Showing posts with label IPS. Show all posts
Showing posts with label IPS. Show all posts

Pengertian Apatis, Ciri, Penyebab, Dampak & Menurut Ahli

Pendidikanku.Org - Kesempatan ini kita akan membahas megnenai Apatis, penjelasan selengkapnya mengenai Apatis ini akan diuraikan selengkapnya sebagai berikut :

Pengertian Apatis, Ciri, Penyebab, Dampak & Menurut Ahli

Pengertian Apatis

Secara umum, arti apatis ini merupakan suatu kondisi psikologis yangmana seseorang itu kehilangan motivasi, tidak tanggap, acuh tak acuh (tidak perduli) terhadap aspek emosional, sosial, atau juga kehidupan fisik.
Pendapat lain juga mengatakan bahwa pengertian apatis ini merupakan suatu keadaan psikologis yang mana seseorang atau individu tersebut tidak perduli terhadap aspek-aspek penting di dalam kehidupan manusia, seperti misalnya aspek emosional, fisik, serta kehidupan sosial.
Apatis ini merupakan reaksi umum terhadap stress yang bisa/dapat berpusat terhadap objek tertentu, misalnya seperti kepada seseorang, aktivitas, atau juga lingkungan. Sikap apatis ini sering dikaitkan dengan adanya depresi, serta bisa juga merupakan refleksi atas kurang berminatnya seseorang itu terhadap hal-hal yang dianggapnya  tidak penting.

Pengertian Apatis Menurut Para Ahli

Supaya dapat lebih memahami mengenai apa itu arti apatis, maka kita dapat merujuk pada beberapa pendapat para ahli diantaranya sebagai berikut ini:

1. Menurut Fritz Solmitz

Arti dari apatis ini ialah suatu ketidakpedulian individu disebabkan karna tidak memiliki minat khusus terhadap aspek-aspek tertentu, seperti misalnya aspek fisik, emosional, serta kehidupan sosial.

2. Menurut Albertine Minderop

Pengertian apatis ini merupakan suatu sikap seseorang yang menarik diri serta seakan-akan pasrah terhadap suatu keadaan.

3. Menurut Luis Rey

Di dalam bidang ilmu psikologi, arti apatis ini merupakan suatu kondisi kejiwaan seseorang atau individu yang ditandai dengan adanya ketidaktertarikan, ketidakpedulian, atau juga ketidakpekaan terhadap kehidupan sosial, emosional, atau juga fisik.

4. Littre dan Robin

Dalam ilmu kedokteran, menurut Littre & Robin, arti apatis ini merupakan suatu kondisi psikologis individu yang mempunyai ketumpulan moral, tidak sensitif terhadap adanya kesenangan, rasa sakit, serta malas bergerak.

Ciri-Ciri Orang Apatis

Individu yang sedang mengalami kondisi psikologi yang apatis pada umumnya itu menunjukkan ciri-ciri yang sama. Adapun beberapa ciri umum orang apatis itu diantaraya sebagai berikut:
  1. Kehilangan minat atau juga ketertarikan terhadap banyak hal di dalam hidupnya.
  2. Tidak perduli dengan aspek-aspek penting di dalam kehidupan manusia, seperti misalnya aspek emosional, sosial, atau kehidupan fisik.
  3. Kehilangan motivasi serta gairah terhadap hal-hal yang dulunya itu dianggap menarik serta menyenangkan.
  4. Tidak peka atau juga tidak perduli terhadap orang lain serta keadaan lingkungan sekitarnya.

Penyebab Apatis

Sikap apatis pada seseorang itu dapat disebabkan oleh bermacam hal dari pengalaman hidupnya. Adapun beberapa penyebab seseorang itu menjadi apatis ialah sebagai berikut:
  1. Tidak percaya lagi pada orang lain; hal tersebut terjadi disebabkan karna seseorang itu terlalu sering dikecewakan serta merasa dikhianati oleh orang yang disayangi atau juga orang yang dipercaya.
  2. Tekanan emosional; hal tersebut dapat disebabkan oleh karena seseorang itu menerima perilaku yang tidak menyenangkan dari orang lain, misalnya seperti dirundung terus menerus.
  3. Kekurangan fisik; tidak jarang seseorang itu menjadi apatis disebabkan karna kehilangan rasa percaya diri. Misalnya saja seperti kekurangan fisiknya dan menjadi cibiran orang lain di lingkungan hidupnya yang hal tersebut membuatnya kehilangan rasa percaya diri.
  4. Kurang kasih sayang; orang yang kurang kasih sayang biasanya itu bisa/dapat menyebabkan seseorang menjadi apatis.

Dampak Sikap Apatis

Sikap apatis ini dapat terjadi di dalam berbagai bidang kehidupan manusia, mulai dari kehidupan pribadi, sosial, politik, negara, serta lain-lain. Dalam banyak hal, sikap apatis ini akan merugikan diri sendiri serta termasuk orang-orang yang berada di lingkungannya orang yang apatis.
Secara umum, dibawah ini merupakan beberapa dampak negatif dari sikap apatis, diantaranya ialah sebagai berikut :
  1. Kurangnya kontrol sosial disebabkan karna orang apatis ini tidak perduli atau tidak berminat pada segala macam hal.
  2. Orang apatis serta orang-orang itu di sekitarnya cenderung sulit untuk dapat berkembang menjadi lebih baik sebab  kurangnya kesadaran atau kepedulian terhadap diri sendiri, orang lain, serta juga lingkungan sekitarnya.
  3. Meningkatkan potensi timbulnya individualisme di dalam suatu masyarakat sehingga tiap-tiap orang tidak perduli amtara satu bisa berpotensi dalam menimbulkan masalah yang lebih besar, misalnya seperti perselisihan atau juga perpecahan di tengah-tengah masyarakat.
Sekian dan terima kasih sudah membaca megnenai Pengertian Apatis, Ciri, Penyebab, Dampak dan Menurut Ahli, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk  anda.
Read more

Pengertian Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler

Pengertian Imigrasi, emigrasi, Terlengkap

Pengertian Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler - berikut ini adalah pengertian dari Pengertian Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler , antar lain sebagai berikut :
  • Pengertian Imigrasi
   Pengertian Imigrasi merupakan suatu perpindahan orang atau penduduk dari satu tempat atau negara luar ke dalam negeri, dengan tujuan ialah menetap. Orang yang melakukan imigrasi tersebut disebut imigran. Contoh orang singapure pindah dan menetap ke Indonesia
  • Pengertian Emigrasi
   Pengertian Emigrasi merupakan suatu  perpindahan orang atau penduduk dari suatu wilayah atau negara asal ke negara luar dengan tujuan ialah bekerja atau menetap. Orang yang melakukan emigrasi tersebut disebut dengan emigran. Sebagai contoh orang Indonesia pergi ke Singapure dan menjadi tenaga kerja Indonesia.

    Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler
    Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler
  • Pengertian Remigrasi
    Pengertian Remigrasi merupakan suatu  perpindahan atau juga pemulangan suatu orang atau penduduk asing ke negara asalnya. Sebagai Contoh TKI di Singapure dipulangkan kembali ke Indonesia.
  • Pengertian Urbanisasi
    Pengertian Urbanisasi merupakan suatu  perpindahan penduduk dari desa ke kota dengan tujuan  ialah menetap atau juga mencari pekerjaan. Contoh penduduk dari desa di daerah medan pergi ke Jakarta.
  • Pengertian Transmigrasi.
    Pengertian Transmigrasi merupakan suatu  perpindahan penduduk dari pulau yang padat ke daerah atau  pulau yang masih jarang penduduknya. Contoh penduduk dari pulau Sumatra pindah ke pulau Papua.
  • Pengertian Sirkuler
   Pengertian Sirkuler merupakan suatu  gerak penduduk dari suatu wilayah yang menuju wilayah lain dengan tidak ada niatan atau tujuan menetap di daerah tujuan. Contoh di Indonesia (menurut dari batasan sensus penduduk) sirkuler tersebut dapat didefinisikan ialah sebagai gerak penduduk yang melintasi suatu batas provinsi menuju ke provinsi lain dalam jangka waktu ialah 6 bulan.

Sekian dan terimakasih Sudah Membaca Tentang Pengertian  Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler Semoga Dapat bermanfaat untuk anda , Salam Hangat dari Pendidikanku.org
Read more

Pengertian Devisa, Jenis, Fungsi, Manfaat dan Sumber Devisa

Pendidikanku.Org - Kesempatan ini kita akan membahas mengenai Devisa, adapun point-point yang akan dijadikan pelengkap dari artikel ini ialah jenis, fungsi, manfaat dan sumber devisa, penjelasan selengkapnya akan diuraikan sebagai berikut :
Pengertian Devisa, Jenis, Fungsi, Manfaat dan Sumber Devisa

Pengertian Devisa

Secara umum, pengertian devisa ini ialah sejumlah valuta asing atau emas yang bisa/dapat digunakan dalam melakukan transaksi pembayaran dengan luar negeri yang diterima serta diakui oleh dunia internasional.

Pendapat lain juga mengatakan pengertian devisa ini merupakan kekayaan yang dimiliki oleh suatu negara itu dalam bentuk mata uang asing atau barang yang bisa/dapat digunakan untuk membiayai transaksi perdagangan internasional.

Namun, tidak semua mata uang asing yang terdapat di Indonesia itu bisa disebut sebagai devisa. Hanya mata uang asing yang beredar di dalam negeri dan Bank Sentral (BI) yang mempunyai catatan kurs resmi bisa/dapat disebut dengan devisa.

Beberapa yang termasuk devisa terdiri dari;

  1. Surat-surat berharga, yakni  surat-surat yang berlaku dalam pembayaran Internasional.
  2. Valuta asing, yakni  mata uang yang diterima dan diakui oleh semua negara di dunia seperti Poundsterling (Inggris), Franc (Prancis), US Dollar, Euro (Eropa),  Yen (Jepang), Deutsche Mark (Jerman).

 Jenis-Jenis Devisa

Beberapa jenis devisa itu dapat dibedakan dengan berdasarkan kategori tertentu. Mengacu pada pengertian devisa yang diuraikan di atas, adapun beberapa jenis devisa ini diantaranya sebagai berikut:

A. Jenis Devisa Berdasarkan Sumbernya

  1. Devisa Kredit, ini merupakan sebuah devisa yang sumbernya itu berasal dari pinjaman (kredit) luar negeri. Contoh seperti, pemerintah Indonesia yang melakukan pinjaman dari Bank Dunia, pinjaman itu kemudian dialirkan ke masyarakat ke dalam bentuk devisa kredit.
  2. Devisa Umum, ini merupakan sebuah devisa yang diperoleh tanpa disertai kewajiban untuk mengembalikannya. Contoh seperti, ekspor, penerimaan modal, pengadaan jasa-jasa.

B. Jenis Devisa Berdasarkan Wujudnya

  1. Devisa Kartal, ini merupakan sebuah devisa yang wujudnya itu dalam bentuk uang kertas serta  uang logam.
  2. Devisa Giral, ini merupakan sebuah devisa yang wujudnya itu dalam bentuk surat-surat berharga. Contoh seperti; cek, wesel, IMO (Internasional Money Order), dan lainnya.

Fungsi Devisa Secara Umum

Devisa ini dapat digunakan ialah sebagai indikator kekuatan ekonomi suatu negara. Selain dari itu, terdapat beberapa fungsi devisa dalam suatu negara, diantaranya sebagai berikut :

1. Alat Pembayaran Perdagangan Internasional

Devisa ini dapat membantu proses transaksi perdagangan antar negara (ekspor dan impor). Dengan kata lain, devisa ini bisa berfungsi yakni sebagai mata uang kedua bagi suatu negara pada saat melakukan pengadaan barang dari luar negeri.

