Showing posts with label Akuntasi. Show all posts
Showing posts with label Akuntasi. Show all posts

Pengertian Laporan keuangan, Contoh, Tujuan dan Jenis Laporan

www.pendidikanku.org - Saat ini saya akan membahas mengenai Laporan Keuangan, dengan point yakni contoh, tujuan, dan jenis laporan keuangan. penjelasan dibawah ini

Pengertian Laporan Keuangan

Pengertian Laporan Keuangan merupakan hasil akhir dari proses pencatatan atau  perhitungan yang berisi ringkasan dari transaksi-transaksi laporan keuangan selama periode tertentu. Manajemen mendelegasikan tugas pencatatan laporan keuangan ini juga kepada seorang akuntan. Agar dapat menggambarkan secara jelas maksud laporan keuangan  yang akan disampaikan, laporan keuangan dapat disusun berdasarkan standar atau kaidah sesuai ilmu akuntans laporan keuangan.

Pengertian Laporan Keuangan Menurut Para Ahli

Blog Ekonomi dapat berbagi definisi laporan keuangan yaitu menurut para ahli sebagai bahan rujukan landasan teori / pelajaran pustaka karya ilmiah atau karya tulis rekan-rekan ekonomi yang membutuhkan.

Pengertian Laporan keuangan, Contoh, Tujuan dan Jenis Laporan

Definisi Laporan Keuangan Menurut Birgham dan Houston

Laporan Keuangan merupakan beberapa lembar kertas yang berisi tulisan angka-angka namun sangat penting juga untuk memikirkan aset nyatanya yang berada di balik angka tersebut. (Birgham dan Houston, 2010)

Pengertian Laporan Keuangan Menurut Subramanyam (2010)

Laporan Keuangan merupakan produk akhir dari sebuah pelaporan transaksi keuangan yang penyusunannya diatur oleh aturan ilmu akuntansi, insentif manager, mekanisme pelaksanaan dan pengawasan perusahaan.(Subramanyam (2010). Pengetahuan dan pemahaman lingkungan laporan keuangan yang baik sangat mendukung dalam penyampaian informasi posisi keuangan perusahaan sesungguhnya agar dicapai kinerja perusahaan yang lebih baik.

Arti Laporan Keuangan Menurut Irham Fahmi

Laporan Keuangan adalah  informasi yang dapat menggambarkan suatu kondisi perusahaan dalam hal laporan keuangan dalam periode tertentu yang terdapat informasi tersebut sebagai acuan tentang kinerja perusahaan.

Pengertian LapKeu Menurut STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN 

Laporan keuangan ialah suatu bagian pelaporan keuangan.Ada beberapa kelengkapan laporan keuangan antara lain;

  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan perubahan posisi keuangan
  4. Catatan atau laporan lainnya seperti: keuangan segmen industri dan geografis serta pengaruhnya perubahan harga

Apa itu Laporan Keuangan Menurut Harahap

Laporan Keuangan adalah hasil akhir dari proses sebuah akuntansi. Laporan ini juga dapat berfungsi sebagai bahan informasi dan bahan pengambilan keputusan bagi para pemakainya. Laporan keuangan ini digunakan untuk membentuk pertanggung jawaban yang accountable dan sebagai indikator kesuksesan sebuah perusahaan dalam mencapai tujuannya.

Laporan Keuangan Menurut Baridwan

Laporan Keuangan adalah ringkasan dalam suatu proses pencatatan selama tahun buku yang berjalan. Laporan ini dibentu oleh pihak manajemen sebagai bentuk pertanggung jawaban atas tugas-tugas yang ditugaskan kepada karyawan.

Jenis Laporan Keuangan

Berdasarkan penyajian sebagai berikut, menurut PSAK no 1 maka laporan keuangan terdiri dari :

1. Neraca

Neraca itu berisi gambaran posisi keuangan, yang menunjukkan aktiva, kewajiban dan ekuitas dari suatu perusahaan pada tanggal tertentu. Neraca aktiva lancar dipisahkan dengan neraca aktiva tidak lancar. Begitu juga dengan kewajiban jangka waktu pendek tentu akan dapat dipisahkan oleh kewajiban jangka panjang.

2. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi merupakan ringkasan aktivitas pada transaksi perusahaan yang akan berpengaruh pada stabilitas, risiko dan prediksi pada suatu periode yang menghasilkan hasil usaha bersih atau kerugian yang timbul dari kegiatan usaha dan aktivitas lainnya. Laporan laba rugi perusahaan dapat ditampilkan berbagai unsur kinerja keuangan yang diperlukan bagi penyajian secara wajar.

3. Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan perubahan ekuitas adalah laporan yang menyajikan peningkatan maupun penurunan aktiva-aktiva bersih atau kekayaan perusahaan selama periode tertentu yang didasarkan prinsip-prinsip pengukuran tertentu yang dianut dan harus diungkapkan dalam laporan keuangan.

4. Laporan Arus Kas Informasi

Pada umumnya laporan arus kas dapat digunakan sebagai indikator dari jumlah, waktu dan kepastian arus kas masa depan. Selain itu,arus kas dapat berfungsi sebagai meneliti kecermatan dan ketepatan perkiraan/taksiran arus kas masa depan yang telah dibuat sebelumnya dan dalam menentukan hubungan antara profitabilitas dan arus kas bersih dan dapat dampak perubahan harga yang diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

5. Catatan Atas Laporan Keuangan

Catatan atas laporan keuangan meliputi penjelasan naratif atau rincian jumlah yang tertera dalam neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas serta informasi tambahan seperti kewajiban kontijensi dan komitmen. Catatan atas laporan keuangan juga dapat mencakup informasi yang diharuskan dan dianjurkan untuk dapat diungkapkan dalam PSAK serta pengungkapan-pengungkapan lain yang diperlukan untuk menghasilkan penyajian laporan keuangan secara wajar.

Periode Penyusunan Laporan Keuangan

Laporan keuangan dapat disusun secara periodik dan periode pada umumnya digunakan adalah periode tahunan yaitu mulai 1 Januari hingga 31 Desember. Periode tahunan itu dapat disebut periode kalender atau tahun buku. Laporan keuangan dapat menggambarkan posisi keuangan perusahaan serta menunjukkan pencapaian perusahaan dalam periode tertentu. Melalui data-data yang disajikan di laporan keuangan dapat dikaji dan dinilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendek, struktur modal perusahaan, distribusi kepada aktivanya, hasil usaha atau laba yang telah dicapai, beban-beban tersebut tetap harus dibayar dan serta nilai-nilai tiap lembar saham perusahaan yang bersangkutan.

1. Susunan Neraca
2. Susunan Laporan Laba Rugi

Tujuan Laporan Keuangan

Pada awalnya, laporan keuangan dapat digunakan oleh perusahaan sebagai alat uji pekerjaan bagian pembukuan/ akuntansi, tapi ada juga perkembangannya laporan keuangan itu digunakan sebagai dasar dalam menentukan atau menilai posisi keuangan perusahaan, menganalisa perusahaan dapat pula mengambil keputusan yang tepat.

sekian dan trima kasih,sudah membaca Pengertian Laporan keuangan, Contoh, Tujuan dan Jenis Laporan Keuangan Lengkap

Pengertian Dan Persamaan Dasar Akuntasi Terlengkap

Persamaan Dasar Akuntansi

Pengertian Dan Persamaan Dasar Akuntasi Terlengkap - Neraca adalah suatu daftar yang menggambarkan aktiva atau harta kekayaan, Utang serta Modal pemilik padasaat tertentu. Didalam Neraca ini selalu menunjukkan adanya keseimbangan pada sisi Debit dengan sisi Kredit. Keseimbangan tersebut selanjutnya disebut dengan persamaan dasar akuntansi (accounting equation).


