Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts

Pengertian Kalimat Simpleks, Kompleks, Majemuk, Dan Majemuk Kompleks

Pengertian Kalimat Simpleks, Kompleks, Majemuk, Dan Majemuk Kompleks Beserta Contohnya

Pengertian Kalimat Simpleks, Kompleks, Majemuk, Dan Majemuk Kompleks - Saat ini pendidikanku akan membahas mengenai pengertian kalimat simpleks, pengertian kalimat kompleks, pengertian kalimat majemuk, dan juga pengertian kalimat majemuk kompleks. oke langsung saja ke topik bahasan tapi sebelum itu kamu bisa baca artikel seru lainnya pengertian sastra dan ciri-ciri sastra serta fungsi sastra.

Pengertian Kalimat Simpleks

Pengertian Kalimat Simpleks, Kompleks, Majemuk, Dan Majemuk Kompleks

Kalimat simpleks merupakan tipe kalimat yang kalimatnya itu hanya terdiri dari 1 (satu) subjek dan 1 (satu) predikat. Kalimat simples adalah bentuk kalimat yang terdiri dari 1 (satu) pola kalimat. Pola kalimat adalah rangkaian kata-kata yang minimal terdiri dari subjek (S) dan predikat (P). Kalimat simpleks disebut juga dengan kalimat tunggal.
Klausa dalam tata bahasa, adalah sekumpulan kata yang terdiri dari subjek & predikat walau dalam beberapa bahasa dan beberapa jenis klausa, subjek dari klausa mungkin tidak tampak secara eksplisit dan hal ini khususnya umum dalam Bahasa bersubyek nol.

Contoh dari kalimat simpleks SPO adalah :


ANAK ITU MENIUP SERULING.
S                   P                 O

Kalimat diatas ini merupakan kalimat simpleks disebabkan karena terdiri dari satu subjek, satu predikat dan satu kata kerja utama. dan kalimat simpleks selain mengandung Subjek, Predikat, objek kadang-kadang mengandung pola keterangan.

Contoh dari Kalimat simpleks SPOK adalah :


ANAK ITU MENIUP SERULING DIRUANG TAMU.
S               P              O                      K       

Ciri- Ciri Kalimat Simpleks
1. Kalimat Simpleks tidak menggunakan konjungsi (kata penghubung)
2. Kalimatnya tunggal.
3. Kalimat sederhana.

Baca juga artikel terkait tentang Pengertian Kalimat Konjungsi (Penghubung)

Pengertian Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks ini terdiri dari dua kata kerja utama atau predikat (klausa), yaitu klausa utama disebut sebagai induk kalimat (kalimat inti) dan klausa penghubung disebut sebagai anak kalimat. Bedanya kalimat induk bisa berdiri sendiri sedangkan anak kalimat jika dipecah tidak bisa menjadi sebuah kalimat.
Kedua struktur tersebut biasanya dapat dipisahkan dengan tanda koma, konjungsi, atau bahkan tidak mempunyai tanda atau konjungsi sama sekali.

Contoh kalimat kompleks adalah :


AYU MENYANYI DIKELAS KARENA SUARANYA BAGUS

Ciri-Ciri dari Kalimat Kompleks adalah :
1. Kalimat kompleks terdiri dari 2 klausa.
2. Dapat dipisahkan dengan tanda koma dan konjungsi.
3. Terdapat 2 peristiwa dari kalimat kompleks

Jenis-jenis kalimat kompleks

Kalimat kompleks terdapat 2 jenis yaitu kalimat kompleks paratatik dan juga kalimat kompleks hipotatik yang akan dijelaskan dibawah ini:

1. Kalimat Kompleks Paratatik
Kalimat kompleks paratatik adalah  kalimat kompleks yang terdiri dari dua struktur yang mempunyai makna setara / sejajar. Contoh konjungsi (kalimat penghubung) kalimat kompleks paratatik adalah “dan” , “tetapi” , “atau”, “sedangkan”. 
Contohnya : AYU MENYANYI DIKELAS DAN DIIRINGI GITAR

2. Kalimat Kompleks Hipotatik
kebalikan dari kalimat kompleks paratatik, kalimat kompleks hipotatik merupakan kalimat kompleks yang mempunyai dua struktur yang maknanya sifatnya tidak setara atau sejajar yang digabungkan menjadi satu kalimat dengan menggunakan konjungsi seperti contohnya, “karena” , “jika” , “ketika” , “sehingga”.
Contohnya : AYU MENYANYI DIKELAS KETIKA JAM ISTIRAHAT


Kalimat kompleks bisa  di identifikasikan dengan adanya dua klausa yang menggunakan kata hubung seperti:

sejak, semenjak, ketika, sambil, selama, setelah, sebelum, sehabis, selesai, asalkan, apabila, jika, jikalau, manakala, tatkala, seandainya, seumpama, agar, supaya, walaupun, meskipun, kendatipun, sekalipun,, sehingga, sampai, maka, dengan, tanpa, yang, bahwa

Pengertian Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari 2 klausa utama Bedanya dari kalimat kompleks, kalimat majemuk masing-masing klausa tersebut bisa menjadi kalimat sendiri-sendiri apabila dipecah.

Contoh Kalimat majemuk adalah : ANI MEMBELI PENA DAN BUDI MEMBELI BUKU

Kalimat diatas adalah kalimat yang terdiri dari 2 klausa utama yang apabila dari masing-masing kalimat itu dipecah akan tetap menjadi kalimat :
1. ANI MEMBELI PENA.
2. BUDI MEMBELI BUKU.