2. Alat Pembiayaan Hubungan Internasional

Di dalam pelaksanaan hubungan antar negara tentunya itu membutuhkan berbagai biaya. Pembiayaan berbagai kegiatan atau aktivitas yang berkaitan dengan hubungan internasional itu berasal dari devisa negara. Misalnya sepertia aktivitas/kegiatan diplomatik antar negara, perjalanan dinas, serta juga kegiatan lainnya di luar negeri.

3. Alat Pembayaran Utang Luar Negeri

Suatu negara itu akan memanfaatkan kekayaannya untuk berbagai kepentingan perekonomian, misalnya seperti melakukan percepatan pembangunan atau juga membayar utang luar negeri. Dalam hal ini, devisa tersebut dapat berfungsi ialah sebagai alat pembayaran utang luar negeri.

4. Sumber Pendapatan Negara

Selain sebagai alat pembayaran, devisa ini juga berfungsi ialah sebagai salah satu sumber keuangan suatu negara. Dalam hal ini, devisa itu diperuntukkan bagi pembangunan nasional serta peningkatan perekonomian negara.

Manfaat Devisa

Dari penjelasan yang diuraikan kita tau fungsi dari devisa ini. Mengacu pada pengertian serta fungsi devisa, dibawah ini merupakan beberapa manfaat devisa diantaranya ialah sebagai berikut:

  1. Untuk membantu pada proses pengadaan barang dari luar negeri (impor).
  2. Untuk membantu pada proses penjualan barang ke luar negeri (ekspor).
  3. Untuk membantu pada proses pembayaran cicilan utang luar negeri.
  4. Untuk membiayai segala macam kegiatan atau aktivitas perdagangan yang dilakukan di luar negeri.
  5. Untuk membayar biaya perjalanan perwakilan suatu negara di luar negeri. Misalnya seperti; duta besar, konsulat, serta lainnya.
  6. Untuk membayar biaya akomodasi atlit olah raga ke luar negeri, studi banding, serta kegiatan atau aktivitas lainnya.

Sumber Devisa 

Terdapat beberapa kegiatan atau aktivitas internasional yang dapat menjadi sumber devisa suatu negara. Dibawah ini merupakan beberapa sumber devisa diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Ekspor Barang dan Jasa

Kegiatan ini adalah salah satu sumber devisa terbesar pada suatu negara. Negara yang melakukan ekspor barang sertajasa ke negara lain itu akan mendapatkan keuntungan dari kegiatan/aktivitas tersebut. Semakin banyak barang serta jasa yang diekspor, maka pendapatan negara dari devisa itu juga akan semakin besar.

2. Imbalan Atas Jasa di Luar Negeri

Terdapat beberapa negara tertentu yang menjual jasa di negara lain, misalnya seperti Singapura. Singapura ini merupakan salah satu negara yang mengandalkan jasa perdagangan yakni sebagai sumber utama devisa. Beberapa dari contoh jasa tersebut seperti; jasa pengiriman barang, jasa perbankan, pelabuhan kapal laut, serta lain-lain.

3. Kegiatan Pariwisata

Turis dari mancanegara ini tentunya akan menukarkan mata uang negaranya dengan mata uang di negara yang dikunjungi. Pada proses penukaran mata uang itu terjadi pemotongan dengan nilai tertentu yang setelah itu menjadi devisa negara.

Selain dari itu, uang yang ditukarkan itu juga akan digunakan untuk berbagai kegiatan atau aktivitas para turis di negara yang kunjunginya. Dengan begitu, maka semakin banyak pemasukan dari aktivitas/kegiatan para turis di suatu negara.

4. Pungutan Bea Masuk

Pungutan ini ini ialah biaya untuk barang-barang yang masuk ke dalam suatu negara yang berasal dari luar negeri. Dalam hal ini, semakin banyak barang yang masuk ke dalam suatu negara maka pendapatan dari pungutan bea masuk itu akan semakin besar pula.

5. Utang Luar Negeri

Bagi negara-negara yang sedang berkembang, pinjaman dari luar negeri itu dianggap sebagai devisa. Walaupun pinjaman itu harus dikembalikan, utang luar negeri ini masih tetap dihitung yakni sebagai devisa suatu negara.

6. Hibah, Bantuan, Hadiah dari Luar Negeri

Pemberian hibah, bantuan, atau juga hadiah dari luar negeri biasanya terjadi pada saat terjadi musibah atau juga bencana yang mana bentuknya itu dapat berupa uang atau juga barang. Dalam hal ini, pemberian di dalam bentuk uang itu akan dianggap sebagai devisa negara.

Sedangkan pemberian di dalam bentuk barang itu dapat membantu negara dalam menghemat devisanya disebabkan karna mendapatkan barang yang diperlukan itu tanpa harus mengeluarkan modal.

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Devisa, Jenis, Fungsi, Manfaat dan Sumber Devisa, semoga apa yang diuraikan diatas dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Read more

Pengertian VOC, Latar Belakang, Kebijakan,Pengeruh, Hak dan Tujuan

Pendidikanku.Org - Kesempatan ini kita akan membahas mengenai VOC atau Vereenigde Oostindische Compagnie, penjelasan selengkapnya mengenai VOC ini akan diuraikan sebagai berikut :
Pengertian VOC, Latar Belakang, Kebijakan,Pengeruh, Hak dan Tujuan

Pengertian VOC

VOC adalah singkatan dari Vereenigde Oostindische Compagnie yang berdiri sejak tanggal 20 Maret 1602. VOC adalah kongsi dagang terbesar di nusantara untuk menyatukan perdagangan rempah-rempah dari wilayah timur dalam memperkokoh sebuah kedudukan Belanda di Indonesia.

Latar Belakang VOC

Pada masa penjajahan Belanda, untuk memperkuat serta juga memperluas kekuasaannya di Indonessia, VOC ini diberikan sebuah hak istimerwa yang juga disebut dengan Hak Oktroi. Sehingga VOC ini mampu membuat kebijakan-kebijakan di dalamnya untuk Indonesia.
VOC ini berusaha menguasai daerah pedalaman yang memiliki banyak potensi untuk menghasilkan barang dagangan, tahun 1700-an. Salah satu sasarannya ialah imperialism pedalaman.
VOC ini menjadikan Kerajaan Banten dan juga Mataram sebagai sasaran utama mereka, dikarenakan pada daerah tersebut itu banyak menghasilkan barang komoditas yang amat dibutuhkan oleh VOC, seperti misalnya beras, gula merah, kacang-kacanfan dan juga lada. hingga VOC tersebut menerapkan kebijakan di daerah itu.

