Showing posts with label Kewarganegaraan. Show all posts
Showing posts with label Kewarganegaraan. Show all posts

Pengertian Kapitalisme dan Liberalisme

Pengertian Kapitalisme dan Liberalisme

Pengertian Kapitalisme dan Liberalisme - Pada kesempatan ini Pendidikanku akan membahas mengenai apa itu Kapitalisme? dan apa itu Liberalisme ? Dan apa pengertian Kapitalisme dan Liberalisme menurut para ahli ?.
Pengertian Kapitalisme dan Liberalisme

Pengertian Kapitalisme

Kapitalisme Menurut Karl Marx adalah sebuah sistem ekonomi yang mana perdagangan, industri serta alat-alat produksi tersebut dikendalikan oleh pihak (pemilik) swasta dengan tujuan memperoleh keuntungan ekonomi pasar. Dalam melakukan usahanya tersebut pemilik modal berusaha untuk dapat meraih keuntungan sebesar-besarnya. Dengan prinsip tersebut, pemerintah tidak bisa melakukan intervensi pasar dalam memperoleh keuntungan secara bersama, namun tetapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untuk kepentingan-kepentingan pribadi.

Pengertian Kapitalisme menurut Adam Smith adalah sebuah sistem yang dapat menciptakan kesejahteraan masyarakat apabila pemerintah tidak mempunyai intervensi terhadap mekanisme dan kebijakan pasar. Di dalam kapitalisme pemerintah berperan hanya sebagai pengawas saja.

Kapitalisme adalah sebuah sistem ekonomi dimana individu boleh menggunakan kemampuan dan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kekayaannya tanpa adanya batasan, dalam hal tersebut bahkan tidak masalah apabila mengabaikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat luas.

Pengertian Liberalisme

Liberalisme atau Liberal merupakan sebuah ideologi, pandangan filsafat, serta tradisi politik yang didasarkan pada sebuah pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama.
Liberalisme adalah faham yang menghendaki adanya kebebasan kemerdekaan individu di segala bidang, baik dalam bidang politik, ekonomi maupun agama.

Secara umum, liberalisme tersebut mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi, hal itu disebabkan karena ke-2nya sama-sama dilandaskan pada kebebasan mayoritas. Banyak suatu negara yang tidak mematuhi peraturan tersebut.

CIRI – CIRI KAPITALISME

  1. Pengakuan dan penerapan hak individu di atas hak masyarakat umum (dalam bidang ekonomi).
  2. Alat – Alat produksi dimiliki oleh individu.
  3. Individu bebas memiliki pekerjaan/usaha yang dibandang baik baginya.
  4. Negara hanya boleh ikut campur sekecil mungkin agara perekonomian menjadi efisien.
  5. Barang dan jasa hasil produksi diperdagangkan secara bebas.
  6. Persaingan dalam pasar adalah persaingan bebas.
  7. Pasar berfungsi memberikan “signal” kepada produsen dan juga  konsumen dalam bentuk harga-harga.
  8. Motif yang menggerakan kegiatan ekonomi (produksi, konsumsi, distribusi) adalah mencari laba.

CIRI - CIRI LIBERALISME

Biasanya Liberalisme ditandai oleh 2 ciri utama yakni kebebasan masyarakat dan keterbatasan peran pemerintah.
  1. Kebebasan Masyarakat
    Setiap masyarakat yang tinggal di negara yang menganut paham liberalisme bebas melaksanakan apa saja (selama tidak melanggar hukum) dalam berbagai aktivitas atau pun kegiatan seperti aktivitas perdagangan, gaya hidup, dan juga penganutan agama atau pun kepercayaan.
  2. Keterbatasan Peran Pemerintah
    keterbatasan peran pemerintah dalam pengaturan masyarakat. Dalam pemerintahan liberal, pemerintah biasanya hanya menetapkan peraturan – peraturan dasar yang benar – benar penting saja. Masalah – masalah yang dianggap tidak penting seperti penentuan harga jual produk (meskipun memuat hajat hidup orang banyak) biasanya akan diserahkan pada mekanisme persaingan pasar.
Sekian dan Terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian Kapitalisme dan Liberalisme semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) Dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) - Pendidikan kewarganegaraan adalah pendidikan atau pelajaran yang mengajarkan akan pentingnya nilai-nilai dari hak dan kewajiban suatu warga negara, dengan tujuan supaya setiap hal-hal yang di kerjakan itu bisa sesuai dengan tujuan dan juga cita-cita bangsa serta tidak melenceng dari apa yang di harapkan. Karena sangat penting sekali pendidikan kewarganegaraan ini maka pendidikan kewarganegaraan ini sudah terapkan dimulai dari usia dini pada tiap-tiap jejang pendidikan mulai dari yang paling dini hingga pada perguruan tinggi.

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)
Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)

Pendidikan Kewarganegaraan atau Civic Education merupakan penerapan dari civics (ilmu kewarganegaraan) dalam proses pendidikan / pembelajaran, yang dapat diartikan bahwa program civic education ini materi utamanya adalah demokrasi politik.
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Demokrasi politik berarti sistem politik yang ditandai dengan berfungsinya lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif yang secara relatif bersifat otonom. 
Citizenship education / education for citizenship viewed as larger overarching concept here while civic education is but one part, albeit a very important part, of one’s development a citizen.

John J Cogan (1999) membedakan istilah pendidikan kewarganegaraan (bahasa Indonesia) ke dalam dua (2) pengertian yakni
  1. Civic education 
  2. Citizenship education / Education for citizenship. 

Civic education adalah pendidikan kewargaanegaraan dalam pengertian sempit yaitu sebagai bentuk dari pendidikan formal, seperti mata pelajaran dan mata kuliah serta kursus di lembaga sekolah / unversitas atau juga lembaga formal lain. 

Sedangkan citizenship education tidak hanya mencakup sebagai bentuk formal pendidikan kewarganegaraan saja tetapi bentuk-bentuk informal serta non formal pendidikan kewarganegaraan. Bentuk-bentuk informal atau non formal ini dapat berupakan program penataran atau program lainnya yang sengaja dirancang untuk memfasilitasi proses pendewasaan ataupun pematangan sebagai warga negara yang baik dan juga cerdas. Jadi citizenship eduacation ini merupakan pendidikan kewarganegaraan dalam arti yang umum dan luas. 
Dapat diartikan bahwa civic education merupakan bagian dari citizenship education. Civic Education adalah Citizenship education yang dilakukan melalui sekolah.

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan pengetahuan / wawasan, kesadaran bernegara, sikap & perilaku cinta tanah air, dengan berdasarkan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara, dan ketahanan nasional dalam diri dari masing-masing calon penerus bangsa yang sedang, mengkaji, yang akan menguasai imu pengetahuaan, teknologi dan seni.

Selain dari itu tujuan pendidikan kewarganegaraan ini adalah untuk meningkatkan kualitas manusia indonesia yang

  1. berbudi luhur
  2. berkepribadian
  3. mandiri
  4. maju
  5. tangguh
  6. profesional
  7. bertanggung  jawab
  8. produktif serta sehat jasmani dan rohani.

Pendidikan kewarganegaraan yang berhasil akan dapat membuahkan sikap mental yang cerdas dan penuh rasa tanggung jawab, sikap ini disertai dengan perilaku yang :

  1. Beriman & Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghayati nilai-nilai falsafah bangsa.
  2. Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam masnyarakat berbangsa & bernegara.
  3. Rasional, dinamis, & sabar akan hak dan kewajiban warga negara.
  4. Bersifat profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara.
  5. Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan juga seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan negara.
Sekian dan terima kasih sudah membaca tentang Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku.org


Referensi :
Winarno. 2014. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan: Isi, Strategi, dan Penilaian. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Muchji, Achmad dkk, 2007, PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN, Universitas Gunadarma, Jakarta.

Pengertian Integrasi Nasional Dan Faktor-Faktornya | Pendidikanku.org

Pengertian Integrasi Nasional


Pengertian Integrasi Nasional - Integrasi nasional adalah menggabungkan seluruh bagian menjadi sebuah keseluruhan & tiap-tiap bagian tersebut diberi tempat, sehingga akan dapat membentuk kesatuan yang harmonis didalam kesatuan Negara , dalam hal ini Negara Republik Indonesia (NKRI) yang bersemboyang “Bhineka Tunggal Ika”.

Integrasi Nasional

Integrasi nasional ini mengindikasikan adanya suatu kekuatan yang menggerakkan tiap-tiap individu untuk dapat hidup bersama sebagai kesatuan / kelompok  (bangsa, Negara). Dengan integrasi yang tangguh yang tercermin dalam rasa cinta, bangga, hormat, serta loyalitas kepada Negara.

