Showing posts with label Kimia. Show all posts
Showing posts with label Kimia. Show all posts

Pengertian Senyawa Kimia, Ciri, Klasifikasi, Sifat, dan Tata Namanya

Pendidikanku.Org - Kembali di pendidikanku menshare artikel mengenai Pengertian Senyawa Kimia, Ciri-Ciri Senyawa Kimia, Sifat Senyawa Kimia, Klasifikasi Macam Jenis Senyawa Kimia, Tata Nama Senyawa Kimia, Pada dasarnya Pengertian Senyawa kimia merupakan suatu zat kimia murni yang disusun oleh beberapa unsur-unsur kimia. Senyawa kimia ini terbentuk dengan melalui reaksi kimia. Tiap-tiap senyawa kimia bisa dibedakan antara satu dengan lainnya melalui rumus kimia dengan cara melihat atom penyusunnya. Senyawa kimia ini bisa ditemukan dalam berbagai bentuk, baik itu dari padatan, cairan atau gas. Baca juga Pengertian Molekul dalam Kimia
Pengertian Senyawa Kimia, Ciri-Ciri Senyawa Kimia, Sifat Senyawa Kimia, Klasifikasi Macam Jenis Senyawa Kimia, Tata Nama Senyawa Kimia
Pengertian Senyawa Kimia

Ciri-Ciri Senyawa Kimia

Senyawa kimia mempunyai beberapa ciri-ciri. Adapun ciri-ciri senyawa kimia ini adalah sebagai berikut:
  1. Senyawa kimia ialah bentuk zat tunggal.
  2. Karna dibentuk/tersusun dari beberapa unsur kimia, jadi senyawa kimia ini bisa diuraikan kembali menjadi beberapa unsur tersebut ( sesuai dengan jumlah unsur yang membentuknya) dengan melalui proses / reaksi kimia.
  3. Komposisi atau jumlah unsur yang digunakan dalam membentuk suatu senyawa ini berbeda-beda. Hal tersebut menyebabkan sifat yang dipunyai senyawa kimia ini juga berbeda dengan sifat yang dipunyai oleh usur-unsur penyusunnya.
  4. Senyawa kimia ini terbentuk dari gabungan unsur-unsur kimia dengan perbandingan tertentu.

Sifat Senyawa Kimia

Senyawa kimia tersusun atas beberapa unsur kimia. Tetapi sifat dari senyawa kimia berbeda dengan sifat unsur penyusunnya tersebut. Terdapat beberapa sifat senyawa kimia yang dapat dijelaskan sebagai berikut:
  1. Senyawa terbentuk dari beberapa unsur kimia melalui reaksi kimia.
  2. Sifat-sifat yang dimiliki suatu senyawa berbeda dengan sifat yang dimiliki oleh unsur yang memebentuknya. Hal ini karena perbedaan komposisi unsur yang digunakan dalam suatu senyawa kimia.
  3. Senyawa dapat diuraikan menjadi beberapa unsur tertentu.
  4. Tidak dapat dipisahkan secara fisika (Fisik).

Klasifikasi Macam Jenis Senyawa Kimia

Senyawa kimia bisa diklasifikasikan menjadi beberapa macam jenis. Adapun klasifikasi macam jenis senyawa kimia ini antara lain sebagai berikut:

1. Senyawa kimia ionik

Senyawa ionik adalah suatu senyawa kimia yang terbentuk dari unsur-unsur ion. Unsur-unsur ion ini disatukan menggunakan gaya elaktrostatik. Ikatan pada senyawa ini dikenal dengan sebutan ikatan ionik. Senyawa ionik adalah jenis senyawa yang memiliki sifat netral secara keseluruhan. Tetapi ion-ion yang menyusunnya ini terdapat ion positif & ion negatif. Ion positif ini disebut dengan kation sedangkan ion negatif ini disebut dengan anion. Contoh dari senyawa ionik yakni: Natrium Klorida denga (Na+) dan (Cl-).

2. Senyawa kimia oksida

Sennyawa kimia oksida ialah jenis senyawa yang unsur-unsurnya ini tersusun oleh unsur oksigen serta unsur lainnya. Senyawa oksida ini dasarnya terbentuk karena adanya oksidasi unsur-unsur yang dilakukan oleh oksigen di udara.

3. Senyawa kimia organik

Senyawa kimia organik ialah jenis senyawa kimia yang dibentuk oleh karbon serta hidrogen sebagai unsur utamanya. Tetapi dalam senyawa ini juga terapat unsur-unsur lain seperti contohnya oksigen, halogen, belerang, dan fosfor.

