentan dengan risiko mudah layu atau sudah tak layak konsumsi.

3. Rencana Produksi

Di dalam manajemen agribisnis, rencana produksi ialah penggunaan asset serta sarana perusahaan untuk menghasilkan produk.Prinsip utama perencanaan produksi dalam agribisnis ialah market orientation yang berarti memproduksi barang atau juga jasa yang diperlukan pasar. Tujuannya ialah pada saat barang tersebut diproduksi, maka akan laku dipasar sebab adanya nilai guna.

4. Rencana Keuangan

Keuangan ini menjadi faktor yang paling krusial di dalam bisnis. Tak dapat dipungkiri bahwa tujuan daro bisnis adalah untuk menghasilkan keuntungan dalam hal segi uang. Manajemen agribisnis ini dibutuhkan untuk membuat perencanaan keuangan serta jika diperlukan biasanya dilakukan bersama konsultan.

5. Rencana Sumber Daya

Agribisnis ini ialah bisnis pertanian yang berarti membutuhkan banyak sumber daya manusia dalam hal ini tenaga kerja untuk membantu pengelolaannya. Sehingga dengan rekruitmen yang banyak itu menjadi pengeluaran terbesar perusahaan. Dengan melalui manajamen agribisnis yang mumpuni bisa/dapat membantu menekan kebutuhan sumber daya misalnya dengan menggabungkan beberapa kegiatan atau aktivitas dengan satu tanggung jawab.

5 aspek utama Dari manajemen agribisnis yang sudah disebutkan diatas, bisa/dapat menjadi sebuah dasar atau landasan dalam menyusun dokumen manajemen yang terstruktur guna mendapat perencanaan yang baik.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Manajemen Agribisnis, Ruang Lingkup, Fungsi, dan Aspeknya, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda.
Read more

Pengertian Indeks Saham, Fungsi dan Jenisnya

Pengertian Indeks Saham, Fungsi dan Jenis Indeks Saham

Pengertian Indeks Saham, Fungsi Beserta Jenisnya - Di kesempatan ini pendidikanku akan membahas mengenai pengertian Indeks Saham, jenis - jenis indeks saham, Saham adalah sebuah produk dari pasar modal, yangmana saham merupakan penyertaan modal dalam sebuah kepemilikan perseroan terbatas (PT) atau yang biasa disebut dengan emiten. Dalam didalam saham tersebut, dikenal istilah Indeks harga saham. Indeks harga saham adalah indikator yang menggambarkan suatu pergerakan harga saham. Indeks ini yang dijadikan sebagai pedoman bagi investor untuk dapat  melakukan investasi khususnya saham dipasar modal.

Indeks harga saham berfungsi sebagai indikator trend pasar, yang pergerakan indeks harga saham menggambarkan kondisi suatu pasar pada waktu tertentu, apakah pasar sedang mengalami keaktifan atau malah menurun keaktifannya.Dengan indeks harga saham tersebut, investor dapat mengetahui trend pergerakan harga saham yang sedang terjadi, apakah sedang stabil, naik atau turun. 

Indeks saham adalah harga atau nilai dari saham-saham emiten yang dikelompokkan dalam klasifikasi tertentu. Indeks saham sebenarnya dibuat dengan tujuan agar investor memiliki acuan (benchmark) pada saat berinvestasi di pasar modal. 

Pergerakan indeks harga saham tersebut menjadi salah satu indikator penting untuk para investor dalam menentukan apakah mereka akan membeli, menjual, atau menahan saham. Biasanya harga saham bergerak dalam hitungan detik dan menit, oleh sebab itu nilai indeks juga bergerak fluktuatif atau naik turun dalam hitungan waktu yang juga cepat.

Harga dari suatu saham menentukan indeks dari saham secara keseluruhan. Namun indeks harga saham tersebut lebih dipengaruhi oleh saham-saham yang mempunyai kapitalisasi besar dan liquid. Maka penghitungan indeks tidak ditentukan berdasarkan sedikit atau banyaknya transaksi, namun oleh harga. Indeks harga saham gabungan memasukkan semua saham dalam proses perhitungannya. Sedangkan indeks yang lain memasukkan sebagian saham dengan kriteria yang sudah ditetapkan terlebih dahulu.