Ciri-Ciri dari kalimat majemuk :
1. Terdapat konjungsi (kata penghubung).
2. Kalimatnya dapat berdiri sendiri.
3. Terdapat 2 peristiwa atau kejadian.

Pengertian Kalimat Majemuk Kompleks

Kalimat majemuk kompleks adalah kalimat yang terdiri subjek dan predikatnya bisa lebih dari 3, dengan komposisi dua subjek & predikat itu sebagai klausa utama dan satunya sebagai klausa penghubung.

Contoh dari kalimat majemuk kompleks adalah :
DISAAT PELAJARAN SENI BUDAYA, ANI SEDANG MENGGAMBAR DAN BUDI SEDANG BERMAIN GITAR.

Klausa Utama :
1. ANI SEDANG MENGGAMBAR
2. BUDI SEDANG BERMAIN GITAR.

Klausa penghubung :
DISAAT PELAJARAN SENI BUDAYA

Ciri- Ciri kalimat Majemuk Kompleks adalah :
1. Terdapat konjungsi (kata penghubung).
2. Ada 2 (dua) klausa utama serta juga ada 1 (satu) klausapenghubung.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian kalimat simpleks, kompleks, majemuk dan majemuk kompleks, semoga dapat bermanfaat buat teman-teman semua. apabila ada kesalahan yang terdapat dari artikel yang ada, bisa dikoreksi dan dituliskan dikolom komentar supaya bisa sama-sama diperbaiki karena admin pendidikanku.org juga manusia yang tak luput dari kesalahan.
Pendidikanku.org

Dialog Interaktif : Pengertian, Cara Menyusun, Syarat, Manfaat dan Contohnya

Pendidikanku.Org – Dialog merupakan suatu percakapan antara 2 orang atau lebih, atau dialog dapat diartikan juga sebagai komunikasi yang mendalam yang mempunyai tingkat dan kualitas yang tinggi yang mencangkup kemampuan untuk mendengarkan dan juga saling berbagi pandangan satu sama lain.

Dialog : Pengertian, Cara Menyusun, Syarat, Manfaat dan Contohnya

Pengertian Dialog Interaktif

Dialog interaktif merupakan suatu percakapan yang di lakukan di TV atau juga di radio yang dapat melibatkan pendengar serta para pemirsa dengan melalui komunikasi telepon. Terdapat juga narasumber yang bisa dipilih yakni dengan orang yang sangat mengetahui mengenai informasi atau topik bahasan yang ingin di sampaikan. Yang menyaksikan atau juga yang mendengar dialog interaktif juga bisa memperoleh informasi itu dengan cara mendengarkannya dengan secara baik dan seksama pada informasi. 

Cara Menyusun Dialog

Dibawah ini akan dijelaskan cara atau langkah-langkah didalam menyusun dialog yang sederhana, diantaranya sebagai berikut :

  1. Menentukan tema atau topik mengenai apa yang akan dibicarakan dan dibahas.
  2. Selanjutnya, menentukan dan melibatkan tokoh yang memahami topik atau tema.
  3. Lalu, menentukan posisi juga peran pada masing-masing tokoh yang terlibat.
  4. Kemudian, membuat inti atau juga garis besar materi mengenai pembicaraan.
  5. Selanjutnya, menyusun dialog dengan berdasarkan garis besar dari pembicaraan.
  6. Kemudian, memperlihatkan kaidah, Manfaat, Inti dari dialog dengan benar.

Syarat – syarat dialog

Setelah mengetahui pengertian dan cara menyusun dialog, dibawah ini akan dijelaskan apa saja Supaya dialog itu menimbulkan hasil yang diinginkan, maka harus terpenuhi syarat-syarat dari dialog diantaranya sebagai berikut:

  1. Mengerti dengan benar makna, maksud serta juga tujuan dari dialog dan tentu juga harus memiliki kecakapan untuk dapat melaksanakan dialog.
  2. Mempunyai pendidikan maupun pengetahuan yang luas mengenai topik yang akan dijadikan sebagai bahan dialog.
  3. Mempunyai kehendak yang baik untuk dapat mencari kebenaran dalam dialog tersebut. Karena dalam mendengarkan dialog itu sebaiknya harus memiliki sikap terbuka, tidak berprasangka serta juga tidak memihak.
  4. Menciptakan suasana yang damai serta tenang, jauh dari emosi dan juga rasa paling hebat. 
  5. Harus bisa menyampaikan suatu gagasan itu dengan baik, jelas serta boleh juga dengan semangat, Namun tetapi tentu dengan cara penyampaian dan nada yang enak.
  6. Didalam keseluruhan dialog tersebut juga harus bersikap jujur, tidak manipulatif, tulus, serta juga tidak mencarai-cari kelemahan atau kekurangan rekan dialog, serta juga harus dapat percaya bahwa berbagai hal yang dibahas didalam sebuah dialog itu tidak dimanfaatkan di luar dialog untuk tujuan lain demi mencapai keuntungan diri sendiri ataupun juga kelompok tertentu.
  7. Dialog tersebut juga dapat digunakan sebagai cara untuk dapat langsung membahas suatu hal ataupun sebagai pendahuluan untuk pembahasan materi yang memang berat serta juga sulit. 
  8. Adapun hal-hal yang dijadikan ialah sebagai bahan untuk dialog diantaranya itu meliputi berbagai macam bidang kehidupan, seperti misalnya: sosial, ekonomi, budaya,  moral, politik, etika, agama dan lain sebagainya.

