Showing posts with label Biologi. Show all posts
Showing posts with label Biologi. Show all posts

Pengertian Leukosit Dan Jenis Leukosit Terlengkap

Pengertian Leukosit

Pengertian Dan Jenis Leukosit Terlengkap - Pengertian Leukosit ialah sel darah putih. Leukosit adalah sel darah yang tidak mengandung pigmen warna. Leukosit ini berguna untuk alat pertahanan tubuh.

Leukosit ini dibentuk di retikuloendotelium sumsum merah tulang. Setiap 1 mm kubik darah ialah mengandung 6000 - 9000 sel, dan mempunyai bentuk yang bervariasi dan juga mempunyai inti.

Ukuran leukosit pada umumnya lebih besar dari eritrosit, yaitu berukuran dengan 6 - 2 milimikron, umur 12 hari. Leukosit juga dapat bergerak bebas secara amoeboid dan juga dapat menembus dinding kapiler (diapendensis). 
Note :Retikuloendotelium
Pengetian Leukosit
Pengetian Leukosit 

retikuloendotelial  ialah jarinagan pengikat retikular yang tersebar luas menyelubungi sinusoid-sinusoid pada darah di hati,sumsum tulang serta menyelubungi saluran-saluran limfe di jaringan limfatik.
Sistem retikuloendotelialini mengandung 3 sel:

1. Sel-sel retikuloendotelial iala yang melapisi sinusoid darah di hati, limpa, sum-sumtulang,kelenjar limfe, termasuk sel-sel kupffer di hati serta sel-sel yang serupa diparu-paru serta sumsum tulang.

2. Makrofag ialah sel-sel terbanyak yang menempati jaringan pengikatan disebut sebagai histiosit atau resting wandering cells ataupun clasmatocytes.
3. Mikroglia ialah  yang menyokong pusat susunan saraf Sel-sel retikuloendotelial untuk dapat melepaskan diri dari kerangkanya sertya mengembara, pengembaraan ini tidak menggunakan darah.

Organ sistem retikuloendotelial pada manusia meliputi :


1. Kelenjar limfe ialah mengandung sel-sel retikuloendotelial serta sel-sel plasma, berguna untuk memfiltrasi cairan ekstra-sel dan membuat antibodi.

2. Limpa : mengandung sel-sel retikuloendotelial, limfosit serta sel-sel plasma, berguna untuk memfiltrasi darah dan juga membuat antibody.
3. Hati: mengandung sel-sel retikuloendotelial serta hepatosit, berguna untuk memfiltrasi darah.
4. Sumsum tulang ialah mengandung sel-sel retikuloendotelial, sel-sel awal darah serta sel-sel lemak, berguna untuk pembentukan sel-sel darah.

Fungsi

Fungsi sistem ini adalah :

1. ialah Menghancurkan sel-sel darah yang telah tua, membuat dan juga melepaskan bilirubin ke sirkulasi
2. ialah Memakan bakteria, dan melipat gandakan diri kalau terdapat infeksi,
3. ialah Memakan dan juga memproses antigen serta merangsang sel-sel plasma untuk membuat antibodi.

Jenis Leukosit

Leukosit ada lima jenis, yaitu
  1. limfosit,
  2. monosit,
  3. basofil,
  4. neutrofil, 
  5. eusonofil.
Pengertian Leukosit - Fungsi leukosit ialah untuk memakan zat asing yang berupa kuman-kuman penyakit atau pun zat lain yang masuk ke dalam tubuh. Maka, Leukosit ialah sebagai pertahanan utama dari infeksi. Berkaitan  juga dengan fungsinva tersebut maka leukosit mempunyai sifat fagosit, ialah bisa mencerna atau “memakan” zat asing ataupun kuman penyakit. Kemampuan leukosit untuk dapat melakukan fagosit disebut dengan fagositosis.

Selain itu fagositosis, leukosit juga dapat memiliki kemampuan diapedesisdiapedesis ialah kemampuan untuk dapat menembus dinding pembuluh darah kapiler dan juga masuk dalam sel atau jaringan tubuh. Jadi, leukosit tidak selalu dalam pembuluh darah, Apabila ada zat asing yang masuk, leukosit akan menembus dinding kapiler dan juga bekerja menuju jaringan yang membutuhkan.

