Showing posts with label Geografi. Show all posts
Showing posts with label Geografi. Show all posts

√ Pengertian Geologi, Macam, Aplikasi dan Contoh Menurut Para Ahli

www.Pendidikan.Org - Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Geologi, tidak hanya pengertiannya saja tapi juga terdapat beberapa point penting yakni, macam, aplikasi dan contoh geologi, dan juga beberapa pendapat para ahli mengenai geologi. untuk penjelasan selengkapnya dibawah ini :

Pengertian Geologi, Macam, Aplikasi dan Contoh Menurut Para Ahli

Pengertian Geologi

kata geologi itu sendiri berasal dari bahasa Yunani yakni “geos” yang berarti bumi kemudian “logos” yang berarti ilmu. Jadi dapat untuk kita simpulkan bahwa geologi ini merupakan suatu ilmu (studi) yang mempelajari mengenai material bumi dengan secara menyeluruh, contohnya ialah seperti: asal mula, struktur, penyusun kerak bumi, berbagai macam proses yang sedang berlangsung kemudian  pembentukannya, ataupun yang sedang berlangsung, sampai kepada keadaan bumi saat ini.

Orang yang ahli atau pakar didalam bidang geologi disebut dengan sebutan geologist, geologist bertugas untuk melakukan sebuah penelitian untuk dapat mengungkap misteri-misteri yang belum terpecahkan yang menyelimuti proses-proses yang berhubungan dengan material-material yang mebuat atau membentuk planet bumi ini, gerakan-gerakan ataupun suatu perubahan yang terjadi contohnya seperti gempa bumi, meletusnya gunung berapi, dan juga mencari serta menemukan bahan tambang yang dapat diambil di dalam perut bumi seperti minyak bumi, gas, serta bahan tambang lainnya.

Tugas dari seorang ahli geologist juga mempelajari mengenai berbagai sifat bencana alam contohnya seperti banjir, longsor, gempa bumi, gunung berapi serta lain sebagainya. geologist ini juga bisa memprediksi atau juga dapat meramalkan(memperkirakan) bagaimana cara untuk dapat menghindari bencana alam tersebut. Untuk lebih jelasnya Dibawah ini merupakan pengertian geologi yang dikemukakan oleh para ahli.

Pengertian Geologi Menurut Para Ahli

Berikut adalah definisi Geologi yang dikemukakn oleh para ahli geologi:

Bates dan Jakson (1990)


Menurut Bates dan Jakson, Geologi merupakan studi (ilmu) yang mempelajari planet bumi terutama tentang materi penyusunnya, proses yang terjadi , hasil dari proses tersebut, sejarah dari planet itu, serta juga bentuk-bentuk kehidupan sejak bumi itu terbentuk (dikutip dalam Sutanto, 1999).”

Djauhari Noor (2012)


Geologi menurut Djauhari Noor merupakan suatu bidang  studi (ilmu) pengetahuan kembumian yang meneliti atau mempelajari segala sesuatu tentang planet bumi beserta dengan isinya yang pernah ada. Geologi ini ialah suatu kelompok ilmu yang membahas temtang/mengenai sifat-sifat danjuga bahan-bahan yang membentuk bumi, struktur, serta juga proses-proses yang bekerja baik yang terdapat didalam atau juga diatas permukaan bumi, kedudukannya di alam semesta dan juga sejarah perkembangan sejak bumi ini terbentuk(lahir)di alam sampai ke sekarang.

Holmes (1965)


Geologi berdasarkan sudut pandang Holmes ialah suatu studi (ilmu) yang menggambarkan atau juga yang mengilustrasikan evolusi bumi serta penduduknya, sejak awal pembentukannya sampai pada saat sekarang, yang bisa diakui di batu.

Katili (1970)


Geologi menurut Katili ialah sebuah Pengetahuan menyelidiki (meneliti) lapisan batuan geologi pada kerak bumi.

Munir (1996)


Geologi menurut dengan pandangan Munir geologi adalah cabang (studi) ilmu yang mempelajari mengenai gejala yang terhubung dengan pembentukan bumi, keberadaan dari bumi, serta juga fenomena lain yang terhubung dengan bentuk alami.

Noer Aziz M., dkk (2002)


Geologi ialah suatu studi (ilmu) mengenai bumi serta Bumi ialah sebagai seluruh kelompok ilmu studi, asal, struktur, komposisi, sejarah (termasuk perkembangan kehidupan) serta juga proses alami yang sudah ada dan yang sedang berlangsung, yang membuat keadaan bumi seperti ini.

Parker (1997)


Geologi merupakan studi (ilmu) mengenai bumi, sejarah istsik, serta kehidupan seperti yang tercatat
pada bebatuan, termasuk juga studi (ilmu) tentang  fitur geologi dalam suatu daerah, seperti misalnya geometri dari bentuk batuan, pelapukan serta erosi, juga sedimentasi. (dalam Harisutanto).

Written Brooks (1972)


Geologi ini iyalah suatu studi (ilmu) bumi ke asal, struktur, komposisi serta juga sejarah (termasuk juga perkembangan kehidupan) serta juga proses yang telah menyebabkan keadaan bumi seperti saat ini.

B. Macam -Macam Geologi

Geologi dibagi menjadi 2 macam yakni geologi fisik dan geologi dinamis. dibawah ini merupakan penjelasan dari macam-macam geologi yang dibagi kedalam 2 yakni sebagai berikut :

Physical geology (geologi fisik)

Geologi Fisik adalah ilmu yang menkhususkan didalam meneliti atau mempelajari mengenai berbagai sifat fisik dari suatu planet khusunya bumi, contohnya seperti susunan serta komposisi dari material-material yang membentuk bumi, selaput udara yang menyelubungi diatas permukaan bumi, khususnya itu pada bagian yang melekat dan juga yang berinteraksi dengan planet bumi, kemudian selaput air atau yang disebut dengan sebutan hidosfir, dan juga berbagai proses yang bekerja diatas permukaan bumi yang di picu oleh adanya suatu energi dari matahari serta tarikan gaya berat planet bumi. Proses tersebut bisa disebut dengan pengikisan, pemindahan pelapukan, dan juga pengendapan. Itulah definisi dari physical geology atau geologi fisik.

Geologi dinamis

Geologi dinamis merupakan studi (ilmu) geologi yang mempelajari dan juga yang membahas tentang sifat-sifat dinamika bumi. Sisi ini berkaitan atau berhubungan dengan berbagai macam perubahan yang terdapat pada bagian bumi, yang diakibatkan oleh terdapatnya gaya yang dipicu oleh energi yang bersumber dari dalam perut bumi, contohnya ialah seperti aktivitas magma yang bisa menghasilkan vulkanisme, gerak litosfir yang disebabkan oleh adanya arus konveksi, gempa bumi serta juga gerak pembentukan cekungan pengendapan juga pegunungan. point -point diatas merupakan definisi dari geologi dinamis.

C. Aplikasi / contoh dari penerapan dari ilmu geologi

Aplikasi dari studi (ilmu) geologi adalah hal-hal yang penting dibeberapa bidang yang lainnya. Pemanfaatan studi (ilmu) geologi ini semakin berkembang sertajuga semakin di perlukan untuk saat ini, dan dibawah ini  ini contoh bidang yang memerlukan aplikasi dari ilmu geologi:
  1. Petroleoum geology (Perminyakan) yakni dimanfaatkan untuk mengetahui jebakan-jebakan minyak bumi serta juga gas bumi.
  2. Pertambangan (Miming geology) ini difungsikan ialah untuk mengetahui sebuah proses pembentukan pengendapan mineral yang memiliki sifat ekonarris, yang tentu sangat diperlukan oleh manusia.
  3. Hydrogeology (Hidrologi) ini difungsikan ialah untuk mempelajari mengenai suatu kejadian pemanfaatan air tanah.
  4. Environment geology (Geologi lingkungan) ialah geologi sangat diperlukan untuk dapat mengevaluasi interaksi antar manusia dengan lingkungan sekitarnya.
  5. (Geologi tekhnik) Engineering geology  dapat dimanfaatkan untuk dapat mempelajari hubungan antar ilmu geologi dengan berbagai problem ketekhnikan.
Sekian dan terimakasih, diatas merupakan uraian mengenai √ Pengertian Geologi, Macam, Aplikasi dan Contoh Menurut Para Ahli semoga apa yang dipaparkan mengenai Geologi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Geologi

  • pengertian geologi menurut para ahli
  • pengertian geologi dan contohnya
  • pengertian geomorfologi
  • pengertian geologi terapan
  • cabang ilmu geologi
  • pengertian geologi dalam ips
  • pengertian geologi dalam geografi
  • pengertian sejarah geologi

Pengertian Peta Komponen Dan Fungsi Peta

Pengertian Peta, Fungsi Peta Dan Komponen Peta

Pengertian Peta Dan Komponen Peta - Saat ini pendidikanku akan membahas mengenai Pengertian peta dan komponen peta. Pengertian Peta merupakan suatu gambaran secara umum sebagian atau juga seluruh permukan bumi yang dilukiskan pada suatu bidang datar dengan menggunakan skala tertentu apabila dilihat dari atas, serta disertai dengan tulisan serta simbol yang merupakan sebagai tanda pengenal.
Pengertian Peta Dan Komponen Peta
Pengertian Peta Dan Komponen Peta

Fungsi Peta

Pengertian Peta Dan Komponen Peta - Secara umum, fungsi peta bisa disimpulkan antara lain sebagai berikut:
  • Sebagai Penunjuk jalan bagi orang-orang yang bepergian ke suatu tempat yang belum pernah dikunjunginya.
  • Sebagai Penunjuk letak satu tempat pada permukaan bumi dalam hubungannya dengan tempat lain (letak relatif).
  • Memperlihatkan ukuran, disebabkan karena dari peta bisa diukur jarak, luas, ataupun arah sebenarnya pada permukaan bumi.
  • Memperlihatkan bentuk ialah seperti bentuk pulau, negara, benua, pola aliran sungai dan lain sebagainya.
  • Membantu para peneliti sebelum melakukan suatu survei untuk dapat mengetahui kondisi daerah yang akan diteliti.
  • Sebagai Alat untuk menjelaskan rencana-rencana yang akan diajukan, dan lain-lain.