Manfaat Dialog

Dibawah ini merupakan manfaat dari dialog, apa bila dilakukan dengan baik dan diikuti juga oleh orang yang memenuhi syarat, diantaranya :

  1. Pada tingkat pribadi, dialog tersebut dapat meningkatkan sikap saling memahami serta juga menerima, juga mengembangkan kebersamaan serta hidup yang damai saling menghormati dan juga saling percaya.
  2. Di tempat kerja, dialog tersebut dapat membantu kelancaran perencanaan, pelaksanaan, serta juga  evaluasi kerja.
  3. Dalam masyarakat, dialog tersebut dapat menjadi sarana untuk dapat saling memahami, menerima serta juga kerja sama antar berbagai kelompok masyarakat yang berbeda latar belakang budaya, pendidikan, tingkat ekonomi, ideologi, kepercayaan, serta agama.
  4. Dalam keseluruhan hidup bangsa, dialog tersebut dapat memecahkan masalah nasional, merencanakan serta juga melaksanakan pembangunan bangsa, dan juga mengambil arah hidup bangsa menuju masa depan.

Contoh dialog interaktif

Tema dialognya yaitu Bermain Gitar

Narasumbernya: Pakar gitar berbagai macam genre.

Narasumber: Dalam bermain gitar yang diperlukan itu kemauan diri, sering mendengar musik, tau kunci gitar, terus berlatih dengan gitar, dan sabar.

Peserta: Saya ingin sekali menjadi seorang hebat dalam bermain gitar, bagaimana cara saya untuk bisa menjadi pemain yang hebat dengan waktu yang cepat dan juga bagaimana cara untuk menghilangkan rasa putus asa saya dalam bermain gitar.

Narasumber: Dalam bermain gitar kita harus tau bahwa waktu yang diperlukan untuk bisa menjadi pemain gitar yang hebat itu butuh proses yang cukup lama, karena itu dibutuhkan tekat yang kuat dan jangan pernah menyerah  untuk dapat menjadi pemain gitar yang hebat. selanjutnya dalam bermain gitar kita harus tau dulu teknik dasar, dan terus berlatih.

Jadi dapat disimpulkan dalam dialog tersebut: Untuk bisa menjadi pemain gitar yang hebat, itu dibutuhkan waktu yang panjang, tekat yang kuat dan juga sikap untuk tidak menyerah, dan yang penting terus berlatih.

Nah itulah penjelasan mengenai Dialog : Pengertian, Cara Menyusun, Syarat, Manfaat , semoga dapat bermanfaat untuk anda,

Sinopsis : Pengertian, Ciri, Fungsi, Strategi,Cara Membuat

Pendidikanku.Org - Pada kesempatan ini pendidikanku akan menshare mengenai apa itu sinopsi?, Ciri-ciri sinopsis?, Fungsi sinopsis itu apa?, bagaimana cara membuat sinopsis? point-point tersebut akan dijelaskan sebagai berikut, Pengertian Sinopsis adalah suatu ringkasan atau garis besar naskah yang menggambarkan isi dari sebuah film, buku, atau pementasan yang dilakukan baik itu secara konkrit maupun secara abstrak. Sinopsis ini biasanya digunakan sebagai prolog pada sebuah naskah yang sengaja dibuat yang bertujuan untuk dapat memudahkan penonton mengetahui dan juga memahami secara singkat dari isi yang ada pada naskah tersebut. Kenapa dinamakan sebuah ringkasan? karena pada sinopsis ini biasanya hanya berupa beberapa jumlah halaman atau seperlima  atau sepersepuluh dari panjang karangan asli dari isi naskah yang digunakan.

Pengertian Sinopsis Lengkap
Pengertian Sinopsis Lengkap
Prolog dalam suatu naskah biasanya berisi tentang perkenalan toko h-tokoh dan pemerannya, konflik yang terjadi dalam cerita, peristiwa penting yang menarik serta sinopsis cerita secara sekilas.
Selain sinopsis naskah dalam pementasan diatas ada juga sinopsis lainnya, salah satunya misalnya sinopsis novel. Apa sih sinopsis novel? secara umum Sinopsis novel adalah ringkasan cerita dari sebuah novel. Ringkasan novel merupakan bentuk secara garis besar dan singkat dari sebuah novel namun tetap memperhatikan unsur-unsur intrinsik novel tersebut. baca juga unsur intrinsik dalam karya sastra
Membuat Sinopsis merupakan cara yang efektif dalam menyajikan karya sastra (novel) yang panjang kedalam bentuk yang lebih singkat.
Dalam sinopsis ini, keindahan dalam gaya bahasa, ilustrasi, serta penjelasan-penjelasan itu dihilangkan, namun tetap mempertahankan isi dan gagasan-gagasan si pegarang.

Apa Ciri-Ciri Sinopsis ?

Adapun ciri-ciri sinopsis antara lain sebagai berikut :
1. Alur cerita disusun secara berurutan berdasarkan kronologis dan cerita aslinya hanya saja dipersingkat.
2. Bahasa yang digunakana adalah bahasa persuasif, yakni berupa bujukan yang bertujuan supaya para pembaca sinopsis tertarik (penasaran) membaca buku aslinya.
3. Terdapat ajakan dan motivasi bagi para pembaca.
4. Biasanya didalam sinopsis diterangkan atau dijelasakan juga mengenai kekurangan atau kelebihan yang ada pada naskah tersebut.
5. Sinopsis juga menampilkan konflik (permasalahan) dengan singkat namun menarik.

