Showing posts with label Geografi. Show all posts
Showing posts with label Geografi. Show all posts

Pengertian Peta Komponen Dan Fungsi Peta

Pengertian Peta, Fungsi Peta Dan Komponen Peta

Pengertian Peta Dan Komponen Peta - Saat ini pendidikanku akan membahas mengenai Pengertian peta dan komponen peta. Pengertian Peta merupakan suatu gambaran secara umum sebagian atau juga seluruh permukan bumi yang dilukiskan pada suatu bidang datar dengan menggunakan skala tertentu apabila dilihat dari atas, serta disertai dengan tulisan serta simbol yang merupakan sebagai tanda pengenal.
Pengertian Peta Dan Komponen Peta
Pengertian Peta Dan Komponen Peta

Fungsi Peta

Pengertian Peta Dan Komponen Peta - Secara umum, fungsi peta bisa disimpulkan antara lain sebagai berikut:
  • Sebagai Penunjuk jalan bagi orang-orang yang bepergian ke suatu tempat yang belum pernah dikunjunginya.
  • Sebagai Penunjuk letak satu tempat pada permukaan bumi dalam hubungannya dengan tempat lain (letak relatif).
  • Memperlihatkan ukuran, disebabkan karena dari peta bisa diukur jarak, luas, ataupun arah sebenarnya pada permukaan bumi.
  • Memperlihatkan bentuk ialah seperti bentuk pulau, negara, benua, pola aliran sungai dan lain sebagainya.
  • Membantu para peneliti sebelum melakukan suatu survei untuk dapat mengetahui kondisi daerah yang akan diteliti.
  • Sebagai Alat untuk menjelaskan rencana-rencana yang akan diajukan, dan lain-lain.

Komponen Kelangkapan Peta


1. Judul Peta
Judul peta adalah nama suatu daerah / wilayah yang digambar. Judul peta mencerminkan isi dan tipe peta . Penulisan judul peta ini menggunakan huruf cetak tegak, semua menggunakan huruf besar serta simetris

2. Skala Peta
Skala merupakan angka yang menunjukkan suatu perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya dipermukaan bumi

3. Arah Mata Angin / Orientasi / Petunjuk Arah
Petunjuk arah merupakan sebuah tanda pada peta yang menunjukkan arah utara, timur, selatan atau arah daerah yang digambar.

4. Simbol Peta
Simbol peta merupakan sebuah tanda / gambar yang mewakili kenampakan yang terdapat di permukaan bumi.

5. Warna Peta
Warna pada peta digunakan untuk dapat membedakan kenampakan sebuah objek di permukaan bumi

6. Tipe Huruf (Lettering)
Penggambar huruf pada peta berfungsi untuk dapat mempertebal arti dari simbol-simbol yang ada. Tiap-tiap nama simbol tersebut menggunakan huruf-huruf standar.

7. Gratikul (Posisi Geografis)
Posisi geografis ini terdiri dari garis lintang dan garis bujur yang digunakan untuk dapat menunjukkan letak suatu daerah/wilayah

8. Inset
Inset merupakan peta kecil tambahan serta yang memberikan kejelasan yang ada di dalam peta. Inset ini juga digunakan untuk menggambar sebuah wilayah yang tidak tergamabar dipeta.

9. Garis Tepi
Garis tepi peta adalah garis untuk membatasi ruang peta.

10. Legenda
Legenda merupakan keterangan yang berupa simbol-simbol yang terdapat pada peta supaya peta mudah untuk dimengerti oleh pembaca.

11. Sumber dan Tahun Pembuatan
Sumber serta tahun pembuatan peta adalah sebuah sumber data yang perlu untuk dicantumkan untuk dapat menunjukan kebenaran peta yang dibuat.


Fenomena Fisik dan juga Fenomena Buatan Pada Peta

Keterlihatan yang tergambar pada suatu peta dapat merupakan suatu fenomena fisik (alamiah). fenomena fisik pada peta adalah sebagai berikut,,,,
  • a. Gunung,
  • b. Sungai
  • c. Hutan
  • d. Rawa
Keterlihatan atau kenampakan Fenomena budaya (buatan ) pada peta  adalah sebagai berikut.
  • a. Persawahan
  • b. Pemukiman
  • c. Kawasan Industri
  • d. Jalur jalan
Sekian dan Terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Peta , Komponen Peta , Fungsi Peta , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku.org

Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup

www.Pendidikanku.org - Saat ini saya akan memjelaskan Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup,penjelasannya dibawah ini:

Pengertian Makhluk Hidup secara umum 


Makhluk merupakan berasal dari kata Arab yaitu yang berarti "diciptakan", sebagai lawan kata Kholik - "yang menciptakan." mengacu pada suatu kata organisme yang diciptakan oleh Tuhan Maha Esa yang hidup. Selain itu, "makhluk" juga dapat merujuk kepada: 

Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup
  • Makhluk halus, merupakan makhluk Tuhan Yang Maha Esa yang tidak terlihat seperti jin, malaikat dan lain sebagainya.
  • Makhluk hidup, merupakan perkumpulan molekul yang saling mempengaruhi. 
  • Makhluk legendaris,yaitu sedang ditemukan dalam legenda dan dongeng, seperti naga, binatang dan rakasa. 

Secara umum pengertian makhluk hidup merupakan makhluk dengan ciri-ciri kehidupan seperti bernapas, bergerak, atau berkembangbiak. Ikan, kambing, burung, atau manusi juga dapat bergerak, memerlukan makanan, berkembang biak, atau bernapas. Hal ini tersebut yang membedakan antara makhluk hidup dan benda mati. Sedangkan contoh benda mati merupakan meja, kursi, pupen, tas, buku dan lain sebagainya yang tidak dapat meliputi ciri-ciri dari makhluk hidup. Pengertian lain dari seorang ahli bernama Kimball. Pada tahun 1983, ia dapat menemukan pendapatnya tentang apa itu makhluk hidup. Menurutnya, makhluk hidup merupakan sesuatu yang mengenai lima ciri-ciri. Ciri yang pertama merupakan berevolusi. Berevolusi artinya makhluk hidup semestinya mengalami perubahan dalam fase hidupnya. Ciri yang kedua merupakan responsif dan menanggapi rangsang. Rangsang sendiri ada cukup banyak, bisa rangsangan suara, sentuhan, dan lain sebagainya. 