Integrasi Nasional
Integrasi Nasional
Indonesia merupakan bangsa yang sangat besar baik dari kebudayaan ataupun wilayahnya. Pada satu sisi hal tersebut akan membawa dampak positif bagi bangsa disebabkan karena kita dapat memanfaatkan kekayaan alam Indonesia ini dengan secara bijak atau mengelola budaya budaya yang melimpah untuk kesejahteraan rakyat , 

Pendididkanku.org - namun dari keuntungan tersebut hal tersebut juga akhirnya menimbulkan masalah yang baru. Seperti yang kita ketahui dengan wilayah serta budaya yang melimpah itu akan dapat menghasilkan karakter atau manusia manusia yang berbeda juga sehingga akan dapat mengancam keutuhan bangsa Indonesia.

Faktor-faktor pendorong integrasi nasional antara lain ialah sebagai berikut:
  1. Faktor sejarah ialah yang menimbulkan rasa senasib &seperjuangan.
  2. Keinginan untuk dapat bersatu di semua kalangan bangsa Indonesia sebagaimana dinyatakan didalam Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928.
  3. Rasa cinta tanah air di semua kalangan bangsa Indonesia, sebagaimana yang dibuktikan pada masa perjuangan merebut, menegakkan, serta mengisi kemerdekaan.
  4. Rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa & Negara, sebagaimana yang dibuktikan oleh banyak pahlawan bangsa yang gugur di medan perjuangan.
  5. Kesepakatan ataupun konsensus nasional didalam perwujudan Proklamasi Kemerdekaan, Pancasila serta UUD 1945, bendera Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, bahasa kesatuan bahasa Indonesia.

Faktor-faktor penghambat integrasi nasional sebagai berikut:
  1. Masyarakat Indonesia yang heterogen (beraneka ragam) dalam hal  kesukubangsaan , agama , bahasa daerah , dan lain sebagainya dapat menghambat perkembangan Integrasi Nasional .
  2. Negara Indonesia yang begitu luas, terdiri dari ribuan kepulauan yang dikelilingi oleh lautan yang luas.
  3. Besarnya kemungkinan pada suatuancaman, tantangan, hambatan serta gangguan yang merongrong keutuhan, kesatuan dan juga persatuan bangsa, baik itu yang berasal dari dalam ataupun luar negeri.
  4. Masih besarnya ketimpangan serta ketidakmerataan pembangunan serta hasil-hasil pembangunan yang menimbulkan berbagai rasa yang tidak puas serta keputusasaan pada masalah SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan), gerakan separatisme dan juga kedaerahan, demonstrasi dan unjuk rasa.
  5. Terdapatnya paham “etnosentrisme” di antara beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan-kelebihan pada budayanya serta menganggap rendah budaya suku bangsa lain.

Beberapa hal yang bisa menjadi ancaman didalam membangun serta memelihara integrasi nasional di Indonesia antara lain ialah sebagai berikut : 
  1. intervensi dalam berbagai bidang oleh Negara asing
  2. eksploitasi sumber daya alam dan sumber daya manusia, 
  3. pencurian kekayaan sumber daya, 
  4. kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia beragam, 
Integrasi Nasional ini berasal dari 2 kata, yakni Integrasi dan Nasional. Integrasi tersebut berasal dari Bahasa Inggris (integrate) yang berarti menyatupadukan, mempersatukan atau menggabungkan. Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Integrasi ini berarti pembauran sehingga menjadi satu kesatuan yang bulat serta utuh.

Kata Nasional ini berasal dari Bahasa Inggris (Nation) yang artinya Bangsa. Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Integrasi Nasional mempunyai arti politis dan antropologis.
  1. Secara Politis.
    Integrasi Nasional secara politis ini mempunyai arti bahwa penyatuan berbagai kelompok budaya serta sosial dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk sebuah identitas nasional.
  2. Secara Antropologi.
    Integrasi Nasional secara antropologis berartii bahwa suatu proses penyesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga akan mencapai suatu kesatuan fungsi di dalam kehidupan bermasyarakat.

Integrasi nasional merupakan suatu usaha dan proses dalam mempersatukan perbedaan perbedaan yang terdapat pada suatu negara sehingga akan terciptanya keserasian & keselarasan secara nasional. 

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Integrasi Nasional , Semoga dapat bermanfaat untuk anda .


Pengertian Kabinet Parlementer dan Presidensial Lengkap

Pengertian Kabinet Parlementer dan Presidensial

Pengertian Kabinet Parlementer dan Presidensial Lengkap - Kembali pendidikanku akan memberikan sedikit penjelasan mengenai apa pengertian kabinet parlementer ? pengertian kabinet presidensial ? Ciri - ciri dari pemerintahan parlementer dan presidensial ? sistem presidensial ? kelebihan dan kekurang pemerintahan presidensial ? artikel lainnya : Pengertian GeoPolitik dan Wawasan Nusantara

Pengertian Kabinet Parlementer

Pengertian Kabinet Parlementer adalah sebuah kabinet yang dibentuk dengan cara memperhatikan dan juga memperhitungkan jumlah suara-suara yang ada di dalam sebuah parlemen. Pada dasarnya komposisi / susunan keanggotan kabinet parlementer ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu :
  • Kabinet Koalisi.
  • Kabinet Nasional.
  • Kabinter Partai.


Ciri - Ciri Pemerintahan Parlementer

Ciri - Ciri Pemerintahan Parlementer antara lain sebagai berikut :
  • Badan legislatif / parlemen menjadi satu satunya badan yang anggotanya itu dipilih langsung oleh rakyat melalui Pemilihan Umum (Pemilu).
  • Anggota parlemen terdiri dari perwakilan dari partai politik yang memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) tersebut.
  • Pemerintah / kabinet terdiri dari jajaran para mentri dan perdana mentri sebagi pemimipin kabinet.
  • Kepala negara tidak sekaligu bertugas sebagi kepala pemerintahan.
  • Seperti parlemen dapat menjatuhkan kabinet, maka presiden atas saran dari perdana mentri juga dapat membubarkan parlemen.

Pengertian Kabinet Presidensial

Pendidikanku – Sistem presidensial (presiden), disebut juga sistem kongres, sistem pemerintahan republik di mana kekuasaan eksekutif itu dipilih dengan melalui Pemilihan Umum (Pemilu) dan memisahkan kekuasaan legislatif. Kedaulatan negara itu dipisahkan (separation of power) menjadi tiga cabang kekuasaan antara lain, yakni legislatif, eksekutif, dan yudikatif, yang secara ideal diformulasikan ialah sebagai ”Trias Politica” oleh Montesquieu.

  1. Presiden & wakil presiden dipilih langsung oleh rakyat untuk masa kerja yang lamanya ditentukan konstitusi.
  2. Konsentrasi kekuasaan ada pada presiden ialah sebagai kepala negara & kepala pemerintahan.
  3. Dalam sistem presidensial para menteri merupakan pembantu presiden yang diangkat & bertanggung jawab kepada presiden.
Disebut sebagai sistem presidensial, bentuk pemerintahan harus memiliki 3 unsur, antara lain:
  1. Presiden terpilih yang di pilih oleh rakyat
  2. Presiden sekaligus menjabat sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, dan dalam posisi ini mengangkat pejabat pemerintah yang bersangkutan.
  3. Presiden dijamin mempunyai kekuasaan legislatif oleh konstitusi atau konstitusi.

Sistem Presidensial

Dalam sistem presidensial, presiden mempunyai posisi yang relatif kuat & tidak bisa dijatuhkan karena rendah subjektif seperti misalhnya kurangnya dukungan politik. Namun tetapi tidak ada mekanisme untuk mengontrol presiden. Apabila presiden melanggar konstitusi, pengkhianatan, dan/atau melibatkan masalah kriminal, posisi presiden dapat dijatuhkan. Pada saat ia dipecat karena pelanggaran tertentu, biasanya wakil presiden akan menggantikan posisinya menjadi presiden.

Ciri-ciri pemerintahan presidensial

Adapun Ciri-ciri pemerintahan presidensial, antara lain sebagai berikut :
  • Dipimpin oleh presiden ialah sebagai kepala pemerintahan & kepala negara.
  • Kekuasaan eksekutif diangkat menjadi presiden oleh demokrasi rakyat & juga dipilih langsung oleh mereka / dengan melalui badan perwakilan rakyat.
  • Presiden mempunyai hak prerogatif (hak istimewa) untuk dapat mengangkat dan juga memberhentikan menteri yang memimpin departemen dan juga non-departemen.
  • Menteri yang bertanggung jawab untuk kekuasaan eksekutif (tidak kekuasaan legislatif).
  • Kekuasaan eksekutif tidak bertanggung jawab kepada kekuasaan legislatif.
  • Kekuasaan eksekutif tidak dapat dipaksakan oleh legislatif.
Kelebihan dan kelemahan dari sistem presidensial

Adapun kelebihan dan kekurangan dari sistem presidensial antara lain sebagai berikut :

Kelebihan sistem presidensial

Berikut ini adalah kelebihan dari sistem presidensial, antara lain sebagai berikut

  1. Cabang eksekutif merupakan posisi yang lebih stabil disebabkan oleh eksekutif tidak tergantung pada parlemen.
  2. Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Misalnya, presiden Amerika serikat 4 tahun,Presiden Indonesia adalah 5 tahun, Dan Presiden Filipina adalah 6 tahun.
  3. Penyusunan program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya.
  4. Legislatif bukan tempat regenerasi untuk posisi eksekutif disebabkan karena legislatif  dapat diisi oleh orang luar, termasuk juga anggota parlemen.

Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial:

Berikut ini adalah kekurangan dari sistem pemerintahan presidensial, antara lain sebagai berikut :

  1. Kekuasaan eksekutif di luar pengawasan langsung legislatif sehingga bisa menciptakan kekuasaan mutlak.
  2. Sistem Akuntabilitasnya kurang jelas.
  3. Pengambilan keputusan / kebijakan publik umumnya hasil dari tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif, sejauh tidak keputusan tegas
  4. Membuat keputusan yang memakan waktu cukup lama.
Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian kabinet parlementer dan juga presidensial semoga dapat bermanfaat untuk anda. apabila terdapat kesalahan silahkan isikan pada kolom komentar.
Pendidikanku.org

Pengertian Sistem Hukum Nasional

Pengertian Sistem Hukum Nasional

Sistem hukum nasional - Manusia yang pada dasarnya merupakan mahkluk individu sekaligus sosial membutuhkan hukum didalam bermasyarakat , berbangsa dan bernegara , oleh karna itu hukum sangat penting didalam kehidupan bersama . pengertian sistem hukum nasional.
untuk dapat lebih jelas mengenai Sistem hukum nasional , ada baiknya kita mengerti dulu apa pengertian sistem ? dan , apa pengertian hukum ?

Sistem merupakan suatu sebuah totalitas yang di dalam terdiri komponen-komponen yang satu dengan yang lainnya dan saling berkaitan didalam sebuah pola yang baik sehingga bisa di gunakan secara konsisten juga.

Hukum merupakan suatu peraturan-peraturan mengenai tingkah laku yang berlaku didalam kehidupan bermasyarakat , berbangsa , dan bernegara.

Pengertian Sistem Hukum Nasional
Pengertian Sistem Hukum Nasional

dari Pengertian sistem dan hukum di atas bisa diberi kesimpulan bahwa Pengertian Sistem Hukum Nasional merupakan keseluruhan dari peraturan-peraturan hukum yang berlaku didalam suatu negara yang pada negara yang satu dengan negara yang lainnya itu berbeda , namun tetap saling berhubungan , sehingga dapat terbentuk suatu mekanisme yang baik.

Hukum mempunyai ciri-ciri antara lain ialah sebagai berikut :
  1. Adanya Perintah dan Larangan
  2. Perintah maupun larang tersebut sifatnya memaksa ataupun mengikat.
Hukum mempunyai Unsur-unsur sebagai berikut :
  1. Peraturan tentang tingkah laku manusia didalam bermasyarakat
  2. Peraturan itu dibentuk oleh badan pemerintahan yang berwajib dan berwenang
  3. Dipaksakan pelaksanaannya
  4. Adanya sanksi buat yang melanggar

Penggolongan Hukum

Hukum dapat dibagi atau diklasifikasi antara lain ialah sebagai berikut :

1. Hukum Menurut Wilayah Berlaku

Hukum menurut wilayah yang berlaku antara lain ialah sebagai berikut :
  • Hukum Lokal
    merupakan hukum yang hanya berlaku pada wilayah atau daerah tertentu didalam suatu negara.
  • Hukum Nasional
    merupakan hukum yang berlaku diseluruh wilayah atau daerah didalam suatu negara.
  • Hukum Internasional
    merupakan hukum yang berlaku secara internasional (hukum yang disepakati oleh satu negara ataupun lebih)

2. Hukum Menurut Wujud dan Bentuk

Hukum menurut wujud dan bentuk dibagi menjadi sebagai berikut :
  • Hukum Tertulisadalah suatu hukum yang tertulis dan dicantumkan didalam berbagai peraturan suatu negara. ex : Undang-Undang.
  • Hukum Tidak Tertulisadalah hukum yang masih hidup dan juga berkembang didalam suatu keyakinan masyarakat , ex : hukum adat.
baca juga pengertian Hukum adat

3. Hukum Menurut Waktu

dibagi antara lain ialah sebagai berikut :
  • Ius Constituendum
    merupakan hukum yang masih di idam-idamkan atau dicita-citakan. hukum tersebut belum ditetapakan sehingga belum bisa diberlakukan.
  • Ius Constitutum
    merupakan hukum yang sudah ditetapkan serta berlaku pada saat ini. hukum yang sudah disahkan dan sudah berlaku disebut juga dengan hukum positif.

4. Hukum Menurut Fungsi 

Dibagi antara lain ialah sebagai berikut :
  • Hukum Materiil
    merupakan hukum yang berisi suatu peraturan mengenai hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. 
  • Hukum Formal
    merupakan hukum yang berisikan mengenai tata cara melaksanakan serta mempertahankan hukum materiil.

5. Hukum Menurut Sifat

dibagi antara lain ialah sebagai berikut :
  • Hukum yang Memaksa
    adalah hukum yang mempunyai sifat untuk harus ditaati dan dilakasanakan oleh semua pihak
  • Hukum yang tidak Memaksa
    adalah hukum yang didalam keadaan konkreat bisa untuk dikesampingkan atau tidak dilaksanakan.

6. Hukum Hukum Menurut Isi

antara lain ialah sebagai berikut :
  • HukumPublic
    adalah hukum yang mengatur suatu hubungan dengan warga negara denga negara didalam hal yng berkepentingan umum.
  • Hukum Privat
    adalah hukum yang mengatur hubungan diantara dua orang atau lebih sebagai individu.
Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian hukum nasional , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari pendidikanku

Pengertian Bangsa dan Negara Terlengkap

Pengertian Bangsa dan Negara

Pengertian Bangsa dan Negara - pada kesempatan kali ini Pendidikanku akan membahas mengenai Pengertian bangsa dan pengertian negara beserta tujuan bangsa dan negara , yang akan dibahas dengan jelas dan juga singkat. dimulai dengan pengertian bangsa dan negara.

Pengertian Bangsa

Pengertian Bangsa dan Negara - Istilah kata bangsa apabila dilihat dari secara umum mempunyai 2 pengertian , antara lain ialah sebagai berikut :

1. Pengertian bangsa dalam arti politis

Bangsa dalam arti politis merupakan masyarakat didalam suatu daerah yang sama dan mereka itu tunduk kepada kedaulatan negaranya ialah sebagai kekuasaan tertinggi. berikut ini merupakan pendapat mengenai pengertian bangsa :
  1. Ir.Soekarno
    Bangsa merupakan sekelompok manusia yang besar , keras , memiliki keinginan untuk bersatu , memiliki persamaan watak , namun tetapi yang hidup diatas 1 wilayah dan 1 unit.
  2. Otto Bauer
    Bangsa itu terbentuk disebabkan karena adanya suatu persamaan , 1 persatuan karakter , yang mana karakter/ watak tersebut tumbuh dan lahir disebabkan karena adanya persatuan pengalaman.

2. Pengertian bangsa dalam arti Antropologis

bangsa merupakan suatu persekutuan hidup bermasyarakat yang berdiri sendiri , masing-masing anggita persekutuan hidup itu merasa memiliki ikatan 1 kesatuan ras , bahasa , agama , dan juga adat istiadat . ikatan ini disebut juga dengan ikatan primordial .

Unsur-unsur terbentuknya bangsa

berikut ini merupakan unsur-unsur terbentuknya bangsa , antara lain ialah sebagai berikut :
  • 1. memiliki persamaan cita-cita
  • 2. memiliki tanah air yang sama
  • 3. memiliki ikatan persatuan diantara anggota/masyarakat
  • 4. memiliki persamaan karakter
  • 5. memiliki nasib dimasa lampau atau memiliki sejarah yang sama

Faktor-Faktor penyebab lahirnya bangsa Indonesia

berikut ini merupakan faktor-faktor penyebab lahirnya bangsa Indonesia , antara lain ialah sebagai berikut :
  • 1. keinginan yang sama untuk merdeka dan melepaskan diri dari penjajahan.
  • 2. persamaan senasib sependeritaan .
  • 3. kesatuan tempat tinggal yaitu wilayah nusantara , sabang-marauke
  • 4. cita-cita yang sama untuk mendapatkan kemakmuran , keadilan sebagai suatu bangsa.
Pengertian Bangsa dan Negara Terlengkap
Pengertian Bangsa dan Negara Terlengkap

Pengertian Negara

Pengertian Bangsa dan Negara - negara merupakan suatu  alat yang dibuat oleh masyarakat bangsa, yang diberi kekuasaan untuk mengatur suatu hubungan antara manusia maupun golongan didalam suatu masyarakat bangsa , yang mengarahkan masyarakat secara bersama-sama menuju tercapainya tujuan serta cita-cita bersama .

berikut ini merupakan pengertian bangsa yang dikemukakan oleh para ahli , ialah sebagai berikut : 
  • 1. Kranenburg
    Pengertian negara merupakan suatu sistem untuk tugas-tugas umum dan organisasi yang diatur didalam suatu usaha negara untuk dapat mencapai cita-cita atau tujuan , yang cita-cita dan tujuan tersebut itu juga yang menjadi tujuan dari masyarakat.

