Showing posts with label IPS. Show all posts
Showing posts with label IPS. Show all posts

√ Pengertian Globalisasi, Teori, Ciri, Faktor dan Dampaknya

Pendidikanku.Org - Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Globalisasi, mulai dari pengertian globalisasi secara umum, pengertian globalisasi menurut para ahli, Faktor Globalisasi, dan Dampak Globalisasi, untuk penjelasannya dibawah ini :

Pengertian Globalisasi, Teori, Ciri, Faktor dan Dampaknya

Pengertian Globalisasi

Pengertian globalisasi merupakan suatu proses integrasi internasional yang terjadi disebabkan karena adanya pertukaran pandangan dunia, pemikiran, produk, serta juga berbagai aspek kebudayaan lainnya.

Secara etimologi kata globalisasi ini diambil dari bahasa Inggris, yakni  globalize yang memiliki arti universal atau juga menyeluruh. Penambahan imbuhan “ization” pada kata Globalization ini artinya ialah proses mendunia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa arti globalisasi ini merupakan proses sesuatu (informasi, pemikiran, gaya hidup, serta teknologi) yang mendunia.

Proses globalisasi ini dipengaruhi oleh banyak sekali faktor, diantaranya seperti; teknologi internet, infrastruktur telekomunikasi serta juga transportasi, pertukaran pelajar, dan lain-lain. Pada dasarnya globalisasi ini berhubungan dengan perubahan menyeluruh pada bidang ekonomi, industri, gaya hidup, dan segala macam aspek-aspek kehidupan lainnya. untuk lebih jelasnya dibawah ini  akan dipaparkan pengertian globalisasi menurut beberapa para ahli.

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

Setelah mengerti pengertian globalisasi secara umum dan menurut ettimologinya, dibawah ini akan dipaparkan pengertian globalisasi menurut  para ahli supaya lebih memahami apa arti globalisasi, diantaranya sebagai berikut :

Anthony Giddens

Pengertian globalisasi merupakan intensifikasi hubungan sosial dengan secara mendunia sehingga menghubungkan antara peristiwa atau kejadian di satu lokasi dengan lokasi lainnya dan juga menyebabkan terjadinya perubahan pada keduanya.

Laurence E. Rothernberg

Pengertian globalisasi merupakan suatau percepatan dari intensifikasi interaksi serta juga integrasi antara orang-orang, perusahaan dan juga pemerintah dari negara yang berbeda.

Martin Albrow

Pengertian globalisasi merupakan seluruh proses penduduk yang terhubung ke dalam komunitas dunia tunggal, komunitas global.

Dr. Nayef R.F. Al-Rodhan

Pengertian globalisasi merupakan suatu proses yang melingkupi penyebab, kasus, serta juga konsekuensi dari integrasi transnasional dan juga transkultural kegiatan atau aktivitas manusia dan non-manusia.

Selo Soemardjan

Pengertian globalisasi merupakan suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan juga komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia dalam mengikuti sistem serta juga kaidah-kaidah tertentu yang sama.

Achmad Suparman

Pengertian globalisasi merupakan suatu proses yang menjadikan sesuatu benda atau juga perilaku itu sebagai ciri dari tiap-tiap individu di dunia tanpa dibatasi oleh wilayah.

Teori Globalisasi

Beberapa dari para ahli menjelaskan teorinya mengenai terjadinya globalisasi. Diantara tokoh terkenal yang mengemukakan teori globalisasi ini  ialah Cochrane dan Pain yang menggemukakan bahwa globalisasi ini dipengaruhi oleh tiga pelaku utama, yakni;


  • Para Globalis
    ialah mereka yang percaya bahwa globalisasi ini merupakan suatu kenyataan yang mengandung konsekuansi nyata terhadap bagaimana orang serta lembaga di seluruh dunia ini berjalan.
  • Para Tradisionalis
    ialah mereka yang tidak percaya bahwa globalisasi ini sedang terjadi dan juga menganggapnya sebagai mitos atau juga sesuatu yang dilebih-lebihkan.
  • Para Transformalis
    ialah mereka yang berada di tengah-tengah para globalis serta tradisionalis. Mereka percaya bahwa globalisasi itu sedang berlangsung, namun menganggap pengaruh dari globalisasi itu terlalu dibesar-besarkan oleh para globalis.
Selain dari tokoh diatas, seorang ahli bernama George Ritzer juga menyatakaan teorinya mengenai globalisasi. Menurut George Ritzer, era globalisasi ini ditandai dengan adanya inovasi di bidang komunikasi. Salah satu contohnya yakni ditemukannya televisi serta juga telepon yang pada akhirnya itu membuat masyarakat global menjadi sadar akan  hal itu.

