Pengertian Investasi, Tujuan, Jenis dan Fungsi

Pengertian Investasi, Fungsi Investasi, Tujuan Investasi, Jenis-jenis Investasi

Pengertian Investasi dan Fungsi Investasi - Secara etimologi kata investasi berasal dari invest yang berarti menanam uang / modal. Dengan kata lain, pengertian dari investasi ialah penanaman modal (dana). Secara umum, pengertian investasi ialah penanaman aset atau dana yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau juga perorangan dalam jangka waktu tertentu untuk dapat memperoleh imbal balik yang lebih besar di masa yang akan datang. Terdapat banyak hal yang terlibat dalam kegiatan ini, dan beberapa di antaranya ialah jumlah dana serta tujuan dari investasi itu sendiri.
Pengertian Investasi, Fungsi Investasi, Tujuan Investasi, Jenis-jenis Investasi
Pengertian Investasi, Fungsi Investasi, Tujuan Investasi, Jenis-jenis Investasi
Untuk sebagian orang mungkin sedikit asing mengenai investasi ini, oleh sebab itu dibawah ini adalah penjabaran sederhana tentang investasi. mulai dari pengertian investasi, fungsi investasi, tujuan investasi, jenis-jenis investasi akan dijabarkan, antara lain sebagai berikut :

Investasi itu apa ?

Diatas sudah dijelaskan tentang pengertian investasi dengan secara umum dan secara etimologi, berikut ini adalah pengertian investasi yang dikemukakan oleh para ahli. Investasi ialah salah satu dari berbagai macam cara dalam mengembangkan atau meningkatkan jumlah harta (uang) yang dimiliki saat ini. Tujuannya ialah untuk bisa memperoleh dana lebih dari keuntungan di masa depan dalam mencapai tujuan tertentu. 
  1. Pengertian investasi menurut ilmu ekonomi adalah pengeluaran penanam modal individu maupun perusahaan untuk membeli barang-barang modal dan juga perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang dan juga jasa yang tersedia dalam perekonomian.
  2. Pengertian investasi menurut ahli ekonomi Indonesia (Salim HS dan Budi Sutrisno) adalah penanaman modal yang dilakukan oleh investor, baik investor asing ataupun domestik dalam berbagai bidang usaha yang terbuka dalam halinvestasi, yang bertujuan untuk dapat memperoleh keuntungan.

Apa Fungsi Investasi ?

Dari penjelasan mengenai pengertian investasi diatas, terus apa fungsi dari investasi ? Fungsi investasi ialah untuk membeli barang modal serta berbagai peralatan produksi yang  bertujuan untuk dapat mengganti atau menambah barang-barang modal dalam suatu kegiatan atau aktivitas perekonomian yang akan digunakan dalam memproduksi barang dan jasa.

Tujuan Investasi itu apa ?

 Tujuan dari investasi ini ialah untuk 
  1. Mendapatkan pendapatan tetap,dalam setiap periode. Misalnya seperti bunga, royalti, uang sewa, dan lain-lain yang dimana penghasilannya dapat digunakan untuk kebutuhan hidup.
  2. Menjamin tersedianya bahan baku serta memperoleh pasar dalam menjual produk,
  3. Menjaga hubungan antar para perusahaan atau cabang-cabang yang lain,
  4. Mendapatkan dana khusus, misalnya dana tersebut digunakan untuk keperluan sosial, 
  5. Mengurangi persaingan diantara perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang yang sama.
  6. Mengontrol perusahaan, dengan cara melalui kepemilikan aset-aset perusahaan tersebut.
  7. Memperluas usaha dan lain-lain.

Jenis Investasi itu apa?