Jumlah leukosit juga dapat naik dan juga turun sesuai dengan keadaan atau situasi . Jika terdapat infeksi, biasanya jumlah leukosit akan terus  meningkat. Kalau tubuh mengalami gangguan dalam memproduksi leukosit, hal ini bisa menyebabkan tubuh akan mudah untuk diserang penyakit.

Demikian Penjelasan tentang Pengertian Dan Jenis Leukosit Terlengkap Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Para Pembaca Pendidikanku.org:)

Pengertian Heterozigot Dan Homozigot

Pengertian Heterozigot Dan Homozigot


Pengertian Heterozigot

Pengertian heterozigot dan homozigot -  Heterozigot ialah satu dari bentuk genotipe yang mungkin terjadi pada setiap individu. Pada keadaan tertentu heterozigot, alel-alel yang menempati lokus berbeda-beda pada setiap kromosom. Kondisi heterozigot didalam pertanian ini dimanfaatkan dalam pembentukan varietas hibrida yang disebabkan karena berhubungan dengan gejala heterosis.



Pengertian Homozigot

Homozigot ialah salah satu keadaan genotipe. Individu pada homozigot memiliki kromosom dengan alel yang sama pada setiap lokus gen-gennya. alel yang sama dimiliki oleh Lokus dengan genotipe homozigot 

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca Pengertian Heterozigot Dan Homozigot Semoga Dapat Bermanfaat Untuk Anda Para Pembaca Pendidikanku.org

Pengertian Mikroskop Dan Fungsinya Lengkap

Pengertian Mikroskop Dan Fungsi Serta Bagian Mikroskop Terlengkap

Pengertian  Dan Fungsi Serta Bagaian Mikroskop Terlengkap - Mikroskop ialah alat bantu yang digunakan untuk dapat melihat dan juga untuk mengamati benda-benda yang berukuran sangat kecil yang tidak mampu dilihat dengan mata normal saja. Kata Mikroskop tersebut berasal dari bahasa latin, yaitu “mikro” yang berarti kecil dan juga kata “scopein” yang berarti "melihat".Mikroskop tersebut ditemukan oleh Anthony Van Leewenhoek, penemuan ini sangat dapat membantu peneliti serta ilmuan untuk mengamati objek mikroskopis.

pengertian Mikroskop
pengertian Mikroskop

Benda kecil tersebut dilihat dengan melalui cara memperbesar ukuran bayangan benda tersebut hinga dapat berkali-kali lipat. Bayangan benda tersebut dapat dibesarkan 100 kali, 400 kali, bahkan juga 1000 kali, serta perbesaran yang mampu dijangkau tersebut semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi.  Ilmu yang memahami objek-objek berukuran sangat kecil dengan menggunakan mikroskop tersebut disebut dengan Mikroskopi.

B. Fungsi Mikroskop

Mikroskop mempunyai fungsi ialah sebagai berikut :

  1. Fungsi utamanya ialah untuk melihat dan juga utnuk mengamati objek dengan ukuran sangat kecil yang tidak bisa dilihat dengan mata normal.
  2. Fungsi lainnya dari mikroskop tetap akan selaras pada fugsi utamanya, bedanya beberapa dari jenis mikroskop dibuat untuk fungsi yang lebih detail lagi.


C. Bagian-Bagian Mikroskop

Bagian Mikroskop terbagi menjadi bagian Optik dan juga bagian Mekanik (Non-Optik)