Komponen Kelangkapan Peta


1. Judul Peta
Judul peta adalah nama suatu daerah / wilayah yang digambar. Judul peta mencerminkan isi dan tipe peta . Penulisan judul peta ini menggunakan huruf cetak tegak, semua menggunakan huruf besar serta simetris

2. Skala Peta
Skala merupakan angka yang menunjukkan suatu perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya dipermukaan bumi

3. Arah Mata Angin / Orientasi / Petunjuk Arah
Petunjuk arah merupakan sebuah tanda pada peta yang menunjukkan arah utara, timur, selatan atau arah daerah yang digambar.

4. Simbol Peta
Simbol peta merupakan sebuah tanda / gambar yang mewakili kenampakan yang terdapat di permukaan bumi.

5. Warna Peta
Warna pada peta digunakan untuk dapat membedakan kenampakan sebuah objek di permukaan bumi

6. Tipe Huruf (Lettering)
Penggambar huruf pada peta berfungsi untuk dapat mempertebal arti dari simbol-simbol yang ada. Tiap-tiap nama simbol tersebut menggunakan huruf-huruf standar.

7. Gratikul (Posisi Geografis)
Posisi geografis ini terdiri dari garis lintang dan garis bujur yang digunakan untuk dapat menunjukkan letak suatu daerah/wilayah

8. Inset
Inset merupakan peta kecil tambahan serta yang memberikan kejelasan yang ada di dalam peta. Inset ini juga digunakan untuk menggambar sebuah wilayah yang tidak tergamabar dipeta.

9. Garis Tepi
Garis tepi peta adalah garis untuk membatasi ruang peta.

10. Legenda
Legenda merupakan keterangan yang berupa simbol-simbol yang terdapat pada peta supaya peta mudah untuk dimengerti oleh pembaca.

11. Sumber dan Tahun Pembuatan
Sumber serta tahun pembuatan peta adalah sebuah sumber data yang perlu untuk dicantumkan untuk dapat menunjukan kebenaran peta yang dibuat.


Fenomena Fisik dan juga Fenomena Buatan Pada Peta

Keterlihatan yang tergambar pada suatu peta dapat merupakan suatu fenomena fisik (alamiah). fenomena fisik pada peta adalah sebagai berikut,,,,
  • a. Gunung,
  • b. Sungai
  • c. Hutan
  • d. Rawa
Keterlihatan atau kenampakan Fenomena budaya (buatan ) pada peta  adalah sebagai berikut.
  • a. Persawahan
  • b. Pemukiman
  • c. Kawasan Industri
  • d. Jalur jalan
Sekian dan Terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Peta , Komponen Peta , Fungsi Peta , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku.org

Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup

www.Pendidikanku.org - Saat ini saya akan memjelaskan Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup,penjelasannya dibawah ini:

Pengertian Makhluk Hidup secara umum 


Makhluk merupakan berasal dari kata Arab yaitu yang berarti "diciptakan", sebagai lawan kata Kholik - "yang menciptakan." mengacu pada suatu kata organisme yang diciptakan oleh Tuhan Maha Esa yang hidup. Selain itu, "makhluk" juga dapat merujuk kepada: 

Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup
  • Makhluk halus, merupakan makhluk Tuhan Yang Maha Esa yang tidak terlihat seperti jin, malaikat dan lain sebagainya.
  • Makhluk hidup, merupakan perkumpulan molekul yang saling mempengaruhi. 
  • Makhluk legendaris,yaitu sedang ditemukan dalam legenda dan dongeng, seperti naga, binatang dan rakasa. 

Secara umum pengertian makhluk hidup merupakan makhluk dengan ciri-ciri kehidupan seperti bernapas, bergerak, atau berkembangbiak. Ikan, kambing, burung, atau manusi juga dapat bergerak, memerlukan makanan, berkembang biak, atau bernapas. Hal ini tersebut yang membedakan antara makhluk hidup dan benda mati. Sedangkan contoh benda mati merupakan meja, kursi, pupen, tas, buku dan lain sebagainya yang tidak dapat meliputi ciri-ciri dari makhluk hidup. Pengertian lain dari seorang ahli bernama Kimball. Pada tahun 1983, ia dapat menemukan pendapatnya tentang apa itu makhluk hidup. Menurutnya, makhluk hidup merupakan sesuatu yang mengenai lima ciri-ciri. Ciri yang pertama merupakan berevolusi. Berevolusi artinya makhluk hidup semestinya mengalami perubahan dalam fase hidupnya. Ciri yang kedua merupakan responsif dan menanggapi rangsang. Rangsang sendiri ada cukup banyak, bisa rangsangan suara, sentuhan, dan lain sebagainya. 

Ciri-Ciri Makhluk Hidup 

Dibawah ini ada pemjelasan mengenai ciri-ciri makhluk hidup : 

1. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Bernapas 
Semua makhluk hidup bernapas. Bernapas merupakan proses nya mengambil udara O2 dari luar atau mengeluarkan udara (CO2) dari dalam tubuh tersebut. Oksigen dapat diperlukan untuk makhluk hidup seperti pembakaran makanan di tubuh dengan menghasilkan energi yang dapat diperlukan tubuh yang disebut juga dengan oksidasi tubuh. Energi yang dihasilkan berfungsi untuk bergerak dan beraktivitas. Proses pernapasan makhluk hidup berbeda-beda, bergantung oleh dari tempat hidup atau jenis makhluk hidup. Makhluk hidup darat dapat memiliki sistem pernapasan yang berbeda dengan makhluk hidup di air. Berikut ini macam-macam alat pernapasan. Alat pernafasan tumbuhan juga disebut dengan stomata atau lentisel, Alat pernafasan hewan disebut juga dengan insang trakea, paru-paru dan kulit Burung yang mempunyai alat bantu untuk pernafasan disebut juga dengan pundi-pundi udara 

2. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Bergerak 
Bergerak adalah salah satu ciri dari makhluk hidup. Gerak manusia dan hewan terlihat jelas. Manusia atau hewan itu juga dapat dibantu oleh alat gerak, misalnya pada manusia memiliki tangan dan kaki. Sedangkan hewan yang memiliki sayap, kaki, sirip, silia dan lain dan sebagaianya. Tumbuhan dapat melakukan gerakan, tetapi gerakan yang tidak mudah untuk dilihat. Contohnya seperti tumbuhan putri malu yang jika disentuh akan menutup. Daun petai cina juga menutup pada sore hari, tumbuhan tanaman selalu ke arah datangnya sinar matahari, dan bunga matahari yang selalu menghadap matahari. Gerakan tumbuhan dapat disebabkan oleh ransangan dari luar. 

3. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Makan 
Seluruh makhluk hidup membutuhkan makanan. Makanan yang dimakan juga harus mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Contohnya seperti lemak, mineral, karbohidrat, dan protein. Karbohidrat juga diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Fungsi makanan untuk makhluk hidup dapat menimbulkan energi (tenaga) Pembangun tubuh (pertumbuhan) Mengganti sel-sel tubuh yang sudah rusak. Makhuk hidup yang membuat makanannya sendiri merupakan tumbuhan hijau daun melalui prosesnya fotosintesa. 

4. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Iritabilitas 
Salah satu dari makhluk hidup merupakan respon terhadap rangsangan. Kemampuan makhluk hidup juga memberi tanggapan adanya rasangan. Iritabilitas hewan atau manusia dapat menggunakan panca indera terdiri dari :

  • Mata untuk melihat 
  • Telinga untuk mendengar
  • Hidung untuk mencium 
  • Lidah untuk mengecap 
  • Kulit untuk meraba 

5. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Tumbuh 
Makhluk hidup juga mengalami pertumbuhan dan perkembangannya. Contohnya  seperti menanam biji tumbuh menjadi besar, selanjutnya menjadi tanaman kecil. Jika tanaman kamu siram setiap hari, maka tumbuh dapat menjadi tanaman yang besar. 

6. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Berkembang Biak 
Berkembang biaka atau reproduksi adalah kemampuan dari makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan. Perkembangbiakan untuk melestarikan jenisnya. Cara perkembang biakan pada hewan terbagi menjadi dalam dua macam yaitu secara generatif (kawin) dan secara vegetatif (tak kawin). Pada hewan tingkat tinggi tersebut berkembang biak dengan secara kawin, sedangkan hewan tingkat rendah berkembang biak dengan vegetatif (tak kawin). Sedangkan tumbuhan berkembang biak dengan cara biji, juga dapat berkembang biak dengan vegetatif atau tidak kawin. Contoh perkembang biakan vegetatif dapat pada tumbuhan diantaranya merupakan tunas, stek dan cangkok. 

7. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Beradaptasi
Untuk bertahan hidupnya di lingkungan, setiap makhluk hidup dapat menyesuaikan diri  nya dengan lingkungannya. Tempat makhluk hidup juga dapat melakukan aktivitasnya disebut juga habitat. Jika makhluk hidup tidak bisa dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya maka bisa akan mati atau harus berpindah ke lingkungannya yang baru. 

8. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Memerlukan Suhu 
Semua makhluk hidup dapat bertahan suhu tertentu, ikan hidup di air yang bersuhu antara 5 derajat celcius sampai 30 derajat, untuk jenis bakteri dapat sampai dengan suhu 80 derajat, sedangkan tumbuhan dapat hidup antara suhu 0-43 derajat celcius. 

9. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Sekresi 
Zat sisa dari proses produksi tertentu harus dikeluarkan, jika tidak di keluarkan dapat menimbulkan racun yang terdapat dalam tubuh. Zat sisa dikeluarkan oleh gas, cairan, atau zat padat.Alat pengeluaran zat sisa hewan dan manusia yaitu:

  • Paru-paru mengeluarkan CO2
  • Ginjal mengeluarkan urine 
  • Kulit mengeluarkan keringat.
Demikian artikel tentang Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup, semoga bermanfaat terima kasih.

Pengertian Sumber Daya Alam, Contoh, Jenis, dan Manfaat

www.Pendidikanku.org-  Disini saya akan membahas Pengertian Sumber Daya Alam Beserta Contoh, Jenis-jenis,dan Manfaat, Penjelasan nya sebagai brikut:

Pengertian Sumber Daya Alam 

Sumber daya alam(SDA) merupakan semua bahan yang bisa dapat ditemukan oleh manusia dalam alam ini dan bisa juga dimanfaatkan untuk keberlangsungan hidupnya. Bagi manusia, sumber daya alam pada dasarnya merupakan hal sangat terpenting yang berupa benda hidup (hayati) ataupun benda mati (non-hayati). Kedua jenis sumber daya alam itu juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebenarnya, manusia juga ialah sumber daya bagi suatu negara karena manusia dapat juga memberikan manfaat yang luar biasa oleh negaranya sendiri dengan cara hal tersebut menjadikan tenaga kerja, memajukan ilmu pengetahuan, bahkan teknologi sehingga bisa dapat meningkatkan perekonomian negara.

Pengertian Sumber Daya Alam, Contoh, Jenis, dan Manfaat

Jenis-jenis sumber daya alam

Sumber Daya Alam dapat diartikan sebagai segala macam yang berada di lingkungan alam dan manusia itu juga bisa dapat memanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Terdapat juga pula beberapa jenis sumber daya alam yang harus Anda ketahui, sebagai berikut:  

Berdasarkan Sifatnya

Berdasarkan sifatnya jenis-jenis sumber daya alam dibagi menjadi 2:

      1.  Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharuhi

Adalah Sumber daya alam yang tidak dapat pernah habis seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, udara,
air, sinar matahari, dan mikroorganisme lainnya.

      2.  Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbaharui

Sumber daya alam jenis ini mempunyai jumlah yang sangat terbatas. Hal ini dikarenakan proses pembentukannya membutuhkan jangka waktu yang sangat lama, sehingga digunakan terus menerus akan habis, seperti bahan-bahan galian atau barang tambang.

Berdasarkan Jenisnya SDA

Berdasarkan jenisnya sumber daya alam dibagi menjadi 2:

Daya Alam Hayati (Biotik) 

Sumber daya alam yang berasal dari kata makhluk hidup yaitu hewan dan tumbuh-tumbuhan. Sumber daya alam Hayati dapat dibedakan menjadi 2 yakni :

1.Sumber daya alam yang berasal dari hewan atau binatang seperti telur, daging, ikan, dan lain sebagainya.
2 Sumber daya alam nabati adalah SDA yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan merupakan produsen atau penyusun utama dari rantai makanan.

Sumber Daya Alam non hayati (abiotik)

Sumber daya alam ini berasal dari kata benda-benda mati. Seperti tanah, air, udara, sinar matahari, maupan hasil tambang.

Berdasarkan Pembentuknya

Berdasarkan bentuknya, Sumber daya alam dibagi menjadi 4 jenis yakni:
  • Sumber daya alam materi
    Sumber daya alam yang terdapat benda mati juga bisa didapatkan secara langsung dari alam, bisa melalui beberapa proses seperti penambangan dan pengolahan. sehingga bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia
  • Sumber Daya Alam Energi
    Sumber daya alam yang bisa menghasilkan energi dan bisa dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan manusia. Seperti minyak bumi, batu bara, gas bumi, air, udara maupun sinar matahari
  • Sumber Daya Alam Ruang
    Sumber daya alam yang dapat berupa ruang, tempat, atau wilayah yang bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk kelangsungan hidupn. Sumber daya alam ruang ini pun dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti letak astronomis, topografi, maupun reliefnya. Seperti gunung dan lembah 
  • Sumber Daya Waktu
    Sumber daya alam yang keberadaannya tergantung oleh pada waktu dan musim. Misalnya Air ketika musim kemarau keberdaannya pun sangat sulit dapat ditemukan, tetapi ketika musim hujan sangat berlimpah.

Berdasarkan Daya Pakai dan Nilai Ekonominya


Berdasarkan Daya Pakai dan Nilai Ekonomisnya Berdasarkan  ekonomisnya sumber daya terbagi menjadi 4 macam, berikut penjelasan mengenai daya pakai dan nilai ekonomisnya :
  1. Sumber daya alam ekonomis itu dapat, seperti emas, perak, minyak bumi, batu bara dan timah. 
  2. Sumber daya alam non-ekonomis, Contohnya itu seperti sinar matahari, udara, dan air.

Berdasarkan Lokasinya Sumber daya alam

berdasarkan lokasinya, di bedakan menjadi 2 macam, yaitu:
  1. Sumber daya alam akuatik adalah sumber daya alam hanya dijumpai di daerah perairan. Seperti ikan, rumput laut, terumbu karang, udang, kepiting, atau lain sebagainya. 
  2. Sumber daya Alam terrestrial merupakan sumber daya alam yang hanya dijumpai oleh daerah atau wilayah di daratan. Seperti hasil hutan, bahan-bahan tambang, dan lain sebagainya 
Berdasarkan ketersediaanya sumber daya alam tersebut dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu:
sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapatf diperbarui.

Sumber daya alam yang bisa diperbarui

Sumber daya alam yang bisa diperbarui merupakan semua kekayaan alam yang tidak akan pernah habis. Contoh sumber daya alam yang bisa diperbarui ialah seperti hewan, tumbuhan, air dan udara.

Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui

Sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui merupakan semua yang berada di alam, apabila sudah habis sulit kembali. Bisa saja dapat kembali, tetapi membutuhkan proses yang cukup sangat lama. Contoh sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui merupakan seperti minyak bumi, batu bara, gas alam, barang tambang mineral dan barang tambang non mineral.

Sumber daya alam yang ada di Indonesia 

 Negara Indonesia mempunyai beragam kekayaan alam baik berupa sumber daya alam yang bisa diperbaharui atau sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui. Nah, berikut ini ada beberapa kekayaan alam yang berada di Indonesia:

Tambang emas kualitas terbaik

 Siapa sangka Indonesia merupakan negara yang memiliki wilayah dengan adanya kandungan emas yang sangat bekualitas terbaik di dunia. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa emas merupakan logam mulia yang sangat didewakan oleh semua orang dari berbagai kalangan. Pasti Anda sudah mengetahui tambang emas manakah yang akan dimaksud. Ya, Freeport. Freeport yang berada di posisi Papua adalah tambang emas yang sangat terbesar dan mempunyai kualitas terbaik di dunia.

Tambang batu bara

Selain tambang emas, di Indonesia pun terdapat tambang batu bara yang banyak terletak di posisi Pulau Kalimantan dan pulau Sumatera. Tambang ini sangat berbeda dengan tambang emas yang berada di posisi Papua, karena tambang batu bara ini tidak dikelola oleh perusahaan asing, tetapi sudah dikelola oleh perusahaan dalam negeri. Perusahaan dalam negeri ini yang akan mengelola tambang batu bara ini adalah PT. Bukit Asam. Beberapa media Internasional meyatakan bahwa Indonesia dapat menyandang sebagai penghasil tambang batu bara yang sangat terbesar.

