Pengertian Kingdom, klasifikasi dan ciri-ciri kingdom Menurut Ahli Biologi

Pengertian Kingdom Dan Ciri-ciri Kingdom

Klasifikasi dan ciri-ciri kingdom Menurut Ahli Biologi - Pengelompokkan makhluk hidup ke dalam kerajaan (kingdom) yang berbeda selalu terus mengalami pengembangan dengan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Pengertian Kingdom Biologi
Pengertian Kingdom Biologi

Pada awalnya, makhluk hidup tersebut dikelompokkan dengan dua kingdom, yakni:
  1. Plantae (Tumbuhan)
  2. Animalia (Hewan)
Keduanya dikelompokkan dengan berdasarkan kemampuan suatu tumbuhan dalam menghasilkan makanannya sendiri yang mampu untuk mengubah senyawa anorganik menjadi senyawa organik dengan melalui fotosintesis, yang kemudian untuk hewan juga mampu memperoleh makanan atau pun senyawa organik dari lingkungan tersebut. Kemudian setelah itu ditemukan mikroskop cahaya, yang ternyata terjadi suatu perubahan pengklasifikasian kingdom, sehingga kingdom tersebut  menjadi tiga bagian yakni
  1. Kingdom protista
  2. Kingdom animali
  3. Kingdom Plantae yang dicirikan bersel banyak. 
Dan selanjutnya setelah mikroskop elektron itu ditemukan maka terjadi lagi suatu perubahan klasifikasi kingdom yakni menjadi empat kingdom dimana pengamatan tersebut menunjukkan mikroskop elektron menunjukkan bahwa ada makhluk hidup yang memiliki sel yang tidak memiliki membran inti (prokariot) dan juga makhluk hidup yang prokariot tersebut pada umumnya dikenal dengan bakteri kemudian dari situ dimasukkan ke dalam kriteria kingdom monera dan juga untuk tiga kingdom lainnya itu seperti protista, animalia dan plantae tersebut memiliki sel yang bermembran inti ataupun eukariot. Seiring dengan berjalannya waktu, terjadi suatu penambahan kingdom yang mana masuknya jamur sebagai suatu jenis yang memiliki ciri tersendiri dari tumbuhan lainnya sehingga jamur tersebut dimasukkan kedalam kingdom fungi dikarenakan jamur tersebut tidak melakukan suatu fotosintesis. 

yang kemudian, setelah ditemukannya ada perbedaan dari kingdom monera ialah seperti archaebacteria dan juga eubacteria dikarena terdapatnya suatu perbedaan struktur dinding pada sel antara kedua kelompok makhluk hidup prokariot tersebut. Sehingga hal tersebut meniscayakan adanya suatu pembentukan kingdom Archaebacteria dan Eubacteria, dan hasilnya terdapat 6  kingdom yang telah ada.

Klasifikasi dan ciri-ciri kingdom


Kingdom Archaebacteria dan Eubacteria.
Kelompok tersebut ialah sekumpulan makhluk yang mempunyai ukuran mikroskopik, yang tidak mempunyai membran inti (prokariot) dan jufa bersel satu. Meskipun memiliki ukuran mikroskopik namun makhluk tersebut mengambil peran yang penting didalam hidup manusia dan juga makhluk lainnya yang mana makhluk yang kita kenal dengan bakteri, selain itu juga memberikan kerugian seperti contohnya  bakteri Salmonella typhi yang dapat mampu menghadirkan suatu penyakit tifus serta juga memberikan manfaat yakni ialah sebagai dekomposer . dekomposer terebut dapt mampu untuk memecah senyawa organik sehingga dapat mempertahankan suatu siklus unsur-unsur yang diperlukan pada mahluk hidup.

Kingdom Protista
Kingdom tersebut ialah kelompok yang bersel satu maupun bersel banyak yang memiliki membran inti (eukariot)  dan juga selnya tidak membentuk suatu jaringan sebenarnya. Protista tersebut dapat dikelompokkan lagi menjadi protista yang menyerupai jamur, protista yang menyerupai tumbuhan (Alga atau ganggang), dan juga protista yang menyerupai hewan (protozoa). Anggota protista tersebut banyak yang dapat menimbulkan penyakit bagi manusia ataupun pada makhluk hidup lain

Kingdom fungi
Fungi (jamur) ialah kelompok makhluk hidup eukariot yang mempunyai suatu dinding sel dan  juga tidak berklorofil sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis. Jamur ada yang uniseluler (bersel satu),yang disebut juga dengan khamir, ada juga yang multiseluler (bersel banyak). Jamur multiseluler tersebut tersusun dari filamen yang menyerupai suatu benang,yang disebut dengan hifa.  Hifa tersebut berfungsi untuk menyerap nutrisi dari substrat di tempat jamur itu tumbuh. Hifa-hifa jamur tesebut akan bercabang dan juga membentuk jalinan yang disebut  dengan miselium. Pada beberapa jamur tersebut, miselium akan tumbuh ke atas dan juga membentuk badan buah. Badan buah tersebutlah yang biasanya dimakan oleh manusia.

Kingdom Plantae
Plantae ialah kelompok hidup eukariot yang mempunyai sel banyak, mempunyai dinding sel, dan juga berklorofil sehingga dapat untuk melakukan fotosintesis. Kingdom plantae tersebut dapat dikelompokkan menjadi yakni : tumbuhan nonvaskular (tidak berpembuluh) dan  juga tumbuhan vaskular (berpembuluh). Tumbuhan nonvaskular, yakni lumut, tidak mempunyai pembuluh untuk dapat transpor nutrisi, air, dan juga mineral dari tanah ke seluruh tubuh. , tumbuhan vaskula telah mempunyai jaringan yang terspesialisasi lagi untuk menjadi tumbuhan tidak berbiji, yakni paku-pakuan serta juga tumbuhan berbiji. Tumbuhan berbiji terbuka disebut dengan  Gymnospermae sedangkan tumbuhan berbiji tertutup disebut dengan Angiospermae.

Kingdom Animalia
Animalia ialah kelompok makhluk hidup eukariot yang bersel banyak, dan  tidak berdiinding sel, serta juga tidak berklorofil. Hewan tersebut memberi banyak manfaat pada manusia, terutama ialah sebagai sumber pangan. dengan berdasarkan ada tidaknya suatu tulang belakang, kingdom animalia  tersebut dibedakan menjadi kelompok vertebrata (bertulang belakang) dan juga invertebrata (tidak bertulang belakang). kelompok vertebrata dari yakni Chondrichtyes, Amphibia, Reptilia, Osteichthyes,  Aves dan juga Mamalia. untuk kelompok invertebrata yakni Platyhelminthes, Nemathelminthes, Annelida ,Porifera, Cnidaria, , Mollusca, Arthrpoda dan juga Echinodermata.
Sekian Dan Terima Kasih Sudah Membaca Klasifikasi dan ciri-ciri kingdom Menurut Ahli Biologi Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Anda Para Pembaca Pendidikanku.org


EmoticonEmoticon