4. Senyawa asam

Senyawa asam ialah salah satu jenis senyawa kimia yang mempunyai rumus umum HA. Senyawa asam ini apabila dilarutkan dalam air akan mempunyai pH lebih kecil dari  7. Lebih khusus ternyata senyawa asam akan memberikan ion H+ kepada senyawa lain (basa).

5. Senyawa basa

Basa adalah suatu jenis senyawa kimia yang menerima atau menyerap ion H+. senyawa basa ini mempunyai pH lebih  besar dari 7 serta melepaskan ion OH-.

Tata Nama Senyawa Kimia

Sama halnya dengan unsur kimia, senyawa kimi juga mempunyai tata nama. Tata nama ini berguna untuk dapat memudahkan penamaan dalam senyawa kimia. Berdasarkan unsur-unsur yang membentuknya tata nama senyawa ini antara lain sebagai berikut:

1. Senyawa Kimia yang Terbentuk dari Unsur Logam dan Non Logam

Senyawa yang terbentuk dari dua(2) jenis unsur logam ini mempunyai tata nama senyawa dengan aturan tertentu. Untuk senyawa jenis tersebut nama unsur logam akan dijadikan ialah sebagai nama depan, sedangkan nama belakangnya ialah nama dari unsur non logam yang menyusun senyawa tersebut. Beberapa contoh dari penamaan senyawa yang tersusun oleh unsur logam serta nonlogam ialah sebagai berikut:
  1. Kalsium Brom dituliskan dengan CaBr.
  2. Magnesium Oksigen dituliskan dengan MgO.

2. Senyawa Kimia yang Terbentuk dari Unsur Non Logam Saja

Dalam sebuah penulisan penamaan senyawa kimia yang hanya terbentuk dari unsur non logam saja terdapat sebuah aturan tertentu. Aturan tersebut yakni, apabila terdiri atas dua(2) unsur non logam maka pada nama belakangnya akan diberikan akhiran da. Tetapi Apabila terdapat lebih dari dua (2) unsur maka untuk penamaannya bisa dilakukan dengan menyebutkan angka indeksnya. Angka indeks dalam aturan ini dinyatakan ke dalam bahasa yunani. Angka indeks unsur dalam senyawa bisa dilihat pada tabel dibawah ini.

Angka Indeks Penamaan
1
Mono
2
Di
3
Tri
4
Tetra
5
Penta
6
Heksa
7
Hepta
8
Okta
9
Nona
10
Deka
Beberapa contoh penamaan senyawa yang terbentuk dari unsur non logam saja bisa dilihat antara lain sebagai berikut:
  1. CO2 dibaca dengan Karbon dioksida.
  2. CO3 dibaca dengan Karbon troksida.
  3. CO5 dibaca dengan Karbon pentaoksida.

3. Senyawa Kimia yang Terbentuk dari Unsur Hidrogen dan Non Logam

Aturan yang digunakan dalam sebuah penulisan atau penamaan senyawa kimia yang terbentuk dari unsur kimia hidrogen serta unsur non logam mempunyai dua aturan. Aturan-aturan tersebut ialah sebagai berikut:

  1. Menjadikan kata hidrogen ialah sebagai nama depan setelah itu diikuti oleh nama unsur non logam sebagai nama belakang. Kemudian untuk akhirannya akan ditambahkan dengan -ida. Contohnya senyawa HF mempunyai nama Hidrogen Flourida.
  2. Kata asam digunakan alah sebagai kata depan serta menggantikan nama hidrogen. Setelah itu baru diikuti oleh nama dari unsur nonlogam & ditambahkan dengan akhiran ida. Contohnya senyawa HF yang dikenal dengan nama Hidrogen Flourida menjadi HF dengan nama Asam Flourida.

4. Senyawa Kimia yang Terbentuk dari Unsur Logam, Oksigen dan Hidrogen

Senyawa jenis ini tersusun kedalam tiga unsur yakni logam, oksigen serta hidrogen. Aturan yang digunakan dalam penamaan senyawa ini yakni:

  1. Apabila unsur oksigen ialah unsur kedua yang kemudian dibelakangnya terdapat unsur hidrogen, maka penamaan senyawa tersebut dapat menggunakaan nama dari suatu unsur logam sebagai nama depannya.
  2. Untuk gabungan dari nama unsur hidrogen serta unsur oksigen digunakan nama hidroksida yang digunakan sebagai nama belakang.
Beberapa contoh penamaan senyawa jenis ini adalah sebagai berikut:;
  1. NaOH mempunyai nama Natrium hidroksida
  2. MgOH mempunyai nama Magnesium Hidroksida
  3. KOH mempunyai nama Kalium Hidroksida
Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Senyawa Kimia, Ciri-Ciri Senyawa Kimia, Sifat Senyawa Kimia, Klasifikasi Macam Jenis Senyawa Kimia, Tata Nama Senyawa Kimia, Semoga dapat bermanfaat untuk semua.
Pendidikanku

Pengertian Meteor Terlengkap

Pengertian Meteor

Pengertian Meteor Terlengkap - Meteor adalah suatu penampakan jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi, hal tersebut lazim disebut dengan bintang jatuh. 