Sedangkan harga saham tersebut dipengaruhi oleh resiko atas kepemilikan saham. Komponen-komponen dari resiko telah dikategorikan dengan secara tradisional kedalam beberapa kelompok ; 
  1. resiko bisnis,
  2. resiko suku bunga,
  3. resiko pasar,
  4. resiko likuiditas, dan 
  5. resiko keuangan.
Semua komponen dari resiko adalah resiko yang secara sistematis (systematic risk) ditentukan secara eksogen atau oleh kekuatan pasar serta resiko yang tidak sistematis (unsystematic risk) yang tidak dapat diprediksi (unique) atau oleh kekuatan non-pasar.
Variasi dalam pengembalian (return) dari sekuritas yang secara langsung berhubungan dengan pergerakan secara keseluruhan dalam suatu perekonomian disebut sebagai resiko pasar atau resiko sistematis. Resiko ini tidak dapat didiversifikasikan dan semua sekuritas mempunyai resiko ini.

Resiko yang tidak sistematis atau resiko non-pasar merupakan resiko yang unik, tidak terkait pada variasi perubahan pasar atau perekonomian tapi tergantung pada macam sekuritas serta dipengaruhi oleh faktor-faktor internal perusahaan seperti resiko bisnis & keuangan. Resiko yang tidak sistematis ini dapat didifersifikasikan dengan cara mendifersifikasikan sekuritas.

Gabungan resiko sistematis dan tidak sistematis merupakan resiko total : Total resiko = Resiko Sistematis + Resiko Nonsistematis

Jenis - Jenis Indeks Saham


Indonesia memiliki 11 jenis indeks harga saham, yang secara terus menerus disebarluaskan melalui media cetak maupun elektronik. Indeks tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yakni indeks yang semua perusahaan tercatat sebagai perhitungan indeksnya. IHSG ini dimiliki oleh Bursa Efek Indonesia, namun Bursa Efek Indonesia tidak bertanggung jawab atas produk yang diterbitkan oleh pengguna yang menggunakan IHSG sebagai acuan. Selain dari itu Bursa Efek Indonesia tidak bertanggung jawab atas bentuk apapun dalam keputusan investasi yang dijalankan oleh siapapun pihak yang memakai IHSG sebagai acuannya .

2. Indeks Sektoral, yakni indeks harga saham yang menggunakan semua perusahaan tecatat yang termasuk ke dalam masing-masing sektor. Terdapat 10 sektor antara lain sebagai berikut :

  1. sektor pertanian,
  2. sektor industri dasar,
  3. sektor pertambangan,
  4. sektor barang konsumsi,
  5. sektor aneka industri,
  6. sektor properti,
  7. sektor perdagangan dan jasa,
  8. sektor keuangan,
  9. sektor infrastruktur, dan
  10. sektor manufaktur.

3. Indeks LQ-45, yakni indeks yang terdiri dari 45 saham perusahaan yang dipilih dengan berdasarkan pertimbangan likuiditas dan juga kapitalisasi pasar, dengan kriteria tertentu.

4. Indeks Kompas100, yakni terdiri dari 100 saham perusahaan emiten tercatat yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas dan juga kapitalisasi pasar dengan kriteria tertentu.

5. Jakarta Islamic Indeks, yakni 30 saham yang termasuk kriteria syariah dengan pertimbangan kapitasliasi pasar dan juga likuiditas.

6. Indeks BISNIS-27, yakni indeks yang terdiri dari 27 saham perusahaan yang dipilih dengan berdasarkan kriteria fundamental, teknikal / likuiditas transaksi & akuntabilitas serta tata kelola perusahaan. Indeks ini ada karena adanya kerja sama antara Bursa Efek Jakarta dengan harian Bisnis Indonesia.

7. Indeks PEFINDO25, yakni indeks hasil kerja sama BEJ dengan PREFINDO, yang dibuat untuk dapat memberikan tambahan informasi bagi pemodal khususnya untuk berbagai saham emiten kecil & menengah 
(Enterprises/SME). Terdiri dari 25 saham dengan kriteria seperti total aset, opini akuntan publik & tingkat pengembalian modal (Return On Equity/ROE). Selain dari kriteria tersebut, diperhatikan juga faktor likuiditas dan juga jumlah saham yang dimiliki oleh publik.