Cadangan gas alam

Harta karun selanjutnya yang dimiliki Indonesia yaitu gas alam. Indonesia benar- benar sudah menjadi surga yang didalamnya akan terdapat berbagai macam hal yang dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup manusia. Indonesia ini mempunyai sumber daya alam yang sangat penting umtuk lainnya adalah gas alam. Gas alam yang sangat paling besar di Indonesia ini pun berada di Blok Natuna dan juga Blok Cepu. Gas alam yang satu ini menyatakan bahwa keberadaannya pun memang sangat penting.

Hutan hujan tropis yang terbentang luas

Selain sumber daya alam yang tidak bisa daoat diperbaharui, Indonesia juga pun mempunyai sumber daya alam yang bisa diperbaharui, seperti halnya hutan hujan tropis. Indonesia ini mempunyai hutan hujan tropis yang sangat hijau dan juga lebat. Seperti yang telah diketahui bahwa fungsi hutan memegang peranan peting yaitu sebagai paru- paru dunia, sehingga adanya hutan ini sangat baik bagi kawasan Indonesia dan juga keseimbangan alam di dunia.

Kekayaan bawah laut yang melimpah ruah

Indonesia memiliki letak geografis yang berada di antara 2 samudera, sehingga tidak heran jika Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas. Wilayah laut yang, mempunyai Indonesia ini merupakan keajaiban karena menyimpan hasil laut yang sangat banyak. Tidak hanya berbagai jenis ikan atau binatang laut yang akan tersedia di lautan Indonesia, tetapi laut Indonesia juga menghasilkan berbagai hasil laut non binatang yang juga bisa meningkatkan nilai ekonomis.

Hasil tanaman

Indonesia memang memiliki tanah yang subur, sehingga tidak heran jika hasil tanaman Indonesia juga sangat melimpah. Bahkan hasil tanaman dari Indonesia pun yang membuat banyak Negara mengincar Indonesia untuk dijajah karena menginginkan hasil tanaman Indonesia. Tanaman Indonesia yang berupa sangat penting ini menjadi hasil perkebunan, pertanian, maupun hasil hutan. Beberapa tanaman yang akan dapat dihasilkan dari tanah Indonesia merupakan kelapa sawit, kopi, padi, tembakau, rotan, karet dan rempah- rempah.

Fauna langka

Indonesia mempunyai beberapa hal kekayaan alam seperti berupa fauna atau binatang. Bahkan ini pun terdapat binatang khas yang hanya terdapat pada Indonesia saja. Misalnya kan binatang langka pun yang hfanya terdapat di Indonesia merupakan Komodo dan Anoa. Binatang Komodo ini pun termasuk kadal raksasa atau hanya hidup berada di Pulau Komodo, Flores. Sementara itu Anoa serupai sapi akan tetapi hidup di hutan atau hanya terdapat di daratan pulau Sulawesi. Selain kedua binatang ini pun, masih sangat banyak sekali binatang yang dimiliki Indonesia sebagai kekayaan alam di Indonesia.

Sumber daya alam hayati 

Pengertian menurut bahasa, hayati berarti mahluk hidup. Oleh karena itu sumber daya alam hayati merupakan semua sumber daya alam yang berasal dari kata mahluk hidup. Dalam berupa bahasa asing, sumber daya alam hayati bisa disebut juga dengan sumber daya alam biotik. Berdasarkan sifat pembahruannya, sumber daya alam hayati termasuk juga dalam jenis sumber daya alam yang bisa diperbaharui.
Nah berikut ini akan ada contoh-contoh sumber daya alam hayati yang sering dimanfaatkan setiap harinya. Suber daya alam ini sudah cukup banyak yang terdapat di sekitar lingkungan kita, diantaranya:

Sumber Daya Hewan
Contoh yang pertama, sumber daya yang berupa dari hewan. Hewan juga bisa menghasilkan berbagai macam produk yang dapat dimanfaatkan sebagian besar manusia untuk menunjang kehidupannya. Produk-produk yang telah dihasilkan tersebut yaitu : Daging, Susu, Kulit, Bulu, Madu, telur dan Kotoran yang dihasilkan semua hewan dan digunakan sebagai pupuk tanaman.

Sumber Daya Tumbuhan
Tumbuhan iniA termasuk juga contoh sumber daya alam hayati, karena tumbuhan juga merupakan jenis mahluk hidup. Tumbuhan juga bisa menghasilkan beragam produk yang bisa dapat manusia manfaatkan untuk menunjang kebutuhan hidupnya. Produk-produk yang dari tanaman tersebut antara lain: Sayuran, bunga, Buah, Kayu, Umbi dan Biji

Pemanfaatan sumber daya alam  

Pemanfaatan suatu sumber daya bisa dinilai berdasarkan kegunaan sumber daya untuk manusia itu sendiri. Maka sebab itu, semakin bermanfaatnya suatu sumber daya alam, maka sumber daya alam tersebut akan semakin bernilai. Misalkan, lahan pertanian yang sudah subur bisa dijadikan tempat daerah pertanian yang sangat potensial. Suatu negara yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah dipastikan akan menjadi suatu negara yang maju jika sumber dayanya dimanfaatkan secara maksimal.
Secara alamiah tersebut, kebanyakan manusia dapat memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada dilingkungannya dengan berbagai bentuk aktivitas, aktivitas dalam memanfaatkan sumber daya alam ini bisa dibagi ke dalam enam aktivitas yang sangat menguntungkan, seperti hal tersebut(1) pertanian, (2) perkebunan, (3) perikanan, (4) pertambangan, (5) peternakan, dan (6) kehutanan.


demikian ulasan menganai Pengertian Sumber Daya Alam ,Contoh, Jenis Jenis dan Manfaat, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda terima kasih.

Pengertian Geografi dan Konsep Geografi

Pengertian Geografi dan Konsep Geografi

Pengertian Geografi dan Konsep Geografi - Pada kesempatan ini Pendidikanku akan membahas mengenai apa itu geografi ? , apa hakikat geografi ? dan sebagainya.
Eratosthenes (276-104 SM) mengemukakan dalam bukunya Geographika bahwa geografi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata Geo memiliki arti Bumi dan Graphein yang berarti tulisan dalam arti geografi adalah ilmu tentang bumi. Namun Dalam arti luas Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bumi , benda-benda yang diluar bumi , flora serta fauna , udara , iklim dan lain sebagainya yang berinteraksi dengan bumi.

Pengertian Geografi dan Konsep Geografi - Berikut ini adalah pengertian geografi menurut para ahli ,
  1. Prof. Dr. I Made Sandy mengemukakan pendapatnya bahwa geografi adalah ilmu pengetahuan yang berusaha untuk menemukan dan memahami persamaan dan perbedaan yang terdapat dalam ruang muka bumi.
  2. N. Daldjoeni , Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari kegiatan-kegiatan manusi dalam suatu ruang (Bumi , Luar angkasa).
  3. Ferdinan Von Richthofer , geografi adalah ilmu yang mempelajari gejala dan sifat-sifat permukaan bumi , dan pendudukannya serta menjelaskan hubungan sebab akibatnya.
Pengertian Geografi dan Konsep Geografi
Pengertian Geografi dan Konsep Geografi 

Konsep Dasar Geografi

Menurut Gertrude Whipple terdapat 5 konsep dasar geografi , antara lain sebagai berikut :
  1. Konsep bumi sebagai suatu planet
  2. Konsep beraneka ragam cara hidup
  3. Konsep beraneka ragam wilayah alam
  4. Konsep pentingya wilayah bagi manusia
  5. Konsep pentingnya letak untuk memahami peristiwa dunia.
Namun terdapat referensi lain tentang imu geografi , didalam referensi tersebut terdapat 10 konsep dasar antara lain sebagai berikut :
  1. Konsep lokasi/letak
  2. Konsep jarak
  3. Konsep keterjangkauan
  4. Konsep pola
  5. Konsep geomorfologi/morfologi
  6. Konsep aglomerasi
  7. Konsep differensiasi area
  8. Konsep nilai kegunaan
  9. Konsep interkasi interdependensi
  10. Konsep kerkaitan keruangan

Ruang Lingkup Geografi

Dalam ruang lingkup geografi kita sebenarnya dalam melihat bahwa ruang lingkup geografi ini sangat luas seperti pengertian diatas , karena pada dasarnya ilmu geogradi ini tidak dapat dikuasi dengan 1 mata pelajaran itulah sebabnya terdapat ilmu-ilmu penunjang geografi. 
Namun tetapi apabila bumi dilihat dari segi teori lingkungan hidup , permukaan bumi dapat dikelompokan menjadi 3 bagian , antara lain sebagai berikut :
  1. Lingkungan fisikal  , adalah segala sesuatu sekitar manusia yang berupa makhluk tidak hidup misalnya tanah , udara , air , dan juga sinar matahari.
  2. Lingkungan biologis , adalah segala sesuatu sekitar manusia yang berupa makhluk hidup , seperti binatang dan tumbuhan.
  3. Lingkungan sosial , adalah segala sesuatu sekitar manusia yang berwujud tindakan atau kegiatan manusia dalam suatu hubungan antar alam atau antarmanusia.
Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Geografi dan konsep geografi semoga bermanfaat untuk anda .