Pengertian Persamaan Dasar Akuntasi
Persamaan Dasar Akuntasi
Pengertian Persamaan Dasar Akuntansi - Persamaan dasar akuntansi adalah suatu rumus dasar mengenai akuntansi yang dengan secara matematis yang  dapat dirumuskan antara lain sebagai berikut :

Rumus 1
H = Harta, yakni semua milik (Kekayaan) dari suatu perusahaan.
U = Utang, yakni kewajiban perusahaan terhadap pihak lain.
M = Modal, yakni hak pemilik perusahaan.            
Rumus lain :

Rumus 2
B = Biaya, yakni pengorbanan untuk memperoleh penghasilan
P = Pendapatan, yakni  bertambahnya aktiva perusahaan.
Harta bersaldo normal pada debet (bertambah) serta apabila di kredit berkurang, sedangkan pendapatan bersaldo itu normal pada kredit (bertambah) serta bila pada debet berkurang, biaya itu mengurangi modal sedangkan pendapatan menambah modal.

Harta (assets):

Harta adalah sumberdaya yang dipunyai oleh perusahaan yang akan memberikan nilai-nilai ekonomis dimasa yang akan datang atau selanjutnya.

Contoh :
  1. Harta (assets):
  2. Kas (cash)
  3. Piutang usaha (account receivable)
  4. Piutang wesel (notes receivable)
  5. Perlengkapan (supplies)
  6. Beban beban dibayar dimuka (prepaid expenses)
  7. Tanah (land)
  8. Gedung (building)
  9. Peralatan (equipment)
  10. Mesin (machine)

Utang (liabilitiy)

Utang Merupakan hak (klaim) terhadap harta dari pihak selain pemilik.

Contoh :
  1. Utang usaha (accounts payable)
  2. Utang wesel (notes payable)
  3. Utang gaji (salary payable)
  4. Utang bunga (interest payable)
  5. Utang sewa (rent payable)
  6. Utang pajak (tax payable)
  7. Utang Obligasi (bonds payable)
  8. Utang sewa guna usaha (lease obligation)Dll.

Modal (owners equity)

Modal adalah sisa hak terhadap harta (SD) pada suatu perusahaan setelah dikurangi dengan pihak ketiga (liability).Modal tersebut Dipengaruhi oleh:
  1. Revenues
  2. Expenses
  3. Investment
  4. Prive atau drawing atau withdrawal
Table Persamaan Akuntasi

Dokumen Sumber Pencatatan, Persamaan Dasar Akuntansi

Pada tiap-tiap transaksi yang terjadi pada perusahaan memerlukan pencatatan. Dalam proses pencatatan tersebut memerlukan dokumen atau juga bukti terjadinya transaksi supayapencatatan tersebut mampu untuk dapat menunjukkan kejadian yang sebenar-benarnya . Dengan berdasarkan bukti transaksi itu harus dicermati supaya tidak terjadi kesalahan atau juga penyelewengan atas kekayaan suatu perusahaan. 

Fungsi Dari Bukti Transaksi

Adapun fungsi dari bukti transaksi tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Memastikan keabsahan suatu transaksi yang  terjadi.
  2. Ialah Sebagai rujukan atau juga dokumen atas peninjauan kembali transaksi (bukti) apbila terjadi permasalahan pada kemudian hari.
Persamaan Dasar Akuntasi Terlengkap -Beberapa bukti transaksi yang biasanya terjadi pada suatu perusahaan yang digunakan ialah sebagai dokumen sumber pencatatan antara lain sebagai berikut  :
  • Kuitansi ataujuga bukti penerimaan kas, adalah dokumen surat tanda penerimaan uang yang ditandatangani oleh si penerimaan uang serta juga diberikan kepada yang membayar uang itu. Bagian kanan dari suatu lembar kuitansi itu diberikan kepada pihak yang membayar serta juga bagian kiri digunakan ialah sebagai arsip bagi penerima uang.
  • Faktur, adalah suatu bukti pembelian atau juga penjualan yang dilakukan dengan secara kredit. Bukti transaksi pembelian tersebut biasanya disebut dengan faktur pembelian demikian juga pada bukti transaksi penjualan dinamakan dengan faktur penjualan.
  • Cek, adalah suatu surat perintah tertulis dari pemegang rekening pada bank untuk membayar uang tertentu pada orang yang namanya itu tertulis disurat cek tersebut. Cek tersebut diterbitkan oleh suatu bank, serta diberikan kepada nasabahnya yang memiliki simpanan didalam jumlah tertentu pada bank tersebut. Apabila pengeluaran uang tersebut dilakukan dengan cek maka strook yang tertinggal didalam buku cek dapat digunakan ialah sebagai bukti transaksi.
  • Bilyet giro, dari pemilik rekening giro  selain dari menggunakan cek bisa juga menggunakan  bilyet giro ialah sebagai alat pembayaran. Bilyet giro adalah suatu surat perintah dari nasabah suatu bank yang bersangkutan untuk dapat memindahbukukan sejumlah uang dari rekening pemilik uang kedalam rekening pihak yang namanya itu tertulis dibilyet giro dibank yang sama atau juga bank lain. Dengan demikian pada penerima bilyet giro tersebut tidak bisa menerima dalam bentuk uang.


Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Pengertian Dan Persamaan Dasar Akuntasi Terlengkap Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam hangat dari Pendidikanku.org

Pengertian Aktiva dan Pengertian Pasiva Terlengkap

Pengertian Aktiva Dan Pengertian Pasiva

Pengertian Aktiva

Pengertian Dan Perbedaan Aktiva dan Pasiva - Pengertian Aktiva (Harta) adalah suatu  sumber daya ekonomi perusahaan yang juga meliputi ialah biaya-biaya yang terjadi akibat dari transaksi sebelumnya serta juga memiliki mafaat di masa yang akan datang.

Rumus : Aktiva=Pasiva
H(harta)=U(utang)+M(modal)
Harta adalah suatu kekayaan yang dipunyai oleh perusahaan untuk dapat menjalankan usahanya. Harta perusahaan itu juga dapat di bedakan dari kelancaran (likuiditas), yakni hartalancar, investasi jangka panjang, harta tetap, harta tak berwujud, serta juga harta-harta lainnya.

1. Aktifa Lancar (current assets)
aktiva yang diharapkan tersebut dapat dicairkan (diuangkan) tidak lebih dari 1 tahun atau 1 siklus akuntansi. Current assets  tersebut terdiri dari :

Kas (cash)
semua aktiva yang tersedia didalam kas perusahaan ataupun juga setara kas yang disimpan di bank yang bisa di ambil setiap saat.
Surat Berharga (marketable securities) :
pemilikan saham atau juga obligasi perusahaan lain yang mempunyai sifat sementar, yang sewaktu-waktu bisa dijual kembali.
Piutang dagang (accounts receivable) :
tagihan pada perusahaan kepada pihak  lain(debitur) disebabkan karena penjualan barang atau jasa secara kredit.
Piutang wesel (notes receivable) :
adalah surat perintah penagihan pada seseorang atau juga badan untuk dapat membayar sejumlah uang di tanggal yang telah ditentukan sebelumnya , pada orang yang namanya sudah disebut didalam surat.
Piutang pendapatan atau juga Pendapatan yang masih harus diterima (accrued revenue) : Pendapatan yang sudah menjadi hak, namun tetapi belum diterima pembayarannya.
Persekot beban atau juga beban dibayar dimuka (prepaid expenses) :
pembayaran beban yang dibayar diawal, namun tetapi belum menjadi suatu kewajiban pada periode yang bersangkutan.

Perlengkapan (supplies) :
seluruh perlengkapan yang dipakai demi suatu kelancaran usaha, yang bersifat habis pakai.

Persediaan barang dagang (merchandise inventory) :

barang yang di beli ialah dengan tujuan dijual kembali dengan mengharapkan mendapatkan suatu laba.
2. Investasi jangka panjang (long term investment)
adalah suatu penanaman modal didalam perusahaan lain didalam jangka waktu yang panjang. Selain itu juga untuk memperoleh laba untuk mengontrol perusahaan tersebut.