Apa Fungsi Sinopsis?

Adapun Fungsi sinopsi adalah sebagai berikut :
1. Memberikan sebuah gambaran secara singkat mengenai isi dari naskah yang ada.
2. Membuat sebuah gambaran atau pandangan yang jelas mengenai  uratan dari cerita dalam naskah.
3. Sebagai pembuka / prolog atau epilog dari naskah yang akan dipentaskan. 
4. Sebagai sarana untuk mengenalkan isi cerita dari suatu naskah yang ada, supaya para pembaca tertarik         (penasaran) untuk mengetahui lebih lanjut.
5. Sebagai sebuah pedoman buat para pemeran dalam melakukan improvisasi.

Apa Strategi dalam Membuat Sinopsis

Dalam memudahkan penulis membuat sinopsis, dibawah ini adalah beberapa strategi penting yang digunakan antara lain sebagai berikut :
1. Tema
Untuk memudahkan dalam membuat sinopsis, terlebih dahulu yang harus ditentukan tema, setelah menentukan tema, setelah itu cari beberapa gagasan pokok yang terdapat pada naskah.
2. Perhatikan Alur
Perhatikan alur cerita yang akan dibuat seperti ciri-ciri diatas, karena pada dasarnya pembuatan sinopsis ini adalah untuk memberikan gambaran yang jelas dan berurutan yang membuat para pembaca tertarik.
3. Perhatikan penokohan
Perhatikan juga watak penokohan lebih yang ditonjolkan.

Proses Membuat Sinopsis

1. Yang jelas kita terlebih dahulu tau mengenai isi dari naskah yang akan dibuatkan sinopsisnya, kenapa? karena hal tersebut akan membuat kita mengetahui point / kesan penting, substansi dan esensi  umum dari si penulis naskah.
2. Catat atau garis bawahi gagasan-gagasan penting yang ada di dalam naskah, kembangkan juga gagasan pokok yang ditandai dengan beberapa kalimat ringkas.
4. Pergunakanlah kalimat yang jelas, efektif, menarik dan mudah dipahami.
5. Apabila ingin mencantumkan Dialog dan monolog yang ada pada naskah, penulis sinopsis hanya perlu mencantumkan dialog secara garis besarnya saja.
6. Sinopsis yang dibuat ini tidak boleh menyimpang atau ngelantur dari isi naskah.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian sinopsis lengkap semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

Pengertian Cerpen dan Ciri-Ciri Cerpen

Pendidikanku.Org - Sebelumnya sudah kita sudah membahas mengenai "Pengertian Cerita Rakyat dan Jenis-Jenisnya" sekarang Pendidikanku.Net akan membahas mengenai "Pengertian dari Cerpen" .

Pengertian Cerpen

Cerpen atau juga cerita pendek, didalam cerpen mempunyai unsur-unsur serta juga ciri-ciri cerpen yang memudahkan kita untuk dapat mengetahui bahwa ini adalah cerpen serta juga memudahkan kita didalam membedakan bahwa ini benar-benar cerpen dan juga  ini hanya cerita biasa,  yang kadang-kadang sulit untuk dapat membedakannya, oleh sebab itu pertama-tama mari kita membahas Mengenai pengertian cerpen.
Pengertian cerpen adalah suatu cerita yang wujudnya fisiknya itu berbentuk pendek. Untuk dapat mengetahui lebih jelas mari kita lihat penjelasan dari cerpen.

Pengertian Cerpen dan Ciri-Ciri Cerpen
Cerpen
Ukuran dalam panjang-pendeknya suatu cerita itu memang relatif, namun juga pada umumnya, cerita pendek ialah cerita yang jika dibaca sekitar sepuluh menit atau juga setengah jam. Jumlah dalam katanya sekitar 500-5.000 kata. Oleh sebab itu, cerita pendek sering diungkapkan ialah sebagai cerita yang dapat dibaca dalam sekali jalan ., Cerita pendek pada dasarnya itu bertema sederhana. Jumlah tokohnya juga bisa terbatas. 

Ciri-Ciri Cerpen

Ciri-ciri Cerpen, Dengan membaca penjelasan cerpen  diatas, dapat disimpulkan bahwa  dengan telah menguraikan  didapatkan ciri-ciri cerpen antara lain sebagai berikut:
  1. Alurnya itu lebih sederhana.
  2. Tokohnya juga hanya sedikit.
  3. Latar hanta dilukiskan sesaat serta juga dalam lingkup yang relatif terbatas
  4. terdiri dari 3 halaman sampai dengan 10 halaman
  5. Habis dibaca dalam sekali jalan
  6. Hanya terdapat satu plot atau juga alur
  7. Watak serta juga tokoh diterangkan atau diceritakan dengan secara singkat
  8. Banyaknya tokoh terbatas atau juga kurang.
Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian Cerpen Dan Ciri-ciri Cerpen , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam Hangat Dari Pendidikanku.org

Pengertian Sinonim, Antonim, Hiponim, Polosemi, dan Homonim

Pengertian Sinonim, Antonim, Hiponim, Polosemi, dan Homonim

Pengertian Sinonim, Antonim, Hiponim, Polosemi, dan Homonim - Pada kesempatan ini Pendidikanku akan membahas mengenai pengertian Sinonim , pengertian antonim , pengertian hiponim , pengertian polosemi , dan pengertian homonim.