Kebijakan VOC di Indonesia

Dibawah ini merupakan kebijakan VOC di Indonesia.
  1. Menguasai pelabuhan serta juga mendirikan benteng guna melaksanakan monopoli perdagangan.
  2. Melaksanakan politik devide et impera (memecah serta menguasai) di dalam rangka menguasai kerajaan di Indonesia.
  3. Guna memperkuat kedudukannya, perlu untuk mengangkat Gubernur Jenderal.
  4. Melakukan sepenuhnya hak Oktroi yang diberi oleh pemerintah Belanda.
  5. Membangun pangkalan atau markas VOC yang semula berada di Banten dan Ambon, dipindah ke kota Jayakarta .
  6. Melaksanakan pelayaran Hongi
  7. Adanya hak ekstirpasi, yang merupakan hak untuk membinasakan tanaman rempah-rempah yang melebihi ketentuan.
  8. Adanya verplichte leverantie (penyerahan wajib) serta juga Prianger stelsel (sistem Priangan).

Pengaruh kebijakan VOC pada Rakyat Indonesia

Adapun pengaruh dari kebijakan yang dibuat oleh VOC untuk rakyat Indonesia, ini diantaranya ialah :
  1. Kekuasaan raja jadi berkurang ataupun juga bahkan didominasi dengan secara keseluruhan pada VOC.
  2. Wilayah kerajaan terpecah-belah itu dengan melahirkan kerajaan dan juga penguasa baru di bawah kendali VOC.
  3. Hak oktroi (istimewa) VOC ini, membuat masyarakat Indonesia itu jadi miskin, serta menderita.
  4. Rakyat Indonesia mengenal ekonomi uang, mengenal sistem pertahanan benteng, etika perjanjian, serta juga prajurit bersenjata modern
  5. Pelayaran Hongi, mampu dikatakan ialah sebagai suatu perampasan, perampokan, perbudakan, serta juga pembunuhan.
  6. Hak ekstirpasi rakyat ini ialah ancaman matinya suatu harapan atau sumber penghasilan yang bisa/dapat berlebih.

Hak istimewa

Hak-hak istimewa yang tercantum pada oktrooi (Piagam/Charta) 20 Maret 1602 diantaranya :
Hak monopoli berdagang serta berlayar di wilayah bagian sebelah timur Tanjung Harapan dan juga sebelah barat Selat Magelhaens dan juga menguasai perdagangan guna kepentingan sendiri
Hak kedaulatan (soevereiniteit) sehingga bisa/dapat bertindak layaknya suatu negara untuk:
  1. Memelihara angkatan perang,
  2. Memaklumkan perang serta mengadakan perdamaian,
  3. Merebut serta menduduki daerah asing di luar Negeri Belanda,
  4. Memerintah daerah itu
  5. Menetapkan ataupun mengeluarkan mata uang sendiri
  6. Memungut biaya pajak.

Tujuan VOC

Tujuan utama VOC ini seperti tercermin pada perundingan 15 Januari 1602 yakni untuk “menimbulkan bencana pada musuh dan keamanan tanah air”. Yang dimaksud musuh saat itu ialah Portugis serta Spanyol yang pada kurun Juni 1580 sampai pada Desember 1640 bergabung menjadi satu kekuasaan yang ingin merebut dominasi perdagangan di Asia.
Untuk sementara waktu, VOC bangsa Belanda tersebut masih menjalin hubungan baik dengan masyarakat Nusantara.

Kebangkrutan serta pembubaran

Sejak pertengahan abad ke-18 VOC kemudian mengalami kemunduran sehingga dibubarkan. Alasannya dari dibubarkannya VOC ini sebagai berikut:
  • Banyak pegawai VOC yang curang serta korupsi
  • Banyak pengeluaran biaya peperangan misalnya seperti perang melawan Hasanuddin dari Gowa
  • Banyak gaji yang wajib dibayar sebab kekuasaan yang luas itu memerlukan pegawai yang banyak
  • Pembayaran (keuntungan) bagi pemegang saham itu ikut memberatkan setelah VOC itu mengalami kekurangan pemasukan
  • Bertambahnya saingan dagang pada Asia serta yang paling utama ialah Inggris serta Perancis
  • Perubahan politik di Belanda dengan berdirinya Republik Batavia pada tahun 1795 yang demokratis serta juga liberal menganjurkan perdagangan bebas.
  • Dengan berdasarkan alasan di atas VOC tersebut dibubarkan tanggal 31 Desember pada tahun 1799 dengan hutang 136,7 juta gulden . Aset-asetnya itu dialihkan pada pemerintahan Belanda.
Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian VOC, Kebijakan, Pengaruh, Hak Istimewa, Tujuan & Pembubaran, semoga apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda.
Read more

Pengertian ekspor dan impor, Tujuan, Manfaat, dan Contohnya

W.ww.Pendidikanku.Org - Dikesempatan ini pendidikanku kembali menshare artikel mengenai apa pengertian ekspor dan impor, tujuan dari ekspor dan impor, manfaat ekspor impor, dan contoh dari ekspor dan impor itu apa? point-point diatas akan dirangkum dengan maksimal, oke langsung saja penjelasan dari ekspor dan impor dibawah ini :
Pengertian Ekspor Impor dan Contohnya
Pengertian Ekspor Impor dan Contohnya