  • 2.Aristoteles
    Pengertian Negara merupakan suatu persekutuan yang beranggotakan keluarga dan juga desa guna memperoleh suatu hidup yang sebaik-baiknya.

Unsur-unsur terbentuknya negara

berikut ini merupakan unsur terbentuknya negara , antara lain terdapat 2 unsur , ialah sebagai berikut :

  1. Unsur Konstitutif
    merupakan suatu unsur yang mutlak atau unsur yang harus ada untuk terjadinya suatu negara. yang termasuk kedalam unsur konstitutif adalah : darat , udara , dan perairan.
  2. Unsur Deklaratif
    merupakan suatu unsur yang sifatnya itu pernyartaan dan juga bersifat melengkapi unsur konstitutif. termasuk juga terdapat pengakuan dari negara lain , yaitu secara de jure ataupun de facto.
Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai pengertian bangsa dan negara terlengkap , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari pendidikanku

Pengetian Hubungan Internasional Terlengkap

Hubungan Internasional

Pengetian Hubungan Internasional - Hubungan internasional adalah suatu proses interaksi manusia yang terjadi diantar bangsa untuk dapat mencapai tujuan tertentu. Hubungan itu dapat berupa interaksi antarindividu (misalnya mahasiswa, serta pekerja asing); antarkelompok (contohnya lembaga-lembaga sosial, serta  perdagangan); maupun hubungan antarnegara (misalnya negara-negara yang menjalin hubungan budaya, pertahanan, ekonomi, sosial,  keamanan, maupun negara-negara yang membentuk organisasi internasional seperti Sejarah PBB ataupun ASEAN). Hubungan Internasional tersebut terjadi disebabkan karena dilatarbelakangi oleh adanya kesadaran bahwa semua negara tidak akan mungkin dapat memenuhi kebutuhannya sendiri serta akan selalu membutuhkan negara lain.

Pengetian Hubungan Internasional
Pengetian Hubungan Internasional

Prinsip-Prinsip Hubungan Internasional

Prinsip hubungan internasional - Hubungan internasional serta kerjasama yang dilakukan antarnegara tersebut dapat terjalin dengan mulus bila masing-masing pihak tersebut bisa menjunjung tinggi prinsip-prinsip ialah sebagai berikut, yakni :

  1. Hubungan serta kerjasama internasional itu hendaknya saling dapat menguntungkan serta tidak terdapat pihak yang merasa dirugikan.
  2. Hubungan internasional itu ditujukan untuk kepentingan negara serta demi kesejahteraan rakyat.
  3. Hubungan Internasional itu Dilandasi oleh politik luar negeri yang bebas serta aktif.
  4. Saling menjunjung mengenai persamaan derajat serta menghargai antarbangsa yang dilandasi oleh adanya prinsip kemerdekaan, perdamaian abadi, serta keadilan sosial.
  5. Masing-masing pihak yang melakukan hubungan internasional tersebut tidak dapat mencampuri urusan didalam negara lain

Pola Hubungan Internasional

Pola Hubungan Internasional - Dengan secara garis besarnya, pola hubungan antarnegara tersebut dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yakni pola penjajahan, ketergantungan, dan juga pola hubungan sama derajat antarbangsa.

Pola Hubungan Penjajahan
Dalam pola hubungan penjajahan ini , satu negara yang kuat tersebut akan menghisap kekayaan negara lain yang lemah. Negara penjajah tersebut biasanya akan membangun berbagai sarana serta prasarana di daerah jajahan itu  dengan bertujuan untuk memperlancar tujuan negara penjajah tersebut untuk mengeksploitasi sumber daya alam didaerah jajahan. Pola hubungan penjajahan tersebut biasa disebut dengan kolonialisme. baca lebih lanjut mengenai pengertian kolonialisme dan imperialisme

Pola Hubungan Ketergantungan
pengertian hubungan internasional - Pola hubungan ketergantungan tersebut terjadi antara negara-negara dunia ke-3 yang masih terbelakang dengan negara-negara maju. Sebagian negara-negara dunia ke-3 yang baru merdeka sehabis Perang Dunia II umumnya masih mempunyai modal yang terbatas. Itulah sebabnya kenapa negara-negara dunia ke-3 ini banyak yang masih bergantung kepada pemodal asing dari negara-negara maju untuk dapat menjalankan roda perekonomian negaranya . Pola hubunga ketergantungan tersebut pulalah yang diakhirnya memunculkan apa yang disebut ialah sebagai neokolonialisme.

Pola Hubungan Sama Derajat
Pola hubungan tersebut terjadi apabila negara-negara yang melakukan hubungan itu  merasa sama sama untung dan juga dilakukan dengan tujuan untuk dapat mencapai kesejahteraan secara bersama-sama.

Asas-Asas Hubungan Internasional

Asas Hubungan Internasional - Didalam pelaksanaannya, suatu hubungan antarnegara tersebut akan dapat berjalan dengan baik apabila negara-negara yang melakukan hubungan internasional itu  selalu berpedoman dengan asas-asas yang dipatuhi secara bersama. Asas-asas hubungan internasional tersebut antara lain:

  • Asas Teritorial
    Artinya ialah bahwa suatu negara itu akan memiliki kekuasaan secara penuh untuk dapat memberlakukan hukum atas semua orang serta barang yang berada pada wilayahnya.
  • Asas Kebangsaan
    Artinya ialah bahwa dimanapun seseorang itu berada, selama seseorang tersebut masih menjadi warga negara dari suatu negara, maka orang itu masih tetap berada dibawah hukum dari negaranya tersebut.
  • Asas Kepentingan Umum
    Artinya ialh bahwa suatu negara itu bisa menyesuaikan diri terhadap semua keadaan untuk dapat membela kepentingan umum. Jadi, hukum tersebut tidak terikat dengan secara kaku pada batas-batas wilayah nasional dari suatu negara.

Sarana-Sarana Hubungan Internasional

Sarana-sarana Hubungan Internasional - Suatu hubungan internasional tersebut dapat berlangsung dengan dengan baik apabila melalui pedoman-pedoman serta tatacara tertentu yang disepakati secara bersama baik itu dengan secara tertulis ataupun tidak tertulis, berikut ini merupakan sarana-sarana didalam hubungan internasional

Diplomasi hubungan internasional

pengertian hubungan internasional - Diplomasi bisa diartikan ialah sebagai suatu proses komunikasi diantara perlaku hubungan internasional untuk dapat mencapai tujuan bersama maupun kesepakatan tertentu. Diplomasi tersebut itu sendiri biasanya dijalankan menggunakan instrumen suatu hubungan antarnegara yakni kementrian luar negeri serta perwakilan diplomatik.

kementrian luar negeri memiliki pusat kegiatan atau aktivitas di ibukota negara pengirim, sedangkan perwakilan diplomatik itu memiliki pusat kegiatan atau aktivitas di ibukota negara penerima. Seorang wakil diplomatik (diplomat) yang dikirim ke luar negeri tersebut memiliki 3 fungsi utama, yakni :

  1. sebagai lambang negara pengirim
  2. sebagai wakil yuridis yang sah menurut hukum serta hubungan internasional
  3. sebagai wakil diplomatik di negara penerima.

Negosiasi hubungan internasional

Negosiasi atau perundingan. Negosiasi (perundingan) didalam hubungan internasional itu bisa diartikan ialah sebagai proses interaksi antar pelaku hubungan internasional untuk dapat berusaha menyelesaikan tujuan dari masing-masing yang berbeda serta saling bertentangan.

Lobby hubungan internasional

Lobby merupakan suatu kegiatan politik internasional yang dilakukan untuk dapat mempengaruhi negara lain supaya sesuai dengan kepentingan negara yang melakukan lobby tersebut.

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Internasional , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari pendidikanku

Pengertian Kedaulatan Dan Macam-macam Teori Kedaulatan

Pengertian Kedaulatan

Pengertian Kedaulatan Dan Macam-macam Teori Kedaulatan - Kedaulatan dalam bahasa latin "supermus" dalam bahasa inggris "sovereignly" yang berartikan "Tertinggi" . Kedaulatan dari berbagai bahasa itu dapat diartikan ialah sebagai wewenang 1 kesatuan politik. KEdaulatan adalah sebagai kekuasaan tertinggi didalam suatu negara atau kesatuan yang tidak terletak dibawah kekuasaan lain.