Bagian-Bagian Optik

  1. Lensa Okuler, ialah lensa yang terdapat pada bagian ujung atas tabung , pengamat melihat objek dengan menggunakan lensa ini. Lensa okuler berguna untuk dapat memperbesar kembali bayangan dari lensa objektif. Lensa okuler tersebut biasanya memiliki perbesaran 6, 10, maupun 12 kali.
  2. Lensa Objektif, ialah lensa yang dekat dengan objek. Biasanya lensa objektif terdapat 3 pada mikroskop, yakni dengan perbesaran 10, 40, ataupun 100 kali. Saat menggunakan lensa objektif tersebut pengamat harus dapat mengoleskan minyak emersi ke bagian objek, minyak emersi tersebut berguna ialah sebagai pelumas dan juga untuk memperjelas bayangan benda, oleh sebab itu saat perbesaran 100 kali, letak lensa dengan objek yang diamati itu sangat lah dekat.
  3. Kondensor, ialah bagian pada mikroskop yang dapat diputar naik turun yang berguna untuk dapat mengumpulkan cahaya yang dipantulkan oleh cermin serta juga memusatkannya ke objek.
  4. Diafragma, ialah bagian pada mikroskop yang berguna untuk dapat  mengatur banyak sedikitnya cahaya yang akan masuk dan juga mengenai preparat.
  5. Cermin, ialah bagian pada mikroskop yang berguna untuk dapat menerima dan juga mengarahkan cahaya yang diterima. Cermin tersbut mengarahkan cahaya dengan melalui pemantulkan cahaya tersebut.

Bagian-Bagian Mekanik (Non-Optik)

  • Revolver, ialah bagian pada mikroskop yang berguna untuk dapat mengatur perbesaran lensa objektif yang diinginkan.
  • Tabung Mikroskop, ialah bagian pada mikroskop yang berfungsi untuk dapat menghubungkan lensa objekti dan juga lensa okuler mikroskop.
  • Lengan Mikroskop, ialah bagian pada mikroskop yang berfungsi untuk sebagai tempat pengamat memegang mikroskop.
  • Meja Benda, ialah yang bagian pada mikroskop untuk sebagai tempat menempatkan objek yang akan diamati, pada meja benda tersebut terdapat penjepit objek, yang berguna untuk dapat menjaga objek tetap ditempat sesuai dengan yang diinginkan.
  • Makrometer (pemutar kasar), ialah bagian pada mikroskop yang berguna untuk menaikkan maupun menurunkan tabung secara cepat untuk dapat pengaturan mendapatkan kejelasan dari gambaran objek yang diinginkan.
  • Mikrometer (pemutar halus), ialah bagian pada mikroskop yang berguna untuk dapat menaikkan maupun menurunkan tabung secara lambat untuk dapat mengaturan dan mendapatkan kejelasan dari gambaran objek yang diinginkan.
  • Kaki Mikroskop, ialah bagian yang bagian pada mikroskop yang digunakan sebagai penyagga yang akan menjaga mikroskop tetap pada tempat yang diinginkan, serta juga sebagai tempat memegang mikroskop saat mikroskop hendak akan  dipindahkan.
Terimakasih Sudah Berkunjung di Pendidikanku.org semoga dapat bermanfaat untuk anda

Pengertian Dan Proses Metabolisme

Pengertian Metabolisme

Pengertian Serta Terjadinya Proses Metabolisme - Metabolisme ialah suatu proses terjadinya kimiawi di dalam tubuh semua makhluk hidup melalui pertukaran zat ataupun suatu organism dengan lingkungannya. Metabolisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu “metabole” yang berarti perubahan. Seperti halnya makhluk hidup memperoleh, mengolah dan mengubah suatu zat melalui proses kimiawi untuk mempertahankan hidupnya.

Pengertian Dan Proses Metabolisme
Pengertian Dan Proses Metabolisme

Metabolisme Makanan

A. Jenis-jenis Metabolisme

Metabolisme terdiri dari 2 perbedaan metabolic, yaitu :
Katabolisme yang berarti penguraian suatu zat menjadi partikel yang lebih kecil untuk dijadikan energy, dan sedangkan Anabolisme merupakan reaksi untuk merangkai senyawa organic dari molekul molekul tertentu agar dapat diserap oleh tubuh.

B. Proses Metabolisme

Didalam tubuh terjadi 3 proses metabolism utama yaitu :

1. Metabolisme Karbohidrat
Metabolisme Karbohidrat merupakan proses yang berlangsung di dalam organisme,baik secara mekanis maupun kimiawi. Metabolisme itu sendiri terdiri dari 2 proses yaitu Anabolisme(pembentukan molekul) dan Katabolisme(Penguraian molekul). Pada proses pencernaan makanan, karbohidrat mengalami proses hidrolisis(penguraian dengan menggunakan molekul air). Proses pencernaan karbohidrat terjadi dengan menguraikan polisakarida menjadi monosakarida.