3. Aktiva Tetap (fixed assets)
adalah suatu kekayaan yang dipunyai perusahaan yang pemakaiannya(umur ekonomis), lebih dari satu tahun, digunakan untuk dapat operasi, serta juga tidak untuk dijual.  Contoh fixed assets antara lain :
  1. Tanah(land)
  2. Gedung atau bangunan (building)
  3. Mesin(machinery)
  4. Peralatan toko (store equipment)
  5. Alat angkut ( delivery equipment)
  6. Peralatan kantor (office equipment)
4. Aktiva tetap tak berwujud (intagible fixed assets)
Adalah suatu hak istimewa yang dipunyai suatu perusahaan serta juga memiliki nilai namun  tetapi tidak memiliki bentuk fisik. Yang termasuk didalam intagible fixed assets atau aktiva tetap tak berwujud , antara lain sebagai berikut :

Good will : nilai lebih yang dipunyai perusahaan dikarenakan keistimewaan tertentu.
Hak Paten : adalah hak tunggan yang diberikan oleh pemerintah kepada seseorang atau juga badan dikarenakan penemuan tertentu.
Hak Cipta : adalah hak tunggal yang diberikan oleh pemerintah kepada seseorang atau juga badan dikarenakan adanya hasil karya seni atau tulisan atau juga karya intelektual.
Merek dagang : adalah hak yang diberikan oleh pemerintah kepada suatu badan untuk dapat menggunakan nama  dan juga lambang bagi usahanya.
Hak sewa : adalah hak untuk dapat menggunakan aktiva tetap pihak lain didalam waktu yang panjang sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.
Franchise : adalah suatu hak istimewa yang diterima oleh seseorang atau juga suatu badan dari pihak lain untuk dapat mengkomersilkan formula,teknik, atau juga produk tertentu.

Pengertian Pasiva

Pengertian Aktiva dan Pasiva Terlengkap - Pengertian Pasiva adalah suatu pengorbanan ekonomi yang harus dapat dilakukan oleh suatu perusahaan dimasa yang mendatang. Pengorbanan untuk masa yang mendatang ini terjadi diakibat oleh kegiatan usaha kewajiban tersebut dibedakan menjadi utang lancar dan juga utang jangka panjang.

Pasiva (liabilities) adalah suatu kewajiban oleh perusahaan yang harus dibayar padapihak ketiga (kreditur).Termasuk juga di dalam pasiva (kewajiban yang harus dibayar) adalah suatu Modal.
Pasiva (liabilities) juga sesuai dengan jangka waktu atau juga umurnya dibagi dalam:
  • Utang jangka pendek (current liabilities)
  • Utang jangka panjang (long term liabilities)
Utang jangka pendek
adalah suatu utang yang harus segera untuk dilunasi, paling lambat umur dari utang jangka pendek adalah satu tahun. Yang termasuk didalam kriteria utang jangka pendek di antaranya adalah sebagai berikut:

Utang Wesel atau Wesel Bayar
: adalah wesel yang harus kita bayar pada pihak lain yang sebelumnya pernah kita berikan kepadanya. Biasanya umur utang wesel tersebut adalah 30 hari, 60 hari, atau juga 90 hari.
Utang Dagang (Account Payable): adalah utang kepada rekanan (suplier) yakni utang dalam rangka kegiatan atau aktivitas perusahaan, atau utang tersebut terjadi disebabkan karena membeli barang yang belum dibayar.
Biaya-biaya yang harus dibayar: adalah suatu biaya-biaya yang belum kita lunasi didalam periode pembukuan tertentu. Misalnya adalah utang gaji, utang upah serta juga utang-utang biaya lainnya.
Utang Jangka Panjang

yang termasuk utang jangka panjang adalah semua utang yang pembayarannya itu relatif lama atau panjang. Seperti contohnya utang obligasi (bond payable), utang hipotek (mortage payable), dan lain sebagainya.

Komponen terakhir dari pasiva adalah suatu modal (capital). Modal atau juga capital itu diperoleh dari selisih atau juga nilai lebih assets dengan liabilities. Nilai lebih tersebut adalah hak dari si pemilik perusahaan.