Pengertian antroposfer Dan Dinamika Demografi

Pengertian antroposfer

Pengertian antroposfer Dan Dinamika Demografi - Antroposfer merupakan salah satu obyek material dari suatu kajian geografi yang membahas tentang dinamika manusia yang meliputi kelahiran, kematian, serta migrasi.Secara etimologi (asal kata) antroposfer tersebut berasal dari dua kata, yakni antrophos yang berarti manusia serta sphaira yang berartikan lapisan.

Dari arti secara etimologis tersebut , maka pengertian dari antroposfer ialah suatu Lapisan manusia dan juga kehidupannya di permukaan bumi.  Interaksi antara manusia dan juga lingkungan fisik yang berbeda-beda pada tiap-tiap wilayah mengakibatkan perbedaan fisik manusia (ras manusia). Menurut A.L krober (dalam Edward,Ed, 1975) terdapat beberapa jenis ras manusia yang berkembang diseluruh dunia antara lain ialah sebagai berikut :

1) Ras Kaukasoid
  1.  Nordic : Eropa utara
  2. Alpin : Eropa tengah dan timur
  3. Mediteranian : Laut tengah, Iran, Afrika utara, Armenian
2) Ras Mongoloid
  1.  Asiatic : Asia utara, tengah, dan timur
  2. Malayan Mongoloid : Asia tenggara
  3. American Mongoloid : Amerika utara

3) Ras Negroid
  1.  African Negroid : Benua Afrika
  2. Melanesia : Papua/Irian Jaya, dan Kepulauan Melanesia
  3. Negrito : Afrika tengah, Semenanjung Malaka, dan Filipina
4) Ras Khusus
  1.  Bushmen : Gurun Kalahari, Afrika selatan
  2. Australoid : Suku Aborigin (Australia)
  3. Ainu : Pulau Karafotu, dan Pulau Hokaido (di Jepang)
  4. Weddoid : Pedalaman Sri Lanka, dan Sulawesi Selatan

DINAMIKA DEMOGRAFI

Pengertian antroposfer Dan Dinamika Demografi - Dinamika Demografi merupakan suatu peristiwa yang terjadi dengan secara terus-menerus serta saling berkaitan tentnag perubahan jumlah penduduk.

1. Menghitung pertumbuhan penduduk
2. Mengukur kualitas Penduduk
  • a. Pendidikan
  • b. Kesehatan

Komposisi Penduduk Berdasarkan Umur dan Jenis Kelamin

1. Menghitung jumlah penduduk

Untuk dapat mengetahui jumlah penduduk didalam suatu daerah, propinsi, maupun negara dapat di lakukan beberapa cara, seperti ialah  sensus penduduk, registrasi / pencatatan maupun survei.

  • a. Sensus penduduk
    Kata Sensus berasal dari bahasa latin yakni census yang memiliki arti penaksiran harta benda seorang warga negara ,pencatatan nama warga negara, misal untuk pemungutan suatu pajak. baca juga pengertian pajak. Sensus tersebut dapat dibedakan menjadi 2 macam, yakni sensus de factor serta de jure.

    1.Sensus de facto merupakan suatu perhitungan penduduk /pencacahan penduduk yang dilakukan pada tiap-tiap orang yang pada waktu sensus diadakan berada pada suatu wilayah sensus. 

    2.Sensus de jure merupaan suatu pencacahan yang hanya dikenal pada penduduk yang benar-benar bertempat tinggal pada wilayah sensus itu
  • b. Register
    Registrasi merupakan suatu catatan dengan secara continue/terus menerus yang dilakukan oleh dinas terkait terhadap para penduduk pada suatu wilayah administrasi.
  • c. Survei
    Survei adalah suatu pencacahan penduduk metode dengan cara mengambil contoh suatu daerah. Jadi, pencacahan penduduk dengan metode survei tersebut tidak dilakukan di seluruh wilayah negara, melainkan hanya pada suatu daerah tertentu yang dianggap akan mewakili seluruh wilayah negara tersebut.
Pengertian antroposfer Dan Dinamika Demografi
Pengertian antroposfer Dan Dinamika Demografi

2. Macam-macam komposisi penduduk

  • 1. Berdasarkan pada aspek biologis
    Misalnya : penduduk di suatu desa digolongkan dengan berdasarkan pada umur serta jenis kelamin.
  • 2. Berdasarkan pada aspek sosial
    Misalnya : penduduk digolongkan dengan berdasarkan pada tingkat pendidikan serta status perkawinan.
  • 3. Berdasarkan pada aspek ekonomis
    Misalnya : penduduk digolongkan dengan berdasarkan jenis pekerjaan serta tingkat pendapatan.
  • 4. Berdasarkan pada aspek geografis
    Misalnya : penduduk digolongkan berdasarkan pada lokasi dan tempat tinggal.

3. Piramida penduduk

Struktur piramida penduduk, antara lain ialah sebagai berikut :
  • a. Sumbu vertical untuk distribusi umur
  • b. Sumbu horizontal menyatakan jumlah penduduk
  • c. Horisontal kiri untuk laki-laki 
  • d. Horizontal kanan untuk perempuan.
Baca juga artikel terkait :

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian antroposfer dan Dinamika Demografi , piramida pendudukan , macam-macam komposisi Penduduk ,semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari pendidikanku

Pengertian Kepadatan Penduduk Terlengkap

Pengertian Kepadatan Penduduk

Pengertian Kepadatan Penduduk Terlengkap - Kepadatan penduduk merupakan suatu perbandingan antara banyaknya penduduk serta luas wilayahnya. Satuan luas wilayah yang umumnya digunakan ialah km2 . Kepadatan penduduk pada suatu daerah itu tidaklah sama. terdapat beberapa macam kepadatan penduduk, yakni kepadatan penduduk aritmatik, kepadatan penduduk agraris, kepadatan penduduk fisiologis, serta kepadatan penduduk ekonomis. 

Kepadatan penduduk aritmatik

Kepadatan penduduk aritmatik merupakan jumlah rata-rata penduduk yang tinggal disuatu wilayah yang luasnya 1 km2. Kepadatan penduduk aritmatik tersebut dapat dihitung dengan menggunakan rumus antara lain ialah sebagai berikut ini:
Kepadatan Penduduk Aritmatik(KPA) = Jumlah Penduduk (jiwa) : Luas Wilayah (km2)

Kepadatan penduduk agraris

Kepadatan penduduk agraris merupakan jumlah rata-rata dari penduduk yang bekerja sebagai petani pada tiap-tiap satuan luas lahan pertanian (dalam km2). Tingkat pada kepadatan penduduk agraris tersebut dapat dihitung dengan menggunakan rumus ialah sebagai berikut ini:
Kepadatan Penduduk Agraris(KPA) = Jumlah Penduduk Petani (jiwa) : Luas Lahan Pertanian (km2)

Kepadatan penduduk fisiologis

Kepadatan penduduk fisiologis merupakan suatu perbandingan antara jumlah penduduk dengan luas lahan pertanian. Rumus untuk kepadatan penduduk fisiologis ini antara lain ialah sebagai berikut:

Kepadatan Penduduk Fisiologis(KPF) = Jumlah Penduduk (jiwa) : Luas Lahan Pertanian (km2)

Kepadatan penduduk ekonomis

Kepadatan penduduk ekonomis merupakan suatu perbandingan antara jumlah penduduk dengan luas lahan dengan menurut kapasitas produksinya. Rumus untuk kepadatan penduduk ekonomi antara lain ialah sebagai berikut:
Kepadatan Penduduk Ekonomi = Jumlah Penduduk (jiwa) : Luas Lahan Produksi (km2)

Kepadatan Penduduk
Kepadatan Penduduk

Faktor-faktor yang menyebabkan kepadatan penduduk

Faktor-faktor yang menyebabkan kepadatan penduduk adalah sebagai berikut :

  1. Faktor iklim dan topografi, iklim yang nyaman topografi yang relative landai menyebabkan penduduk terkonsentrasi serta menjadi padat. baca juga artikel terkait pengertian iklim
  2. Faktor ekonomi, yang termasuk faktor ekonomi ialah tersedianya sumber daya alam, dan juga tersedianya lapangan kerja. baca juga 100 sejarahwan ekonomi dan Sejarah Ekonomi
  3. Faktor sosial budaya, yang termasuk faktor sosial budaya ialah kesempatan untuk dapat meneruskan pendidikan, keterbukaan masyarakat. Selain hal itu daerah yang relative aman akan dapat selalu jadi pemukiman yang padat. baca juga pengertian peran sosial dalam sosiologi

Upaya mengurangi kepadatan penduduk

Program-program tersebut adalah :

  1. Transmigrasi /program memindahkan penduduk dari tempat yng padat ke tempat yang lain yang jarang penduduknya baik itu dilakukan atas bantuan pemerintah ataupun dari keinginan diri sendiri. baca juga Pengertian Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler
  2. Pemerataan pada lapangan kerja dengan cara mengembangkan industri, perikanan, pertanian, serta pertambangan di wilayah lain.
  3. Mengendalikan jumlah kelahiran penduduk setempat dengan cara melalui program KB serta penundaan usia kawin.