Peristiwa itu disebabkan oleh panas yang dihasilkan dikarenakan adanya tekanan ram (bukan karena gesekan, sebagaimana anggapan sebelumnya) Disaat meteoroid itu memasuki atmosfer. Meteor itu yang sangat terang, lebih terang jika dibandingna dengan penampakan Planet Venus, dapat disebut ialah dengan bolide.

Apabila suatu meteoroid tersebut  tidak habis terbakar didalam perjalanannya pada atmosfer serta mencapai permukaan bumi, benda yang dihasilkan itu disebut dengan meteorit. Meteor yang menabrak bumi atau juga  objek lain dapat membentuk suatu impact crater.

Pengertian Meteor Terlengkap
Meteor
Terdapat sekitar 75 juta meteor yang tiap hari memasuki atmosfer bumi yang bergerak dengan kecepatan diantara 35-39 km/detik yang mana meteor tersebut membutuhkan 1 detik untuk dapat terbakar sepenuhnya pada  atmosfer. Kandungan Meteor - Meteor tersenit dibedakan menjadi 2 macam, yaitu :
  1. meteorit logam
  2. meteorit batuan
Meteorit logam mengandung 91% Fe, 8%Ni, serta selebihnya Co, P dan juga unsur-unsur lainnya. Sedangkan Meteorit batuan mengandung 36% O, 26%Fe, 18%Si, 14%Mg serta juga sejumlah kecil unsur lainnya.

Pada dasarnya meteor itu hanya gumpalan kecil, Namun tetapi ada juga yang sampai mempunyai ukuran yang sangat besar dengan massa sekitar ialah 34.000 kg seperti yang pernah ditemukan di Greenland pada tahun 1897 yang dinamakan ialah dengan meteorit Ahnignito. 

Sebuah meteor yang jatuh pada  Arizona yang diperkirakan mempunyai massa sekitar 50.000 ton tersebut mengakibatkan terbentuknya kawah yang dikenal ialah sebagai kawah Barringer (Barringer Crater) dengan diamater sekitar 1.400 m serta juga kedalam sekitar 190 meter. 

Meteor terkecil disebut ialah dengan meteorit Ras Tanura, yang jatuh di Arab Saudi pada tahun 1961 dengan berat ialah sekitar 6 gram. Sedangkan Meteor terbesar menurut para ahli ialah Meteor yang pernah jatuh di bumi sekitar pada 65 juta tahun yang lalu yang menimbulkan debu dasyat serta juga banyak para ahli yang menyakini bahwa meteor di waktu itu yang menyebabkan kepunahan pada dinausorus. 

Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian Meteor terlengkap , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari pendidikanku.org

Pengertian Reaksi Kimia dan Contohnya

Pengertian Reaksi Kimia

Pengertian Reaksi Kimia Terlengkap - Pada kesempatan ini Pendidikanku.org akan membahas mengenai apa pengertian reaksi kimia ? apa keseimbangan kimia ?, dan apa tetapan keseimbangan . Pada artikel sebelumnya pendidikanku.org sudah membahas mengenai apa pengertian kimia ? dan apa pengertian kimia organik dan anorganik ?


Pengertian Reaksi Kimia

Reaksi kimia merupakan sebuah transformasi/perubahan didalam struktur molekul. Reaksi kimia adalah suatu proses alam yang selalu menghasilkan antarubahan senyawa kimia. Senyawa maupun senyawa-senyawa awal yang terlibat dialam suatu reaksi disebut ialah  sebagai reaktan
Reaksi kimia biasanya dapat dikarakterisasikan dengan perubahan kimiawi, serta akan menghasilkan 1 atau lebih produk yang biasanya mempunyai ciri-ciri yang berbeda dari reaktan. 

Secara umum , reaksi kimia tersebut melibatkan suatu perubahan yang dapat melibatkan pergerakan suatu elektron didalam suatu pembentukan dan juga dalam pemutusan ikatan kimia, walaupun pada dasarnya konsep umum dari reaksi kimia juga bisa diterapkan pada perubahan partikel-partikel elementer seperti yang ada pada reaksi nuklir.

Reaksi kimia umumnya mudah untuk dapat jumpai di sekitar kita. Reaksi-reaksi itu bisa ada karna disebabkan dari alam dan juga dari manusia. Berdasarkan dari sifat berlangsungnya reaksi, reaksi kimia itu dapat dibedakan menjadi 2 yaitu reaksi searah serta reaksi dua arah.

Reaksi Searah atau Reaksi Tidak Dapat Balik (lrreversibel)

Reaksi searah adalah suatu reaksi yang berlangsung dari arah reaktan ke produk maupun ke kanan. Pada reaksi searah ini , produk tidak bisa bereaksi kembali menjadi zat-zat asalnya. Ciri-ciri reaksi searah antara lain sebagai berikut :
  1. persamaan reaksi ditulis dengan satu anak panah ke arah produk/kanan (→)
  2. reaksi akan berhenti setelah salah satu atau semua reaktan habis;
  3. produk tidak dapat terurai menjadi zat-zat reaktan;
  4. reaksi berlangsung tuntas/berkesudahan.
Contoh reaksi searah:
NaOH(aq)+ HCI(aq) →NaCI (aq) + H2O(ℓ)

Reaksi Dua Arah atau Reaksi Dapat Balik (Reversibel)

Reaksi dua arah adalah suatu reaksi yang bisa berlangsung dari reaktan ke produk ataupun ke kanan serta sebaliknya dari produk ke reaktan ataupun  ke kiri. Ciri-ciri reaksi dua arah antara lain sebagai berikut :
  1. persamaan reaksi ditulis dengan dua anak panah dengan arah berlawanan (⇔);
  2. reaksi ke arah produk disebut reaksi maju, reaksi ke arah reaktan disebut reaksi balik.
Baca juga artikel terkait kimia :



Demikian penjelasan mengenai Pengertian reaksi Kimia semoga apa yang ada pada artikel ini dapat bermanfaat untuk anda .

Pengertian Amonia dan Amonium Beserta Perbedaanya

Pengertian Amonia dan Amonium

Pengertian Amonia dan Amonium Beserta Perbedaanya  - Pada kesempatan ini Pendidikanku akan membahas mengenai pengertian amonia dan amonium , perbedaan amonia dan amonium , Sebagai dua yang zat paling banyak digunakan dalam kehidupan kita sehari hari, perbedaan diantara amonia dan amonium tersebut layak untuk diketahui .

Pengertian Amonia

Amonia
Amonia

Pengertian Amonia merupakan zat un-terionisasi yang mempunyai basa lemah serta membawa rumus NH3. amonia tersebut jika terkena udara dan disimpan di suhu kamar itu dapat dilihat ialah sebagai gas padahal jika dilihat sebagai suatu cairan pada suhu yang sangat rendah dan juga tekanan tinggi yang juga dikenal ialah sebagai amonia anhidrat yang mempunyai arti amonia bebas air. itu bermuatan serta tetap ialah sebagai molekul dengan sendirinya. Amonia tersebut berguna untuk tanaman di fiksasi nitrogen. Hal tersebut juga digunakan untuk memproduksi pupuk, membersihkan produk, plastik, pestisida serta bahan peledak.

Pengertian amonium

Amonium
Amonium 

Pengertian Amonium yang membawa formula NH4 + merupakan besi bermuatan positif yang cukup mampu eksis ion ialah sebagai bebas didalam larutan, / sebagai senyawa garam ionik yang membentuk struktur kisi dengan ananion ialah seperti amonium klorida. Hal itu terionisasi dan juga biasanya tidak memberikan aroma bau. Amonium tersebut dapat ditemukan di garam ialah seperti amonium klorida, amonium karbonat serta amonium nitrat dan juga digunakan dalam produksi pupuk, bahan peledak, roket propelan serta juga digunakan sebagai pengawet makanan serta juga air filter .

Perbedaan antara amonium dan amonia

Amonia dan amonium itu sering membuat bingung dengan satu sama lain,  mereka itu tidak sama. Misalnya, amonia merupakan suatu zat serikat bermuatan yang mempunyai basa lemah, amonium itu bermuatan positif, zat terionisasi.  amonium itu membawa rumus NH3, amonium itu membawa formula NH4.

Perbedaan yang mencolok diantara keduanya adalah bahwa amonia tersebut memberikan keluar bau yang agak tajam sedangkan amonium itu tidak memberikan bau. Namun mereka itu juga digunakan didalam jenis yang sama produk ialah seperti pupuk, bahan peledak, dll . N

Persamaan kimia yang mendorong adanya hubungan antara amonia dan amonium dapat dinyatakan ialah  sebagai NH3 + H2O ? NH4 + + OH-. amonia tersebut dapat diproduksi dengan memperlakukan larutan garam amonium serta amonia pekat menjadi amonium jika dicampur dengan air. 