Ciri Ciri Globalisasi

Globalisasi ini mempunyai beberapa ciri, diantaranya sebagai berikut :

Perubahan Dalam Konsep Jarak Ruang dan Waktu

Dengan dukungan teknologi yang berupa televisi, smartphone dan internet komunikasi juga dapat dilakukan secara cepat. informasi-informasi dari satu belahan dunia bisa langsung diketahui oleh seseorang dibelahan dunia lainnya.

Kemajuan dalam bidang transportasi juga dapat membuat jarak ratusan atau juga ribuan kilometer dapat ditempuh dengan waktu beberapa jam atau hanya hitungan hari saja.

Muncul Rasa Saling Ketergantungan Didalam Aspek Ekonomi dan juga  Perdagangan

Hal ini disebabkan oleh adanya pertumbuhan perdaganan internasional serta juga dominasi organisasi seperti WTO atau world trade Organization yang menaungi perdagangan dunia serta lain sebagainya.

Adanya Peningkatan Interkasi Kultural

Dengan melalui televisi serta media lainnya manusia juga dapat mendapat pengetahuan baru serta dapat lebih mengenal keanekaragaman yang ada di dunia luar.


Meningkatnya Masalah Bersama

Masalah yang timbul didalam suatu negara dapat menjadi perhatian bersama atau juga dunia internasional, seperti contohnya seperrti masalah ham, lingkungan hidup, kejahatan perang yang terjadi di pada suatu negara.

Faktor Penyebab Globalisasi

Proses globalisasi ini terjadi disebabkan oleh beberapa faktor penyebab. Mengacu pada pengertian globalisasi yang dipaparkan di atas, dibawah ini merupakan beberapa faktor penyebab globalisasi diantaranya sebagai berikut:

Perkembangan Teknologi Informasi dan Transportasi

Teknologi informasi serta juga transportasi ini berperan besar dalam proses globalisasi di dunia. Teknologi yang semakin maju akan membuat kegiatan atau aktivitas transaksi jual-beli di antara negara itu jadi lebih mudah. Salah satu contohnya ialah bisnis E-commerce, yang mana dengan adanya E-Commerce ini membuat kita dapat bertransaksi tanpa harus datang ke lokasi penjual.

Kerjasama Ekonomi Internasional

Kerjasama ekonomi diantara negara-negara di dunai juga merupakan salah satu faktor penyebab globalisasi. Kemudahan didalam membuat kesepakatan perdagangan internasional tersebut mengakibatkan proses dari globalisasi terjadi dengan secara terus-menerus.

Kemudahan Dalam Pengiriman Barang dan Jasa

Masyarakat antar negara dapat saling mengirimkan barang bahkan jasa satu sama lain. Kemudahan didalam pengiriman barang atau jasa ini membuat banyak produk dari luar  yang masuk ke dalam negera serta diadaptasi oleh masyarakat.

Contohnya seperti produk fashion asal luar negara, pada saat masyarakat Indonesia memakai produk-produk dari negara lain itu, maka terjadilah suuatau proses asimilasi atau penggabungan kebudayaan antar negara.

Konflik Antar Negara Semakin Berkurang

Semakin tingginya kesadaran daru masyarakat dunia akan pentingnya hubungan internasional akan menyebabkan keharmonisan atau berkurangnya konflik antar negara. Pada saat antar negara itu melakukan hubungan internasional maka terjadilah globalisasi.

Sumber Daya Alam Berkurang

Terdapat beberapa sumber daya alam (SDA) yang wajib akan mengalami pengurangan tiap-tiap tahunnya. Contohnya seperti minyak bumi dan logam mulia. Hal tersebut membuat beberapa negara berinvestasi di negara lain untuk bisa mengeruk sumber daya di negara tersebut.