Ciri-Ciri Makhluk Hidup 

Dibawah ini ada pemjelasan mengenai ciri-ciri makhluk hidup : 

1. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Bernapas 
Semua makhluk hidup bernapas. Bernapas merupakan proses nya mengambil udara O2 dari luar atau mengeluarkan udara (CO2) dari dalam tubuh tersebut. Oksigen dapat diperlukan untuk makhluk hidup seperti pembakaran makanan di tubuh dengan menghasilkan energi yang dapat diperlukan tubuh yang disebut juga dengan oksidasi tubuh. Energi yang dihasilkan berfungsi untuk bergerak dan beraktivitas. Proses pernapasan makhluk hidup berbeda-beda, bergantung oleh dari tempat hidup atau jenis makhluk hidup. Makhluk hidup darat dapat memiliki sistem pernapasan yang berbeda dengan makhluk hidup di air. Berikut ini macam-macam alat pernapasan. Alat pernafasan tumbuhan juga disebut dengan stomata atau lentisel, Alat pernafasan hewan disebut juga dengan insang trakea, paru-paru dan kulit Burung yang mempunyai alat bantu untuk pernafasan disebut juga dengan pundi-pundi udara 

2. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Bergerak 
Bergerak adalah salah satu ciri dari makhluk hidup. Gerak manusia dan hewan terlihat jelas. Manusia atau hewan itu juga dapat dibantu oleh alat gerak, misalnya pada manusia memiliki tangan dan kaki. Sedangkan hewan yang memiliki sayap, kaki, sirip, silia dan lain dan sebagaianya. Tumbuhan dapat melakukan gerakan, tetapi gerakan yang tidak mudah untuk dilihat. Contohnya seperti tumbuhan putri malu yang jika disentuh akan menutup. Daun petai cina juga menutup pada sore hari, tumbuhan tanaman selalu ke arah datangnya sinar matahari, dan bunga matahari yang selalu menghadap matahari. Gerakan tumbuhan dapat disebabkan oleh ransangan dari luar. 

3. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Makan 
Seluruh makhluk hidup membutuhkan makanan. Makanan yang dimakan juga harus mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Contohnya seperti lemak, mineral, karbohidrat, dan protein. Karbohidrat juga diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Fungsi makanan untuk makhluk hidup dapat menimbulkan energi (tenaga) Pembangun tubuh (pertumbuhan) Mengganti sel-sel tubuh yang sudah rusak. Makhuk hidup yang membuat makanannya sendiri merupakan tumbuhan hijau daun melalui prosesnya fotosintesa. 

4. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Iritabilitas 
Salah satu dari makhluk hidup merupakan respon terhadap rangsangan. Kemampuan makhluk hidup juga memberi tanggapan adanya rasangan. Iritabilitas hewan atau manusia dapat menggunakan panca indera terdiri dari :

  • Mata untuk melihat 
  • Telinga untuk mendengar
  • Hidung untuk mencium 
  • Lidah untuk mengecap 
  • Kulit untuk meraba 

5. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Tumbuh 
Makhluk hidup juga mengalami pertumbuhan dan perkembangannya. Contohnya  seperti menanam biji tumbuh menjadi besar, selanjutnya menjadi tanaman kecil. Jika tanaman kamu siram setiap hari, maka tumbuh dapat menjadi tanaman yang besar. 

6. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Berkembang Biak 
Berkembang biaka atau reproduksi adalah kemampuan dari makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan. Perkembangbiakan untuk melestarikan jenisnya. Cara perkembang biakan pada hewan terbagi menjadi dalam dua macam yaitu secara generatif (kawin) dan secara vegetatif (tak kawin). Pada hewan tingkat tinggi tersebut berkembang biak dengan secara kawin, sedangkan hewan tingkat rendah berkembang biak dengan vegetatif (tak kawin). Sedangkan tumbuhan berkembang biak dengan cara biji, juga dapat berkembang biak dengan vegetatif atau tidak kawin. Contoh perkembang biakan vegetatif dapat pada tumbuhan diantaranya merupakan tunas, stek dan cangkok. 

7. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Beradaptasi
Untuk bertahan hidupnya di lingkungan, setiap makhluk hidup dapat menyesuaikan diri  nya dengan lingkungannya. Tempat makhluk hidup juga dapat melakukan aktivitasnya disebut juga habitat. Jika makhluk hidup tidak bisa dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya maka bisa akan mati atau harus berpindah ke lingkungannya yang baru. 

8. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Memerlukan Suhu 
Semua makhluk hidup dapat bertahan suhu tertentu, ikan hidup di air yang bersuhu antara 5 derajat celcius sampai 30 derajat, untuk jenis bakteri dapat sampai dengan suhu 80 derajat, sedangkan tumbuhan dapat hidup antara suhu 0-43 derajat celcius. 

9. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Sekresi 
Zat sisa dari proses produksi tertentu harus dikeluarkan, jika tidak di keluarkan dapat menimbulkan racun yang terdapat dalam tubuh. Zat sisa dikeluarkan oleh gas, cairan, atau zat padat.Alat pengeluaran zat sisa hewan dan manusia yaitu:

  • Paru-paru mengeluarkan CO2
  • Ginjal mengeluarkan urine 
  • Kulit mengeluarkan keringat.
Demikian artikel tentang Pengertian Makhluk Hidup dan Ciri Makhluk Hidup, semoga bermanfaat terima kasih.

Pengertian Sumber Daya Alam, Contoh, Jenis, dan Manfaat

www.Pendidikanku.org-  Disini saya akan membahas Pengertian Sumber Daya Alam Beserta Contoh, Jenis-jenis,dan Manfaat, Penjelasan nya sebagai brikut:

Pengertian Sumber Daya Alam 

Sumber daya alam(SDA) merupakan semua bahan yang bisa dapat ditemukan oleh manusia dalam alam ini dan bisa juga dimanfaatkan untuk keberlangsungan hidupnya. Bagi manusia, sumber daya alam pada dasarnya merupakan hal sangat terpenting yang berupa benda hidup (hayati) ataupun benda mati (non-hayati). Kedua jenis sumber daya alam itu juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebenarnya, manusia juga ialah sumber daya bagi suatu negara karena manusia dapat juga memberikan manfaat yang luar biasa oleh negaranya sendiri dengan cara hal tersebut menjadikan tenaga kerja, memajukan ilmu pengetahuan, bahkan teknologi sehingga bisa dapat meningkatkan perekonomian negara.

Pengertian Sumber Daya Alam, Contoh, Jenis, dan Manfaat

Jenis-jenis sumber daya alam

Sumber Daya Alam dapat diartikan sebagai segala macam yang berada di lingkungan alam dan manusia itu juga bisa dapat memanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Terdapat juga pula beberapa jenis sumber daya alam yang harus Anda ketahui, sebagai berikut:  

Berdasarkan Sifatnya

Berdasarkan sifatnya jenis-jenis sumber daya alam dibagi menjadi 2:

      1.  Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharuhi

Adalah Sumber daya alam yang tidak dapat pernah habis seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, udara,
air, sinar matahari, dan mikroorganisme lainnya.

      2.  Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbaharui

Sumber daya alam jenis ini mempunyai jumlah yang sangat terbatas. Hal ini dikarenakan proses pembentukannya membutuhkan jangka waktu yang sangat lama, sehingga digunakan terus menerus akan habis, seperti bahan-bahan galian atau barang tambang.

Berdasarkan Jenisnya SDA

Berdasarkan jenisnya sumber daya alam dibagi menjadi 2:

Daya Alam Hayati (Biotik) 

Sumber daya alam yang berasal dari kata makhluk hidup yaitu hewan dan tumbuh-tumbuhan. Sumber daya alam Hayati dapat dibedakan menjadi 2 yakni :

1.Sumber daya alam yang berasal dari hewan atau binatang seperti telur, daging, ikan, dan lain sebagainya.
2 Sumber daya alam nabati adalah SDA yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan merupakan produsen atau penyusun utama dari rantai makanan.

Sumber Daya Alam non hayati (abiotik)

Sumber daya alam ini berasal dari kata benda-benda mati. Seperti tanah, air, udara, sinar matahari, maupan hasil tambang.

Berdasarkan Pembentuknya

Berdasarkan bentuknya, Sumber daya alam dibagi menjadi 4 jenis yakni:
  • Sumber daya alam materi
    Sumber daya alam yang terdapat benda mati juga bisa didapatkan secara langsung dari alam, bisa melalui beberapa proses seperti penambangan dan pengolahan. sehingga bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia
  • Sumber Daya Alam Energi
    Sumber daya alam yang bisa menghasilkan energi dan bisa dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan manusia. Seperti minyak bumi, batu bara, gas bumi, air, udara maupun sinar matahari
  • Sumber Daya Alam Ruang
    Sumber daya alam yang dapat berupa ruang, tempat, atau wilayah yang bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk kelangsungan hidupn. Sumber daya alam ruang ini pun dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti letak astronomis, topografi, maupun reliefnya. Seperti gunung dan lembah 
  • Sumber Daya Waktu
    Sumber daya alam yang keberadaannya tergantung oleh pada waktu dan musim. Misalnya Air ketika musim kemarau keberdaannya pun sangat sulit dapat ditemukan, tetapi ketika musim hujan sangat berlimpah.

Berdasarkan Daya Pakai dan Nilai Ekonominya


Berdasarkan Daya Pakai dan Nilai Ekonomisnya Berdasarkan  ekonomisnya sumber daya terbagi menjadi 4 macam, berikut penjelasan mengenai daya pakai dan nilai ekonomisnya :
  1. Sumber daya alam ekonomis itu dapat, seperti emas, perak, minyak bumi, batu bara dan timah. 
  2. Sumber daya alam non-ekonomis, Contohnya itu seperti sinar matahari, udara, dan air.

Berdasarkan Lokasinya Sumber daya alam

berdasarkan lokasinya, di bedakan menjadi 2 macam, yaitu:
  1. Sumber daya alam akuatik adalah sumber daya alam hanya dijumpai di daerah perairan. Seperti ikan, rumput laut, terumbu karang, udang, kepiting, atau lain sebagainya. 
  2. Sumber daya Alam terrestrial merupakan sumber daya alam yang hanya dijumpai oleh daerah atau wilayah di daratan. Seperti hasil hutan, bahan-bahan tambang, dan lain sebagainya 
Berdasarkan ketersediaanya sumber daya alam tersebut dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu:
sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapatf diperbarui.

Sumber daya alam yang bisa diperbarui

Sumber daya alam yang bisa diperbarui merupakan semua kekayaan alam yang tidak akan pernah habis. Contoh sumber daya alam yang bisa diperbarui ialah seperti hewan, tumbuhan, air dan udara.

Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui

Sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui merupakan semua yang berada di alam, apabila sudah habis sulit kembali. Bisa saja dapat kembali, tetapi membutuhkan proses yang cukup sangat lama. Contoh sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui merupakan seperti minyak bumi, batu bara, gas alam, barang tambang mineral dan barang tambang non mineral.

Sumber daya alam yang ada di Indonesia 

 Negara Indonesia mempunyai beragam kekayaan alam baik berupa sumber daya alam yang bisa diperbaharui atau sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui. Nah, berikut ini ada beberapa kekayaan alam yang berada di Indonesia:

Tambang emas kualitas terbaik

 Siapa sangka Indonesia merupakan negara yang memiliki wilayah dengan adanya kandungan emas yang sangat bekualitas terbaik di dunia. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa emas merupakan logam mulia yang sangat didewakan oleh semua orang dari berbagai kalangan. Pasti Anda sudah mengetahui tambang emas manakah yang akan dimaksud. Ya, Freeport. Freeport yang berada di posisi Papua adalah tambang emas yang sangat terbesar dan mempunyai kualitas terbaik di dunia.

Tambang batu bara

Selain tambang emas, di Indonesia pun terdapat tambang batu bara yang banyak terletak di posisi Pulau Kalimantan dan pulau Sumatera. Tambang ini sangat berbeda dengan tambang emas yang berada di posisi Papua, karena tambang batu bara ini tidak dikelola oleh perusahaan asing, tetapi sudah dikelola oleh perusahaan dalam negeri. Perusahaan dalam negeri ini yang akan mengelola tambang batu bara ini adalah PT. Bukit Asam. Beberapa media Internasional meyatakan bahwa Indonesia dapat menyandang sebagai penghasil tambang batu bara yang sangat terbesar.

Cadangan gas alam

Harta karun selanjutnya yang dimiliki Indonesia yaitu gas alam. Indonesia benar- benar sudah menjadi surga yang didalamnya akan terdapat berbagai macam hal yang dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup manusia. Indonesia ini mempunyai sumber daya alam yang sangat penting umtuk lainnya adalah gas alam. Gas alam yang sangat paling besar di Indonesia ini pun berada di Blok Natuna dan juga Blok Cepu. Gas alam yang satu ini menyatakan bahwa keberadaannya pun memang sangat penting.

Hutan hujan tropis yang terbentang luas

Selain sumber daya alam yang tidak bisa daoat diperbaharui, Indonesia juga pun mempunyai sumber daya alam yang bisa diperbaharui, seperti halnya hutan hujan tropis. Indonesia ini mempunyai hutan hujan tropis yang sangat hijau dan juga lebat. Seperti yang telah diketahui bahwa fungsi hutan memegang peranan peting yaitu sebagai paru- paru dunia, sehingga adanya hutan ini sangat baik bagi kawasan Indonesia dan juga keseimbangan alam di dunia.

Kekayaan bawah laut yang melimpah ruah

Indonesia memiliki letak geografis yang berada di antara 2 samudera, sehingga tidak heran jika Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas. Wilayah laut yang, mempunyai Indonesia ini merupakan keajaiban karena menyimpan hasil laut yang sangat banyak. Tidak hanya berbagai jenis ikan atau binatang laut yang akan tersedia di lautan Indonesia, tetapi laut Indonesia juga menghasilkan berbagai hasil laut non binatang yang juga bisa meningkatkan nilai ekonomis.

Hasil tanaman

Indonesia memang memiliki tanah yang subur, sehingga tidak heran jika hasil tanaman Indonesia juga sangat melimpah. Bahkan hasil tanaman dari Indonesia pun yang membuat banyak Negara mengincar Indonesia untuk dijajah karena menginginkan hasil tanaman Indonesia. Tanaman Indonesia yang berupa sangat penting ini menjadi hasil perkebunan, pertanian, maupun hasil hutan. Beberapa tanaman yang akan dapat dihasilkan dari tanah Indonesia merupakan kelapa sawit, kopi, padi, tembakau, rotan, karet dan rempah- rempah.

Fauna langka

Indonesia mempunyai beberapa hal kekayaan alam seperti berupa fauna atau binatang. Bahkan ini pun terdapat binatang khas yang hanya terdapat pada Indonesia saja. Misalnya kan binatang langka pun yang hfanya terdapat di Indonesia merupakan Komodo dan Anoa. Binatang Komodo ini pun termasuk kadal raksasa atau hanya hidup berada di Pulau Komodo, Flores. Sementara itu Anoa serupai sapi akan tetapi hidup di hutan atau hanya terdapat di daratan pulau Sulawesi. Selain kedua binatang ini pun, masih sangat banyak sekali binatang yang dimiliki Indonesia sebagai kekayaan alam di Indonesia.

Sumber daya alam hayati 

Pengertian menurut bahasa, hayati berarti mahluk hidup. Oleh karena itu sumber daya alam hayati merupakan semua sumber daya alam yang berasal dari kata mahluk hidup. Dalam berupa bahasa asing, sumber daya alam hayati bisa disebut juga dengan sumber daya alam biotik. Berdasarkan sifat pembahruannya, sumber daya alam hayati termasuk juga dalam jenis sumber daya alam yang bisa diperbaharui.
Nah berikut ini akan ada contoh-contoh sumber daya alam hayati yang sering dimanfaatkan setiap harinya. Suber daya alam ini sudah cukup banyak yang terdapat di sekitar lingkungan kita, diantaranya:

Sumber Daya Hewan
Contoh yang pertama, sumber daya yang berupa dari hewan. Hewan juga bisa menghasilkan berbagai macam produk yang dapat dimanfaatkan sebagian besar manusia untuk menunjang kehidupannya. Produk-produk yang telah dihasilkan tersebut yaitu : Daging, Susu, Kulit, Bulu, Madu, telur dan Kotoran yang dihasilkan semua hewan dan digunakan sebagai pupuk tanaman.

Sumber Daya Tumbuhan
Tumbuhan iniA termasuk juga contoh sumber daya alam hayati, karena tumbuhan juga merupakan jenis mahluk hidup. Tumbuhan juga bisa menghasilkan beragam produk yang bisa dapat manusia manfaatkan untuk menunjang kebutuhan hidupnya. Produk-produk yang dari tanaman tersebut antara lain: Sayuran, bunga, Buah, Kayu, Umbi dan Biji

Pemanfaatan sumber daya alam  

Pemanfaatan suatu sumber daya bisa dinilai berdasarkan kegunaan sumber daya untuk manusia itu sendiri. Maka sebab itu, semakin bermanfaatnya suatu sumber daya alam, maka sumber daya alam tersebut akan semakin bernilai. Misalkan, lahan pertanian yang sudah subur bisa dijadikan tempat daerah pertanian yang sangat potensial. Suatu negara yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah dipastikan akan menjadi suatu negara yang maju jika sumber dayanya dimanfaatkan secara maksimal.
Secara alamiah tersebut, kebanyakan manusia dapat memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada dilingkungannya dengan berbagai bentuk aktivitas, aktivitas dalam memanfaatkan sumber daya alam ini bisa dibagi ke dalam enam aktivitas yang sangat menguntungkan, seperti hal tersebut(1) pertanian, (2) perkebunan, (3) perikanan, (4) pertambangan, (5) peternakan, dan (6) kehutanan.


demikian ulasan menganai Pengertian Sumber Daya Alam ,Contoh, Jenis Jenis dan Manfaat, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda terima kasih.

Pengertian Geografi dan Konsep Geografi

Pengertian Geografi dan Konsep Geografi

Pengertian Geografi dan Konsep Geografi - Pada kesempatan ini Pendidikanku akan membahas mengenai apa itu geografi ? , apa hakikat geografi ? dan sebagainya.
Eratosthenes (276-104 SM) mengemukakan dalam bukunya Geographika bahwa geografi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata Geo memiliki arti Bumi dan Graphein yang berarti tulisan dalam arti geografi adalah ilmu tentang bumi. Namun Dalam arti luas Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bumi , benda-benda yang diluar bumi , flora serta fauna , udara , iklim dan lain sebagainya yang berinteraksi dengan bumi.

Pengertian Geografi dan Konsep Geografi - Berikut ini adalah pengertian geografi menurut para ahli ,
  1. Prof. Dr. I Made Sandy mengemukakan pendapatnya bahwa geografi adalah ilmu pengetahuan yang berusaha untuk menemukan dan memahami persamaan dan perbedaan yang terdapat dalam ruang muka bumi.
  2. N. Daldjoeni , Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari kegiatan-kegiatan manusi dalam suatu ruang (Bumi , Luar angkasa).
  3. Ferdinan Von Richthofer , geografi adalah ilmu yang mempelajari gejala dan sifat-sifat permukaan bumi , dan pendudukannya serta menjelaskan hubungan sebab akibatnya.
Pengertian Geografi dan Konsep Geografi
Pengertian Geografi dan Konsep Geografi 

Konsep Dasar Geografi

Menurut Gertrude Whipple terdapat 5 konsep dasar geografi , antara lain sebagai berikut :
  1. Konsep bumi sebagai suatu planet
  2. Konsep beraneka ragam cara hidup
  3. Konsep beraneka ragam wilayah alam
  4. Konsep pentingya wilayah bagi manusia
  5. Konsep pentingnya letak untuk memahami peristiwa dunia.
Namun terdapat referensi lain tentang imu geografi , didalam referensi tersebut terdapat 10 konsep dasar antara lain sebagai berikut :
  1. Konsep lokasi/letak
  2. Konsep jarak
  3. Konsep keterjangkauan
  4. Konsep pola
  5. Konsep geomorfologi/morfologi
  6. Konsep aglomerasi
  7. Konsep differensiasi area
  8. Konsep nilai kegunaan
  9. Konsep interkasi interdependensi
  10. Konsep kerkaitan keruangan

Ruang Lingkup Geografi

Dalam ruang lingkup geografi kita sebenarnya dalam melihat bahwa ruang lingkup geografi ini sangat luas seperti pengertian diatas , karena pada dasarnya ilmu geogradi ini tidak dapat dikuasi dengan 1 mata pelajaran itulah sebabnya terdapat ilmu-ilmu penunjang geografi. 
Namun tetapi apabila bumi dilihat dari segi teori lingkungan hidup , permukaan bumi dapat dikelompokan menjadi 3 bagian , antara lain sebagai berikut :
  1. Lingkungan fisikal  , adalah segala sesuatu sekitar manusia yang berupa makhluk tidak hidup misalnya tanah , udara , air , dan juga sinar matahari.
  2. Lingkungan biologis , adalah segala sesuatu sekitar manusia yang berupa makhluk hidup , seperti binatang dan tumbuhan.
  3. Lingkungan sosial , adalah segala sesuatu sekitar manusia yang berwujud tindakan atau kegiatan manusia dalam suatu hubungan antar alam atau antarmanusia.
Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Geografi dan konsep geografi semoga bermanfaat untuk anda .

Pengertian antroposfer Dan Dinamika Demografi

Pengertian antroposfer

Pengertian antroposfer Dan Dinamika Demografi - Antroposfer merupakan salah satu obyek material dari suatu kajian geografi yang membahas tentang dinamika manusia yang meliputi kelahiran, kematian, serta migrasi.Secara etimologi (asal kata) antroposfer tersebut berasal dari dua kata, yakni antrophos yang berarti manusia serta sphaira yang berartikan lapisan.

Dari arti secara etimologis tersebut , maka pengertian dari antroposfer ialah suatu Lapisan manusia dan juga kehidupannya di permukaan bumi.  Interaksi antara manusia dan juga lingkungan fisik yang berbeda-beda pada tiap-tiap wilayah mengakibatkan perbedaan fisik manusia (ras manusia). Menurut A.L krober (dalam Edward,Ed, 1975) terdapat beberapa jenis ras manusia yang berkembang diseluruh dunia antara lain ialah sebagai berikut :

1) Ras Kaukasoid
  1.  Nordic : Eropa utara
  2. Alpin : Eropa tengah dan timur
  3. Mediteranian : Laut tengah, Iran, Afrika utara, Armenian
2) Ras Mongoloid
  1.  Asiatic : Asia utara, tengah, dan timur
  2. Malayan Mongoloid : Asia tenggara
  3. American Mongoloid : Amerika utara

3) Ras Negroid
  1.  African Negroid : Benua Afrika
  2. Melanesia : Papua/Irian Jaya, dan Kepulauan Melanesia
  3. Negrito : Afrika tengah, Semenanjung Malaka, dan Filipina
4) Ras Khusus
  1.  Bushmen : Gurun Kalahari, Afrika selatan
  2. Australoid : Suku Aborigin (Australia)
  3. Ainu : Pulau Karafotu, dan Pulau Hokaido (di Jepang)
  4. Weddoid : Pedalaman Sri Lanka, dan Sulawesi Selatan

DINAMIKA DEMOGRAFI

Pengertian antroposfer Dan Dinamika Demografi - Dinamika Demografi merupakan suatu peristiwa yang terjadi dengan secara terus-menerus serta saling berkaitan tentnag perubahan jumlah penduduk.

1. Menghitung pertumbuhan penduduk
2. Mengukur kualitas Penduduk
  • a. Pendidikan
  • b. Kesehatan

Komposisi Penduduk Berdasarkan Umur dan Jenis Kelamin

1. Menghitung jumlah penduduk

Untuk dapat mengetahui jumlah penduduk didalam suatu daerah, propinsi, maupun negara dapat di lakukan beberapa cara, seperti ialah  sensus penduduk, registrasi / pencatatan maupun survei.

  • a. Sensus penduduk
    Kata Sensus berasal dari bahasa latin yakni census yang memiliki arti penaksiran harta benda seorang warga negara ,pencatatan nama warga negara, misal untuk pemungutan suatu pajak. baca juga pengertian pajak. Sensus tersebut dapat dibedakan menjadi 2 macam, yakni sensus de factor serta de jure.

    1.Sensus de facto merupakan suatu perhitungan penduduk /pencacahan penduduk yang dilakukan pada tiap-tiap orang yang pada waktu sensus diadakan berada pada suatu wilayah sensus. 

    2.Sensus de jure merupaan suatu pencacahan yang hanya dikenal pada penduduk yang benar-benar bertempat tinggal pada wilayah sensus itu
  • b. Register
    Registrasi merupakan suatu catatan dengan secara continue/terus menerus yang dilakukan oleh dinas terkait terhadap para penduduk pada suatu wilayah administrasi.
  • c. Survei
    Survei adalah suatu pencacahan penduduk metode dengan cara mengambil contoh suatu daerah. Jadi, pencacahan penduduk dengan metode survei tersebut tidak dilakukan di seluruh wilayah negara, melainkan hanya pada suatu daerah tertentu yang dianggap akan mewakili seluruh wilayah negara tersebut.
Pengertian antroposfer Dan Dinamika Demografi
Pengertian antroposfer Dan Dinamika Demografi

2. Macam-macam komposisi penduduk

  • 1. Berdasarkan pada aspek biologis
    Misalnya : penduduk di suatu desa digolongkan dengan berdasarkan pada umur serta jenis kelamin.
  • 2. Berdasarkan pada aspek sosial
    Misalnya : penduduk digolongkan dengan berdasarkan pada tingkat pendidikan serta status perkawinan.
  • 3. Berdasarkan pada aspek ekonomis
    Misalnya : penduduk digolongkan dengan berdasarkan jenis pekerjaan serta tingkat pendapatan.
  • 4. Berdasarkan pada aspek geografis
    Misalnya : penduduk digolongkan berdasarkan pada lokasi dan tempat tinggal.

3. Piramida penduduk

Struktur piramida penduduk, antara lain ialah sebagai berikut :
  • a. Sumbu vertical untuk distribusi umur
  • b. Sumbu horizontal menyatakan jumlah penduduk
  • c. Horisontal kiri untuk laki-laki 
  • d. Horizontal kanan untuk perempuan.
Baca juga artikel terkait :

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian antroposfer dan Dinamika Demografi , piramida pendudukan , macam-macam komposisi Penduduk ,semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari pendidikanku

Pengertian Kepadatan Penduduk Terlengkap

Pengertian Kepadatan Penduduk

Pengertian Kepadatan Penduduk Terlengkap - Kepadatan penduduk merupakan suatu perbandingan antara banyaknya penduduk serta luas wilayahnya. Satuan luas wilayah yang umumnya digunakan ialah km2 . Kepadatan penduduk pada suatu daerah itu tidaklah sama. terdapat beberapa macam kepadatan penduduk, yakni kepadatan penduduk aritmatik, kepadatan penduduk agraris, kepadatan penduduk fisiologis, serta kepadatan penduduk ekonomis. 

Kepadatan penduduk aritmatik

Kepadatan penduduk aritmatik merupakan jumlah rata-rata penduduk yang tinggal disuatu wilayah yang luasnya 1 km2. Kepadatan penduduk aritmatik tersebut dapat dihitung dengan menggunakan rumus antara lain ialah sebagai berikut ini:
Kepadatan Penduduk Aritmatik(KPA) = Jumlah Penduduk (jiwa) : Luas Wilayah (km2)

Kepadatan penduduk agraris

Kepadatan penduduk agraris merupakan jumlah rata-rata dari penduduk yang bekerja sebagai petani pada tiap-tiap satuan luas lahan pertanian (dalam km2). Tingkat pada kepadatan penduduk agraris tersebut dapat dihitung dengan menggunakan rumus ialah sebagai berikut ini:
Kepadatan Penduduk Agraris(KPA) = Jumlah Penduduk Petani (jiwa) : Luas Lahan Pertanian (km2)

Kepadatan penduduk fisiologis

Kepadatan penduduk fisiologis merupakan suatu perbandingan antara jumlah penduduk dengan luas lahan pertanian. Rumus untuk kepadatan penduduk fisiologis ini antara lain ialah sebagai berikut:

Kepadatan Penduduk Fisiologis(KPF) = Jumlah Penduduk (jiwa) : Luas Lahan Pertanian (km2)

Kepadatan penduduk ekonomis

Kepadatan penduduk ekonomis merupakan suatu perbandingan antara jumlah penduduk dengan luas lahan dengan menurut kapasitas produksinya. Rumus untuk kepadatan penduduk ekonomi antara lain ialah sebagai berikut:
Kepadatan Penduduk Ekonomi = Jumlah Penduduk (jiwa) : Luas Lahan Produksi (km2)

Kepadatan Penduduk
Kepadatan Penduduk

Faktor-faktor yang menyebabkan kepadatan penduduk

Faktor-faktor yang menyebabkan kepadatan penduduk adalah sebagai berikut :

  1. Faktor iklim dan topografi, iklim yang nyaman topografi yang relative landai menyebabkan penduduk terkonsentrasi serta menjadi padat. baca juga artikel terkait pengertian iklim
  2. Faktor ekonomi, yang termasuk faktor ekonomi ialah tersedianya sumber daya alam, dan juga tersedianya lapangan kerja. baca juga 100 sejarahwan ekonomi dan Sejarah Ekonomi
  3. Faktor sosial budaya, yang termasuk faktor sosial budaya ialah kesempatan untuk dapat meneruskan pendidikan, keterbukaan masyarakat. Selain hal itu daerah yang relative aman akan dapat selalu jadi pemukiman yang padat. baca juga pengertian peran sosial dalam sosiologi

Upaya mengurangi kepadatan penduduk

Program-program tersebut adalah :

  1. Transmigrasi /program memindahkan penduduk dari tempat yng padat ke tempat yang lain yang jarang penduduknya baik itu dilakukan atas bantuan pemerintah ataupun dari keinginan diri sendiri. baca juga Pengertian Imigrasi emigrasi Remigrasi Urbanisasi Transmigrasi Sirkuler
  2. Pemerataan pada lapangan kerja dengan cara mengembangkan industri, perikanan, pertanian, serta pertambangan di wilayah lain.
  3. Mengendalikan jumlah kelahiran penduduk setempat dengan cara melalui program KB serta penundaan usia kawin.

Ciri-ciri kepadatan penduduk

Kependudukan di Indonesia mempunyai ciri-ciri antara lain ialah sebagai berikut:

  1. Jumlah penduduk yang semakin menambah
  2. Sebagian penduduk berusia muda
  3. Tidak tersebar merata pada tiap-tiap pulau
  4. Sebagian besar para penduduk Indonesia bekerja pada bidang pertanian

Pengertian Atmosfer Dan Sifat Atmosfer Terlengkap

Pengertian Atmosfer

Pengertian atmosfer

Pengertian Atmosfer , Sifat Atmosfer Terlengkap - Istilah atmosfer berasal dari bahasa Yunani , dari kata atmos yang berartikan udara dan spheira yang berartikan lapisan. Jadi, atmosfer merupakan  lapisan udara yang menyelubungi bumi. Atmosfer tersebut tersusun oleh sejumlah unsur yakni : 
  1. Nitrogen (N2) 78,08%
  2. Oksigen (O2) 20,94%
  3. Argon (Ar) 0,90%
  4. Karbondioksida (CO2) 0,03% 
  5. sisanya terdiri dari gas lainnya dengan jumlah yang sedikit.

Sifat fisik atmosfer

Pengertian atmosfer - Atmosfer memiliki sifat-sifat antara lain ialah sebagai berikut :

  1. Merupakan suatu campuran berbagai gas yang tidak memiliki warna dan tidak dapat terlihat oleh mata; 
  2. mempunyai berat sehingga mempunyai juga tekanan udara;
  3. Mengembang apabila terkena panas dan juga mengerut ketika dingin;
  4. Apabila terjadi suatu perbedaan tekanan, maka akan terjadi pergerakan udara yang disebut dengan angin yang bergerak dari tekanan tinggi ke pada tekanan rendah;
  5. Tidak memiliki bau, serta tidak bisa dirasakan.

Pengertian Atmosfer , Sifat Atmosfer Terlengkap
Pengertian Atmosfer , Sifat Atmosfer Terlengkap

Lapisan-lapisan atmosfer

Atmosfer - Lapisan atmosfer tersebut terdiri dari lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer dan eksosfer. Pembagian lapisan atmosfer itu didasarkan pada suatu perbedaan karakteristik temperatur antarlapisan.
  • 1. Lapisan Troposfer
    Troposfer adalah suatu lapisan terbawah dari atmosfer dengan ketinggian 0 meter – 12 km pada atas permukaan air laut . Dalam khatulistiwa, troposfer tersebut mempunyai ketebalan 16 – 18 km, di kutub ketebalannya 8 – 10 km. Perbedaan ketebalan tersebut disebabkan oleh rotasi bumi, akibatnya terjadi suatu perbedaan kondisi cuaca antara kutub serta khatulistiwa. Menurut toeri Braak dalam daerah khatulistiwa, pada lapisan tersebut setiap naik 1000 m, maka suhu turun rata-rata 6,1ºC. Pada lapisan tersebut terdapat gejala-gejala cuaca, ialah seperti angin, awan, hujan, halilintar, pelangi, dan lain sebagainya. Peralihan antara troposfer dengan stratosfer disebut dengan tropopause.
  • 2. Lapisan Stratosfer
    Stratosfer tersebut terletak pada ketinggian 18 – 49 km di permukaan air laut. Lapisan atasnya tersebut mengandung suatu ozon agar  dapat menyerap sinar ultraviolet sehingga memungkinkan ada kehidupan di bumi ini. Pada bagian puncak / pada batas tinggi , suhu tersebut bisa mencapai pada rata-rata ialah -550 C. Di atas stratosfer tersebut terdapat suatu lapisan stratopause yang merupakan lapisan suatu peralihan antara stratosfer serta mesosfer.
  • 3. Lapisan Mesosfer (Campuran)
    Mesosfer tersbut terletak pada ketinggian 49 – 82 km diatas permukaan laut. Semakin naik ketinggiannya ,maka suhu udara semakin turun sampai -730 C. Pada ketinggian 80 km terdapat suatu lapisan hangat tempat terbakarnya meteor yang jatuh ke permukaan bumi sehingga bumi tersebut terlindung. Di atas lapisan mesosfer tersebut terdapat lapisan mesopause yang merupakan suatu lapisan suatu peralihan antara mesosfer serta termosfer.
  • 4. Lapisan Termosfer (Ionosfer)
    Termosfer tersebut berada di ketinggian 82 sampai + 400 km. Pada ketinggian 480 km suhunya mencapai 1.2320 C. Pada lapisan itu , terlihat aurora serta awan pijar yang kadang kala berkilauan jika di pagi dan sore. Pada ketinggian 80 – 360 km, terdapat suatu lapisan ionosfer tempat partikel ion yang berfungsi ialah sebagai pemantul gelombang suara radio yang terdiri dari :
    -     Gelombang panjang berukuran ialah 30.000 – 1.000 km yang disebut dengan lapisan Kennely heavyside.
    -     Gelombang menengah berukuran ialah 1.000 – 200 m
    -     Gelombang pendek berukuran ialah 200 – 10 m, yang disebut dengan lapisan Appleton.
  • 5. Lapisan Eksosfer
    Lapisan Eksosfer berada pada ketinggian ialah lebih dari ± 400 km. Dalam lapisan tersebut terdapat atom-atom yang bergerak dengan secara tidak beraturan. Lapisan tersebut mengandung gas hidrogen serta kerapatannya makin tipis sampai hampir habis diambang angkasa luar. Cahaya redup yakni cahaya zodiakal serta gegenschein muncul pada lapisan eksosfer yang sebenarnya adalah pantulan sinar matahari oleh partikel debu meteor yang dalam banyak jumlahnya serta bergelantungan di angkasa. Lapisan tersebut juga dinamakan dissipasisfer.

Peranan Atmosfer

Pengertian Atmosfer - Atmosfer mempunyai peran yang besar bagi kehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya di bumi. Peran atmosfer bagi kehidupan di bumi diantaranya ialah sebagai berikut :
  • 1.   Melindungi bumi dari adanya meteor atau juga benda angkasa yang lain yang menuju ke arah bumi.
  • 2.   Menjaga temperatur udara pada permukaan bumi supaya tetap stabil, dikarenakan tanpa atmosfer suhu di permukaan bumi akan terasa sangat panas ataupun sangat dingin.
  • 3.   Memantulkan suatu gelombang radio.
  • 4.   Selain dari itu, gas-gas yang terdapat di atmosfer memiliki peran masing-masing, sebagai berikut:
  • 1.   Nitrogen ialah untuk pertumbuhan tanaman.
  • 2.   Oksigen ialah untuk pernapasan.
  • 3.   Karbondioksida ialah untuk fotosintesis. 
  • 4.   Neon ialah untuk lampu listrik. 
  • 5.   Ozon ialah untuk menyerap sebagian radiasi matahari.
BACA JUGA ARTIKEL TERKAIT  :

Pengertian Biosfer menurut para ahli 
Pengertian Iklim
Pengertian Hujan dan Jenis Hujan
Pengertian Hidrologi

Sekian dan Terimakasih sudah membaca pengertian atmosfer , dan sifat atmosfer terlengkap , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku 

Pengertian Hujan dan Jenis Hujan

Pengertian Dan Jenis Hujan

Pengertian Hujan dan Jenis Hujan  - Kali ini Pendidikanku.Net akan Membahas Mengenai Pengertian hujan, Proses Pembentukan Hujan,serta Jenis - jenis Hujan. 3 point mengenai Hujan ini akan dibahas dengan jelas dan dapat dimengerti.

PENGERTIAN HUJAN

Hujan adalah suatu peristiwa Presipitasi "jatuhnya suatu cairan dari atmosfer yang berwujud cair ataupun beku ke permukaan bumi" berwujud suatu cairan. Hujan tersebut memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal supaya dapat menemui suhu pada atas titik leleh es di dekat serta dia atas permukaan Bumi.

Pada bumi, hujan adalah suatu proses kondensasi "perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat" uap air pada atmosfer tersebut menjadi butiran air yang cukup berat untuk jatuh pada permukaan bumi. Terdapat 2 proses yang mungkin terjadi bersamaan yang bisa mendorong udara semakin jenuh ketika menjelang hujan, yakni  pendinginan udara dan juga penambahan uap air ke udara. Butir hujan tersebut mempunyai ukuran yang beragam mulai dari yang mirip dengan penekuk (butiran besar), hingga dengan butiran kecilnya.

Pengertian Hujan dan Jenis Hujan
Pengertian Hujan

PROSES TERJADINYA HUJAN

Proses terjadinya hujan - Terjadinya hujan itu sangat dipengaruhi oleh adanya konveksi di atmosfer bumi serta juga lautan. Konveksi adalah suatu proses pemindahan panas oleh gerak massa fluida dari daerah ke daerah yang lain. Air-air yang terdiri atas air laut, air sungai, air limbah, serta sebagainya itu dasaranya mengalami proses penguapan atau juga evaporasi diakibatkan adanya bantuan dari panas sinar matahari. Air itu kemudian menjadi uap melayang ke udara serta akhirnya terus bergerak menuju langit yang tinggi bersama dengan uap-uap air yang lain.

ketika sampai di atas, uap-uap tersebut mengalami proses pemadatan atau juga biasa disebut dengan kondensasi("perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat") sehingga terbentuklah suatu awan . 

Akibat terbawa angin yang bergerak tersebut, awan-awan itu saling bertemu serta membesar dan juga kemudian menuju ke arah atmosfir bumi yang suhunya itu lebih rendah atau dingin serta akhirnya membentuk suatu butiran es dan juga air. dikarenakn terlalu berat serta tidak mampu lagi ditopang angin pada akhirnya butiran-butiran air atau es itu jatuh ke permukaan bumi, proses tersebut disebut juga dengan proses presipitasi. dikarenakan semakin rendahnya, mengakibatkan suhu tersebut semakin naik maka es atau salju tersebut akan mencair dan terjadilah hujan , namun tetapi apabila suhunya itu sangat rendah, maka akan tetap turun namun menjadi salju.

JENIS-JENIS HUJAN

Berdasarkan Proses Terjadinya terdapat jenis-jenis hujan atau macam-macam hujan, antara lain ialah;

  • Hujan siklonal, yakni hujan yang terjadi dikarenakan udara panas yang naik disertai juga dengan angin yang berputar.
  • Hujan Senithal, adalah hujan yang sering terjadi pada daerah sekitar ekuator(ekuator adalah garis khayal yang membagi bumi itu menjadi bagian utara serta jugaselatan), diakibatkan pertemuan pada Angin Pasat Timur Laut dengan Angin Pasat Tenggara. yang setelah itu angin itu naik serta membentuk gumplan awan pada sekitar ekuator yang berakibat awan tersebut menjadi jenuh maka turunlah hujan.
  • Hujan Orografis, adalah hujan yang terjadi disebabkan karena angin yang mengandung uap air yang bergerak pada garis horizontal. Angin itu naik menuju ke pegunungan , suhu udara tersebut menjadi dingin sehingga terjadi suatu kondensasi. maka terjadilah hujan pada sekitar pegunungan.
  • Hujan Frontal, adalah hujan yang terjadi jika pada massa udara yang dingin bertemu dengan massa udara suhunya panas. Tempat pertemuan diantara kedua massa tersebut disebut dengan bidang front. Dikarenakan lebih berat, massa udara dingin itu menjadi lebih berada di bawah. Pada sekitar bidang front inilah sering terjadi hujan yang lebat yang disebut dengan hujan frontal.
  • Hujan Muson atau Hujan Musiman, adalah hujan yang terjadi dikarenakan Angin Musim (Angin Muson). Penyebab terjadinya Angin Muson adalah disebabkan karena adanya pergerakan semu tahunan matahari diantara Garis Balik Utara serta juga Garis Balik Selatan. Di Indonesia, hujan muson tersebut terjadi di bulan Oktober - April. Sementara pada kawasan Asia Timur terjadi pada bulan Mei - Agustus. Siklus tersebut yang menyebabkan adanya musim penghujan serta juga musim kemarau.

Berdasarkan Ukuran Butirannya

  1. Hujan Gerimis ,ialah diameter butiran yang kurang dari 0.5 mm.
  2. Hujan Salju, ialah terdiri dari kristal-kristal es yang pada suhunya berada di bawah 0 derajat Celcius.
  3. Hujan Batu Es,ialah curahan batu es yang turun didalam cuaca panas dari awan yang suhunya itu dibawa 0 derajat Celcius.
  4. Hujan Deras,ialah curahan air yang turun dari awan ialah dengan suhu diatas 0 derajat Celcius dengan diameternya yang kurang lebih dari 7 mm.

Berdasarkan Besar Curah Hujan (Definisi BMKG)

  • Hujan Sedang,ialah 20-50 mm perhari.
  • Hujan Lebat, ialah 50-100 mm perhari.
  • Hujan Sangat Lebat,ialah  di atas 100 mm perhari.

Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian hujan, Proses Pembentukan Hujan,serta Jenis - jenis Hujan , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam Hangat dari Pendidikanku.org

Pengertian dan Definisi Dari Hidrologi Menurut Ahli Geografi

Pengertian Hidrologi Menurut Para Ahli

Pengertian dan Definisi dari Hidrologi Menurut Ahli Geografi - Pengertian Hidrologi (berasal dari Bahasa Yunani: Yδρoλoγια, Yδωρ+Λoγos, Hydrologia, yang mempunyai arti ialah "ilmu air") Hidrologi ialah cabang ilmu Geografi yang mempelajari tentang pergerakan, distribusi, serta kualitas air di seluruh Bumi, termasuk juga siklus hidrologi dan sumber daya air. Orang yang ahli atau Pakar dalam bidang hidrologi disebut dengan hidrolog, dan bekerja dalam bidang ilmu bumi serta ilmu lingkungan, dan juga teknik sipil serta teknik lingkungan.

Pengertian Dan Definisi hidrologi
hidrologi

Kajian dalam ilmu hidrologi juga meliputi hidrometeorologi ialah (air yang berada di udara serta berwujud gas), potamologi ialah (aliran permukaan), limnologi ialah  (air permukaan yang relatif tenang seperti danau; waduk) geohidrologi ialah (air tanah), dan kriologi ialah (air yang berwujud padat seperti es dan salju) serta juga kualitas air.
Hidrologi juga mempelajari perilaku hujan terutama pada periode ulang curah hujan disebabkan berkaitan dengan perhitungan banjir serta juga rencana untuk setiap bangunan teknik sipil antara lain bendung, bendungan maupun jembatan.

Hidrologi (hydrologists) juga  mempelajari sifat fisik serta sifat kimia dari air. Secara alami, air yang beredar melalui suatu sistem yang disebut dengan siklus air atau pun siklus hidrologi. Siklus ini dimulai ketika  panas dari matahari  menyebabkan air samudra menjadi menguapkan serta menjadi uap air. Uap air itu terkumpul di Atmosfir secara berangsur-angsur dan menjadi dingin serta akan membentuk awan. 

Ketika kumpulan air sudah menjadi berat maka akan jatuh menjadi hujan maupun dalam berbentuk salju. Kebanyakan hujan serta  salju ini mengalir ke laut tetapi ada yang terserap serta juga tersimpan di dalam tanah. 

Ada dua sumber air bersih utama:
  1. air permukaan (surface water) 
  2. air tanah (ground water).
Hidrologi (hydrologists) mempelajari semua hal tersebut  untuk mendapatkan persediaan sumber air bersih. Mereka juga membantu memilih lokasi yang terbaik untuk dapat melakukan pengeboran sumur-sumur untuk menemukan sumber air tanah di area padang pasir. Hidrologi (hydrologists) juga mencoba untuk dapat mencegah atau mengurangi pencemaran pada air. Hidrologi (hydrologists) juga mempelajari efek pencemaran dalam pergerakan air sampai terjadinya suatu siklus. Ilmu hidrologi ini menyediakan informasi bagaimana cara untuk mengendalikan serta memprediksi terjadinya banjir. 
Arsitek maupun Insinyur teknik sipil juga menggunakan informasi tersebut untuk dapat membantu perencanaan kota serta jalan untuk pengendalian bahaya banjir. 

Sekian dan Terima Kasih , Sudah Membaca Pengertian dan Definisi dari Hidrologi Menurut Ahli Geografi Semoga Dapat Bermanfaat Untuk Anda. salam hangat dari Pendidikanku.org