Kesimpulan

  1. Amonia meupakan , zat serikat bermuatan yang mempunyai basa lemah
  2. Amonium merupakan bermuatan positif, zat yang terionisasi
  • Ammonium membawa rumus NH3
  • Amonium membawa formula NH4

Sekian dan Terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Amonia dan Amonium , Perbedaan amonia dan amonium , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari pendidikanku

Pengetian Kimia Dan Manfaat Kimia

Pengertian Kimia

Pengetian Kimia Dan Manfaat Kimia - Pada kesempatan ini Pendidikanku akan membahas mengenai kimia . apa sih pengertian kimia ? apa cabang dari kimia ?, dan apa manfaat dari kimia ?Pengertian Kimia , kimia merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang komposisi,struktur serta juga sifat zat maupun materi dari skala atom sampai molekul,dan perubahan ataupun transformasi serta interaksi untuk dapat membentuk materi yang ditemukan didalam kehidupan sehari-hari. kimia tersebut juga mempelajari mengenai pemahaman sifat serta interaksi atom individu dengan tujuan untuk dapat menerapkan pengetahuan.

Pengetian Kimia
Pengetian Kimia

Cabang-cabang kimia

Pengertian kimia - Berikut ini merupakan cabang dari ilmu kimia , antara lain ialah sebagai berikut:
  1. Kimia Fisika: Kimia fisika merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari mengenai struktur, sifat, serta perubahan kimia suatu zat dan juga perubahan energi yang menyertai suatu perubahan kimia tersebut.
  2. Kimia Lingkungan: Kimia lingkungan merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari mengenai interaksi yang melibatkan zat serta reaksi kimia di alam, dan juga polusi di alam.
  3. Kimia Analitik: Kimia analitik merupakan cabang ilmu kimia yang mengkaji mengenai analisis zat /senyawa, baik itu secara kualitatif ataupun kuantitatif, yang meliputi sampling, penyiapan sample siap ukur, pengukuran, pemisahan, peralatan sebagai keperluan pengukuran dan lain sebagainya.
  4. Biokimia: Biokimia merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari mengenai zat kimia dan juga reaksi kimia yang menyertai suatu proses-proses biologi seperti ialah proses metabolisme dalam tubuh, (reaksi enzimatik, penguraian /hidrolisis protein, karbohidrat serta lemak).
  5. Kimia Makanan: Kimia makanan merupakan cabang ilmu kimia yang fokus kepada kajian mengenai komposisi kimia, reaksi kimia, serta proses kimia didalam makanan. Makanan yang dimaksud dengan meliputi makro nutrisi, mikro nutrisi, serta zat aditif dalam makanan.
  6. Kimia Anorganik: Kimia anorganik merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari unsur-unsur pembentuk senyawa, sifat unsur, dan juga senyawanya, penggunaan serta pembuatannya.
  7. Kimia Organik: Kimia organik merupakan cabang ilmu kimia yang mempelajari mengenai struktur serta pembentukan senyawa karbon, termasuk reaksi yang terlibat, mekanisme reaksi, serta ikatan dan juga kekuatan ikatan antar atom didalam senyawa karbon.

Manfaat Kimia

Pengetian Kimia Dan Manfaat Kimia -Berikut ini merupakan manfaat ilmu kimia di berbagai bidang , antara lain ialah sebagai berikut :

Manfaat Ilmu Kimia di Bidang Kedokteran
Manfaat ilmu kimia didalam bidang kedokteran ialah untuk membantu dalam penyembuhan pasien yang mengidap suatu penyakit, yang digunakan obat-obatan yang dibuat dengan berdasarkan hasil riset terhadap proses serta reaksi kimia bahan-bahan yang berkhasiat yang dilakukan didalam cabang kimia farmasi.

Manfaat Ilmu Kimia di  Bidang Pertanian
Manfaat ilmu kimia dalam bidang pertanian ialah untuk mengembalikan kesuburan tanah, perlu dilakukan penambahan pupuk, sedangkan hama bisa diatasi dengan penambahan pestisida. Manfaat sertabahaya penggunaan pupuk dan juga pestisida harus dipahami sehingga tidak terjadi kesalahan didalam penggunaannya. Hal yang harus diingat ialah pupuk serta pestisida merupakan “produk” dari ilmu kimia.

Manfaat Ilmu Kimia di  Bidang Geologi
Manfaat ilmu kimia dalam Bidang geologi ini berkaitan dengan penelitian batu-batuan (mineral) serta pertambangan gas dan juga minyak bumi. Proses penentuan suatu unsur-unsur yang menyusun mineral serta tahap pendahuluan untuk eksplorasi, ialah menggunakan dasar-dasar ilmu kimia. Manfaat ilmu kimia didalam bidang geologi ini ialah untuk membantu memahami dan juga mengerti temuan para peneliti mengenai bebatuan atau “benda-benda” alam.