Dampak Globalisasi

Globalisasi itu bisa berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat pada suat negara secara menyeluruh. Dampak dari globalisasi ini tentu bisa positif juga tentu bisa negatif, nah dibawah ini akan dijelaskan dampak globalisasi selengkapnya :

Dampak Positif Globalisasi

Dibawah ini merupakan beberapa dampak positif globalisasi, diantaranya sebagai berikut:

  1. Teknologi informasi itu berkembang sangat pesat
  2. Kemudahan didalam mendapatkan informasi, kebutuhan/keperluan pribadi
  3. Kemudahan didalam pengembangan ilmu pengetahuan
  4. Penyebaran informasi juga lebih cepat serta mudah untuk didapat
  5. Meningkatkan sikap toleran serta juga cosmopolitan masyarakat dunia
  6. Kemudahan dalam berkomunikasi dengan orang lain yang ada di dunia
  7. Hubungan internasional antara negara juga dapat semakin baik dari bermacam macam aspek
  8. Kemudahan didalam bertransaksi secara online dari dalam atau dari luar negari

Dampak Negatif Globalisasi


Dibawah ini merupakan beberapa efek atau dampak negatif dari globalisasi, diantaranya sebagai berikut:

  1. Potensi terjadinya kriminalitas semakin meningkat disebabkan meniru peristiwa di negara lain
  2. Masuknya paham-paham yang tidak sesuai dengan ideologi negara yang tentu dapat menimbulkan konflik di kalangan masyarakat
  3. Masyarakat juga lebih konsumtif ketimbang produktif serta cenderung kehilangan kreativitas di dalam dirinya disebabkan meniru tren di luar negeri
  4. Masyarakat jugaa terpengaruh dengan budaya negara lain yang tidak sesuai dengan budaya lokal sehingga budaya lokal akan semakin terkikis
  5. Timbulnya segala macam  informasi yang tidak akurat mungkin juga bahkan hoax yang tentu dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat
  6. Sebagian masyarakat menjadi lebih tertutup serta juga berfikiran sempit disebabkan karena tidak ingin terpapar globalisasi
  7. Sebagian masyarakat itu menjadi lebih individual dan juga egois
  8. Berkurangnya peminat di sektor pertanian disebabkan karena bidang teknologi dan informasi itu dianggap lebih potensial
  9. Timbulnya kesenjangan sosial diantara masyarakat disebabkan karena masyarakat jadi berlomba-lomba untuk memperkaya diri sendiri serta menjadi tidak perduli sekitarnya
  10. Hilangnya rasa nasionalisme pada masyarakat disebabkan karena sering membanding-bandingkan dengan negara lain yang dianggapnya itu lebih superior atau lebih baik
Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Globalisasi, Teori, Ciri, Faktor dan Dampaknya, semoga apa yang dipaparkan mengenai Globalisasi dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Tags :

  • pengertian globalisasi dan dampaknya
  • pengertian globalisasi menurut para ahli
  • pengertian globalisasi secara umum
  • pengertian globalisasi dan contohnya
  • pengertian globalisasi brainly
  • pengertian globalisasi lingkungan
  • pengertian globalisasi yang mudah dipahami
  • pengertian globalisasi meliputi dua hal yaitu


√ Pengertian Geologi, Macam, Aplikasi dan Contoh Menurut Para Ahli

www.Pendidikan.Org - Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Geologi, tidak hanya pengertiannya saja tapi juga terdapat beberapa point penting yakni, macam, aplikasi dan contoh geologi, dan juga beberapa pendapat para ahli mengenai geologi. untuk penjelasan selengkapnya dibawah ini :

Pengertian Geologi, Macam, Aplikasi dan Contoh Menurut Para Ahli

Pengertian Geologi

kata geologi itu sendiri berasal dari bahasa Yunani yakni “geos” yang berarti bumi kemudian “logos” yang berarti ilmu. Jadi dapat untuk kita simpulkan bahwa geologi ini merupakan suatu ilmu (studi) yang mempelajari mengenai material bumi dengan secara menyeluruh, contohnya ialah seperti: asal mula, struktur, penyusun kerak bumi, berbagai macam proses yang sedang berlangsung kemudian  pembentukannya, ataupun yang sedang berlangsung, sampai kepada keadaan bumi saat ini.