Terdapat empat jenis dari investasi, yakni :

Jenis Investasi Berdasarkan Asetnya
  1. Real asset, investasi yang berwujud, seperti property.
  2. Financial assest, merupakan dokumen klaim tidak langsung dari pemegangnya terhadap sebuah aktivitas riil pihak yang menerbitkan sekuritas tersebut.
Jenis Investasi Berdasarkan Pengaruhnya
  1. Investasi autonomus, investasi yang tidak dipengaruhi tingkat pendapatan.
  2. Investasi included, investasi yang dipengaruhi oleh kenaikan permintaan barang atau jasa.
Jenis Investasi Berdasarkan Sumber Pembiayaannya
  1. Bersumber dari modal asing.
  2. Bersumber dari modal dalam negri.
Jenis Investasi Berdasarkan Bentuknya
  1. Investasi portopolio, dilakukan melalui pasar modal dengan instrument surat berharga.
  2. Investasi langsung, dilakukan dengan membangun, membeli atau mengakuisisi sebuah perusahaan.

Investasi Jika Dilihat Dari Ruang Lingkup Usahanya

Apabila dilihat dari ruang lingkup dalam melakukan usaha, investasi umumnya terbagi menjadi dua macam diantaranya:

Investasi aktiva nyata
investasi aktiva nyata adalah sebuah tindakan investasi yang dilakukan dalam bentuk yang dapat dilihat secara fisik. contohnya seperti membangun sebuah rumah, bisa juga dengan membeli emas, mutiara dan lain-lain.

Investasi aktiva finansial
Investasi aktiva finansial adalah tindakan investasi yang dilakukan dengan bentuk surat-surat yang berharga. contohnya seperti deposito, obligasi, saham dan lain-lain. Terdapat dua cara dalam berinvestasi terhadap aktiva finansial, diantaranya seperti:
  1. Investasi langsungMaksudnya dengan memiliki surat-surat berharga pemilik surat tersebut dapat menentukan jalannya kebijakan-kebijakan yang dapat berpengaruh terhadap investasi surat berharga yang dimilikinya, misalnya seperti pada Saham.
  2. Investasi tidak langsungMaksudnya pengelolaan surat-surat berharga diwakilkan oleh suatu lembaga atau suatu badan usaha yang dapat mengelola investasi para pemegang surat-surat berharga, dan sebisa mungkin berusaha untuk menghasilkan keuntungan yang dapat memberikan kepuasan terhadap pemegang surat-surat berharga.

Investasi Jika Dilihat Dari Segi Kepastian Dalam Pendapatan Keuntungan

Apabila dilihat dari segi kepastian untuk mendapatkan keuntungan, investasi terbagi menjadi 2 dua macam, diantaranya:
  1. Investasi bebas resikoinvestasi bebas resiko yang dimaksud ialah jika seseorang berinvestasi tidak akan menanggung resiko yang bisa atau kapan saja terjadi. Investasi bebas resiko diantaranya seperti tabungan, deposito serta obligasi.Investasi Bebas Resiko disini maksudnya nilai keuntungan yang di peroleh relatif terjamin serta jalannya investasi cukup aman.cukup aman bukan berarti akan baik-baik saja, resiko ini akan selalu ada dalam semua hal tidak terkecuali dalam berinvestasi, karena investasi selalu dipengaruhi dengan faktor-faktor yang merujuk ke arah ketidakpastian
  2. Investasi beresikoInvestasi beresiko adalah jika berinvestasi seseorang akan menanggung resiko yang bisa dan kapan saja terjadi. Investasi beresiko ini diantaranya seperti contohnya menanam saham, modal usaha dan lain-lain.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai pengertian investasi, tujuan investasi, manfaat investasi, jenis-jenis investasi, semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Pendidikanku

2 Responses to "Pengertian Investasi, Tujuan, Jenis dan Fungsi"

  1. sepertinya saat ini banyak org mulai dengan investasi portopolio dengan asumsi sekali waktu dapat keuntungan tanpa mengandung resiko. Padahal setiap investasi mengandung resiko. kecuali investasi nyata dalam pembelian tanah atau membangun kos2an

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sudah berkomentar mas, bener banget mas, setiap investasi memiliki resiko, tapi sejalan sama pengetahuan dari investor sendiri, jadi semakin tinggi pengetahuan investor maka investor akan dapat meminimalisir resiko yang ada.

      Delete