Secara teknis urutan dalam penyusunan Neraca antara lain sebagai berikut:

1. Menuliskan nama perusahaan.
2. Menuliskan jenis laporan, didalam hal ini Neraca.
3. Menuliskan juga saat keadaan keuangan perusahaan itu sudah dilaporkan, misalnya tanggal, bulan serta juga tahun tertentu.
4. Menyajikan aktiva, kewajiban serta juga modal disusun sesuai dengan ketentuan, serta juga prinsip-prinsip akuntansi Indonesia.

Penyusunan dalam Neraca tersebut dapat dilakukan dengan 2 cara antara lain:
  1. Bentuk laporan (Staffel)
  2. Bentuk Scontro
Sumber penyusunan Neraca tersebut diambil dari kertas kerja lajur Neraca dengan ketentuan antara lain yaitu:
  • untuk aktiva tersebut berada di lajur Neraca sebelah debet.
  • untuk kewajiban datanya tersebut di lajur Neraca sebelah kredit.
  • untuk modal tersebut diambil dari modal akhir hasil laporan perubahan suatu modal.
Sekian dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian aktiva dan pasiva Semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku


Pengertian Akuntabilitas Dan Jenis Akuntabilitas Terlengkap

Pengertian Akuntabilitas

Pengertian Akuntabilitas Dan Jenis Akuntabilitas Terlengkap - Akuntabilitas adalah suatu konsep etika yang sangat dekat dengan administrasi publik suatu pemerintahan (lembaga eksekutif pemerintah, lembaga legislatif parlemen serta juga lembaga yudikatif Kehakiman) yang memiliki beberapa arti antara lain :
  • dapat dipertanggungjawabkan (responsibility),
  • dapat dipertanyakan (answerability), 
  • dapat dipersalahkan (blameworthiness) 
  • mempunyai ketidakbebasan (liability) 
Pengertian Akuntabilitas
Akuntabilitas

termasuk istilah lain yang memiliki keterkaitan dengan harapan dapat menerangkannya salah satu aspek dari administrasi publik atau juga  pemerintahan, hal tersebut juga sebenarnya telah menjadi pusat-pusat diskusi yang terkait ialah dengan tingkat problembilitas pada suatu sektor publik, perusahaan nirlaba, yayasan serta juga perusahaan-perusahaan.

Didalam suatu peran kepemimpinan, akuntabilitas tersebut dapat merupakan suatu pengetahuan serta  adanya pertanggungjawaban terhadap setiap tindakan, produk, keputusan serta juga kebijakan termasuk juga di dalamnya administrasi publik pemerintahan, serta juga suatu pelaksanaan dalam lingkup peran atau juga posisi kerja yang mencakup di dalam mempunyai suatu kewajiban untuk dapat melaporkan, menjelaskan serta juga dapat dipertanyakan bagi tiap-tiap konsekuensi yang sudah dihasilkan.

akuntabilitas adalah suatu istilah yang terkait dengan tata kelola pemerintahan yanag sebenarnya terlalu luas untuk didefinisikan. Namun tetapi hal tersebut sering dapat digambarkan sebagai hubungan antara yang menyangkut saat sekarang mauoun juga masa depan, antar individu, kelompok.

Jenis akuntabilitas

Akuntabilitas Menurut Bruce Stone, O.P. Dwivedi, dan juga Joseph G. Jabbra terdapat 8 jenis akuntabilitas yang umumnya berkaitan dengan moral, administratif, politik, manajerial, pasar, hukum dan juga peradilan, hubungan dengan konstituen serta juga profesional.
  • Akuntabilitas Politik
    Akuntabilitas politik adalah suatu akuntabilitas administrasi publik dari suatu lembaga eksekutif pemerintah, lembaga legislatif parlemen serta juga lembaga yudikatif Kehakiman kepada publik .
  • Akuntabilitas administrasi
    Aturan serta juga norma internal dan beberapa komisi independen adalah suatu mekanisme untuk dapat menampung birokrasi didalam tanggung jawab administrasi pemerintah. 
Sekian Dan Terimakasih Sudah Membaca Mengenai Pengertian Akuntabilitas Dan Jenis Akuntabilitas Terlengkap , Semoga dapat bermanfaat untuk anda , Salam Hangat dari Pendidikanku