Orang yang ahli atau pakar didalam bidang geologi disebut dengan sebutan geologist, geologist bertugas untuk melakukan sebuah penelitian untuk dapat mengungkap misteri-misteri yang belum terpecahkan yang menyelimuti proses-proses yang berhubungan dengan material-material yang mebuat atau membentuk planet bumi ini, gerakan-gerakan ataupun suatu perubahan yang terjadi contohnya seperti gempa bumi, meletusnya gunung berapi, dan juga mencari serta menemukan bahan tambang yang dapat diambil di dalam perut bumi seperti minyak bumi, gas, serta bahan tambang lainnya.

Tugas dari seorang ahli geologist juga mempelajari mengenai berbagai sifat bencana alam contohnya seperti banjir, longsor, gempa bumi, gunung berapi serta lain sebagainya. geologist ini juga bisa memprediksi atau juga dapat meramalkan(memperkirakan) bagaimana cara untuk dapat menghindari bencana alam tersebut. Untuk lebih jelasnya Dibawah ini merupakan pengertian geologi yang dikemukakan oleh para ahli.

Pengertian Geologi Menurut Para Ahli

Berikut adalah definisi Geologi yang dikemukakn oleh para ahli geologi:

Bates dan Jakson (1990)


Menurut Bates dan Jakson, Geologi merupakan studi (ilmu) yang mempelajari planet bumi terutama tentang materi penyusunnya, proses yang terjadi , hasil dari proses tersebut, sejarah dari planet itu, serta juga bentuk-bentuk kehidupan sejak bumi itu terbentuk (dikutip dalam Sutanto, 1999).”

Djauhari Noor (2012)


Geologi menurut Djauhari Noor merupakan suatu bidang  studi (ilmu) pengetahuan kembumian yang meneliti atau mempelajari segala sesuatu tentang planet bumi beserta dengan isinya yang pernah ada. Geologi ini ialah suatu kelompok ilmu yang membahas temtang/mengenai sifat-sifat danjuga bahan-bahan yang membentuk bumi, struktur, serta juga proses-proses yang bekerja baik yang terdapat didalam atau juga diatas permukaan bumi, kedudukannya di alam semesta dan juga sejarah perkembangan sejak bumi ini terbentuk(lahir)di alam sampai ke sekarang.

Holmes (1965)


Geologi berdasarkan sudut pandang Holmes ialah suatu studi (ilmu) yang menggambarkan atau juga yang mengilustrasikan evolusi bumi serta penduduknya, sejak awal pembentukannya sampai pada saat sekarang, yang bisa diakui di batu.

Katili (1970)


Geologi menurut Katili ialah sebuah Pengetahuan menyelidiki (meneliti) lapisan batuan geologi pada kerak bumi.

Munir (1996)


Geologi menurut dengan pandangan Munir geologi adalah cabang (studi) ilmu yang mempelajari mengenai gejala yang terhubung dengan pembentukan bumi, keberadaan dari bumi, serta juga fenomena lain yang terhubung dengan bentuk alami.

Noer Aziz M., dkk (2002)


Geologi ialah suatu studi (ilmu) mengenai bumi serta Bumi ialah sebagai seluruh kelompok ilmu studi, asal, struktur, komposisi, sejarah (termasuk perkembangan kehidupan) serta juga proses alami yang sudah ada dan yang sedang berlangsung, yang membuat keadaan bumi seperti ini.

Parker (1997)


Geologi merupakan studi (ilmu) mengenai bumi, sejarah istsik, serta kehidupan seperti yang tercatat
pada bebatuan, termasuk juga studi (ilmu) tentang  fitur geologi dalam suatu daerah, seperti misalnya geometri dari bentuk batuan, pelapukan serta erosi, juga sedimentasi. (dalam Harisutanto).

Written Brooks (1972)


Geologi ini iyalah suatu studi (ilmu) bumi ke asal, struktur, komposisi serta juga sejarah (termasuk juga perkembangan kehidupan) serta juga proses yang telah menyebabkan keadaan bumi seperti saat ini.