Sifat-Sifat pokok kedaulatan ialah sebagai berikut :
  • 1.Tidak terbatas yang berartikan kekuasaan tersebut tidak dibatasi oleh kekuasaan lain dan jika terdapat kekuasaan lain yang membatasinya , maka pasti kekuasaan tertinggi yang dimiliki terseebut akan hilang.
  • 2.Permanen yang berartikan kekuasaan tersebut akan tetap berdiri walaupun pemerintah atau pemerintah kedaulatn telah berulang kali berganti.
  • 3.Tunggal yang berartikan kekuasan tersebut adalah satu-satunya kekuasaan tertinggi dalam suatu negara yang tidak bisa diserahkan atau dibagi-bagikan kepada suatu badan ataupun lembaga.
  • 4.Asli yang berartikan bahwa kekuasaan tersebut bukan berasal dari kekuasaan pihak lain yang kedudukannya lebih tinggi.
Pengertian Kedaulatan Dan Macam-macam Teori Kedaulatan
Pengertian Kedaulatan Dan Macam-macam Teori Kedaulatan

Makna kedaulatan Rakyat

John locke

John locke berpendapat bahwa negara dibentuk dengan melalui perjanjuan masyarakat . sebelum membentuk suatu negara , manusia itu hidupnya sendiri-sendiri dan tidak ada peratura yang mengikat mereka untuk memnuhi kebutuhannya maka mereka mengadakan suatu perjanjuan membentuk suatu negara.
perjanjian tersebutlah yang disebut dengan perjanjian masyarakat atau kontrak sosial.

John locke  membagi kekuasaan negari kedalam 3 kekuasaan , yakni kekuasaan legislatif , kekuasaan eksekutif , dan kekuasaan federatif.

  • 1.kekuasaan legislatif adalah kekuasaan dalam membuat peraturan dan undang-undang,
  • 2.kekuasaan eksekutif adalah kekuasaan dalam melaksanakan undang-undang didalamnya termasuk mengadili 
  • 3.kekuasaan federatif merupakan segala kekuasaan yang meliputi segala dari tindakan untuk menjaga keamanan negara dalam suatu hubungan dengan negara lain.
Filsuf Prancis Montesquiue

montesquieu mengembangkan lebih lanjut pemikiran dari john locke mengenai tiha kekuasaan diatas yang sering kita dengar denga istilah dari Trias Politica . montesquieu membegi kekuasaan kedalam tiga cabang , antara lain ialah sebagai berikut :

  • 1.kekuasaan legislatif adalah kekuasaan dalam membuat undang-undang.
  • 2.kekuassaan eksekutif  adalah kekuasaan untuk menyelengarakan undang-undang.
  • 3.kekuasaan yudikatif adalah kekuasaan mengadili atas penyelengaraan undang-undang.
Jean Jacques Rousseau 

Jean Jacques Rousseau adalah pengamat teori perjanjuan masyarak dan dianggap ialah sebagai bapak teori kedaulatan rakyat ,menurut Jean Jacques Rousseau , negara dibentuk oleh kemauan rakyat secar sukarela. kemauan rakyat untuk membentuk nehara disebut dengan kontrak sosial.

Individu-individu dengan sukarela dan bebas membuat perjanjian untuk membentuk suau negara berdasarkan kepentingan mereka. Negara ialah sebagai organisasi yang berkewajiban untuk mewujudukan cita-cita mereka yang tertuang dalam kontrak sosial yang berupa konstitusi negara. Jean Jacques Rousseau juga menekankan adanya kebebasan dan persamaan.

Macam-Macam Teori Kedaulatan

Berikut ini merupakan teori kedaulatan yang dikemukakan oleh para ahli kenegaraan , ialah sebagai berikut :

Teori Kedaulatan Tuhan 

Teori Kedaulatan Tuhan memberi pelajaran bahwa negara dan pemerintah mendapat kekuasaan yang tertinggi dari Tuhan. Menurut teori ini , segala sesuatu yang terdapat dialam semeseta berasal dari Tuhan. Kedaulatan dalam suatu negara yang dilaksanakan oleh suatu pemerintah negara juga berasal dari Tuhan. Teori Kedaulatan Tuhan umumnya dianut oleh raja-raja yang mengakui sebagai keturunan dewa, contoh raja-raja mesir kuno , kaisar jepang dan cina , raja-raja jawa pada zaman hindu .

Teori Kedaulatan Raja

kekuasaan negara menurut teori ini , terletak ditangan raja ialah sebagai penjelmaan kehendak Tuhan. Raja adalah bayangan dari Tuhan . Agar negara kuat , raja harus berkuasa dengan mutlak dan tidak terbatas. dalam teori kedaulatan raja ini posisi raha selalu berada diatas undang-undang. Rakyat haru rela menyerahkan hak asasinya dan kekuasaanya secar mutlak kepada raja.

Teori Kedaulatan Rakyat

Teori kedaulatan rakyat , yakni teori yang menyatakan bahwa kekuasaan suatu negara berada ditangan rakyat sebab yang benar-benar berdaulat dalam suatu negara adalah rakyat.
Sumber dari ajaran kedaulatan rakyat ialah ajaran demokrasi yang sudah dirintis sejak zama yunani oleh Solon , Baca artikel penunjang teori kedaulatan rakyat : Pengertian Demokrasi

Teori Kedaulatan Negara

Dalam Teori ini , kekuasaan tertinggi terletak pada suatu negara. sumber maupun asal kekuasaan yang dinamakan dengan kedaulatan itu ialah negara. Negara uakag sebagai lembaga tertinggi kehidupan suatu bangsa, daengan sendirinya mempunyai kekuasaan , jadi kekuasaan negara tersebut ialah kedualatan negara yang timbul bersamaan dengan berdirinya suatu negara.

Teori kedaulatan Hukum

Teori kedaulatan hukum adalah suatu paham yang tidak disetujui oleh paham dari kedaulatan negara. Menurut Teori kedaulatan hukum , kekuasaan tertinggi dalam suatu negara terletak pada hukum . hal tersebut berartikan bahwa yang berdaulat ialah suatu lembaha atau orang yang berwewnang mengeluarkan eperintah maaupun larangan yang mengikat semua warga negaranya.

Sekian dan Terimakasih sudah membaca Pengertian Kedaulatan Dan Macam-macam Teori Kedaulatan , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam hangat dari pendidikanku

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

Pengertian Hakikat Demokrasi

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli - Pendidikanku.Net kali ini akan membahas mengenai Pengertian Hakikat demokrasi , Demokrasi secara bahasa itu berasal dari Bahasa yunani yakni , "demos" yang berartikan Rakyar atau Penduduk suatu tempat dan "Cratos" yang berartikan kekuasaan atau kedaulatan.

Jadi Secara bahasa demokrasi dapat diartikan ialah , keadaan negara yang dalam sistem pemerintahannya suatu kedaulatan berada di tangan rakyat , kekuasaan tertinggi berada dalam keputusan bermasama rakyat , rakyat yang berkuasa , pemerintah rakyat dan kekuasaan oleh rakyat.

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli-Pendidikanku.Net
Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

Pengertian Demokrasi Menurut Afan Gaffar , ialah memaknainya dengan dalam 2 bentuk yakni pemaknaan secara normatif dan empirik .

Demokrasi Normatik ialah demokrasi yang secara ideal hendak dilakukan oleh sebuah negara , Sedangkan demokrasi empirik adalah suatu semokrasi dalam perwujudannyapada dunia politik praktis .

Pengertian Demokrasi Menurut Sidney Hook , Menurut Sidney hook pengertian demokrasi adalah bentuk suatu pemerintahaan dimana keputusan-keputusan oemerintah yang penting secara langsung atau tidak langsung didasarkan ialah pada kesepakatan mayoritas yang diberikan secar bebas dari rakyat dewasa.

Pengertian Demokrasi Menurut A. Schmeter , Demokrasi adalah suatu perencanaan institusional untuk mencapai keputusan politik dimana individu-individu memperoleh kekuasaan untuk dapat memutuskan cara perjuangan kompetitif atas suara rakyat dewasa.

Macam-Macam Demokrasi

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli - Macam-macam Demokrasi atau jenis-jenis Demokrasi , ialah sebagai berikut :

A. menurut cara penyaluran kehendak rakyat

menurut cara penyaluran kehendak rakyat , demokrasi dibedakan menjadi 2 macam yakni :
  1. Demokrasi Langsung
    Demokrasi langsung yang juga dikenal ialah sebagai demokrasi bersih , adalah rakyat mempunyai kebebasan secar mutlak untuk memberikan pendapatnya , dan semua aspirasi mereka akan dimuat dengan segera di didalam suatu pertemuan.
  2. Demokrasi Tidak Langsung
    Demokrasi tidak langsung ialah corak pemerintahan demokrasi tidak langsung dilakukan melalui badan perwakilan rakyat yang dipilih oleh rakyat dan bertanggung jawab kepada rakyat.