8. Indeks SRI-KEHATI, yakni hasil kerjasama antara BEJ dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), sedangkan SRI adalah kependekan dari Sustainable Responsible Investment. Indeks ini terdiri dari 25 saham perusahaan dengan tujuan untuk memberi tambahan informasi kepada para investor yang ingin berinvestasi pada emiten-emiten yang memiliki kinerja sangat baik dalam mendorong usaha berkelanjutan, serta mempunyai kesadaran terhadap lingkungan dan juga menjalankan tata kelola perusahaan yang baik.

9. Indeks Papan Utama, yakni indeks yang terdiri dari saham-saham perusahaan yang tercantum pada indeks papan utama.

10. Indeks Papan Pengembang, yakni indeks yang terdiri dari saham perusahaan yang tercantum dalam indeks papan pengembang.

11. Indeks Individual, yakni indeks harga saham dari masing-masing perusahaan yang tercatat di Bursa Efek.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian indeks saham, fungsi indeks saham, dan jenis-jenis indeks saham. semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku
Read more

Pengertian Manajemen Bisnis, Fungsi, Tujuan, Komponen dan Rencana

Www.Pendidikanku.Org - Pada kesempatan ini pendidikanku.org akan membahas mengenai Manajemen bisnis, dibawah ini merupakan ulasannya :

Pengertian Manajemen Bisnis

Pengertian Manajemen Bisnis Lengkap - Dikesempatan ini pendidikanku akan memberikan pengertian manajemen bisnis, fungsi manajemen bisnis, dan tujuan manajemen bisnis, komponen dalam menyusun manajemen bisnis. Manajemen bisnis merupakan salah satu dari sekian banyak jurusan yang cukup banyak peminatnya. Tiap-tiap perusahaan pasti mempunyai manajemen yang mengurusi, mengendalikan, serta mengelola apa yang terdapat di dalam sebuah perusahaan. Sangat penting manajemen dalam sebuah perusahaan hal tersebut karena manajemen memiliki tujuan yaitu untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan dalam sebuah perusahaan atau organisasi, manajemen merupakan suatu aktivitas atau kegiatan yang mengarahkan pihak lainnya. Perencanaan, pengorganisasian, dan mengelola atau melakukan kontrol adalah Proses yang dilakukan dari manajemen ini. Dibawah ini merupakan fungsi dan tujuan dari manajemen bisnis.

Pengertian Manajemen Bisnis Lengkap
Pengertian Manajemen Bisnis Lengkap

Fungsi dan Tujuan Manajemen Bisnis

Manajemen  Bisnis
Pengertian manajemen bisnis sendiri adalah suatu aktivitas dalam merencanakan, mengelola, mengoperasionalkan sebuah perusahaan. Di dalamnya mencakup segala macam peraturan yang ada dalam tujuan bisnis. Tiap-tiap usaha bisnis membutuhkan manajemen yang tepat untuk bisa memenuhi target yang sudah ditentukan.

manajemen di dalam sebuah perusahaan mempunyai berbagai macam fungsi yang sangat membantu dalam kegiatan. Fungsi manajemen adalah :
  1. memimpin.
  2. merencanakan,
  3. menyusun, 
  4. mengawasi.
Sedikit mengenal pengertian manajemen lainya:

Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan ialah Penataan keuangan dalam sebuah bisnis. Artinya, perputaran atau pergerakan keuangan dapat dikelola dengan sangat baik.

Manajemen Pemasaran
baca lebih lanjut manjemen pemasaran. Pemasaran adalah tujuan dari tiap-tiap bisnis,, hal itu karena tujuan dari usaha / bisnis adalah utnuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin.

Manajemen Produksi
Manajemen Produksi berkaitan dengan pembuatan produk mulai dari persiapan bahan baku, jumlah barang, serta pengendalian dari proses produksi yang dilakukan.

dari beberapa aktivitas yang dapat dilakukan dari manajemen itulah yang menjadikan jurusan manajemen menjadi cukup banyak peminatnya karena prospek untuk kedepannya sangat menjanjikan.


Rencana dalam Manajemen Bisnis

Planning atau rencana dalam berbisnis tentu menjadi poin penting dalam kesuksesan para pembisnis. Manajemen bisnis yang baik akan mampu untuk membawa bisnis ke arah yang lebih baik juga baik itu dari pemula atau senior. 

Dalam berjalannya sebuah bisnis faktor pentingnya adalah ketahanan dan ketaguahan dalam menghadapi segala macam jenis hambatan atau tantangan. Strategi dalam berbisnis juga harus dapat disusun untuk berkompetisi dalam tren di pasaran sehingga bisnis tetap bertahan.