Ketika suatu makanan dikunyah,makanan akan bercampur dengan air liur yang mengandung enzim ptialin (suatu α amilase yang disekresikan oleh kelenjar parotis di dalam mulut). Enzim ini menghidrolisis pati(salah satu polisakarida) menjadi maltosa dan gugus glukosa kecil yang terdiri dari tiga sampai sembilan molekul glukosa. Makanan berada di mulut hanya dalam waktu yang singkat dan mungkin tidak lebih dari 3-5% dari pati yang telah dihidrolisis pada saat makanan ditelan.

Sekalipun makanan tidak cukup lama untuk dipecah oleh ptialin menjadi maltosa, akan tetapi kerja ptialin dapat berlangsung terus menerus selama satu jam. Setalah makanan memasuki lambung, isi lambung akan bercampur dengan zat yang disekresikan oleh lambung. Selanjutnya aktivitas ptialin dari air liur dihambat oleh zat asam yang disekresikan oleh lambung. Hal ini dikarenakan ptialin merupakan enzim amilase yang tidak aktif saat PH medium turun di bawah 4,0.

Setelah makan dikosongkan dari lambung dan masuk ke duodenum (usus dua belas jari), makanan kemudian bercampur dengan getah pankreas. Pati yang belum di pecah akan dicerna oleh amilase yang diperoleh dari sekresi pankreas. Sekresi pankreas ini mengandung α amilase yang fungsinya sama dengan α-amilase pada air liur, yaitu memecah pati menjadi maltosa dan polimer glukosa kecil lainnya. Namun, pati pada umumnya hampir sepenuhnya di ubah menjadi maltosa dan polimer glukosa kecil lainnya sebelum melewati lambung.

Hasil akhir dari proses pencernaan adalah glukosa, fruktosa, glaktosa, manosa, monosakarida dan lainnya. Senyawa-senyawa tersebut kemudian diabsorpsi melalui dinding usus dan dibawa ke hati oleh darah.

2. Metabolisme Protein
Metabolisme Protein merupakan makanan yang hampir sebagian besarnya berasal dari daging dan sayur-sayuran. Protein dicerna di lambung oleh enzim pepsin, yang aktif pada pH 2-3 (suasana asam).

Pepsin mampu mencerna semua jenis protein yang berada dalam makanan. Salah satu hal terpenting dari pencernaan yang dilakukan pepsin adalah kemampuannya untuk mencerna kolagen. Kolagen ialah bahan dasar utama dari jaringan ikat pada kulit dan tulang rawan. Proses pencernaan yang dilakukan pepsin meliputi 10-30% dari pencernaan protein total. Pemecahan protein ini merupakan proses hidrolisis yang terjadi pada rantai polipeptida.

Sebagian besar proses pencernaan protein terjadi di usus. Ketika protein meninggalkan lambung, biasanya protein dalam bentuk proteosa, pepton, dan polipeptida besar. Setelah memasuki usus, produk-produk yang telah di pecah sebagian besar akan bercampur dengan enzim pankreas di bawah pengaruh enzim proteolitik seperti tripsin, kimotripsin,dan peptidase. Baik tripsin maupun kimotripsin dapat memecah molekul protein menjadi polipeptida kecil sehingga Peptidase dapat melepaskan asam-asam amino.

Kelebihan protein tidak akan disimpan dalam tubuh, melainkan akan dirombak di dalam hati menjadi senyawa yang mengandung unsur N seperti NH3 (amonia) dan NH4OH (amonium hidroksida). Senyawa yang mengandung unsur N akan disintesis menjadi urea. Pembentukan urea berlangsung di dalam hati karena hanya sel-sel hati yang dapat menghasilkan enzim arginase. Urea yang tidak dibutuhkan oleh tubuh akan diangkut bersama zat-zat lainnya menuju ginjal dan akan  dikeluarkan melalui urin. Sebaliknya,senyawa yang tidak mengandung unsur N akan disintesis kembali mejadi bahan baku karbohidrat dan lemak,sehingga dapat di oksidasi di dalam tubuh untuk menghasilkan energi.