Pengertian Sinonim

Sinonim merupakan suatu kata yang mempunyai arti sama namun memiliki bentuk yang berbeda. Beberapa Contoh Sinonim:
  1. Abang = Kakak
  2. Tumbuhan = Flora
  3. Binatang = Fauna
  4. Bohong = Dusta
  5. Ayah = Papa
  6. Ibu= Mama

Pengertian Antonim

Antonim merupakan suatu kata yang memiliki arti yang berlawan atau yang biasa disebut dengan lawan kata. Beberapa Contoh Antonim :
  1. Keras = Lembut
  2. Salah = Benar
  3. Panjang = Pendek
  4. Hidup = Mati
  5. Asli = Palsu
  6. Atas = Bawah
  7. Kanan = Kiri

Pengertian Hiponim

Hiponim merupakan suatu kata yang memiliki arti hierarkies (anggota dari kata yang lebih umum), atau yang biasa disebut dengan kata-kata yang terwakili maknanya oleh kata yang lebih umum.
Beberapa Contoh Hiponim :
  1.  Olaha RagaHimponimnya : Basket.Voli,Senam
  2.  Kendaraan Hiponimnya : motor,mobil,sepeda
  3. Film Hiponimnya : Horror, Action, Romantic, Comedy
Baca juga Pengertian Sastra

Pengertian Polisemi

Polisemi merupakan suatu kata yang mempunyai banyak arti.
Beberapa Contoh Polisemi :
Bisa = Racun ular dan Bisa = Dapat/Mampu
Massa = Kumpulan masyarakat dan  Massa = Berat benda dan Massa = Sekelompok Orang
Kepala = Bagian tubuh dan  Kepala = Pemimpin

Pengertian Homonim

Homonin merupakan suatu kata yang bentuk (ejaan) / lafalnya sama namun tetapi mempunyai arti yang berbeda. Homonim tersebut dapat dibagi menjadi dua, yaknio homofon dan homograf. Homofon merupakan kata yang lafalnya sama namun tetapi bentuk serta artinya berbeda. Sedangkan homograf merupakan kata yang bentuk (ejaan) serta lafalnya sama namun tetapi mempunyai makna yang berbeda.
Beberapa Contoh Homonim :

1. Pengertian Homofon :
  1. kali (sungai) dan kali (perkalian)
  2. catur (empat) dan catur (permainan catur)
  3. teras (pejabat teras) dan teras (serambi)
  4. massa (kumpulan orang) dan masa (waktu)
  5. buku (kitab) dan buku (ruas)

2. Pengertian Homograf :
  1. letak(tempat) - letak(jilat "sunda")
  2. teras(bangunan samping rumah) - teras(tambal)
  3. ngepel(bersihkan lantai) - ngepel(genggam jari)
  4. cela(bantah) - cela(lubang kecil)
  5. memerah(susu sapi) - memerah(menjadi merah)

Sekian dan terimakasih sudah membaca mengenai Pengertian Sinonim, Antonim, Hiponim, Polosemi, dan Homonim Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam hangat dari Pendidikanku

Aku Dia dan Mereka | Cerita Horor Chapter 1

Aku Dia dan Mereka | Cerita Horor Chapter 1

Pada kesempatan ini pendidikanku akan memberikan contoh cerita karangan pendidikanku.org, nah cerita ini jauh dari kata sempurna jadi mohon pengertian untuk dapat memakluminya. Niat saya sih ingin membuat cerita bergenre horor, romance, Cerita horor yang berjudul aku dia dan mereka ini menceritakan perjalanan raka dalam dunia mistis dan berikut ini adalah Chapter 1 dari Aku dia dan Mereka, jadi tunggu terus Chapter selanjutnya dari Aku dia dan mereka di pendidikanku.

Ohh iya kenapa pendidikanku menshare cerita ini disini jadi alasannya berkaitan dengan Bahasa indonesia mengenai cerita fiksi, nah cerita dibawah ini merupakan salah satu cerita fiksi kenapa karena cerita dibawah ini bersifat imajinatif, ceritanya Karangan (buatan), nah itu alasanya kenapa cerita ini dishare dipendidkanku.org, kalo teman-teman ingin tau lebih lanjut tentang pengertian cerita fiksi dan non fiksi bisa di baca disini Pengertian Cerita Fiksi Dan NonFiksi Terlengkap & Pengertian Cerpen dan Ciri -cirinya.




AKU DIA DAN MEREKA (CHAPTER 1)

By : Pendidikanku.org


Malam dingin menyelimuti seluruh raga ini, sambil menunggu dengan secangkir kopi yang mulai dingin, aku bertanya dalam hati, kapan berhentinya hujan ini ? ya, hujan yang mengguyur dari sore hari kadang- kadang dibarengi dengan angin yang terasa dibadan, aku melirik laptop yang masih menyala di atas meja, berharap menemukan hal yang menarik dengan menjelajahi media social yang aku miliki, terus melihat setiap update-an yang diposting oleh teman- teman social, aku sempat terpaku dan terdiam saat melihat pemberitahuan yang baru muncul menandai Raka Kusuma, ya aku di tandai dalam satu postingan photo yang dipublikasikan oleh Nadya Nastasya teman masa kecilku yang belum lama menambah daftar teman di akun media sosialku. Aku melihat photo yang menandai diriku, dalam sebuah taman depan ruma hanya ada dua sosok anak yang sedang melihat kearah kamera dengan senyum yang jelas di kedua wajahnya menegaskan betapa bahagianya masa itu, dibelakang kedua anak itu hanya ada pohon yang besar yang sudah tua namun tetap berdiri tegak dihiasi dengan warna orange yang baru saja muncul.