Pengertian Ekspor dan Impor 

Pengertian Ekspor - Ekspor ialah penjualan barang ke luar negeri dengan menggunakan sistem pembayaran, kualitas, kuantitas serta syarat penjualan lainnya yang sudah disetujui oleh pihak eksportir dan importir. atau Pengertian Ekspor lebih sederhananya adalah aktivitas menjual barang dari dalam negeri ke luar negeri. Sepuluh Kelompok hasil industri dengan nilai ekspor terbesar (Milyar US$)
dari situs resmi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
Untuk lebih jelas lagi silahkan buka situs resmi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
Pengertian Impor - Impor ialah aktivitas pembelian barang dari luar negeri ke dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.  Kegiatan Impor in juga sangat dipengaruhi oleh 2 faktor yakni, pajak dan kuota. Tingkat kegiatan impor ini dipengaruhi oleh hambatan peraturan perdagangan. Pemerintah mengenakan pajak (tarif) pada produk-produk impor. Pajak tersebut biasanya langsung dibayar oleh importir, yang setelah itu importir akan membebankan pajak tersebut kepada konsumen dengan menjual produk impor dengan harga lebih tinggi. Itulah salah satu kemungkinan kenapa harga produk atau barang impor terlalu tinggi dari pada produk dalam negeri dan tentu karena kualitas dari produk atau barangnya juga. Pemerintah juga dapat menerapkan dan membatasi kuota (jumlah) pada produk atau barang yang dapat di impor. 
Dikutip dari CNBC INDONESIA Dibawah ini merupakan daftar impor 2018

5 besar impor barang konsumsi 
  1. Daging lembu beku tanpa tulang sebesar US$ 15,1 miliar
  2. Susu bubuk sebesar US$ 11,3 juta
  3. Beras khusus sebesar US$ 4,7 juta
  4. Apel sebesar US$ 4,6 juta
  5. Anggur US$ 4 juta
5 besar impor bahan baku penolong
  1. Peralatan helikopter sebesar US$ 143 juta
  2. Kain katun sebesar US$ 133 juta
  3. Kedelai sebesar US$ 97 juta
  4. Peralatan elektronik lainnya US$ 87 juta
  5. Bagian peralatan elektronik US$ 69 juta
5 besar impor barang modal
  1. Laptop sebesar US$ 67 juta
  2. Telepon sebesar US$ 45 juta
  3. Mesin logam US$ 1,2 juta
  4. Penggilingan US$ 300 ribu
  5. Mesin air panas US$ 200 ribu.

Untuk lebih jelas mengenai contoh atau apa saja produk (barang) ekspor dan impor di Indonesia dapat mengunjungi situs resmi di 
  1. Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Ekspor dan 
  2. Kementrian Perindustrian Republik Indonesia Impor 

Atau bisa juga melihat perkembangan ekspor dan impor di indonesia di situs 
  1. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Ekspor dan impor ini sangat penting, bermanfaat dan tentu memiliki tujuannya masing-masing. Bila kegiatan dari ekspor dan impor berjalan baik, maka ekonomi suatu negara juga akan lebih maju. untuk lebih jelas lagi mengenai Tujuan ekspor dan impor dibawah ini

Tujuan dari ekspor dan impor

Tujuan ekspor dan impor - Setelah mengetahui pengertian dari ekspor dan impor yang sudah dijelaskan diatas, lantas apa tujuan dari ekspor dan impor ini. Dibawah ini adalah tujuan dan Manfaat dari ekspor dan impor.

Tujuan ekspor
  1. Mengendalikan harga produk ekspor dalam negeri
  2. Menciptakan iklim usaha yang kondusif
  3. Menjaga kestabilan kurs valuta asing

Tujuan impor
  1. Mengurangi keluarnya devisa keluar negeri
  2. Memperkuat posisi neraca pembayaran
  3. Memenuhi kebutuhan dalam negeri

Manfaat Ekspor dan Impor

Manfaat ekspor dan impor - Pengertian ekspor dan impor serta tujuannya sudah dipaparkan diatas lantas apa manfaat dari ekspor dan impor ini. Dibawah ini merupakan manfaat dari ekspor dan impor, antara lain sebagai berikut :

Manfaat ekspor
  • Memperluas pasar
  • Menambah devisa negara
  • Memperluas devisa negara
  • Mengenalkan Produk Dalam Negeri
  • Meningkatkan Lapangan Pekerjaan
  • Menjalin Kerjasama Antar Negara
Manfaat impor
  • Memperoleh produk (barang) dan jasa yang tidak bisa dihasilkan.
  • Memperoleh teknologi modern.
  • Memperoleh bahan baku.

Nah dari pengertian ekspor dan impor diatas sudah jelas bukan bahwa dua kegiatan ekspor dan impor memang berhubungan dan punya tujuan serta manfaat yang sangat baik bagi suatu negara. 

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian ekspor dan impor, Tujuan Ekspor impor, Manfaat Ekpor Impor, Contoh Ekspor Impor, Semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku
Read more

Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya

www.pendidikanku.org - Pada Kesempatan ini pendidikanku akan membahas mengenai pengertian KKN (korupsi, kolusi, nepotisme) . untuk penjelasannya sebagai berikut :

Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya

Pengertian Korupsi

Korupsi adalah suatu tindakan yang sangat tidak terpuji dan dapat merugikan suatu bangsa, perbuatan tidak jujur atau penyelewengan yang dilakukan karena adanya suatu pemberian

Faktor penyebab korupsi

Adapun faktor - faktor penyebab korupsi itu terdapat dua (2) diantaranya :

  • Faktor internal
  • Faktor eksternal
Penjelasannya dari faktor korupsi ialah sebagai berikut :

Faktor internal

Faktor internal itu merupakan sebuah sifat yang berasal dari diri kita sendiri. Terdapat beberapa faktor yang terdapat dalam faktor internal ini, diantaranya sebagai berikut :

Sifat Tamak

Sifat tamak adalah sifat yang dipunyai manusia, biasanya sifat ini ingin di tiap-tiap harinya meinginkan kebutuhan yang lebih, namun cenderung selalu kurang akan sesuatu yang sudah di dapatkan.

Gaya hidup konsumtif

Manusia pasti mempunyai kebutuhannya masing masing serta untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut manusia juga harus mengonsumsi kebutuhan primernya sehari-hari, nah yang jadi masalah terkadang dengan perilaku tersebut tidak dapat mengibangi antara pendapatan dengan gaya hidup yang pada akhirnya memunculkan tindak korupsi.