B. Macam -Macam Geologi

Geologi dibagi menjadi 2 macam yakni geologi fisik dan geologi dinamis. dibawah ini merupakan penjelasan dari macam-macam geologi yang dibagi kedalam 2 yakni sebagai berikut :

Physical geology (geologi fisik)

Geologi Fisik adalah ilmu yang menkhususkan didalam meneliti atau mempelajari mengenai berbagai sifat fisik dari suatu planet khusunya bumi, contohnya seperti susunan serta komposisi dari material-material yang membentuk bumi, selaput udara yang menyelubungi diatas permukaan bumi, khususnya itu pada bagian yang melekat dan juga yang berinteraksi dengan planet bumi, kemudian selaput air atau yang disebut dengan sebutan hidosfir, dan juga berbagai proses yang bekerja diatas permukaan bumi yang di picu oleh adanya suatu energi dari matahari serta tarikan gaya berat planet bumi. Proses tersebut bisa disebut dengan pengikisan, pemindahan pelapukan, dan juga pengendapan. Itulah definisi dari physical geology atau geologi fisik.

Geologi dinamis

Geologi dinamis merupakan studi (ilmu) geologi yang mempelajari dan juga yang membahas tentang sifat-sifat dinamika bumi. Sisi ini berkaitan atau berhubungan dengan berbagai macam perubahan yang terdapat pada bagian bumi, yang diakibatkan oleh terdapatnya gaya yang dipicu oleh energi yang bersumber dari dalam perut bumi, contohnya ialah seperti aktivitas magma yang bisa menghasilkan vulkanisme, gerak litosfir yang disebabkan oleh adanya arus konveksi, gempa bumi serta juga gerak pembentukan cekungan pengendapan juga pegunungan. point -point diatas merupakan definisi dari geologi dinamis.

C. Aplikasi / contoh dari penerapan dari ilmu geologi

Aplikasi dari studi (ilmu) geologi adalah hal-hal yang penting dibeberapa bidang yang lainnya. Pemanfaatan studi (ilmu) geologi ini semakin berkembang sertajuga semakin di perlukan untuk saat ini, dan dibawah ini  ini contoh bidang yang memerlukan aplikasi dari ilmu geologi:
  1. Petroleoum geology (Perminyakan) yakni dimanfaatkan untuk mengetahui jebakan-jebakan minyak bumi serta juga gas bumi.
  2. Pertambangan (Miming geology) ini difungsikan ialah untuk mengetahui sebuah proses pembentukan pengendapan mineral yang memiliki sifat ekonarris, yang tentu sangat diperlukan oleh manusia.
  3. Hydrogeology (Hidrologi) ini difungsikan ialah untuk mempelajari mengenai suatu kejadian pemanfaatan air tanah.
  4. Environment geology (Geologi lingkungan) ialah geologi sangat diperlukan untuk dapat mengevaluasi interaksi antar manusia dengan lingkungan sekitarnya.
  5. (Geologi tekhnik) Engineering geology  dapat dimanfaatkan untuk dapat mempelajari hubungan antar ilmu geologi dengan berbagai problem ketekhnikan.
Sekian dan terimakasih, diatas merupakan uraian mengenai √ Pengertian Geologi, Macam, Aplikasi dan Contoh Menurut Para Ahli semoga apa yang dipaparkan mengenai Geologi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Geologi

  • pengertian geologi menurut para ahli
  • pengertian geologi dan contohnya
  • pengertian geomorfologi
  • pengertian geologi terapan
  • cabang ilmu geologi
  • pengertian geologi dalam ips
  • pengertian geologi dalam geografi
  • pengertian sejarah geologi

Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya

www.pendidikanku.org - Pada Kesempatan ini pendidikanku akan membahas mengenai pengertian KKN (korupsi, kolusi, nepotisme) . untuk penjelasannya sebagai berikut :

Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya

Pengertian Korupsi

Korupsi adalah suatu tindakan yang sangat tidak terpuji dan dapat merugikan suatu bangsa, perbuatan tidak jujur atau penyelewengan yang dilakukan karena adanya suatu pemberian

Faktor penyebab korupsi

Adapun faktor - faktor penyebab korupsi itu terdapat dua (2) diantaranya :

  • Faktor internal
  • Faktor eksternal
Penjelasannya dari faktor korupsi ialah sebagai berikut :

Faktor internal

Faktor internal itu merupakan sebuah sifat yang berasal dari diri kita sendiri. Terdapat beberapa faktor yang terdapat dalam faktor internal ini, diantaranya sebagai berikut :

Sifat Tamak

Sifat tamak adalah sifat yang dipunyai manusia, biasanya sifat ini ingin di tiap-tiap harinya meinginkan kebutuhan yang lebih, namun cenderung selalu kurang akan sesuatu yang sudah di dapatkan.