Pengertian Akuntasi Menurut Para Ahli

25 Pengertian Akuntasi Menurut Para Ahli

Pengertian akuntasi menurut para ahli - Pada kesempatan ini pendidikanku membahas mengenai pengertian akuntasi menurut para pakar akuntasi, sebelumnya pendidikanku sudah membahas mengenai pengertian aktiva dan passiva. anda dapat membaca nya di Pengertian aktiva dan passiva. menurut pendidikanku Akuntasi adalah proses dalam mencatat, mengukur, dan mengelola laporan keuangan yang kemudian dijadiakan sebagai informasi yang dapat dijadikan sebagai pengembilan keputusan dalam ekonomi.

Berikut ini merupakan pengertian akuntasi menurut para ahli


1. Kohler’s Dictionary menggemukakan pendapatnya, Akuntansi merupakan suatu seni pencatatan dari proses transaksi keuangan.

2. West Churman menjelaskan bahwa akuntansi adalah pengalaman tertulis yang berfungsi dalam mengambil keputusan yang terjadi dalam sebuah perusahaan.

3. Accounting Principles Board menjelaskan Akuntansi adalah kegiatan jasa yang berfungsi menyediakan informasi kuantitatif terutama yang bersifat keuangan yang kemudian bisa digunakan untuk pengambilan keputusan ekonomi.

4. American Accounting Association menggemukakan bahwaAkuntansi merupakan sebuah proses pengidentifikasian, pencatatan, pengukuran, dan laporan transaksi keuangan dari suatu organisasi yang dijadikan sebagai informasi dalam pengambilan keputusan ekonomi oleh pihak yang membutuhkan.

5. Sophar Lumbantoruan menjelaskan bahwaAkuntansi ialah alat yang digunakan sebagai bahasa bisnis dimana informasi yang disampaikan hanya mampu dipahami apabila mekanisme akuntansi sudah dimengerti.

6. Dr. M. Gede menjelaskan bahwa Akuntansi adalah ilmu pengetahuan terapan dan seni pencatatan yang dilakukan dengan terus menerus menurut aturan dan sistemnya, pengolahannya & analisis catatan sehingga akan  tersusunlah laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban dari pimpinan suatu perusahaan ataupun lembaga terhadap kinerjanya.

7. Keputusan Menteri Keuangan, Akuntansi adalah suatu proses pengumpulan, penganalisaan, pengklarifikasian, pencatatan, peringkasan, & pelaporan terhadap transaksi keuangan dari kesatuan ekonomi untuk menyediakan informasi keuangan bagi yang memerlukan informasi tersebut yang gunanya untuk pengambilan sebuah keputusan. 
artikel terkait : Pengertian Akuntabilitas Dan Jenis Akuntabilitas
8. Warren dkk juga menggemukakan bahwa akuntansi secara umum adalah sistem informasi yang menghasilkan laporan keuangan kepada pihak-pihak yang terkait atau berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi & kondisi perusahaan.

9. Arnold menggemukakan bahwa akuntansi yang dipandang sebagai sistem untuk menyediakan sebuah informasi khususnya keuangan kepada siapa saja yang membuat keputusan dan yang mengendalikannya.

10. Rudianto menggenukakan bahwa Akuntansi merupakan sistem informasi yang menghasilkan sebuah laporan keuangan kepada pihak-pihak terkait yang berkepentingan dengan kegiatan ekonomi dan keadaan suatu badan usaha tertentu.

11. Abu Bakar A. dan Wibowo menggemukakan bahwa Akuntansi adalah sebagai prosedur mengakui, pencatatan dan korespondensi bursa keuangan dari suatu unsur atau organisasi. Maksudnya, akuntansi adalah sistem informasi yang mengakui dan mencatat transaksi keuangan kemudian disajikan dalam laporan keuangan

12. American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) menjelaskan bahwa Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan dan pengikhtisaran dengan cara tertentu dalam ukuran moneter, transaksi dan kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan termasuk menafsirkan hasil-hasilnya. Artinya, akuntansi merupakan seni mencatat, menggolongkan dan menyusun ikhtisar kejadian atau transaksi keuangan yang selanjutnya disajikan dalam laporan keuangan.