3.Metabolisme Lemak
Pencernaan lemak hanya terjadi di dalam usus, karena usus mengandung lipase. Pencernaan lemak tidak akan terjadi di mulut dan lambung karena di tempat tersebut tidak terdapat enzim lipase yang dapat menghidrolisis atau memecah lemak.

Lemak akan keluar dari lambung dan masuk ke dalam usus sehingga merangsang hormon kolesistokinin. Hormon kolesistokinin menyebabkan kantung empedu berkontraksi sehingga mengeluarkan cairan empedu ke dalam duodenum(usus dua belaas jari). Empedu mengandung garam yang memegang peranan penting dalam mengemulsikan lemak. Emulsi Lemak merupakan pemecahan lemak yang berukuran besar menjadi butiran lemak yang berukuran lebih kecil. Ukuran lemak yang lebih kecil (trigliserida) serta yang teremulsi akan memudahkan hidrolisis lemak di uraikan oleh lipase yang dihasilkan dari penkreas. Lipase pankreas juga akan menghidrolisis lemak teremulsi menjadi campuran asam lemak dan monoligserida (gliserida tunggal).

Hasil pencernaan lemak sebagian besar (70%) terjadi di usus halus. Pada waktu asam lemak dan monogliserida di absorpsi melalui sel-sel mukosa pada dinding usus, keduanya di ubah kembali menjadi jaringan lemak (trigliserida dengan bentuk partikel-partikel kecil), dan saat dibutuhkam kemabli, timbunan lemak tersebut akan diangkut menuju hati.

Terima Kasih Sudah Membaca Tentang Pengertian Dan Proses Metabolisme Semoga Dapat bermanfaat untuk anda pembaca Pendidikanku.org

Pengertian Hati Fungsi Dan Struktur Hati

Pengertian Hati Fungsi Dan Struktur Hati

Pengertian, Fungsi Dan Struktur Hati - Hepar (hati) ialah kelenjar terbesar dalam tubuh dengan berat sekitar 1300-1550 gram yang berwarna merah cokelat pekat. Hepar berbentuk baji dengan permukaan dasar yang terletak di sisi kanan dan puncaknya pada sisi kiri tubuh, terletak di kuadran kanan atas abdomen (hipokondria kanan). Permukaan atasnya berbatasan dengan diafragma dan batas bawahnya mengikuti pinggiran kosta kanan.
Pengertian Fungsi Dan Struktur Hati
Pengertian Fungsi Dan Struktur Hati


Fungsi Hati

1. Menawarkan racun
Fungsi utama dari hati ialah menawarkan racun yang masuk ke dalam tubuh. Racun tersebut bisa berasal dari mana saja, termasuk makanan, minuman, atau pun obat-obatan yang kita konsumsi. Proses metabolisme di dalam tubuh akan menghasilkan asam laktat yang dapat merugikan, namun hati akan mengubahnya menjadi glikogen yaitu sejenis karbohidrat yang dapat digunakan sebagai sumber energi yang disimpan di dalam otot.

Metabolisme protein juga akan menghasilkan zat sisa berupa amonia yang berbahaya bagi tubuh, namun hati akan mengubahnya menjadi urea dan dikeluarkan bersama urine. - Baca disini untuk mengetahui lebih dalam pengertian dan proses metabolisme.

2. Metabolisme karbohidrat
Glukosa dan monosakarida lain seperti fruktosa dan galaktosa akan diubah menjadi glikogen. Glikogen adalah karbohidrat yang terbentuk dari ratusan unit glukosa yang terikat bersama.

Penyimpanan karbohidrat dalam bentuk glikogen mempunyai keuntungan:
  • Cepat dipecah untuk menghasilkan energi
  • Produksi energinya tinggi
  • Tidak bocor ke dalam sel dan tidak mengganggu kandungan cairan intrasel
Pengubahan bentuk karbohidrat ini memerlukan bantuan dua hormon yaitu Insulin dan Glukagon yang dihasilkan oleh pankreas. Saat kadar glukosa dalam darah naik maka insulin akan dilepaskan untuk mengubah glukosa menjadi glikogen dan disimpan di hati dalam jaringan otot. Saat kadar glukosa di dalam darah turun, maka glukagon akan dilepaskan untuk memecah glikogen yang disimpan menjadi glukosa dan kemudian akan dimetabolisme untuk menghasilkan energi.