Ciri-ciri kepadatan penduduk

Kependudukan di Indonesia mempunyai ciri-ciri antara lain ialah sebagai berikut:

  1. Jumlah penduduk yang semakin menambah
  2. Sebagian penduduk berusia muda
  3. Tidak tersebar merata pada tiap-tiap pulau
  4. Sebagian besar para penduduk Indonesia bekerja pada bidang pertanian

Pengertian Atmosfer Dan Sifat Atmosfer Terlengkap

Pengertian Atmosfer

Pengertian atmosfer

Pengertian Atmosfer , Sifat Atmosfer Terlengkap - Istilah atmosfer berasal dari bahasa Yunani , dari kata atmos yang berartikan udara dan spheira yang berartikan lapisan. Jadi, atmosfer merupakan  lapisan udara yang menyelubungi bumi. Atmosfer tersebut tersusun oleh sejumlah unsur yakni : 
  1. Nitrogen (N2) 78,08%
  2. Oksigen (O2) 20,94%
  3. Argon (Ar) 0,90%
  4. Karbondioksida (CO2) 0,03% 
  5. sisanya terdiri dari gas lainnya dengan jumlah yang sedikit.

Sifat fisik atmosfer

Pengertian atmosfer - Atmosfer memiliki sifat-sifat antara lain ialah sebagai berikut :

  1. Merupakan suatu campuran berbagai gas yang tidak memiliki warna dan tidak dapat terlihat oleh mata; 
  2. mempunyai berat sehingga mempunyai juga tekanan udara;
  3. Mengembang apabila terkena panas dan juga mengerut ketika dingin;
  4. Apabila terjadi suatu perbedaan tekanan, maka akan terjadi pergerakan udara yang disebut dengan angin yang bergerak dari tekanan tinggi ke pada tekanan rendah;
  5. Tidak memiliki bau, serta tidak bisa dirasakan.

Pengertian Atmosfer , Sifat Atmosfer Terlengkap
Pengertian Atmosfer , Sifat Atmosfer Terlengkap

Lapisan-lapisan atmosfer

Atmosfer - Lapisan atmosfer tersebut terdiri dari lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer dan eksosfer. Pembagian lapisan atmosfer itu didasarkan pada suatu perbedaan karakteristik temperatur antarlapisan.
  • 1. Lapisan Troposfer
    Troposfer adalah suatu lapisan terbawah dari atmosfer dengan ketinggian 0 meter – 12 km pada atas permukaan air laut . Dalam khatulistiwa, troposfer tersebut mempunyai ketebalan 16 – 18 km, di kutub ketebalannya 8 – 10 km. Perbedaan ketebalan tersebut disebabkan oleh rotasi bumi, akibatnya terjadi suatu perbedaan kondisi cuaca antara kutub serta khatulistiwa. Menurut toeri Braak dalam daerah khatulistiwa, pada lapisan tersebut setiap naik 1000 m, maka suhu turun rata-rata 6,1ºC. Pada lapisan tersebut terdapat gejala-gejala cuaca, ialah seperti angin, awan, hujan, halilintar, pelangi, dan lain sebagainya. Peralihan antara troposfer dengan stratosfer disebut dengan tropopause.
  • 2. Lapisan Stratosfer
    Stratosfer tersebut terletak pada ketinggian 18 – 49 km di permukaan air laut. Lapisan atasnya tersebut mengandung suatu ozon agar  dapat menyerap sinar ultraviolet sehingga memungkinkan ada kehidupan di bumi ini. Pada bagian puncak / pada batas tinggi , suhu tersebut bisa mencapai pada rata-rata ialah -550 C. Di atas stratosfer tersebut terdapat suatu lapisan stratopause yang merupakan lapisan suatu peralihan antara stratosfer serta mesosfer.
  • 3. Lapisan Mesosfer (Campuran)
    Mesosfer tersbut terletak pada ketinggian 49 – 82 km diatas permukaan laut. Semakin naik ketinggiannya ,maka suhu udara semakin turun sampai -730 C. Pada ketinggian 80 km terdapat suatu lapisan hangat tempat terbakarnya meteor yang jatuh ke permukaan bumi sehingga bumi tersebut terlindung. Di atas lapisan mesosfer tersebut terdapat lapisan mesopause yang merupakan suatu lapisan suatu peralihan antara mesosfer serta termosfer.
  • 4. Lapisan Termosfer (Ionosfer)
    Termosfer tersebut berada di ketinggian 82 sampai + 400 km. Pada ketinggian 480 km suhunya mencapai 1.2320 C. Pada lapisan itu , terlihat aurora serta awan pijar yang kadang kala berkilauan jika di pagi dan sore. Pada ketinggian 80 – 360 km, terdapat suatu lapisan ionosfer tempat partikel ion yang berfungsi ialah sebagai pemantul gelombang suara radio yang terdiri dari :
    -     Gelombang panjang berukuran ialah 30.000 – 1.000 km yang disebut dengan lapisan Kennely heavyside.
    -     Gelombang menengah berukuran ialah 1.000 – 200 m
    -     Gelombang pendek berukuran ialah 200 – 10 m, yang disebut dengan lapisan Appleton.
  • 5. Lapisan Eksosfer
    Lapisan Eksosfer berada pada ketinggian ialah lebih dari ± 400 km. Dalam lapisan tersebut terdapat atom-atom yang bergerak dengan secara tidak beraturan. Lapisan tersebut mengandung gas hidrogen serta kerapatannya makin tipis sampai hampir habis diambang angkasa luar. Cahaya redup yakni cahaya zodiakal serta gegenschein muncul pada lapisan eksosfer yang sebenarnya adalah pantulan sinar matahari oleh partikel debu meteor yang dalam banyak jumlahnya serta bergelantungan di angkasa. Lapisan tersebut juga dinamakan dissipasisfer.

Peranan Atmosfer

Pengertian Atmosfer - Atmosfer mempunyai peran yang besar bagi kehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya di bumi. Peran atmosfer bagi kehidupan di bumi diantaranya ialah sebagai berikut :
  • 1.   Melindungi bumi dari adanya meteor atau juga benda angkasa yang lain yang menuju ke arah bumi.
  • 2.   Menjaga temperatur udara pada permukaan bumi supaya tetap stabil, dikarenakan tanpa atmosfer suhu di permukaan bumi akan terasa sangat panas ataupun sangat dingin.
  • 3.   Memantulkan suatu gelombang radio.
  • 4.   Selain dari itu, gas-gas yang terdapat di atmosfer memiliki peran masing-masing, sebagai berikut:
  • 1.   Nitrogen ialah untuk pertumbuhan tanaman.
  • 2.   Oksigen ialah untuk pernapasan.
  • 3.   Karbondioksida ialah untuk fotosintesis. 
  • 4.   Neon ialah untuk lampu listrik. 
  • 5.   Ozon ialah untuk menyerap sebagian radiasi matahari.
BACA JUGA ARTIKEL TERKAIT  :

Pengertian Biosfer menurut para ahli 
Pengertian Iklim
Pengertian Hujan dan Jenis Hujan
Pengertian Hidrologi

Sekian dan Terimakasih sudah membaca pengertian atmosfer , dan sifat atmosfer terlengkap , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku 

√ Pengertian Bioma, Fungsi, Ciri, Jenis dan Contohnya

Pengertian Bioma

Www,Pendidikanku.Org - Pengertian Bioma adalah suatu ekosistem besar dengan daerah yang luas terdiri atas flora serta fauna yang khas. Definisi Bioma ialah ekosistem-ekosistem yang terbentuk disebabkan karena perbedaan letak antar geografis dan juga astronomis. Pada dasarnya, bioma tersebut terdiri atas produsen, konsumen, serta pengurai (dekomposer) yang di dalamnya itu terjadi suatu siklus yang diawali dari tumbuhan.
Pengertian Bioma, Fungsi, Ciri, Jenis dan Contohnya


Ciri utama dari bioma ialah dominasi vegetasi tertentu pada suatu wilayah dengan pengaruh kondisi iklim regionalnya tersebut . Sehingga perbedaan antarbioma akan tampak jelas dari vegetais yang tumbuh di dalamnya. Bioma tersebut dibagi dalam beberapa jenis yang ditentukan oleh iklim, curah hujan, letak geografis, serta intensitas cahaya matahari.

Ciri-Ciri Bioma 

  • Terbentuknya suatu interaksi unsur-unsur lingkungan yakni air, iklim, tanah, serta organisme yang hidup pada suatu daerah
  • Komunitas yang cukup stabil, terkecuali pada suatu kejadian yang mengganggu didalam kestabilan komunitas.
  • Dapat dikenali ialah dengan melihat dominasi vegetasinya.
  • Penamaan bioma yang umumnya itu didasarkan ialah pada dominasi vegetasinya
  • Merupakan suatu komunitas klimak (kumpulan macam-macam populasi) ialah sebagai penanda daerah itu terdapat bentuk vegetasi utama yang mendominasi.