Manfaat Ilmu Kimia di  Bidang Biologi
Manfaat ilmu kimia dalam Bidang biologi ini khusus mempelajari mengenai makhluk hidup (hewan serta tumbuhan). Proses kimia yang berlangsung didalam makhluk hidup meliputi pencernaan makanan, pernapasan,fermentasi, metabolisme,,fotosintesis dan lain sebagainya. Untuk mempelajari hal tersebut, diperlukan pengetahuan mengenai struktur serta sifat senyawa yang ada, seperti karbohidrat,vitamin, enzim, lemak, protein,  asam nukleat dan lain sebagainya. Meskipun dengan secara umum, bidang tersebut lebih erat kaitannya dengan ilmu biologi, namun manfaat dari ilmu kimia juga real sedikit banyaknya berpengaruh didalam bidang biologi.

Manfaat Ilmu Kimia di  Bidang Hukum
secara langsung memang tidak terdapat adanya hubungan dengan ilmu kimia, namun tetapi manfaat ilmu kimia didalam bidang hukum ini bisa dirasakan pada saat diberlakukannya suatu pemeriksaan peralatan pada bukti kriminalitas(kriminologi). tubuh tersangka itu bisa diperiksa dengan cara  memeriksa pada struktur DNA-nya, disebabkan struktur DNA tiap-tiap orang itu tidak sama . Pemeriksaan tersebut melibatkan ilmu kimia.

Manfaat Ilmu Kimia di  Bidang Mesin
Manfaat Ilmu kimia tersebut juga bisa mengenai bidang permesinan yakni mempelajari sifat serta komposisi logam yang baik dalam pembuatan mesin, mempelajari sifat, komposisi bahan bakar serta minyak pelumas mesin.

Manfaat Ilmu Kimia di  Bidang Teknik Sipil
Bahan-bahan yang digunakan didalam bidang teknik sipil ini antara lain semen, kayu, cat, paku, besi, paralon (pipa PVC), lem dan lain sebagainya. Semua bahan tersebut dihasilkan ialah dengan melalui riset yang berdasarkan pada ilmu kimia. Manfaat ilmu kimia didalam hal ini ialah agar bahan-bahan bangunan itu dapat diketahui kelebihan dan juga kekurangannya, sehingga bisa meminimalisir kecelakaan dikemudian harinya.

Baca juga Artikel terkait dengan Kimia :

Pengertian Molekul
Pengertian mineral
Pengertian Daurbiokimia

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai pengertian kimia , manfaat kimia , Cabang-cabang kimia , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari pendidikanku

Pengertian Molekul dalam Kimia Terlengkap

Pengertian Molekul

Pengertian Molekul dalam Kimia Terlengkap - Molekul adalah suatu pengetahuan yang terikat dengan atom. Hubungan molekul serta juga atom sangat erat. Bahkan pada tiap terdapat suatu molekul pasti akan ada atom. mengapa seperti itu ??, 

Dikarenakan atom-atom tersebut sangat jarang ditemukan dengan berdiri sendiri, karena biasanya atom-atom itu melekat, atau juga saling mengikat,antara satu sama lain.

Pengertian dari molekul ialah sekelompok atom yang terikat antara satu sama lain serta membentuk bagian terkecil dari sebuah zat atau senyawa yang biasanya itu berdiri sendiri. Sama seperti dengan atom, molekul tersebut masih terlalu kecil untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. 

Dibawah ini adalah beberapa hal yang akan dibahas oleh Pendidikanku.Net mengenai kulit serta ikatan, molekul air, rumus-rumus kimia, dan juga model-model molekul.

Pengertian Molekul dalam Kimia Terlengkap
Molekul

1.Kulit dan Ikatan

Atom mempunyai kulit yang diisi dengan macam-macam elektron-elektron. Pada Kulit pertama atom tersebut dapat diisi dengan dua elektron, kulit kedua, serta juga ketiga bisa diiisi dengan 8elektron, walaupun beberapa atom dapat mempunyai sampai 18 elektron dikulit ketiganya. Pada saat sebuah kulit tersebut sudah penuh, elektron-elektron tersebut akan memulai kulit baru, suatu atom disebut stabil jika isi kulit terluarnya tersebut sudah penuh