Faktor eksternal

Secara umum penyebab dari korupsi ini banyak juga dari faktor eksternal, penjelasannya dari faktor eksternal ini diantaranya sebagai berikut :

Faktor politik

Faktor politik merupakan  salah satu dari faktor eksternal yang menimbulkan tindak korupsi. Di dalam dunia politik itu selalu saja terjadi persaingan dalam mendapatkan kekuasaan. Tiap-tiap dari anggota politik itu bersaing untuk bisa mendapatkan kekuasaan tertinggi, namun kadang atau sering kali cara untuk mendapatkan kekuasaan itu dilakukan dengan tidak benar, misalnya nya menyuap untuk mendapatkan kekuasaan namun dengan duit atau uang hasil korupsi.

Faktor hukum

Faktor hukum merupakan  salah satu dari faktor eksternal yang dapat menimbulkan tindak korupsi. Mungkin kita sudah sangat sering sekali mendengar dengan kalimat " Hukum Tumpul keatas tapi Lancip kebawah". Kadang dalam hukum sendiri banyak sekali kekurangan dan kelemahan dalam menyelesaikan suatu masalah, hal tersebut sudah banyak sekali dibuktikan dengan adanya praktek suap dalam lembaga hukum. Sehingga dalam hal itu bisa kita lihat bahwa praktek korupsi itu sangatlah mungkin terjadi disebabkan karena banyak nya kelemahan dalam sebuah hukum yang mendiskriminasi sebuah masalah.

Faktor ekonomi

Untuk faktor ekonomi ini sangat biasa dan jelas sekali sebagai penyebab terjadinya tindakan dari korupsi. Manusia hidup itu memang terdapat kebutuhan primer, sekunder dan tersier, Namun tidak banyak manusia lebih condong mengarah kepada kebutuhan sekunder misalnya gaya hidup atau keperluan lain yang sebetul tidak begitu penting yang jika apabila ada peluang untuk korupsi maka akan mendorong mereka untuk melakukan tindakan korupsi tersebut. Baca juga artikel terkait : Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Dan Tersier

faktor organisasi

Faktor organisasi merupakan salah satu dari faktor eksternal penyebab terjadinya tindakan korupsi. Didalam sebuah organisasi yang berdiri, biasanya selalu ada kelemahan dari struktur organisasi, ataupun aturan aturan yang kurang baik, serta juga kurang adanya ketegasan dalam diri seorang pemimpin itu biasanya itu terdapat tindak korupsi yang terjadi  Di dalam suatu struktur organisasi itu akan terjadi suatu tindak korupsi apabila di dalam struktur yang ada itu belum ada rasa kejujuran dan kesadaran diri dari tiap-tiap pengurus ataupun juga anggota.

Pengertian kolusi

Kolusi merupakan suatu bentuk kerjasama antara pejabat pemerintah dengan oknum lain yang dilakukan dengan secara ilegal  (melanggar hukum) untuk bisa mendapatkan keuntungan material bagi mereka.

Di dalam bidang studi ekonomi, kolusi tersebut terjadi di dalam satu bidang industri di saat beberapa perusahaan saingan itu bekerja sama untuk kepentingan mereka bersama. Kolusi sangat paling sering terjadi dudalam satu bentuk pasar oligopoli, yang mana keputusan beberapa perusahaan untuk bekerja sama, itu dapat dengan secara signifikan memengaruhi pasar secara universal. Kartel merupakan kasus khusus dari kolusi berlebihan, yang juga dikenal ialah sebagai kolusi tersembunyi.

Kolusi sendiri adalah sikap serta juga perbuatan tidak jujur dengan membuat kesepakatan dengan secara tersembunyi didalam melakukan kesepakatan perjanjian yang diwarnai dengan pemberian uang atau juga fasilitas tertentu (Gratifikasi) ialah sebagai pelicin agar segala urusannya itu dapat menjadi lancar. Di Indonesia, kolusi tersebut paling sering terjadi dalam proyek pengadaan barang serta juga jasa tertentu (umumnya itu dilakukan pemerintah).

Ciri Kolusi

Ciri-ciri dari kolusi jenis ini adalah:
  • Pemberian uang pelicin dari sebuah perusahaan tertentu kepada oknum pejabat atau juga pegawai pemerintahan supaya perusahaannya itu dapat memenangkan tender pengadaan barang serta juga jasa tertentu. Biasanya, imbalannya tersebut perusahaan tersebut akan kembali ditunjuk untuk proyek berikutnya.
  • Penggunaan broker (perantara) didalam  pengadaan barang serta juga jasa tertentu. Padahal, seharusnya bisa dilaksanakan edngan melalui mekanisme G 2 G (pemerintah ke pemerintah) atau juga bisa G 2 P (pemerintah ke produsen), atau dengan kata lain secara langsung. Broker di sini umumnya adalah orang yang memiliki jabatan atau juga kerabatnya.
Jadi secara garis besar, Kolusi tersebut merupakan  pemufakatan secara bersama untuk melawan hukum antar penyelenggara Negara atau juga antara penyelenggara dengan pihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat serta juga Negara.

Cara pencegahannya ialah perusahaan (atau negara) itu membuat perjanjian kerjasama yang sehat dengan perusahaan (atau negara) lain yang dianggap itu tidak merugikan masyarakat untuk mencegah kolusi.

Pengertian nepotisme

Nepotisme merupakan pemanfaatan jabatan untuk bisa memberikan sebuah pekerjaan, kesempatan, atau juga penghasilan, bagi keluarga atau juga kerabat atau teman dekat pejabat, sehingga karena hal tersebut akan menutup kesempatan bagi orang lain.

Lebih singkatnya Nepotisme berarti lebih mengutamakansaudara atau teman dekat itu dengan berdasarkan hubungan dan bukan berdasarkan kemampuan. Kata nepotisme biasanya dipakai dalam konteks derogatori.