B.Menurut Prinsip Ideologi

Menurut prinsip ideologi , Demokrasi dibedakan menjadi sebagai berikut :
  1. Demokrasi Kontitusional
    Demokrasi Konstitusional adalah sistem politik yang melindungi secara kontiitusional hak-hak dari masing-masing individu dari kekuasaan pemerintah , Demokrasi konstitusional disebut juga dengan Demokrasi Liberal.
  2. Demokrasi Rakyat
    Demokrasi rakyak adalah demokrasi yang mengutamakan musyawarah mufakat tanpa oposisi. Demokrasi rakyai ini disebut juda demokrasi proleter. 
    Prinsip dalam demokrasi pcanscaila sedikit berbeda dengan pronsip demokrasi secara menyeluruh (universal) , ciri demokrasi pancasila ialah sebagai berikut :
    1.Pemerintah yang dijalankan dengan berdasarkan konstitusi.
    2.Adanya pemilu dengan secara berkesinambungan.
    3.Adanya Peran-peran kelompok berkepentingan.
    4.Adanya Penghargaan atas Hak Asasi Manusia serta juga perlindungan minoritas.
    5.Demokrasi Pancasila adalah kompetisi berbagai ide dan cara untuk menyelasaikan suatu masalah.

C. Menurut Sistem Pemerintahaan

Menurut Sistem Pemerintahaan , demokrasi dibedakan , ialah sebagai berikut :
  1. Demokrasi Sistem Parlementer
    Demokrasi Sistem Parlementer adalah suatu sistem pemerintah yang mana parlemen tersebut mempunyai peranan penting dalam suatu pemerintahaan.
  2. Demokrasi Sistem Presidensial
    Demokrasi Sistem Presidensial adalah suatu sistem pemerintah negara reoublik dimana kekuasaan eksektuif dipilih dengan melalui Pemilu dan terpisah dengan kekuasaan legislatif. Dalam Sistem ini Presidensial , mempunyai posisi yang relatif kuat dan tidak dapat dijatuhkan disebabkan karena rendah subjektif seperti rendahnya dukung politik , namun tetapi , masih terdapat mekanisme untuk mengontrol presiden.
Sekian dan Terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Demokrasi , Macam-macam Demokrasi ,  Semoga dapat bermanfaat untuk anda Para pembaca pendidikanku

Pengertian Keadilan Dan Macam Jenis Keadilan

Pengertian Keadilan


Pengertian Keadilan Dan Macam Jenis Keadilan - keadilan dalam bahasa inggris ialah justice. Makna justice tersebut terbagi atas 2 makna yaitu makna justice secara atribut dan juga makna justice dengan secara tindakan. 
Makna justice secara atribut ialah suatu kuasalitas yang fair(adil). Sedangkan makna justice secara tindakan ialah suatu tindakan menjalankan serta menentukan hak/hukuman. 

Pengertian Keadilan ialah suatu hal yang berarahkan pada sikap serta juga tindakan dalam adanya suatu hubungan antar manusia yang berisi sebuah tuntutan supaya sesamanya dapat memperlakukan sesuai dengan hak dan kewajibannya.
Adapun pengertian adil adalah memberikan apa saja yang sesuai dengan haknya. Keadilan tersebut berarti tidak berat sebelah atau tidak memihak sebelah , keadilan ialah menempatkan sesuatu itu ditengah-tengah, tidak memihak, berpihak ialah hanya kepada yang benar, dan tidak sewenang-wenang.

Didalam kamus Kamus Besar Bahas Indonesia (KBBI )Pengertian Keadilan adalah suatu hal yang tidak berat sebelah atau juga tidak memihak dan juga tidak sewenang-wenang. Menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI) tersebut , kata keadilan itu berasal dari kata adil, adil tersebut memiliki arti yakni kejujuran, kelurusan, serta juga keikhlasan yang tidak berat sebelah atau memihak.


Pengertian Keadilan Dan Macam Jenis Keadilan
Pengertian Keadilan Dan Macam Jenis Keadilan

Pengertian Keadilan Menurut Para Ahli


Pengertian Keadilan Menurut Para Ahli - Berikut ini adalah Pengertian Keadilan yang dipaparkan oleh para ahli  :
  • Pengertian keadilan menurut Aristoteles keadilan adalah suatu tindakan yang terletak diantara memberikan terlalu banyak serta juga sedikit dalam artian ialah memberikan sesuatu kepada pada tiap-tiap orang sesuai dengan apa yang menjadi haknya.
  • Pengertian keadilan menurut Plato pengertian keadilan ialah diluar kemampuan manusia biasa yangmana keadilan tersebut hanya terdapat hanya di dalam hukum dan juga perundang-undangan yang dibuat oleh para-para ahli yang khususnya memikirkan hal tersebut. 
  • Pengertian keadilan menurut Frans Magnis Suseno pengertian keadilan merupakan suatu keadaan antarmanusia yang diperlakukan ialah dengan sama, sesuai dengan hak serta kewajibannya.

Macam-Macam Keadilan

1. Macam-macam Keadilan Secara Umum adalah sebagai berikut 

  • 1. Keadilan Komunikatif (Iustitia Communicativa)
    Pengertian keadilan komunikatif ialah suatu keadilan yang memberikan kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang menjadi haknya dengan berdasarkan hak seseorang pada suatu objek tertentu. 
  • 2. Keadilan Distributif (Iustitia Distributiva)
    Pengertian keadilan distributif ialah suatu keadilan yang memberikan kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang menjadi hak dari suatu subjek hak yakni individu. Keadilan distributif merupakan suatu keadilan yang menilai dari proporsionalitas atau juga kesebandingan berdasarkan jasa, kebutuhan, serta juga kecakapan. 
  • 3. Keadilan Legal (Iustitia Legalis)
    Pengertian keadilan legal ialah suatu keadilan menurut undang-undang yangmana objeknya ialah masyarakat yang dilindungi oleh UU untuk kebaikan bersama (banum commune). 
  • 4. Keadilan Vindikatif (Iustitia Vindicativa)
    Pengertian keadilan vindikatif ialah suatu keadilan yang memberikan hukuman atau juga denda sesuai dengan pelanggaran atau juga kejatahannya.
  • 5. Keadilan Kreatif (Iustitia Creativa)
    Pengertian keadilan kreatif ialah suatu keadilan yang memberikan tiap-tiap orang dengan berdasarkan bagiannya yang berupa suatu kebebasan untuk dapat menciptakan kreativitas yang dipunyai pada berbagai bidang kehidupan.
  • 6. Keadilan Protektif (Iustitia Protektiva)
    Pengertian keadilan protektif ialah suatu keadilan dengan memberikan penjagaan atau  juga perlindungan kepada pribadi-pribadi dari tindak sewenang-wenang oleh pihak lain.

2. Macam atau jenis keadilan menurut Teori Aristoteles ialah sebagai berikut :

  • 1. Keadilan Komunikatif Pengertian keadilan komunikatif ialah suatu perlakuan kepada seseorang tanpa melihat jasa-jasanya.
  • 2. Keadilan Distributif Pengertian keadilan distributif ialah suatu perlakuan kepada seseorang sesuai dengan jasa-jasa yang sudah diperbuat.
  • 3. Keadilan Kodrat Alam Pengertian keadilan kodrat alam ialah suatu perlakukan kepada seseorang yang sesuai dengan suatu hukum alam.
  • 4. Keadilan Konvensional Pengertian keadilan konvensional ialah suatu keadilan yang terjadi yangmana seseorang sudah mematuhi peraturan perundang-undangan.
  • 5. Keadilan Perbaikan Pengertian keadilan perbaikan ialah suatu keadilan yang terjadi yangmana seseorang sudah mencemarkan nama baik orang lain.

3. Macam-macam atau jenis-jenis keadilan menurut Teori Plato adalah sebagai berikut :

  1. Keadilan Moral : Pengertian keadilan moral ialah suatu keadilan yang terjadi jika mampu memberikan perlakukan yang seimbang antara hak serta kewajibannya.
  2. Keadilan Prosedural : Pengertian keadilan prosedural ialah suatu keadilan yang terjadi jika seseorang sudah melaksanakan perbuatan sesuai dengan tata cara yang diharapkan.

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai pengertian keadilan dan macam jenis keadilan , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku.org

4 Pengertian Pengertian Pers Menurut Para Ahli

Pengertian Pengertian Pers


4 Pengertian Pengertian Pers Menurut Para Ahli - Pada kesempatan kali ini pendidikanku.net akan membahas mengenai pengertian pers , pengertian pers menurut para ahli , macam-macam fungsi pers, yang dibahas dengan singkat dan mudah untuk dapat dimengerti.