Rencana bisnis (Business plan) adalah pengelolaan, manajemen, keuangan, pengembangan hingga target dan pemasarannya pun harus terencana secara sempurna. Perencanaan bisnis yang baik adalah perencanaan dengan sangat detail dan matang akan dapat membuat gambaran dari bisnis akan dapat membuat anda lebih mudah dalam menjalankannya.


Komponen Penting Dalam Menyusun Manajemen Bisnis

Adapun Komponen dalam menyusun manajemen bisnis adalah sebagai berikut :

Deskripsi usaha jelas
Dari berbagai macam jenis usaha yang dijalan harus memiliki penjelasan dari usaha yang dijalankan. Deskripsi usaha ini harus meliputi 
  1. bentuk usaha,
  2. lokasi usaha,
  3. konsep dari manajemen,
  4. target pasar hingga keunggulan yang dimiliki.
  5. produk atau jasa yang dijual atau ditawarkan,
  6. untung & rugi, biaya opersional,
  7. harga yang ditentukan,
  8. sistem kerja.

Lakukan analisa pesaing
Kemudian, anda harus melakukan analisa terhadap kompetitor yang ada dalam bisnis yang ada. hal tersebut bertujuan untuk dapat menciptakan strategi bisnis yang tepat.

Strategi pemasaran
Dengan strategi pemasaran yang baik, hal ini merupakan kegiatan / aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan untuk dapat mempertahankan kelangsungan usahanya. Pastikan untuk merencanakan manajemen bisnis yang tepat mulai dari biaya, promosi produk, tempat, target promosi sampai media untuk berpromosi. 

Laporan keuangan
Laporan keuangan tidak melulu rumit dan kompleks, namun anda bisa membuatnya secara sederhana, asalkan syaratnya mampu untuk mencakup semuanya. Rencanakan seluruh anggaran secara rinci sehingga Anda bisa menghitung segala kemungkinan yang ada.

Menjaga kualitas produk dan jasa
Produk atau jasa yang anda jual atau tawarkan menjadi hal penting dalam perjalanan manajemen bisnis. Dengan mempunyai produk dan jasa yang berkualitas akan membuat banyak customer puas dan nyaman. Oleh sebab itu mempertahankan kualitas produk atau jasa itu sangat penting sehingga akan tetap dapat dipercaya oleh customer.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian manajemen bisnis semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku
Read more

Manajemen Pemasaran : Pengertian ,Unsur, Konsep dan Perencanaannya

Pengertian Manajemen Pemasaran Lengkap - Pada kesempatan ini pendidikanku akan membahas mengenai manajemen pemasaran terdapat beberapa point- point dalam pembahas manajemen pemasaran ini yaitu pengertian manajemen yang dikemukakan oleh para ahli, kemudian unsur- unsur manajemen pemasaran, konsep pemasaran, dan perencanaan manajemen pemasaran. oke pada point pertama kita membahas sedikit tentang apa itu manajemen pemasaran.

Pengertian Manajemen Pemasaran Lengkap
Pengertian Manajemen Pemasaran Lengkap

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

  1. Menurut Dharmmesta & Handoko 1982,  mendefinisikan bahwa manajamen pemasaran adalah kegiatan / aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Dalam proses manajemn pemasaran dimulai sejak sebelum memproduksi serta tidak berakhir saat penjualan.
  2. Pendapat dari Kotler 1980, manajemen pemasaran merupakan menganalisa, merencanakan, melaksanakan serta pengawasan terhadap program yang mana tujuannya untuk menimbulkan pertukaran dangan pasar yang akan dituju dengan maksaud untuk mencapai tujuan perusahaan.
  3. Menurut, Buchari Alma (2004 : 130), Manajemen Pemasaran adalah merencanakan, pengarahan, serta pengawasan dari seluruh aktivitas/ kegiatan pemasaran perusahaan maupun bagian di pemasaran.
  4. Philip Kotler / Armstrong (2002 : 14), Manajemen pemasaran adalah analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian dari program yang dirancang untuk dapat menciptakan, membangun serta mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran dengan maksud untuk mencapai sasaran organisasi.