Contohnya Nepostisme :

Misalnya, Ada seseorang manajer dari salah satu perusahaan itu menaikan atau juga mengangkat jabatan karena saudaranya, dan hal tersebut dilakukan bukan dengan kualitasnya tapi berdasarkan Naluri. Kenapa naluri ? karena Pakar-pakar biologi telah mengisyaratkan bahwa tendensi kepada nepotisme itu ialah dengan berdasarkan sebuah naluri, sebagai salah satu bentuk ialah dari pemilahan saudara.

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya, semoga apa yang dipaparkan diatas dapat menambah wawasan anda. terima kasih.
Read more

√ Pengertian Globalisasi, Teori, Ciri, Faktor dan Dampaknya

Pendidikanku.Org - Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Globalisasi, mulai dari pengertian globalisasi secara umum, pengertian globalisasi menurut para ahli, Faktor Globalisasi, dan Dampak Globalisasi, untuk penjelasannya dibawah ini :

Pengertian Globalisasi, Teori, Ciri, Faktor dan Dampaknya

Pengertian Globalisasi

Pengertian globalisasi merupakan suatu proses integrasi internasional yang terjadi disebabkan karena adanya pertukaran pandangan dunia, pemikiran, produk, serta juga berbagai aspek kebudayaan lainnya.

Secara etimologi kata globalisasi ini diambil dari bahasa Inggris, yakni  globalize yang memiliki arti universal atau juga menyeluruh. Penambahan imbuhan “ization” pada kata Globalization ini artinya ialah proses mendunia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa arti globalisasi ini merupakan proses sesuatu (informasi, pemikiran, gaya hidup, serta teknologi) yang mendunia.

Proses globalisasi ini dipengaruhi oleh banyak sekali faktor, diantaranya seperti; teknologi internet, infrastruktur telekomunikasi serta juga transportasi, pertukaran pelajar, dan lain-lain. Pada dasarnya globalisasi ini berhubungan dengan perubahan menyeluruh pada bidang ekonomi, industri, gaya hidup, dan segala macam aspek-aspek kehidupan lainnya. untuk lebih jelasnya dibawah ini  akan dipaparkan pengertian globalisasi menurut beberapa para ahli.

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

Setelah mengerti pengertian globalisasi secara umum dan menurut ettimologinya, dibawah ini akan dipaparkan pengertian globalisasi menurut  para ahli supaya lebih memahami apa arti globalisasi, diantaranya sebagai berikut :

Anthony Giddens

Pengertian globalisasi merupakan intensifikasi hubungan sosial dengan secara mendunia sehingga menghubungkan antara peristiwa atau kejadian di satu lokasi dengan lokasi lainnya dan juga menyebabkan terjadinya perubahan pada keduanya.

Laurence E. Rothernberg

Pengertian globalisasi merupakan suatau percepatan dari intensifikasi interaksi serta juga integrasi antara orang-orang, perusahaan dan juga pemerintah dari negara yang berbeda.

Martin Albrow

Pengertian globalisasi merupakan seluruh proses penduduk yang terhubung ke dalam komunitas dunia tunggal, komunitas global.

Dr. Nayef R.F. Al-Rodhan

Pengertian globalisasi merupakan suatu proses yang melingkupi penyebab, kasus, serta juga konsekuensi dari integrasi transnasional dan juga transkultural kegiatan atau aktivitas manusia dan non-manusia.

Selo Soemardjan

Pengertian globalisasi merupakan suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan juga komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia dalam mengikuti sistem serta juga kaidah-kaidah tertentu yang sama.

Achmad Suparman

Pengertian globalisasi merupakan suatu proses yang menjadikan sesuatu benda atau juga perilaku itu sebagai ciri dari tiap-tiap individu di dunia tanpa dibatasi oleh wilayah.

Teori Globalisasi

Beberapa dari para ahli menjelaskan teorinya mengenai terjadinya globalisasi. Diantara tokoh terkenal yang mengemukakan teori globalisasi ini  ialah Cochrane dan Pain yang menggemukakan bahwa globalisasi ini dipengaruhi oleh tiga pelaku utama, yakni;


  • Para Globalis
    ialah mereka yang percaya bahwa globalisasi ini merupakan suatu kenyataan yang mengandung konsekuansi nyata terhadap bagaimana orang serta lembaga di seluruh dunia ini berjalan.
  • Para Tradisionalis
    ialah mereka yang tidak percaya bahwa globalisasi ini sedang terjadi dan juga menganggapnya sebagai mitos atau juga sesuatu yang dilebih-lebihkan.
  • Para Transformalis
    ialah mereka yang berada di tengah-tengah para globalis serta tradisionalis. Mereka percaya bahwa globalisasi itu sedang berlangsung, namun menganggap pengaruh dari globalisasi itu terlalu dibesar-besarkan oleh para globalis.
Selain dari tokoh diatas, seorang ahli bernama George Ritzer juga menyatakaan teorinya mengenai globalisasi. Menurut George Ritzer, era globalisasi ini ditandai dengan adanya inovasi di bidang komunikasi. Salah satu contohnya yakni ditemukannya televisi serta juga telepon yang pada akhirnya itu membuat masyarakat global menjadi sadar akan  hal itu.

Ciri Ciri Globalisasi

Globalisasi ini mempunyai beberapa ciri, diantaranya sebagai berikut :

Perubahan Dalam Konsep Jarak Ruang dan Waktu

Dengan dukungan teknologi yang berupa televisi, smartphone dan internet komunikasi juga dapat dilakukan secara cepat. informasi-informasi dari satu belahan dunia bisa langsung diketahui oleh seseorang dibelahan dunia lainnya.

Kemajuan dalam bidang transportasi juga dapat membuat jarak ratusan atau juga ribuan kilometer dapat ditempuh dengan waktu beberapa jam atau hanya hitungan hari saja.

Muncul Rasa Saling Ketergantungan Didalam Aspek Ekonomi dan juga  Perdagangan

Hal ini disebabkan oleh adanya pertumbuhan perdaganan internasional serta juga dominasi organisasi seperti WTO atau world trade Organization yang menaungi perdagangan dunia serta lain sebagainya.