3. Metabolisme protein
Beberapa asam amino diubah menjadi glukosa melalui proses glukoneogenesis. Asam amino yang tidak dibutuhkan oleh tubuh dapat diubah menjadi urea serta asam urat yang dikeluarkan oleh sel hati menuju darah untuk diekskresi akan dibuang melalui urine.

4. Metabolisme lemak
Ketika lemak dibutuhkan oleh tubuh, lemak akan diambil keluar dari tempat penyimpanannya di dalam tubuh, lalu diangkut melalui darah menuju ke hati dan dipecah menjadi asam lemak serta gliserol.

5. Sintesis kolesterol dan protein plasma
Hati dapat mensintesis kolesterol dan steroid serta produk protein plasma seperti fibrinogen, protrombin, dan sebagian besar globulin.

6. Penyimpanan berbagai zat
Hati merupakan tempat penyimpanan dari glikogen, lemak, vitamin A, B12, D, dan K, serta zat besi.

7. Tempat pembentukan dan juga pembongkaran sel darah merah
Dalam 6 bulan kehidupan didalam janin, hati akan menghasilkan sel darah merah, lalu kemudian akan berangsur-angsur diambil alih oleh sumsum tulang. Pada saat darah melewati hati, sekitar 3 juta sel darah merah dihancurkan setiap detik, dan hasil penghancurannya akan digunakan untuk membentuk sel darah merah yang baru.

8. Menghasilkan zat yang melarutkan lemak
Hati menghasilkan sekitar 0.5 – 1 liter cairan empedu setiap hari. Cairan empedu inilah yang akan melarutkan lemak yang terdapat di dalam usus.

Terima Kasih Sudah Membaca Tentang Pengertian, Fungsi Dan Struktur Hati Semoga Dapat bermanfaat untuk anda pembaca Pendidikanku.org

Pengertian Kingdom dan ciri-ciri kingdom Menurut Ahli Biologi

Pengertian Kingdom Dan Ciri-ciri Kingdom

Klasifikasi dan ciri-ciri kingdom Menurut Ahli Biologi - Pengelompokkan makhluk hidup ke dalam kerajaan (kingdom) yang berbeda selalu terus mengalami pengembangan dengan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Pengertian Kingdom Biologi
Pengertian Kingdom Biologi

Pada awalnya, makhluk hidup tersebut dikelompokkan dengan dua kingdom, yakni:
  1. Plantae (Tumbuhan)
  2. Animalia (Hewan)
Keduanya dikelompokkan dengan berdasarkan kemampuan suatu tumbuhan dalam menghasilkan makanannya sendiri yang mampu untuk mengubah senyawa anorganik menjadi senyawa organik dengan melalui fotosintesis, yang kemudian untuk hewan juga mampu memperoleh makanan atau pun senyawa organik dari lingkungan tersebut. Kemudian setelah itu ditemukan mikroskop cahaya, yang ternyata terjadi suatu perubahan pengklasifikasian kingdom, sehingga kingdom tersebut  menjadi tiga bagian yakni
  1. Kingdom protista
  2. Kingdom animali
  3. Kingdom Plantae yang dicirikan bersel banyak. 
Dan selanjutnya setelah mikroskop elektron itu ditemukan maka terjadi lagi suatu perubahan klasifikasi kingdom yakni menjadi empat kingdom dimana pengamatan tersebut menunjukkan mikroskop elektron menunjukkan bahwa ada makhluk hidup yang memiliki sel yang tidak memiliki membran inti (prokariot) dan juga makhluk hidup yang prokariot tersebut pada umumnya dikenal dengan bakteri kemudian dari situ dimasukkan ke dalam kriteria kingdom monera dan juga untuk tiga kingdom lainnya itu seperti protista, animalia dan plantae tersebut memiliki sel yang bermembran inti ataupun eukariot. Seiring dengan berjalannya waktu, terjadi suatu penambahan kingdom yang mana masuknya jamur sebagai suatu jenis yang memiliki ciri tersendiri dari tumbuhan lainnya sehingga jamur tersebut dimasukkan kedalam kingdom fungi dikarenakan jamur tersebut tidak melakukan suatu fotosintesis. 