Fungsi Bioma

Dibawah ini merupakan fungsi dari bioma diantaranya, sebagai berikut :
  1. Memudahkan melaksanakan penataan suatu populasi
  2. Bisa mengetahui jenis tumbuhan serta juga hewan itu berdasarkan cara hidupnya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan.
  3. Membuat mudah melaksanakan pendataan jenis-jenis tumbuhan serta hewan
  4. Mempermudah mengelompokkan hewan dan juga tumbuhan yang baru ditemukan

Faktor Yang Mempengaruhi Bioma

Didalam bioma, faktor yang mempengaruhinya ini diantara lain antara lain:
  1. Iklim
  2. Posisi geografis
  3. Curah hujan
  4. Intensitas cahaya matahari yang diperoleh
Pengertian Bioma, Fungsi, Ciri, Jenis dan Contohnya
Pengertian Bioma Dan Macam-Macam Bioma Terlengkap

Macam-Macam Bioma

Macam-Macam Bioma - Bioma tersebut dibagi dalam enam jenis bioma utama yakni padang rumput,tundra, hutan hujan tropis basah, gurun, hutan musim dan taiga. Macam-macam dari bioma antara lain ialah sebagai berikut :

Bioma Stepa atau Padang Rumput

Bioma Stepa atau Padang Rumput - Persebaran bioma gurun tersebut banyak terdapat yang pada benua Australia (Gibson), Indonesia (Parangtritis), Afrika Utara (Sahara), Asia (Takla Makan), serta Amerika Utara (Great Basin).

Ciri-Ciri Bioma Stepa atau  Padang Rumput 

  1. Curah hujannya yang sangat rendah ialah +/-25 mm/tahun
  2. Mempunyai kelembaban udara yang sangat rendah
  3. Evaporasi (penguapan) tinggi yang lebih cepat dibandingkan prepitiasi (hujan)
  4. Tingkat deflasi yang cukup tinggi
  5. Tanah pasir tandus disebabkan karena tidak mengandung air
  6. Suhu udara pada siang 45 derajat celcius serta di malam hari sekitar 0 derajat celcius

Bioma Tundra

Bioma Tundra - Bioma tundra merupakan suatu bioma yang terdapat pada sekitar kutub utara serta sebagian di selatan. Bioma tundra tersebut  tidak ditemukan pepohonan, namun hanya terdapat tumbuhan kecil sejenis rumput serta lumut.  Lokasi wilayah bioma tersebut terdapat pada sekitar lingkar artik, Greenland pada wilayah kutub utara. Dengan berdasarkan pembagian iklim bioma tundra yang berada di daerah yang beriklim es abadi (ET) serta Iklim Tundra (ET).

Ciri-Ciri Bioma Tundra
  1. Hampir pada setiap wilayahnya tertutupkan oleh salju/es.
  2. Memiliki musim dingin yang panjang serta gelap dan juga musim panas yang panjang serta terang.
  3. Usia tumbuh pada tanaman sangat pendek, antara dari 30-120 hari (1-4 bulan)

Bioma Taiga

Bioma Taiga - Taiga merupakan suatu hutan yang tersusun dari 1 spesies misalkan pinus, konifer, dan lain sejenisnya. Semak serta tumbuhan basah sedikit sekali, sedangkan pada hewannya antara lain moose, beruang, rubah, beruang hitam, serigala, serta burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur. Taiga tersebut banyak ditemukan pada belahan bumi utara, seperti wilayah negara Rusia serta Kanada. Bioma Taiga adalah suatu bioma yang terluas dibandingkan boma-bioma lain di bumi.

Ciri-Ciri Bioma Taiga

  1. Mempunyai musim dingin yang cukup panjang serta musim kemarau yang panas sangat singkat yaitu hanya berlansung selama 1-3 bulan.
  2. pada saat musim dingin, air tanah tersebut akan berubah menjadi es yang mencapai 2 meter di bawah permukaan suatu tanah.
  3. Jenis tumbuhan yang hidup juga sangat sedikit, umumnya hanya terdiri dari  2 atau 3 jenis tumbuhan saja.

Bioma Gurun

Bioma Gurun - Bioma padang gurun atau sering disebut juga dengan padang pasir dalam istilah geografi ialah suatu derah yang menerima curah hujan yang sedikit kurang dari 250 mm/tahunnya. Gurun dianggap mempunyai kemampuan kecil untuk mendukung kehidupan. Bila dibandingkan dengan wilayah yang lebih basah hal tersebut mungkin saja benar, meskipun bila diperhatikan seksama, gurun tersebut biasanya memiliki  kehidupan yang biasanya tersembunyi (khususnya pada siang hari) untuk dapat mempertahankan cairan tubuh. Kurang lebih dari sepertiga dari wilayah bumi merupakan terbentuknya gurun.  Contohnya ialah Gurun Gobi di Asia serta Gurun Sahara di Afrika.

Ciri-Ciri Gurun

  1. Mempunyai curah hujan yang sangat rendah ialah +/- 25 mm/tahun
  2. Mempunyai perbedaan suhu udara siang serta malam yang sangat tinggi yakni disiang hari 45 derajat celcius,dan malam 0 derajat celcius.
  3. Tanah pasir tersebut sangat tandus disebabkan karena tidak dapat menampung air.
  4. Memiliki kelembaban udara yang sangat rendah.
  5. Evaporasi (penguapan) tinggi serta lebih cepat dibandingkan presipitasi (hujan).
  6. Tingkat deflasi yang cukup tinggi.

Bioma Hutan Hujan Tropis

Bioma Hutan Hujan Tropis - Hutan hujan tropis merupakan suatu bioma yang berupa suatu hutan basah atau lembab, yang ditemui pada wilayah sekitar khatulistiwa, yakni kurang lebih lintang 0-10 derajat celcius ke utara serta ke selatan garis khatulistiwa.
Hutan hujan tropis tersebut dapat diartikan ialah sebagai hutan yang terletak pada daerah tropis dengan curah hujan yang juga  tinggi. Contoh hutan hujan tropis antara lain ialah Afrika, Meksiko, Australia, Amerika Selatan, Kepulauan Pasifik, serta Amerika Tengah.

Ciri-Ciri Hutan Hujan Tropis

  1. Curah hujan sangat cukup tinggi, lebih dari 2.000 mm/tahun
  2. Pohon-pohon utama mempunyai ketinggian antara 20-40 meter.
  3. Mendapatkan sinar matahari yang cukup,namun tetapi sinar matahari tersebut tidak dapat menembus ke dasar hutan
  4. mempunyai iklim mikro pada lingkungan sekitar permukaan tanah atau dibawah kanopi (daun pada pohon-pohon yang besar dengan membentuk suatu tudung).
  5. Cabang dari pohon berdaun lebat serta lebar dengan hijau sepanjang tahun

Bioma Hutan Gugur

Bioma Hutan Gugur - Bioma hutan gugur merupakan suatu bioma yang terletak pada kisaran ialah 30-40 derajat lintang LU/LS dengan beriklim sedang. Bioma hutan gugur tersebut  terdapat pada wilayah Amerika Serikat di bagian timurnya , ujung selatan pada benua Amerika, Kepulauan Inggris serta juga Australia.

Ciri-Ciri Hutan Gugur

  1. Curah hujan yang merata antara 75 - 1.000 mm pertahunnya.
  2. mempunyai jumlah atau jenis tumbuhan yang relatif sedikit.
  3. Musim panas yang hangat serta musim dingin yang tidak terlalu dingin.
  4. Pohon yang bercirikan lebar, hijau pada saat musim dingin, rontok dimusim panas dan mempunyaia tajuk yang rapat
  5. Terdiri dari 4 musim ialah musim panas, gugur, dingin, semi.

Bioma Sabana

Bioma Sabana - Bioma sabana merupakan  padang rumput yang diselingi oleh adanya  gerombolan semka serta pohon. Dengan berdasarkan dari jenis tumbuhan yang menyusunnya bioma sabana dibagi menjadi 2 jenis yakni sabana murni (satu jenis tumbuhan) serta sabana campuran (campuran jenis tumbuhan). Persebaran bioma sabana tersebut terdapat pada Afrika, Amerika Selatan, Australia, serta juga Indonesia (Nusa Tenggara).

Ciri-Ciri Sabana

  1. Terdapat pada daerah khatulistiwa (iklim tropis).
  2. Mempunyai curah hujan antara 100-150 mm/tahun.
  3. Porositas (air yang meresap ke tanah) serta drainase (pengarian) cukup baik.
  4. Curah hujan yang sedang serta tidak teratur.

Tags :

pengertian bioma dan biosfer
bioma adalah ipa
bioma tundra
bioma taiga
ciri ciri bioma padang rumput
bioma gurun
pengertian bioma brainly
bioma sabana

Sekian dan Terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Bioma Dan Macam-Macam Bioma  , Serta Ciri-ciri dari Bioma , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku

Pengertian Hujan dan Jenis Hujan

Pengertian Dan Jenis Hujan

Pengertian Hujan dan Jenis Hujan  - Kali ini Pendidikanku.Net akan Membahas Mengenai Pengertian hujan, Proses Pembentukan Hujan,serta Jenis - jenis Hujan. 3 point mengenai Hujan ini akan dibahas dengan jelas dan dapat dimengerti.