Adanya Peningkatan Interkasi Kultural

Dengan melalui televisi serta media lainnya manusia juga dapat mendapat pengetahuan baru serta dapat lebih mengenal keanekaragaman yang ada di dunia luar.


Meningkatnya Masalah Bersama

Masalah yang timbul didalam suatu negara dapat menjadi perhatian bersama atau juga dunia internasional, seperti contohnya seperrti masalah ham, lingkungan hidup, kejahatan perang yang terjadi di pada suatu negara.

Faktor Penyebab Globalisasi

Proses globalisasi ini terjadi disebabkan oleh beberapa faktor penyebab. Mengacu pada pengertian globalisasi yang dipaparkan di atas, dibawah ini merupakan beberapa faktor penyebab globalisasi diantaranya sebagai berikut:

Perkembangan Teknologi Informasi dan Transportasi

Teknologi informasi serta juga transportasi ini berperan besar dalam proses globalisasi di dunia. Teknologi yang semakin maju akan membuat kegiatan atau aktivitas transaksi jual-beli di antara negara itu jadi lebih mudah. Salah satu contohnya ialah bisnis E-commerce, yang mana dengan adanya E-Commerce ini membuat kita dapat bertransaksi tanpa harus datang ke lokasi penjual.

Kerjasama Ekonomi Internasional

Kerjasama ekonomi diantara negara-negara di dunai juga merupakan salah satu faktor penyebab globalisasi. Kemudahan didalam membuat kesepakatan perdagangan internasional tersebut mengakibatkan proses dari globalisasi terjadi dengan secara terus-menerus.

Kemudahan Dalam Pengiriman Barang dan Jasa

Masyarakat antar negara dapat saling mengirimkan barang bahkan jasa satu sama lain. Kemudahan didalam pengiriman barang atau jasa ini membuat banyak produk dari luar  yang masuk ke dalam negera serta diadaptasi oleh masyarakat.

Contohnya seperti produk fashion asal luar negara, pada saat masyarakat Indonesia memakai produk-produk dari negara lain itu, maka terjadilah suuatau proses asimilasi atau penggabungan kebudayaan antar negara.

Konflik Antar Negara Semakin Berkurang

Semakin tingginya kesadaran daru masyarakat dunia akan pentingnya hubungan internasional akan menyebabkan keharmonisan atau berkurangnya konflik antar negara. Pada saat antar negara itu melakukan hubungan internasional maka terjadilah globalisasi.

Sumber Daya Alam Berkurang

Terdapat beberapa sumber daya alam (SDA) yang wajib akan mengalami pengurangan tiap-tiap tahunnya. Contohnya seperti minyak bumi dan logam mulia. Hal tersebut membuat beberapa negara berinvestasi di negara lain untuk bisa mengeruk sumber daya di negara tersebut.

Dampak Globalisasi

Globalisasi itu bisa berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat pada suat negara secara menyeluruh. Dampak dari globalisasi ini tentu bisa positif juga tentu bisa negatif, nah dibawah ini akan dijelaskan dampak globalisasi selengkapnya :

Dampak Positif Globalisasi

Dibawah ini merupakan beberapa dampak positif globalisasi, diantaranya sebagai berikut:

  1. Teknologi informasi itu berkembang sangat pesat
  2. Kemudahan didalam mendapatkan informasi, kebutuhan/keperluan pribadi
  3. Kemudahan didalam pengembangan ilmu pengetahuan
  4. Penyebaran informasi juga lebih cepat serta mudah untuk didapat
  5. Meningkatkan sikap toleran serta juga cosmopolitan masyarakat dunia
  6. Kemudahan dalam berkomunikasi dengan orang lain yang ada di dunia
  7. Hubungan internasional antara negara juga dapat semakin baik dari bermacam macam aspek
  8. Kemudahan didalam bertransaksi secara online dari dalam atau dari luar negari

Dampak Negatif Globalisasi


Dibawah ini merupakan beberapa efek atau dampak negatif dari globalisasi, diantaranya sebagai berikut:

  1. Potensi terjadinya kriminalitas semakin meningkat disebabkan meniru peristiwa di negara lain
  2. Masuknya paham-paham yang tidak sesuai dengan ideologi negara yang tentu dapat menimbulkan konflik di kalangan masyarakat
  3. Masyarakat juga lebih konsumtif ketimbang produktif serta cenderung kehilangan kreativitas di dalam dirinya disebabkan meniru tren di luar negeri
  4. Masyarakat jugaa terpengaruh dengan budaya negara lain yang tidak sesuai dengan budaya lokal sehingga budaya lokal akan semakin terkikis
  5. Timbulnya segala macam  informasi yang tidak akurat mungkin juga bahkan hoax yang tentu dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat
  6. Sebagian masyarakat menjadi lebih tertutup serta juga berfikiran sempit disebabkan karena tidak ingin terpapar globalisasi
  7. Sebagian masyarakat itu menjadi lebih individual dan juga egois
  8. Berkurangnya peminat di sektor pertanian disebabkan karena bidang teknologi dan informasi itu dianggap lebih potensial
  9. Timbulnya kesenjangan sosial diantara masyarakat disebabkan karena masyarakat jadi berlomba-lomba untuk memperkaya diri sendiri serta menjadi tidak perduli sekitarnya
  10. Hilangnya rasa nasionalisme pada masyarakat disebabkan karena sering membanding-bandingkan dengan negara lain yang dianggapnya itu lebih superior atau lebih baik
Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Globalisasi, Teori, Ciri, Faktor dan Dampaknya, semoga apa yang dipaparkan mengenai Globalisasi dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Tags :

  • pengertian globalisasi dan dampaknya
  • pengertian globalisasi menurut para ahli
  • pengertian globalisasi secara umum
  • pengertian globalisasi dan contohnya
  • pengertian globalisasi brainly
  • pengertian globalisasi lingkungan
  • pengertian globalisasi yang mudah dipahami
  • pengertian globalisasi meliputi dua hal yaitu


Read more