13. Charles Thomas Horngren dan Walter T. Harrison menggemukakan bahwa Akuntansi adalah sebagai suatu sistem informasi yang mengukur aktifitas bisnis, memproses data menjadi laporan dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan

14. Financial Accounting Standards Board (FASB), Akuntansi ialah kegitaan jasa yang berfungsi menyediakan informasi kuantitatif yang kemudian digunakan untuk pengambilan keputusan ekonomi.

15. Littleton menggemukakan bahwa Akuntansi adalah perhitungan komparasi antara biaya-biaya yang terjadi sebagai sebuah usaha dengan pencapaian hasil yang merupakan prestasi atas usaha tersebut.

16. Mulyadi menjelaskan Akuntansi difungsikan sebagai alat mencatat dan menyajikan laporan keuangan untuk mempermudah manajemen dalam mengelola perusahaan.
artikel terkait : Pengertian Dan Persamaan Dasar Akuntasi
17. Paul Grady mendefinisikan bahwa Akuntansi adalah sebagai tubuh dari ilmu pengetahuan serta fungsi organisasi secara sistematis, autentik, dan original dalam mencatat, mengklasifikasi, memproses, membuat ikhtisar, menganalisa, menginterpretasi seluruh transaksi dan kejadian serta karakter keuangan yang terjadi dalam operasional entitas akuntansi dengan tujuan menyediakan informasi yang berarti dibutuhkan manajemen sebagai laporan dan pertanggungjawaban atas kepercayaan yang diterimanya.

18. Suparwoto L menjelaskan bahwa Akuntansi ialah sebagai suatu teknik / sistem untuk mengukur & mengelola transaksi keuangan serta menyajikan hasil pengelolaan tersebut dalam bentuk informasi kepada pihak-pihak internal dan eksternal perusahaan. Pihak eksternal meliputi investor, kreditur, pemerintah, serikat buruh dan lain-lain.

19. Zaki Baridwan (2000) juga menggemukakan pendapatnya bahwa Akuntansi adalah adalah suatu kegiatan jasa, fungsinya adalah menyiapkan data-data kuantitatif, terutama yang mempunyai sifat keuangan, dari usaha ekonomi yang bisa digunakan dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi dalam memiliki alternatif-alhternatif dalam suatu keadaan

20. Sofyan Harahap (2005) mendefinisikan bahwa akuntansi diartikan sebagai proses mengidentifikasikan, mengukur, dan menyampaikan informasi ekonomi sebagai bahan informasi dalam hal mempertimbangkan berbagai alternatif dalam mengambil kesimpulan oleh para pemakainya.

21. Henry Simamora (2005) menjelaskan bahwa Akuntansi (accounting) adalah proses pengukuran aktifitas ekonomi suatu entitas dalam satuan uang dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan

22. S. Munawir (2005) menjelaskan bahwa Akuntansi adalah seni daripada pencatatan, penggolongan dan peringkasan dari pada peristiwa-peristiwa dan kejadian-kejadian & setidak-tidaknya sebagian bersifat keuangan dengan cara yang secepat-cepatnya serta petunjuk / dinyatakan dengan uang, serta penafsiran terhadap hal-hal yang timbul dari padanya.

23. Soemarso S.R. (2004) , menurutnya Akuntansi sebagai proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas untuk mereka yang menggunakan informasi tersebut.

24. Frederick D.S. Choi, Gerhard G. Mueller menjelaskan bahwa Akuntansi didefinisikan sebagai suatu proses pengidentifikasian, pengukuran dan pengkomunikasian informasi ekonomi agar memungkinkan pemakai untuk membuat pertimbangan dan keputusan-keputusan.

25. Accounting Principle Board Statement Nomor 4 (2003) menjelaskan bahwa Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa, fungsinya adalah memberikan informasi kuantitatif, umumnya dalam ukuran uang, tentang badan ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi dasar memilih diantara beberapa alternatif.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian akuntasi menurut para ahli, semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Salam Pendidikanku