Jadi dari pengertian manajemen menurut para ahli diatas dapat kita simpulkan bahwa manajamen pemasaran adalah proses menganalisa, merencanakan, melaksanakan serta pengawasan terhadap program yang mana ujuannya untuk menimbulkan pertukaran dangan pasar yang akan dituju dengan maksaud untuk mencapai tujuan perusahaan.

Konsep Manajemen Pemasaran

Menurut Sofjan Assauri (1987:303) menjelaskan informasi adalah keterangan yang bersifat fakta, dalam artian data ataupun hasil dari analisis, pertimbangan ataupunn sebuah pandangan dari pemberi informasi.
Hal itu berkaitan dengan kondisi secara langsung terhadap kebutuhan dalam pengemabilan keputusan ataupun kebijakan dari manajemen.

Pengertian Manajemen Pemasaran Lengkap
Pengertian Manajemen Pemasaran Lengkap


Berikut ini unsur dalam manajemen pemasaran, 3 (tiga) unsur penting dalam manajemen pemasaran diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Orientasi pada konsumen atau pembeli
Umumnya produsen menghasilkan produk untuk upaya memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen, dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Konsumen ialah orientasi paling utama yang harus di pertimbangkan dalam segala macam bentuk strategi bisnis. Demikian juga dalam proses marketing atau penjualan, maka dalam bisnis selalu mengedepankan pihak konsumen yang merupakan strategi dari bagian konsep pemasaran yang perlu di perhatikan.

2. Perencanaan kegiatan-kegiatan pemasaran secara menyeluruh
Manajemen pemasaran setuju dengan adanya pengaturan secara dinamis sebagi bentuk dari penyusunan aktivitas-aktivitas dari pemasaran secara menyeluruh. Segala keperluan dalam bidang pemasaran mulai dari,
strategi, implementasi, penganalisaan, controlling (pegawasan) dan lain-lain yang berkaitan dengan aktivitas pemasaran harus dilakukan dengan secara tersusun, terarah, dan diatur secara rinci atau detail serta jelas, sehingga akan dapat mempermudah proses dalam pelaksanaan serta contolling (pengawasan).Evaluasi terhadap manajemen pemasaran salah satunya di dasarkan dengan kegiatan penyusunan secara menyeluruh tersebut.

3. Kepuasan konsumen
(Konsumen adalah Raja) Kepuasan konsumen menjadi unsur yang penting juga yang harus di perhatikan dalam menyusun strategi pemasaran. Manajemen pemasaran yang bagus menyetujui adanya hasil keputusan para konsumen sebagai akibat dari proses pemasaran yang berjalan. Kepuasan dari konsumen tidak hanya diukur dan dilihat dari bagaimana kualitas produk yang dihasilkan, akan tetapi dari bagaimana cara ataupun  starategi pemasaran yang dijalankan.

Sedangkan dalam fungsi pemasaran sendiri adalah kegitan/aktivitas yang dilakukan pada setipa bisnis yang terlibat kedalam menggerakkan produk dari produsen sampai pada konsumen. (William J.Shultz)

diutarakan oleh Sofjan Assauri (1987:19) fungsi pemasaran diklasifikasikan menjadi tiga yaitu:
  1. Fungsi penjualan serta pembelian
  2. Fungsi suply fisik, yaitu menyangkut distribusi serta penyimpanan
  3. Fungsi penunjang, yaitu pengamanan, standarisasi serta grading, penanggungan terhadap resiko yang ada, informasi pasar, serta keuangan.

Konsep Manajemen Pemasaran

Falsafah pada konsep pemasaran tersebut bertujuan untuk bisa memberikan kepuasan kepada keinginan & kebutuhan konsumen. Dari seluruh kegiatan / aktivitas dalam perusahaan yang menganut konsep pemasaran yang harus diarahkan untuk memenuhi tujuan tersebut.
Dengan secara definitif dapat dikatakan oleh  (Stanton, 1978) bahwa: Konsep Pemasaran adalah suatu falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan pembeli / konsumen adalah syarat ekonomi & sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.

Elemen-Elemen Konsep Pemasaran

Terdapat Elemen-elemen Penting Dalam Konsep Pemasaran antara lain sebagai berikut :
Elemen Penting dalam Konsep Pemasaran:
  1. Market oriented berorientasi pada keinginan Konsumen
  2. Penyusunan kegiatan pemasaran secara terpadu
  3. Pencapaian tingkat kepuasan Konsumen
  4. Konsep Manajemen pada hakikatnya mencakup upaya dan strategi yang ditempuh manajemen dalam rangka untuk mencapai tingkat kepuasan konsumen.