Gaya hidup konsumtif

Manusia pasti mempunyai kebutuhannya masing masing serta untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut manusia juga harus mengonsumsi kebutuhan primernya sehari-hari, nah yang jadi masalah terkadang dengan perilaku tersebut tidak dapat mengibangi antara pendapatan dengan gaya hidup yang pada akhirnya memunculkan tindak korupsi.

Faktor eksternal

Secara umum penyebab dari korupsi ini banyak juga dari faktor eksternal, penjelasannya dari faktor eksternal ini diantaranya sebagai berikut :

Faktor politik

Faktor politik merupakan  salah satu dari faktor eksternal yang menimbulkan tindak korupsi. Di dalam dunia politik itu selalu saja terjadi persaingan dalam mendapatkan kekuasaan. Tiap-tiap dari anggota politik itu bersaing untuk bisa mendapatkan kekuasaan tertinggi, namun kadang atau sering kali cara untuk mendapatkan kekuasaan itu dilakukan dengan tidak benar, misalnya nya menyuap untuk mendapatkan kekuasaan namun dengan duit atau uang hasil korupsi.

Faktor hukum

Faktor hukum merupakan  salah satu dari faktor eksternal yang dapat menimbulkan tindak korupsi. Mungkin kita sudah sangat sering sekali mendengar dengan kalimat " Hukum Tumpul keatas tapi Lancip kebawah". Kadang dalam hukum sendiri banyak sekali kekurangan dan kelemahan dalam menyelesaikan suatu masalah, hal tersebut sudah banyak sekali dibuktikan dengan adanya praktek suap dalam lembaga hukum. Sehingga dalam hal itu bisa kita lihat bahwa praktek korupsi itu sangatlah mungkin terjadi disebabkan karena banyak nya kelemahan dalam sebuah hukum yang mendiskriminasi sebuah masalah.

Faktor ekonomi

Untuk faktor ekonomi ini sangat biasa dan jelas sekali sebagai penyebab terjadinya tindakan dari korupsi. Manusia hidup itu memang terdapat kebutuhan primer, sekunder dan tersier, Namun tidak banyak manusia lebih condong mengarah kepada kebutuhan sekunder misalnya gaya hidup atau keperluan lain yang sebetul tidak begitu penting yang jika apabila ada peluang untuk korupsi maka akan mendorong mereka untuk melakukan tindakan korupsi tersebut. Baca juga artikel terkait : Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Dan Tersier

faktor organisasi

Faktor organisasi merupakan salah satu dari faktor eksternal penyebab terjadinya tindakan korupsi. Didalam sebuah organisasi yang berdiri, biasanya selalu ada kelemahan dari struktur organisasi, ataupun aturan aturan yang kurang baik, serta juga kurang adanya ketegasan dalam diri seorang pemimpin itu biasanya itu terdapat tindak korupsi yang terjadi  Di dalam suatu struktur organisasi itu akan terjadi suatu tindak korupsi apabila di dalam struktur yang ada itu belum ada rasa kejujuran dan kesadaran diri dari tiap-tiap pengurus ataupun juga anggota.

Pengertian kolusi

Kolusi merupakan suatu bentuk kerjasama antara pejabat pemerintah dengan oknum lain yang dilakukan dengan secara ilegal  (melanggar hukum) untuk bisa mendapatkan keuntungan material bagi mereka.

Di dalam bidang studi ekonomi, kolusi tersebut terjadi di dalam satu bidang industri di saat beberapa perusahaan saingan itu bekerja sama untuk kepentingan mereka bersama. Kolusi sangat paling sering terjadi dudalam satu bentuk pasar oligopoli, yang mana keputusan beberapa perusahaan untuk bekerja sama, itu dapat dengan secara signifikan memengaruhi pasar secara universal. Kartel merupakan kasus khusus dari kolusi berlebihan, yang juga dikenal ialah sebagai kolusi tersembunyi.