PENGERTIAN HUJAN

Hujan adalah suatu peristiwa Presipitasi "jatuhnya suatu cairan dari atmosfer yang berwujud cair ataupun beku ke permukaan bumi" berwujud suatu cairan. Hujan tersebut memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal supaya dapat menemui suhu pada atas titik leleh es di dekat serta dia atas permukaan Bumi.

Pada bumi, hujan adalah suatu proses kondensasi "perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat" uap air pada atmosfer tersebut menjadi butiran air yang cukup berat untuk jatuh pada permukaan bumi. Terdapat 2 proses yang mungkin terjadi bersamaan yang bisa mendorong udara semakin jenuh ketika menjelang hujan, yakni  pendinginan udara dan juga penambahan uap air ke udara. Butir hujan tersebut mempunyai ukuran yang beragam mulai dari yang mirip dengan penekuk (butiran besar), hingga dengan butiran kecilnya.

Pengertian Hujan dan Jenis Hujan
Pengertian Hujan

PROSES TERJADINYA HUJAN

Proses terjadinya hujan - Terjadinya hujan itu sangat dipengaruhi oleh adanya konveksi di atmosfer bumi serta juga lautan. Konveksi adalah suatu proses pemindahan panas oleh gerak massa fluida dari daerah ke daerah yang lain. Air-air yang terdiri atas air laut, air sungai, air limbah, serta sebagainya itu dasaranya mengalami proses penguapan atau juga evaporasi diakibatkan adanya bantuan dari panas sinar matahari. Air itu kemudian menjadi uap melayang ke udara serta akhirnya terus bergerak menuju langit yang tinggi bersama dengan uap-uap air yang lain.

ketika sampai di atas, uap-uap tersebut mengalami proses pemadatan atau juga biasa disebut dengan kondensasi("perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat") sehingga terbentuklah suatu awan . 

Akibat terbawa angin yang bergerak tersebut, awan-awan itu saling bertemu serta membesar dan juga kemudian menuju ke arah atmosfir bumi yang suhunya itu lebih rendah atau dingin serta akhirnya membentuk suatu butiran es dan juga air. dikarenakn terlalu berat serta tidak mampu lagi ditopang angin pada akhirnya butiran-butiran air atau es itu jatuh ke permukaan bumi, proses tersebut disebut juga dengan proses presipitasi. dikarenakan semakin rendahnya, mengakibatkan suhu tersebut semakin naik maka es atau salju tersebut akan mencair dan terjadilah hujan , namun tetapi apabila suhunya itu sangat rendah, maka akan tetap turun namun menjadi salju.

JENIS-JENIS HUJAN

Berdasarkan Proses Terjadinya terdapat jenis-jenis hujan atau macam-macam hujan, antara lain ialah;

  • Hujan siklonal, yakni hujan yang terjadi dikarenakan udara panas yang naik disertai juga dengan angin yang berputar.
  • Hujan Senithal, adalah hujan yang sering terjadi pada daerah sekitar ekuator(ekuator adalah garis khayal yang membagi bumi itu menjadi bagian utara serta jugaselatan), diakibatkan pertemuan pada Angin Pasat Timur Laut dengan Angin Pasat Tenggara. yang setelah itu angin itu naik serta membentuk gumplan awan pada sekitar ekuator yang berakibat awan tersebut menjadi jenuh maka turunlah hujan.
  • Hujan Orografis, adalah hujan yang terjadi disebabkan karena angin yang mengandung uap air yang bergerak pada garis horizontal. Angin itu naik menuju ke pegunungan , suhu udara tersebut menjadi dingin sehingga terjadi suatu kondensasi. maka terjadilah hujan pada sekitar pegunungan.
  • Hujan Frontal, adalah hujan yang terjadi jika pada massa udara yang dingin bertemu dengan massa udara suhunya panas. Tempat pertemuan diantara kedua massa tersebut disebut dengan bidang front. Dikarenakan lebih berat, massa udara dingin itu menjadi lebih berada di bawah. Pada sekitar bidang front inilah sering terjadi hujan yang lebat yang disebut dengan hujan frontal.
  • Hujan Muson atau Hujan Musiman, adalah hujan yang terjadi dikarenakan Angin Musim (Angin Muson). Penyebab terjadinya Angin Muson adalah disebabkan karena adanya pergerakan semu tahunan matahari diantara Garis Balik Utara serta juga Garis Balik Selatan. Di Indonesia, hujan muson tersebut terjadi di bulan Oktober - April. Sementara pada kawasan Asia Timur terjadi pada bulan Mei - Agustus. Siklus tersebut yang menyebabkan adanya musim penghujan serta juga musim kemarau.

Berdasarkan Ukuran Butirannya

  1. Hujan Gerimis ,ialah diameter butiran yang kurang dari 0.5 mm.
  2. Hujan Salju, ialah terdiri dari kristal-kristal es yang pada suhunya berada di bawah 0 derajat Celcius.
  3. Hujan Batu Es,ialah curahan batu es yang turun didalam cuaca panas dari awan yang suhunya itu dibawa 0 derajat Celcius.
  4. Hujan Deras,ialah curahan air yang turun dari awan ialah dengan suhu diatas 0 derajat Celcius dengan diameternya yang kurang lebih dari 7 mm.

Berdasarkan Besar Curah Hujan (Definisi BMKG)

  • Hujan Sedang,ialah 20-50 mm perhari.
  • Hujan Lebat, ialah 50-100 mm perhari.
  • Hujan Sangat Lebat,ialah  di atas 100 mm perhari.

Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian hujan, Proses Pembentukan Hujan,serta Jenis - jenis Hujan , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam Hangat dari Pendidikanku.org

Pengertian dan Definisi Dari Hidrologi Menurut Ahli Geografi

Pengertian Hidrologi Menurut Para Ahli

Pengertian dan Definisi dari Hidrologi Menurut Ahli Geografi - Pengertian Hidrologi (berasal dari Bahasa Yunani: Yδρoλoγια, Yδωρ+Λoγos, Hydrologia, yang mempunyai arti ialah "ilmu air") Hidrologi ialah cabang ilmu Geografi yang mempelajari tentang pergerakan, distribusi, serta kualitas air di seluruh Bumi, termasuk juga siklus hidrologi dan sumber daya air. Orang yang ahli atau Pakar dalam bidang hidrologi disebut dengan hidrolog, dan bekerja dalam bidang ilmu bumi serta ilmu lingkungan, dan juga teknik sipil serta teknik lingkungan.

Pengertian Dan Definisi hidrologi
hidrologi

Kajian dalam ilmu hidrologi juga meliputi hidrometeorologi ialah (air yang berada di udara serta berwujud gas), potamologi ialah (aliran permukaan), limnologi ialah  (air permukaan yang relatif tenang seperti danau; waduk) geohidrologi ialah (air tanah), dan kriologi ialah (air yang berwujud padat seperti es dan salju) serta juga kualitas air.
Hidrologi juga mempelajari perilaku hujan terutama pada periode ulang curah hujan disebabkan berkaitan dengan perhitungan banjir serta juga rencana untuk setiap bangunan teknik sipil antara lain bendung, bendungan maupun jembatan.

Hidrologi (hydrologists) juga  mempelajari sifat fisik serta sifat kimia dari air. Secara alami, air yang beredar melalui suatu sistem yang disebut dengan siklus air atau pun siklus hidrologi. Siklus ini dimulai ketika  panas dari matahari  menyebabkan air samudra menjadi menguapkan serta menjadi uap air. Uap air itu terkumpul di Atmosfir secara berangsur-angsur dan menjadi dingin serta akan membentuk awan. 

Ketika kumpulan air sudah menjadi berat maka akan jatuh menjadi hujan maupun dalam berbentuk salju. Kebanyakan hujan serta  salju ini mengalir ke laut tetapi ada yang terserap serta juga tersimpan di dalam tanah. 

Ada dua sumber air bersih utama:
  1. air permukaan (surface water) 
  2. air tanah (ground water).
Hidrologi (hydrologists) mempelajari semua hal tersebut  untuk mendapatkan persediaan sumber air bersih. Mereka juga membantu memilih lokasi yang terbaik untuk dapat melakukan pengeboran sumur-sumur untuk menemukan sumber air tanah di area padang pasir. Hidrologi (hydrologists) juga mencoba untuk dapat mencegah atau mengurangi pencemaran pada air. Hidrologi (hydrologists) juga mempelajari efek pencemaran dalam pergerakan air sampai terjadinya suatu siklus. Ilmu hidrologi ini menyediakan informasi bagaimana cara untuk mengendalikan serta memprediksi terjadinya banjir. 
Arsitek maupun Insinyur teknik sipil juga menggunakan informasi tersebut untuk dapat membantu perencanaan kota serta jalan untuk pengendalian bahaya banjir. 

Sekian dan Terima Kasih , Sudah Membaca Pengertian dan Definisi dari Hidrologi Menurut Ahli Geografi Semoga Dapat Bermanfaat Untuk Anda. salam hangat dari Pendidikanku.org