Atom-atom tersebut saling berikatan supaya menjadi stabil, atom-atom itu melakukannya dengan cara berbagi elektron dapat disebut dengan memberi atau juga mengambil elektron-elektron dari atom lain, sehingga isi elektron pada kulit terluar mereka tersebut bisa penuh, serta mereka memenuhi syarat untuk dapat stabil.Contohnya ialah 2 atom hidrogen yang berikatan akan membuat elektron pada kulit terluar mereka itu akan terisi penuh, yakni masing-masing mempunyai 2 elektron pada kulit yang pertama. 
  • Molekul H2
    Contoh lainnya ialah molekul air, yang terdiri atas 2 buah atom yang berbeda, yakni hidrogen serta juga oksigen. 2 atom hidrogen tersebut berbagi elektron dengan atom oksigen, jadi masing-masing kulit tersebut mempunyai elektron yang lengkap. Atom oksigen tersebut menggunakan 2elektron (satu dari masing-masing atom hidrogen) untuk dapat melengkapi kulit terluarnya sendiri. Sehingga pada semua atom tersebut menjadi stabil.
  • Molekul H20
    Atom oksigen mempunyai 6 elektron pada kulit terluarnya. Sehingga atom oksigen tersebut membutuhkan 2 elektron lagi untuk dapat melengkapi kulit terluarnya itu serta juga  menjadi stabil. Sedangkan pada masing-masing atom hidrogen mempunyai satu elektron dikulit luarnya, sehingga membutuhkan satu lagi supaya keduanya menjadi stabil. disaat mereka berikatan atom hidrogen serta juga oksigen tersebut saling memberi juga saling mengambil, sehingga semuanya tersebut menjadi stabil serta kulit terluarnya mempunyai  elektron yang lengkap.

2.Rumus-Rumus Kimia

Sebuah simbol bisa mewakili nama dari suatu atom, simbol tersebut disebut dengan simbol kimia.Hal Ini biasanya huruf pertama atau juga dua huruf pertama dari namannya bahasa Inggris, Latin, atau juga Arab.Contoh
  • O        :adalah simbol untuk oksigen
  • Au      :adalah simbol untuk emas dari kata latin aurum
  • Fe      :adalah simbol untuk besi, dari kata latin ferrum
  • K        :adalah simbol untuk kalium, dari kata Arab
Suatu rumus kimia itu menunjukkan apa saja yang menyusun sebuah zat serta proporsinya. Sebagai contoh ialah , pada tiap-tiao molekul karbondioksida terdiri dari 1 atom karbon serta 2 atom oksigen, Maka rumus untuk karbon dioksida ialah CO2 . Angka 2  itu menunjukan berapa jumlah atom oksigen didalam molekul tersebut.

3.Model-Model Molekul

Pada saat mempelajari mengenai molekul, para ilmuan tersebut menggunakan model untuk melakukan penyajiannya. Terdapat dua tipe utama yakni 
  1. tipe bola 
  2. batang juga model pengisian ruang.
Pada model bola serta juga batang, ikatan yang menyatukan atom-atom tersebut ditampilkan ialah sebagai batang .
  • Model Bola dan Batang
    Sedangkan dimodel pengisian ruang, atom-atom tersebut ditampilkan saling melekat.
  • Model Pengisian Ruang
Kedua model itu tidak menyerupai suatu molekul sesungguhnya, namun tetapi merupakan cara sederhana untuk dapat menggambarkan atom-atom yang menyusun suatu molekul.

Sekian dan Terimakasih sudah membaca Mengenai Pengertian Molekul dalam Kimia Terlengkap , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam hangat dari Pendidikanku.Net

Pengertian Daur biogeokimia

Pengertian Daur biogeokimia

Pengertian Daur biogeokimia - Pengertian Biogeokimia ialah suatu pertukaran atau terjadinya perubahan yang berlangsung terus menerus antara komponen abiotik dengan komponen biotik.

Daur Biogeokimia ialah daur ulang air dan juga komponen-komponen kimia (unsur kimia) yang melibatkan peran serta dari makhluk hidup , termasuk itu manusia dan jufa bebatuan(geofisik). Daur Biogeokimia ialah memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia.

Pengertian biogeokimia
Pengertian biogeokimia
Yang termasuk kedalam daur biogeokima antara lain ialah :
  • Daur Fosfor
  • Daur Air
  • Daur Belerang/Sulfur
  • Daur Karbon dan Oksigen
  • Daur Nitrogen

Fungsi Daur biogeokimia

Fungsi dari daur biogeokimia ialah untuk menjaga kelangsungan hidup di bumi, karena pada materi hasil dari daur biogeokimia ini dapat digunakan untuk semua komponen yang ada pada bumi seperti abiotik dan juga biotik.