Rintik-rintik air masih terdengar jelas mencoba menembus atap, aku tersenyum melihat photo yang sudah lama sambil mencoba mengingat masa-masa itu,  *tok, tok, tok*

Mama : bang udah makan belum ? terdengar suara dari luar kamar,
Raka : belum ma ?, mama kapan pulang ?
*mencoba membuka pintu secara perlahan
Mama : barusan aja, tadi mama abis dari kantor di ajak ngumpul sama temen- temen kantor mama.
Raka : Jadi mama udah makan belum ?
Mama : ya mama udah makan tadi, tapi mama bawain makan malem buat kamu sama Ayu ?  tapi adek kamu dimanayah?                                                                                                                                                   
Raka : Wah,, boleh tuh ma ! masih dirumah temennya ma si Amel, tadi dia ngabarin aku lewat telpon karena masih hujan juga, * jam 7 lewat, kulirik handphone ku yang ada di atas meja.
Mama : Ohh Amel yang rumahnya di blok A itu yah ?
Raka : Yappp,
Mama : Yaudah kamu mau langsung makannya apa gimana ini ?, soalnya nasi gorengnya dingin juga.
Raka  : Nanti aja ma barengan sama adek,
Mama : Yaudah mama taro di dalem mejikom yah nasi gorengnya supaya anget ? ohh iya sekalian kasih tau adek mu supaya cepet pulang ya ? *Sambil mama menutup pintu perlahan.
Raka : iya mama, Makasih ya ma..

Kulihat lagi photo yang terpampang di layar laptop dan mengklik kanan save image as, done! terlintas dipikiranku, kuambil gelas kopi dan pergi melihat keluar jendela hujan sudah mulai reda pikirku harusnya Ayu udah jalan pulang?, atau dia masih di rumah Amel? Sambil memimum kopi, kucoba mengambil handphone diatas meja : *menulis pesan

Raka : “dek, kamu masih dirumah Amel ?
Ayu : Ayyy bang, bentar lagi pulang kok ?
Raka : yaudah dek jangan lama- lama pulangnya ?
Ayu : Ayyy bang siap ..
Raka : Kids Zaman Now
Ayu :

Aku teringat kembali sama photo yang barusan menandai akun medsos dan mencoba untuk melihat profil teman masa kecilku Nadya Natasya, kutarik kursi meja lalu duduk sambil  mengambil sebatang rokok dan menghisapnya sambil mencoba melihat photo Nadya Natasya. Dibenakku *Sekarang dia gimana ya? Sambil tangan kanan mengklik photo satu persatu dan bibir ini mulai bergerak *gak banyak yang berubah malahan nambah manis ucapku spontan. Sambil terus melihat informasi yang ada.
Ohh dia kuliah di universitas ngambil jurusan kedokteran, hmm tinggalnya di bogor, status …

---tidak lama berselang—

Ayu : Bang, ayo makan ? *terlihat cuman kepalanya aja yang masuk
Raka : huuu, kamu kapan nyampe rumah dek ?
Ayu : Barusan bang, tadi ngelihat mama lagi nyantai di ruang tamu sambil nonton tv, trus nyuruh kita makan.
Raka : Oh yaudah kuyyy. *jam 8 lihatku kelayar Handphone
Ayu : hahahaa,
Pergi kemeja makan dan duduk manis, ayu menyiapkan piring dan nasi goreng yang ada di mejikom dan tidak ketinggalan membawa 2 gelas air. Setelah selesai memakan nasi goring, ayu membuka suara menghilangkan keheningan saat itu,

Ayu : Bang,
Raka : kenapa ? jawabku
Ayu : Abang percaya gak sama hal-hal gaib atau mistis?
Raka : Percaya, jawabku singkat
Ayu : Bang, tadi pas aku lagi sama amel di kamarnya, amel cerita kalo kemaren malem PRTnya amel Bi Inye kesurupan bang.
Raka : Kesurupan dimana dan gimana ? jawabku cepat menandakan antusiasku mendengar cerita dari Ayu.
Ayu : Iya bang, Bi Inye kesurupan dikamarnya bang, kejadiannya jam 9.30 malem, kata amel bi inye lagi ada masalah keluarga gitu jadi dia kayak kepikiran dan jadi suka bengong. Nah kamarnya bi inye ini berada dibelakang yang menghadap kehalaman belakang rumah amel. Ntah gimana dan seperti apa dimalem itu Bi Inye teriak-teriak dari kamarnya sampai kedengeran sama ayah amel yang lagi nonton tv. Lalu ayah amel yang ngedenger teriakan itu langsung pergi  ketempat suara itu bi inye, dengan cepat ayah amel ngebuka pintu kamar bi inye, nah pada saat itu bi inye lagi menghadap ketembok kamarnya percis didepan tembok, duduk sambil teriak- teriak dan terkadang ketawa-ketawa layaknya laki-laki, saat ayah amel mencoba mendekati bi inye sambil memanggil manggil nama

Ayah Amel : Bi inye !! hey, Bi Inye!! Bi inye kenapa ?
Bi inye : HA HA HA HA, terdengeran suara bi inye

Ayah Amel mencoba mendekati bi inye secara perlahan-lahan dan ragu, dan terus mendekati bi inye sambil memangil mangil namanya bi inye dan pada saat ayah amel sudah dekat bi inye membalikan wajahnya ke arah ayah amel dengan mimik muka yang menandakan kemarahan, ayah amel kaget dan mundur, rasa kaget itu membuat ayah amel menjadi takut dan panik dengan cepat ayah amel terus menutup pintu dan masuk kedalam rumah teriak memanggil Riko !! Riko !! membuat seisi rumah keluar dari kamar dan mendapati ayah amel.