Beberapa istilah-istilah yang penting dalam konteks pemasaran 
  1. Produk (barang, jasa, ide)
  2. Nilai
  3. Biaya;
  4. Kepuasan
  5. Pasar

Perencanaan Strategi Pemasaran

  1. Strategi Pemasaran (Marketing Strategy) merupakan proses menentukan target pasar dengan strategi bauran pemasaran yang terkait dimanapun:
  2. Target Market; merupakan sekelompok pelanggan homogen / pasar yang ingin dilayani permintaannya oleh perusahaan.
  3. Bauran Pemasaran (Marketing Mix); merupakan variabel-variabel yang disusun oleh perusahaan dalam rangka guna memuaskan target market tersebut. Marketing Mix merupakan kombinasi dari empat variabel atau aktivitas yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yaitu : produk, struktur harga, kegiatan promosi dan juga sistem saluran distribusi. Variabel-variabel marketing mix ini dapat dipakai sebagai dasar dari mengambil sebuah strategi usaha untuk bisa mendapatkan posisi yang sangat strategis dipasar.
Baca juga artikel terkait : 

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian manajemen pemasaran semoga dapat bermanfaat untuk anda.
pendidikanku.org
Read more

Pengertian Ekonomi Manajemen Lengkap

Pengertian Ekonomi Manajemen Menurut Para Ahli & Prinsip Dasar Ekonomi


Pengertian Ekonomi Manajemen Lengkap - Di kesempatan ini pendidikanku akan membahas sedikit mengenai pengertian ekonomi manajemen ? prinsip dasar ekonomi manajemen ? sifat dan permasalahan dalam ekonomi manajemen ?. Point - point diatas akan dipaparkan dengan secara jelas dan padat. Oke langsung saja ke point pertama yaitu pengertian ekonomi manajemen, selamat belajar guys.
Pengertian Ekonomi Manajemen Lengkap
ekonomi manajemen

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli

Pengertian Ilmu ekonomi menurut Drs. M. Manulang merupakan suatu ilmu yang mempelajari masyarakat dalam usahanya dalam mencapai kemakmuran (kemakmuran dalam artian keadaan di mana manusia dapat memenuhi kebutuhannya baik barang-barang maupun jasa).

Ekonomi Menurut Amwal Ekonomi adalah suatu cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menentukan keputusan yang efektif untuk mengelola semua sumber daya yang tersedia dalam rangka untuk melakukan pemenuhan kebutuhan pada individu atau masyarakat.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Manajemen dijadikan sebagai ilmu pengetahuan yang secara sistematis dapat memahami mengapa & bagaimana cara manusia bekerja sama untuk dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi manusia, organisasi,dll. Ekonomi manajemen pada dasarnya berfokus pada istilah manajemen itu sendiri Berikut ini istilah manajemen menurut para ahli, di antaranya:

Drs. M. Manullang, mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian manajemen yaitu :
“ Seni dan ilmu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan daripada sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu “.(M Manullang, Manajemen Personalia, Edisi revisi, Ghalia Indonesia, 1981, hal 10-11)

 Prof. Oie Liang Lee, mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian manajemen yaitu :
“ Manajemen adalah ilmu dans eni mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan “. (Basu Swastha, DH dan Ibnu Sukotjo, Pengantar Ekonomi Persuahaan Modern, Edisi Revisi, Liberty, Yogyakarta, hal . 5).

Pengertian Ekonomi Manajemen

Pengertian ekonomi manajemen, pada dasarnya ekonomi manajemen adalah ilmu & seni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan juga pengawasan pada usaha-usaha anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi dalam mencapai tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Manajemen sendiri memiliki kegiatan/aktivitas memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan, serta juga mengembangkan. Ekonomi & manajemen adalah sektor yang memang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, selalu ada  saja keterkaitan antara sektor ekonomi & manajemen.