Kolusi sendiri adalah sikap serta juga perbuatan tidak jujur dengan membuat kesepakatan dengan secara tersembunyi didalam melakukan kesepakatan perjanjian yang diwarnai dengan pemberian uang atau juga fasilitas tertentu (Gratifikasi) ialah sebagai pelicin agar segala urusannya itu dapat menjadi lancar. Di Indonesia, kolusi tersebut paling sering terjadi dalam proyek pengadaan barang serta juga jasa tertentu (umumnya itu dilakukan pemerintah).

Ciri Kolusi

Ciri-ciri dari kolusi jenis ini adalah:
  • Pemberian uang pelicin dari sebuah perusahaan tertentu kepada oknum pejabat atau juga pegawai pemerintahan supaya perusahaannya itu dapat memenangkan tender pengadaan barang serta juga jasa tertentu. Biasanya, imbalannya tersebut perusahaan tersebut akan kembali ditunjuk untuk proyek berikutnya.
  • Penggunaan broker (perantara) didalam  pengadaan barang serta juga jasa tertentu. Padahal, seharusnya bisa dilaksanakan edngan melalui mekanisme G 2 G (pemerintah ke pemerintah) atau juga bisa G 2 P (pemerintah ke produsen), atau dengan kata lain secara langsung. Broker di sini umumnya adalah orang yang memiliki jabatan atau juga kerabatnya.
Jadi secara garis besar, Kolusi tersebut merupakan  pemufakatan secara bersama untuk melawan hukum antar penyelenggara Negara atau juga antara penyelenggara dengan pihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat serta juga Negara.

Cara pencegahannya ialah perusahaan (atau negara) itu membuat perjanjian kerjasama yang sehat dengan perusahaan (atau negara) lain yang dianggap itu tidak merugikan masyarakat untuk mencegah kolusi.

Pengertian nepotisme

Nepotisme merupakan pemanfaatan jabatan untuk bisa memberikan sebuah pekerjaan, kesempatan, atau juga penghasilan, bagi keluarga atau juga kerabat atau teman dekat pejabat, sehingga karena hal tersebut akan menutup kesempatan bagi orang lain.

Lebih singkatnya Nepotisme berarti lebih mengutamakansaudara atau teman dekat itu dengan berdasarkan hubungan dan bukan berdasarkan kemampuan. Kata nepotisme biasanya dipakai dalam konteks derogatori.

Contohnya Nepostisme :

Misalnya, Ada seseorang manajer dari salah satu perusahaan itu menaikan atau juga mengangkat jabatan karena saudaranya, dan hal tersebut dilakukan bukan dengan kualitasnya tapi berdasarkan Naluri. Kenapa naluri ? karena Pakar-pakar biologi telah mengisyaratkan bahwa tendensi kepada nepotisme itu ialah dengan berdasarkan sebuah naluri, sebagai salah satu bentuk ialah dari pemilahan saudara.

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Faktor, Ciri, dan Contohnya, semoga apa yang dipaparkan diatas dapat menambah wawasan anda. terima kasih.

Pengertian ekspor dan impor, Tujuan, Manfaat, dan Contohnya

W.ww.Pendidikanku.Org - Dikesempatan ini pendidikanku kembali menshare artikel mengenai apa pengertian ekspor dan impor, tujuan dari ekspor dan impor, manfaat ekspor impor, dan contoh dari ekspor dan impor itu apa? point-point diatas akan dirangkum dengan maksimal, oke langsung saja penjelasan dari ekspor dan impor dibawah ini :
Pengertian Ekspor Impor dan Contohnya
Pengertian Ekspor Impor dan Contohnya