Pengertian Pers Secara Umum merupakan suatu media massa yang melaksanakan aktivitas atau kegiatan jurnalistik didalam bentuk tulisan, suara, serta gambar dan juga data dan grafik dengan menggunakan media elektronik serta media cetak dan lain sebagainya. 
4 Pengertian Pengertian Pers Menurut Para Ahli
Pengertian Pers

Pers didalam etimologi, kata pers (Belanda), presse (prancis), Press (inggris), sedangkan kata pers didalam bahas latin ialah suatu pressare dari kata premere artinya "tekan" atau juga "cetak". definisi pers dengan secara terminologisnya ialah suatu  media massa cetak atau juga media cetak. Istilah dari pers dikenal ialah sebagai salah satu jenis media massa atau juga media komunikasi massa yang sudah lama dikenal oleh masyarakat serta juga tidak hanya itu istilah pers juga lazim dikaitkan dengan surat kabar (newspaper) atau juga  majalah (magazine).

Pengertian Pers Menurut Para Ahli - Pengertian pers menurut Weiner, menggemukakan bahwa pengertian pers adalah suatu wartawan cetak atau juga media cetak publistas atau juga peliputan berita, serta juga media mesin cetak. Pengertian Pers menurut Oemar Seno Adji pakar komunikasi itu membagi pengertian pers dalam arti sempit serta juga pengertian pers dalam arti luas, 


  1. pengertian pers didalam arti sempit merupakan penyiaran-penyiaran pikiran, gagasan, atau juga berita-berita dengan kata bertulis, sedangkan 
  2. pengertian pers didalam arti luas ialah memasukkan didalamnya sebuah media massa communications yang memancarkan pikiran serta juga perasaan orang baik dengan kata yang tertulis ataupun juga dengan lisan.


Pengertian Pers dan Fungsi Pers
"Pengertian Pers dan Fungsi Pers"

Pengertian Pers Menurut Para Ahli - Pengertian pers menurut Gamle & Gamle ialah suaut bagian komunikasi diantara manusia (human communication), yang berarti, media adalah suatu saluran atau juga sarana didalam memperluas serta juga memperjauh jangkauan proses penyampaian pesan antar manusia. Pengertian pers menurut UUD No. 40 Tahun 1999 yang berbunyi bahwa pengertian pers ialah suatu lembaga sosial atau juga  wahana komunikasi massa yang melaksanakan aktivitas dan kegiatan jurnalistik yang meliputi ialah, 

  1. mencari
  2. memperoleh
  3. memiliki
  4. menyimpan
  5. mengolah
  6. dan menyampaikan informasi baik , 
dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara serta juga gambar serta data serta grafik maupun dalam bentuk lainnya 

dengan menggunakan media cetak atau juga media elektronik, dan juga segala jenis saluran yang tersedia.

Pers mempunyai fungsi atau peranan di indonesia serta dimasyarakat. Fungsi Pers adalah sebagai berikut :

1. Fungsi Pers Secara Umum

  1. Memberikan informasi
  2. Memberikan kontrol
  3. Menghubungkan atau menjembatangi suara-suara rakyat
  4. Memberikan hiburan
  5. Menambah wawasan


2. Fungsi Pers di Indonesia

  1. Sebagai Media atau saluran formasi kepada masyarkat
  2. Sebagai Media atau saluran bagi opini publik serta  debat publik
  3. Sebagai Media atau saluran Investigasi terhadap masalah-masalah publik
  4. Sebagai Media atau saluran pembelajaran
  5. Sebagai Media atau saluran kebijakan publik kepada masyarakat serta program pemerintah
  6. Sebagai  Memajukan kesejahteraan bangsa


3. Fungsi Pers sebagai Media informasi
Fungsi pers didalam media informasi adalah pers memberikan serta juga menyebarluaskan hal-hal yang perlu  diketahui yaitu informasi

4. Fungsi Pers sebagai Media Pendidikan,
Fungsi pers didalam media pendidikan adalah pers didalam melakukan suat penyebarluaskan informasi yang mendidik dengan tulisan-tulisan atau juga pemberitaan yang mengandung ilmu pengetahuan

5. Fungsi Pers sebagai Media Intertaiment,
Fungsi pers didalam media intertaiment adalah pers ialah sebagai wahana hiburan dengan menampilkan berbagai macam aktivitas dari artis, selebritis, serta juga tampilan-tampilan yang menarik

6. Fungsi Pers sebagai Media kontrol sosial,
Fungsi pers ialah sebagai media kontrol sosial adalah memaparkan peristiwa yang buruk, keadaan-keadaan yang melanggar hukum, supaya peristiwa tersebut tidak terulang lagi dan juga membuat kesadaran masyarakat.

7. Fungsi Pers sebagai Lembaga Ekonomi
Fungsi pers ialah sebagai lembaga ekonomi ialah pers merupakan perusahaan yang bergerak didalam bidang penerbitan yang menyajikan suatu berita yang bernilai jual tinggi serta juga melakukan periklanan yang menambah keuntungan pers.

Sekian dan Terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian pers , pengertian pers menurut para ahli , macam-macam fungsi pers , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari pendidikanku.org

Pengertian Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler

Pengertian Imigrasi, emigrasi, Terlengkap

Pengertian Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler - berikut ini adalah pengertian dari Pengertian Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler , antar lain sebagai berikut :
  • Pengertian Imigrasi
   Pengertian Imigrasi merupakan suatu perpindahan orang atau penduduk dari satu tempat atau negara luar ke dalam negeri, dengan tujuan ialah menetap. Orang yang melakukan imigrasi tersebut disebut imigran. Contoh orang singapure pindah dan menetap ke Indonesia
  • Pengertian Emigrasi
   Pengertian Emigrasi merupakan suatu  perpindahan orang atau penduduk dari suatu wilayah atau negara asal ke negara luar dengan tujuan ialah bekerja atau menetap. Orang yang melakukan emigrasi tersebut disebut dengan emigran. Sebagai contoh orang Indonesia pergi ke Singapure dan menjadi tenaga kerja Indonesia.

    Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler
    Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler
  • Pengertian Remigrasi
    Pengertian Remigrasi merupakan suatu  perpindahan atau juga pemulangan suatu orang atau penduduk asing ke negara asalnya. Sebagai Contoh TKI di Singapure dipulangkan kembali ke Indonesia.
  • Pengertian Urbanisasi
    Pengertian Urbanisasi merupakan suatu  perpindahan penduduk dari desa ke kota dengan tujuan  ialah menetap atau juga mencari pekerjaan. Contoh penduduk dari desa di daerah medan pergi ke Jakarta.
  • Pengertian Transmigrasi.
    Pengertian Transmigrasi merupakan suatu  perpindahan penduduk dari pulau yang padat ke daerah atau  pulau yang masih jarang penduduknya. Contoh penduduk dari pulau Sumatra pindah ke pulau Papua.
  • Pengertian Sirkuler
   Pengertian Sirkuler merupakan suatu  gerak penduduk dari suatu wilayah yang menuju wilayah lain dengan tidak ada niatan atau tujuan menetap di daerah tujuan. Contoh di Indonesia (menurut dari batasan sensus penduduk) sirkuler tersebut dapat didefinisikan ialah sebagai gerak penduduk yang melintasi suatu batas provinsi menuju ke provinsi lain dalam jangka waktu ialah 6 bulan.

Sekian dan terimakasih Sudah Membaca Tentang Pengertian  Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler Semoga Dapat bermanfaat untuk anda , Salam Hangat dari Pendidikanku.org

10 Pengertian Konstitusi Menurut Para Ahli Serta Fungsi Dan Tujuannya

Pengertian Konstitusi

10 Pengertian Konstitusi Menurut Para Ahli - pengertian konstitusi secara umum ialah suatu naskah ataupun dokumen yang didalamnya memuat keseluruhan peraturan-peraturan dasar mengenai penyelenggaraan ketatanegaraan didalam suatu negara.
Pengertian Konstitusi
Pengertian Konstitusi


Pengertian konstitusi dalam arti luas ialah keseluruhan dari ketentuan-ketentuan dasar maupu hukum dasar (menurut Bolingbroke), Sedangkan pengertian konstitusi dalam arti sempit ialah piagam dasar ataupun UUD, yakni suatu dokumen lengkap tentang peraturan-peraturan dasar negara (menurut Lord Bryce). 

Pengertian konstitusi secara etimologi ialah yang berasal dari bahasa latin ialah "constitutio," constituere" yang berarti membentuk. Istilah konstitusi tersebut pada zaman dahulu digunakan oleh kaisar romawi untuk melakukan perintah-perintah yang diketahui sebagai constitution principum. sedangkan di italia istilah konstitusi tersebut menunjukkan oada undang-undang dasar atau "Diritto Constitutionale" dan juga dalam bahasa belanda disebut dengan Grondwet. Dalam kelengkapannya konstitusi yang menggambarkan suatu ketatanegaraan suatu negara yang berupa suatu kumpulan peraturan untuk membentuk atau mengatur atau juga memerintah negara. 