Riko, Amel serta ibunya cepat mendapati ayah amel dan menanyakan
Ada apa ayah kata riko dan ibunya, yang hampir berbarengan menanyakan. *Terdengarkan ketawa HA HA HA HA dari belakang
Ayah Amel : (Dengan gelagapan) itu bi inye kesurupan ayah bingung.
Riko : kesurupan gimana yah?

Membuat seisi rumah menjadi bingung dan panik, dengan cepat ibu amel dan amel memegang lengan ayah amel menandakan ketakutan yang sama. Dengan keraguan dan takut riko mencoba memberanikan diri melihat bi inye, rasa penasaran yang melanda keluarga amel ini membuat langkah yang sama dengan riko. Saat riko ingin memegang gagang pintu kamar bi inye *HAHAHAHA, timbul rasa ketakutan dan ragu yang lebih lagi yang membuat riko dan keluarga enggan untuk melanjutkan malah membuat kaki menjadi mundur.
Dengan cepat ayah amel menyuruh riko untuk pergi mencari orang,

Ayah Amel : udah- udah ko, kamu cepet keluar dan cari orang bisa ngilangin masalah ini, biar ayah yang nungguin disini. *HAAAAA terdengar teriakan dari dalam kamar
Riko : Cari siapa yah ? jawab riko yang bingung.
Ayah Amel : udah cepet !!

Riko dengan cepet pergi keluar berniat menemui tetangga disekitar rumahnya. berada di depan pagar riko melihat ke kanan atau ke kiri dia bingung ingin melangkah kakinya, sebelum dia menentukan pilihannya muncul tetangganya Pak Awalludin yang berada percis disamping kanan rumah amel, dan riko langsung menuju ke Pak Awal dan pak awal pun melakukan hal yang sama, dengan cepat pak awal berkata :

Pak Awal : Ada apa riko, kok rumah mu ada teriak-teriak begitu. Tegas pak awal.
Riko : Bi inye kesurupan pak. Tolong !!
Pak Awal : yasudah, ayok cepet masuk kedalam rumahmu
Riko : Ayok pak, jawab riko sambil menuju ke kamar bu inye dengan tergesa-gesa.

Melihat keluarga Ayah Amel yang sudah menunggu di depan kamar bu inye,

Pak Awal : di mana bi inye nya pak ?
*HAH HAH HAA

Ayah Amel : didalam kamar ini pak jawabnya sambil menunjukan jarinya kearah kamar bi inye
Pak Awal langsung membuka pintu kamar dan masuk kedalam diikuti oleh keluarga ayah amel, lalu pak awal memegang badan bi inye yang dibantu oleh riko serta ayah amel.

Pak Awal : Hey, siapa pun kamu !! Cepat keluar dari Raga ini !! Tegasnya.
Bi inye : HA HA HA
Pak Awal : Cepat keluar atau kamu akan saya keluarkan dengan secara paksa!!
Bi Inye : Diam kamu !! HAAAAA Teriak Bi inye
*Pak awal mulai membaca beberapa kajian yang didapatkan dari guru spiritualnya.
Bi inye : Saya suka disini, dia teman saya, HAHAHA
Pak Awal : Tidak, dia bukan teman kamu, dan kamu sedikit pun tidak berhak atasnya.
Bi inye : HA HA HA, Saya tidak takut sama kalian semua.
Pak Awal : ini peringatan yang terakhir hey kamu Buto.

*Riko dan ayahnya mulai kewalahan atas berontaknya tubuh bi inye, mencoba sekuat tenaganya untuk menahan bi inye.

Pak Awal dengan kemampuannya mencoba membaca kalimat-kalimat spiritual yang dipelajari, pada saat bacaan kalimat-kalimat spiritual selesai bi inye menunjukan reaksi yang membuat dirinya lemas dan pingsan.


Lalu pak awal menyuruh amel untuk mengambil segelas air putih, saat amel dan membawa segalas air kemudian diberikan ke pak awal, pak awal lalu membaca kalimat lagi pada air putih yang dibawa amel, lalu menuangkan sedikit air putih itu ketelapak tangannya kemudian membasuh wajah bi inye, selang berapa menit bi inye sadar dan tau dirinya lemas, pak awal kemudian memberikan segelas air putih ke bi inye, lalu menyuruh bi inye untuk meminumnya.