yang kemudian, setelah ditemukannya ada perbedaan dari kingdom monera ialah seperti archaebacteria dan juga eubacteria dikarena terdapatnya suatu perbedaan struktur dinding pada sel antara kedua kelompok makhluk hidup prokariot tersebut. Sehingga hal tersebut meniscayakan adanya suatu pembentukan kingdom Archaebacteria dan Eubacteria, dan hasilnya terdapat 6  kingdom yang telah ada.

Klasifikasi dan ciri-ciri kingdom


Kingdom Archaebacteria dan Eubacteria.
Kelompok tersebut ialah sekumpulan makhluk yang mempunyai ukuran mikroskopik, yang tidak mempunyai membran inti (prokariot) dan jufa bersel satu. Meskipun memiliki ukuran mikroskopik namun makhluk tersebut mengambil peran yang penting didalam hidup manusia dan juga makhluk lainnya yang mana makhluk yang kita kenal dengan bakteri, selain itu juga memberikan kerugian seperti contohnya  bakteri Salmonella typhi yang dapat mampu menghadirkan suatu penyakit tifus serta juga memberikan manfaat yakni ialah sebagai dekomposer . dekomposer terebut dapt mampu untuk memecah senyawa organik sehingga dapat mempertahankan suatu siklus unsur-unsur yang diperlukan pada mahluk hidup.

Kingdom Protista
Kingdom tersebut ialah kelompok yang bersel satu maupun bersel banyak yang memiliki membran inti (eukariot)  dan juga selnya tidak membentuk suatu jaringan sebenarnya. Protista tersebut dapat dikelompokkan lagi menjadi protista yang menyerupai jamur, protista yang menyerupai tumbuhan (Alga atau ganggang), dan juga protista yang menyerupai hewan (protozoa). Anggota protista tersebut banyak yang dapat menimbulkan penyakit bagi manusia ataupun pada makhluk hidup lain

Kingdom fungi
Fungi (jamur) ialah kelompok makhluk hidup eukariot yang mempunyai suatu dinding sel dan  juga tidak berklorofil sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis. Jamur ada yang uniseluler (bersel satu),yang disebut juga dengan khamir, ada juga yang multiseluler (bersel banyak). Jamur multiseluler tersebut tersusun dari filamen yang menyerupai suatu benang,yang disebut dengan hifa.  Hifa tersebut berfungsi untuk menyerap nutrisi dari substrat di tempat jamur itu tumbuh. Hifa-hifa jamur tesebut akan bercabang dan juga membentuk jalinan yang disebut  dengan miselium. Pada beberapa jamur tersebut, miselium akan tumbuh ke atas dan juga membentuk badan buah. Badan buah tersebutlah yang biasanya dimakan oleh manusia.

Kingdom Plantae
Plantae ialah kelompok hidup eukariot yang mempunyai sel banyak, mempunyai dinding sel, dan juga berklorofil sehingga dapat untuk melakukan fotosintesis. Kingdom plantae tersebut dapat dikelompokkan menjadi yakni : tumbuhan nonvaskular (tidak berpembuluh) dan  juga tumbuhan vaskular (berpembuluh). Tumbuhan nonvaskular, yakni lumut, tidak mempunyai pembuluh untuk dapat transpor nutrisi, air, dan juga mineral dari tanah ke seluruh tubuh. , tumbuhan vaskula telah mempunyai jaringan yang terspesialisasi lagi untuk menjadi tumbuhan tidak berbiji, yakni paku-pakuan serta juga tumbuhan berbiji. Tumbuhan berbiji terbuka disebut dengan  Gymnospermae sedangkan tumbuhan berbiji tertutup disebut dengan Angiospermae.