Pengertian Konstitusi Menurut Definisi Para Ahli


 Pengertian konstitusi menurut para ahli yakni sebagai berikut:
  • Menurut  Prof. G.J. Wolholf Konstitusi ialah undang-undang yang tertinggi dalam suatu negara, yang memuat dasar-dasar dari seluruh sistem hukum dalam negara itu. 
  • Menurut  K.C. Wheare F.B.E.  Istilah konstitusi tersebut pada umumnya ialah dipergunakan untuk menunjuk pada seluruh peraturan tentang ketatanegaraan suatu negara yang secara keseluruhan akan dapat menggambarkan sistem ketatanegaraan.
  • Menurut Prof. Miriam Budiarjo menggemukakan bahwa pengertian konstitusi ialah keseluruhan peraturan, baik itu yang tertulis ataupun tidak tertulis yang mengatur secara mengikat cara-cara bagaimana suatu pemerintah dapat diselenggarakan dalam suatu masyarakat. 
  • Menurut  Boling broke  Pengertian konstitusi ialah kumpulan hukum, lembaga, dan juga kebiasaan yang berasal dari suatu prinsip-prinsip tertentu yang menyusun suatu sistem umum dan juga masyarakat setuju untuk diperintah menurut sistem itu. 
  • Menurut  Paul B. Barthollomew konstitusi ialah seperangkat hukum-hukum fundamental dan juga prinsip-prinsip yang mengatur bagaimana sebuah pemerintah politis dapat dijalankan. 
  • Menurut  Sri Soemantri  pengertian konstitusi ialah suatu naskah yang memuat suatu bangunan negara dan juga sendi-sendi sistem dalam suatu pemerintahan negara. 
  • Menurut  Herman Finer Pengertian konstitusi menurut Herman finer tersebut tertuang dalam bukunya yang berjudul "Theory and Pratice of Modern Government", menamakan Undang-Undang Dasar ialah sebagai "riwayat hidup suatu hubungan kekuasaan". 
  • Menurut  E.C.S. Wade pengertian konstitusi ialah suatu naskah yang memaparkan suatu rangka dan juga tugas-tugas pokok dari badan-badan pemerintahan dalam suatu negara dan juga menentukan pokok-pokok cara kerja badan-badan tersebut. 
  • Choirul Anwar pengertian konstitusi ialah fundamental law mengenai pemerintahan suatu negara dan juga nilai-nilai fundamentalnya.

Demikian 10 Pengertian Konstitusi Menurut Para Ahli dari Pendidikanku.org semoga dapat bermanfaat untuk anda

Pengertian Pajak Terlengkap Menurut Para Ahli

Pengertian Pajak

Pengertian Pajak Menurut Para Ahli -  pengertian Pajak secara umum dapat diartikan ialah sebagai iuran ataupun pungutan yang dilakukan oleh pemerintah dari masyarakat dengan berdasarkan Undang-Undang dan juga hasilnya akan digunakan untuk pembiayaan pengeluaran umum pemerintah dengan ataupun tanpa balas jasa yang ditunjukan secara langsung.

Pengertian Pajak
Pajak

Pengertian Pajak Menurut Definisi Para Ahli

Beberapa Pengertian Pajak , ialah sebagai berikut :
  • Pengertian Pajak menurut Pasal 1, Undang-Undang No.28 Tahun 2007 
    Pajak ialah kontribusi wajib pada negara yang terhutang oleh orang maupun badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, yang mana dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan juga digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya didalam kemakmuran rakyat.
  • Pengertian Pajak menurut Prof. Dr. Adriani.
    Pajak ialah iuran masyarakat kepada negara yang dapat dipaksakan dan juga terhutang oleh yang wajib membayarnya dengan menurut Peraturan Undang-Undang dengan tidak mendapat imbalan kembali yang langsung dapat ditunjukan dan  juga digunakan untuk membiayai pengeluaran umum pemerintah.
  • Pengertian Pajak menurut Prof. Dr. Rachmat Soemitro, SH.
    Pajak ialah iuran rakyat kepada kas negara dengan berdasarkan Undang-Undang dengan tidak mendapatkan jasa timbal secara langsung yang dapat ditunjukkan dan juga dapat digunakan untuk membayar pengeluaran umum.
  • Pengertian Pajak menurut Smeets.
    Pajak ialah prestasi kepada pemerintah yang terhutang dengan melalui norma-norma umum dan juga dapat dipaksakan tanpa adanya suatu kontraprestasi yang ditunjukan dalam hak individual untuk dapat membiayai pengeluaran rutin pemerintah.
  • Pengertian Pajak menurut Suparman Sumawidjaya.
    Pajak ialah iuran wajib masyarakat yang berupa barang yang dipungut oleh penguasa berdasarkan dengan norma hukum yang berguna untuk menutupi biaya produksi barang dan juga jasa kolektif dalam mencapai kesejahteraan umum.
  • Pengertian Pajak menurut Sommerfeld Ray M, Anderson Herschel M, Brock Horace R.
    Pajak ialah suatu pengalihan sumber dari sektor swasta kesektor pemerintah, yang bukan akibat dari pelanggaran hukum namun wajib dilaksanakan, berdasarkan ketentuan yang sudah ada atau ditentukan dan juga tanpa mendapat imbalan secara langsung dan juga proporsional, supaya pemerintah dapat melaksanakan dan juga menjalankan tugas pemerintahan.

Unsur-unsur pajak 

pengertian Pajak - Unsur-unsur dalam pajak yang terdapat didalam Pengertian Pajak, ialah sebagai berikut :
  • Pajak dipungut harus berdasarkan dengan peraturan Undang-Undang dan juga peraturan pelaksanaannya.
    Pajak digunakan ialah sebagai keperluan pembiayaan umum suatu pemerintah (pembiayaan rumah tangga negara) didalam menjalankan dan juga dalam menyelesaikan fungsi pemerintahan.
  • Tidak diperuntukan untuk menerima suatu imbalan ataupun adanya kontra prestasi individual oleh pemerintah.
    Sifat pajak juga dapat dipaksakan, yang mana disebabkan oleh adanya pada suatu kejadian, keadaan dan juga perbuatan yang memberikan kedudukan tertentu pada seseorang.
  • Pungutan pajak ialah dilakukan oleh negara (baik itu pemerintah pusat ataupun  pemerintah daerah).
    Didalam Pengertian Pajak, ada peranan pajak didalam pembangunan yakni pajak berhubungan erat didalam pembangunan nasional baik itu kepada sektor swasta ataupun sektor umum. 

Fungsi Dalam Pengertian Pajak

pengertian Pajak - Terdapat 2(dua) fungsi pajak didalam Pengertian Pajak yakni sebagai berikut :
  1. Sebagai budgetair
  2. Sebagai regulasi (Pelengakap)
Penjelasan :
  • berfungsi sebagai budgetair, ialah fungsi utama didalam pajak yang digunakan ialah sebagai suatu alat untuk dapat memasukkan dana atau kas secara optimal ke kas negara sesuai dengan waktu yang akan digunakan didalam pembiayaan pengeluaran negara yang dengan berdasarkan undang-undang perpajakan berlaku.
  • berfungsi regulasi maksudnya ialah sebagai fungsi pelengkap didalam pajak dimana pajak yang digunakan sebagai suatu alat untuk dapat melaksanakan ataupun mengatur kebijakan negara untuk dapat mencapai tujuan tertentu dalam bidang ekonomi ataupun sosial.

Pengertian Hukum Pajak

pengertian Pajak - Hukum pajak ialah hukum yang bersifat public didalam mengatur suatu hubungan negara dan juga orang atau badan hukum yang wajib untuk dapat membayar pajak. Selain itu juga, hukum pajak dapat diartikan ialah sebagai keseluruhan dari semua peraturan-peraturan yang mencakup tentang kewenangan pemerintah untuk  dapat mengambil kekayaan seseorang dan juga menyerahkan kembali kepada masyarakat melalui uang atau kas negara.

Hukum pajak dibedakan menjadi dua bagian, yaitu :
  1. Hukum pajak formal ialah  hukum pajak yang memuat adanya suatu ketentuan-ketentuan didalam mewujudkan suatu hukum pajak material menjadi kenyataan.
  2. Hukum pajak material ialah hukum pajak yang memuat mengenai suatu ketentuan-ketentuan terhadap siapa yang akan dikenakan pajak dan juga siapa yang dikecualikan dengan pajak dan juga berapa yang harus dibayar.
Terima Kasih Sudah Membaca Tentang Pengertian Pajak Terlengkap Menurut Para Ahli Semoga Dapat bermanfaat untuk anda pembaca Pendidikanku

Blog Archive