Ayah Amel : Bi inye, istirahat aja dulu
Bi inye : Saya kenapa pak ?
Ayah Amel : Ehm, bi inye tadi kesurupan.
Bi inye : Kaget!!! Saya kesurupan gimana pak, trus saya harus gimana? Jawab bi inye panik
Pak Awal : Iya bi inye sekarang gak kenapa napa kok, udah bi inye berdoa aja dan abis itu istirahat.
Ayah Amel : iya bener bi inye berdoa dan abis itu langsung istirahat.
Bi inye : Iya pak,

Jadi begitu bang ceritanya serem yah, kata ayu, ayu jadi takut bang gara-gara cerita beginian lanjut ayu,
Ehhmm iya jawab raka ragu, dalam hati *serem juga ceritanya mana merinding lagi.
Tapi gapapa kok dek, kalo kamu takut kamu berdoa dulu sebelum tidur, *raka mencoba menenangkan ayu.
Raka : Yaudah abang masuk ke kamar dulu ya dek,

Ayu : Iya bang, jawabnya

Ditunggu Chapter Selanjutnya dari Cerita Horor Aku dia dan mereka di www.pendidikanku.org

Sekian cerita horor aku dia dan mereka dan terima kasih sudah membaca kalau ada kritik dan saran dipersilahkan isi di kolom komentar. terima kasih.
Pendidikanku

Pengertian Konjungsi Dan Macam-Macam Konjungsi

Pengertian Konjungsi Dan Macam-Macam Konjungsi - Konjungsi (kata penghubung) merupakan suatu kata atau ungkapan yang memiliki tugas untuk menjadi penghubung diantar kata, diantar kalimat, atau diantar paragraf sehingga akan membentuk makna yang gramatikal. Konjungsi tersebut diperlukan supaya kata, kalimat, maupun paragraf didalam suatu karangan  akan menjadi teratur. Keteraturan itu sangat penting  untuk memperlihatkan adanya suatu kepaduan diantara kata, kalimat, maupun paragraf satu dengan yang lainnya. Kepaduan itu dititikberatkan pada suatu hubungan antara ketiga unsur itu. Dalam kaitannya dengan suatu hubungan antarkalimat ini, konjungsi akan berperan sangat penting.  Pemakaian konjungsi didalam kalimat bukan untuk dapat menerangkan kata. Namun tetapo, tidak lebih dari sekedar alat penghubung yang berfungsi untuk dapat mempertegas serta memperpadu makna.

Pengertian Konjungsi Dan Macam-Macam Konjungsi
Pengertian Konjungsi Dan Macam-Macam Konjungsi

Macam Macam Konjungsi

Pengertian Konjungsi Dan Macam-Macam Konjungsi - Pembagian dari macam-macam konjungsi itu ditentukan dengan berdasarkan letaknya. Dari tinjauan itu , konjungsi terbagi menjadi 2 macam, yakni konjungsi intrakalimat serta juga konjungsi ekstrakalimat. dan untuk konjungsi ekstrakalimat itu dibagi lagi menjadi 2 macam, yakni konjungsi intratekstual dan konjungsi ekstratekstual. Berikut ini merupakan penjelasan secara singkat kami dari masing-masing konjungsi tersebut:

Konjungsi Intrakalimat

pengertian konjungsi - Konjungsi intrakalimat merupakan suatu konjungsi yang menghubungkan satuan-satuan frase dengan frase, kata dengan kata,  ataupun klausa dengan klausa. Beberapa dari kata yang termasuk dalam konjungsi intrakalimat antara lain ialah sebagai berikut:
agar, andaikata,sambil, ketika, meski, meskipun, maka, padahal, apabila, jika, jikalau, hingga, sampai, atau, bahwa, baik…maupun, daripada, demi,  kalau, seandainya, lalu.
Berikut ini beberapa contoh konjungsi intrakalimat:
  1. Dedi berolahraga apabila badannya ingin tetap sehat.
  2. Ayah tidak akan sakit andaikata dia tidak begadang tadi malam.
  3. Anita boleh bermain ketika sudah menyelesaikan pekerjaannya dirumah.
  4. Wawan mendengarkan lagu sambil lari pagi
  5. Anita harus belajar dari jam 1 sampai jam 2.
  6. Rian masih mengulangi kesalahan meskipun sudah diperingatkan.

Konjungsi EkstraKalimat

Konjugnsi Ekstrakalimat adalah gabungan antara konjungsi intratekstual - dan konjungsi Ekstratekstual

Konjungsi Intratekstual
Konjungsi intratekstual merupakan suatu konjungsi yang menghubungkan paragraf dengan paragraf  atau kalimat dengan kalimat . Beberapa yang termasuk ke dalam konjungsi intratekstual antara lain ialah sebagai berikut:
akan tetapi,meskipun demikian, oleh karena itu, selain itu, di samping itu,  sementara itu, tambahan pula, walaupun demikian, sebaliknya.
Berikut ini contoh konjungsi ekstrakalimat:
  1. Budi akhirnya mengakui kesalahannya, Meskipun, semuanya itu sudah terlambat.
  2. Rian adalah anak yang nakal akan tetapi rian juga rajin
  3. Rian anak yang pintar oleh karena itu ibu membelikannya baju

Konjungsi Ekstratekstual

Pengertian konjungsi - Konjungsi ekstratekstual didefinisikan ialah sebagai konjungsi yang menghubungkan dunia di luar bahasa dengan suatu wacana. Konjungsi ekstratekstual umumnya digunakan di dalam sebuah naskah lama. Beberapa yang termasuk ke dalam konjungsi ekstratekstual antara lain  sebagai berikut:
Adapun, alkisah, arkian, hatta, bermula, syahdan
Berikut ini merupakan  contoh  konjungsi ekstratekstual:
  1. Alkisah pada zaman dahulu..
  2. bermula pada kejadian tersebut...
Baca juga artikel terkait :

Dan demikian pengertian mengenai pengertian konjungsi dan macam-macam konjungsi , semoga dapat bermanfaat bagi semua , salam hangat dari Pendidikanku