Kingdom Animalia
Animalia ialah kelompok makhluk hidup eukariot yang bersel banyak, dan  tidak berdiinding sel, serta juga tidak berklorofil. Hewan tersebut memberi banyak manfaat pada manusia, terutama ialah sebagai sumber pangan. dengan berdasarkan ada tidaknya suatu tulang belakang, kingdom animalia  tersebut dibedakan menjadi kelompok vertebrata (bertulang belakang) dan juga invertebrata (tidak bertulang belakang). kelompok vertebrata dari yakni Chondrichtyes, Amphibia, Reptilia, Osteichthyes,  Aves dan juga Mamalia. untuk kelompok invertebrata yakni Platyhelminthes, Nemathelminthes, Annelida ,Porifera, Cnidaria, , Mollusca, Arthrpoda dan juga Echinodermata.
Sekian Dan Terima Kasih Sudah Membaca Klasifikasi dan ciri-ciri kingdom Menurut Ahli Biologi Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Anda Para Pembaca Pendidikanku.org

Pengertian Organisme Heterotrof dan 10 Jenisnya

Pengetian Organisme Heterotrof 

Pengertian Organisme Heterotrof dan 10 Jenisnya - Organisme heterotrof  tersebut terdiri atas beberapa macam organisme tersebut yang masuk atau berada didalam golongan organisme heterotrof. Pasti apabila ada heterotrof tersebut maka pasti akan ada juga autorotrof namun pada kesempatan kali ini, pendidikanku.org akan membahas mengenai pengertian organisme heterotrof berserta jenisnya. pengertian organisme heterotrof tersebut ialah organisme yang tidak dapat atau tidak mampu untuk dapat  menyusun zat anorganik menjadi ke  zat organik sehingga harus mendapatkan makanannya dengan melalui cara dengan memakan organisme lain. 

Pengertian Heterotrof
Pengertian Heterotrof 


Jenis-Jenis Organisme Heterotrof


Dengan berdasarkan jenis makanannya tersebut, organisme heterotrof dapat dibedakan ialah menjadi 
  1. herbivor, 
  2. karnovor, 
  3. omnivor 
  4. scavenger
  5. detritivor. 

Herbivor
Herbivor ialah pemakan tumbuhan. dalam tingkatan rantai makanan tersebut, herbivor tergolong dengan konsumber I. sebagai contohnya ialah sapit, rusa kelinci, belalang, dan juga ulat. 

Karnivor
Karnivor ialah pemakan daging
. di semua konsumber II dan juga seterusnya ialah tergolong karnivor. dikarenakan karnivor ialah memangsa hewan lain, hewan tersebut disebut juga ialah sebagai predator. Predator tersebut mendapatkan mangsanya dengan cara memburu mangsanya itu. Sebagai contoh karnivor ialah kodok, laba-laba, elang, ular dan lain-lain.

Omnivor
Omnivor ialah golongan pemakan segala
. Hewan omnivor tersebut dapat memakan tumbuhan maupun daging.sebagai contoh omnivor ialah beruang, kera, orangutan, dan juga manusia. omnivor tersebut biasanya mendominasi ekosistem, kecuali apabila ekosistem tersebut telah terganggu. Manusia ialah salah satu organisme omnivor yang mampu untuk beradaptasi dengan segala jenis kondisi lingkungan, utamanya dikarenakan manusia memiliki akal pikirannya. Oleh sebab itu, manusia tersebut mendominasi bumi. 

Pemakan Bangka (Scavenger)
Pemakan bangkai atau biasa disebut dengan Scavenger ialah hewan yang memakan tubuh hewan lainnya yang sudah mati dan sudah menjadi bangkai disebut dengan pemakan bangkai (scavenger)
. Sebagai contohnya hewan pemakan bangkai ialah burung nasar. 

Detritivor
Detritivor ialah serpihan-serpihan organisme yang berupa serpihan daun. batang maupun potongan hewan tersebut disebut dengan detritus. Organisme pemakan detritus terebut disebut dengan detritivor. Sebagai contohnya detritivor ialah cacing tanah, rayap, dan juga serangga tanah.

Sekian dan terima kasih sudah membaca tentang Pengertian Organisme Heterotrof dan 10 jenisnya Semoga dapat bermanfaat untuk para pembaca Pendidikanku.org