Macam-Macam Daur Biogeokimia

Daur Fosfor

Fosfor ialah salah satu jenis elemen yang terpenting didalam kehidupan, karena semua makhluk hidup membutuhkan fosfor yang mempunyai bentuk ATP (Adenosin Tri Fosfat), yang berfungsi untuk sumber energi metabolisme pada sel. Fosfor ini berbentuk ion ialah ion fosfat atau (PO43-), ion tersebut terdapat didalam bebatuan. Akibat dari terjadinya erosi dan juga pelapukan kemungkinan fosfat akan terbawa ke arah sungai bahkan juga bisa sampai kelaut yang akan membentuk sedimen. Sedimen yang mengandung fosfat tersebut bisa naik ke atas permukaan dikarenakan terjadinya geseran gerak pada dasar bumi. Tumbuhan yang dapat mengambil fospat yang masih berbentuk larutan yang berada di dalam tanah.

Sumber fosfor yang terdapat dibumi ialah dari :

  • bebatuan
  • tanaman
  • tanah 
  • bahan organik.
Daur fosfor yang berupa hasil dari pelapukan bebatuan ialah dinamakan input, sedangkan outputnya ialah berupa fiksasi mineral dab pelindikan yang hanya dapat dihasilkan oleh output fosfor.

Fosfor dibagi menjadi dua senyawa ialah sebagai berikut :

  1. fosfat organik antara lain tumbuhan dan hewan.
  2. senyawa fosfat anorganik yaitu air dan tanah.

Daur Air

Daur air adalah sirkulasi yang tidak pernah dapat berhenti dari air yang di bumi,  dimana air dapat berpindah-pindah dari daratan, lalu kemudian ke udara lalu kedaratan lagi, dan juga air pun mampu tersimpan didasar permukaan dengan 3 fase ialah sebagai berikut :
  1. cair yang berbentuk air, 
  2. padat yang berbentuk es,  
  3. gas yang berbentuk udara.
Uap air terdapat di atmosfir, uap air berasal dari air laut dan juga air daratan yang menguap yang disebabkan oleh adanya akibat terkenanya panas yang berasal dari matahari. Tetapi pada umumnya uap air yang ada diatmosfir itu  hanya terdapat di dalam uapan air laut, karena luas laut ialah mencapai ¾ luas permukaan bumi. Terkondensasinya uap air di atmosfir akan mampu untuk mengubah menjadi awan, yang pada akhirnya awan-awan tersebut akan berubah menjadi hujan, kemudian  air hujan yang telah turun dimuka bumi akan diserap kedalam tanah, dan pada akhirnya air tanah ini akan terbentuk dan menjadi air tanah permukaan.

Daur Sulfur

Sulfur hanya berada didalam sulfur anorganik, sulfur akan direduksi menjdi sulfida oleh bakteri yang berbentuk sulfur dioksida atau juga berbentuk hidrogen sulfida. Hidrogen Sulfida mampu untuk memusnahkan mahluk hidup yang berada di perairan yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu bahan organik yang telah mati akibat dari pengurai.  kemudian Tumbuhan pun dapat menyerap sulfur yang berbentuk sulfat (SO42-).

Daur Karbon Oksigen Dan Nitrogen

Terjadi disebabkan karena adanya proses timbal balik antara daur ulang respirasi dengan fotosintesis yang bertanggung jawab atas terjadinya perubahan dan juga pergerakan utama karbon. Menurunnya fotosintesis ini dapat mempengaruhi naik atau juga turunnya suatu gas CO2 serta O2 yang berada diatmosir secara musiman. Silkus karbon ini sangat dipengaruhi oleh oksigen dan juga fotosintesis. Daur karbon ini berada di 4 tempat ialah :
  • geosfer atau di dalam bumi, 
  • hidrosfer atau diair, 
  • atsmosfer atau diudara,
  • biosfer atau di dalam makhluk hidup.

Proses Terjadinya Daur Ulang Nitrogen

Senyawa organik seperti protein, urea atau asam nukleat atau senyawa anorganik seperti nitrat, nitrit dan amonia ialah senyawa yang terdapat pada nitrogen.

Dibawah ini tahap-tahapan terjadinya daur nitrogen yaitu
  1. daur nitrogen ialah proses transfer nitrogen dari atmosif kedalam permukaan tanah. Selain itu masuknya nitrogen kedalam tanah juga  diakibat dari air hujan,
  2. dimana nitrat diperoleh dari hasil fiksasi biologis yang digunakan oleh si produsen ataupun tanaman yang akan mengubahnya menjadi suatu protein. Apabila ada hewan ataupun tanaman yang mati maka pengurai akan mengubahnya menjadi NH3 (gas amoniak) dan juga akan mengubah menjadi NH4+ (garam ammonim yang terlarut oleg air), proses  ini dinamakan dengan amonifikasi.