Prinsip dasar ekonomi manajemen

Setelah membahas mengenei pengertian ekonomi manajemen maka selanjutnya kita membahas mengenai prinsip ekonomi manajemen. Terdapat tiga (3) dasar dari ekonomi manajemen antara lain sebagai berikut :

1. Teori ekonomi
Prinsip dasar teori ekonomi ini digunakan untuk dapat memprediksi dan menjelaskan tingkah laku ekonomi. Dalam ilmu ekonomi pada dasarnya dimulai dengan model, yang mana model ini nanti akan menggambarkan / menjelaskan kejadian & mengidentifikasi berbagai macam faktor yang terdapat didalamnya. Pada teori ekonomi ini terbagilah menjadi dua (2) prinsip teori ekonomi yaitu,

  1. Ekonomi mikro, (ekonomi mikro mempelajari tingkah laku ekonomi secara individu) dan 
  2. Ekomi makro, (ekonomi makro mempelajari tingkah laku ekonomi secara agregat melalui hal- hal seperti output, pendapatan, investasi, keseluruhan harga /harga total).
2. Ilmu pengambilan keputusan
Dalam mengambil keputusan dalam ekonomi manajemen maka diperlukan sebuah perangkat yaitu :

  1. Matematika ekonomi. dan 
  2. Ekonometrik. 

Kedua ilmu ini berguna dalam membentuk dan juga mengestimasi model pada perilaku optimal suatu perusahaan. Matematika ekonomi ini digunakan untuk membentuk model ekonomi yang dipaparkan dalam ekonomi ekonometrik. Model ini menggunakan peralatan statistik dalam perangkat dunia nyata untuk mengestimasi model yang dipostulatkan (postulat: pernyataan yang dianggap benar, sampai ada bukti yang menyatakan bahwa pernyataan itu salah atau aksioma) oleh teori ekonomi yakni untuk peramalan / estimasi.

3. Ilmu administrasi bisnis
Salah satu hal yang harus dikuasai manajemen adalah ilmu administrasi bisnis, kenapa? karena berbagai macam fungsi administrasi yang dimilikinya area fungsi administrasi tersebut diantaranya meliputi:

  1. Akuntansi,
  2. Keuangan,
  3. Pemasaran,
  4. Manajemen SDM, dan 
  5. Produksi.

Ilmu ini digunakan untuk mengatur administrasi berupa pengorganisasian administrasi suatu perusahaan atau proyek yang sedang dikerjakan. Ilmu ini berperan cukup penting dalam ekonomi manajemen.

Jadi pada dasarnya ekonomi manajemen adalah perpaduan antara teori ekonomi, ilmu pengambilan keputusan, serta area fungsional ilmu administrasi Bisnis, yang membahas mengenai bagaimana interaksi antara satu sama lain dalam organisasi / perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan secara efisien.

Baca juga artikel terkait  : Pengertian manajemen proyek

Sifat dan Permasalahan Dalam Ekonomi Manajemen


Selajutnya bagaimana sifat dan permasalahan dalam ekonomi manajemen akan dipaparkan dibawah ini :
Berdasarkan prinsip dasarnya ekonomi manajemen sering disebut juga sebagai ekonomi mikro terapan, karena penerapan metode dalam proses pengambilan keputusan manajemennya. Ekonomi manajemen dapat mengembangkan prinsip ilmu ekonomi dalam meningkatkan keefektifan pada saat mengambil keputusan.

Tiap- tiap hal pasti selalu ada masalah/kendala dan resiko yang akan menghambat jalannya proses tidak terkecuali dalam proses manajemen. Biasanya, permasalahan yang muncul dalam proses manajemen ialah perbedaan diantara realita & ekspetasi yang dihadapi oleh seorang manajer.
Pengertian ekspektasi dalam ekonomi  adalah suatu harapan atau prediksi tentang seberapa baik perekonomian selama kuartal, tahun atau periode waktu mendatang. Ekspektasi ekonomi ini bisa mencakup ekspektasi inflasi, pertumbuhan produktivitas, pengangguran dan neraca perdagangan.
Masalah tersebut biasanya misalnya seperti berikut ini:
  1. Penentuan tingkatan harga ataupun keluaran produk yang sesuai pasar.
  2. Pemilihan tehnik industri & teknologi yang digunakan.
  3. Jumlah stok (persediaan).
  4. Pemilihan media promosi / media periklanan.
  5. Pendanaan.
  6. Pelatihan tenaga kerja / skill tenaga kerja.
Oke sekian dan terima kasih sudah membaca mengenei pengertian ekonomi manajemen, prinsip dasar ekonomi manajemen , dan sifat & permasalahan ekonomi manajemen, semoga dapat bermanfaat untuk teman- teman sekalian.
Pendidikanku
Read more