Pengertian Ekspor dan Impor 

Pengertian Ekspor - Ekspor ialah penjualan barang ke luar negeri dengan menggunakan sistem pembayaran, kualitas, kuantitas serta syarat penjualan lainnya yang sudah disetujui oleh pihak eksportir dan importir. atau Pengertian Ekspor lebih sederhananya adalah aktivitas menjual barang dari dalam negeri ke luar negeri. Sepuluh Kelompok hasil industri dengan nilai ekspor terbesar (Milyar US$)
dari situs resmi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
Untuk lebih jelas lagi silahkan buka situs resmi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
Pengertian Impor - Impor ialah aktivitas pembelian barang dari luar negeri ke dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.  Kegiatan Impor in juga sangat dipengaruhi oleh 2 faktor yakni, pajak dan kuota. Tingkat kegiatan impor ini dipengaruhi oleh hambatan peraturan perdagangan. Pemerintah mengenakan pajak (tarif) pada produk-produk impor. Pajak tersebut biasanya langsung dibayar oleh importir, yang setelah itu importir akan membebankan pajak tersebut kepada konsumen dengan menjual produk impor dengan harga lebih tinggi. Itulah salah satu kemungkinan kenapa harga produk atau barang impor terlalu tinggi dari pada produk dalam negeri dan tentu karena kualitas dari produk atau barangnya juga. Pemerintah juga dapat menerapkan dan membatasi kuota (jumlah) pada produk atau barang yang dapat di impor. 
Dikutip dari CNBC INDONESIA Dibawah ini merupakan daftar impor 2018

5 besar impor barang konsumsi 
  1. Daging lembu beku tanpa tulang sebesar US$ 15,1 miliar
  2. Susu bubuk sebesar US$ 11,3 juta
  3. Beras khusus sebesar US$ 4,7 juta
  4. Apel sebesar US$ 4,6 juta
  5. Anggur US$ 4 juta
5 besar impor bahan baku penolong
  1. Peralatan helikopter sebesar US$ 143 juta
  2. Kain katun sebesar US$ 133 juta
  3. Kedelai sebesar US$ 97 juta
  4. Peralatan elektronik lainnya US$ 87 juta
  5. Bagian peralatan elektronik US$ 69 juta
5 besar impor barang modal
  1. Laptop sebesar US$ 67 juta
  2. Telepon sebesar US$ 45 juta
  3. Mesin logam US$ 1,2 juta
  4. Penggilingan US$ 300 ribu
  5. Mesin air panas US$ 200 ribu.

Untuk lebih jelas mengenai contoh atau apa saja produk (barang) ekspor dan impor di Indonesia dapat mengunjungi situs resmi di 
  1. Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Ekspor dan 
  2. Kementrian Perindustrian Republik Indonesia Impor 

Atau bisa juga melihat perkembangan ekspor dan impor di indonesia di situs 
  1. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Ekspor dan impor ini sangat penting, bermanfaat dan tentu memiliki tujuannya masing-masing. Bila kegiatan dari ekspor dan impor berjalan baik, maka ekonomi suatu negara juga akan lebih maju. untuk lebih jelas lagi mengenai Tujuan ekspor dan impor dibawah ini

Tujuan dari ekspor dan impor

Tujuan ekspor dan impor - Setelah mengetahui pengertian dari ekspor dan impor yang sudah dijelaskan diatas, lantas apa tujuan dari ekspor dan impor ini. Dibawah ini adalah tujuan dan Manfaat dari ekspor dan impor.

Tujuan ekspor
  1. Mengendalikan harga produk ekspor dalam negeri
  2. Menciptakan iklim usaha yang kondusif
  3. Menjaga kestabilan kurs valuta asing

Tujuan impor
  1. Mengurangi keluarnya devisa keluar negeri
  2. Memperkuat posisi neraca pembayaran
  3. Memenuhi kebutuhan dalam negeri

Manfaat Ekspor dan Impor

Manfaat ekspor dan impor - Pengertian ekspor dan impor serta tujuannya sudah dipaparkan diatas lantas apa manfaat dari ekspor dan impor ini. Dibawah ini merupakan manfaat dari ekspor dan impor, antara lain sebagai berikut :

Manfaat ekspor
  • Memperluas pasar
  • Menambah devisa negara
  • Memperluas devisa negara
  • Mengenalkan Produk Dalam Negeri
  • Meningkatkan Lapangan Pekerjaan
  • Menjalin Kerjasama Antar Negara
Manfaat impor
  • Memperoleh produk (barang) dan jasa yang tidak bisa dihasilkan.
  • Memperoleh teknologi modern.
  • Memperoleh bahan baku.

Nah dari pengertian ekspor dan impor diatas sudah jelas bukan bahwa dua kegiatan ekspor dan impor memang berhubungan dan punya tujuan serta manfaat yang sangat baik bagi suatu negara. 

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian ekspor dan impor, Tujuan Ekspor impor, Manfaat Ekpor Impor, Contoh Ekspor Impor, Semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku