Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

Pengertian Indeks Saham, Fungsi dan Jenisnya

Pengertian Indeks Saham, Fungsi dan Jenis Indeks Saham

Pengertian Indeks Saham, Fungsi Beserta Jenisnya - Di kesempatan ini pendidikanku akan membahas mengenai pengertian Indeks Saham, jenis - jenis indeks saham, Saham adalah sebuah produk dari pasar modal, yangmana saham merupakan penyertaan modal dalam sebuah kepemilikan perseroan terbatas (PT) atau yang biasa disebut dengan emiten. Dalam didalam saham tersebut, dikenal istilah Indeks harga saham. Indeks harga saham adalah indikator yang menggambarkan suatu pergerakan harga saham. Indeks ini yang dijadikan sebagai pedoman bagi investor untuk dapat  melakukan investasi khususnya saham dipasar modal.

Indeks harga saham berfungsi sebagai indikator trend pasar, yang pergerakan indeks harga saham menggambarkan kondisi suatu pasar pada waktu tertentu, apakah pasar sedang mengalami keaktifan atau malah menurun keaktifannya.Dengan indeks harga saham tersebut, investor dapat mengetahui trend pergerakan harga saham yang sedang terjadi, apakah sedang stabil, naik atau turun. 

Indeks saham adalah harga atau nilai dari saham-saham emiten yang dikelompokkan dalam klasifikasi tertentu. Indeks saham sebenarnya dibuat dengan tujuan agar investor memiliki acuan (benchmark) pada saat berinvestasi di pasar modal. 

Pergerakan indeks harga saham tersebut menjadi salah satu indikator penting untuk para investor dalam menentukan apakah mereka akan membeli, menjual, atau menahan saham. Biasanya harga saham bergerak dalam hitungan detik dan menit, oleh sebab itu nilai indeks juga bergerak fluktuatif atau naik turun dalam hitungan waktu yang juga cepat.

Harga dari suatu saham menentukan indeks dari saham secara keseluruhan. Namun indeks harga saham tersebut lebih dipengaruhi oleh saham-saham yang mempunyai kapitalisasi besar dan liquid. Maka penghitungan indeks tidak ditentukan berdasarkan sedikit atau banyaknya transaksi, namun oleh harga. Indeks harga saham gabungan memasukkan semua saham dalam proses perhitungannya. Sedangkan indeks yang lain memasukkan sebagian saham dengan kriteria yang sudah ditetapkan terlebih dahulu.

Sedangkan harga saham tersebut dipengaruhi oleh resiko atas kepemilikan saham. Komponen-komponen dari resiko telah dikategorikan dengan secara tradisional kedalam beberapa kelompok ; 
  1. resiko bisnis,
  2. resiko suku bunga,
  3. resiko pasar,
  4. resiko likuiditas, dan 
  5. resiko keuangan.
Semua komponen dari resiko adalah resiko yang secara sistematis (systematic risk) ditentukan secara eksogen atau oleh kekuatan pasar serta resiko yang tidak sistematis (unsystematic risk) yang tidak dapat diprediksi (unique) atau oleh kekuatan non-pasar.
Variasi dalam pengembalian (return) dari sekuritas yang secara langsung berhubungan dengan pergerakan secara keseluruhan dalam suatu perekonomian disebut sebagai resiko pasar atau resiko sistematis. Resiko ini tidak dapat didiversifikasikan dan semua sekuritas mempunyai resiko ini.

Resiko yang tidak sistematis atau resiko non-pasar merupakan resiko yang unik, tidak terkait pada variasi perubahan pasar atau perekonomian tapi tergantung pada macam sekuritas serta dipengaruhi oleh faktor-faktor internal perusahaan seperti resiko bisnis & keuangan. Resiko yang tidak sistematis ini dapat didifersifikasikan dengan cara mendifersifikasikan sekuritas.

Gabungan resiko sistematis dan tidak sistematis merupakan resiko total : Total resiko = Resiko Sistematis + Resiko Nonsistematis

Jenis - Jenis Indeks Saham


Indonesia memiliki 11 jenis indeks harga saham, yang secara terus menerus disebarluaskan melalui media cetak maupun elektronik. Indeks tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yakni indeks yang semua perusahaan tercatat sebagai perhitungan indeksnya. IHSG ini dimiliki oleh Bursa Efek Indonesia, namun Bursa Efek Indonesia tidak bertanggung jawab atas produk yang diterbitkan oleh pengguna yang menggunakan IHSG sebagai acuan. Selain dari itu Bursa Efek Indonesia tidak bertanggung jawab atas bentuk apapun dalam keputusan investasi yang dijalankan oleh siapapun pihak yang memakai IHSG sebagai acuannya .

2. Indeks Sektoral, yakni indeks harga saham yang menggunakan semua perusahaan tecatat yang termasuk ke dalam masing-masing sektor. Terdapat 10 sektor antara lain sebagai berikut :

  1. sektor pertanian,
  2. sektor industri dasar,
  3. sektor pertambangan,
  4. sektor barang konsumsi,
  5. sektor aneka industri,
  6. sektor properti,
  7. sektor perdagangan dan jasa,
  8. sektor keuangan,
  9. sektor infrastruktur, dan
  10. sektor manufaktur.

3. Indeks LQ-45, yakni indeks yang terdiri dari 45 saham perusahaan yang dipilih dengan berdasarkan pertimbangan likuiditas dan juga kapitalisasi pasar, dengan kriteria tertentu.

4. Indeks Kompas100, yakni terdiri dari 100 saham perusahaan emiten tercatat yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas dan juga kapitalisasi pasar dengan kriteria tertentu.

5. Jakarta Islamic Indeks, yakni 30 saham yang termasuk kriteria syariah dengan pertimbangan kapitasliasi pasar dan juga likuiditas.

6. Indeks BISNIS-27, yakni indeks yang terdiri dari 27 saham perusahaan yang dipilih dengan berdasarkan kriteria fundamental, teknikal / likuiditas transaksi & akuntabilitas serta tata kelola perusahaan. Indeks ini ada karena adanya kerja sama antara Bursa Efek Jakarta dengan harian Bisnis Indonesia.

7. Indeks PEFINDO25, yakni indeks hasil kerja sama BEJ dengan PREFINDO, yang dibuat untuk dapat memberikan tambahan informasi bagi pemodal khususnya untuk berbagai saham emiten kecil & menengah 
(Enterprises/SME). Terdiri dari 25 saham dengan kriteria seperti total aset, opini akuntan publik & tingkat pengembalian modal (Return On Equity/ROE). Selain dari kriteria tersebut, diperhatikan juga faktor likuiditas dan juga jumlah saham yang dimiliki oleh publik.

8. Indeks SRI-KEHATI, yakni hasil kerjasama antara BEJ dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), sedangkan SRI adalah kependekan dari Sustainable Responsible Investment. Indeks ini terdiri dari 25 saham perusahaan dengan tujuan untuk memberi tambahan informasi kepada para investor yang ingin berinvestasi pada emiten-emiten yang memiliki kinerja sangat baik dalam mendorong usaha berkelanjutan, serta mempunyai kesadaran terhadap lingkungan dan juga menjalankan tata kelola perusahaan yang baik.

9. Indeks Papan Utama, yakni indeks yang terdiri dari saham-saham perusahaan yang tercantum pada indeks papan utama.

10. Indeks Papan Pengembang, yakni indeks yang terdiri dari saham perusahaan yang tercantum dalam indeks papan pengembang.

11. Indeks Individual, yakni indeks harga saham dari masing-masing perusahaan yang tercatat di Bursa Efek.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian indeks saham, fungsi indeks saham, dan jenis-jenis indeks saham. semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Pengertian Manajemen Bisnis Lengkap

Pengertian Manajemen Bisnis, Fungsi dan Tujuan Manajemen Bisnis

Pengertian Manajemen Bisnis Lengkap - Dikesempatan ini pendidikanku akan memberikan pengertian manajemen bisnis, fungsi manajemen bisnis, dan tujuan manajemen bisnis, komponen dalam menyusun manajemen bisnis. Manajemen bisnis merupakan salah satu dari sekian banyak jurusan yang cukup banyak peminatnya. Tiap-tiap perusahaan pasti mempunyai manajemen yang mengurusi, mengendalikan, serta mengelola apa yang terdapat di dalam sebuah perusahaan. Sangat penting manajemen dalam sebuah perusahaan hal tersebut karena manajemen memiliki tujuan yaitu untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan dalam sebuah perusahaan atau organisasi, manajemen merupakan suatu aktivitas atau kegiatan yang mengarahkan pihak lainnya. Perencanaan, pengorganisasian, dan mengelola atau melakukan kontrol adalah Proses yang dilakukan dari manajemen ini. Dibawah ini merupakan fungsi dan tujuan dari manajemen bisnis.

Pengertian Manajemen Bisnis Lengkap
Pengertian Manajemen Bisnis Lengkap


Fungsi dan Tujuan Manajemen Bisnis

Manajemen  Bisnis
Pengertian manajemen bisnis sendiri adalah suatu aktivitas dalam merencanakan, mengelola, mengoperasionalkan sebuah perusahaan. Di dalamnya mencakup segala macam peraturan yang ada dalam tujuan bisnis. Tiap-tiap usaha bisnis membutuhkan manajemen yang tepat untuk bisa memenuhi target yang sudah ditentukan.

manajemen di dalam sebuah perusahaan mempunyai berbagai macam fungsi yang sangat membantu dalam kegiatan. Fungsi manajemen adalah :
  1. memimpin.
  2. merencanakan,
  3. menyusun, 
  4. mengawasi.

Sedikit mengenal pengertian manajemen lainya:

Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan ialah Penataan keuangan dalam sebuah bisnis. Artinya, perputaran atau pergerakan keuangan dapat dikelola dengan sangat baik.

Manajemen Pemasaran
baca lebih lanjut manjemen pemasaran. Pemasaran adalah tujuan dari tiap-tiap bisnis,, hal itu karena tujuan dari usaha / bisnis adalah utnuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin.

Manajemen Produksi
Manajemen Produksi berkaitan dengan pembuatan produk mulai dari persiapan bahan baku, jumlah barang, serta pengendalian dari proses produksi yang dilakukan.

dari beberapa aktivitas yang dapat dilakukan dari manajemen itulah yang menjadikan jurusan manajemen menjadi cukup banyak peminatnya karena prospek untuk kedepannya sangat menjanjikan.


Rencana dalam Manajemen Bisnis

Planning atau rencana dalam berbisnis tentu menjadi poin penting dalam kesuksesan para pembisnis. Manajemen bisnis yang baik akan mampu untuk membawa bisnis ke arah yang lebih baik juga baik itu dari pemula atau senior. 

Dalam berjalannya sebuah bisnis faktor pentingnya adalah ketahanan dan ketaguahan dalam menghadapi segala macam jenis hambatan atau tantangan. Strategi dalam berbisnis juga harus dapat disusun untuk berkompetisi dalam tren di pasaran sehingga bisnis tetap bertahan.

Rencana bisnis (Business plan) adalah pengelolaan, manajemen, keuangan, pengembangan hingga target dan pemasarannya pun harus terencana secara sempurna. Perencanaan bisnis yang baik adalah perencanaan dengan sangat detail dan matang akan dapat membuat gambaran dari bisnis akan dapat membuat anda lebih mudah dalam menjalankannya.


Komponen Penting Dalam Menyusun Manajemen Bisnis

Adapun Komponen dalam menyusun manajemen bisnis adalah sebagai berikut :

Deskripsi usaha jelas
Dari berbagai macam jenis usaha yang dijalan harus memiliki penjelasan dari usaha yang dijalankan. Deskripsi usaha ini harus meliputi 
  1. bentuk usaha,
  2. lokasi usaha,
  3. konsep dari manajemen,
  4. target pasar hingga keunggulan yang dimiliki.
  5. produk atau jasa yang dijual atau ditawarkan,
  6. untung & rugi, biaya opersional,
  7. harga yang ditentukan,
  8. sistem kerja.

Lakukan analisa pesaing
Kemudian, anda harus melakukan analisa terhadap kompetitor yang ada dalam bisnis yang ada. hal tersebut bertujuan untuk dapat menciptakan strategi bisnis yang tepat.

Strategi pemasaran
Dengan strategi pemasaran yang baik, hal ini merupakan kegiatan / aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan untuk dapat mempertahankan kelangsungan usahanya. Pastikan untuk merencanakan manajemen bisnis yang tepat mulai dari biaya, promosi produk, tempat, target promosi sampai media untuk berpromosi. 

Laporan keuangan
Laporan keuangan tidak melulu rumit dan kompleks, namun anda bisa membuatnya secara sederhana, asalkan syaratnya mampu untuk mencakup semuanya. Rencanakan seluruh anggaran secara rinci sehingga Anda bisa menghitung segala kemungkinan yang ada.

Menjaga kualitas produk dan jasa
Produk atau jasa yang anda jual atau tawarkan menjadi hal penting dalam perjalanan manajemen bisnis. Dengan mempunyai produk dan jasa yang berkualitas akan membuat banyak customer puas dan nyaman. Oleh sebab itu mempertahankan kualitas produk atau jasa itu sangat penting sehingga akan tetap dapat dipercaya oleh customer.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian manajemen bisnis semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Faktor Penting Agar Usaha Berumur Panjang

Faktor Penting Agar Usaha Berumur Panjang

Faktor Penting Agar Usaha Berumur Panjang - Pada artikel sebelumnya pendidikanku sudah membahas mengenai pengertian kewirausahaan dan pengertian peluang usaha. artikel ini merupakan lanjutan dari pengertian kewirausahaan dan arti peluang usaha, jadi anda bisa membaca artikel mengenai pengertian peluang usaha diartikel tersebut dijelaskan mengenai arti dari pengertian peluang usaha dan ciri -ciri peluang usaha yang berpotensi dan berumur panjang. Nah saat ini adalah faktor-faktor penting agar usaha yang dilakukan dapat berlanjut terus.

Faktor Penting Agar Usaha Berumur Panjang
Faktor Penting Agar Usaha Berumur Panjang

Menurut Harmaizar Z dalam bukunya Menangkap Peluang Usaha edisi 2, beberapa faktor penting wajib diperhatikan agar sebuah usaha bisa memiliki umur panjang. Salah satu diantaranya adalah dengan melakukan serangkaian analisa seperti berikut ini:

Analisa Partial

Analisis Partial Budgeting yang dipakai untuk mengukur sejumlah perubahan yang ada dalam dunia usaha. Biasanya variabel yang diteliti ini hanya yang berkemungkinan berubahnya tinggi misal biaya produksi, penerimaan serta keuntungan.

Ini sangat penting dalam mengukur potensi peningkatan keuntungan serta kerugian sebuah usaha. Kasarannya calon pemilik usaha harus melakukan proyeksi anggaran dulu supaya ke depan berbagai macam kerugian dan hambatan bisa ditekan.

Analisa Komprehensif

Dalam pengertian peluang usaha, analisa komprehensif ini sangat perlu. Analisa komprehensif ini dilakukan secara universal. Tahapannya antara lain sebagai berikut:

  1. Kelayakan Produk
  2. Kelayakan Industri
  3. Kelayakan Organisasi
  4. Keuangan
Berikut ini merupakan penjelasan dari tahapan analisa komprehensif

a. Kelayakan Produk
Produk harus wajib dipastikan memenuhi standar pasar. Kalau anda ingin menjual kebab turki misalnya, proses pembuatan kebab, daging yang digunakan harus dengan bahan-bahan yang memang layak untuk dikonsumsi dan tampilan dari hasil jadi kebab yang menambah kepuasan dari customer. Dilain pihak, analisa kelayakan produk ini penting jika anda ingin menentukan daya tarik calon customer. Hal ini juga dapat digunakan sebagai acuan dalam mengidentifikasi sumberdaya demi keperluan produksi.

Yang terpenting cari data dari customer secara langsung, apa yang customer inginkan dan apa sebenarnya yang belum terpenuhi, maksudnya disini kepuasan customer itu sangat penting misalnya dari berbagai varian besar dan toping dari kebab tersebut si penjuallah yang menanyakan kepada costumer untuk memberikan toping apa dan ukuran kebabnya seperti apa. Disisi lain produksi juga harus dilihat, seberapa sulit dan sebarapa banyak bahan yang dibutuhkan dalam membuat produksi. Hal tersebut sering diidentikan dengan usability testing serta concept testing yang membahas mengenai ide, pangsa pasar, deskripsi barang, benefit produk untuk customer, karakter yang membedakan produk dengan lainnya dan juga distribusi pemasannya.

Cara mudah untuk melakukan tes ini adalah memberikan kepada teman sahabat untuk mencicipi terlebih dahulu tanpa harus memberitahu bahwa produk itu adalah produk sendiri, jadi akan tau reaksi dari pencicip dengan baik.

b. Kelayakan Industri
Nilai dari seluruh tampilan produknya. Anda harus mengerti juga apa kemungkinan misalnya kompetitor yang siap menjadi saingan baik itu yang baru dan yang lama dalam produk tersebut. Selain itu, daya tawar pembeli serta juga daya tawar supplier menjadi hal penting.

Karakteristik industri yang menarik memiliki faktor antara lain sebagai berikut;

  1. Bisa tumbuh & besar,  
  2. Dibutuhkan konsumen, 
  3. Industry masih muda 
  4. Margin yang besar dan 
  5. Pesaing masih sedikit.

Bukam tidak mungkin sebuah produk berhasil mengalahkan kompetitor yang lama karena bisa membuat inovasi cemerlang pada produk yang dijalani.

c. Kelayakan Organisasi
Dalam hal kelayakan organisasi anda harus memikirkan hal-hal seperti berikut ini;

  1. keahlian menejemen,
  2. kompetensi organisasi anda mulai dari karyawan hingga menejer serta
  3. apakah Anda punya sumberdaya manusia yang cukup.

d. Keuangan
Dalam menentukan peluang usaha yang pas, analisa keuangan tentu sangat penting. Seberapa banyak uang modal yang dibutuhkan?  apa dengan bisnis ini bisa mendapatkan keuntunganan yang besar? 

Dalam hal ini maka anda harus bisa melihat dan mengerti peluang usaha yang berpotensi dan memiliki umur yang panjang.baca juga pengertian peluang usaha dalam kewirausahaan

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai faktor penting agar usaha berumur panjang, semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Pengertian Peluang Usaha dalam Kewirausahaan

Pengertian Peluang Usaha dalam Kewirausahaan

Arti Peluang Usaha dalam Kewirausahaan - Pada kesempatan ini pendidikanku akan membahas mengenai arti dari Peluang Usaha, Ciri-Ciri Peluang Usaha, Contoh Peluang Usaha, Jadi apa pengertian dari peluang usaha, kata “Peluang Usaha” terdiri dari dua kata, yaitu; Peluang yang berarti kesempatan dan kemungkinan, dan Usaha yang berarti sebuah upaya dengan berbagai daya untuk dapat mencapai tujuan atau sesuatu yang diinginkan.
Pengertian Peluang Usaha dalam Kewirausahaan
Pengertian Peluang Usaha dalam Kewirausahaan

Pengertian peluang usaha adalah sebuah kesempatan atau kemungkinan yang dimiliki seseorang untuk dapat mencapai tujuan dengan melakukan sebuah usaha yang memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada.

Dalam melakukan sebuah usaha kita harus melihat dan memikirkan langkah-langkah kedepan tentang seberapa lama dan mungkin usaha tersebut dapat tersebut berjalan dan berkembang. Faktanya kebanyakan calon pebisnis saat ini lebih memikirkan apa yang sedang populer sekarang, dan pada akhirnya saat usaha yang sedang dilakukan itu sudah tidak efektif lagi maka pembisnis mengalami kerugian.

Ciri-Ciri Peluang Usaha yang Potensial

Terdapat banyak sekali peluang usaha di sekitar kita, namun tidak semuanya dari peluang usaha tersebut memiliki potensi yang menguntungkan dalam jangka panjang. untuk itu kita harus bisa mengenali dulu ciri-ciri usaha bisnis yang berpotensi dan memiliki umur usaha yang panjang. Berikut ini adalah beberapa ciri peluang usaha yang potensial, antara lain sebagai berikut :
  1. Punya nilai jual
  2. Bukan sekedar ambisi, tapi sifatnya riil
  3. Bisa bertahan lama dan berkelanjutan
  4. Bukan bisnis musiman
  5. Skala usaha bisa diperbesar
  6. Modal memulainya tidak terlalu besar
  7. Bisnis tersebut profitable
baca juga faktor penting agar usaha berumur panjang

Contoh Peluang Usaha Saat Ini

Saat ini bisnis online merupakan salah satu bisnis usaha yang lagi tren / populer khususnya di Indonesia, segala bentuk dari transaksi berjualan jasa dan produk secara online di marketplace serta media sosial sudah sangat umum dan kita dapat temukan dengan mudah. hal tersebut merupakan salah satu contoh dari peluang usaha saat ini

Beberapa peluang usaha online saat ini diantaranya:
  1. Menjadi dropshipper dan reseller
  2. Menjual jasa penulisan artikel
  3. Menjadi blogger
  4. Menjadi Youtuber
  5. Menjual jasa desain grafis
  6. Menjual jasa pembuatan website, dll
Beberapa peluang usaha waralaba – Franchise saat ini diantaranya
  1. Martabak Simpsons
  2. Kebab Turki
  3. Joker Laundry
  4. Monster Ice Blend
Beberapa peluang usaha Industri kreatif saat ini diantaranya

  1. Desain gambar
  2. Daur ulang 
  3. Bidang Kuliner
Beberapa peluang usaha di bidang jasa saat ini diantaranya
  1. Usaha Cuci motor
  2. Jasa laundry
  3. Bimbingan belajar
  4. Percetakan
Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian peluang usaha dalam kewirausahaan dan ciri -ciri kewirausahaan serta beberapa contoh peluang usaha yang berpotensi, semoga dapat bermanfaat buat teman-teman.
Pendidikanku

Pengertian Bisnis Dan Tujuan Bisnis Terlengkap

Pengertian Bisnis, Manfaat Bisnis, Tujuan Bisnis, Macam-Macam Bisnis, Fungsi Bisnis, dan Bentuk Kepemilikan Bisnis

Pengertian Bisnis, Manfaat Bisnis, Tujuan Bisnis, Macam-Macam Bisnis, Bentuk Kepemilikan Bisnis – Pada kesempatan ini pendidikanku.org akan memberikan penjelasan mengenai pengertian bisnis, pengertian bisnis menurut para ahli, tujuan bisnis, manfaat bisnis, mcacam jenis bisnis, bentuk kepemilikan bisnis. langsung saja pada pengertian bisnis, dari bahasa bisnis berasal dari kata busy yang berartik sibuk dan business berarti kesibukan kalau sibuk pasti ada aktivitas yang dikerjakannya.



Menurut Peterson dan Plowman mendefinisikan bisnis adalah serangkaian aktivitas/kegiatan yang berhubungan dengan penjualan dan pembelian barang atau jasa yang dilakukan dengan berulang-ulang secara konsisten.

Prof.L.R.Dicksee menjelasakan pengertian bisnis adalah suatu bentuk kegiatan/aktivitas yang tujuan utamanya adalah untuk memperoleh keuntungan bagi yang yang mengusahakan atau yang berkepentingan dalam kelangsungan kegiatan/aktivitas tersebut.

Pengertian Bisnis menurut Owen adalah sebuah perusahaan yang berhubungan dengan pendistribusi dan produksi barang-barang yang nantinya akan dijual ke pasaran atau yang memberikan harga sesuai dengan tiap-tiap jasanya.

Pengertian Bisnis menurut Hunt & Urwick adalah sebuah perusahaan apapun yang membuat, mendistribusikan maupun yang menyediakan macam-macam barang atau jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat lainnya dan bersedia serta mampu untuk membeli atau membayarnya.

Dari pengertian bisnis yang dikemukakan dari para ahli tersebut maka pendidikanku.org simpulkan bahwa pengertian bisnis adalah sebuah kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh sebuah perusahaan/perseorangan yang memproduksi barang atau jasa secara konsisten untuk memperoleh keuntungan semaksimal mungkin.

Manfaat Bisnis


Dari pengertian diatas dasar utama dalam melakukan bisnis ini adalah mendapatkan keuntungan, tapi berikut ini akan dijelasakan beberapa manfaat dari bisnis:

1. Memperoleh Penghargaan/Pengakuan
Dengan melakukan bisnis yang positif maka secara otomatis akan menimbulkan pengakuan dari masyarakat atas barang atau jasa yang diproduksi. Tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis itu sendiri.

2. Mengaji Diri Sendiri & Berkesempatan menjadi Bos
Dari bisnis yang tujuan untuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin tentu seorang yang menjalankan bisnis ini dapat menafkahi dirinya sendiri dan bahkan dapat memperkerjakan karyawan.

Tujuan Bisnis


Tujuan utama perusahaan/perseorang yang membuat produksi barang atau jasa adalah untuk mendapatkan keuntungan. Pada dasaranya tujuan dari didirikannya perusahaan tidak hanya dari segi profit oriented semata, tetapi dari secara keseluruhan tujuan didirikannya perusahaan ini antara lain:
  • Profit
  • Pengadaan barang atau jasa
  • Kesejahteraan pemilik faktor produksi dan masyarakat
  • Full employment
  • Eksistensi perusahaan dalam jangka panjang
  • Kemajuan atau pertumbuhan
  • Prestise dan prestasi

Fungsi Bisnis


Fungsi bisnis adalah untuk dapat menciptakan nilai kegunaan (Utility Value) suatu produk barang atau jasa bagi masyarakat membutuhkan barang atau jasa. 
Fungsi utama bisnis ialah menciptakan nilai sebuah produk atau jasa dengan cara, antara lain sebagai berikut :
  1. fungsi produksi, Bisnis berfungsi untuk mengubah bentuk bisnis (form utility)
  2. fungsi distribusi, Bisnis berfungsi untuk memindahkan bentuk (place utility)
  3. fungsi penjualan, Bisnis mengubah pemilikan (possessive utility)
  4. fungsi pemasaran, Bisnis berfungsi menunda waktu kegunaan (time utility)

Dari keempat fungsi tersebut berkaitan satu sama lainnya, jadi apabila kamu ingin melakukan sebuah bisnis maka hal tersebut menjadi dasar anda melakukan bisnis.

Steinhoff menyatakan terdapat tiga (3) fungsi utama bisnis, yakni :
  1. Untuk mencari bahan mentah (acquiring raw material)
  2. Untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi (manufacturing raw materials into product)
  3. Untuk menyalurkan barang yang sudah jadi tersebut ke konsumen (distributing product to consumers).

Bentuk Kepemilikan Bisnis


Macam-macam Bisnis Menurut Kepemilikannya


Seperti yang telah dijelaskan diatas, bisnis adalah usaha untuk mencapai profit oriented baik yang dilakukan sendiri ataupun dengan orang lain. Berikut ini, ada 4 jenis bisnis menurut kepemilikannya, yaitu :
  1. Perusahaan yang dimiliki hanya satu orang saja, artinya semua hal-hal yang berkaitan termasuk modal, dan pelakasanaanya itu ditanggung oleh satu orang saja . Bisnis ini disebut juga dengan perusahaan perseorangan.
  2. Perusahaan persekutuan, artinya perusahaan ini dimiliki, didirikan, serta dilaksanakan secara bersama-sama minimal 2 orang.
  3. Perusahaan perseroan disebut juga dengan corporation artinya perusahaan ini memiliki dewan direksi, yang diawasi oleh sang direktur. Contoh perusahaan perseroan ini adalah perusahaan yang terdapat kata-kata PT. didepannya
  4. Koperasi, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan badan hukum koperasi/orang yang aktivitas/kegiatannya itu dilandaskan dengan prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan yang berasaskan kekeluargaan. Ide koperasi digagaskan oleh bapak Muhammad Hatta (bapak koperasi Indonesia).


Macam-macam bisnis menurut aktivitasnya


Kalau sebelumnya macam macam bisnis menurut kepemilikannya sekarang macam-macam bisnis menurut aktivitasnya, antara lain sebagai berikut  :
  1. Pengolahan barang real/non jasa/barang fisik. Bisnis model ini disebut juga dengan bisnis manufaktur. Contohnya bisnis properti, pembuatan tempe, tahu, dll.
  2. bisnis yang menawarkan benda non-real atau disebut dengan bisnis jasa. Contoh jasa yang biasa dilakukan adalah jasa konsultan sistem, konsultan bisnis, jasa sablon, jasa les privat dll
  3. distributor dan pengecer. Contohnya adalah warung waralaba (indomaret, alfamart), warung kelontong, dll.
  4. Bisnis produksi bahan mentah (pertambangan dan pertanian), artinya barang mentah yang diolah menjadi barang produksi. Seperti minyak bumi, batu bara, dll.
  5. Bisnis utilitas, bisnis ini mirip dengan jasa tetapi secara luas untuk publik. Contohnya PLN, PDAM. Biasanya didanai oleh pemerintah.
  6. bisnis transportasi, Contohnya jasa ojek / ojol, jasa travel, jasa pengiriman barang seperti JNE, TIKI, POS Indonesia, dll.


Sekian dan terimakasih sudah membaca tentang Pengertian Bisnis, Manfaat Bisnis, Tujuan Bisnis, Macam-Macam Bisnis, Bentuk Kepemilikan Bisnis semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku.org

Blog Archive